SEJARAH
ESTETIKA
BARAT CHAPTER II
DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
ESTETIKA SKOLASTIK (THE DARK AGES)
HINGGA RENAISANS
• Pada Abad Pertengahan (Skolastik/The Dark Ages)
konsep Kosmosentrisme Yunani Klasik digantikan
dengan konsep Teosentrisme Kekristenan yang
mendominasi konsep estetika karya seni.
• Dari Abad Kegelapan lahirlah Abad Renaisans
sebagai kelahiran kembali Estetika Yunani Klasik
dan Romawi untuk menemukan maknanya.
ESTETIKA ABAD PERTENGAHAN
(THE DARK AGES)
• Estetika Abad Pertengahan dimulai dari runtuhnya
Kekaisaran Romawi dan bangkitnya Kekristenan di Eropa.
• Estetika Abad Pertengahan ini berlangsung selama 8 abad (5-
13 M).
• Estetika Skolastik ini pada masanya disebut sebagai Dark
Ages atau Abad Kegelapan, karena pada masa itu seluruh
aspek kehidupan masyarakat Barat termasuk seni dikuasai
oleh agama Kristen.
• Sepanjang masa pada abad itu seni dipergunakan melayani
agama.
ESTETIKA ABAD PERTENGAHAN
(THE DARK AGES)
• Tugas seni yaitu menunjukkan wujud dan peristiwa duniawi
sebagai tanda-tanda Ilahi (Hauskeller, 2015:27).
• Seni tidak hanya memperlihatkan keindahan duniawi,
melainkan juga memperlihatkan sesuatu yang seharusnya
tidak tampak menjadi tampak. Contohnya menggambarkan/
memvisualkan suatu kepercayaan dalam agama Kristen.
• Dalam tradisi Kristen, perwujudan Tuhan secara nyata
sebagai simbol/ image penggambaran dari keyakinan
terhadap Yesus Kristus.
ESTETIKA
THE DARK AGES
[Link] Aquinas
(1225-1274)
[Link] AQUINAS
• St. Thomas Aquinas adalah tokoh yang mengemukakan tentang
ciri khas estetika Abad Pertengahan.
• Aquinas adalah Santo (orang suci) dan seorang pendeta Kristen
dengan ordo Dominikan, lahir sekitar abad 13 di Napoli Italia.
• Cara pandang Aquinas dipengaruhi oleh karya-karya dari Plato,
Aristoteles, dan Agustinus dari Hippo.
• Aquinas memiliki kerangka pikir teosentrisme, termasuk cara
memandang keindahan, sehingga konsep estetikanya
menggabungkan estetika Yunani Klasik dengan teologi
Kekristenan.
3 CIRI ESTETIKA
[Link] AQUINAS
1. Estetika ini bersifat metafisik dan rasional;
2. Keindahan adalah aspek dari “yang baik” (the good), dalam
karya seni, “yang indah” identik dengan “kebaikan” (beauty
is goodness), “yang indah” adalah yang menyenangkan
secara indrawi (misal mata, telinga);
3. Keindahan itu terkait erat dengan hasrat atau keinginan.
(Matius Ali, 2011:40)
ESTETIKA MEMILIKI SYARAT
3 KUALITAS
1. Integritas atau kelengkapan (integrity), artinya sempurna,
tidak terpecah, dan tidak tersamai;
2. Harmoni, selaras, dan proporsional (harmony), artinya
keselarasan yang benar;
3. Kecemerlangan (clarity), artinya jelas, terang, dan jernih.
(Osborne, 1970:144)
KONSEP ESTETIKA
ABAD PERTENGAHAN
• Estetika adalah bagian atau cabang dari teologi. Karya seni
adalah sebagai simbol atau image dari yang Ilahi.
• Keindahan (beauty) bukanlah nilai yang independen, melainkan
lebih sebagai “percikan kebenaran” (splendour veritatis) dari
kesempurnaan Ilahi, yakni Tuhan sendiri.
• Estetika mengatasi dunia indrawi, menuju kontemplasi langsung
“kesempurnaan Ilahi” (divine perfection).
• Keindahan sejati berada di wilayah Tuhan, ditangkap lewat
intelektual atau intuisi mistik (estetika ini melawan konsep
kosmosentrisme Yunani Kuno).
ESTETIKA SENI
ABAD PERTENGAHAN
Contoh Karya Seni
MEISTER VON CASTELSEPRIO
(ABAD KE-10)
IKONE
CHRISTUS DER
BARMHERZIGE
Karya seni mosaic
(Abad ke-12)
GEREJA
BYZANTIUM
MONREALE,
SISILIA
Karya seni mosaic
(1267)
THE WILTON DIPTYCH IS A SMALL PORTABLE
DIPTYCH OF TWO HINGED PANELS,
PAINTED ON BOTH SIDES (1395–1399)
ESTETIKA RENAISANS
• Renaisans (Renaissance) secara harafiah berarti “kelahiran
kembali”.
• Istilah ini merupakan gerakan budaya pada abad ke-14, yang
bermula dari Italia dan menyebar hamper ke seluruh Eropa
hingga akhir abad ke-17.
• “Kelahiran kembali” yang dimaksud adalah kembalinya budaya
Yunani Klasik setelah masa dominasi oleh aturan yang ketat
dari Gereja.
• Renaisans merupakan interpretasi baru yang melahirkan
gerakan kebudayaan yang progresif dalam bidang agama, sastra,
filsafat, seni, politik, ilmu pengetahuan eksakta, dan lain
sebagainya.
ESTETIKA RENAISANS
(LANJUTAN)
• Renaisans melahirkan juga gerakan humanisme, yang artinya
manusia sebagai subjek refleksi atas segala sesuatunya.
• Hal ini menggeser teosentrisme menjadi antroposentrisme.
• Melalui hubungan dagang dengan Arab-Islam yang pada masa
itu mencapai puncak peradabannya, para pedagang Arab-
Islam membawa naskah-naskah Yunani Klasik yang sudah
diterjemahkan oleh sarjana Islam.
• Konsep dari 2 orang filsuf Islam yaitu Ibnu Rusyd (Averroes)
dan Ibnu Sina (Avicenna) menginspirasi seniman Italia dalam
berkarya sehingga lahirlah Seni Renaisans.
CIRI ESTETIKA SENI
RENAISANS
• Seni lukis dan seni patung merupakan hal yang bersifat mental
dan intelegensi (cosa mentale). Bukan sekadar masalah teknis
pertukangan, tetapi seorang seniman memiliki status sebagai
ilmuwan.
• Seni dan puisi meniru alam, dan ilmu-ilmu empiris memberi
petunjuk dalam penciptaannya.
• Seni plastis seperti sastra, juga mengejar tujuan moral yakni
perbaikan status sosial agar ideal.
• Estetika seni bertujuan keindahan adalah properti obyektif dari
benda-benda yang terdiri atas tatanan, harmoni, proporsi, dan
kebenaran yang sebagian dapat diungkapkan secara matematis.
CIRI ESTETIKA SENI
RENAISANS
• Puisi dan seni visual yang telah mencapai kesempurnaan pada
masa Klasik, rahasianya telah hilang dan seni ini menurun
nilainya.
• Seni harus tunduk dan mengikuti aturan kesempurnaan yang
secara rasional dapat dimengerti dan secara tepat dapat
diformulasikan dan diajarkan. Aturan ini termasuk juga karya-
karya Klasik yang dapat dipelajari melalui karyanya langsung
dan faktor lain yang menciptakannya.
• Unsur perspektif menjadi penting dalam proses menciptakan
ilusi kedalaman pada sebuah karya.
• Objek visual yang digunakan masih menggunakan mitologi
klasik dan filsafat mistis.
SENIMAN MASA RENAISANS
Masa Renaisans banyak • Michaelangelo
melahirkan seniman besar dan • Raphael
dikagumi karya-karyanya
hingga saat ini, para seniman • Titian
tersebut adalah: • Piero di Cosimo
• Donatello • Pietro Perugino
• Verrocchio • Dll.
• Sandro Botticelli
• Leonardo da Vinci
ESTETIKA SENI
RENAISANS
Contoh Karya Seni
BATTESIMO
DI CRISTO
Karya Andrea del
Verrocchio dan
Leonardo da Vinci
(1472–1475)
LA NASCITA DI VENERE
KARYA SANDRO BOTTICELLI (1482-1485)
THE MYTH OF PROMETHEUS
KARYA PIERO DI COSIMO (1515)
PERSEUS WITH
THE HEAD OF
MEDUSA
Karya Benvenuto
Cellini (1545–1554)
ESTETIKA BARAT
MODERN
…dilanjutkan pada materi
SEJARAH ESTETIKA BARAT Chapter III
TERIMA KASIH
[Link]@[Link]