0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan3 halaman

Sistem Kontrol Temperatur Transformator

Sistem kontrol temperatur untuk transformator tiga fasa 50 Hz 2500 kVA dirancang untuk mengontrol temperatur di dalam transformator saat kondisi overload agar tidak terbakar. Dial thermometer digunakan untuk mengukur temperatur dan memberikan sinyal pada kontrol kipas dan trip apabila temperatur mencapai batas maksimum. Sistem ini dapat mengaktifkan kipas untuk mendinginkan dan memutus daya apabila pemanasan berlebihan terjadi.

Diunggah oleh

istajib budiman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan3 halaman

Sistem Kontrol Temperatur Transformator

Sistem kontrol temperatur untuk transformator tiga fasa 50 Hz 2500 kVA dirancang untuk mengontrol temperatur di dalam transformator saat kondisi overload agar tidak terbakar. Dial thermometer digunakan untuk mengukur temperatur dan memberikan sinyal pada kontrol kipas dan trip apabila temperatur mencapai batas maksimum. Sistem ini dapat mengaktifkan kipas untuk mendinginkan dan memutus daya apabila pemanasan berlebihan terjadi.

Diunggah oleh

istajib budiman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

88 Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI, Vol. 3, No.

2, September 2015

Temperature Control System


for Transformer Three-Phase 50 Hz 2500 kVA
Suci Rahmatia1, Marsah Zaysi Makhudzia1
1
Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Al Azhar Indonesia,
Komplek Masjid Agung Al Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12110

Penulis untuk Korespondensi/E-mail: suci@[Link]

Abstrak - Transformator adalah peralatan listrik yang sangat vital dalam proses pembangkitan
maupun transmisi energi listrik karena transformator dapat menaikkan atau menurunkan
tegangan. Pada proses menaikkan dan menurunkan tegangan biasanya sering timbul panas
akibat rugi – rugi tembaga pada inti besi dan kumparannya sehingga pada kondisi overload
akan menimbulkan pemanasan yang berlebih dan dapat mempengaruhi kinerja transformator.
Oleh karena itu dibuat sistem kontrol temperatur pada transformer yang dapat mengontrol
temperatur di dalam transformator saat bekerja pada kondisi overload, sehigga
transformatornya tidak terbakar. Dial thermometer digunakan sebagai alat yang mengontrol
temperatur transformator pada sistem kontrol temperatur. Agar mendapatkan sistem kontrol
yang optimal, maka setting temperatur pada dial thermometer di sesuaikan dengan temperatur
maksimal tranformator dapat bekerja. Sehingga pada saat temperatur tertentu dial
thermometer dapat memberikan sinyal untuk membunyikan alarm dan mengaktifkan kontrol
kipas sehingga kipas dapat bekerja menurunkan temperatur transformator.

Kata kunci - transformator, rugi – rugi tembaga, temperatur, sistem kontrol, dial thermometer.

Abstract - A transformer is an electrical device that is vital in the generation and transmission of
electrical energy because the transformer can raise (stepping up) or lower (stepping down) the
voltage. In the process of raising and lowering the voltage is usually often caused heat loss of
copper in iron core and coil so that the overload condition will cause excessive warming and can
affect the performance of the transformer. Therefore, a temperature control system on the
transformer can control the temperature inside the transformer while working under overload
conditions, so the transformer is not burned. Dial thermometer is used as a device that controls
the temperature of the transformer in the temperature control system. In order to obtain an
optimal control system, the temperature setting on the dial thermometer adjusted to the
maximum transformer temperature can work. So that when a certain temperature dial
thermometer can provide a signal to sound the alarm and activate the fan control so that the fan
can work down the transformer temperature.

Keywords - transformator, loss of copper, themperature, control system, dial thermometer

PENDAHULUAN menjaga kondisi temperatur tersebut pada


temperatur kondisi nyaman. Pada awalnya,

T emperatur adalah suatu besaran fisika


yang merupakan ukuran panas atau
dinginnya suatu benda. Pengukuran
sistem kontrol temperatur

bisa bekerja secara otomatis.


masih
menggunakan sistem manual yang belum

temperatur dapat menjadi indikator berbagai


macam gejala di alam maupun di dalam suatu Seiring dengan cepatnya perkembangan ilmu di
peralatan, temperatur pada transformator dunia teknologi yang semakin modern, maka
misalnya. Pada kondisi tertentu kita ingin peralatan sistem kontrol temperatur juga ikut
Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI, Vol. 3, No. 2, September 2015 89

berkembang. Sehingga sistem kontrol dial thermometer, maka secara otomatis dial
temperaturnya dapat bekerja secara otomatis, thermometer memberikan perintah ke bagian
lebih mudah untuk di kontrol dan sistem control fan untuk menggerakkan fan untuk
kontrol temperatur pun menjadi lebih menurunkan temperatur didalam transformator.
terintegrasi dengan system kontrol lainnya. Hal
ini sangat membantu dalam meningkatkan Apabila fan sudah bergerak tetapi temperatur
peforma kerja sistem kontrol temperatur pada didalam transformator tidak menurun atau
transformator. Selain itu dapat mengurangi malah meningkat sampai melebihi batas
terjadinya kerusakan pada transformator akibat temperatur maksimal dari transformator bisa
temperatur yang berlebihan sehingga biaya bekerja, maka dial thermometer akan
untuk perbaikan transformator pun dapat memerintahkan kepada sistem kontrol untuk
diminimalisir. melakukan tripping sehingga transformatornya
akan berhenti bekerja dan tidak sampai terbakar
akibat overheat.
DASAR TEORI
Wiring Diagram
Filosofi Sistem Kontrol Temperatur
Kehandalan dan kemampuan suatu
transformator dalam bekerja sangat tergantung
pada sistem kontrol temperatur yang di pasang
di transformator tersebut. Oleh sebab itu, dalam
pembuatan transformator perlu
dipertimbangkan kondisi-kondisi gangguan
yang dapat mempengaruhi perubahan
temperatur pada sebuah transformator. Sistem
kontrol temperatur adalah suatu sistem yang
dipasang pada peralatan-peralatan listrik suatu
sistem tenaga listrik, misalnya generator,
transformator, jaringan dan lain-lain, terhadap
perubahan temperatur yang dapat menurunkan Gambar 2 Wiring diagram untuk sistem kontrol fan
bahkan merusak kinerja peralatan-peralatan
listrik tersebut. Gambar 1 menjelaskan prinsip
kerja system kontrol temperature. Dari wiring diagram diatas diketahui
bagaimana rangkaian untuk sistem kontrol
dipasang. DT adalah dial thermometer. MOLG
adalah magnetic oil level gauge. PRD adalah
pressure relief device. BR adalah buchholz
relay.

Dapat dilihat bahwa pada control box nomor 1


dan 2 dihubungkan pada sumber power 240
volt AC, 1 phasa pada frekuensi 60 Hertz. Kaki
Gambar 1 Prinsip Kerja Sistem Kontrol Temperatur dial thermometer yang dihubungkan pada
control box nomor 3 dan 4 akan dihubungkan
Prinsip Kerja Sistem Kontrol Temperatur ke control fan yang akan mengaktifkan fan
pada Transformator apabila temperatur pada transformator telah
Temperatur di dalam transformator akan mendekati batas maksimum temperatur.
meningkat akibat adanya gaya gerak listrik
(GGL) pada inti besi transformator. Pada setiap Sedangkan kaki dial thermometer yang
transformator telah terpasang temperature dihubungkan pada control box nomor 5 dan 6
indicator yang akan memberikan informasi akan dihubungkan ke trip signal yang akan
kepada dial thermometer tentang temperatur berfungsi untuk memutuskan kerja dari
didalam transformator. Apabila temperatur transformator apabila temperaturnya sudah
yang terbaca pada dial thermometer sudah melebihi batas maksimum transformator
melebihi temperatur yang telah di setting pada bekerja.
90 Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI, Vol. 3, No. 2, September 2015

PENGOLAHAN DATA Sebelum dilakukan pemasangan dial


thermometer pada transformator, terlebih
Pada Tabel 1 dapat dianalisa bahwa alarm dahulu dilakukan pengujian kinerja fungsi alat
belum mulai bekerja jika temperature masih untuk memastikan kinerja alat tersebut. Dalam
dibawah 80oC. Pada saat temperature mulai pemilihan dial thermometer yang akan dipakai,
mencapai 85oC, alarm mulai bekerja. Alarm harus mengetahui terlebih dahulu berapa besar
akan terus bekerja hingga temperature tegangan dari transformator tersebut, berapa
mencapai 100oC. Sama halnya dengan fan, fan phasa transformator tersebut bekerja. Karena
akan bekerja apabila alarm bekerja. Sehingga setiap spesifikasi dari dial thermometer
fan akan bekerja apabila temperatur pada memiliki peruntukkan masing-masing.
transformator sebesar 85 oC dan berhenti pada
100 oC. Sedangkan untuk trip akan bekerja pada
saat alarm dan fan berhenti bekerja yaitu pada DAFTAR PUSTAKA
temperatur 105 oC.
[1] PT. TRAFOINDO PRIMA PERKASA.
Tabel 1. Data pengamatan About Our Product. Dapat dilihat dari
URL:
No. Temperatur Alarm Trip Fan ([Link]
(0 Celcius) /[Link]). 2010.
1. 25 off off off
[2] PT. TRAFOINDO PRIMA PERKASA.
2. 40 off off off
55 off off off
Vision and Mission. Dapat dilihat dari
3.
4. 60 off off off URL :
5. 75 off off off ([Link]
6. 80 off off off /[Link]).2010.
7. 85 on off on [3] PT. TRAFOINDO PRIMA PERKASA.
8. 90 on off on SPLN D3.002-1 : 2007. Indonesia. 2007.
9. 100 on off on [4] Surya, Yohanes. Seri Bahan Persiapan
10. 105 off on off Olimpiade Fisika Listrik & Magnet.
Tangerang: PT. KANDEL. 2009.
[5] PT. TRAFOINDO PRIMA PERKASA.
KESIMPULAN Spesifikasi Transformator Distribusi.
Indonesia.2007.
Kehandalan, ketepatan dan keamanan sistem
kontrol temperatur dipengaruhi oleh tingkat
efisiensi dari perangkat-perangkatnya, terutama
sensor temperatur dan termometer. Jenis
termometer pun bermacam-macam, salah
satunya dial thermometer.

Anda mungkin juga menyukai