0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
447 tayangan10 halaman

Penerapan Kecerdasan Buatan Sehari-hari

Makalah ini membahas tentang pengertian kecerdasan buatan (AI) dan jenis-jenisnya. AI didefinisikan sebagai simulasi kecerdasan manusia yang diprogram untuk berpikir seperti manusia. Makalah ini juga menjelaskan 10 contoh penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari seperti pengenalan wajah, media sosial, pencarian online, dan permainan video.

Diunggah oleh

Kenzu life
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
447 tayangan10 halaman

Penerapan Kecerdasan Buatan Sehari-hari

Makalah ini membahas tentang pengertian kecerdasan buatan (AI) dan jenis-jenisnya. AI didefinisikan sebagai simulasi kecerdasan manusia yang diprogram untuk berpikir seperti manusia. Makalah ini juga menjelaskan 10 contoh penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari seperti pengenalan wajah, media sosial, pencarian online, dan permainan video.

Diunggah oleh

Kenzu life
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

KECERDASAN BUATAN

DOSEN PENGAMPUH :
[Link] [Link]

DISUSUN OLEH :
ARDIAN SAPUTRA
2102.02.0047

UNIVERSITAS BINA INSAN


FAKULTAS TEKNIK
INFORMATIKA
2023
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Mahakuasa karena telah memberikan
kesempatan pada penulis untuk menyelesaikan makalah ini. Atas rahmat
dan hidayah-Nya lah penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul
Kecerdasan Buatan (Atificial Intelligence) tepat waktu.
Makalah Artificial Intelligence disusun guna memenuhi tugas [Link]
[Link] mata kuliah Kecerdasan Buatan. Selain itu, penulis juga berharap
agar makalah ini dapat menambah wawasan bagi pembaca tentang
Kecerdasan Buatan.

Penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak


selaku dosen mata kuliah kecerdasan Buatan. Tugas yang telah diberikan
ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan terkait bidang yang
ditekuni penulis. Penulis juga mengucapkan terima kasih pada semua
pihak yang telah membantu proses penyusunan makalah ini.

Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh
karena itu, kritik dan saran yang membangun akan penulis terima demi
kesempurnaan makalah ini.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sadarkah kamu bahwa teknologi kecerdasan buatan atau istilah kerennya
AI (Artificial Intelligence) saat ini sudah banyak bertebaran dan diterapkan di
berbagai bidang kehidupan. Bahkan AI bisa kamu jumpai dalam kehidupan
sehari-hari, seperti asisten virtual Google dan Siri contohnya. Kecerdasan
buatan memang bukan hal yang baru, namun perkembangannya selalu
menjadi sesuatu yang menarik perhatian.

Dalam perkembangan AI selain karena perannya sangat membantu manusia,


juga didukung banyaknya kehadiran film fiksi ilmiah yang berkaitan dengan
AI. Sehingga semakin menambah ketertarikan orang-orang terhadap AI. Perlu
kamu ketahui juga, AI tidak selalu berupa asisten virtual seperti Jarvis pada
film Iron Man atau selalu dalam bentuk robot. Namun AI lebih luas dari itu, AI
bisa diterapkan dalam berbagai hal dengan menekankan pada kecerdasan
mesin yang bisa memberikan respon layaknya manusia.

“Kecerdasan kita adalah apa yang menjadikan kita manusia, dan AI


adalah perpanjangan dari kualitas itu.” (Yann LeCun)
1.2 Rumusan Masalah
 Pengertian Kecerdasan Buatan (Artificial Intellegence)
 Macam-Macam Kecerdasan Buatan

1.3 Tujuan Masalah


 Untuk Mengetahui Pengertian Kecerdasan Buatan
 Mengetahui Macam-Macam Kecerdasan Buatan
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN KECERDASAN BUATAN


Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) adalah simulasi dari
kecerdasan yang dimiliki oleh manusia yang dimodelkan di dalam mesin
dan diprogram agar bisa berpikir seperti halnya manusia. Sedangkan
menurut Mc Leod dan Schell,  kecerdasan buatan adalah aktivitas
penyediaan mesin seperti komputer dengan kemampuan untuk
menampilkan perilaku yang dianggap sama cerdasnya dengan jika
kemampuan tersebut ditampilkan oleh manusia.

Dengan kata lain AI merupakan sistem komputer yang bisa melakukan


pekerjaan-pekerjaan yang umumnya memerlukan tenaga manusia atau
kecerdasan manusia untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

AI sendiri merupakan teknologi yang memerlukan data untuk dijadikan


pengetahuan, sama seperti manusia. AI membutuhkan pengalaman dan
data supaya kecerdasannya bisa lebih baik lagi. Poin penting dalam proses
AI adalah learning, reasoning dan self correction. AI perlu belajar untuk
memperkaya pengetahuannya. Proses belajar AI pun tidak selalu disuruh
oleh manusia, melainkan AI akan belajar dengan sendirinya berdasarkan
pengalaman AI saat digunakan oleh manusia.

Hal yang cukup menarik dari AI adalah ia mampu


melakukan self correction atau mengoreksi diri sendiri. Jika kamu pernah
mendengar ungkapan AI “Jika aku tidak pernah menang, maka setidaknya
aku tidak boleh kalah” sedikit ngeri juga ya. AI memang diprogram untuk itu
terus belajar dan membenahi diri sendiri dari kesalahan yang pernah
dibuatnya.
Jika kamu masih bingung dari cara kerja AI, mari kita ambil salah satu
contoh yaitu AlphaGo. Saat awal dikembangkan ia diberi 100 ribu data
pertandingan

untuk dipelajari. Kemudian, AlphaGo akan bermain Go bersama dengan


dirinya sendiri dan setiap dia kalah dia akan memperbaiki cara ia bermain
dan proses bermain ini akan diulang sampai jutaan kali. Go

Salah satu kelebihan AI dibanding manusia adalah AI yang dimiliki oleh


AlphaGo tadi adalah manusia hanya dapat bermain satu kali dalam satu
waktu. Sedangkan AI bisa mensimulasikan beberapa pertandingan pada
satu waktu secara bersamaan. Sehingga proses belajar dan
pengalamannya juga bisa lebih banyak dibanding manusia. Hal ini terbukti
ketika AlphaGo bermain dengan juara dunia Go pada tahun 2016 ia bisa
menjadi pemenangnya.

2.2 Macam-Macam Kecerdasan Buatan

[Link] Ponsel

Salah satu hal pertama yang dilakukan banyak orang di pagi hari adalah membuka
ponselnya. Ketika membuka smartphone dengan biometrik, seperti face ID, kita
sedang memanfaatkan AI.

Apple FaceID, misalnya, bekerja dengan menempatkan 30.000 titik inframerah


yang tak terlihat pada wajah kita dan merekam image dari wajah kita. Kemudian
Face ID akan menggunakan algoritme machine learning untuk membandingkan
hasil pemindaian itu dengan data tentang wajah kita yang sudah disimpan
sebelumnya. Hasil perbandingan ini digunakan Face ID untuk mengizinkan ponsel
untuk dibuka atau tidak. Apple mengklaim bahwa peluang seseorang bisa
mengelabui Face ID adalah satu di antara satu juta

[Link] Sosial
Hal pertama yang kerap kita lakukan di ponsel adalah memeriksa update media
sosial, seperti Facebook, Instagram, dan Twitter. 

Di sini AI bekerja mempersonalisasi feed pengguna medsos, memberikan friend


suggestion, mengidentifikasi dan melakukan filtering terhadap berita bohong, dan
mencegah cyberbullying.

[Link] Survei

Kegiatan ini dilakukan banyak orang setiap hari, sekalipun hanya satu
pesan yang dikirim. Saat kita menulis pesan, lalu kita menggunakan tool
seperti Grammarly atau kita menghidupkan fitur spell checking, kita sedang
memanfaatkan AI dan natural language processing. 

Contoh penerapan AI lainnya dalam aktivitas ini adalah smart reply di


Gmail. Fitur ini akan menawarkan frasa-frasa pendek untuk menjawab
email, misalnya “Thank you for your response", hanya dengan mengeklik
tombol satu kali. 

Google juga menggunakan AI untuk memastikan hampir semua pesan


yang masuk adalah asli. AI akan menyortir dan memilah pesan ke folder
yang sesuai, termasuk pesan yang ditandai sebagai spam. 

4. Melakukan Pencarian di web

Rasanya tiada hari tanpa melakukan pencarian di web. Search engine


tidak mungkin memindai semua yang ada di internet dan menyajikan
hasilnya ke pengguna tanpa bantuan AI. 

Dalam aktivitas ini, mesin pencari, seperti Google, dibekali kemampuan


predictive search. Saat kita mengetikkan apa yang akan kita cari, Google
serta merta memberikan rekomendasi sehingga akan memudahkan kita
melakukan pencarian. Ada peran AI di sana

Atau saat kita melakukan pencarian, ada iklan yang terus menerus
muncul. Nah kemampuan ini juga dimungkinkan oleh AI dan search history.
AI akan mempersonalisasi hasil pencarian agar pengguna memperoleh
hasil yang menurut algoritme akan sesuai kebutuhan pengguna.

[Link] Voice Assistant


Home, dan Cortana Saat ini, menggunakan digital voice assistant untuk
mencari alamat, mengetahui keadaan cuaca, atau mencari informasi bukan
hal baru. Tool semacam Siri, Alexa, Google menggunakan natural
language processing dan generator yang ditenagai  AI untuk menyajikan
jawaban bagi pengguna.

[Link] kerja dan bepergian

Google map dan aplikasi perjalanan lainnya menggunakan AI untuk


memantau kondisi lalu lintas sehingga pengguna dapat mengetahui kondisi
real time dari lalu lintas dan cuaca saat itu. Pengguna juga akan
memperoleh saran untuk menghindari kemacetan.

AI juga kini mendukung teknologi driver-assist yang ditanamkan pada


kendaraan-kendaraan masa kini.   

[Link]

Para peritel online memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membuat


rekomendasi produk. AI akan mengumpulkan informasi terkait preferensi
dan kebiasaan membeli konsumen. Kemudian AI akan mempersonalisasi
pengalaman belanja konsumen dengan menawarkan produk-produk baru
sesuai kebiasaan dan preferensinya.

[Link] hiburan

Layanan streaming musik dan video on demand juga menawarkan


rekomendasi berbasis AI. Penyedia layanan hiburan memadukan AI dan
data kebiasaan serta preferensi musik atau film pengguna untuk
menawarkan misalnya rilis terbaru atau musik/film favorit. 

Dengan memasukkan faktor cuaca dan waktu tertentu, layanan seperti


Google Play dan Spotify dapat menyajikan musik yang dapat
membangkitkan mood untuk beraktivitas. Misalnya, pengguna akan
ditawarkan playlist dengan genre dance di hari Jumat malam atau musik
akustik yang lembut saat cuaca mendung.

[Link] Game
Kecerdasan buatan dan machine learning sudah sejak lama berperan di
bidang video gaming, terutama untuk meningkatkan diri dan menyajikan
pengalaman yang menantang kepada para gamer.

Video game disebut sebagai contoh terbaik penerapan AI dalam kegiatan


sehari-hari. Hal-hal berikut adalah bagaimana AI dinikmati oleh para
gamer:

 Non-Playable Characters (NPC) yang dikontrol AI akan bereaksi


secara dinamis terhadap tindakan yang dilakukan player. 
 Procedural Content Generation yang ditenagai machine learning
akan secara otomatis membuat game environment baru.
 Player-experience modeling untuk melakukan balancing dinamis
terhadap tingkat kesulitan gameplay berdasarkan skill si pemain. 

[Link] banking

Bank memanfaatkan Artificial Intelligence untuk berbagai hal di


sistemnya. AI ada di balik layar ketika nasabah memperoleh alert karena
saldonya kurang. Atau saat nasabah membeli barang menggunakan kartu
kredit. AI akan melakukan verifikasi terhadap pembelian itu untuk
menentukan apakah transaksi itu "normal" sehingga sistem akan
memberikan validasi atau menolak transaksi. Hal ini dilakukan untuk
mencegah penggunaan kartu kredit oleh orang yang tidak berhak.
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Dalam perkembangan AI selain karena perannya sangat membantu
manusia, juga didukung banyaknya kehadiran film fiksi ilmiah yang
berkaitan dengan AI. Sehingga semakin menambah ketertarikan orang-
orang terhadap AI. Perlu kamu ketahui juga, AI tidak selalu berupa asisten
virtual seperti Jarvis pada film Iron Man atau selalu dalam bentuk robot.
Namun AI lebih luas dari itu, AI bisa diterapkan dalam berbagai hal dengan
menekankan pada kecerdasan mesin yang bisa memberikan respon
layaknya manusia.

“Kecerdasan kita adalah apa yang menjadikan kita manusia, dan AI adalah
perpanjangan dari kualitas itu.” (Yann LeCun)

Saat ini hampir semua perangkat komputer atau teknologi modern telah
banyak menerapkan  kecerdasan buatan. Seperti yang diungkapkan
sebelumnya AI bisa kamu rasakan saat menggunakan smartphone melalui
asisten virtual Google  atau Siri. AI diprediksi akan terus berkembang dan
lebih cerdas lagi dan kamu tidak dapat menghindarinya.

3.2 Saran

Pendapat/saran saya untuk kecerdasan buatan adalah kecerdasan buatan


sangatlah diperlukan untuk menyelesaikan sebuah masalah, dan saya berharap
akan banyak lagi teknologi kecerdasan buatan yang hadir untuk membantu
manusia dan tidak disalah gunakan.
DAFTAR PUSTAKA

[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]

Anda mungkin juga menyukai