Overhaul Rem Mobil Grand Max 2014
Overhaul Rem Mobil Grand Max 2014
OLEH :
MUCHSIN KHUSAIRI NST
NIM 5183122016
i
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN INDUSTRI
JUDUL
OVER HAUL SISTEM REM MOBIL DAIHATSU GRAND MAX
CV. GAHARU AUTO SERVICE
OLEH
MUCHSIN KHUSAIRI NST
NIM 5183322009
Ketua Jurusan
Pendidikan Teknik Mesin
ii
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan
hidayat-Nya yaitu berupa kesehatan dan waktu, sehingga penulis dapat melaksanakan
praktek kerja lapangan di bengkel. Gaharu Auto Service dengan selamat dan tepat
waktu.
Penulisan laporan PKLI ini merupakan salah satu syarat kelulusan pada
Universitas Negeri Medan (UNIMED) dimana penulis menjalani perkuliahan saat
ini. Laporan ini penulis susun berdasarkan hasil PKLI selama 30 hari kerja di
Bengkel GAHARU AUTO SERVICE yang dilaksanakan pada tanggal 10 Januari dan
berakhir pada 12 Februari 2022. Dalam kesempatan ini penulis mengambil tugas
khusus tentang “Over Haul system Rem Grand Max tahun 2014 ”.
Sungguh bermakna pengalaman PKLI ini bagi penulis, banyak ilmu yang penulis
dapat selama PKLI berlangsung. Ilmu yang telah penulis peroleh ini sangat
bermanfaat bagi diri penulis nantinya saat masuk di dunia kerja.
Dalam penyusunan laporan PKLI ini tidak lepas dari bimbingan dan bantuan
dari berbagai pihak, maka dari itu kami mengucapkan terima kasih kepada:
1. Bapak Prof. Dr. Harun Sitompul, [Link] selaku Dekan Fakultas Teknik
Universitas Negeri Medan.
2. Bapak Dr. Zulkifli Matondang [Link] selaku Pembantu Dekan I Fakultas
Teknik Universitas Negeri Medan
3. Bapak Dr. Selamat Riadi, [Link] sebagai Ketua Jurusan Teknik
Mesin Universitas Negeri Medan
4. Ibu Dr. Ir. Erma Yulia, M.T. selaku Ketua Program Pendidikan Teknik
Otomotif
5. Bapak Drs. Andi Bahar,[Link] selaku dosen pembimbing yang telah banyak
membimbing mengarahkan dan memberikan masukan kepada saya selama
penyusunan laporan ini.
6. Bapak Julhaini, S.T selaku Manager di bengkel GAHARU AUTO SERVICE
7. Seluruh karyawan bengkel GAHARU Auto Service yang telah membantu dan
memberi saran dan masukannya kepada penulis.
iii
8. Kedua orang tua yang sangat membantu dari segi moril dan materil dalam
menyelesaikan Kerja Praktek hingga penyusunan laporan ini.
9. Saudara Harry Aswadi, Ali Musa, dan Aksa Mardiansyah yang merupakan
kawan sejawat dan teman seperjuangan yang telah banyak sekali membantu
penulis baik dalam melaksanakan PKl maupun dalam menyusun laporan ini.
MUCHSIN KHUSAIRI
NIM 5183322009
iv
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.....................................................................................................................................iii
DAFTAR ISI...................................................................................................................................................iv
DAFTAR TABEL...........................................................................................................................................iv
DAFTAR GAMBAR.......................................................................................................................................vi
DAFTAR LAMPIRAN...................................................................................................................................vii
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................................................1
A. Latar Belakang Praktek Kerja Lapangan Industri (PKLI).......................................1
B. Ruang Lingkup Praktek Kerja Lapangan Industri......................................................3
C. Gambaran Umum Pekerjaan.......................................................................................3
D. Maksud dan Tujuan Praktek Kerja Lapangan Industri (PKLI)..................................4
E. Manfaat Praktek Kerja Lapangan Industri (PKLI).....................................................5
F. Gambaran Umum Perusahaan....................................................................................6
G. Operasi Kerja dan Struktur Organisasi Perusaahan....................................................8
BAB II LANDASAN TEORI.........................................................................................................................14
A. Pengertian Sistem Rem.............................................................................................14
B. Tipe Sistem Rem......................................................................................................14
a. Rem Tromol......................................................................................................................................14
b. Rem Cakram.......................................................................................................................................21
C. Over Haul Rem................................................................................................................................24
BAB III TEKNIK PELAKSANAAN PKLI...................................................................................................25
A. Metode Pelaksanaan PKLI.......................................................................................25
B. Waktu dan Pelaksanaan PKLI...................................................................................26
C. Alat dan Bahan..........................................................................................................27
E. REFLEKSI................................................................................................................................................47
BAB IV PENUTUP........................................................................................................................................49
A. KESIMPULAN.......................................................................................................49
B. SARAN...................................................................................................................49
DAFTAR PUSTAKA.....................................................................................................................................50
v
DAFTAR TABEL
vi
DAFTAR GAMBAR
vii
DAFTAR LAMPIRAN
vii
BAB I
PENDAHULUAN
1
Seperti halnya Universitas Negeri Medan (UNIMED), dalam
menyiapkan tenaga profesional di dunia pendidikan maupun di dunia
industri khususnya dunia industri otomotif, juga harus mempersiapkan diri
dalam menjadikan manusia yang ahli dalam bidangnya dan menjadi harapan
masyarakat di masa depan. Untuk memenuhi tuntutan perguruan tinggi
tersebut, Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas
Negeri Medan (FT UNIMED) melaksanakan program mata kuliah Praktek
Kerja Lapangan Industri (PKLI) kepada mahasiswa untuk dapat
menghasilkan lulusan yang mandiri, tangguh, cerdas, kreatif, disiplin,
beretos kerja professional, produktif serta memiliki tanggung jawab dan
dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi (IPTEK).
Perkembangan ini juga yang telah menuntut mahasiswa khususnya di
bidang otomotif untuk tidak cepat puas dan terpaku pada ilmu yang didapat
secara teori saja di dunia kampus, tetapi kemampuan praktek, sehingga
mahasiswa mampu terjun langsung ke dunia usaha maupun industri.
Untuk mencapai tujuan itu Fakultas Teknik Universitas Negeri
Medan Jurusan Pendidikan Teknik Mesin selalu melakukan upaya di dalam
dan di luar kampus untuk menambahkan pengalaman lapangan. Dalam
pelaksanaan Program Praktek Kerja Lapangan Industri (PKLI), mahasiswa
diharuskan menyusun laporan di akhir pelaksanaan praktek karena dianggap
sangat perlu. Karena dari laporan inilah diketahui pengetahuan apa saja yang
telah didapat selama melaksanakan PKLI.
Selain itu karena menyadari keberadaan antara dunia industri dan
dunia pendidikan mempunyai nuansa yang berbeda, dimana dunia industri
beriorentasi pada bisnis dengan menghasilkan produk berupa barang-barang
yang dipakai untuk kebutuhan manusia.
2
B. Ruang Lingkup Praktek Kerja Lapangan Industri
Untuk lebih memperdalam kemampuan praktek dalam dunia industri
yaitu pemakaian alat, perawatan dan pemeliharaan, servis, serta keselamatan
kerja yang diterapkan di dunia industri seperti perbengkelan, maka penulis
mengambil inisiatif melakukan pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan Industri
(PKLI) Di Bengkel GAHARU AUTO SERVICE
Bengkel ini bergerak dalam bidang bisnis, yaitu jasa dalam bentuk
pelayanan servis mobil, perusahaan ini juga menyediakan untuk pelayanan
tune up, over haul, spooring, scanning,penitipan mobil, balancing dll. Segala
jenis kendaraan dapat di servis di tempat ini, baik dari produk Toyota,
Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi dan produk lainnya .
Lama pelaksanaan PKLI, penulis praktikan melakukan tugas secara
intensif yakni mulai dari tanggal 10 Januari 2022 sampai 12 Februari 2022.
C. Gambaran Umum Pekerjaan
Pada masa sekarang ini, banyak kalangan masyarakat yang sudah
memiliki menggunakan kendaraan pribadi berupa mobil. Kendaraan seperti
mobil memiliki 4 bagian penting yaitu mesin, pemindah daya, chasis, dan
kelistrikan. Keempat bagian tersebut tentunya juga memerlukan perawatan
pada bagian chasis, dalam chasis terdapat beberapa sistem yang paling
penting yaitu sitem rem pada kendaraan sistem rem berperan pada saat mobil
ingin mengurangi berhenti ataupun mengurangi kecepatan
Sistem rem adalah kumpulan komponen tertentu yang berfungsi
mengurangi kecepatan ataupun menghentikan laju kendaraan, Peranan rem
sangat penting dalam sistem mesin, misalnya pada mesin mobil, sepeda
motor,mesin cuci, dan sebagainya. Selain itu rem juga mempunyai kelemahan
yaitu rem sering mengalami blong, hal ini diakibatkan karena pemeliharaan
yang kurang rutin dan penyebab terjadinya rem blong yaitu pada rem habis
(aus), minyak rem habis, dan terjadinya kebocoran pada seal piston rem,
master rem, ataupun pada selang remnya, maka dari itu pemeliharaan rem
harus sangat diperhatikan
3
Penanganan yang perlu dilakukan apabila pada sistem rem terjadi
kerusakan atau tidak berfugsi maka yang perlu dilakukan pemeriksaan
terhadap rem belakang dan rem depan pada sistem rem. apabila sistem rem
rusak maka dilakukan penggantian. Apabila masih bisa dipakai yang perlu
dilakukan hanya membersihkan dan menyetel rem tersebut.
D. Maksud dan Tujuan Praktek Kerja Lapangan Industri (PKLI)
1. Maksud
Praktek Kerja Lapangan Industri (PKLI) adalah mata kuliah yang
membahas tentang penerapan dan penerimaan (adopsi) perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi dari dunia industri. PKLI dilaksanakan memiliki
maksud sebagai melakukan praktek atau observasi nyata di lapangan/industri
selama 30 hari kerja untuk mengikuti perintah kerja yang ada selama di
industri. PKLI juga bermaksud memberikan peluang bagi mahasiswa agar
dapat berpikir kreatif dan mampu menyelesaikan masalah di lapangan selama
melakukan praktek di industri. PKLI memberikan ruang gerak yang lebih luas
kepada mahasiswa untuk mengenal lebih jauh bagaimana sistem kerja yang
ada di lapangan, menganalisis bagaimana sebuah sistem kerja itu dapat
berproses sehingga memperoleh hasil dan menganalisis apa saja kemungkinan
masalah dalam pekerjaan selama bekerja.
PKLI diharapkan mampu memberikan lulusan di Fakultas Teknik
Universitas Negeri Medan, khususnya Prodi Pendidikan Teknik Otomotif
memiliki kemampuan dan kompetensi yang matang sebagaimana diharapkan
yaitu mampu menjadi pendidik yang memiliki pengetahuan yang luas baik
dalam hal mendidik maupun pengetahuan di lapangan/industri.
2. Tujuan
Adapun tujuan pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan Industri (PKLI)
antara lain sebagai berikut :
a) Mahasiswa dapat langsung bekerja di dunia industri serta mengikuti
perkembangan teknologi terutama dalam bidang otomotif.
4
b) Memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam hal praktek kerja
khususnya dalam service rem.
c) Memberikan pengalaman kepada mahasiswa menemukan hal yang belum
dilakukan dalam service rem.
d) Memberikan pengalaman kepada mahasiswa membuat suasana kerja yang
harmonis di dunia usaha dan industri.
e) Memberikan pengalaman bagi mahasiswa membuat laporan kegiatan
praktek kerja laangan industri khususnya laporan praktek service rem.
f) Memberi pengalaman bagi mahasiswa membuat laporan kegiatan praktek
kerja lapangan industri.
g) Tujuan mengambil judul over haul sistem rem ini adalah karena yang
seringkali yang kami perbaiki adalah system rem
1. Bagi Mahasiswa
5
c) Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan khususnya Pendidikan
Teknik Otomotif dikenal oleh dunia industri.
d) Dapat mengetahui keberadaan perusahaan dari sudut pandang mahasiswa
yang melakukan praktek industry di perusahaan tersebut.
3. Manfaat bagi perusahaan
a) Adapun kerja sama antara antara dunia pendidikan dengan dunia industri
perusahaan sehingga perusahaan tersebut dikenal oleh kalangan
akademis.
b) Perusahaan dapat menilai kualitas dari suatu lembaga pendidikan
sehingga menjadi suatu perkembangan untuk merekrut tenaga kerja.
c) Terjadi kerja sama antara dunia industri dengan Fakultas Teknik
Universitas
F. Gambaran Umum Perusahaan
1. Sejarah Berdirinya Perusahaan
Bengkel Gaharu Auto Service merupakan bengkel mobil yang terletak
di Jl. Gaharu No.41, Gaharu, Kec. Medan Timur., Kota Medan, Sumatera
Utara bengkel ini didirikan pada tahun 2010 dan didirikan bapak Ali Suwito
dengan alasan ingin membangun kampung halaman dan membantu anak
setempat dalam meningkatkan bakat mereka dalam dunia otomotif. oleh Dan
pada saat ini Gaharu Auto Service merupakan salah satu bengkel yang
terdapat di Medan dengan pelayanan terbaik
2. Lokasi Perusahaan
Bengkel Gaharu Auto Service terletak di Jl. Gaharu No.41, Gaharu,
Kec. Medan Timur., Kota Medan, Sumatera Utara
3. Ruang Lingkup Bidang Usaha
a) Doorsmeer Adalah pelayanan jasa yang diberikan Bengkel Gaharu Auto
Service di Jl. Gaharu No.41, Gaharu, Kec. Medan Tim ur., Kota Medan,
6
b) Tune Up Tune adalah pelayanan jasa yang diberikan Bengkel Gaharu Auto
Service di Jl. Gaharu No.41, Gaharu, Kec. Medan Timur., Kota Medan,
Sumatera Utara berupa penyetelan ulang dan membersihkan semua
komponen-komponen dan sistem yang ada di dalam mesin mobil agar
kembali seperti semula.
c) Cafe & Resto adalah pelayanan jasa yang diberikan Bengkel Gaharu Auto
Service di Jl. Gaharu No.41, Gaharu, Kec. Medan Timur., Kota Medan,
Sumatera Utara. berupa service berat yang dilakukan pada mesin mobil
apabila dipakai dalam waktu yang cukup lama ataupun service berat
yang perlu dilakukan apabila terdapat kerusakan pada mobil
f) Ganti Oli adalah pelayanan jasa yang diberikan Bengkel Gaharu Auto
Service di di Jl. Gaharu No.41, Gaharu, Kec. Medan Tim ur., Kota Medan,
Sumatera Utara berupa servis rutin untuk setiap mobil , oli mesin
berfungsi sebagai pelumas mesin dan harus dilkukan dengan spek oli dan
jumlah yang tepat
7
g) Balancing adalah pelayanan jasa yang diberikan Gaharu Auto Service di di
Jl. Gaharu No.41, Gaharu, Kec. Medan Tim ur., Kota Medan, Sumatera Utara
berupa penyesuaian atau upaya menjaga keseimbangan pada titik atas bawah
atau kiri kanan roda dengan cara menambahkan timah pada bagian yang
kurang, biasanya ini dilakukan pada saat penggantian ban atau velg dan jika
kilometernya sudah mencapai batas untuk di balancing.
h) Spooring adalah pelayanan jasa yang diberikan Bengkel Gaharu Auto
Service di di Jl. Gaharu No.41, Gaharu, Kec. Medan Tim ur., Kota Medan,
Sumatera Utara berupa alignment atau proses pada mobil untuk meluruskan
kembali empat roda mobil seperti awal, sesuai settingan pabrikan. Biasanya
dua roda depanlah yang akan diluruskan dan diatur agar kembali seperti
sedia kala.
i) Ban adalah pelayanan jasa yang diberikan Bengkel Gaharu Auto Service di
di Jl. Gaharu No.41, Gaharu, Kec. Medan Timur., Kota Medan, Sumatera
Utara berupa penggantian ban jika sudah waktunya diganti biasanya umur
ban sampai 3 tahun.
j) Angin nitrogen adalah pelayanan jasa yang diberikan Bengkel Gaharu Auto
Service di di Jl. Gaharu No.41, Gaharu, Kec. Medan Tim ur., Kota Medan,
Sumatera Utara. berupa pengisian angin murni yang sudah tersaring dan
tidak memiliki kandungan air didalamnya sehingga ban terasa lebih ringan.
8
G. Operasi Kerja dan Struktur Organisasi Perusaahan
1. Operasi kerja
a) Tenaga kerja
Bengkel Gaharu Auto Service di di Jl. Gaharu No.41, Gaharu, Kec. Medan
Timur., Kota Medan, Sumatera Utara. memiliki tenaga kerja sebanyak 12 orang
dengan 4 orang sebagai mekanik, 5 orang di bagian doorsmeer, 1 orang dibagian
penggantian oli dan 2 orang dibagian kasir.
b) Jam Kerja
Bengkel Gaharu Auto Service di di Jl. Gaharu No.41, Gaharu, Kec. Medan
Tim., Kota Medan, Sumatera Utara. dapat berjalan lancar dengan baik dalam
melaksanakan kegiatan, maka pengaturan waktu/jam kerja bagi tenaga kerja perlu
diperhatikan. Berikut jam kerja bagi tenaga kerja di Bengkel Gaharu Auto Service di Jl.
Gaharu No.41, Gaharu, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara Sebagai berikut:
Tabel 1. Jam Kerja di Bengkel Gaharu Auto Service Jl. Gaharu No.41
Hari Kerja Jam Kerja Istirahat
08.00 – 12.00 WIB
Senin - Kamis 12.00 – 13.00
13.00 – 17.00 WIB
08.00 – 12.00 WIB
Jumat -Sabtu 12.00 – 13.00
13.00 – 17.00 WIB
9
c) . Visi dan Misi Gaharu Auto Service
[Link] Gaharu Auto Service
Untuk menjadi bengkel mobil yang terbaik di Kota Medan dengan
memberikan kepuasan pelanggan didukung dengan peralatan yang canggih dan
tenaga ahli yang berkompeten dalam memberikan pelayanan jasa bengkel
kepada pelanggan, mitra usaha, Pegawai, pemegang saham dan masyarakat.
2. Misi Gaharu Auto Service
1) Membangun bengkel yang sehat dan terpercaya dengan memberikan jasa
bengkel yang unggul berdasarkan nilai-nilai kejujuran, keadilan dan
kehati-hatian.
2) Memberikan pelayanan dan yang solusi terbaik, cepat,tepat dan berkualitas
3) Memberikan kemudahan untuk merawat kendaraan dan pelayanan dengan
sistem Mobile Service.
4) Membangun hubungan saling menguntungkan dengan mitra bisnis
5) Menjamin kesejahteraan karyawan
6) Menciptakan interaksi kerja yang saling mendukung dan lingkungan kerja
yang kondusif
10
Hendry Halim
Komisaris
Direktur
Julhaini
GM
HRD-GA Accounting
Gambar 1 Struktur Organisasi Bengkel Gaharu Auto Service
Suci
Resepsionis
11
1. Deskripsi Tugas
12
i. Kepala Sparepart bertugas untuk menjalankan kartu stock, mencatat semua
movement, membuat laporan dan bertanggung jawab terhadap semua
sparepart di perusahan.
j. Staff Part bertugas untuk mencatat dan mengecek ketersediaan spare part
untuk proses bengkel susuai dengan standart minimum stock.
k. Expedisi bertugas untuk mengirim atau mencari spare part yang dibutukan.
l. Kepala Security Menyelenggarakan, Mengatur dan mengorganisasikan
seluruh kegiatan teknis operasional lapangan.
m. Security bertugas untu menjaga keamanan yang berada di perusahaan.
n. Resepsionis bertugas untuk menanyakan keperluan dan kebutuhan tamu.
Setelah mengetahui keperluan dan kebutuhan tamu, resepsionis berperan
untuk menyediakan kebutuhan mereka atau mengarahkan tamu kepada
bagian yang terkait dengan kebutuhan tamu.
13
BAB II
LANDASAN TEORI
a. Rem Tromol
Pada tipe rem tromol, kekuatan tenaga pengereman diperoleh dari
sepatu rem yang diam menekan permukaan tromol bagian dalam yang berputar
bersama-sama dengan roda.
Karena self-energizing action ditimbulkan oleh tenaga putar tromol dan
tenaga mengembangnya sepatu, kekuatan tenaga pengereman yang besar
diakibatkan oleh usaha pedal yang relatif kecil. Rem tromol biasanya
digunakan untuk melakukan pengereman belakang.
Menurut Louis Renault yang merupakan pelopor industri
otomotif prancis rem tromol bekerja dengan gesekan sehingga bisa
menghentikan putaran roda
14
Gambar 2 Tromol
Ada dua jenis sepatu rem, seperti gambar diatas yang disebelah kiri:
leading shoes primer dan trailing shoe (sekunder) bila ujung bagian atas (toe)
pada sepatu rem didorong ke arah tromol rem (wheel cylinder) yang berputar
pada arah seperti ditunjukkan dengan panah, sepatu rem cenderung melekat
(stick) pada tromol dan berputar.
Sepatu rem ini disebut “leading shoe”dilain pihak, ujung atas sepatu
bagian belakang terdorong kedalam oleh tromol yang cenderung mengembang
keluar, ini disebut trailing shoe.
Kerja tromol mencoba mendorong leading shoes berputar bersama tromol dan
ini disebut self-enegizing atau self-servo 3:1
1. Komponen
Backing plate
Silinder roda (Wheel cylinder)
Sepatu rem dan kanvas (brake shoe and lining)
Tromol rem (Brake drum)
15
a) Backing Plate
Backing plate dibuat dari baja press yang dibaut pada oxle housing atau
axle carrier bagian belakang. Karena sepatu rem terkait pada backing plate,
maka aksi daya pengereman tertumpu pada backing plate
b) Silinder roda (whell cylinder)
Silinder roda (wheel cylinder) terdiri dari beberapa komponen seperti
terlihat pada gambar 4 diatas, setiap roda menggunakan satu atau dua buah
silinder roda ada sistem yang menggunakan dua piston untuk menggerakkan
roda, sedangkan sistem di avanza 2015 ini hanya menggunakan satu piston.
Bila timbul tekanan hidraulis pada maka akan menggerakkan piston cup,
piston akan menekan kearah sepatu rem, kemudian bersama-sama menekan
tromol. Apabila rem tidak bekerja, maka piston akan, kembali ke posisi semula
dengan adanya kekuatan pegas membalik sepatu rem dan pegas kompresi
yang mengkerut, bleder plug disediakan pada silinder roda
c) Sepatu Rem Dan Kanvas Rem
Sepatu ram (brake shoe), seperti juga tromol memiliki bentuk setengah
lingkaran Biasanya sepatu rem dibuat dari plat baja. Kanvas rem dipasang
dengan jalan dikeling (pada kendaraan besar) atau di lem (pada kendaraan
kecil) pada permukaan yang bergesekan dengan tromol. Kanvas ini harus dapat
menahan panas dan aus dan harus mempunyai Koefisien gesek yang tinggi.
Koefisien tersebut sedapat mungkin tidak mudah dipengaruhi oleh
keadaan turun naiknya temperatur dan kelembaban yang slih berganti.
Umumnya kanvas (lining) terbuat dari campuran fiber metalic dengan brass,
lead, plastik dan sebagainya dan diproses dengan ketinggian panas tertentu.
d) Tromol Rem
Tromol rem (brake drum) umumnya terbuat dari besi tuang (gray cast
iton). Tromol rem sangat dekat dengan sepatu rem ini letaknya sangat dekat
dengan sepatu rem tanpa bersentuhan dan berputar bersama roda. Ketika
kanvas
16
menekan permukaan bagian dalam tromol bila rem bekerja, maka gesekan
panas tersebut dapat mencapai suhu setinggi 200 ℃ sampai 300 ℃
17
dihubungkan dengan sekrup penyetelan sepatu. Sekrup penyetelan sepatu
terdiri dari sebuah baut dan mur seperti pada gambar dibawah
18
e) Celah Lebih Besar Dari Standar
Bila pedal rem ditekan, gerakan piston lebih besar dibanding celah
standar. Oleh karena itu puntiran luas penyetelan juga besar, yang
menyebabkan roda penyetel berputar sedikit.
Bila pedal rem dilepas, maka piston dan tuas penyetel berputar kembali ke
posisi awalnya, luas penyetel menghubungkan gigi berikutnya dari adjusting
whell. Bila pedal rem ditekan kedua kalinya, maka adjusting wheel berputar,
baut penyetel bergerak pada saat sepatu rem mengembang dan celah sepatu
tersetel
f) Penyetelan Dilakukan Dengan Rem Parkir
Tuas penyetel (adjusting lever) pada sepatu. Salah satu ujung tuas
penyetel dihubungkan dengan sepatu rem melalui sebuah pegas dan ujung
lainnya dihubungkan dengan sekrup penyetel yang bersatu dengan strut rem
parkir (parking brake shoe strut)
Saat rem parkir bekerja, maka tuas tertarik ke kiri. Pada saat yang
bersamaan, tuas penyetel berputar searah jarum jam mengelilimgi pin tempat
sepaturem terpasang, memutarkan adjusting screw.
g) Celah Sepatu Rem Lebih Besar Dari Standar Bila tuas rem parkir ditarik,
maka tuas penyetel akan bergerak jauh melebihi jarak gigi berikut pada mur
penyetel. Bila tuas rem dibebaskan maka tuas penyetel juga turun. Dan ini
akan menyebabkan mur penyetel berputar dan penyetel sepatu
19
h) Celah Sepatu Rem Normal
Bila tuas rem parkir ditarik. Maka tuas penyetel tidak dapat bergerak
sedikit dan tuas penyetel tidak dapat bergerak pada gigi berikutnya. Celah
sepatu tetap tidak berubah
Perhatikan gambar di atas dari mulai kanan ke kiri. Kerja rem tromol
dimulai saat kaki pengemudi menekan pedal rem mobil. Gaya tekan dari kaki
pengemudi akan diteruskan ke boster (jika ada) diteruskan ke master silinder.
Master silinder kemudian memberikan tekanan pada minyak rem sehingga
timbulah tekanan hidrolik pada fluida.
Minyak rem bertekanan akan mengalir melalui pipa-pipa rem dan
sampai pada silinder roda. Di dalam silinder roda terdapat piston yang akan
terdorong oleh minyak rem bertekanan tersebut. Piston terdorong dan
mendorong sepatu rem kanan dan kiri. Tekanan pada sepatu rem ini akan
mengakibatkan gesekan pada tormol. Gesekan terjadi dan akibatnya kendaraan
dapat diperlambat bahkan hingga berhenti.
Selama pedal rem ditekan maka selama itulah gesekan tetap terjadi dan
kendaraan dalam keadaan mendapat gaya gesek dari sepatu rem dan tromol –
tentu saja gesekan terhadap jalan juga mempengaruhi.
20
Kemudian pada saat pedal rem dilepas maka sepatu rem akan terbebas.
Komponen pegas pengembali pada backing plate akan membantu
mempercepat telepasnya sepatu rem tersebut. Kembalinya sepatu rem pada
posisinya berarti menekan balik minyak rem kembali ke master silinder.
Sampai di master silinder, minyak rem akan ditampung di reservoir tank.
Kondisi ini akan berulang secara terus menerus ketika pedal ditekan
dan dilepaskan oleh kaki pengemudi. Selama tidak ada kebocoran misilnya
pada kepala silinder atau silinder roda, rem tromol akan bekerja demikian
secara optimal.
b. Rem Cakram
Rem cakram (disk brake) pada dasarnya terdiri dari cakram yang
terbuat dari besi tuang (disk rotor) yang berputar dengan roda dan dengan
bahan gesek (dalam hal ini disk pad yang mendorong dan menjepit cakram.
Daya pengereman dihasilkan oleh adanya gesekan disc pad dan cakram disc
1. Komponen-komponen utama rem cakram
a) Piringan (disk rotor)
Piringan cakram atau disc brake adalah komponen rem cakram yang
akan langsung terhubung dengan poros as roda yang akan berputar dengan
mengikuti putaran dari roda.
Piringan cakram akan berfungsi sebagai media yang akan dijepit atau
ditekan oleh kampas rem, sehingga muncul proses pengereman pada mobil.
Ada beberapa piringan yang terbuat dari komposit matriks keramik atau
komposit karbon dan bahan ini biasanya dipakai untuk membuat piringan
mobil mewah dengan kecepatan yang tinggi.
Ada 2 tipe piringan cakram mobil yang populer di Indonesia sampai
sekarang yaitu disc dengan ventilated disc.
1. Solid disc adalah tipe yang bentuknya sangat solid dengan tingkat ketebalan
yang tinggi dan terdapat lubang-lubang di sekitaran piringan. Namun untuk
daya pengereman sangatlah bagus, karena daya cengkramnya sangat kuat
21
2. disc adalah tipe piringan cakram yang memiliki desain unik, karena ada
lubang-lubang di bagian piringannya dan lubang dibuat dengan tujuan untuk
mempercepat proses pendinginan, sehingga bisa lebih cepat dalam melepaskan
panas.
b) Pad rem
Komponen rem cakram mobil yang terakhir adalah pedal rem. Pedal
rem bekerja layaknya sebuah “saklar” dalam sistem pengereman. Komponen
inilah yang mengaktifkan atau mematikan pengereman. Saat pedal rem diinjak,
timbul gaya tekan yang kemudian menghasilkan mekanisme hidrolik dan
menggerakkan minyak rem.
c) Caliper
Tipe-tipe caliper
1. Tipe fixed caliper
Pada jenis rem cakram kaliper di dalam kaliper, ada dua piston di kedua
sisi kaliper. Penggunaan dua piston pada kedua sisi ini akan memberikan
keuntungan berupa tenaga yang lebih besar dibandingkan dengan rem
cakram yang hanya satu piston.
22
Karena jenis ini menggunakan dua piston untuk gaya pengereman yang lebih
besar , rem tetap cocok untuk kendaraan yang membutuhkan gaya pengereman
yang lebih besar.
2. Tipe floating caliper
Pada rem cakram tipe kaliper luncur , di dalam kaliper untuk rem
cakram tipe ini terdapat satu atau dua piston, namun piston-piston tersebut
hanya terdapat pada salah satu sisi kalipernya.
Cara kerja dari rem cakram tipe floating caliper ini yaitu, ketika pedal
rem ditekan maka akan menekan piston pada master silinder dan
selanjutnya akan ditekan dan disalurkan ke kaliper
Gambar 12 Caliper
2. Siklus rem cakram
23
menekan fluida (cairan rem atau brake fluid). Tekanan hidrolik ini akan
disalurkan ke kaliper melalui pipa dan selang rem.
Tekanan hidrolik akan menekan piston yang ada di dalam kaliper yang
kemudian piston tersebut akan menekan pad rem, kemudian pad rem akan
menekan piringan cakram untuk melakukan proses pengereman.
Saat pedal rem dilepas
Ketika pedal rem dilepas, maka tidak akan ada tekanan hirolik yang
menekan pad rem. Dengan gaya sentrifugal yang ditimbulkan oleh gerakan
piringan cakram maka akan mengembalikan posisi pad rem pada posisi semula.
Sistem rem cakram hidrolik, bekerjanya sangat tergantung dari kondisi
cairan rem dan sistem rem hidroliknya. Bila terdapat kebocoran ataupun
kualitas dari cairan remnya telah memburuk maka akan berakibat dari kinerja
sistem rem.
Untuk itu jika terjadi kebocoran pada sistem rem maka segera lakukan
langkah perbaikan dan jika kualitas dari cairan rem telah jelek atau sudah
mencapai masa penggantian, lakukan penggantian cairan rem.
Setelah melakukan langkah perbaikan, jangan lupa lakukan langkah
pembuangan udara yang ada pada sistem rem dengan cara melakukan
langkah bleeding udara.
24
BAB III
TEKNIK PELAKSANAAN PKLI
25
Hal itu dilakukan supaya costumer mengetahui kondisi mobil, dan data
tersebut akan dimasukkan ke system. Data tersebut berguna apabila suatu saat
costumer mengalami keluhan, pihak Bengkel Gaharu Auto Service dapat
menunjukkan data tersebut kepada costumer. Costumer juga dapat melihat
kapan kendaraanya terakhir di service, part apa saja yang diganti, dan siapa
mekanik yang menservice mobilnya.
26
avanza
3. Rabu, 22 juni 2022 1) Mengganti busi dan mengganti paking head
mobil honda jazz
2) Mengganti kanvas kopling pada mobil
avanza
4. Kamis, 23 juni 2022 1) Service rem kijang inova
2) Mengganti lampu-lampu belakang
toyota rush
5. Jumat, 24juni 2022 1) Service rem honda Cr-v
6. Sabtu, 25 juni 2022 1) Penggantian busi pada honda jazz
2) Service rem honda jazz
7. Minggu, 26 juni 2022 Libur
8. Senin, 27 juni 2022 1) Penggantian oli, isi air baterai dan
membersihkan saringan udara mobil
mazda
2) Service rem honda Hr-v
9. Selasa, 28 juni 2022 1) Mengganti lampu belakang putus toyota
rush
2) Service rem toyota rush
10 Rabu, 29 juni 2022 1) Ganti oli,filter mesin dan fuel filter
inova diesel
11. Kamis, 30 juni2022 1) Mengganti ball joint honda Cr-v
12. Jum’at, 01 juli 2022 1) Service berkala avanza
13. Sabtu, 02 juli 2022 1) Service rem honda jazz
2) Ganti oli dan air radiator honda jazz
14. Minggu, 03 juli 2022 Libur
15. Senin, 04 juli 2022 1) Mengganti kanvas kopling pada mobil
avanza
16. Selasa, 05 juli 2022 1) Servis rem kijang inova
17. Rabu, 06 juli 2022 Sakit
18. Kamis, 07 juli 2022 1) Mengganti busi honda brio
2) Servis rem honda brio
27
19. Jum’at, 08 juli 2022 Sakit
20. Sabtu, 09 juli 2022 1) Libur (hari raya idhul adha)
21. Minggu, 10 juli 2022 1) Libur
22. Senin, 11 juli 2022 1) Service berkala toyota avanza
2) Mengganti kanvas kopling pada mobil
avanza
23. Selasa, 12 juli 2022 1) Mengganti kanvas kopling honda Cr-v
24. Rabu, 13 jul 2022 1) Mengganti oli honda Hr-v
2) Mengganti kanvas kopling pada mobil
avanza
25. Kamis, 14 juli 2022 1) Servis rem toyota avanza
2) Tune up pada toyota avanza
26. Jum’at, 15 juli 2022 Ke kampus untuk mengurus surat
27. Sabtu, 16 juli 2022 1) Mengganti oli, air radiator dan minyak
rem pada toyota avanza.
2) Service berkala avanza
28. Minggu, 17 juli 2022 Libur
29. Senin, 18 juli 2022 1) 1) Service berkala kijang inova
30. Selasa, 19 juli 2022 1) Service rem dan mengganti saringan udara
x-trail
31. Rabu, 20 juli 2022 1) Perpisahan antara mahasiswa PKLI dengan
seluruh pihak yang terkait di Gaharu Auto
Service.
2) Penyerahan tanda terimakasih kapada
mekanik dan pembimbing PKLI
29
C. Alat dan Bahan
1. Bahan
Berikut adalah bahan-bahan yang digunakan pada pelaksanaan PKLI
30
2. Alat
Berikut adalah bahan-bahan yang digunakan pada pelaksanaan PKLI
Tabel 3 Alat-Alat yang Digunakan Pada Saat PKLI
No Alat No Alat
4 Kunci pas 10, 12, 14, 17, 19 20 Palu besi, karet dan
6 Kunci shock 8, 10, 12, 14, 16, 17, 19, 21 21 Tang kombinasi,
31
3. Alat dan Bahan saat Over Haul Sistem Rem
a. Alat
1. Kunci shock yang berfungsi mengencangkan/mengendurkan baut
dan mur
2. Kunci kombinasi (pas dan ring) yang berfungsi untuk mengendurkan
dan mengencangkan baut dan mur pada sitem rem
3. Lift atau dongkrak alat yang berfungsi untuk menaikkan mobil
b. Bahan
1. Satu Unit Grand Max
2. Kanvas rem
3. Krim pelumas/gomuk
4. Pembersih rem
5. Ampelas
Sistem rem pada Grand Max tahun 2015 menggunakan rem tromol Model
two-leading, Konstruksi model ini pada bagian atas sepatu primer dan
sekunder dipasang sebuah silinder roda dengan penyetel sepatu rem menjadi
leading jika berputar sebaliknya maka kedua sepatu rem menjadi trailing.
32
a. Nama Bagian dan Fungsi
1) Kampas dan sepatu rem, kanvas terpasang pada sepatu rem dengan
cara dikeling yang berfungsi menekan putaran tromol rem pada saat
kendaraan dihentikan.
2) Tromol rem, fungsinya sebagai penahan putaran pada saat proses
penggerakan berlangsung.
3) Silinder rod, berfungsi untuk mendorong sepatu rem ke tromol
dengan adanya tekanan hidrolik dari master silinder.
4) Piston, fungsinya sebagai tenaga penggerak kedua kanvas rem karena
terjadi pada master silinder yang diteruskan ke silinder roda dan
tekanan tersebut dilanjutkan oleh piston menekan masing-masing
sepatu rem.
Gambar 15 Piston
33
Gambar 16 Pegas pengembali
34
6) Parking Brake Cable, fungsi utama kabel rem parkir adalah untuk
menghubungkan gerakan tuas rem parkir dengan parking brake lever
yang ada pada rem.
7) Parking brake lever, cara kerja rem parkir ini, ketika kita tarik tuas rem
maka park brake lever akan tertarik. Tarikan ini akan mendorong
brake shoe link untuk bergerak kearah luar, sehingga kampas rem
sekunder langsung menempel dengan permukaan tromol
b. Cara Kerja
1) Pada Saat Pedal Rem Diinjak
Apabila pedal rem diinjak maka tuas master silinder akan
mendorong piston dan minyak rem didalam master akan terdorong oleh
piston ke dalam pipa saluran tinggi. Minyak rem didalam pipa akan
diteruskan ke silinder roda. Pada silinder roda, piston akan mendorong
kanvas sehingga akan terjadi pengereman.
35
2) Pada Saat Pedal Dilepas
Apabila pedal dilepas maka pushrod akan bergerak mundur
dan piston akan ikut bergerak mundur mengikuti pushrod. Karena
pushrod tidak mampu mengalahkan tenagan pegas maka volume dalam
ruang silinder membesardan tekanan mengecil akibatnya pada sepatu
rem akan kembali seperti semula.
c. Gangguan gangguan pada sistem rem Avanza
1) Pengereman tidak bekerja,
Pada saat pedal rem di injak kendaraan tetap barjalan dan tidak terjadi
pengereman.
Penyebab:
1. Kekurangan minyak rem
2. Terdapat kerusakan atau kebocoran pada pipa atau sambungan
3. Silinder utama mengalami kerusakan
Cara mengatasi
Cari bagian yang mengalami kebocoran, dan perbaiki kerusakan
silinder utama.
2) Rem Bunyi,
Penyebab:
1. Kanvas rem aus/bunyi
2. Bantalan roda longgar
3. Kontak yang tidak tepat antara kanvas dan tromol.
Cara Mengatasi
a. Ganti kanvas rem
b. Pelonggaran bantalan roda diperbaiki
c. Penyetelan kontak antara tromol dengan kanvas rem
36
2. Sistem Rem Depan Grand Max
37
Gambar 20 Bagian-bagian rem cakram
d. Boster Rem
Termasuk alat tambahan pada system rem yang berfungsi melipat
gandakan tenaga penekan pedal rem yang dilengkapi booster rem disebut servo
(servo brake). Boster rem yang dipasang menjadi satu dengan master silinder
tetapi ada juga yang dipasang terpisah
38
b. Saat Pedal rem dilepas
Ketika kita melepas pedal rem maka tekanan hidrolis yang sebelumnya
ada didalam system rem menjadi hilang ini akan menyebabkan kampas rem
kehilangan daya dorong karena adanya dorongan pada kampas rem ini
sejatinya bersal dari kekuatan injakan dan bisa kembali berputar.
4. Kerusakan dan Perbaikan Rem Cakram
a. Muncul Suara Berdecit
Salah satu kerusakan yang sering terjadi dalam rem cakram adalah
muncul suara berdecit ketika proses pengereman. Biasanya hal ini terjadi pada
rem-rem yang sudah berusia diatas 30.000 km. Ada beberapa hal yang menjadi
penyebab kerusakan pada rem cakram tersebut, antara lain adalah:
Kondisi kampas rem dan cakram yang mungkin terlalu halus. Hal ini
biasanya dikarenakan kualitas dari bahan tersebut. Untuk mengatasi hal ini
bisa dilakukan dengan mengganti piringan cakram dengan komponen yang
asli.
Piringan cakram sudah tidak rata sehingga menimbulkan bunyi saat
terjadi gesekan. Hal ini biasanya dikarekan umur cakram yang sudah tua dan
jarang dirawat. Untuk itu pentingnya merawat rem mobil, apalagi cara merawat
mobil tua. Jika mencapai 30.000km, akan lebih baik untuk memeriksa secara
[Link] benda asing, seperti pasir dan debu.
39
Pen Calliper Rem seret karena kekurangan pelumas. Untuk mengatasi
hal ini bersihkan calliper dan lumasi secara rutin.
Penyebab lainnya dapat dikarenakan piston rem yang amcet. Hal ini
akrena penumpukan karat-karat pada dinding piston. Cara
membersihkan karat yang tepat bisa dilakukan dengan menggunakan
cairan khusus penghilang karat.
b. Rem Bergetar
Kerusakan lainnya yang sering terjadi pada rem cakram adalah rem
yang bergetar. Kondisi rem yang bergetar naik turun ini juga menjadi salah
satu penyebab setir mobil bergetar. Gangguan ini seringkali dikarenakan
piringan rem cakram yang mungkin sudah tidak rata dan tipis.
Umumnya ketebalan cakram rem yang baik adalah 22 mm tergantung
dari pabrikan. Jika hal ini terjadi pada mobil ini maka cara untuk
memperbaikinya adalah dengan mengecek terelbih dahulu ketebalan pada
cakram rem. Jika anda masih merasa ketebalannya normal, maka anda bisa
melakukan pembubutan yang ditujukan untuk meratakan kembali cakram.
Namun jika kondisinya sudah tipis, maka segera ganti dengan komponen
piringan yang baru.
c. Rem Keras Saat Diinjak
Kerusakan pada rem cakram lainnya dapat terjadi saat rem keras ketika
diinjak. Kerusakan ini biasanya disebabkan karena minyak rem yang
berkurang. Booster rem merupakan komponen yang bekerja untuk menyuplai
minyak rem. Sehingga jika booster rem mengalami kerusakan, maka penting
untuk mengetahui cara memperbaiki booster rem mobil.
Kerusakan yang terjadi pada booster rem akan mempengaruhi minyak
rem sehingga tekanan saat proses pengereman akan menjadi
40
keras dan membahayakan. Untuk memperbaiki hal ini, maka akan
lebuk baik untuk mengkonsultasikan dengan teknisi yang sudah ahli dan
terpercaya. Jika komponennya harus diganti, maka segera ganti dengan
komponen yang baru.
d. Rem Tidak Pakem dan Mengganjal
Kerusakan yang terjadi pada rem cakram dapat mempengaruhi
kekuatan pada rem ketika melakukan pengereman. Hal yang paling sering
terjadi adalah rem menjadi tidak pakem dan terasa mengganjal. Sehingga
menyebabkan pengereman menjadi semakin jauh dan lama untuk bisa berhenti.
Untuk mengetahui kondisi ini maka lakukan pengecekan. Biasanya penyebab
utamanya berasal dari kampas rem yang sudah habis.
Sehingga bagi pemilik mobil penting untuk mengetahui ciri
kampas rem mobil habis. Kampas rem memiliki masa pakai yang
berbeda sesuai dengan spesifikasi dari pabrikan. Sehingga jika kampas
rem memang sudah mau habis, segera ganti dengan yang baru.
Selain itu penyebab lainnya bisa jadi dikarenakan kerusakan
master rem mobil. Kerusakan ini juga menyebabkan suplai minyak rem
menjadi kurang optimal yang mana mempengaruhi kecepatan dari daya
cengkram rem terhadap ban mobil sehingga membuat rem menjadi
tidak pakem.
41
e. Rem Menjadi Lebih Dalam
Kondisi ini biasanya disebabkan karena kerusakan pada master rem dan
sistem pengereman. Biasanya yang akan terjadi adalah rem terasa terlalu dalam
dan ringan saat diinjak. Untuk mengatasi hal ini maka perbaikan secara
keseluruhan merupakan solusi yang tepat. Jika anda hanya mengganti
komponen sil master rem ataupun memperbaiki dinding master rem tidak
membuat kondisi bertahan lama malah menyebabkan kerusakan yang lebih
parah.
a. Alat
1) Kunci shock
2) Kunci pas ring/kombinasi
3) Impact tool
4) Disk brake piston spreader
5) Lift car atau dongkrak
6) Compressor
7) Air duster gun
42
b. Bahan
1) 1 unit mobil Grand Max
2) Kampas rem(Jika diperlukan)
3) Grease/Krim pelumas
4) Brake Cleaner/pembersih rem
5) Amplas
2. Langkah pengerjaan
1) Longgarkan mur pengunci roda
2) Lepaskan Posisikan mobil pada car lift dengan benar kemudian
naikkan
3) kampas rem dengan cara yang tepat sbb,
43
a. Lepaskan baut pengunci kaliper menggunakan kunci ring/pas
14,kemudian buka caliper dengan cara menaikkan ke atas
b. Lepaskan masing masing kampas rem menggunakan tangan/alat
bantu bila diperlukan
1) Lakukan pengamplasan pada bagian kampas rem (jika tidak
diganti),kemudian semprot dengan angin bertekanan tinggi
menggunakan air gun.
2) Lakukan pengukuran atau pengamatan pada kampas rem,untuk
ketebalan nya apabila ketebalannya diantara 2,5 mm sampai 3
mm maka sudah dapat dilakukan penggantian atau jika masih
diatas 3 mm maka kampas tersebut masih layak pakai,kemudian
untuk ukuran yang baru adalah 12 mm.
3) Bersihkan setiap komponen menggunakan brake cleaner
4) Oleskan crease secukupnya pada bagian kampas rem dan baut.
5) Pasang kamapas rem pada posisi yang tepat,selanjutnya pasang
kembali caliper rem dengan benar kemudian pasang baut caliper
6) Pasang roda dan mur dengan posisi menyilang untuk
memperoleh kerapatan yang merata pada roda.
7) Kemudian turunkan mobil secara perlahan,selanjutnya momen
semua mur pengunci roda dengan ukuran 14 Nm.
8) Lakukan test drive untuk mengetahui apakah semua sistem rem
berfungsi dengan baik.
5. Langkah-Langkah Bongkar Pasang Rem Tromol di Bengkel
(a) Pelepasan Rem Tromol
(1) Lepas Roda
44
Gambar 21 Buka roda belakang
45
Gambar 24 Membersihkan tromol
Bila ketebalan kampas kurang dari nilai minimum atau terlihat tanda
keausan yang tidak merata, gantilah sepatu rem
Ketebalan minimum : 1,0 mm (0,039 in).
Ketebalan standar : 6,0 mm (0,236 in).
Jika sepatu rem masih bagus tidak perlu diganti cukup dicuci dan
dibersihkan
6. Perakitan Rem Tromol
Pasang Sepatu Rem
Letakkan sepatu rem atas pada posisinya menggunakan tang, obeng, pasang pegas penahan
sepatu, dua mangkuk dan pen. Jika sudah selesai pemasangan gunakan pelumas agar pada
saat memasukkan tromol mudah
46
[Link]-Langkah Bongkar Pasang Rem Cakram (Disk Brake)
(a) Bongkar Rem Cakram
1) Posisikan mobil di two post car lift
2) Kendurkan baut dengan kunci roda
3) Naikkan car lift dan bukalah roda
depan sampai terlihat disk brake
47
(c) Buka kanvas rem
1) Tarik kanvas rem keluar jika sudah tipis sudah bisa diganti jika masih tebal cukup di
cuci saja
2) Buka Caliper
3) Buka piston dan di kertas pasir biar halus
I. Periksa Caliper
49
Gambar 30 Proses pres piston dan pemasangan caliper
50
Rem cakram terasa lembut. Hal tersebut di karenakan pada saat
udara atau air masuk ke dalam sistem rem, maka bisa di pastikan anda atau
sang pengemudi akan merasakan pedal rem yang terasa lebut pada saat di
pijak. Korosi atau yang sering di sebut karat ialah hal yang akan terjadi
setelahnya. Udara yang berada di dalam sistem rem akan meicu injakan
pedal rem akan menjadi lebih dalam dari yang biasanya anda lakukan
penginjakan pada pedal rem. Sementara itu air yang berada di sistem rem
akan berpengaruh pada sistem kerja caliper yang berada di master rem
[Link] cakram mobil terasa bergetar pada saat melakukan
[Link] bisa di pastikan bahwa gejala tersebut dari caliper rem
yang lengket atau juga caliper yang tidak bisa bekerja sesuai dengan prinsip
kerjanya, dan berkarat. Nah, jika masalah tersebut anda diamkan saja maka
akan membuat kampas rem cakram menjadi tidak rata habisnya dan setir
kemudi akan bergetar.
51
E. REFLEKSI
Setelah penulis melaksanakan PKLI,apatkan dari bangku perkuliahan
namun perbedaan itu justru menambah pengetahuan dan pengalaman penulis
dalam bidang otomotif. Hal yang berbeda salah satunya yang paling mencolok
adalah kemajuan teknologi pada bidang otomotif di Bengkel Gaharu Auto
Service menggunakan peralatan yang lebih canggih dan lengkap dari yang
pernah dipelajari oleh penulis di bangku perkuliahan maupun yang sering
penulis lihat di bengkel- bengkel lainnya. Tentu hal ini sangat baik bagi
pengetahuan tim kami yang melaksanakan PKLI di Bengkel Gaharu Auto
Service
Pada pelaksanaan PKLI di lapangan, penulis mendapat banyak pengalaman dan
ilmu berharga dari rekan-rekan teknisi yang menyambut kedatangan kami dengan
baik. Oleh karena itu, penulis melihat perlu adanya kerja sama antara dunia
Pendidikan dengan dunia industri otomotif yang lebih intensif agar Pendidikan dan
pengalaman pada mahasiswa menjadi lebih optimal.
Pada pelaksanaan PKLI di lapangan, banyak sekali ilmu dan
pengalaman yang penulis dapatkan dari teknisi. Saat PKLI penulis merasa
sangat di hargai selama melakukan pekerjaan, penulis di ajarkan terlebih
dahulu prosedur pekerjaan yang akan dilakukan sebelum memulai pekerjaan
tersebut. Selain itu apabila penulis berhasil menyelesaikan pekerjaan tersebut
penulis di berikan pujian, sedangkan ketika penulis tidak dapat menyelesaikaan
pekerjaan tersebut maka penulis akan diajarkan lagi sampai penulis benar
benar paham terhadap pekerjaan tersebut.
Beberapa hal yang perlu menjadi refleksi bagi penulis setelah
melaksanakan PKLI adalah :
1. Pada dunia industri, mahasiswa dituntut untuk dapat menerapkan teori
yang dipelajari di bangku perkuliahan
52
2. Penulis dituntut untuk jauh lebih disiplin dan bertanggung jawab terhadap
pekerjaan apapun yang telah dilakukan
3. PKLI menjadi wadah menjalin kerja sama dan mengembangkan
kemampuan serta pengalaman
4. Penulis merasakan manfaat yang berarti dalam pengetahuan tentang
perkembangan di dunia otomotif.
53
BAB IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN
B. SARAN
a. Selama PKLI mahasiswa harus lebih mampu dalam beradaptasi dengan
lingkungan kerja dan pihak industri sehingga pihak industri tidak segan dan
tidak ragu untuk membagi ilmu dan pengalaman mereka baik didalam
bidang pengerjaan mekanik otomotif maupun pengelolaan perusahaan.
b. Hendaknya mahasiswa lebih mengikuti perkembangan dunia otomotif agar
lebih mudah melaksanakan Praktik di lapangan.
c. Dalam melaksanakan pekerjaan mahasiswa dituntut untuk mandiri dan
bertanggung jawab terhadap apa yang dikerjakan.
d. Dalam pelaksanaan perawatan dan perbaikan, mahasiswa agar tetap
memperhatikan beberapa hal, seperti : memperhatikan kesehatan dan
keselamatan kerja (K3), penggunaan peralatan yang sesuai, dan SOP
54
DAFTAR PUSTAKA
55
LAMPIRAN
Lampiran 1 Dokumentasi Selama PKLI
56
Lampiran 2 Gambaran Gaharu Auto Service
Gambar Depan CV GAHARU AUTO SERVICE Gambar Dalam CV GAHARU AUTO SERVICE
52
Lampiran 3 Surat Balasan Izin PK
53
Lampiran 4 Surat Menerima Permohonan Izin Ke CV Gaharu Auto Service
56
Lampiran 5 Surat Permohonan PKLI
57
Lampiran 6 Undangan Ujian PKLI