0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan103 halaman

Company Profile Website PT Unggul Jaya

Dokumen tersebut merupakan laporan kerja praktik yang membahas tentang rancang bangun company profile berbasis website untuk PT. Unggul Jaya Beton. Website ini bertujuan untuk mempromosikan produk ready-mix concrete perusahaan secara online dan meningkatkan jangkauan penjualan. Laporan ini juga menjelaskan tentang gambaran umum perusahaan, landasan teori yang mendukung pembangunan website, dan metode perancangan website.

Diunggah oleh

Imro'atun Hasanah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan103 halaman

Company Profile Website PT Unggul Jaya

Dokumen tersebut merupakan laporan kerja praktik yang membahas tentang rancang bangun company profile berbasis website untuk PT. Unggul Jaya Beton. Website ini bertujuan untuk mempromosikan produk ready-mix concrete perusahaan secara online dan meningkatkan jangkauan penjualan. Laporan ini juga menjelaskan tentang gambaran umum perusahaan, landasan teori yang mendukung pembangunan website, dan metode perancangan website.

Diunggah oleh

Imro'atun Hasanah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RANCANG BANGUN COMPANY PROFILE BERBASIS WEBSITE PADA

PT. UNGGUL JAYA BETON

KERJA PRAKTIK

Program Studi
S1 Sistem Informasi

Oleh:
VADIL SAFRILIAN ERKRISTA
15410100170

FAKULTAS TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA


INSTITUT BISNIS DAN INFORMATIKA STIKOM SURABAYA
2018
LAPORAN KERJA PRAKTIK

RANCANG BANGUN COMPANY PROFILE BERBASIS WEBSITE PADA

PT. UNGGUL JAYA BETON

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan

Program Sarjana

Disusun oleh:
Nama : Vadil Safrilian Erkrista
NIM : 15.41010.0170
Program : Strata Satu (S1)
Jurusan : Sistem Informasi

FAKULTAS TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA

INSTITUT BISNIS DAN INFORMATIKA STIKOM SURABAYA

2018
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya

sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”

(Q.S. Al-Insyirah: 5-6).


ABSTRAK

PT. Unggul Jaya Beton merupakan salah satu perusahaan yang baru berdiri

di Kota Malang dan bergerak dalam bidang ready-mix concrete atau pemasok beton

siap pakai. Untuk saat ini perusahaan melakukan promosi dan penjualan melalui

sales dengan menggunakan brosur company profile ataupun mendatangi proyek-

proyek, sehingga jangkauan promosi dan penjualan masih terbatas dan belum bisa

meluas ke beberapa daerah. Selain itu adanya beberapa kompetitor perusahaan

serupa di Kota Malang sudah banyak yang menggunakan company profile berbasis

website untuk mempromosikan perusahaannya.

Solusi yang diberikan adalah membuat company profile berbasis website

untuk mengurangi pengeluaran biaya cetak brosur company profile dan

memudahkan kontraktor maupun pelanggan dalam memperoleh informasi secara

cepat mengenai profil perusahaan dan produk-produk yang ada dalam PT. Unggul

Jaya Beton.

Hasil dari pembuatan website ini adalah company profile berbasis website

yang berfungsi untuk meningkatkan jumlah penjualan beton setiap bulannya, dapat

menjangkau kontraktor dan pelanggan secara meluas, serta dapat meningkatkan

penghasilan pada PT. Unggul Jaya Beton.

Kata Kunci: Company Profile, Website, Ready-mix Concrete, Promosi.

vii
KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Allah SWT karena atas rahmat-Nya, penulis

dapat menyelesaikan Laporan Kerja Praktik yang berjudul “Rancang Bangun

Company Profile Berbasis Website Pada PT. Unggul Jaya Beton”.

Laporan Kerja Praktik ini disusun guna menyelesaikan mata kuliah Kerja

Praktik di Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya yang bertujuan untuk

mengimplementasikan ilmu-ilmu yang telah didapat selama masa perkuliahan.

Selain itu Kerja Praktik merupakan salah satu persyaratan untuk dapat menempuh

Tugas Akhir.

Dalam pelaksanaan dan penyusunan Laporan Kerja Praktik ini penulis

menyadari sepenuhnya untuk menyelesaikan laporan ini tidak terlepas dari

dukungan, semangat, motivasi, kritik, saran dan bimbingan dari semua pihak. Pada

kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada:

1. Ibu, Bapak dan Adik tercinta yang selalu memberikan doa, motivasi dan

semangat.

2. Bapak Prof. Dr. Budi Jatmiko, [Link]. selaku Rektor Institut Bisnis dan

Informatika Stikom Surabaya.

3. Bapak Dr. Anjik Sukmaaji, [Link]., [Link]. selaku Kepala Program Studi S1

Sistem Informasi.

4. Bapak Slamet, M.T. selaku dosen pembimbing yang telah sabar dalam

membimbing penulis dalam menyusun laporan.

viii
5. Bapak Abdulloh Muhammad selaku pemilik PT. Unggul Jaya Beton yang telah

bersedia menerima penulis dalam melakukan Kerja Praktik.

6. Seluruh pegawai PT. Unggul Jaya Beton yang sudah membantu memberi

arahan selama penulis melakukan Kerja Praktik.

7. Sahabat-sahabat seperjuangan Sistem Informasi 2015 yang bersama-sama

membantu, memberi dukungan dan motivasi sehingga penulisan dapat

menyelesaikan laporan ini.

Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan semua pihak yang telah

membantu penulis. Dan dalam penyusunan Laporan Kerja Praktik ini, penulis

menyadari masih terdapat banyak kekurangan, dikarenakan keterbatasan ilmu

pengetahuan, wawasan serta pengalaman penulis. Untuk itu penulis mohon maaf

atas segala kekurangan tersebut, sehingga kritik, saran dan masukan yang bersifat

membangun sangatlah diharapkan bagi penulis.

Surabaya, 03 Juli 2018

Penulis

ix
DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ............................................................................................................ vii

KATA PENGANTAR ......................................................................................... viii

DAFTAR ISI ............................................................................................................x

DAFTAR TABEL ................................................................................................ xiv

DAFTAR GAMBAR .............................................................................................xv

DAFTAR LAMPIRAN ....................................................................................... xvii

BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................1

1.1 Latar Belakang .................................................................................1

1.2 Rumusan Masalah ............................................................................3

1.3 Batasan Masalah ...............................................................................3

1.4 Tujuan...............................................................................................3

1.5 Manfaat.............................................................................................4

1.6 Sistematika Penulisan .......................................................................4

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ...................................................7

2.1 Identitas Perusahaan .........................................................................7

2.2 Logo Perusahaan ..............................................................................7

2.3 Sejarah Perusahaan ...........................................................................8

2.4 Visi dan Misi ....................................................................................9

2.4.1 Visi ........................................................................................9

2.4.2 Misi .......................................................................................9

x
2.5 Struktur Organisasi ...........................................................................9

2.6 Deskripsi Struktur Organisasi ........................................................11

2.7 Produk ............................................................................................15

BAB III LANDASAN TEORI..............................................................................17

3.1 Company Profile.............................................................................17

3.1.1 Corporate Value ..................................................................18

3.1.2 Product Value......................................................................19

3.2 Promosi ...........................................................................................22

3.2.1 Bauran Promosi ...................................................................24

3.2.2 Tujuan Promosi ...................................................................25

3.2.3 Strategi Promosi ..................................................................26

3.3 Beton ..............................................................................................27

3.4 Internet............................................................................................28

3.5 Website ...........................................................................................28

3.6 Browser ..........................................................................................29

3.7 HTML (HyperText Markup Language) .........................................31

3.8 PHP (PHP: Hypertext Preprocessing) ...........................................32

3.9 Bootstrap ........................................................................................33

3.10 Database .........................................................................................34

3.11 MySQL (My Structured Query Language) ....................................34

3.12 XAMPP ..........................................................................................35

3.13 DFD (Data Flow Diagram) ............................................................36

3.14 HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output) ...............................39

xi
3.15 System Flowchart ...........................................................................39

3.16 CDM (Conceptual Data Model).....................................................41

3.17 PDM (Physical Data Model)..........................................................42

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN .....................................................................43

4.1 Analisis Sistem ...............................................................................43

4.1.1 Analisis Bisnis .....................................................................44

4.1.2 Analisis Kebutuhan Sistem .................................................45

4.1.3 Analisis Kebutuhan Fungsional ..........................................46

4.2 Perancangan Sistem ........................................................................47

4.2.1 HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output) ....................47

4.2.2 System Flowchart ................................................................52

4.2.3 Context Diagram .................................................................54

4.2.4 DFD (Data Flow Diagram) ................................................55

4.2.5 CDM (Conceptual Data Model) .........................................56

4.2.6 PDM (Physical Data Model) ..............................................57

4.2.7 Struktur Tabel......................................................................58

4.3 Implementasi Sistem ......................................................................63

4.3.1 Halaman Home ....................................................................64

4.3.2 Halaman Tentang Kami ......................................................64

4.3.3 Halaman Produk ..................................................................65

4.3.4 Halaman Galeri ...................................................................66

4.3.5 Halaman Kontak Kami ........................................................67

4.3.6 Halaman Login Admin ........................................................68

xii
4.3.7 Halaman Input Visi & Misi .................................................69

4.3.8 Halaman Edit Visi ...............................................................70

4.3.9 Halaman Edit Misi ..............................................................71

4.3.10 Halaman Input Profil Perusahaan........................................72

4.3.11 Halaman Edit Profil Perusahaan .........................................72

4.3.12 Halaman Input Prinsip Manajemen .....................................73

4.3.13 Halamaan Edit Prinsip Manajemen .....................................74

4.3.14 Halaman Input Produk ........................................................75

4.3.15 Halaman Edit Produk ..........................................................76

4.3.16 Halaman Input Galeri Perusahaan .......................................77

4.3.17 Halaman Edit Galeri Perusahaan ........................................78

4.3.18 Halaman Input Galeri Proyek ..............................................79

4.3.19 Halaman Edit Galeri Proyek ...............................................80

4.3.20 Halaman Input Kontak & Alamat Perusahaan ....................81

4.3.21 Halaman Edit Kontak & Alamat Perusahaan ......................82

4.3.22 Halaman Pertanyaan Pengunjung .......................................83

BAB V PENUTUP ................................................................................................84

5.1 Kesimpulan .....................................................................................84

5.2 Saran ...............................................................................................84

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................85

LAMPIRAN ...........................................................................................................88

xiii
DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 3.1 Simbol-simbol Data Flow Diagram ......................................................38

Tabel 3.2 Simbol-simbol Flowchart ......................................................................40

Tabel 4.1 Analisis Kebutuhan Fungsional .............................................................46

Tabel 4.2 Struktur Tabel Admin ............................................................................58

Tabel 4.3 Struktur Tabel Galeri Perusahaan ..........................................................59

Tabel 4.4 Struktur Tabel Galeri Proyek .................................................................59

Tabel 4.5 Struktur Tabel Misi ................................................................................60

Tabel 4.6 Struktur Tabel Prinsip Manajemen ........................................................60

Tabel 4.7 Struktur Tabel Produk ............................................................................61

Tabel 4.8 Struktur Tabel Profil Perusahaan ...........................................................61

Tabel 4.9 Struktur Tabel Visi.................................................................................62

Tabel 4.10 Struktur Tabel Pertanyaan Pengunjung ...............................................62

Tabel 4.11 Struktur Tabel Kontak dan Alamat Perusahaan ...................................63

xiv
DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Logo PT. Unggul Jaya Beton ...............................................................7

Gambar 2.2 Struktur Organisasi PT. Unggul Jaya Beton ......................................10

Gambar 4.1 HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output) ...................................48

Gambar 4.2 System Flowchart Pengunjung ...........................................................52

Gambar 4.3 System Flowchart Admin ...................................................................53

Gambar 4.4 Context Diagram ................................................................................54

Gambar 4.5 Data Flow Diagram ...........................................................................55

Gambar 4.6 Conceptual Data Model .....................................................................56

Gambar 4.7 Physical Data Model ..........................................................................57

Gambar 4.8 Halaman Home ...................................................................................64

Gambar 4.9 Halaman Tentang Kami .....................................................................65

Gambar 4.10 Halaman Produk ...............................................................................66

Gambar 4.11 Halaman Galeri ................................................................................67

Gambar 4.12 Halaman Kontak Kami .....................................................................68

Gambar 4.13 Halaman Login Admin .....................................................................68

Gambar 4.14 Halaman Input Visi & Misi ..............................................................69

Gambar 4.15 Halaman Edit Visi ............................................................................70

Gambar 4.16 Halaman Edit Misi ...........................................................................71

Gambar 4.17 Halaman Input Profil Perusahaan.....................................................72

xv
Gambar 4.18 Halaman Edit Profil Perusahaan ......................................................73

Gambar 4.19 Halaman Input Prinsip Manajemen..................................................74

Gambar 4.20 Halaman Edit Prinsip Manajemen ...................................................75

Gambar 4.21 Halaman Input Produk .....................................................................76

Gambar 4.22 Halaman Edit Produk .......................................................................77

Gambar 4.23 Halaman Input Galeri Perusahaan...................................................78

Gambar 4.24 Halaman Edit Galeri Perusahaan .....................................................79

Gambar 4.25 Halaman Input Galeri Proyek...........................................................80

Gambar 4.26 Halaman Edit Galeri Proyek ............................................................81

Gambar 4.27 Halaman Input Kontak & Alamat Perusahaan .................................82

Gambar 4.28 Halaman Edit Kontak & Alamat Perusahaan ...................................83

Gambar 4.29 Halaman Pertanyaan Pengunjung ....................................................83

xvi
DAFTAR LAMPIRAN

Halaman
Lampiran 1 Surat Balasan Perusahaan ...................................................................88

Lampiran 2 Form KP-5 Acuan Kerja .....................................................................89

Lampiran 3 Form KP-5 Garis Besar Rencana Kerja Mingguan ............................90

Lampiran 4 Form KP-6 Log Harian dan Catatan Perubahan Acuan Kerja ...........91

Lampiran 5 Form KP-7 Kehadiran Kerja Praktik ..................................................93

Lampiran 6 Kartu Bimbingan Kerja Praktik ..........................................................95

Lampiran 7 Biodata Penulis ...................................................................................96

xvii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi dari waktu ke waktu

serta meningkatnya kebutuhan teknologi informasi, sehingga banyak memberikan

dampak positif di berbagai bidang kehidupan manusia, terutama dalam bidang

bisnis. Dengan adanya teknologi informasi, dapat memudahkan pelaku bisnis untuk

memasarkan produknya dengan cepat dan mudah melalui media online maupun

website, sehingga dapat meningkatkan pendapatan di suatu perusahaan.

Sejauh ini masih ada perusahaan ready-mix concrete atau pemasok beton

siap pakai yang masih melakukan promosi dan penjualan melalui sales ataupun

mendatangi proyek-proyek, sehingga jangkauan promosi serta penjualan masih

terbatas dan belum bisa meluas ke beberapa daerah. Kendala lain yang dialami oleh

perusahaan serupa yaitu persaingan yang cukup ketat, hal itu membuat perusahaan

harus mempunyai strategi pemasaran yang berbeda dari pesaingnya. Untuk itu

dibutuhkan sebuah company profile berbasis website yang mampu memberikan

informasi kepada kontraktor maupun pelanggan dengan cepat melalui internet

mengenai profil perusahaan dan produk apa saja yang ada dalam perusahaan.

PT. Unggul Jaya Beton merupakan salah satu perusahaan ready-mix

concrete atau pemasok beton siap pakai yang baru berdiri pada 12 Mei 2017 silam,

dan baru memiliki 1 batching plant yang terletak di Desa Sempalwadak - Jatimulyo,

1
2

Kecamatan Bululawang, Malang. Saat ini wilayah operasional PT. Unggul Jaya

Beton baru menjangkau proyek-proyek di sekitar Kota Malang saja.

Selama beroperasi, PT. Unggul Jaya Beton hanya mengandalkan sales

untuk menawarkan dan mempromosikan perusahaan serta produknya pada

proyek-proyek yang berada di sekitar Kota Malang dengan menggunakan brosur

company profile. Seiring berkembangnya teknologi informasi, hal ini tentu saja

menjadi kurang efektif karena kompetitor perusahaan serupa sudah banyak yang

menggunakan company profile berbasis website untuk mempromosikan

perusahaannya.

Selain itu, perusahaan memiliki target setiap bulannya yaitu dapat menjual

beton siap pakai sebanyak 2000m3. Namun karena keterbatasan jangkauan promosi

serta belum adanya company profile berbasis website terkadang target itu belum

bisa dicapai sepenuhnya oleh perusahaan dan hanya mampu menjual 1900m 3 setiap

bulannya.

Berdasarkan uraian permasalahan yang dialami oleh perusahaan maka

penulis membuat company profile berbasis website untuk mengurangi pengeluaran

biaya cetak brosur company profile dan memudahkan kontraktor maupun

pelanggan dalam memperoleh informasi secara cepat mengenai profil perusahaan

dan produk-produk yang ada dalam PT. Unggul Jaya Beton. Dengan dibuatnya

company profile berbasis website, diharapkan penjualan beton meningkat drastis

menjadi 3000m3 setiap bulannya, dapat menjangkau kontraktor dan pelanggan

secara meluas, serta dapat meningkatkan penghasilan pada PT. Unggul Jaya Beton.
3

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka dapat dirumuskan

permasalahan yang ada yaitu bagaimana merancang dan membangun company

profile berbasis website pada PT. Unggul Jaya Beton sebagai media promosi

perusahaan.

1.3 Batasan Masalah

Dalam merancang dan membangun website ini diperlukan pembatasan agar

tidak menyimpang dari topik yang diambil. Batasan masalah pada company profile

berbasis website ini adalah sebagai berikut :

1. Website ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database yang

dipakai adalah MySQL.

2. Tampilan responsive pada website company profile ini dibuat menggunakan

framework Bootstrap.

3. Isi dari website tersebut meliputi profil perusahaan, visi dan misi, prinsip

manajemen, galeri, produk, serta informasi kontak dan alamat perusahaan.

4. Menginput, mengedit, dan menghapus konten website hanya bisa dilakukan

oleh admin perusahaan.

1.4 Tujuan

Tujuan pelaksanaan Kerja Praktik ini adalah untuk merancang dan membuat

company profile berbasis website sebagai media promosi perusahaan mengenai

informasi perusahaan dan produk-produk yang ada dalam PT. Unggul Jaya Beton.
4

1.5 Manfaat

Adapun manfaat yang diharapkan dalam pelaksanaan Kerja Praktik di PT.

Unggul Jaya Beton adalah sebagai berikut :

1. Manfaat Bagi Penulis

a. Dapat menyelesaikan mata kuliah Kerja Praktik sebagai syarat kelulusan.

b. Mendapatkan pengalaman di dunia kerja dalam bidang teknologi informasi.

2. Manfaat Bagi Perusahaan

a. Dapat menjangkau kontraktor dan pelanggan secara meluas sehingga bisa

mengembangkan perusahaan di masa mendatang.

b. Meningkatkan jumlah pelanggan baru.

c. Meningkatkan jumlah target penjualan beton.

d. Meningkatkan penghasilan perusahaan.

1.6 Sistematika Penulisan

Sistematika dalam penulisan laporan Rancang Bangun Company Profile

Berbasis Website Pada PT. Unggul Jaya Beton adalah sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan tentang latar belakang, perumusan masalah, batasan

masalah yang menjelaskan batasan-batasan dari sistem yang dibuat agar

tidak menyimpang dari ketentuan yang ditetapkan. Tujuan dan manfaat

dari kerja praktik, kemudian dilanjutkan dengan membuat sistematika

penulisan laporan kerja praktik.


5

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Bab ini menjelaskan tentang gambaran umum PT. Unggul Jaya Beton,

yaitu tentang identitas perusahaan, logo perusahaan, sejarah perusahaan,

visi dan misi perusahaan, struktur organisasi, deskripsi struktur

organisasi serta produk dari perusahaan.

BAB III LANDASAN TEORI

Bab ini menjelaskan tentang teori-teori yang berkaitan dalam

penyelesaian laporan Rancang Bangun Company Profile Berbasis

Website Pada PT. Unggul Jaya Beton. Landasan teori meliputi company

profile, promosi, beton, internet, website, browser, HTML, PHP,

bootstrap, database, MySQL, XAMPP, DFD, HIPO, system flowchart,

CDM dan PDM.

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

Bab ini menjelaskan tentang pekerjaan yang dilakukan selama kerja

praktik, yaitu menganalisis sistem, mendesain sistem,

mengimplementasikan sistem, dan melakukan pembahasan terhadap

implementasi sistem. Mendesain sistem mulai dari analisis sistem, HIPO

(Hierarchy plus Input-Process-Output), system flowchart, context

diagram, DFD (Data Flow Diagram), CDM (Conceptual Data Model),

PDM (Physical Data Model), struktur tabel dan implementasi sistem.

BAB V PENUTUP
Bab ini menjelaskan tentang kesimpulan dan saran dari pembuatan

website company profile pada PT. Unggul Jaya Beton dengan tujuan dan
6

permasalahan yang ada, serta saran untuk pengembangan website yang

telah dibuat oleh penulis.


BAB II

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

2.1 Identitas Perusahaan

Nama Perusahaan : PT. Unggul Jaya Beton

Alamat Perusahaan : Ds. Sempalwadak - Jatimulyo, Kecamatan Bululawang,

Kab. Malang, Jawa Timur

Telepon & Faks : 081233163384, Faks. (0341) 753400

Bisnis Utama : Ready-mix Concrete (Pemasok Beton Siap Pakai)

2.2 Logo Perusahaan

Berikut ini adalah logo dari PT. Unggul Jaya Beton, dapat dilihat pada

Gambar 2.1.

Gambar 2.1 Logo PT. Unggul Jaya Beton

7
8

2.3 Sejarah Perusahaan

PT. Unggul Jaya Beton adalah perusahaan yang bergerak dibidang ready-

mix concrete atau pemasok beton siap pakai. Perusahaan ini didirikan oleh Bapak

Abdulloh Muhammad selaku pemilik perusahaan, pada tanggal 26 Desember 2016

dan resmi beroperasi pada tanggal 12 Mei 2017. Berbekal pengetahuan dan

kemampuan yang luas dalam bidang beton, kini perusahaan mampu berkembang

dengan pesat.

Berawal dari usaha supplier material perseorangan yang hanya menyuplai

pasir dan batu pecah ke berbagai perusahaan beton yaitu PT. Jaya Readymix, PT.

Surya Beton, PT. Tata Mulia, dan lain-lain. Seiring berjalannya waktu persaingan

sesama supplier material menjadi cukup ketat, sehingga pesanan material pasir dan

batu pecah ke perusahaan-perusahaan beton tersebut menjadi menurun. Dan karena

banyaknya armada truk pengangkut material yang dimiliki, maka Pak Abdulloh

berinisiatif untuk mendirikan perusahaan ready-mix concrete atau pemasok beton

siap pakai sendiri agar armada truk yang dimiliki tidak menganggur dan tetap

mendapatkan penghasilan. Dengan mendirikan ready-mix concrete sendiri

diharapkan armada truk tetap dapat menyuplai material pasir dan batu pecah ke

ready-mix concrete yang dimiliki oleh Pak Abdulloh.

Selain itu ada alasan lain yang menjadi latar belakang Pak Abdulloh dalam

mendirikan PT. Unggul Jaya Beton, yaitu karena perkembangan pembangunan di

Kota Malang yang semakin meningkat dengan pesat mulai dari pembangunan

perumahan, mall, hotel, apartemen, jalan tol, dan lain-lain. Kemudian potensi pasar

dan tingkat persaingan yang masih memungkinkan untuk membangun perusahaan


9

ready-mix concrete. Walaupun masih terbilang perusahaan baru namun kualitas

mutu beton dari PT. Unggul Jaya Beton mampu bersaing dengan perusahaan-

perusahaan beton yang ada di Kota Malang.

2.4 Visi dan Misi

Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang pemasok beton siap pakai,

PT. Unggul Jaya Beton memiliki visi dan misi dalam menjalankan kegiatan

operasionalnya.

2.4.1 Visi

Menjadi perusahaan beton utama dengan memberikan kualitas produk

terbaik di pasar Nasional.

2.4.2 Misi
1. Memproduksi & menjual beton siap pakai (tepat mutu, tepat waktu & tepat

jumlah).

2. Menghasilkan laba yang mampu mendukung pertumbuhan perusahaan secara

berkelanjutan dan kesejahteraan seluruh pemangku kepentingan.

3. Menjalankan proses bisnis yang prima dengan didukung oleh karyawan yang

profesional sesuai dengan perundangan dan peraturan yang berlaku.

2.5 Struktur Organisasi

Struktur organisasi merupakan salah satu unsur penting yang harus dimiliki

oleh setiap perusahaan. Dengan adanya struktur organisasi maka setiap karyawan

memiliki kejelasan tugas, tanggung jawab maupun kedudukan yang ada di dalam

perusahaan. Adapun struktur organisasi yang tepat dapat menjamin terlaksananya


10

tugas masing-masing bagian sehingga tidak terjadi tumpang tindih tugas dan

tanggung jawab dalam perusahaan. Berikut ini adalah struktur organisasi dari PT.

Unggul Jaya Beton, dapat dilihat pada Gambar 2.2.

Gambar 2.2 Struktur Organisasi PT. Unggul Jaya Beton


11

2.6 Deskripsi Struktur Organisasi

Deskripsi tugas dari masing-masing struktur organisasi di PT. Unggul Jaya

Beton adalah sebagai berikut:

1. Pemilik

a. Menentukan serta memutuskan kebijakan dan peraturan tertinggi dalam

perusahaan.

b. Bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang dialami oleh

perusahaan.

c. Merencanakan serta mengembangkan sumber-sumber pendapatan dan

pembelanjaan kekayaan perusahaan.

2. Manager

a. Memimpin, mengatur dan mengendalikan perusahaan.

b. Menyusun dan merencanakan program yang tepat dan relevan sesuai

dengan target perusahaan.

c. Menyampaikan laporan seluruh aktivitas perusahaan setidaknya setiap

bulan kepada pemilik.

d. Mengevaluasi pencapaian maupun target dari perusahaan.

3. Accounting

a. Mencatat, memeriksa, dan membuat laporan semua transaksi yang berkaitan

dengan keuangan perusahaan.

b. Menyusun dan membuat laporan perpajakan perusahaan.

c. Melaporkan keuangan perusahaan pada manager setiap bulan.

d. Melakukan pembayaran gaji dan lembur karyawan.


12

4. Supervisor Plant

a. Membuat rencana pekerjaan harian, mingguan, dan bulanan untuk

bawahannya.

b. Mengontrol dan memberikan evaluasi terhadap kinerja bawahannya.

c. Mengatur dan mengontrol kebutuhan perusahaan yang berhubungan dengan

produksi.

5. Sales

a. Mencari konsumen sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh

perusahaan.

b. Melakukan penagihan pembayaran hutang kepada konsumen.

c. Membuat laporan penjualan dari data konsumen yang memesan beton dan

menyampaikannya kepada manager.

6. Admin Produksi

a. Mencatat dan membuat laporan penerimaan dan pengeluaran produksi.

b. Mencatat data beton yang sudah diproduksi dan membuat laporan produksi

harian.

c. Mencatat dan membuat laporan absensi dan lembur karyawan.

7. Logistik

a. Menjaga persediaan stok material yang digunakan untuk produksi beton.

b. Mencatat dan membuat laporan setiap material yang diterima di batching

plant.

c. Mencatat dan membuat laporan pengeluaran material yang digunakan untuk

proses produksi beton.


13

8. Quality Control

a. Mengontrol dan menjaga kualitas mutu beton agar tetap sesuai dengan

standar yang telah ditentukan.

b. Melakukan pengecekan dan pengujian terhadap kualitas material yang baru

datang di batching plant.

9. Teknisi Lapangan

a. Melakukan pengukuran slump di proyek sebelum melakukan pengecoran.

b. Memeriksa dan melakukan pengawasan terhadap mutu beton yang berada

di proyek.

10. Teknisi Lab

a. Melakukan trial mix pemakaian material secara teratur.

b. Menguji bahan-bahan untuk campuran beton dan kekuatan beton di lab.

c. Mengevaluasi mutu beton yang telah diuji di lab.

d. Membuat laporan hasil pengujian beton di lab sesuai dengan prosedur.

11. Dispatcher Plant

a. Memastikan seluruh kendaraan dan pengemudinya dalam keadaan siap

untuk melakukan pengiriman beton ke proyek.

b. Mengatur jadwal truk mixer dalam melakukan pengiriman beton ke proyek.

c. Membuat laporan dan evaluasi harian terhadap aktivitas pulang dan pergi

dari truk mixer dalam melakukan pengiriman beton.

12. BPO (Batching Plant Operation)

a. Melakukan proses loading material dari batching plant ke dalam truk mixer.

b. Membuatkan Surat Jalan untuk driver truk mixer sebelum melakukan

pengiriman beton ke proyek.


14

13. AS PRO (Asisten Produksi)

a. Membantu driver untuk mengatur posisi truk mixer sebelum melakukan

proses loading material dari batching plant.

b. Melakukan pengecekan dan penambahan air terhadap beton yang ada di

dalam truk mixer sebelum dilakukan pengiriman ke proyek.

14. Mekanik

a. Melakukan pengecekan terhadap truk mixer, truk concrete pump, dan

seluruh mesin-mesin yang ada di batching plant sebelum produksi beton

berlangsung.

b. Melakukan perawatan dan perbaikan terhadap truk mixer, truk concrete

pump, dan seluruh mesin-mesin yang ada di batching plant apabila terjadi

kerusakan.

15. Driver

a. Mengantarkan pesanan beton siap pakai ke proyek-proyek dengan truk

mixer.

b. Meminta konsumen untuk menandatangani Surat Jalan ketika beton sudah

diterima oleh proyek.

c. Mengantarkan truk concrete pump ke proyek untuk membantu proses

pengecoran pada bangunan yang bertingkat.

16. Security

a. Melakukan penjagaan dan pengamanan terhadap seluruh wilayah di

batching plant.

b. Menanyakan keperluan setiap tamu yang akan memasuki batching plant.


15

c. Melakukan pencatatan nomor lambung dan waktu masuk truk mixer ke

batching plant.

2.7 Produk

Produk beton siap pakai yang diproduksi oleh PT. Unggul Jaya Beton

memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan standar mutu beton yang telah

ditetapkan dalam SNI 03-2847-2002. Produk beton yang dihasilkan antara lain

sebagai berikut:

1. Beton non struktural atau beton kelas I

Beton non struktural adalah pekerjaan pengecoran beton yang tidak

mengandung unsur struktural antara lain besi sebagai bahan penulangan cor

beton. Mutu beton non struktural atau juga disebut beton kelas I antara lain: K-

B0 (Nol) K-100, K125, K-150, K-175, dan K-200. Beton kelas I biasanya

digunakan untuk membuat konstruksi lantai dasar, bangunan ringan, dan jalan

yang tidak dilalui kendaraan berat.

2. Beton struktural atau beton kelas II

Beton struktural adalah jenis beton yang mengandung unsur penulangan besi

dalam adukan corannya, beton struktural juga meliputi pekerjaan pembesian

dan pekerjaan pengecoran beton. Sedangkan pekerjaan lainnya yang sering

berhubungan dengan pekerjaan beton adalah pekerjaan penyusunan struktur

baja, bekisting beton, finishing beton, pondasi beton, pasangan bata dan lain

sebagainya. Mutu beton struktural juga disebut beton kelas II antara lain: K-

225, K-250, K-275 dan K-300. Beton kelas II biasanya digunakan untuk
16

membuat bangunan rumah tinggal maupun ruko 2 lantai, bangunan rumah

tinggal maupun ruko 3 hingga 5 lantai, pondasi, dan jalan komplek.

3. Beton prategang atau beton kelas III

Beton prategang adalah perpaduan antara beton dan baja, sedangkan beton

merupakan materi yang memiliki daya kekuatan tekan yang tinggi akan tetapi

kekuatan tariknya rendah. Disamping itu baja memiliki kekuatan tarik yang

sangat tinggi. Dengan kombinasi antara kekuatan beton dan baja maka akan

menghasilkan struktur yang kuat terhadap beban tekan dan beban tarik. Mutu

beton prategang ini juga disebut beton kelas III antara lain: K-325, K-350,

K-375, K450, dan K-500. Beton kelas III biasanya digunakan untuk membuat

lantai dasar bangunan pabrik, jalan raya kelas 1, jalan negara, jalan tol, lantai

jembatan, landasan pesawat, beton precast dan beton prestressed.


BAB III

LANDASAN TEORI

3.1 Company Profile

Menurut Ayu (2011), company profile adalah laporan yang memberikan

gambaran tentang sejarah, status saat ini, dan tujuan masa depan sebuah bisnis.

Sebuah profil perusahaan bisnis dapat sesingkat satu halaman, atau mengandung

data yang cukup untuk mengisi beberapa halaman. Walaupun ada sejumlah format

yang berbeda yang digunakan menyusun sebuah profil, ada beberapa jenis

informasi penting yang wajib disertakan. Setiap jenis laporan profil perusahaan,

informasi kontak selalu disertakan. Informasi kontak mungkin tidak lebih dari

sekedar alamat fisik dan surat untuk kantor pusat perusahaan, atau mungkin

termasuk nama dan alamat dari petugas atau eksekutif tertentu dari perusahaan.

Biasanya nomor telepon dan nomor faks juga dimasukkan dalam data kontak dasar.

Dalam beberapa tahun terakhir, alamat email dan informasi umum juga dianggap

penting dalam sebuah profil perusahaan. Selain informasi kontak, profil perusahaan

biasanya mencakup beberapa informasi tentang latar belakang dan sejarah dari

bisnis yang bersangkutan. Ini termasuk data mengenai kapan perusahaan itu

dibentuk, nama-nama pendiri, dan bagaimana perusahaan tumbuh berkembang dari

pertama kali didirikan. Terkadang proses perjalanan jatuh dan bangun dari sebuah

perusahaan dituliskan juga dalam company profile. Meski sebuah company profile

tidak mencakup sejarah yang sangat lengkap, hal itu seringkali telah dianggap

cukup untuk memberi informasi terhadap pembaca tentang gambaran perusahaan

tersebut melewati tahun tahun perkembangannya.

17
18

Menurut Budiman (2008), company profile (profil perusahaan) merupakan

penjelasan mengenai perusahaan termasuk produknya secara verbal maupun grafik

yang mengangkat corporate value serta product value serta keunggulan perusahaan

dibandingkan berdasarkan kedua value di atas.

3.1.1 Corporate Value

Corporate value atau nilai-nilai perusahaan terjamin dalam beberapa hal

berikut:

a. Sejarah Berdirinya Usaha

Sejarah berdirinya usaha menggambarkan kepada pihak-pihak lain yang

berhubungan dengan perusahaan maupun konsumen mengenai dasar atau landasan

usaha ini berdiri apakah cukup kuat secara pengalaman dan keutuhan individu yang

terlibat didalamnya.

b. Visi dan Misi Usaha

Visi merupakan cita-cita yang ingin dicapai oleh usaha kita dalam jangka

panjang atau dengan kata lain perusahaan dalam periode tertentu ingin menjadi

perusahaan yang seperti apa.

Misi merupakan cara-cara yang digunakan perusahaan dalam mencapai visi

usaha. Misi dapat berupa pernyataan kalimat atau kata yang mengingatkan pelaku

usaha untuk bekerja sesuai visi dalam mencapai tujuan perusahaan.

c. Struktur Organisasi

Struktur organisasi berisi susunan atau hirarki tanggung jawab pekerjaan

dalam perusahaan berikut nama individu pada masing-masing pekerjaan. Kegunaan

struktur organisasi dalam company profile adalah agar konsumen atau pihak-pihak
19

lain yang bekerjasama dengan perusahaan dapat mengetahui person in charge yang

langsung berhubungan dengan mereka dalam pekerjaan ataupun masalah.

d. Kinerja Perusahaan dapat dibedakan menjadi berikut:

1. Pengalaman Pekerjaan Terdahulu

Pengalaman perusahaan dalam menangani pekerjaan terdahulu dapat

dilakukan secara verbal atau tulisan maupun visual atau grafik dengan

menampilkan dokumentasi foto atau video hasil pekerjaan tersebut.

2. Laporan Keuangan Perusahaan

Laporan keuangan perusahaan diperlukan bergantung kepada kebutuhan

akan company profile tersebut. Apabila company profile dibutuhkan dari

segi keuangan seperti untuk investasi atau saham atau kerjasama dengan

lembaga keuangan maka laporan keuangan perusahaan diperlukan sebagai

data penting dalam pertimbangan kerjasama tersebut, sedangkan company

profile tidak dibutuhkan dalam segi keuangan atau company profile

dibutuhkan oleh klien atau konsumen yang membutuhkan produk atau

servis perusahaan maka laporan keuangan tidak dibutuhkan. Laporan

keuangan perusahaan hanya ditampilkan dalam company profile pada media

cetak saja tidak di media lain atau media televisi.

3.1.2 Product Value

Product value atau nilai-nilai produk atau servis yang dihasilkan oleh

perusahaan dapat dicerminkan oleh faktor-faktor marketing mix khususnya 7P yaitu

Product, Price, Promotion, Placement, People, Process, dan Physical Evidence.

Penjelasan dari masing-masing marketing mix adalah sebagai berikut:


20

a. Product

Strategi mengenai bagaimana produk usaha kita dapat menarik hati

konsumen untuk membelinya. Produk usaha kita dapat dibedakan berdasarkan

mutu atau kualitas, ukuran, desain, kemasan, dan kegunaan lebih dibandingkan

pesaing.

b. Price

Strategi mengenai bagaimana produk kita lebih menarik konsumen dari segi

harga dibanding pesaing. Umumnya konsumen lebih tertarik kepada produk dengan

harga yang lebih murah. Selain itu, dari segi harga kita dapat membedakan produk

kita berdasarkan harga satuan dan harga grosir, syarat pembayaran, diskon atau

potongan harga, serta sistem buy 1 get 1 free.

c. Promotion

Strategi mengenai bagaimana produk kita dapat dikenal oleh konsumen

melalui beberapa cara, yaitu:

1. Advertising (Iklan)

Beriklan dapat dilakukan melalui media-media berikut:

a. Media cetak: brosur, spanduk, poster, iklan majalah atau koran.

b. Media TV dan radio (broadcast): iklan TV dan radio.

2. Sales Promotion

Promosi melalui acara atau pameran yang digelar di tempat keramaian

dimana konsumen produk berada dan juga dilakukan penjualan ditempat.


21

3. Personal Selling

Promosi melalui penjualan langsung ke tempat konsumen berada dengan

menawarkan dan kemungkinan untuk dapat mencoba produk secara

langsung.

4. Public Relation

Cara promosi ini cenderung untuk membuat image perusahaan baik di mata

konsumen bukan mempromosikan produk secara langsung. Umumnya

dilakukan oleh perusahaan besar.

d. Placement

Merupakan cara untuk mendistribusikan produk kita untuk sampai ke

tangan konsumen. Sistem distribusi yang dilakukan dapat secara langsung ke

konsumen atau melalui pedagang perantara seperti wholesaler (pedagang besar)

atau retailer (pedagang kecil).

e. People

Merupakan kriteria sumber daya manusia secara umum yang dapat

meningkatkan penjualan produk ke konsumen secara langsung maupun tidak

langsung.

f. Process

Proses yang ditampilkan kepada konsumen agar konsumen tertarik untuk

membeli. Proses yang dapat ditampilkan seperti proses produksi yang baik ataupun

proses pelayanan terhadap konsumen.


22

g. Physical Evidence

Penampilan atau bukti fisik serta keadaan dari fasilitas pendukung atau

sarana dalam menjual produk yang dapat dilihat langsung oleh konsumen. Seperti

tempat yang menarik dan bersih untuk restoran.

Berdasarkan marketing fix di atas, perusahaan dapat mengidentifikasikan

dirinya dengan para pesaing atau kompetitor untuk kemudian menentukan dari

faktor-faktor manakah dari ketujuh marketing mix tersebut, perusahaan memiliki

keunggulan (competitive advantage) dibandingkan pesaing. Setelah perusahaan

berhasil mengidentifikasikan posisinya maka angkatlah kelebihan tersebut sebagai

“selling point” dalam company profile khususnya dari segi produk atau servis.

3.2 Promosi

Menurut Rangkuti (2009), promosi adalah segala macam bentuk

komunikasi persuasi yang dirancang untuk menginformasikan pelanggan tentang

produk atau jasa dan untuk mempengaruhi mereka agar membeli barang atau jasa

tersebut yang mencakup publisitas, penjualan perorangan dan periklanan.

Menurut Agustina (2011), promosi merupakan suatu bentuk komunikasi

pemasaran. Komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha

untuk menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk, dan mengingatkan

pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli,

dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan.

Maka dapat disimpulkan bahwa promosi adalah kegiatan pemasaran yang

fokus untuk mengkomunikasikan produk perusahaan secara persuasif untuk

mempengaruhi konsumen agar mengenal produk perusahaan dan mendorong


23

konsumen untuk membeli atau melakukan transaksi antara perusahaan dengan

konsumen.

Dalam melakukan kegiatan promosi, tentu ada berbagai macam-macam

promosi. Berikut adalah macam-macam promosi, antara lain:

a. Advertising (periklanan)

Promosi dilakukan dengan jalan menggunakan jasa periklanan. Berdasarkan

berbagai macam media yang digunakan dalam periklanan dibedakan menjadi

advertensi cetak, advertensi elektronika, transit langsung, dan advertensi khusus.

b. Personal selling

Personal selling adalah penyajian barang secara lisan dan bertatap muka

kepada satu atau lebih calon pembeli dengan tujuan agar barang yang ditawarkan

dapat terjual.

c. Sales Promotion

Sales promotion merupakan salah satu penentu keberhasilan suatu program

pemasaran. Promosi penjualan pada hakikatnya adalah semua kegiatan yang

dimaksudkan untuk menyampaikan atau mengkomunikasikan suatu produk atau

jasa kepada pasar sasaran untuk segera melakukan suatu tindakan.

d. Publicity

Publicity adalah kegiatan perusahaan untuk melaporkan berita-berita

mengenai bisnisnya untuk mengenalkan perusahaan atau produknya agar lebih


24

dikenal luas oleh masyarakat seperti: mengundang media massa, publisitas produk,

bimbingan kepada masyarakat, dan lain sebagainya.

3.2.1 Bauran Promosi

Menurut Stanton (2002), mengatakan bauran promosi adalah sebuah

kombinasi atas penjualan pribadi, periklanan, promosi penjualan, hubungan

masyarakat dan publisitas untuk membantu terciptanya sasaran pemasaran

perusahaan. Berikut adalah macam-macam bauran promosi, antara lain:

a. Periklanan

Periklanan adalah bentuk promosi non personal dengan menggunakan

berbagai media yang ditunjukan untuk merangsang pembelian.

b. Promosi penjualan

Merupakan kegiatan perusahaan untuk mengajarkan produk yang

dipasarkan sedemikian rupa sehingga konsumen akan mudah untuk melihatnya

bahakan dengan cara penempatan dan pengaturan tertentu maka produk

tersebut menarik perhatian.

c. Hubungan masyarakat dan publikasi

Kepuasan pelanggan setelah melakukan pembelian tergantung pada

kesesuaian antara prestasi barang atau jasa yang dibeli dengan harapan konsumen.

d. Pemasaran langsung

Berbeda dengan integrasi keuangan, integrasi ekonomi menyiratkan

aspek persaingan yang menyodorkan peluang sekaligus tantangan bagi kita


25

terhadap penawaran langsung. Peluang dengan kesempatan untuk memetik

manfaat dari pasar bersama yang besar dan kenaikan aliran faktor produksi

untuk mendorong pertumbuhan.

e. Penjualan personal

Tugas manajemen pemasaran bukan hanya terbatas bagaimana menjual

produk perusahaan sebanyak mungkin (semaksimal mungkin). Namun lebih

dari itu, yakni bagaimana menjual produk perusahaan semaksimal mungkin

dengan diiringi cara pelayanan yang baik dan bisa disebut penjualan personal.

Hal ini berguna dalam mengantisipasi faktor jangka panjang, yaitu dapat

memuaskan keinginan dan kebutuhan pelanggan yang pada akhirnya dapat

mempertahankan serta meningkatkan faktor penjualan.

3.2.2 Tujuan Promosi

Setiap promosi yang dilakukan oleh perusahaan diharapkan dapat

memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat sehingga diharapkan mampu

mempengaruhi minat beli dari masyarakat.

Menurut Swastha (2010), tujuan promosi dalam perusahaan, yaitu:

a. Modifikasi tingkah laku

Dengan promosi perusahaan berusaha menciptakan kesan yang baik

tentang dirinya dan dengan demikian bisa merubah tingkah laku serta pendapat

konsumen tentang produk perusahaan sehingga mendorong pembelian produk.


26

b. Memberitahu

Kegiatan promosi dilakukan untuk memberitahu pasar yang dituju

tentang penawaran perusahaan perihal suatu produk.

c. Membujuk

Diarahkan terutama untuk mendorong pembelian, sering perusahaan

tidak ingin mendapat tanggapan instan dari konsumen, tetapi lebih mengutamakan

kesan positif.

d. Mengingatkan

Promosi ini dilakukan terutama untuk mengingatkan kepada masyarakat

bahwa produk perusahaan masih ada dipasaran. Promosi merupakan salah satu

bauran pemasaran yang digunakan oleh perusahaan untuk mengadakan

komunikasi dengan pasarnya. Promosi juga sering dikatakan sebagai proses

berlanjut, karena dapat menimbulkan rangkaian kegiatan selanjutnya bagi

perusahaan.

3.2.3 Strategi Promosi

Menurut Simamora (2000), strategi promosi dapat dilakukan dengan cara:

a. Periklanan

Periklanan adalah komunikasi non pribadi melalui bermacam-macam

media yang dibayar oleh sebuah perusahaan bisnis atau organisasi nirlaba atau

individu yang di dalam beberapa cara teridentifikasi dalam pasar periklanan dan

berharap menginformasikan atau membujuk anggota-anggota.


27

b. Penjualan pribadi

Penjualan pribadi yaitu terjadi interaksi langsung, saling bertemu muka

antara pembeli dan penjual. Komunikasi yang dilakukan oleh kedua belah pihak

bersifat individual, dalam hal ini penjual dituntut memiliki kecakapan dan

keterampilan dalam mempengaruhi atau memotivasi pembeli dengan cara

mengemukakan manfaat yang akan diperoleh pembeli sehingga terjadi persesuaian

keuntungan.

c. Promosi penjualan

Promosi penjualan terdiri atas beraneka kumpulan alat insentif yang

dirancang untuk merangsang pembelian produk atau jasa tertentu secara lebih

cepat atau lebih banyak oleh para konsumen.

d. Hubungan masyarakat

Hubungan masyarakat adalah komunikasi dan hubungan perusahaan

dengan beragam jenis publiknya yang meliputi para pelanggan, pemasok,

pemegang saham, karyawan, pemerintah, masyarakat umum, dan masyarakat

dimana perusahaan berkecimpung.

3.3 Beton

Menurut Asroni (2010), secara sederhana beton dibentuk oleh pengerasan

campuran antara semen, air, agregat halus (pasir), dan agregat kasar (batu pecah

atau kerikil). Kadang-kadang ditambahkan pula campuran bahan lain (admixture)

untuk memperbaiki kualitas beton.


28

Menurut Badan Standarisasi Nasional (2013), beton adalah campuran

semen portland atau semen hidrolis lainnya, agregat halus, agregat kasar, dan air,

dengan atau tanpa bahan tambahan (admixture). Seiring dengan penambahan umur,

beton akan semakin mengeras dan akan mencapai kekuatan rencana (f’c) pada usia

28 hari. Beton memiliki daya kuat tekan yang baik oleh karena itu beton banyak

dipakai atau dipergunakan untuk pemilihan jenis struktur terutama struktur

bangunan, jembatan dan jalan.

3.4 Internet

Menurut Supriyanto (2008), pengertian internet (interconnected

networking) berarti jaringan-jaringan komputer yang saling terhubung. Istilah

internet yang dikenal mengacu kepada gabungan jaringan komputer di seluruh

dunia. Jadi, internet adalah gabungan jaringan komputer di seluruh dunia yang

membentuk suatu sistem jaringan informasi global.

Menurut Simarmata Janner (2010), internet adalah kelompok atau

kumpulan dari jutaan komputer. Penggunaan internet memungkinkan kita

mendapatkan informasi dari komputer yang ada di kelompok tersebut dengan

asumsi bahwa pemilik komputer memberikan izin akses.

3.5 Website

Menurut Simarmata Janner (2010), website adalah sebuah sistem dengan

informasi yang disajikan dalam bentuk teks, gambar, suara, dan lain-lain yang

tersimpan dalam sebuah server web internet yang disajikan dalam bentuk hypertext.

Web dapat diakses oleh perangkat lunak client web yang disebut browser. Browser
29

membaca halaman-halaman web yang tersimpan dalam server web melalui

protocol yang disebut HTTP (Hypertext Transfer Protocol).

Menurut Rahmat Hidayat (2010), website adalah keseluruhan halaman-

halaman web yang terdapat dalam sebuah domain yang mengandung informasi.

Sebuah website biasanya dibangun atas banyak halaman web yang saling

berhubungan. Jadi dapat dikatakan bahwa, pengertian website adalah kumpulan

halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar,

animasi, suara, dan atau gabungan semuanya baik yang bersifat statis maupun

dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait, yang

masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman. Hubungan antara

satu halaman website dengan halaman website lainnya disebut dengan hyperlink,

sedangkan teks yang dijadikan media penghubung disebut hypertext.

Menurut Ardhana (2012), website adalah suatu layanan sajian informasi

yang menggunakan konsep hyperlink, yang memudahkan surfer (sebutan para

pemakai komputer yang melakukan browsing atau penelusuran informasi melalui

internet).

3.6 Browser

Menurut Simarmata Janner (2010), web browser atau browser merupakan

perangkat lunak untuk membaca halaman-halaman web yang tersimpan di server

web melalui Hypertext Transfer Protocol atau disebut dengan HTTP.

Menurut Shelly dan Velmaart (2011), web browser atau browser adalah

perangkat lunak aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan

melihat halaman web atau mengakses program web 2.0.


30

Berikut ini adalah contoh-contoh dari web browser atau browser yang

sering digunakan:

a. Mozilla Firefox

Mozilla Firefox adalah sebuah aplikasi untuk browsing yang sangat populer,

dibuat oleh Mozilla Corporation dan menjadi salah satu web browser open

source yang dibangun dengan Gecko Layout Engine. Tak hanya handal, Mozilla

Firefox juga didukung oleh sejumlah Add-ons yang dapat diinstall terpisah yang

memungkinkan pengguna menggunakan sesuai dengan kegunaan Add-ons

tersebut. Browser ini mampu melindungi PC/laptop dari virus, worm, trojan

horse dan spyware saat mengakses internet.

b. Google Chrome

Google Chrome adalah browser yang menggabungkan desain minimalis dengan

teknologi canggih untuk membuka web lebih cepat, aman dan lebih mudah.

Memiliki satu kotak untuk semua dalam arti apabila mengetik di address bar

maka akan mendapatkan saran-saran untuk pencarian, semua halaman web dan

thumbnail dari situs utama dan dapat mengakses halaman favorit dengan

kecepatan langsung.

c. Opera

Opera mungkin banyak juga yang sudah mengenal bagi para pencinta internet,

Opera web browser yang memiliki 2 versi yaitu mobile dan dekstop. Opera

adalah penjelajah web dan paket perangkat lunak internet antar platform. Opera

terdiri dari kumpulan perangkat lunak untuk internet seperti penjelajah web,

serta perangkat lunak untuk membaca dan mengirim surat elektronik.


31

d. Internet Explorer

Internet Explorer merupakan sebuah browser keluaran Microsoft yang sangat

terkenal dan banyak digunakan oleh orang-orang di seluruh dunia untuk

mengakses internet, karena software ini didukung oleh teknologi baru untuk

membuat tampilan web lebih dinamis dan lebih hidup serta kompetibel. Internet

Explorer terdapat kumpulan aplikasi yang saling terintegrasi dan terdapat

berbagai macam fasilitas khusus untuk mendukung pemakaian internet, yaitu

diantaranya adalah I Net, I News, Net Meeting serta Chomic Chat.

3.7 HTML (HyperText Markup Language)

Menurut Simarmata Janner (2010), HTML (HyperText Markup Language)

adalah bahasa markup untuk menyebarkan informasi pada web. Ketika merancang

HTML, ide ini diambil dari SGML (Standard Generalized Markup Language).

Walaupun HTML tidak dengan mudah dapat dipahami kebanyakan orang, ketika

diterbitkan penggunaannya menjadi jelas. HTTP adalah protokol komunikasi

stateless yang berbasiskan pada TCP (Transmission Control Protocol) yang

awalnya digunakan untuk mengambil kembali file-file HTML dari server web

ketika dirancang pada tahun 1991. URL (Uniform Resource Locator) tersusun atas

tiga bagian:

a. Format transfer.

b. Nama host.

c. Path berkas dokumen.

Menurut Anhar (2010), HTML adalah sekumpulan simbol-simbol atau

tag-tag yang dituliskan dalam sebuah file yang digunakan untuk menampilkan
32

halaman pada web browser. Tag-tag HTML selalu diawali dengan <x> dan diakhiri

dengan </x> dimana x tag HTML itu seperti b, i, u dll.

3.8 PHP (PHP: Hypertext Preprocessing)

Menurut Anhar (2010), PHP (PHP: Hypertext Preprocessing) yaitu bahasa

pemrograman web server-side yang bersifat open source. PHP merupakan script

yang terintegrasi dengan HTML dan berada pada server (server side HTML

embedded scripting). PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman

website yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat

halaman itu diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang

diterima client selalu yang terbaru atau up to date. Semua script PHP dieksekusi

pada server di mana script tersebut dijalankan.

Menurut Betha Sidik (2012), PHP merupakan secara umum dikenal dengan

sebagai bahasa pemrograman script-script yang membuat dokumen HTML secara

on the fly yang dieksekusi di server web, dokumen HTML yang dihasilkan dari

suatu aplikasi bukan dokumen HTML yang dibuat dengan menggunakan editor teks

atau editor HTML, dikenal juga sebagai bahasa pemrograman server side.

Menurut Kurniawan (2013), PHP merupakan bahasa pemrograman yang

berjalan pada sebuah web server serta berfungsi sebagai pengolah data pada

sebuah server. PHP dapat dikatakan sebagai sebuah server-side embedded script

language artinya sintaks-sintaks dan perintah yang kita berikan akan sepenuhnya

dijalankan oleh server tetapi disertakan pada halaman HTML biasa. Aplikasi-

aplikasi yang dibangun oleh PHP pada umumnya akan memberikan hasil pada

web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan di server.


33

PHP bermula saat Rasmus Lerdorf membuat sejumlah skrip PERL yang

dapat mengamati siapa saja yang dapat melihat-lihat daftar riwayat hidupnya pada

tahun 1994. Pada tahun 1995, Ramus menciptakan PHP/FI versi 2, di mana versi

tersebut dapat menempelkan kode terstruktur dalam tag HTML dan juga PHP dapat

digunakan untuk berkomunikasi dengan database.

PHP biasanya dipergunakan untuk pemrograman berbasis web yang tidak

hanya menampilkan halaman secara statis, namun menampilkan web berbentuk

dinamis di mana data diambil dari dalam database. PHP memiliki kelebihan yaitu

PHP bersifat sederhana dan memiliki kemampuan untuk menghasilkan berbagai

aplikasi web, selain itu PHP juga bersifat multiplatform yakni Windows, Linux, dan

Mac.

3.9 Bootstrap

Menurut Husein Alatas (2013), bootstrap merupakan framework untuk

membangun desain web secara responsif. Artinya, tampilan web yang dibuat oleh

bootstrap akan menyesuaikan ukuran layar dan browser yang digunakan baik di

desktop, tablet ataupun mobile device. Dengan bootstrap juga bisa dibangun web

dinamis ataupun statis.

Menurut Otto (2011), bootstrap merupakan sebuah framework CSS

(Cascading Style Sheet) yang memudahkan pengembang untuk membangun

website yang menarik dan responsif. Tidak konsistensinya terhadap aplikasi

individual membuat sulitnya untuk mengembangkan dan pemeliharaannya.

Bootstrap adalah CSS tetapi dibentuk dengan less, sebuah preprosessor yang

memberi fleksibilitas dari CSS biasa. Bootstrap memberikan solusi rapi dan
34

seragam terhadap solusi yang umum, tugas interface yang setiap pengembang

hadapi. Bootstrap dapat dikembangkan dengan tambahan lainnya karena ini cukup

fleksibel terhadap pekerjaan design.

Maka dapat disimpulkan bahwa bootstrap adalah sebuah framework CSS

yang digunakan untuk membangun tampilan atau desain website dinamis maupun

statis yang menarik dan responsif. Dengan menggunakan bootstrap tampilan

website akan menjadi lebih rapi dan seragam serta dapat menyesuaikan ukuran layar

dan browser yang digunakan baik di desktop, tablet ataupun mobile device. Pada

saat ini hampir semua web developer telah menggunakan bootstrap untuk membuat

tampilan front-end menjadi lebih mudah dan sangat cepat. Karena hanya perlu

menambahkan class-class tertentu yang telah tersedia dalam bootstrap.

3.10 Database

Menurut Sutarman (2012), database adalah sekumpulan file yang saling

berhubungan dan terorganisasi atau kumpulan record-record yang menyimpan data

dan hubungan diantaranya.

Menurut Ladjamudin (2013), database adalah sekumpulan datastore (bisa

dalam jumlah yang sangat besar) yang tersimpan dalam magnetic disk, oftical disk,

magnetic drum, atau media penyimpanan sekunder lainya.

3.11 MySQL (My Structured Query Language)

Menurut Betha Sidik (2012), MySQL (My Structured Query Language)

merupakan software database yang termasuk paling popular di lingkungan Linux,

kepopuleran ini ditunjang karena performansi query dari databasenya yang saat itu

bisa dikatakan paling cepat dan jarang bermasalah.


35

Menurut Buana (2014), MySQL merupakan database server yang paling

sering digunakan dalam pemograman PHP. MySQL digunakan untuk menyimpan

data dalam database dan memanipulasi data-data yang diperlukan. Manipulasi data

tersebut berupa menambah, mengubah, dan menghapus data yang berada dalam

database.

Beberapa kelebihan yang dimiliki oleh MySQL sebagai berikut:

1. Bersifat open source yang memiliki kemampuan untuk dikembangkan lagi.

2. Memiliki bahasa SQL (Structure Query Language) yang mempunyai standar

bahasa dunia dalam pengolahan data.

3. Super performance dan reliable, tidak bisa diragukan, pemrosesan

databasenya sangat cepat dan stabil.

4. Sangat mudah dipelajari (ease touse).

5. Memiliki dukungan support (group) pengguna MySQL.

6. Mampu lintas platform, dapat berjalan diberbagai sistem operasi.

7. Multiuser, dimana MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu

yang bersamaan tanpa mengalami konflik.

3.12 XAMPP

Menurut Betha Sidik (2012), XAMPP (X(Windows/Linux) Apache,

MySQL, PHP, dan Perl) merupakan paket server web PHP dan database MySQL

yang paling popular dikalangan pengembang web dengan menggunakan PHP dan

MySQL sebagai databasenya.

Menurut Riyanto (2014), XAMPP adalah sebuah software yang berfungsi

untuk menjalankan website berbasis PHP dan menggunakan pengolah data MySQL
36

di komputer local. XAMPP berperan sebagai server web pada komputer anda.

XAMPP juga dapat disebut sebuah CPanel server virtual, yang dapat membantu

anda melakukan preview sehingga dapat memodifikasi website tanpa harus online

atau terakses dengan internet.

Menurut Purbadian (2016), XAMPP merupakan suatu software yang

bersifat open source yang merupakan pengembangan dari LAMP (Linux, Apache,

MySQL, PHP dan Perl).

3.13 DFD (Data Flow Diagram)

Menurut Sukamto dan Shalahuddin (2014), DFD (Data Flow Diagram) atau

dalam bahasa Indonesia menjadi Diagram Alir Data (DAD) adalah representasi

grafik yang menggambarkan aliran informasi dan transformasi informasi yang

diaplikasikan sebagai data yang mengatur dari masukan (input) dan keluaran

(output). DFD tidak sesuai untuk memodelkan sistem yang menggunakan

pemograman berorientasi objek.

Menurut Kristanto (2008), DFD merupakan suatu model logika data atau

proses yang dibuat untuk menggambarkan darimana asal data dan kemana tujuan

data yang keluar dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang menghasilkan

data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan

pada data tersebut.

Menurut Sukamto (2014), DFD ini adalah suatu network yang

menggambarkan suatu sistem automat/komputerisasi, manualisasi atau gabungan

dari keduanya, yang penggambarannya disusun dalam bentuk kumpulan komponen

sistem yang saling berhubungan sesuai dengan aturan mainnya.


37

Menurut Sukamto dan Shalahuddin (2014), berikut ini adalah tahapan-

tahapan perancangan dengan menggunakan DFD:

1. Membuat DFD Level 0 atau sering disebut juga Context Diagram

DFD Level 0 menggambarkan sistem yang akan dibuat sebagai suatu entitas

tunggal yang berinteraksi dengan orang maupun sistem lain. DFD Level 0

digunakan untuk mengambarkan interaksi antara sistem yang akan

dikembangkan dengan entitas luar.

2. Membuat DFD Level 1

DFD Level 1 digunakan untuk menggambarkan modul-modul yang ada dalam

sistem yang akan dikembangkan. DFD Level 1 merupakan hasil breakdown

DFD Level 0 yang sebelumnya sudah dibuat.

3. Membuat DFD Level 2

Modul-modul pada DFD Level 1 dapat di breakdown menjadi DFD Level 2.

Modul mana saja yang harus di breakdown lebih detail tergantung pada

tingkat kedetailan modul tersebut. Apabila modul tersebut sudah cukup

detail dan rinci maka modul tersebut sudah tidak perlu untuk di breakdown

lagi. Untuk sebuah sistem, jumlah DFD Level 2 sama dengan jumlah modul

pada DFD Level 1 yang di breakdown.

4. Membuat DFD Level 3 dan seterusnya.

DFD Level 3, 4, 5 dan seterusnya merupakan breakdown dari modul pada

DFD Level di atasnya. Breakdown pada level 3, 4, 5 dan seterusnya aturannya

sama persis dengan DFD Level 1 atau Level 2.


38

Simbol-simbol yang ada pada Data Flow Diagram dapat dilihat pada Tabel

3.1.

Tabel 3.1 Simbol-simbol Data Flow Diagram

No. Simbol Keterangan

External Entity
Kesatuan luar merupakan kesatuan
(entity) di lingkungan luar sistem
1.
yang dapat berupa orang,
organisasi atau sistem lainnya yang
berada di lingkungan luarnya yang
akan memberikan input atau
menerima output dari sistem.

Data Flow
2. Arus data ini menunjukkan arus
dari data yang dapat berupa
masukan untuk sistem atau hasil
dari proses sistem.

Process
Suatu proses adalah kegiatan atau
kerja yang dilakukan oleh orang,
3. mesin, atau komputer dari hasil
suatu arus data yang masuk ke
dalam proses untuk dihasilkan arus
data yang akan keluar dari proses.

Data Store
4. Simpanan data merupakan
simpanan data suatu file.

(Sumber: Sukamto, 2014)


39

3.14 HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output)

Menurut Amansyah (2008), HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output)

dibuat oleh IBM sebagai alat untuk mendokumentasikan program, secara jelas

memperagakan apa yang dikerjakan suatu program, data apa yang digunakan, dan

keluaran yang dihasilkan. Bagan HIPO lebih mudah dibaca dibanding dengan

bagan arus, sangat rinci, fleksibel, mudah dimodifikasi, dan dikelola. Dalam

membuat bagan HIPO, terdapat tiga jenis diagram, yaitu: daftar isi visual (the

visualtable of contents / VTOC), diagram peninjauan, dan rincian diagram.

Menurut Ladjamudin (2013), HIPO merupakan sebuah teknik yang

digunakan sebagai alat desain dan mendokumentasikan sistem pemograman yang

dibentuk dengan menekankan pada fungsi-fungsi sistem yang akan mempercepat

pencarian prosedur dalam suatu sistem.

3.15 System Flowchart

Menurut Krismiaji (2010), system flowchart adalah bagan alir merupakan

teknik analitis yang digunakan untuk menjelaskan aspek-aspek sistem informasi

secara jelas, tepat dan logis. Bagan alir menggunakan serangkaian simbol standar

untuk menguraikan prosedur pengolahan transaksi yang digunakan oleh sebuah

perusahaan, sekaligus menguraikan aliran data dalam sebuah sistem.

Menurut Yakub (2012), bagan alir atau flowchart adalah bagan yang

menggambarkan urutan instruksi proses dan hubungan satu proses lainnya

menggunakan simbol-simbol tertentu. Bagan alir digunakan sebagai alat bantu

komunikasi dan dokumentasi.


40

Menurut Indrajani (2015), flowchart adalah penggambaran secara grafik

dari langkah-langkah dan urutan prosedur suatu program.

Simbol-simbol yang ada pada Flowchart dapat dilihat pada Tabel 3.2.

Tabel 3.2 Simbol-simbol Flowchart

No. Simbol Keterangan

1. Simbol start atau end yang mendefinisikan awal


atau akhir dari sebuah flowchart.

Simbol pemerosesan yang terjadi pada sebuah


2. alur kerja.

Simbol yang menyatakan bagian dari program


3. (sub program).

4. Simbol masukan atau keluaran dari atau ke


sebuah pita magnetic.

Simbol input/output yang mendefinisikan


5. masukan dan keluaran proses.

Simbol konektor untuk menyambung proses


6. Pada lembar kerja yang sama.
41

Simbol konektor untuk menyambung proses


7. pada lembar kerja yang berbeda.

Simbol masukan atau keluaran dari atau ke


8. sebuah dokumen.

9. Simbol untuk memutuskan proses lanjutan dari


kondisi tertentu.

10. Simbol database atau basis data.

(Sumber: Indrajani, 2015)

3.16 CDM (Conceptual Data Model)

Menurut Sukamto (2014), CDM (Conceptual Data Model) atau model

konsep data merupakan konsep yang berkaitan dengan pandangan pemakai

terhadap data yang disimpan dalam basis data. CDM dibuat sudah dalam bentuk

tabel-tabel tanpa tipe data yang menggambarkan relasi antar tabel untuk keperluan

implementasi ke basis data. CDM merupakan hasil penjabaran lebih lanjut dari

ERD.

Maka dapat disimpulkan bahwa CDM adalah sebuah konsep untuk

menggambarkan data yang disimpan dalam basis data berdasarkan pandangan

pengguna data. CDM digambarkan dalam bentuk tabel dan tanpa menggambarkan

relasi antara tabel satu dengan tabel lainnya.


42

3.17 PDM (Physical Data Model)

Menurut Sukamto (2014), PDM (Physical Data Model) atau model

relasional adalah model yang menggunakan sejumlah tabel untuk menggambarkan

data serta hubungan antara data. Setiap tabel mempunyai sejumlah kolom di mana

setiap kolom memiliki nama yang unik beserta tipe datanya. PDM merupakan

konsep yang menerangkan detail dari bagaimana data disimpan di dalam basis data.

PDM sudah merupakan bentuk fisik perancangan basis data yang sudah siap

diimplementasikan ke dalam DBMS sehingga nama tabel juga sudah merupakan

nama asli tabel yang diimplementasikan ke dalam DBMS.

Maka dapat disimpulkan bahwa PDM adalah model dari basis data yang

menggunakan tabel sebagai gambaran data serta relasi-relasi antara data yang ada

dalam database secara detail.


BAB IV

DESKRIPSI PEKERJAAN

Pada bab ini membahas tentang hasil pengerjaan sistem serta metode

penelitian terhadap Rancang Bangun Company Profile Berbasis Website Pada PT.

Unggul Jaya Beton.

Berikut tahapan-tahapan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan

dalam menyelesaikan Kerja Praktik ini antara lain:

a. Analisis sistem

b. Perancangan sistem

c. Implementasi sistem

Keempat tahapan-tahapan tersebut dilakukan agar dapat mengatasi dan

menemukan solusi dari permasalahan yang ada, antara lain:

4.1 Analisis Sistem

Menganalisis sistem merupakan langkah awal dalam membuat sebuah

sistem. Adapun beberapa langkah-langkahnya, yaitu:

1. Observasi

Observasi dalam penelitian ini adalah observasi langsung yaitu penulis melihat

dan mengamati secara langsung, kemudian mencatat proses bisnis yang terjadi

pada perusahaan.

43
44

2. Wawancara

Kegiatan ini dilakukan dengan mewawancarai sales/marketing PT. Unggul Jaya

Beton untuk memperoleh keterangan dan data-data yang jelas tentang

informasi-informasi yang ingin disampaikan oleh PT. Unggul Jaya Beton

kepada pelanggan melalui website company profile yang akan dibuat. Cara ini

dilakukan untuk mengetahui informasi apa saja yang ingin disampaikan kepada

pelanggan di dalam website. Kemudian setelah mengetahui informasi apa saja

yang ingin disampaikan maka perancangan serta pembuatan website dapat

dilakukan.

3. Studi Literatur

Penulis menggunakan studi literatur untuk menghimpun data-data atau sumber-

sumber yang berhubungan dengan topik yang diangkat dalam perancangan

website company profile.

Dalam menganalisis sistem ada tiga tahapan yang dibutuhkan, yaitu analisis

bisnis, analisis kebutuhan fungsional, dan analisis kebutuhan sistem.

4.1.1 Analisis Bisnis

Dari hasil wawancara dengan sales/marketing perusahaan tentang proses

bisnis pada PT. Unggul Jaya Beton saat ini proses promosi dan proses pengenalan

perusahaan masih menggunakan cara lama yaitu dengan cara sales/marketing dari

perusahaan menyebarkan print out company profile yang berbentuk brosur kepada

masyarakat, kontraktor, mandor, maupun datang langsung menuju proyek-proyek

yang ada di sekitar Kota Malang.


45

Hal tersebut sangat kurang efektif karena di zaman teknologi informasi yang

saat ini berkembang pesat sudah banyak perusahaan-perusahaan beton kompetitor

dari PT. Unggul Jaya Beton yang menggunakan teknologi informasi untuk

mempromosikan, mengenalkan, serta mendukung proses bisnis untuk kemajuan

perusahaan. Untuk itu perlu dibangun company profile berbasis website untuk

PT. Unggul Jaya Beton yang berisi tentang profil perusahaan, visi misi, prinsip

manajemen, galeri, produk, serta informasi kontak dan alamat perusahan.

4.1.2 Analisis Kebutuhan Sistem

Adapun kebutuhan sistem yang akan digunakan antara lain:

a. Hardware

1. Kebutuhan Prosesor minimal Intel Dual Core; 1.6GHz

2. Kebutuhan VGA minimal 512 MB

3. Kebutuhan RAM minimal 2 GB

4. Kebutuhan Harddisk minimal 120 GB

5. Mouse & Keyboard

b. Software

1. Minimal Windows 7

2. Mozilla Firefox dan Google Chrome

3. Notepad++

4. XAMPP
46

4.1.3 Analisis Kebutuhan Fungsional

Analisis Kebutuhan Fungsional dapat dilihat pada Tabel 4.1.

Tabel 4.1 Analisis Kebutuhan Fungsional

No. Pengguna Fungsi

1. Pengunjung 1. Dapat melihat logo dan profil


perusahaan.
2. Dapat melihat visi dan misi
perusahaan.
3. Dapat melihat prinsip
manajemen perusahaan.
4. Dapat melihat galeri
perusahaan serta proyek-
proyek yang sudah
dikerjakan oleh perusahaan.
5. Dapat melihat produk beton
yang tersedia pada
perusahaan.
6. Dapat melihat kontak dan
alamat perusahaan.
7. Dapat mengirim pertanyaan,
kritik, maupun saran kepada
perusahaan melalui website.
2. Admin 1. Terdapat form login untuk
panel admin.
2. Dapat menginput, mengedit,
dan menghapus konten profil
perusahaan.
3. Dapat menginput, mengedit,
dan menghapus konten visi
dan misi perusahaan.
47

4. Dapat menginput, mengedit,


dan menghapus konten
prinsip manajemen.
5. Dapat menginput, mengedit,
dan menghapus konten galeri.
6. Dapat menginput, mengedit,
dan menghapus konten
produk.
7. Dapat menginput, mengedit,
dan menghapus konten
kontak kami.
8. Dapat melihat pertanyaan,
kritik, maupun saran yang
dikirim oleh pengunjung
melalui website.

4.2 Perancangan Sistem

Perancangan sistem merupakan tahap pengembangan setelah analisis sistem

dilakukan dan dimaksudkan untuk membantu memecahkan masalah pada sistem

yang akan dibuat. Rancangan yang baik harus melalui beberapa tahap perancangan

mulai dari HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output), system flowchart, DFD

(Data Flow Diagram), CDM (Conceptual Data Model), PDM (Physical Data

Model) dan struktur tabel.

4.2.1 HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output)

HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output) merupakan suatu hirarki yang

digambarkan untuk mengetahui proses-proses yang terdapat pada DFD (Data Flow

Diagram). HIPO yang terdapat pada website company profile ini terdapat sepuluh
48

proses utama, meliputi: login admin, maintenance profil perusahaan, maintenance

misi, maintenance visi, maintenance prinsip manajemen, maintenance produk,

maintenance galeri perusahaan, maintenance galeri proyek, maintenance kontak

dan alamat perusahaan, dan pertanyaan pengunjung. Berikut ini adalah proses

berjalannya diagram HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output) yang ada dalam

website company profile PT. Unggul Jaya Beton. Gambar proses HIPO dapat dilihat

pada Gambar 4.1.

1
Web Profile
Perusahaan

1.9
1.2 1.5 1.7 1.8
1.1 1.3 1.4 1.6 Maintenance 1.10
Maintenance Maintenance Maintenance Maintenance
Login Maintenance Maintenance Maintenance Kontak dan Pertanyaan
Profil Prinsip Galeri Galeri
Admin Misi Visi Produk Alamat Pengunjung
Perusahaan Manajemen Perusahaan Proyek
Perusahaan

1.9.1
1.1.1 1.2.1 1.5.1 1.7.1 1.10.1
1.3.1 1.4.1 1.6.1 1.8.1 Input Data
Input Input Data Input Data Input Data Input Data
Input Data Input Data Input Data Input Data Kontak dan
Data Profil Prinsip Galeri Pertanyaan
Misi Visi Produk Galeri Proyek Alamat
Admin Perusahaan Manajemen Perusahaan Pengunjung
Perusahaan

1.9.2
1.2.2 1.5.2 1.7.2
1.3.2 1.4.2 1.6.2 1.8.2 Edit Data
Edit Data Edit Data Edit Data
Edit Data Edit Data Edit Data Edit Data Kontak dan
Profil Prinsip Galeri
Misi Visi Produk Galeri Proyek Alamat
Perusahaan Manajemen Perusahaan
Perusahaan

1.9.3
1.2.3 1.5.3 1.7.3
1.3.3 1.4.3 1.6.3 1.8.3 Hapus Data
Hapus Data Hapus Data Hapus Data
Hapus Data Hapus Data Hapus Data Hapus Data Kontak dan
Profil Prinsip Galeri
Misi Visi Produk Galeri Proyek Alamat
Perusahaan Manajemen Perusahaan
Perusahaan

Gambar 4.1 HIPO (Hierarchy plus Input-Process-Output)

Keterangan :

a. Login Admin

Input Data Admin adalah kegiatan admin dalam menginput data admin yang

berupa user admin dan password untuk mengakses halaman admin agar dapat

melakukan maintenance pada website.


49

b. Maintenance Profil Perusahaan

- Input Data Profil Perusahaan adalah kegiatan admin dalam menginput data

profil perusahaan ke database sehingga dapat ditampilkan di halaman

Tentang Kami.

- Edit Data Profil Perusahaan adalah kegiatan admin dalam mengedit/

mengubah data profil perusahaan yang ada dalam database.

- Hapus Data Profil Perusahaan adalah kegiatan admin dalam menghapus

data profil perusahaan yang ada dalam database.

c. Maintenance Misi

- Input Data Misi adalah kegiatan admin dalam menginput data misi

perusahaan ke database sehingga dapat ditampilkan di halaman Tentang

Kami.

- Edit Data Misi adalah kegiatan admin dalam mengedit/ mengubah data misi

perusahaan yang ada dalam database.

- Hapus Data Misi adalah kegiatan admin dalam menghapus data misi

perusahaan yang ada dalam database.

d. Maintenance Visi

- Input Data Visi adalah kegiatan admin dalam menginput data visi

perusahaan ke database sehingga dapat ditampilkan di halaman Tentang

Kami.

- Edit Data Visi adalah kegiatan admin dalam mengedit/ mengubah data visi

perusahaan yang ada dalam database.

- Hapus Data Visi adalah kegiatan admin dalam menghapus data visi

perusahaan yang ada dalam database.


50

e. Maintenance Prinsip Manajemen

- Input Data Prinsip Manajemen adalah kegiatan admin dalam menginput

data prinsip manajemen ke database sehingga dapat ditampilkan di halaman

Tentang Kami.

- Edit Data Prinsip Manajemen adalah kegiatan admin dalam mengedit/

mengubah data prinsip manajemen yang ada dalam database.

- Hapus Data Prinsip Manajemen adalah kegiatan admin dalam menghapus

data prinsip manajemen yang ada dalam database.

f. Maintenance Produk

- Input Data Produk adalah kegiatan admin dalam menginput data produk ke

database sehingga dapat ditampilkan di halaman Produk.

- Edit Data Produk adalah kegiatan admin dalam mengedit/mengubah data

produk yang ada dalam database.

- Hapus Data Produk adalah kegiatan admin dalam menghapus data produk

yang ada dalam database.

g. Maintenance Galeri Perusahaan

- Input Data Galeri Perusahaan adalah kegiatan admin dalam menginput data

galeri perusahaan ke database sehingga dapat ditampilkan di halaman

Galeri.

- Edit Data Galeri Perusahaan adalah kegiatan admin dalam mengedit/

mengubah data galeri perusahaan yang ada dalam database.

- Hapus Data Galeri Perusahaan adalah kegiatan admin dalam menghapus

data galeri perusahaan yang ada dalam database.


51

h. Maintenance Galeri Proyek

- Input Data Galeri Proyek adalah kegiatan admin dalam menginput data

galeri proyek ke database sehingga dapat ditampilkan di halaman Galeri.

- Edit Data Galeri Proyek adalah kegiatan admin dalam mengedit/mengubah

data galeri proyek yang ada dalam database.

- Hapus Data Galeri Proyek adalah kegiatan admin dalam menghapus data

galeri proyek yang ada dalam database.

i. Maintenance Kontak dan Alamat Perusahaan

- Input Data Kontak dan Alamat Perusahaan adalah kegiatan admin dalam

menginput data kontak dan alamat perusahaan ke database sehingga dapat

ditampilkan di halaman Kontak Kami.

- Edit Data Kontak dan Alamat Perusahaan adalah kegiatan admin dalam

mengedit/mengubah data kontak dan alamat perusahaan yang ada dalam

database.

- Hapus Data Kontak dan Alamat Perusahaan adalah kegiatan admin dalam

menghapus data kontak dan alamat perusahaan yang ada dalam database.

j. Pertanyaan Pengunjung

Input Data Pertanyaan Pengunjung adalah kegiatan pengunjung dalam

menginput data pertanyaan pengunjung yang berupa nama, telepopn, email,

subjek, dan deskripsi pertanyaan untuk mengajukan pertanyaan kepada

perusahaan melalui website.


52

4.2.2 System Flowchart

System flowchart adalah gambaran/penjelasan tentang aliran/alur proses

sistem yang ada dalam sebuah aplikasi dari awal hingga akhir. Berdasarkan hasil

wawancara dengan sales/marketing perusahaan dapat digambarkan dua system

flowchart yaitu system flowchart pengunjung dan system flowchart admin. Berikut

ini adalah gambaran system flowchart pada website company profile di PT. Unggul

Jaya Beton.

a. System Flowchart Pengunjung

Mulai

Menampilkan
Alamat Web Halaman Utama

Profil
Perusahaan

Visi
Halaman
Utama
Misi

Prinsip
Menampilkan Isi Manajemen
Konten halaman
Pilih Home, Home, Tentang Produk
Tentang Kami, Kami, Produk,
Produk, Galeri, Galeri, dan Kontak Galeri
dan Kontak Kami Kami Perusahaan
Galeri
Proyek
Halaman Home,
Kontak
Tentang Kami,
Produk, Galeri, dan
Kontak Kami

Selesai

Gambar 4.2 System Flowchart Pengunjung


53

b. System Flowchart Admin

Mulai Verifikasi Users Admin

Login Admin

Tidak
Ya

Dashboard

Maintenance Tampilkan Form


Data
Ya Maintenance Data

Form
Maintenance
Data

Input Simpan Profil


Data Ya Data Konten Baru Perusahaan

Visi

Tidak
Misi
Tidak
Prinsip
Edit Manajemen
Edit
Data
Ya Data Konten Baru
Produk

Galeri
Tidak
Perusahaan
Galeri
Hapus Proyek
Ya
Data Data Konten Baru Hapus Kontak

Tidak Tampilkan
Data Input

Selesai

Gambar 4.3 System Flowchart Admin


54

4.2.3 Context Diagram

Context diagram adalah gambaran asal data/aliran data hingga di mana data

tersebut akan berakhir yang terdapat dalam sebuah sistem. Dalam context diagram

ini terdapat dua external entity yaitu admin dan pengunjung website. Masing-

masing external entity memiliki aliran data dari dan menuju ke website company

profile. Berikut context diagram website company profile PT. Unggul Jaya Beton

dapat dilihat pada Gambar 4.4.

Data Admin
Data Profil Perusahaan
Data Misi
Pengunjung
Data Visi
Data Prinsip Manajemen
Data Produk
Data Galeri Perusahaan

Data Galeri Proyek Home


Tentang Kami
Data Kontak dan Alamat
Perusahaan Produk
Galeri
Kontak Kami
Admin 1 Pertanyaan Pengunjung
Web Profile
Perusahaan

Konfirmasi Login

Profil Perusahaan
Misi
Visi
Prinsip Manajemen
Produk
Galeri Perusahaan
Galeri Proyek
Kontak dan Alamat Perusahaan

Pertanyaan Pengunjung

Gambar 4.4 Context Diagram


55

4.2.4 DFD (Data Flow Diagram)

DFD (Data Flow Diagram) adalah suatu model yang menggambarkan

aliran/arus data yang digunakan dalam metodologi pengembangan sistem

berorientasi terstruktur dan tidak dapat digunakan untuk memodelkan

pengembangan sistem berorientasi objek. Berikut adalah gambaran data flow

diagram dari website company profile PT. Unggul Jaya Beton yang dapat dilihat

pada Gambar 4.5.

Data Admin 1 1 Admin


Login Admin

2 2 Profil Perusahaan
Admin Data Profil Perusahaan
Maintenance Profil
Data Profil Perusahaan
Perusahaan

3 Misi
Data Misi 3 Data Misi
Maintenance Misi

Data Visi 4 4 Visi


Data Visi
Maintenance Visi

Data Prinsip Manajemen 5 5 Prinsip Manajemen


Maintenance Prinsip Data Prinsip Manajemen
Manajemen

Data Produk 6 6 Produk


Maintenance Produk Data Produk

Data Galeri Perusahaan 7 7 Galeri Perusahaan


Maintenance Galeri Data Galeri Perusahaan
Perusahaan

Data Galeri Proyek 8 Pengunjung


8 Galeri Proyek
Maintenance Galeri
Proyek Data Galeri Proyek

9 9 Kontak
Data Kontak dan Alamat Perusahaan Maintenance Kontak
dan Alamat Data Kontak dan Alamat Perusahaan
Perusahaan

Data Pertanyaan Pengunjung 10 10 Pertanyaan


Pertanyaan Data Pertanyaan Pengunjung
Pengunjung

Gambar 4.5 Data Flow Diagram


56

4.2.5 CDM (Conceptual Data Model)

CDM (Conceptual Data Model) digunakan untuk menggambarkan atau

membuat model konseptual database dari website company profile, sehingga dapat

diketahui tabel apa saja yang akan diperlukan dan dipakai. Untuk membuat CDM

dapat mengambil dari datastore yang ada dalam DFD. Berikut adalah CDM

(Conceptual Data Model) dari website company profile PT. Unggul Jaya Beton

yang dapat dilihat pada Gambar 4.6.

galeri_perusahaan visi prinsip_manajemen misi


# id_perusahaan Integer # id_visi Integer # id_prinsip Integer # id_misi Integer
o keterangan Variable characters (200) o visi Text o prinsip Text o misi Text
o foto Variable characters (200)

Relationship_2 Relationship_3

admin
# useradmin Variable characters (50) Relationship_4
Relationship_1 o password Variable characters (50) profil_perusahaan
Relationship_5
# id_profil Integer
o profil Text
galeri_proyek
# id_proyek Integer
Relationship_6
o keterangan Variable characters (200)
o foto Variable characters (200)
kontak
# id_kontak Integer
Relationship_9
o plant Text
Relationship_8 o alamat Text
Relationship_7 o telepon Variable characters (13)
o fax Variable characters (13)
pertanyaan o email Variable characters (50)
# id_pertanyaan Integer
o nama Variable characters (50)
o telepon Variable characters (13)
produk
o email Variable characters (50)
o subjek Text # id_produk Integer
o deskripsi Text o nama_produk Variable characters (200)
o tanggal Date & Time o keterangan Variable characters (200)

Gambar 4.6 Conceptual Data Model


57

4.2.6 PDM (Physical Data Model)

PDM (Physical Data Model) adalah model yang menggunakan sejumlah

tabel untuk menggambarkan data serta hubungan antara data. Setiap tabel

mempunyai sejumlah kolom di mana setiap kolom memiliki nama yang unik

beserta tipe datanya. PDM sudah merupakan bentuk fisik perancangan basis data

yang sudah siap diimplementasikan ke dalam database sehingga nama tabel juga

sudah merupakan nama asli tabel yang diimplementasikan. Berikut PDM (Physical

Data Model) dari website company profile PT. Unggul Jaya Beton yang dapat

dilihat pada Gambar 4.7.

Gambar 4.7 Physical Data Model


58

4.2.7 Struktur Tabel

Berikut merupakan struktur tabel yang digunakan untuk menyimpan data

pada database website company profile PT. Unggul Jaya Beton:

a. Tabel Admin

Nama Tabel : admin

Primary Key : useradmin

Foreign Key :-

Fungsi : menyimpan data admin sehingga admin mendapatkan akses

untuk melakukan maintenance pada website.

Tabel 4.2 Struktur Tabel Admin

Name Type Data Length Constraint Extra

useradmin Varchar 50 Primary Key -

password Varchar 50 - -

b. Tabel Galeri Perusahaan

Nama Tabel : galeri_perusahaan

Primary Key : id_perusahaan

Foreign Key :-

Fungsi : menyimpan data foto-foto perusahaan.


59

Tabel 4.3 Struktur Tabel Galeri Perusahaan

Name Type Data Length Constraint Extra

id_perusahaan Int 3 Primary Key Auto Increment

keterangan Varchar 200 - -

foto Varchar 200 - -

c. Tabel Galeri Proyek

Nama Tabel : galeri_proyek

Primary Key : id_proyek

Foreign Key :-

Fungsi : menyimpan data foto-foto proyek yang sudah dikerjakan

oleh perusahaan.

Tabel 4.4 Struktur Tabel Galeri Proyek

Name Type Data Length Constraint Extra

id_proyek Int 3 Primary Key Auto Increment

keterangan Varchar 200 - -

foto Varchar 200 - -

d. Tabel Misi

Nama Tabel : misi

Primary Key : id_misi

Foreign Key :-
60

Fungsi : menyimpan data misi perusahaan.

Tabel 4.5 Struktur Tabel Misi

Name Type Data Length Constraint Extra

id_misi Int 3 Primary Key -

misi Text - - -

e. Tabel Prinsip Manajemen

Nama Tabel : prinsip_manajemen

Primary Key : id_prinsip

Foreign Key :-

Fungsi : menyimpan data prinsip manajemen perusahaan.

Tabel 4.6 Struktur Tabel Prinsip Manajemen

Name Type Data Length Constraint Extra

id_prinsip Int 3 Primary Key Auto Increment

prinsip Text - - -

f. Tabel Produk

Nama Tabel : produk

Primary Key : id_produk

Foreign Key :-

Fungsi : menyimpan data produk perusahaan.


61

Tabel 4.7 Struktur Tabel Produk

Name Type Data Length Constraint Extra

id_produk Int - Primary Key Auto Increment

nama_produk Varchar 200 - -

keterangan Text - - -

g. Tabel Profil Perusahaan

Nama Tabel : profil_perusahaan

Primary Key : id_profil

Foreign Key :-

Fungsi : menyimpan data profil perusahaan.

Tabel 4.8 Struktur Tabel Profil Perusahaan

Name Type Data Length Constraint Extra

id_profil Int 2 Primary Key Auto Increment

profil Text - - -

h. Tabel Visi

Nama Tabel : visi

Primary Key : id_visi

Foreign Key :-

Fungsi : menyimpan data visi perusahaan.


62

Tabel 4.9 Struktur Tabel Visi

Name Type Data Length Constraint Extra

id_visi Int 2 Primary Key Auto Increment

visi Text - - -

i. Tabel Pertanyaan Pengunjung

Nama Tabel : pertanyaan

Primary Key : id_pertanyaan

Foreign Key :-

Fungsi : menyimpan data pertanyaan pengunjung yang dikirimkan

melalui website.

Tabel 4.10 Struktur Tabel Pertanyaan Pengunjung

Name Type Data Length Constraint Extra

id_pertanyaan Int 5 Primary Key Auto Increment

nama Varchar 50 - -

telepon Varchar 13 - -

email Varchar 50 - -

subjek Text - - -

deskripsi Text - - -

tanggal Datetime - - -

j. Tabel Kontak dan Alamat Perusahaan

Nama Tabel : kontak


63

Primary Key : id_kontak

Foreign Key :-

Fungsi : menyimpan data kontak dan alamat perusahaan.

Tabel 4.11 Struktur Tabel Kontak dan Alamat Perusahaan

Name Type Data Length Constraint Extra

id_kontak Int 3 Primary Key Auto Increment

plant Text - - -

alamat Text - - -

telepon Varchar 13 - -

fax Varchar 13 - -

4.3 Implementasi Sistem

Berikut merupakan hasil implementasi sistem dari website company profile

pada PT. Unggul Jaya Beton meliputi halaman home, halaman tentang kami,

halaman produk, halaman galeri, dan halaman kontak kami untuk ditampilkan pada

pengunjung, sedangkan halaman login admin, halaman input visi & misi, halaman

edit visi, halaman edit misi, halaman input profil perusahaan, halaman edit profil

perusahaan, halaman input prinsip manajemen, halaman edit prinsip manajemen,

halaman input produk, halaman edit produk, halaman input galeri perusahaan,

halaman edit galeri perusahaan, halaman input galeri proyek, halaman edit galeri

proyek, halaman input kontak & alamat proyek, halaman edit kontak & alamat

proyek, dan halaman pertanyaan untuk ditampilkan pada admin perusahaan.


64

4.3.1 Halaman Home

Gambar 4.8 merupakan halaman home atau halaman awal ketika

pengunjung mengakses alamat website company profile dan di dalam halaman

home berisi beberapa foto perusahaan, keunggulan perusahaan serta di bawah

keunggulan perusahaan terdapat button “Hubungi Kami”, apabila button tersebut

diklik maka sistem akan menampilkan halaman kontak kami.

Gambar 4.8 Halaman Home

4.3.2 Halaman Tentang Kami

Gambar 4.9 merupakan halaman tentang kami. Ketika navbar tentang kami

diklik oleh pengunjung website maka sistem akan menampilkan halaman tentang

kami dan di dalam halaman tentang kami berisi profil perusahaan, visi & misi

perusahaan, dan prinsip manajemen perusahaan.


65

Gambar 4.9 Halaman Tentang Kami

4.3.3 Halaman Produk

Gambar 4.10 merupakan halaman produk. Ketika navbar produk diklik oleh

pengunjung website maka sistem akan menampilkan halaman produk dan di dalam

halaman produk berisi beberapa foto produk, nama-nama produk, deskripsi detil

tiap produk, serta kegunaan produk beton yang ditawarkan dan diproduksi oleh PT.

Unggul Jaya Beton.


66

Gambar 4.10 Halaman Produk

4.3.4 Halaman Galeri

Gambar 4.11 merupakan halaman galeri. Ketika navbar galeri diklik oleh

pengunjung website maka sistem akan menampilkan halaman galeri dan di dalam

halaman galeri terdapat galeri perusahaan yang berisi aset perusahaan dan galeri

proyek yang berisi foto proyek yang sudah dikerjakan oleh PT. Unggul Jaya Beton.
67

Gambar 4.11 Halaman Galeri

4.3.5 Halaman Kontak Kami

Gambar 4.12 merupakan halaman kontak kami. Ketika navbar kontak kami

diklik oleh pengunjung website maka sistem akan menampilkan halaman kontak

kami dan di dalam halaman kontak kami berisi alamat & kontak perusahaan dan

form pertanyaan yang dapat dikirim oleh pengunjung melalui website.


68

Gambar 4.12 Halaman Kontak Kami

4.3.6 Halaman Login Admin

Gambar 4.13 merupakan halaman login admin. Sebelum admin melakukan

maintenance data, admin harus memasukkan username dan password dengan benar

setelah login admin dapat melakukan maintenance data konten pada website.

Gambar 4.13 Halaman Login Admin


69

4.3.7 Halaman Input Visi & Misi

Gambar 4.14 merupakan halaman input visi & misi yang menampilkan form

input visi & misi dan digunakan admin untuk melakukan maintenance data konten

visi & misi. Ketika admin memasukkan data visi dan menekan button simpan, jika

berhasil maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Visi Berhasil

Tersimpan!” jika gagal maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Gagal!

Visi Tidak Tersimpan!”. Ketika admin memasukkan data misi dan menekan button

simpan, jika berhasil maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Misi

Berhasil Tersimpan!” jika gagal maka sistem akan menampilkan pemberitahuan

“Gagal! Misi Tidak Tersimpan!”.

Gambar 4.14 Halaman Input Visi & Misi


70

4.3.8 Halaman Edit Visi

Gambar 4.15 merupakan halaman edit visi yang menampilkan form edit visi

dan digunakan admin untuk melakukan maintenance data konten visi. Untuk

melakukan edit data visi harus menekan button edit yang terletak pada tabel opsi.

Ketika admin mengedit data visi dan menekan button edit, jika berhasil maka sistem

akan menampilkan pemberitahuan “Visi Berhasil Diedit!” jika gagal maka sistem

akan menampilkan pemberitahuan “Gagal! Visi Tidak Diedit!”.

Gambar 4.15 Halaman Edit Visi


71

4.3.9 Halaman Edit Misi

Gambar 4.16 merupakan halaman edit misi yang menampilkan form edit

misi dan digunakan admin untuk melakukan maintenance data konten misi. Untuk

melakukan edit data misi harus menekan button edit yang terletak pada tabel opsi.

Ketika admin mengedit data misi dan menekan button edit, jika berhasil maka

sistem akan menampilkan pemberitahuan “Misi Berhasil Diedit!” jika gagal maka

sistem akan menampilkan pemberitahuan “Gagal! Misi Tidak Diedit!”.

Gambar 4.16 Halaman Edit Misi


72

4.3.10 Halaman Input Profil Perusahaan

Gambar 4.17 merupakan halaman input profil perusahaan yang

menampilkan form input profil perusahaan dan digunakan admin untuk melakukan

maintenance data profil perusahaan. Ketika admin memasukkan data profil

perushaan dan menekan button simpan, jika berhasil maka sistem akan

menampilkan pemberitahuan “Profil Perusahaan Berhasil Tersimpan!” jika gagal

maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Gagal! Profil Perusahaan Tidak

Tersimpan!”.

Gambar 4.17 Halaman Input Profil Perusahaan

4.3.11 Halaman Edit Profil Perusahaan

Gambar 4.18 merupakan halaman edit profil perusahaan yang menampilkan

form edit profil perusahaan dan digunakan admin untuk melakukan maintenance
73

data konten profil perusahaan. Untuk melakukan edit data profil perusahaan harus

menekan button edit yang terletak pada tabel opsi. Ketika admin mengedit data

profil perusahaan dan menekan button edit, jika berhasil maka sistem akan

menampilkan pemberitahuan “Profil Perusahaan Berhasil Diedit!” jika gagal maka

sistem akan menampilkan pemberitahuan “Gagal! Profil Perusahaan Tidak

Diedit!”.

Gambar 4.18 Halaman Edit Profil Perusahaan

4.3.12 Halaman Input Prinsip Manajemen

Gambar 4.19 merupakan halaman input prinsip manajemen yang

menampilkan form input prinsip manajemen dan digunakan admin untuk

melakukan maintenance data konten prinsip manajemen. Ketika admin

memasukkan data prinsip manajemen dan menekan button simpan, jika berhasil

maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Prinsip Manajemen Berhasil


74

Tersimpan!” jika gagal maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Gagal!

Prinsip Manajemen Tidak Tersimpan!”.

Gambar 4.19 Halaman Input Prinsip Manajemen

4.3.13 Halamaan Edit Prinsip Manajemen

Gambar 4.20 merupakan halaman edit prinsip manajemen yang

menampilkan form edit prinsip manajemen dan digunakan admin untuk melakukan

maintenance data konten prinsip manajemen. Untuk melakukan edit data prinsip

manajemen harus menekan button edit yang terletak pada tabel opsi. Ketika admin

mengedit data prinsip manajemen dan menekan button edit, jika berhasil maka

sistem akan menampilkan pemberitahuan “Prinsip Manajemen Berhasil Diedit!”

jika gagal maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Gagal! Prinsip

Manajemen Tidak Diedit!”.


75

Gambar 4.20 Halaman Edit Prinsip Manajemen

4.3.14 Halaman Input Produk

Gambar 4.21 merupakan halaman input produk yang menampilkan form

input produk dan digunakan admin untuk melakukan maintenance data konten

produk. Ketika admin memasukkan data produk dan menekan button simpan, jika

berhasil maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Produk Berhasil

Tersimpan!” jika gagal maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Gagal!

Produk Tidak Tersimpan!”.


76

Gambar 4.21 Halaman Input Produk

4.3.15 Halaman Edit Produk

Gambar 4.22 merupakan halaman edit produk yang menampilkan form edit

produk dan digunakan admin untuk melakukan maintenance data konten produk.

Untuk melakukan edit data produk harus menekan button edit yang terletak pada

tabel opsi. Ketika admin mengedit data produk dan menekan button edit, jika

berhasil maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Produk Berhasil Diedit!”

jika gagal maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Gagal! Produk Tidak

Diedit!”.
77

Gambar 4.22 Halaman Edit Produk

4.3.16 Halaman Input Galeri Perusahaan

Gambar 4.23 merupakan halaman input galeri perusahaan yang

menampilkan form input galeri perusahaan dan digunakan admin untuk melakukan

maintenance data konten galeri perusahaan. Ketika admin memasukkan data galeri

perusahaan dan menekan button simpan, jika berhasil maka sistem akan

menampilkan pemberitahuan “Galeri Perusahaan Berhasil Tersimpan!” jika gagal

maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Gagal! Galeri Perusahaan Tidak

Tersimpan!”.
78

Gambar 4.23 Halaman Input Galeri Perusahaan

4.3.17 Halaman Edit Galeri Perusahaan

Gambar 4.24 merupakan halaman edit galeri perusahaan yang menampilkan

form edit galeri perusahaan dan digunakan admin untuk melakukan maintenance

data konten galeri perusahaan. Untuk melakukan edit data galeri perusahaan harus

menekan button edit yang terletak pada tabel opsi. Ketika admin mengedit data

galeri perusahaan dan menekan button edit, jika berhasil maka sistem akan

menampilkan pemberitahuan “Galeri Perusahaan Berhasil Diedit!” jika gagal maka

sistem akan menampilkan pemberitahuan “Gagal! Galeri Perusahaan Tidak

Diedit!”.
79

Gambar 4.24 Halaman Edit Galeri Perusahaan

4.3.18 Halaman Input Galeri Proyek

Gambar 4.25 merupakan halaman input galeri proyek yang menampilkan

form input galeri proyek dan digunakan admin untuk melakukan maintenance data

konten galeri proyek. Ketika admin memasukkan data galeri proyek dan menekan

button simpan, jika berhasil maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Galeri

Proyek Berhasil Tersimpan!” jika gagal maka sistem akan menampilkan

pemberitahuan “Gagal! Galeri Proyek Tidak Tersimpan!”.


80

Gambar 4.25 Halaman Input Galeri Proyek

4.3.19 Halaman Edit Galeri Proyek

Gambar 4.26 merupakan halaman edit galeri proyek yang menampilkan

form edit galeri proyek dan digunakan admin untuk melakukan maintenance data

konten galeri proyek. Untuk melakukan edit data galeri proyek harus menekan

button edit yang terletak pada tabel opsi. Ketika admin mengedit data galeri proyek

dan menekan button edit, jika berhasil maka sistem akan menampilkan

pemberitahuan “Galeri Proyek Berhasil Diedit!” jika gagal maka sistem akan

menampilkan pemberitahuan “Gagal! Galeri Proyek Tidak Diedit!”.


81

Gambar 4.26 Halaman Edit Galeri Proyek

4.3.20 Halaman Input Kontak & Alamat Perusahaan

Gambar 4.27 merupakan halaman input kontak & alamat perusahaan yang

menampilkan form input kontak & alamat perusahaan dan digunakan admin untuk

melakukan maintenance data konten kontak & alamat perusahaan. Ketika admin

memasukkan data kontak & alamat perusahaan dan menekan button simpan, jika

berhasil maka sistem akan menampilkan pemberitahuan “Kontak & Alamat

Perusahaan Berhasil Tersimpan!” jika gagal maka sistem akan menampilkan

pemberitahuan “Gagal! Kontak & Alamat Perusahaan Tidak Tersimpan!”.


82

Gambar 4.27 Halaman Input Kontak & Alamat Perusahaan

4.3.21 Halaman Edit Kontak & Alamat Perusahaan

Gambar 4.28 merupakan halaman edit kontak & alamat perusahaan yang

menampilkan form edit kontak & alamat perusahaan dan digunakan admin untuk

melakukan maintenance data konten kontak & alamat perusahaan. Untuk

melakukan edit data kontak & alamat perusahaan harus menekan button edit yang

terletak pada tabel opsi. Ketika admin mengedit data kontak & alamat perusahaan

dan menekan button edit, jika berhasil maka sistem akan menampilkan

pemberitahuan “Kontak & Alamat Perusahaan Berhasil Diedit!” jika gagal maka

sistem akan menampilkan pemberitahuan “Gagal! Kontak & Alamat Perusahaan

Tidak Diedit!”.
83

Gambar 4.28 Halaman Edit Kontak & Alamat Perusahaan

4.3.22 Halaman Pertanyaan Pengunjung

Gambar 4.29 merupakan halaman pertanyaan pengunjung yang

menampilkan seluruh pertanyaan pengunjung yang dikirim melalui website.

Gambar 4.29 Halaman Pertanyaan Pengunjung


BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Dari hasil Rancang Bangun Company Profile Berbasis Website Pada PT.

Unggul Jaya Beton ini dapat disimpulkan bahwa :

a. Website ini dapat menampilkan informasi perusahaan berupa profil perusahaan,

visi & misi, prinsip manajemen, produk, galeri perusahaan, galeri proyek, serta

kontak dan alamat perusahaan.

b. Pada website ini dapat dilakukan maintenance terhadap konten pada halaman

home, tentang kami, produk, galeri dan kontak kami.

c. Website ini dapat meningkatkan jangkauan promosi perusahaan secara meluas

kepada kontraktor, mandor maupun masyarakat.

d. Website ini dapat menerima pertanyaan, kritik maupun saran yang diajukan oleh

pengguna.

5.2 Saran

Penulis ingin memberikan saran bagi peneliti atau pengembang yang akan

melanjutkan website tersebut dengan menambahkan fitur-fitur pendukung, yaitu :

a. Menambahkan fitur lupa password untuk admin

b. Menambahkan fitur untuk menambah admin baru

c. Menambahkan fitur maps sesuai dengan alamat perusahaan.

84
DAFTAR PUSTAKA

Agustina. (2011). Manajemen Pemasaran. Bandung: Alfabeta.

Alatas, H. (2013). Responsive Web Design dengan PHP & Bootstrap. Yogyakarta:
Lokomedia.

Amansyah, Z. (2008). Manajemen Sistem Informasi. Jakarta: Gramedia Pustaka


Utama.

Anhar. (2010). Panduan Menguasai PHP & MySQL Secara Otodidak. Jakarta:
Mediakita.

Ardhana, Y. K. (2012). PHP Menyelesaikan Website 30 Juta! Yogyakarta:


Jasakom.

Asroni, A. (2010). Balok dan Pelat Beton Bertulang. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Ayu. (2011). Company Profile. Diambil kembali dari [Link]:


[Link]

Badan Standarisasi Nasional. (2013). SNI 2847:2013: Persyaratan Beton


Struktural Untuk Bangunan Gedung . Jakarta: BSN.

Buana, I. K. (2014). Jago Pemrograman PHP. Yogyakarta: Penerbit Dunia


Komputer.

Budiman. (2008). Company Profile. Jakarta: Universitas Gunadarma.

Hidayat, R. (2010). Cara Praktis Membangun Website Gratis. Jakarta: PT Elex


Media Komputindo.

Indrajani. (2015). Database Design. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Janner, S. (2010). Rekayasa Perangkat Lunak. Yogyakarta: Andi.

Krismiaji. (2010). Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta: Unit Penerbitan Dan


Percetakan AMP YKPN.
Kristanto, A. (2008). Perancangan Sistem Informasi dan Aplikasinya. Yogyakarta:
Gava Media.

Kurniawan, F. (2013). Manajemen Perawatan Industri; Teknik dan Aplikasi.


Jakarta: Graha Ilmu.

Ladjamudin, A. B. (2013). Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta:


Graha Ilmu.

Otto, M. (2011). Bootstrap from Twitter. Diambil kembali dari [Link]:


[Link]

Purbadian, Y. (2016). Trik Cepat Membangun Aplikasi Berbasis Web dengan


Framework CodeIgniter. Yogyakarta: Andi.

Rangkuti, F. (2009). Strategi Promosi yang Kreatif dan Analisis Kasus Integrated
Marketing. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Riyanto. (2014). Membuat Aplikasi Mini Market Integrasi Barcode Reader dengan
PHP dan MySQL. Yogyakarta: Gava Media.

Shelly, & Velmaart. (2011). Discovering Computers: Menjelajah Dunia Komputer.


Yogyakarta: Andi.

Sidik, B. (2012). Pemrograman WEB dengan PHP. Bandung: Informatika.

Simamora, H. (2000). Manajemen Pemasaran Internasional. Jakarta: Salemba


Empat.

Staton, W. J. (2002). Prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Sukamto, R., & Salahuddin, M. (2014). Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan
Berorientasi Objek. Bandung: Informatika.

Supriyanto, A. (2008). Pengantar Teknologi Informasi. Jakarta: Salemba Infotek.

Sutarman. (2012). Pengantar Teknologi Informasi. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Swasta, B. (2010). Manajemen Pemasaran: Analisa dan Perilaku Konsumen.


Yogyakarta: BPFE.
Yakub. (2012). Pengantar Sistem Informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Anda mungkin juga menyukai