3_Lima komponen kerangka
kerja pengendalian internal
COSO
1. Chetvin RC Djo – 2032038
2. Fitri Rosalidia Siagian – 2032006
3. Helti [Link] – 2032023
4. Michellevanessa Pandiangan -2032069
Pengertian Pengendalian
Internal
Sistem pengendalian internal terdiri atas kebijakan dan
prosedur yang dirancang untuk memberikan manajemen
kepastian yang layak bahwa perusahaan telah mencapai
tujuan dan sasarannya.
Tujuan Pengendalian Internal
Manajemen memiliki tiga tujuan umum dalam
merancang system pengendalian internal yang efektif:
[Link] pelaporan keuangan
[Link] dan efektifitas operasi
3. Ketaatan pada hukum dan peraturan
Konsep utama yang melandasi perancangan dan
implementasi pengendalian internal
[Link] yang layak
[Link] inheren
COSO (Comitte of Sponsoring
Organization)
COSO adalah singkatan dari Comitte of Sponsoring
Organization oftreadway Commision,yaitu suatu inisiatif
dari sektor swasta yang dibentuk pada tahun 1985.
Model COSO adalah salah satu model pengendalian internal
yang banyak digunakan oleh para auditor sebagai dasar
untuk mengevaluasi, dan mengembangkan pengendalian
internal.
Pengertian Internal Control
Menurut COSO
Menurut model COSO,internal control adalah suatu proses,melibatkan seluruh anggota
organisasi,dan memiliki tiga tujuan utama,yaituefektifitas danefisiensioperasi,mendorong
kehandalan laporan keuangan,dan dipatuhinya hukum dan peraturan yang ada.
Pengendalian internal memberikan jaminan yang wajar,bukan yang absolute,karena
kemungkinan kesalahan manusia,kolusi,danpenolakan manajemen atas
pengendalian,membuat proses ini menjadi tidak sempurna.
Komponen
PengendalianInternal COSO
Struktur pengendalian internal COSO dikenal sebagai
Kerangka Kerja Pengendalian Internal yang Terintegrasi
(COSO-Internal Control Integrated Framework) yang terdiri
dari 5 komponen yang saling [Link] ini
didapat dari cara manajemen menjalankaan bisnisnya,dan
terintegrasi dengan proses [Link] memberikan
kepastian yang layak bahwa
tujuanpengendaliannyaakantercapai.
Komponen pengendalian COSO meliputi hal-hal berikut ini:
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
1. Lingkungan Pengendalian
Lingkungan pengendalian berfungsi sebagai payung bagi
keempat komponen lainnya. Untuk memahami dan menilai
lingkungan pengendalian,auditor harus mempertimbangkan
subkomponen pengendalian yang paling penting,yaitu;
1. Integritas dan nilai-nilai etis
2. Komitmen kepada kompetensi
3. Partisipasi dewan komisaris atau komite audit
4. Filosofi dan gaya operasi manajemen
5. struktur organisasi
6. Kebijakan dan praktik sumber daya manusia
2. Penilaian Resiko
Penilaian risiko (riskassessment) atas laporan keuangan
adalah tindakan yang dilakukan manajemen untuk
mengidentifikasi dan menganalisis riisiko-risiko yang
relevan dengan penyusunan laporan keuangan yang sesuai
dengan GAAP.
3. Aktivitas Pengendalian
Aktivitas pengendalian (controlactivities) adalah kebijakan dan
prosedur,selain yang sudah termasuk dalam empat komponen
lainnya,yang membantu memastikan bahwa tindakan yang
diperlukan telah diambil untuk menangani risiko guna
mencapai tujuan entitas.
Aktivitaspengandalianumumdibagimenjadilimajenisberikutini,ya
ngakandibahasberikutnya:
[Link] tugas yang memadai
[Link] yang sesuai atas transaksi dan aktivitas
[Link] dan catatan yang memadai
[Link] fisik atas aktiva dan catatan
[Link] kinerja secara independen
4. Informasi dan Komunikasi
Tujuan sistem informasi dan komunikasi akuntansi dari
entitas adalah untuk mencatat,memproses,dan melaporkan
transaksi yang dilakukan entitas itu serta mempertahankan
akuntabilitas aktivitas terkait.
Untuk memahami perancangan sistem informasi akuntansi,
auditor akan menentukan;
[Link] utama entitas;
[Link];
[Link] akuntan siapa saja yang ada serta sifatnya.
5. Pemantauan
Aktivitas pemantauan berhubungan dengan penilaian
mutu pengendalian internal secara berkelanjutan atau
periodik oleh manajemen untuk menentukan bahwa
pengendalian itu telah beroperasi seperti yang
diharapkan dan telah dimodifikasi sesuai dengan
perubahan kondisi.
Pihak yang terlibat dalam COSO Didalam dokumen
COSO dikatakan bahwapihak-pihak yang terlibat dalam
Pengendalian Internal adalah dewan
komisaris,manajemen,dan pihak-pihak lainnya yang
mendukung pencapaian tujuan [Link]
menyatakan bahwa tanggungjawab atas
penetapan,penjagaan,dan pengawasan sistem
Pengendalian Internal adalah tanggung jawab manajemen.