DESAIN ARSITEKTUR V
(EAH67266)
PENELUSURAN PUSTAKA TERKAIT MIXED-USE HIGH-RISE
BUILDING
“RENTAL OFFICE”
DISUSUN OLEH :
NAMA : FADILA NUSI
NIM : 551420019
KELAS :A
JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR
PROGRAM STUDI S1-TEKNIK ARSITEKTUR
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
TAHUN AJARAN 2022/2023
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
High-Rise Building merupakan bangunan gedung yang memiliki struktur tinggi.
Biasanya bangunan ini digunakan untuk hunian apartemen, selain itu juga digunakan sebagai
gedung yang difungsikan untuk perkantoran. Meskipun pengertian dari High-Rise Building
adalah bangunan tinggi, namun hanya bangunan yang memiliki ketinggian minimal 23 meter
saja yang masuk dalam karakteristik bangunan tinggi. Dalam hal ini, Rental Ofiice ataupun
Kantor Sewa termasuk dalam kategori High-Rise.
Kantor Sewa adalah suatu wadah atau tempat untuk menampung kegiatan manusia
secara berkelompok yang bersifat administratif serta melembaga dalam suatu bentuk usaha
komersial dengan cara menyewakan lantai (ruangan) kepada pihak-pihak yang memerlukan
demi kelancaran kerjanya dalam usaha mencapai bisnisnya secara profesional.
B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan Rental Office?
2. Apa saja fungsi utama pada bangunan Rental Office?
3. Fasilitas-fasilitas apa saja yang terdapat di bangunan Rental Office tersebut?
4. Bagaimana Organisasi Ruang dari bangunan Rental Office tersebut?
5. Bagaimana Sistem Struktur dan Utilitas yang digunakan pada bangunan Rental
Office tersebut?
C. Tujuan
Makalah ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan penjelasan terkait bangunan
High-Rise berupa bangunan Rental Office, fasilitas-fasilitas utama yang ada di dalam
bangunannya, kegiatan dan aktivitas yang diwadahi serta sistem struktur utilitas yang
digunakan, organisasi ruang dan lain sebagainya.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Rental Office
Rental Office merupakan ruang atau bangunan gedung sebagai tempat untuk
melaksanakan kegiatan administrasi oleh perusahaan atau pemakai, yang pengadaannya
dimaksudkan untuk disewakan kepada perusahaan/pemakai dalam jangka waktu tertentu
sesuai kesepakatan bersama antara pemilik dengan penyewa.
B. Penelusuran Pustaka Terkait Bangunan Rental Office
Intiland Tower - Surabaya
Intiland Tower Surabaya adalah gedung
perkantoran yang terletak di kawasan bisnis,
segitiga emas Surabaya, tepatnya di
kawasan Embong Kaliasin. Gedung yang berdiri
di atas lahan seluas 4700 meter persegi ini
merupakan landmark ikonik Intiland yang
dirancang oleh arsitek terkenal Amerika, Paul
Rudolph. Memiliki 12 lantai dengan dua ruang
bawah tanah, gedung ini memiliki teras di setiap
tingkat yang memungkinkan aliran udara alami
dan pencahayaan alami dari sinar matahari.
Konsep ramah lingkungan inilah yang membuat gedung yang dikembangkan oleh PT
Intiland Development Tbk ini berhasil menyabet penghargaan utama dari pemerintah kota
Surabaya dalam Green Awareness Awards 2014. Menara ini memiliki 16.850 meter persegi
ruang untuk disewakan. Intiland Tower Surabaya memposisikan diri sebagai gedung
perkantoran modern dengan kemampuan jaringan Internet berkecepatan tinggi. Bangunan ini
dirancang sesuai dengan fungsinya sebagai bangunan Rental Office yang diperuntukkan
untuk akomodasi penyewa yang terfokus pada bidang jasa.
a. Fasilitas-Fasilitas Dalam Bangunan
1) Jaringan telekomunikasi yang sangat lancar dan didukung oleh penggunaan
jaringan fiber optic.
2) Sistem keamanan CCTV pada setiap lantai ruangan mulai dari lantai 1 – 12.
3) Sistem perlindungan kebakaran yang meliputi detektor asap, detektor panas,
sprinkler, dan tabung pemadam kebakaran.
4) 6 buah elevator penumpang dan 1 elevator servis, serta 2 tangga darurat.
5) Kantin, restoran, dan coffe shop.
6) Area parkir pada 2 lantai basement.
7) Kartu akses bagi setiap pengguna area kantor serta jam kantor yang fleksibel.
b. Kegiatan/Aktivitas Pada Bangunan
Terdapat beberapa aktivitas berupa: Makan dan Minum, Berbelanja Kebutuhan,
Berkumpul/Nongkrong, Berolahraga/Gym, Melakukan kegiatan transaksi serta Sewa-
menyewa antara pihak kantor dan penyewa, Melakukan kegiatan pertemuan, dan lain
sebagainya.
c. Organisasi Ruang Pada Bangunan
Pola tata massa dari Gedung Intiland Surabaya
Servis
menggunakan 1 massa bangunan yang terbagi atas tiga
elemen yaitu kaki, badan, dan kepala bangunan. Kaki Privat
bangunan bersifat public, Badan bangunan bersifat Semi
Publik dan Privat, serta Kaki bangunan bersivat servis. Publik
d. Sistem Struktur Utilitas
1) Water Conservation (WAC)
Upaya penghematan air dilakukan dengan mengelola grey water yang berasal dari
wastafel untuk dimanfaatkan kembali yang diolah dengan menggunakan bakteri,
kemudian diproses kembali untuk kebutuhan menyiram tanaman dan hydrant.
Sumber air utama di Intiland surabaya, terutama untuk kebutuhan sanitasi air,
menggunakan sumber dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), yang
dikombinasi dengan sumber air yang berasal dari daur ulang grey water untuk
kebutuhan pengairan di luar gedung
2) Penanggulangan Kebakaran, Terdapat sistem perlindungan kebakaran pada Gedung
Intiland Tower Surabaya, yaitu terdapat sprinklers dan alat pendeteksi asap pada
setiap lantai dan area sebagai prosedur keselamatan ketika terjadi kebakaran.
3) ME, Terdapat 2 core bangunan. Yaitu Core bagian utara berfungsi menampung 4 buah
core lift untuk tamu dan core bagian selatan dipergunakan sebagai lift eksekutif dan
tangga darurat.
4) Penghawaan, arsitek dari Intiland Tower Surabaya mengaplikasikan kanopi
aluminium spandrill pada tiap muka unit ruang, yang berfungsi untuk memilah level
ultraviolet sinar matahari dan menerapkan teras sebagai perangkap angin yang akan
mendinginkan gedung Intiland Tower Surabaya secara alami. Selain itu arsitek juga
menerapkan kaca jendela jenis Pa-nasap Grey yang berfungsi untuk menyaring level
sinar matahari yang masuk ke dalam ruang dalam.
5) Pencahayaan, Intiland Tower Surabaya memiliki bentuk arsitektur miring dan
asimetris. Unsur miring pada kanopi teras sebagai perangkap angin dan pencahayaan.
Sang arsitek menerapkan unsur Light and shadow pada bentuk bangunan yang berasal
dari bentuk bangunan. Yang mana bentuk mengikuti pergerakan arah cahaya matahari.
e. Keunikan Pada Bangunan
Bangunan kantor Surabaya yang dibangun di atas lahan seluas 0,47 hektar ini selesai
dibangun pada tahun 1997. Desain gedungnya memang unik dan mudah dikenali. Terdapat
teras dan overhang miring pada gedung dengan sudut kemiringan 64 derajat. Selain itu,
terdapat juga sun shading yang bertujuan untuk mengurangi panas yang masuk ke dalam
gedung tanpa mengurangi pencahayaan. Hal ini dilakukan untuk menekan biaya dari
penggunaan AC dan lampu. Keberadaan teras juga memungkinkan udara segar bersirkulasi
dengan bebas untuk kenyamanan para penghuni.
Struktur bangunan Intiland Tower Surabaya menggunakan sistim rigid frame dengan
penggunaan kolom dan balok bertulang yang memperkuat struktur bangunan. Pada kedua sisi
bangunan terdapat core beton yang berfungsi memperkokoh kekakuan dan kestabilan struktur
bangunan. Core bagian utara berfungsi menampung 4 buah core lift untuk tamu dan core
bagian selatan dipergunakan sebagai lift eksekutif dan tangga darurat.
f.
Gambar Eksterior dan Interior
1) Eksterior
2) Interior
g. Denah dan Potongan
Wisma HSCB -
Semarang
Wisma HSBC atau lebih sering disebut
sebagai HSBC Building Semarang merupakan gedung
perkantoran sepuluh lantai yang disewakan yang berada di
Jalan Gajah Mada Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah
dan tidak jauh dari pusat pemerintahan. Saat awal gedung
ini dibangun, namanya Gedung Aspac dan menjadi kantor
regional dari Bank ASPAC beserta beberapa anak
perusahaan Grup Aspac lainnya.
Gedung berlantai 10 ini dirancang oleh tim
perancang dari Aperindo Perdana dan dibangun oleh Wijaya
Kusuma Contractors dari Maret 1991 dan selesai dibangun
Desember 1992. Pasca krisis 1998, gedung Wisma ASPAC
berganti nama menjadi Wisma HSBC, dan menjadi kantor
beberapa perusahaan termasuk HSBC, yang menempatkan
kantor cabangnya di sini.
Gedung ini bisa diakses melalui beberapa arah, baik dari arah Simpang Lima maupun
dari Tugu Muda. Simpang Lima merupakan alun-alun dan landmark kota Semarang yang
jaraknya kurang dari 1 kilometer dari gedung. Kawasan ini merupakan pertemuan dari 5
jalan, yaitu Jl. Pandanaran, Jl. Ahmad Yani, Jl. Gajah Mada, Jl. Majapahit, dan Jl. Ahmad
Dahlan. Simpang ini juga merupakan pintu masuk dari Purwodadi dan Surakarta menuju kota
Semarang.
Bangunan dirancang sesuai dengan fungsinya sebagai bangunan Rental Office yang
diperuntukkan untuk akomodasi penyewa. Gaya yang ditampilkan dalam Rental Office di
Semarang ini menyesuaikan kebutuhan para penggunanya yang bersifat dinamis. Pada
perancangan ini digunakan pendekatan Arsitektur Modern yang mampu menunjukkan fungsi
karya tersebut.
a. Fasilitas-Fasilitas Dalam Bangunan
1) Serat optic
2) Menggunakan arus listrik dari PLN yang juga didukung dengan dua generator,
sebagai cadangan ketika terjadi pemadaman listrik.
3) 2 buah lift yang berkecepatan tinggi dengan kapasitas 1000 kg.
4) Pengendalian dengan komputer, manual, serta secara otomatis dengan komputer
jaringan telekomunikasi yang sangat lancar dan didukung oleh penggunaan
jaringan fiber optic.
8) Sistem keamanan CCTV pada setiap lantai ruangan mulai dari lantai 1 – 10.
9) Sistem perlindungan kebakaran yang meliputi detektor asap, detektor panas,
sprinkler, dan tabung pemadam kebakaran.
10) AC setiap lantai dilengkapi dengan penghawaan buatan dan diatur oleh AC
sentral.
11) Penerangan buatan dapat ditambahkan sesuai keinginan penyewa, pemadam
Kebakaran, dengan sistem sprinkler otomatis, tabung pemadam kebakaran, selang
pemadam, detector api, dan alarm pada stiap lantai, serta security/keamanan 24
jam.
12) Keamanan 24 Jam.
b. Kegiatan/Aktivitas Pada Bangunan
Terdapat beberapa aktivitas berupa: Makan dan Minum, Berbelanja Kebutuhan,
Berkumpul/Nongkrong, Berolahraga/Gym, Melakukan kegiatan transaksi serta Sewa-
menyewa antara pihak kantor dan penyewa, Melakukan kegiatan pertemuan, dan lain
sebagainya.
c. Organisasi Ruang Pada Bangunan
Penataan massa bangunan di kelompokkan sesuai
fungsi bangunannya masing-masing. Zoning dibagi
berdasarkan private – semipublic – public – service.
d. Sistem Struktur Utilitas
1) Penerangan Buatan dan Daya Listrik, Penerangan buatan berasal dari cahaya lampu.
Sumber tenaga listrik diperoleh dari PLN dan sumber tenaga cadangan didapat dari
Generator-Set. Selain itu sumber penerangan juga di dapat dari energy saver dari
sistem panel surya.
2) Pengkondisian Udara Khusus untuk ruang kantor menggunakan AC Sentral. Namun
bukaan seperti jendela tetap disediakan berfungsi untuk situasi tertentu atau pada saat
perlu penghawaan alami ketika diluar jam kerja. Berbeda dengan ruang yang lain
diusahakan tidak menggunakan AC karena konsep terbuka yang ingin dicapai dalam
desain bangunannya.
3) Sirkulasi Bangunan Sirkulasi Vertikal, dengan menggunakan eskalator dan tangga.
Eskalator dan tangga merupakan penghubung antar lantai, dari lantai 1 ke lantai 3.
Terdapat juga tangga darurat berada di sisi samping kantor. Sirkulasi horisontal
merupakan aktifitas pergerakan bersifat mendatar dalam satu lantai bangunan, berupa
selasar bagi pejalan kaki yang dilengkapi lobby sebagai area penerima.
4) Sarana Air Bersih, air bersih yang digunakan diperoleh dari PDAM lalu ditampung
dalam ground reservoir kemudian di salurkan ke water tower, dan didistribusikan ke
setiap bangunan dengan bantuan pompa tekan.
5) Sarana Pembuangan Air Kotor Air hujan yang jatuh ke atap bangunan atau tapak
ditampung dahulu ke bak penampungan, kemudian menuju ke bak Water Treatment
Plant (WTP) kemudian diolah untuk menyiram taman, lalu dibuang ke pipa outlet dan
saluran drainase, setelah itu dibuang ke saluran kota yang bermuara di sungai. Air
kotor yang berasal dari buangan WC, urinoir dan air buangan tanaman (yang
mengandung tanah) dialirkan dulu ke biofilter untuk mengolah air kotor tersebut
sehingga dapat digunakan kembali untuk pengairan taman, lalu kelebihan air
disalurkan langsung ke riol kota. Dan untuk limbah dari kamar mandi melalui
septictank yang didukung juga dengan STP (Sewage Treatment System) untuk
kemudian memasuki pengolahan limbah komunal.
6) Alat Pemadam Kebakaran Sistem menggunakan alat pemadam kebakaran meliputi
Fire Extinguisher, Hydrant Box, Hydrant Pillar dan Syamese. Hydrant Pillar
digunakan untuk system pemadam kebakaran halaman, sedangkan hydrant box dan
fire extinguisher digunakan untuk system pemadam kebakaran dalam bangunan.
e. Keunikan Pada Bangunan
Konsep dasar dari bangunan Office sendiri mengambil filosofi keteduhan. Sehingga
ruangan tetap mendapat cahaya matahari secara langsung, karena adanya double wall, berupa
kisi-kisi kayu dengan tanaman rambatnya pada bagian luar dinding. Wisma HSBC
berdesain pascamodernisme dengan penampilan yang elok dan gagah, namun sederhana.
Kelebihan dari desain gedung ini adalah pemandangannya yang sangat menarik.
Struktur bangunan Rental Office merupakan penerapan dari penekanan desain green
architecture, yaitu efisien dalam penggunaan material. Pada ruang kantor menggunakan
pondasi tiang pancang dengan sistem rangka atap baja berpenutup atap green roof sehingga
meminimalisir radiasi panas matahari secara langsung menuju ke dalam bangunan. Selain itu
dengan sistem struktur beton, pada bagian atap memanfaatkan sistem panel surya sehingga
cahaya matahari dapat optimal dimanfaatkan kedalam ruangan dan disimpan kembali ketika
sore hari sebagai tindakan hemat energi.
f.
Gambar Eksterior dan Interior
1) Eksterior
2) Interior
g. Gambar Denah dan Potongan
1) Denah
2) Potongan
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
High-Rise Building merupakan bangunan gedung yang memiliki struktur tinggi.
Biasanya bangunan ini digunakan untuk hunian apartemen, selain itu juga digunakan sebagai
gedung yang difungsikan untuk perkantoran. Meskipun pengertian dari High-Rise Building
adalah bangunan tinggi, namun hanya bangunan yang memiliki ketinggian minimal 23 meter
saja yang masuk dalam karakteristik bangunan tinggi. Dalam hal ini, Rental Ofiice ataupun
Kantor Sewa termasuk dalam kategori High-Rise.
Kantor Sewa adalah suatu wadah atau tempat untuk menampung kegiatan manusia
secara berkelompok yang bersifat administratif serta melembaga dalam suatu bentuk usaha
komersial dengan cara menyewakan lantai (ruangan) kepada pihak-pihak yang memerlukan
demi kelancaran kerjanya dalam usaha mencapai bisnisnya secara profesional.
Rental Office merupakan ruang atau bangunan gedung sebagai tempat untuk
melaksanakan kegiatan administrasi oleh perusahaan atau pemakai, yang pengadaannya
dimaksudkan untuk disewakan kepada perusahaan/pemakai dalam jangka waktu tertentu
sesuai kesepakatan bersama antara pemilik dengan penyewa.