0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan15 halaman

Pemeriksaan EFI Menggunakan Scan Tools

Dokumen ini membahas tentang penggunaan scan tools untuk diagnosa kerusakan sistem EFI pada kendaraan. Scan tools digunakan untuk mendeteksi kode kesalahan sensor EFI, menganalisis masalah, dan memperbaiki kerusakan dengan bantuan kode diagnosa. Dokumen ini juga menjelaskan prinsip kerja, jenis, dan pertimbangan dalam memilih scan tools untuk tujuan diagnosa.

Diunggah oleh

Rafi Hendareski
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan15 halaman

Pemeriksaan EFI Menggunakan Scan Tools

Dokumen ini membahas tentang penggunaan scan tools untuk diagnosa kerusakan sistem EFI pada kendaraan. Scan tools digunakan untuk mendeteksi kode kesalahan sensor EFI, menganalisis masalah, dan memperbaiki kerusakan dengan bantuan kode diagnosa. Dokumen ini juga menjelaskan prinsip kerja, jenis, dan pertimbangan dalam memilih scan tools untuk tujuan diagnosa.

Diunggah oleh

Rafi Hendareski
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

FAKULTAS TEKNIK UNP JOB SHEET

Jurusan : Teknik Otomotif Nomor: 06 / OTO116 / II


Program Studi: Pend. Teknik Otomotif Waktu : 4 X 50 Menit
Topik : Pemeriksaan Sistem EFI dengan
Mata Kuliah : Teknologi Ototronik
Scan Tools

A. TUJUAN

1. Mahasiswa mampu mengoperasikan berbagai macam scan tools.


2. Mahasiswa mampu menemukan kerusakan yang terjadi pada sensor-sensor sistem
EFI dengan menggunakan scan tools.
3. Mahasiswa mampu menganalisa dan memperbaiki kerusakan sistem EFI dengan
menggunakan Diagnosa Troblle Code (DTC) yang dihasilkan oleh Scan tools.

B. BAHAN DAN ALAT

1. Engine Stand EFI


2. Scan tools (dengan berbagai jenis)
3. AVO meter digital
4. Sensor-sensor sistem EFI
5. Terminal atau socket sensor EFI
6. Kain Lap

C. TEORI PENGANTAR

DIAGNOSA KERUSAKAN SISTEM EFI DENGAN SCAN TOOL

Mekanisme pada kendaraan berkembang dengan cepat sekali untuk merespon


tuntutan dan keinginan pelanggan. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa gas buang yang
keluar dari kendaraan merupakan penyebab timbulnya polusi udara disamping asap
rokok, gas beracun dari asap pabrik. Lembaga EPA dari Pemerintahan Amerika Serikat
yang bertanggung jawab untuk mencegah timbulnya polusi udara, dan CARB
(California air resources board) sudah membuat undang-undang yang membantasi
emisi kendaraan dan hanya memperbolehkan menjual kendaraan yang sudah mengikuti
aturan tersebut.
Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 2 dari 15
Diagnosa On Board (OBD)
OBD dikembangkan di USA untuk mencegah polusi udara, yang disebut dengan
sistem pengukuran emisi gas buang. CVS (constant volume sampler) digunakan untuk
memeriksa secara aktual berapa besar emisi gas yang keluar pada suatu kendaraan. Namun
kesulitannya adalah perlu waktu yang lama untuk memeriksanya, karena itulah pemerintah
Federal USA dan pemerintah California meminta untuk dapat dibuat alat yang dapat
mengukur kadar emisi gas dengan lebih cepat. Sistem OBD-II sudah diwajibkan
penerapannya untuk kendaraan produksi sejak tahun 1996, yang dipakai untuk memonitor
emisi kendaraan tersebut.
OBD ditemukan oleh SAE (Society of Automotive Engineers) dengan melibatkan
penyeragaman protokol kumunikasi komputer untuk kendraan yang dibuat oleh pabrik
pembuat mobil, penyeragaman nama komponen, alat pengujian kerusakan, prosedur
pengujian, penyeragaman diagnostic connector, dan fungsi standarisasi tes kerusakan. OBD-
II mewajiban setiap kendaraan sudah mengadopsi fungsi-fungsi sebagai berikut: :
1. Standarisasi konektor diagnostic (16 pins)
2. Perluasan MIL (mal-function indicator lamp) indikator peringatan
3. Penyeragaman istilah kode kerusakan DTC (Diagnostic Trouble Code)
4. Parameter pada saat itu (data list) di lengkapi dengan indikasi sistem kontrol emisi gas
5. Kendala protokol komunikasi tidak lebih dari tiga
6. Dilengkapi dengan freeze frame (menyimpan data di ECU jika ada kode DTC yang
timbul)
7. Monitoring secara berluanjut atau berkala terhadap sitem kontrol emisi yang secara
kontinyu dapat memonitor suplai bahan bakar, sensor oksigen, dan kontrol sistem
lainnya.
Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 3 dari 15

Menggunakan Alat Pendeteksi (Scan Tool)


Dengan menghubungkan alat pendeteksi ke DLC pada kendaraan maka alat
pendeteksi tersebut dapat berkomunikasi dengan komputer (ECU) mesin. Apapun yang
ingin kita ketahui kondisi kerja mesin dapat dilihat pada alat pendeteksi. Termasuk
kerusakan kerusakan nya.

Gambar. Pemasangan alat pendeteksi pada DLC yang terletak di bawah roda kemudi
dalam kendaraan (Daihatsu, 2006).

Scan tool adalah alat untuk diagnosa yang dapat dipegang dan dirancang
secara khusus untuk menolong memeriksa sistem komputer (elektronik) pada
kendaraan. Alat ini kadangkala dihidupkan melalui (cigaratte lighter) kendaraan
atau langsung melalui konektor DLC dan menggunakan mass storage cartridge
(MSC) untuk menyimpan perubahan program perangkat lunak. Biasanya layar
tampilan akan memudahkan untuk mengikuti instruksi dan menu-menu yang
diinginkan dapat diperintahkan melalui tombol.

Gambar. Beberapa Jenis alat pendeteksi kerusakan pada kendaraan, kedua sistem
memiliki fungsi yang sama tetapi memiliki spesifikasi kerja yang berbeda
tergantung dengan kendaraan apa dan darimana alat tersebut di buat (TTA,
2003)
Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 4 dari 15
a. Komunikasi Dua Arah dengan Scan Tools

Istilah komunikasi bi-directional (atau dua arah) merujuk pada kemampuan


mikroprosesor (Scan Tools dan ECM) untuk mengirim dan menerima data. Scan tools
yang bagus tidak hanya menampilkan data ECM, tetapi dapat juga mengirim pesan serial
data ke ECM. Komunikasi bi-directional berguna dalam membantu melakukan diagnosa
jenis-jenis tertentu dari masalah yang mampu mengendalikan. Sebagai contoh test
menyetel injector, tersedia pada beberapa program sistem injeksi bahan bakar,
membolehkan masing-masing injektor bahan bakar diperintahkan “OFF” dengan scan
tool, hal ini akan membantu dengan cepat menentukan silinder mana yang tidak menyala
semestinya.
Fungsi bi-directional meliputi :
1) Mengetes kerja/operasional katup IAC
2) Menghapus kode kesalahan (DTC) ECM
3) Bisa juga mengetes kerja/penyeimbangan injektor
4) Menguji output ECM berikut :
a) Solenoid EGR
b) Solenoid sistem AIR
c) MIL (lampu indicator kesalahan manajemen mesin, dan lain-lain

Beberapa kemampuan scan tool lainnya adalah membaca :


1) Kode kesalahan dan daftar data ECM
2) Kode kesalahan dan daftar data ABS
3) Kode kesalahan dan daftar data ECM untuk transmisi otomatis yang
pengontrolannya secara elektronik
4) Bisa juga untuk kode kode kesalahan dan sistem perlengkapan keamanan dan
kenyamanan
5) Kode kesalahan dan data SIR (Airbag)
b. Hal-Hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih alat pendeteksi

Banyak scan tools yang di jual di pasaran karena alat ini merupakan alat diagnosa
sistem komputer kendaraan yang terakhir, perkakas diagnosa ini merupakan alat yang
penting, mulai banyak digunakan sejak tahun 1995.
Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 5 dari 15

Scan tools dirancang untuk dapat melaksanakan komunikasi dengan ECM yang
lebih baru, lebih cepat yang menggunakan data golongan 2 untuk OBD II dan kemampuan
tingkat tinggi lainnya dalam tekhnologi otomotif.
Dalam memilih scan tools harus dipertimbangkan hal-hal sebagai berikut;
1) Lebih kuat
2) Memiliki lebih banyak memori
3) Sebaiknya layar lebih besar sehingga memberikan lebih banyak keterangan
4) Penggunaan yang lebih lentur bila menggunakan tombol yang lunak atau saat ini
sudah dengan layar sentuh.

Gambar. Pemakaian Scan Tool


Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 6 dari 16
D. LANGKAH KERJA
Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 7 dari 15
Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 8 dari 15
Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 9 dari 15
Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 10 dari 15
Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 11 dari 15
Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 12 dari 15
Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 13 dari 15
Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 14 dari 15
Topik: Pemeriksaan EFI dg Scan Tools Waktu: 4 x 50 Menit
Teknologi Ototronik
No : 06 / OTO116 / II Hal : 15 dari 15

E. DATA HASIL PENGUKURAN


No Data Sensor hasil Scantool Hasil Pembacaan Kesimpulan

F. ANALISIS DATA

G. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Anda mungkin juga menyukai