0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
67 tayangan11 halaman

Praktikum Morfologi Daun Majemuk

Laporan ini merangkum hasil praktikum morfologi tumbuhan tentang daun majemuk. Praktikum ini bertujuan untuk mempelajari berbagai tipe daun majemuk dan mengenal susunan serta bagian-bagiannya. Praktikum dilakukan menggunakan tiga jenis tumbuhan yaitu daun mawar, daun kacang tanah, dan daun kembang merak. Hasilnya menunjukkan perbedaan morfologi antara ketiga jenis daun tersebut.

Diunggah oleh

Muhammad Arif
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
67 tayangan11 halaman

Praktikum Morfologi Daun Majemuk

Laporan ini merangkum hasil praktikum morfologi tumbuhan tentang daun majemuk. Praktikum ini bertujuan untuk mempelajari berbagai tipe daun majemuk dan mengenal susunan serta bagian-bagiannya. Praktikum dilakukan menggunakan tiga jenis tumbuhan yaitu daun mawar, daun kacang tanah, dan daun kembang merak. Hasilnya menunjukkan perbedaan morfologi antara ketiga jenis daun tersebut.

Diunggah oleh

Muhammad Arif
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM BOTANI

ACARA VI

DAUN MAJEMUK

DISUSUN OLEH KELOMPOK 6 :


1. FAHIMATUL FANNI (2203016021)
2. AMINAH NOR SAFITRI (2203016073)
3. M. ARIF WICAKSONO (2203016075)
4. SILVA INDRIYATI (2203016077)
5. DOLI LEONARDO P (2203016085)

AGROEKOTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS MULAWARMAN
2022
I. PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Penyusunan laporan ini merupakan hasil dari kegiatan Praktikum yang


telah dilakukan di dalam laboratorium yang disusun Secara lengkap agar kita
Sebagai mahasiswa Mengetahui dan memahami Serta lebih mengerti ilmu yang
telah kita Pelajari dalam kegiatan di dalam laboratorium Pelajari dalam kegiatan
di dalam laboratorium Praktikum Morfologi Tumbuhan untuk materi daun
majemuk.

dilaksanakan dengan tujuan yaitu untuk melengkapi dan mengaplikasikan


mata kuliah yang telah diterima dalam kegiatan Perkuliahan Sehingga kita dapat
lebih memahami morfologi tumbuhan Secara langsung melalui kegiatan
praktikum Selain itu, Melalui kegiatan praktikum kita dapat melihat Secara
langsung dan nyata bagian-bagian dari morfologi, tumbuhan itu Sendiri Sehingga
kita dapat mengetahui Sejauh mana pemahaman kita tentang daun majemuk dan
kita dapat menanyakan hal hal apa Saja yang belum hita pahami tentang daun
majemuk. Melalui kegiatan praktikum ini pula kita dapat mengetahui dan lebih
memahami daun majemuk.

1.2 TUJUAN

Tujuan dilakukannya praktikum adalah :

 Mempelajari bermacam-macam tipe daun majemuk Serta


 Mengenal Susunan daun majemuk dan bagian-bagiannya
II. DASAR TEORI

Suatu daun yang pada tangkainya bercabang-cabang. dan pada tangkai ini
baru terdapat helaian Sehingga Pada Suatu tangkai Terdapat lebih dari Satu
helaian daun dinamakan daun majemuk Pada daun Majemuk terdapat dibedakan
menjadi ibu langkai daun (petiolus communis) tangkai anak daun (petiolatus), dan
anak daun" (folioium)] daun Sebenarnya adalah barang yang telah mengalami
modifikasi yang kemudian berbentuk Pipih dan juga terdiri dari Sel Sel dan
jaringan seperti yang terdapat pada batang Perbedaannya, Batang mempunyai
pertumbuhan yang tidak terbatas, Sedangkan daun mempunyai pertumbuhan
terbatas, yang Segera berhenti tumbuh berfungsi untuk beberapa musim lalu
gugur Daun Merupakan organ pokok pada tubuh tumbunan.

Pada umumnya berbentuk pipih bilateral, berwarna hijau, dan merupakan


tempat utama terjadinya fotosintesis. Berkaitan dengan itu, daun memiliki
Struktur mulut daun Yang berguna untuk pertukaran gas O₂ CO₂ dan uap air dari
daun ke alam sekitar dan Sebaliknya. Berdasarkan Susunan daunnya, daun
dibedakan menjadi daun tunggal dan daun majemuk. Oleh karena setiap anak
daun dari daun majemuk memiliki karakteristik Yang sama dengan daun tunggal,
kadang-kadang Saat dibedakan antara daun tunggal dengan anak daun dari daun
majemuk, khususnya bila anak daun tersebut berukuran besar.
TAKSONOMI TUMBUHAN

1. Daun Mawar (Rose sp)


Divisio : Spermatophyta
Sub Divisio : Angiospermae
Class : Dicotyledona
Ordo : Rosanales
Family : Rosaceae
Genus : Rosa
Spesies : Rosa multiflora L

2. Daun Kacang Tanah (Arachis Hypogaea)


Divisio : Spermatophyta
Sub Divisio : Angiospermae
Class : Dicotyledona
Ordo : Leguminales
Family : Papilonaceae
Genus : Arachis
Spesies : Arachis Hypogaea Linn

3. Daun Kembang Merak (Caesalpinia Pulcherrima)


Divisio : Magnoliophyta
Sub Divisio : Spermatophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Fabales
Family : Caesalpiniaceae
Genus : Caesalpinia
Spesies : Caesalpinia pulcherrima
III. METODE PRAKTIKUM

3.1 Waktu Dan Tempat

Praktikum acara "VI" Daun Majemuk (folium compositum) dilaksanakan pada


Selasa, 8 Movember 2022. Pada Pukul 13.30-15.00 WITA. Praktikum
dilaksanakan di laboratorium dilaksanakan di laboratorium Agronomi, Fakultas
Pertanian, Universitas Mulawarman.

3.2 Alat Dan Bahan

3.2.1 Alat

 Pensil

 Pulpen

 Penggaris

 Penghapus

3.2.2 Bahan

 Daun Mawar

 Daun Kacang Tanah

 Daun Kembang Merak

3.3 Prosedur Praktikum

a) Menggambar dan memberi keterangan bagian-bagian :


 Daun Penumpu (Stipula)

 Ibu Tangkai (Petiolus Communis)

 (Ruas-ruas tk I, II dan seterusnya

 Anak Daun (foliolus)

b) Menyebutkan Susunan daun majemuk membuat description dari setiap anak


daun (bangunnya, ujung, pangkal, tepi, tulang, daging, warna, dan permukaan
helaian atas dan bawah daun)

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Praktikum

Berdasarkan hasil praktikum diperoleh hasil sebagai berikut :

4.1.1 Daun Mawar ( Ros sp )


4.1.2 Daun Kacang Tanah ( Arachis Hypogeae )

4.1.3 Daun Kembang Merak ( Caesalpinia pulcherrima )


4.2 PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil praktikum dapat dilihat bahwa setiap Preparat memiliki


bentuk yang berbeda-beda pada daun mawar (Ros Sp) Pertulangan daun menyirip
dan terletak tersebar. Tangkai pada bagian pangkalnya bersayap. Anak daun
berbentuk Sorong, ujung daun runcing dan pangkal daun tumpul. Tepi daun
bergigi. Permukaan daun berkerut dengan daging daun menyerupai kertas,
berwarna hijau.

Selanjutnya adalah daun kacang tanah Arachis hypogaea/ Pangkal daun


tumpul, ujung daun tumpul, Tepi daun bertepi rata, tepi daun bertulang menyirip,
bentuk daun sorong, dan daging daun seperti kertas. terakhir, ada daun kembang
merak (Caesalpinia pulcherrima) Daun berupa daun Majemuk menyirip genap,
ganda dua dengan 4-12 pasang anak doun yang bentuknya bulat telur Sangsang,
ujungnya bulat, pangkal menyempit, tepi rata Permukaan atasnya berwarna hijau
dan permukaan bawahnya berwarna kebiruan. panjang 1-3,5 cm Sedangkan lebar
0,5-15 Cm.
V. PENUTUP
5.1 Kesimpulan

Daun terdapat 2 jenis yakni daun tunggal dan daun majemuk. Daun
tunggal adalah daun yang helaiannya hanya terdiri dari Satu helai tanpa
adanya persendian di bagian dasar helaian tersebut Suatu daun yang pada
tangkainya bercabang-cabang, dan pada tang bai ini baru tongkainya
bercabang-cabang, dan pada tangkai ini baru Terdapat helaian Sehingga pada
Suatu tangkai terdapat lebih dari Satu helaian daun dinamakan daun maiemuk.

Daun majemuk juga memiliki bagian-bagian seperti daun penumpu


(Stipula), ibu tangkai (petiolus Communis). ruas-ruas tk t 11 dan Seterusnya,
Anak daun (Foliolus) Setiap daun memilki bentuk dan Ciri khas yang berbeda
beda Perbedaan tersebut dapat dilihat dari Segi ujung daun, tulang daun,
pangkal daun, daging daun (intervenium), tepi daun (margo folii), warna daun,
tepi daun (margo folii), warna daun hingga permukaan helaian atas dan bawah
daun.

Semua hal itu pasti berbeda pada Setiap Tumbuhan. Semua hal itu
menyesuaikan dengan fungsi masing masing bagian tersebut. Tetapi dibalik
perbedaan tersebut di dalam daun-daun tersebut mereka Sama-Sama
mengandung klorofil (zat hijau daun) zat tersebut Seperti yang kita ketahui
berfungsi untuk melakukan proses fotosintesis. Faktor lingkungan yang sangat
besar pengaruhnya Faktor lingkungan yang sangat besar pengaruhnya
terhadap Struktur anatomi daun adalah penyediaan air dan intensitas cahaya.
Pengaruh lingkungan dapat mengubah Struktur anatomi epidermis, Stomata
maupun mesofil.

5.2 Saran
Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, kami menyarankan pada diri
kami sendiri untuk terlebih dahulu memahami tujuan praktikum agar tidak
bingung saat praktikum berlangsung. Dan selalu menjaga kondisi laboratorium
tetap tenang dan kondusif agar praktikum cepat terselesaikan.

DAFTAR PUSTAKA

Amintartri, Sri, 2013 Penuntun praktikum morfologi Tumbuhan


Banjarmasin:fakultas Kegunaan dan limu Pendidikan UNLAM.
Adria, Adria R. dan Sri Aminarti. 2011. Penuntun Praktikum Morfologi
tumbuhan program Studi Biologi. FKIP Unlam: Banjarmasin
Tjitro Soepomo, Gembong, 2005. Morfologi Tumbuhan. Gadjah Mada
University: Yogyakarta
Yudianto, Suroso Adi. 1992. Mengerti morfologi Tumbuhan Edisi Pertama
Bandung : PT Tarsito
Yullani, Evitia. 2014 Laporan Praktikum bagian-bagian Daun (folium).
Diakses pada 9 November, 2022, dari https://
[Link]/evitiakurnia/practikum morfologi
.

Anda mungkin juga menyukai