0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
41 tayangan4 halaman

Prosedur Pengelolaan Alat Puskesmas

Keputusan Kepala UPT Puskesmas Muara Teweh menetapkan kebijakan memisahkan alat medis berdasarkan kebutuhan sterilisasi, perawatan, dan peletakan. Alat yang membutuhkan sterilisasi harus disterilisasi, sedangkan yang hanya membutuhkan pembersihan ditempatkan setelah didesinfeksi. Peralatan yang membutuhkan perawatan khusus seperti nebulizer juga diatur tata letak dan perawatannya.

Diunggah oleh

Saka Indra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
41 tayangan4 halaman

Prosedur Pengelolaan Alat Puskesmas

Keputusan Kepala UPT Puskesmas Muara Teweh menetapkan kebijakan memisahkan alat medis berdasarkan kebutuhan sterilisasi, perawatan, dan peletakan. Alat yang membutuhkan sterilisasi harus disterilisasi, sedangkan yang hanya membutuhkan pembersihan ditempatkan setelah didesinfeksi. Peralatan yang membutuhkan perawatan khusus seperti nebulizer juga diatur tata letak dan perawatannya.

Diunggah oleh

Saka Indra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KABUPATEN BARITO UTARA

DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS MUARA TEWEH
Jalan AIS Nasution Nomor 21, Telepon (0519) 21324 MuaraTeweh,
Provinsi Kalimantan Tengah – 73811, email :pkmmtw@[Link]

KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS MUARA TEWEH


Nomor : 445/ /[Link]-R0/SK/PKM-MT/2017
TENTANG
MEMISAHKAN ALAT YANG BERSIH DAN KOTOR, ALAT YANG MEMBUTUHKAN
STERILISASI, ALAT YANG MEMBUTUHKAN PERAWATAN BERKELANJUTAN DAN ALAT
YANG MEMBUTUHKAN PERSYARATAN KHUSUS UNTUK PELETAKANNYA
UPT PUSKESMAS MUARA TEWEH

KEPALA UPT PUSKESMAS MUARA TEWEH,

Menimbang : a. bahwa untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja di UPT Puskesmas Muara
Teweh dan membantu proses penyembuhan pasien di UPT Puskesmas Muara
Teweh maka semua peralatan yang digunakan sudah dalam keadaan siap
untuk digunakan, jika ada peralatan yang membutuhkan perawatan lebih
lanjut (tidak siap pakai) harus diatur mekanisme pengelolaannya;
b. bahwa untuk mencegah terjadinya infeksi nosokomial dan membantu proses
penyembuhan pasien di UPT Puskesmas Muara Teweh maka semua peralatan
yang digunakan harus dikelola secara baik;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam butir a dan b,
maka perlu ditetapkan dengan Keputusan Kepala UPT Puskesmas Muara
Teweh;

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang


PelayananPublik;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga
Kesehatan;
4. PeraturanMenteriKesehatanRepublik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014
tentangPuskesmas;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2016 tentang
Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan;
6. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
432/MENKES/SK/IV/2017 tentang Pedoman Manajemen Kesehatan dan
Keselamatan Kerja ( K3 ) di Rumah Sakit.
MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS MUARA TEWEH


TENTANG MEMISAHKAN ALAT YANG BERSIH DAN KOTOR,
ALAT YANG MEMBUTUHKAN STERILISASI, ALAT YANG
MEMBUTUHKAN PERAWATAN BERKELANJUTAN DAN ALAT
YANG MEMBUTUHKAN PERSYARATAN KHUSUS UNTUK
PELETAKANNYA

KESATU : Semua peralatan yang membutuhkan perawatan lebih lanjut wajib dilakukan
perbaikan atau perawatan sebelum digunakan.

KEDUA : Semua peralatan yang membutuhkan tempat peletakan khusus wajib


ditempatkan sesuai persyaratan yang telah ditentukan.

KETIGA : Semua alat yang perlu di sterilisasi wajib disterilisasi sesuai dengan SOP
sebelum digunakan pada pasien.

KEEMPAT : Kepala UPT Puskesmas Muara Teweh bertanggung jawab terhadap


perbaikan atau perawatan peralatan agar siap digunakan dengan
bekerjasama dengan berbagai pihak untuk melakukan perbaikan atau
perawatan.

KELIMA : Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan
apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan diadakan
perbaikan/perubahan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Muara Teweh


Pada tanggal : 11 Desember 2017

Kepala UPT Puskesmas Muara Teweh

DERAJAD HASTI PARLINA

PEMERINTAH KABUPATEN BARITO UTARA


DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS MUARA TEWEH
Jalan AIS Nasution Nomor 21, Telepon (0519) 21324 MuaraTeweh,
Provinsi Kalimantan Tengah – 73811, email :pkmmtw@[Link]

LAMPIRANKEPUTUSAN KEPALA UPT


PUSKESMAS MUARA TEWEH
NOMOR : 445/

/[Link]-R0/SK/PKM-MT/2017
TANGGAL : 11 Desember 2017
TENTANG : MEMISAHKAN ALAT YANG
BERSIH DAN KOTOR, ALAT
YANG MEMBUTUHKAN
STERILISASI, ALAT YANG
MEMBUTUHKAN PERAWATAN
YANG BERKELANJUTAN DAN
ALAT YANG MEMBUTUHKAN
PERAWATAN KHUSUS UNTUK
PELETAKANNYA
KEBIJAKAN :
1. Memisahkan alat yang membutuhkan tindakan sterilisasi dan alat yang

hanya digunakan dalam keadaan bersih


2.
Menempatkan alat dalam wadah tertutup yang berbahan dasar stainless
dan dilakukan sterilisasi dengan keadaan tutup terbuka
3.
Melakukan desinfektan pada alat yang tidak membutuhkan sterilisasi
dengan alkohol 70% lalu menempatkan alat tersebut pada wadah

4.
khusus dan bisa langsung diletakan di lemari medis
Untuk peralatan yang membutuhkan perawatan khusus seperti
nebulizer, setelah pemakaian, petugas mencuci sungkup dengan sabun
pada air mengalir, lalu mengeringkan dengan lap kering dan dilakukan
sterilisasi diletakan di ruang atas tempat alat khusus benda yang tidak
tahan panas ( kain, karet, bahan yang tidak terbuat dari stainless )

Ditetapkan di : Muara Teweh


Pada tanggal : 11 Desember 2017

Kepala UPT Puskesmas Muara Teweh

DERAJAD HASTI PARLINA

Anda mungkin juga menyukai