0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan7 halaman

Dampak Perkuliahan Daring dan Offline

Dokumen tersebut membahas dampak kinerja mahasiswa saat perkuliahan daring dan offline. Pembelajaran daring membuat mahasiswa mengalami berbagai kesulitan seperti sinyal internet yang buruk, kurangnya kuota, sulitnya berfokus belajar tanpa interaksi langsung, dan sulit memahami materi. Namun demikian, pembelajaran daring juga membuat mahasiswa terbiasa bekerja secara efektif. Ketika beralih ke perkuliahan offline,
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan7 halaman

Dampak Perkuliahan Daring dan Offline

Dokumen tersebut membahas dampak kinerja mahasiswa saat perkuliahan daring dan offline. Pembelajaran daring membuat mahasiswa mengalami berbagai kesulitan seperti sinyal internet yang buruk, kurangnya kuota, sulitnya berfokus belajar tanpa interaksi langsung, dan sulit memahami materi. Namun demikian, pembelajaran daring juga membuat mahasiswa terbiasa bekerja secara efektif. Ketika beralih ke perkuliahan offline,
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DAMPAK KINERJA MAHASISWA PADA SAAT PERKULIAHAN

DARING DAN OFFLINE


Clarrancce Mackinnley Filan – 02051210013

Pendahuluan

Pada awal tahun 2020 negara digemparkan dengan berita tersebarnya virus baru di
Wuhan, China, yaitu Covid-19 yang akhirnya mulai tersebar ke beberapa negara hingga ada
negara yang melakukan lockdown guna mencegah menyebarnya virus tersebut, kemudian
virus itu masuk ke Indonesia sekitar bulan Maret dan beberapa negara memutuskan kebijakan
yang diambil oleh banyak negara termasuk Indonesia untuk melakukan lockdown, physical
distancing, isolasi diri, dan pembatasan perjalanan merupakan upaya memutus mata rantai
penyebaran COVID-191. Penyebaran virus corona ini pada awalnya sangat berdampak pada
dunia ekonomi dan sosial, tetapi kini dampaknya dirasakan juga oleh dunia pendidikan.
Dikarenakan meningkatnya drastis maka sekolah, kantor, universitas dan tempat lainnya
diminta untuk melakukan aktivitasnya via daring atau online untuk mencegah menyebarnya
virus tersebut, ketika kegiatan di sekolah “diliburkan”, bukan berarti aktivitas belajar tidak
dilakukan. Mendikbud dengan tegas menyatakan bahwa ruang aktivitas belajar dipindahkan
dari sekolah ke rumah sehingga proses pembelajaran tetap berjalan seperti biasa. Salah satu
cara dalam pembelajaran jarak jauh yang dilakukan adalah dengan menerapkan pembelajaran
daring atau online. Pemanfaatan tekhnologi di era globalisasi dapat dimaksimalkan dalam
situasi seperti ini. Sistem pembelajaran online berbasis proyek memberikan banyak peluang
untuk mengakses bahan ajar oleh warga pembelajar. Banyak platform maupun media online
yang bisa diakses melalui jaringan internet oleh pengajar maupun peserta didik. Beberapa hal
yang menjadi kendala dalam penerapan pembelajaran online diantaranya kuota internet yang
terbatas dan masih belum familiarnya tenaga pendidik beserta peserta didik dalam
mengaplikasikannya. Tanpa disadari 2 tahun berkembang melakukan perkulihaan atau seklah
secara daring sebagaimana berjalannya perkuliahan online ini juga berdampak bagi para
mahasiswa.

Pembelajaran daring pada awalnya ditanggapi positif oleh beberapa mahasiswa tetapi
dengan berjalannya proses pembelajaran, mahasiswa mengalami beberapa kesulitan.
Kesulitan tersebut antara lain sinyal yang kurang mendukung, sebagian mahasiswa
kekurangan kuota, banyak gangguan ketika belajar di rumah, mahasiswa merasa kurang
fokus belajar tanpa adanya interaksi langsung dengan dosen maupun mahasiswa lain, materi
yang disampaikan sulit dipahami, kurangnya kesiapan dosen dalam menyiapkan materi,
sekarang mulai diterapkan untuk perkuliahan kembali offline masih belum 100% namun
mulai dilakukan perlahan supaya mahasiswa bisa terbiasa juga untuk kembali kuliah offline.
Maka dari itu penulis mengangkat topik “DAMPAK KINERJA MAHASISWA PADA
SAAT PERKULIAHAN DARING DAN OFFLINE.”

Pembelajaran Daring Perkuliahan

Pembelajaran daring merupakan suatu proses pembelajaran yang dilakukan tanpa adanya
tatap muka langsung antara dosen dan mahasiswa, melainkan secara online dengan
menggunakan jaringan internet. Pembelarajan daring memuat berbagai aspek yaitu media
sebagai alat komunikasi pembelajaran yang digunakan sebagai pilihan untuk proses belajar,
kesiapan dosen dalam proses penyampaian materi, evaluasi proses belajar mahasiswa dengan
berbagai bentuk tugas maupun tes yang diberikan, serta kemandirian mahasiswa dalam
menggali pengetahuan dan mengasah kemampuan. Kata daring dari kamus KBBI
mengartikan dalam jaringan, terhubung melalui jaringan computer, internet dan sebagainya 1.
Jadi, pembelajaran daring adalah pembelajaran jarak jauh yang menggunakan internet
ataupun jaringan computer atau ada istilahnya Learning From Home2. Pembelajaran daring
terhitung sejak bulan Maret 2020 lalu, dan masing-masing universitas membentuk moodle
online ataupun google classroom guna mempermudah para mahasiswa untuk mengakses
materi yang diberikan dosen dan mengumpulkan tugas serta mengerjakan ujian, dan juga
disediakan platform lainnya untuk berkuliah secara daring google classroom, video
conference, telepon atau  live chat, zoom, webex, googlemeet, maupun whatsapp group2.
Pembelajaran daring ini tanpa disadari membuat teknologi berkembang pesat, hal itu
disebabkan 2 tahun menjalani pembelajaran atau perkuliahan melalui online tentu membuat
dosen memutar otak untuk membuat tugas yang mempermudah mahasiswa agar tidak perlu
mengumpulkan secara fisik ke kampus, dan mempermudah mahasiswa untuk mengumpulkan
tugas-tugasnya dikarenakan ada mahasiswa yang sudah tidak di kota dimana ia berkuliah.
Maka dari itu tugas-tugas yang diberikan beragam, yang dapat dikirim melalui Gmail,
Outlook ataupun diposting di sosial media dan youtube. 3

Dampak Perkuliahan Online Terhadap Kinerja Mahasiswa


1
Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima
2
EgsaUGM. Oktober. 2020. Pembelajaran Daring, Efektif Gak Sih Buat Mahasiswa?. Diakses pada tanggal 19
April 2022. [Link]
Perkuliahan daring memang membutuhkan adaptasi dan usaha agar dapat berjalan lancar.
Selain itu dibutuhkan usaha untuk memahami materi yang biasanya disampaikan secara lisan
menjadi tulisan dan video atau live streaming. Namun sejalan dengan itu adanya beberapa
keluhan yang dirasakan oleh para siswa dan mahasiswa dimana mulai dirasakan rasa bosan
akibat monotonnya metode pembelajaran. Perubahan system kuliah menjadi daring ini
mengundang banyak respon salah satunya adalah mahasiswa dari civitas akademika FISIP
Unair Fiqki Azhar Adriansya dari program studi S1 Sosiologi Angkatan 2017 yang tengah
menjalani semester enam perkuliahannya dan memberikan tanggapan seperti ini: “Saya
sedikit cemas ketika pemberitahuan perubahan sistem kuliah ini cukup berdekatan dengan
pelaksanaan Ujian Tengah Semester. Apalagi, pemberitahuan dari pusat bisa dibilang cukup
terlambat dibandingkan dengan Universitas-universitas lain.3” Mahasiswa yang akrab disapa
Azharini mengaku merasakan banyak perbedaan antara kuliah tatap muka dengan kuliah
daring. Ia merasa perkuliahan daring terasa belum optimal karena koneksi jaringan internet
tidak dapat diprediksi lancar atau tidaknya koneksi tersebut ketika kuliah daring berlangsung.
Kemudian, deadline pengumpulan tugas yang jangka waktunya hanya sedikit dan
berbenturan dengan deadline penugasan di mata kuliah lainnya, membuat sebagian besar
mahasiswa harus bekerja ekstra untuk dapat membagi waktunya dengan baik selama masa
pandemi ini. Tidak hanya itu, Azhar juga harus mengeluarkan lebih banyak biaya untuk
membeli kuota internet dibandingkan dengan kuliah tatap muka4. Dari pengalamannya
tersebut Azhar juga menyampaikan harapannya untuk dosen-dosen FISIP Unair supaya
dalam proses penilaian dam pembelajaran bisa tetap terjaga sisi keobjektifannya walaupun
dalam keadaan yang serba terbatas seperti sekarang5.

Apabila melihat dari pengalaman Azhar, dapat dikatakan mahasiswa lainnya juga
merasakan seperti yang Azhar alami, dan dari pembelajaran daring ini sangat berdampak bagi
semua mahasiswa baik itu dari sisi positif ataupun negative. Dari sisi negatifnya untuk
keluarga mahasiswa yang kurang berada memiliki kesulitan perihal ketersediaan kuota yang
mana ketika pembelajaran online membutuhkan banyak kuota dengan biaya yang cukup
tinggi membuat para orang tua dan guru juga kesulitan disebabkan oleh ekonomi yang sulit.
Tak hanya kuota, internet juga menjadi salah satu kendalanya, yaitu ketika ada mahasiswa
yang bertempat tinggal di kampung halamannya yang sulit untuk mengakses internet, seperti
3
Humas FISIP Unair. April. 2020. Perubahan Kuliah Offline ke Online: Pendapat dari Mahasiswa S1
Sosiologi, Fiqki Azhar Adriansyah. Diakses pada tanggal 19 April 2022.
[Link]
sosiologi-fiqki-azhar-adriansyah
4
Ibid.
5
Ibid.
pedesaan yang terpencil atau tertinggal. Ketidakstablian internet ini membuat mahasiswa
kesulitan mengikuti pembelajaran daring dan tidak bisa mengikuti materi yang dipaparkan
dosen dengan baik. Tak hanya dari sisi jaringan, berdampak juga bagi interaksi sosial antar
mahasiswa, dikarenakan pembelajaran dilakukan secara online membuat para mahasiswa
jarang bertemu dan tingkat interaksi sosial mereka jadi berkurang, mereka tetap dapat
bersosialisasi namun tidak seluas ketika pembelajaran tatap muka. Dari beberapa
permasalahan yang dipaparkan di atas berdampak bagi kinerja mahasiswa ketika melakukan
kegiatannya menjadi offline, sebagai contoh mahasiswa yang bekerja sambil berkuliah,
kemudian akan melakukan perkuliahan tatap muka, hal ini akan sedikit menyulitkan
mahasiswa tersebut dikarenakan ia menjadi tidak bebas untuk mengatur waktunya agar bisa
bekerja sambil berkuliah, yang berdampak pada kinerjanya dalam membagi waktu ketika
berkuliah dan bekerja tidak bisa memiliki fleksibilitas waktu lagi. Kemudian, berdampak juga
kinerjanya bagi mahasiswa yang terbiasa untuk melakukan segalanya online, termasuk
dengan mencatat perkuliahan membuat mahasiswa ini tidak terbiasa lagi dengan menulis
tangan, dan ketika diadakan perkuliahan tatap muka membuat mahasiswa ini beradaptasi
ulang dengan melakukan kuliah dengan menulis tangan. Namun ada juga kinerja mahasiswa
yang meningkat dikarenakan ketika perkuliahan daring dapat melakukan banyak hal dalam
satu waktu, yang mana membuatnya terbiasa bekerja secara efektif, dan membentuk
kebiasaan yang baik bagi mahasiswa tersebut. Kemudian ada hal lain yang perlu diperhatikan
dalam pembelajaran daring adalah model pembelajaran yang digunakan oleh pendidik.
Meskipun pembelajaran daring menggunakan berbagai aplikasi dilaksanakan, namun guru
dan dosen tetap harus memperhatikan bagaimana model pembelajaran dan skenario dari
pembelajaran yang akan dilaksanakan karena pembelajaran tanpa rencana yang matang akan
menyulitkan pendidik dan mahasiswa dalam mencapai tujuan pembelajaran 4. Pada realitasnya
masih banyak pendidik yang memiliki pemahaman bahwa belajar merupakan transmisi
pengetahuan kepada para mahasiswa. Hal ini menyebabkan mahasiswa menjadi pasif, kurang
kreatif dan produktif dalam mengembangkan potensinya. Berdasarkan hal tersebut,
diperlukan pemahaman baru bahwa belajar merupakan ruang untuk mengembangkan seluruh
potensi para mahasiswa dan mereka diberi kebebasan untuk mengembangkannya sendiri.

Melihat dari sisi teknologinya pelaksanaan aktivitas belajar dirumah dengan media
daring menuntut mahasiswa menguasai media yang beragam. Dengan keberanekaragaman
media daring yang sebelumnya belum pernah menggunaannya, mahasiswa dituntut untuk
menguasainya. Aktivitas perkuliahan online yang beragam mengakibatkan penggunaan
media atau aplikassi daring yang beragam pula untuk keefektifan jalannya perkuliahan.
Dalam aktivitas literasi terhadap teknologi dan pengusaan media yang beragam ini
mahasiswa cukup baik dalam pemakaiannya. Hal ini merupakan hal mendasar dalam aktivitas
belajar daring, dimana ketika seorang mahasiswa tidak menguasai media literasi terhadap
teknologi pembelajaran daring maka aktivitas belajar daring tidak bisa berjalan dengan
semestinya.

Tidak hanya melihat dari sisi mahasiswa, rupanya pembelajaran daring juga berdampak
bagi para pengajar ataupun dosen, dan tidak dapat disangkal, bahwa konsep merupakan suatu
hal yang sangat penting, namun bukan terletak pada konsep itu sendiri, tetapi terletak pada
bagaimana konsep itu dipahami oleh mahasiswa. Pentingnya pemahaman konsep dalam
proses belajar-mengajar sangat mempengaruhi sikap, keputusan, dan cara-cara memecahkan
masalah, untuk itu yang terpenting adalah proses terjadinya yang bermakna dan proses
berpikir bagi mahasiswa. Pada umumnya mereka yang mendapatkan pembelajaran disekolah
seringkali sulit untuk menerapkan pengetahuan yang diperolehnya dengan permasalahan
yang terjadi di dunia nyata, sehingga pengetahuan yang diperolehnya seakan akan tidak
berguna dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah tantangan yang dihadapi oleh pendidik untuk
meningkatkan kompetensinya terutama dalam pembelajaran daring atau online ini. Hal ini
dikarenakan pembelajaran daring bukanlah sekedar memberikan tugas tetapi bagaimana
pembelajaran tersebut dapat bermakna sehingga mampu mengantarkan para mahasiswa
menjadi manusia yang handal dalam memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan.
Kesimpulan

Berdasarkan dengan pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa dampak yang terjadi
pada kinerja mahasiswa ketika terbiasa berkuliah daring yang akan kembali menjadi
perkuliahan offline atau tatap muka. Ada yang berdampak negative dan ada yang positif,
yang mana tergantung dengan para individu mahasiswa itu sendiri. Ketika mahasiswa itu
merupakan mahasiswa yang berkuliah sambil bekerja maka perkuliahan daring
mempermudah ia untuk bekerja dan kinerjanya dalam bekerja dan berkuliah dapat dikerjakan
dengan baik, kemudian ada mahasiswa yang tanpa disadari membentuk kebiasaan baru,
dikarenakan kuliah dilakukan secara daring ia bisa sambil melakukan hal yang lain dalam
satu waktu yang sama membentuk kebiasaan dirinya menjadi lebih efektif dan menghemat
waktu, yang mana kinerja ini sangat baik untuk dipertahankan. Maka dari itu, dapat dikatakan
dampak kinerja setiap mahasiswa terhadap perkuliahan offline itu berbeda-beda tergantung
pada individu dan kondisi mahasiswa itu tersendiri.
DAFTAR PUSTAKA

1. Hasanah A, Sri Lestari A, Rahman AY, Danil YI. Analisis Aktivitas Belajar Daring
Mahasiswa Pada Pandemi COVID-19. Karya Tulis Ilm Masa Work From Home
Covid-19 UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2020. Published online 2020:4-8.
[Link]

2. Rahmawati & Evita Muslima Isnanda Putri. Learning From Home dalam Perspektif
Persepsi Mahasiswa Era Pandemi Covid-19. Pros Semin Nas Hardiknas. 2020;1:17-
24. [Link]

3. Argaheni NB. Sistematik Review: Dampak Perkuliahan Daring Saat Pandemi COVID-
19 Terhadap Mahasiswa Indonesia. PLACENTUM J Ilm Kesehat dan Apl.
2020;8(2):99. doi:10.20961/placentum.v8i2.43008

4. Andiarna F, Kusumawati E. Pengaruh Pembelajaran Daring terhadap Stres Akademik


Mahasiswa Selama Pandemi Covid-19. J Psikol. 2020;16(2):139.
doi:10.24014/jp.v16i2.10395

Anda mungkin juga menyukai