DASAR
ESTETIKA
DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
DASAR ESTETIKA
• Estetika selalu berdampingan dengan Seni dan Keindahan.
• Dalam tradisi estetika Barat, Seni selalu dipahami sebagai Ars
(ketrampilan), Tekhne (keahlian) dan terkait dengan Kalon
(keindahan). Seni berkaitan dengan penciptaan.
• Kata seni terjemahan dari Art (Inggris) muncul 10 April 1935.
• Seni adalah proses menciptakan persepsi baru yang
membutuhkan kehalusan jiwa sehingga menciptakan sesuatu
yang memiliki keindahan.
KEINDAHAN
• Objek yang mengungkapkan kehidupan (Chernyshevsky)
• Renungan tentang keindahan (Hauskeller)
• Keindahan sebagai kesatuan dari hubungan bentuk yang
terdapat di antara pencerapan indra kita (Dharsono)
• Keindahan tidak semata yang terlihat, tetapi yang ada
didalamnya.
ESTETIKA
• Bahasa Yunani Aesthetikos yang berarti berkenaan dengan
persepsi.
• Estetika sebagai pengetahuan yang indah dan hanya berurusan
dengan keindahan di dalam sebuah karya seni (Louis Kattsof).
• Estetika tidak hanya tentang keindahan, tetapi juga yang buruk
(Stolnitz).
• Estetika sebagai renungan tentang objek estetis atau karya seni
(John Hospers).
ESTETIKA
• Sebuah karya seni belum tentu indah, dan yang indah belum
tentu karya seni.
• Estetika sebagai sebuah ilmu pengetahuan yang dinamis,
karena masih terdapat berbagai pendapat dan sanggahan.
• Estetika tidak hanya terkait dengan keindahan, tetapi juga
terkait dengan masalah politik, ekonomi, sosial, kebudayaan,
agama, ideologi, moralitas, dan lain sebagainya.
TUJUAN ESTETIKA
(HAROLD TITUS)
• Menentukan sikap terhadap keindahan yang terdapat dalam
alam, kehidupan manusia, dan karya seni.
• Mencari pendekatan yang memadai dalam menjawab
masalah objek pengamatan indera, khususnya karya seni
yang menimbulkan pengaruh terhadap jiwa manusia
utamanya perenungan, pemikiran, perilaku dan perbuatan
manusia.
• Mencari pandangan yang menyeluruh tentang keindahan dan
objek yang memperlihatkan rasa keindahan.
TUJUAN ESTETIKA
(HAROLD TITUS)
• Mengkaji masalah yang berhubungan dengan bahasa dan
penuturan yang baik sesuai kebutuhan. Misal dalam karya
sastra mengkaji tentang istilah dan konsep keindahan.
• Mencari teori untuk menentukan dan menjawab persoalan
di sekitar karya seni dan objek yang menerbitkan
pengalaman indah.
STRUKTUR ESTETIKA
(UNSUR-UNSUR RUPA)
• Unsur Garis
STRUKTUR ESTETIKA
(UNSUR-UNSUR RUPA)
• Unsur Bentuk
• (Stilisasi)
STRUKTUR ESTETIKA
(UNSUR-UNSUR RUPA)
• Unsur Bentuk (Distorsi)
• Penggambaran bentuk
yang menekankan
pencapaian karakter.
STRUKTUR ESTETIKA
(UNSUR-UNSUR RUPA)
• Unsur Bentuk
(Transformasi)
• Perubahan bentuk akibat
terjadi proses
transformasi.
STRUKTUR ESTETIKA
(UNSUR-UNSUR RUPA)
• Unsur Bentuk
(Disformasi)
• Perubahan bentuk yang
dilakukan untuk
merepresentasikan sifat
seluruh objek.
• Biasanya berbentuk
simbolis.
STRUKTUR ESTETIKA
(UNSUR-UNSUR RUPA)
• Unsur Bentuk (Warna)
• Unsur warna yang tanpa
makna, representasi alam,
warna sebagai
tanda/simbol.
STRUKTUR ESTETIKA
(UNSUR-UNSUR RUPA)
• Unsur Bentuk (Ruang dan
Waktu)
• Ruang dan waktu adalah
objek seni yang terdiri atas
ruang dapat dipahami dalam
waktu yang bertahap.
• Ruang nyata dan ruang
semu.
TERIMA KASIH
[Link]@[Link]