0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan11 halaman

Budidaya Ikan Hias dan Aquascape

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1) Dokumen tersebut membahas tentang kompetisi bisnis budidaya ikan hias dan aquascape di Indonesia. 2) Industri ini memiliki potensi besar namun juga persaingan yang ketat sehingga dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat. 3) Analisis lingkungan bisnis dan aplikasi teori seperti Porter dan SWOT penting untuk mengembangkan keunggulan kompetitif.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan11 halaman

Budidaya Ikan Hias dan Aquascape

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1) Dokumen tersebut membahas tentang kompetisi bisnis budidaya ikan hias dan aquascape di Indonesia. 2) Industri ini memiliki potensi besar namun juga persaingan yang ketat sehingga dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat. 3) Analisis lingkungan bisnis dan aplikasi teori seperti Porter dan SWOT penting untuk mengembangkan keunggulan kompetitif.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH KOMPETISI INDUSTRI BUDIDAYA IKAN HIAS

DAN AQUASCAPE

HIBATULLAH ATTERMIDZI
2020511009

DOSEN PENGAMPU :
YEDI WIHARDI, SPI., MSI

PROGRAM STUDI ILMU PERIKANAN


FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN
UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG
2023
BAB I
PENDAHULUAN

[Link] Belakang
Bisnis usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di indonesia memiliki
peranan penting dalam memajukan perekonomian, apalagi dapat mendorong
pertumbuhan ekonomi dengan peran yang sangat strategis karena menjadi pemain
utama dalam berbagai sektor kegiatan ekonomi yang dapat menyumbang penyedia
lapangan kerja, pencipta pasar baru, sumber inovasi, dan pemain penting dalam
pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat, sehingga dengan
peranan ini dapat menjadi sumbangan dalam menjaga necara pembayaran pada
kegiatan ekspor.

Peranan UMKM dalam sektor bisnis di indonesia memiliki porsi sebesar


99,99% dari total keseluruhan pelaku usaha di indonesia, dengan tingkat
penyerapan tenaga kerja 97% dan berkontribusi dalam PDB sampai 57% (BI,
2015). UMKM sendiri sangat bergantung dengan pendiri usaha atau wiraswasta
itu sendiri sehingga berkaitan erat dengan konsep Orientasi Kewirausahaan. Usaha
mikro kecil dan menengah di indonesia beragam terutama dalam produk perikanan
yang mengekstrak bahan dari sumber daya alam, misalnya dalam perdagangan
ikan hias. Produk ikan hias yang marak di indonesia yaitu jenis ikan hias air tawar
dengan jumlah ikan yang populer di perjual belikan sebanyak 71 spesies ikan hias
dari total 450 spesies yang ada di indonesia (Kelautan dan perikanan dalam angka,
2015). Produk ikan hias tersebut membuktikan jumlah ikan hias di indonesia
sangat beragam dan berpotensi untuk menciptakan inovasi dalam perdagangan
ikan hias yang dapat meningkatkan kinerja pemasaran.

Produk toko akuarium dapat dibagi beberapa jenis misalnya pertama produk
ikan hias yang mencakup beberapa ikan hidup yang dipamerkan didalam sebuah
akuarium, kedua produk tanaman air hidup digunakan sebagai hiasan akuarium
(aquascape), ketiga produk aksesoris dan alat pendukung, keempat Produk
makanan untuk ikan hias. Perdagangan toko akuarium sekarang ini sudah
merambah dalam jasa pelayanan misalnya penjualan jasa penyetingan akuarium,
jasa penyetingan akuarium yang paling populer adalah mendesain aquascape.

Menurut Alamikan (2017) aquascape adalah suatu bentuk karya seni yang
tercipta didalam akuarium dengan mengkombinasikan berbagai tanaman hidup
dan organisme ikan hias. Aquascape sekarang ini sangat populer di facebook,
website, instagram dan lainnya. Desain aquascape biasanya di abadikan dalam
sebuah foto dan video yang menjadi modal pengusaha untuk memasarkan produk
jasa penyettingan aquascape secara online.

Diperlukan suatu strategi khusus untuk dapat tetap bertahan di dalam


kerasnya persaingan antar usaha, terlebih untuk ukuran usaha yang bersifat
musiman dan berorientasi pada hobi, seperti halnya usaha ikan hias dan Aquascape
ini. Para pengusaha harus dapat merancang strategi dengan tepat sehingga
menciptakan suatu peluang, keunikan, dan daya tarik sehingga melahirkan sebuah
keunggulan bagi usaha mereka tersebut; baik keunggulan secara kompetitif
maupun keunggulan komparatif. Terlebih apabila para pebisnis/ pengusaha itu
menjadi suatu image bisnis yang paling sukses diamata para kompetitornya.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

[Link] Hias
Ikan hias adalah jenis ikan baik yang berhabitat di air tawar maupun di laut
yang dipelihara bukan untuk konsumsi melainkan untuk memperindah
taman/ruang tamu. Panorama bawah laut seringkali dinilai mempesona sehingga
banyak orang yang rela menghabiskan uang banyak untuk menyelam dan
menikmatinya. Kini, kemajuan teknologi memungkinkan orang menikmati
panorama air laut di dalam ruangan. Kehadiran ikan hias di dalam rumah
masyarakat modern dapat menjadi salah satu alternatif hiburan di tengah rutinitas
yang padat. Ikan-ikan hias ini dipelihara untuk kesenangan, oleh karena itu bentuk,
warna, ukuran, keserasian, dan kebiasaannya benar-benar harus diperhatikan.
Hampir 75% pasokan ikan hias air tawar di dunia berasal dari Indonesia, dan
sekurang-kurangnya 363 jenis ikan hias air tawar dari Indonesia telah diekspor ke
berbagai negara di dunia.

Menurut Badan Pengembangan Eksport Nasional (1994) dalam Purnama


(2004), ikan hias adalah ikan yang umumnya mempunyai bentuk,warna dan
karakter khas sehingga mampu menciptakan suasana aquarium yang mendukung
tata ruang serta mampu memberikan suasana tentram. Dengan kata lain ikan hias
menjadi komoditi perdagangan karena aspek keindahan bukan karena kandungan
nutrisi. Gerakan ikan hias umumnya lembut khas dengan perpaduan tanaman dan
pendukung lainnya akan selalu menarik minat konsumen, khususnya yang
memiliki pendapat yang relatif tinggi. Di negara-negara maju popularitas ikan hias
meningkat di sebabkan pengaruh sosial budaya masyarakat yang semakin
individualitis sebagai salah satu jalan keluar mengatasi kendala kehidupan di kota
besar. Ikan hias Indonesia dunia perdagangan di kenal sebagai tropical fish, ikan
hias di kenal bermacam-macam jenis dan secara garis besar di bagi empat, yaitu:
1. Ikan hias yang berasal dari air tawar dikenal sebagai istilah perdagangan
freshwater ornamental fish.
2. Ikan hias yang berasal dari air laut di kenal sebagai marine ornamental fish.
3. Tanaman hias dari air tawar di kenal sebagai freshwater ornamental plant
atau aquatic plant.
4. Kerang-kerangan atau biota laut di kenal sebagai invertbrata.

B. Aquascape
Aquascape iaIah seni hias akuarium dengan tanaman yang aIami
membentuk keindahan aIam didaIam akuarium. Menurut (Widjaja, 2015),
aquascape meniru konsep ekosistem mini didaIam akuarium. Aquascape bukan
hanya mengenai keindahan saja meIainkan sebuah pemaknaan hidup yang
membentuk panorama aIam.

Tujuan utama dari aquascape adalah untuk menciptakan sebuah gambaran


bawah air, sehingga beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan
tanaman air juga harus dipertimbangkan. Banyak faktor yang harus seimbang
dalam ekosistem dari sebuah aquarium untuk memastikan keberhasilan terciptanya
sebuah keindahan dari seni aquascape. Cahaya, Nutrisi dan CO2 merupakan faktor
penting pada pembuatan aquascape ini. Faktor-faktor ini meliputi penyaringan
(filtrasi), mempertahankan kadar karbon dioksida (CO2) pada tingkat yang cukup
untuk mendukung fotosintesis bawah air, substrat dan pemupukan,
pencahayaan,suhu dan kontrol alga (lumut).

[Link] Bisnis
Proses Bisnis: serangkaian aktivitas yang dilakukan oleh suatu bisnis, di
mana terdiri dari proses awal masukan, selanjutnya berproses dari suatu informasi,
hingga kemudian menciptakan sebuah keluaran atau hasil. Keluaran atau hasil
itulah yang memiliki nilai bagi konsumen, pasar, dan bagian dari proses lainnya di
dalam organisasi. (Nurhayati & Setiadi, 2017).
Lingkungan Bisnis: Lingkungan bisnis merupakan lingkungan yang
dihadapi oleh perusahaan (bisnis) dan harus dipertimbangkan dalam pengambilan
keputusan suatu perusahaan (Riyanto, 2018). Lingkungan bisnis terdiri dari 2
macam, yakni lingkungan makro dan lingkungan mikro. Lingkungan makro yang
meliputi berbagai faktor atau elemen yang dapat mempengaruhi berjalannya suatu
perusahaan (bisnis) secara tidak langsung, dan lingkungan mikro yang meliputi
berbagai faktor atau elemen yang dapat mempengaruhi berjalannya suatu
perusahaan (bisnis) secara langsung (GIBS dalam Josephine, 2022). Kondisi
perekonomian Indonesia secara umum yang menyangkut daya beli pasar potensial,
sangat mempengaruhi stabilitas dan pertumbuhan bisnis. Lingkungan Mikro
diantaranya adalah sumber daya termasuk modal dan managerial yang dimiliki dan
digunakan dalam pengelolaan bisnis.

Teori Porter Five Forces sendiri merupakan sebuah metode yang digunakan
untuk mengetahui kekuatan industri berdasarkan faktor-faktor eksternal
perusahaan (Pratama, 2020). Model Teori 5 kekuatan Porter ini digunakan untuk
memetakan kekuatan persaingan dalam industri, dengan mengukur tingkat
ancaman pendatang baru, dengan mengukur kekuatan tawar pembeli, pemasok,
ancaman pendatang baru, dan ancaman produk pengganti.

Analisis SWOT: merupakan metode yang digunakan untuk mengevaluasi


keseluruhan dari kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan (bisnis)
dengan cara memantau lingkungan pemasaran eksternal dan internal (Kotler &
Keller, 2018, p. 71).

Bauran Pemasaran SJA diterjemahkan dengan mengikuti mengikuti teori


yang dikemukakan oleh Kotler & Keller. Bauran pemasaran, terdiri dari
Sekumpulan variabel yang saling berkaitan dari bauran pemasaran (marketing
mix) yaitu: produk (product), tempat (place), harga (price), dan promosi
(promotion) (Kotler & Keller. 2016).
Produk (Product) Produk merupakan unsur pertama dalam bauran pemasaran. Karena
produk yang akan dipasarkan tersebut sangat menentukan kedudukan perusahaan di
pasar. Melihat situasi dewasa ini dimana persaingan cukup ketat, maka setiap
perusahaan harus dapat mengimbangi teknologi yang diproduksi.

1. Harga (Price) Penetapan harga yang tepat dilakukan oleh perusahaan terhadap

produknya, merupakan hal penting yang harus dilaksanakan agar dapat dengan

sukses memasarkan barang atau jasa yang ditawarkan. Harga merupakan satu-

satunya unsur bauran pemasaran yang memberikanpemasukan dan pendapatan

bagi perusahaan, sedangkan ketiga unsur lainnya (produk, promosi dan saluran

distribusi) menyebabkan timbulnya biaya (pengeluaran).

2. Promosi (Promotion) Promosi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan

suatu program pemasaran. Betapapun berkualitasnya suatu produk, bila

konsumen belum mengetahuinya dan tidak yakin bahwa produk itu akan berguna

bagi mereka, maka mereka tidak akan membelinya. Oleh karena itu kegiatan

promosi yang dilakukan oleh suatu perusahaan senantiasa mengacu pada usaha

untuk memengaruhi konsumen, untuk dapat menciptakan permintaan atas suatu

produk untuk kemudian dipelihara dan dikembangkan.

3. Distribusi (Place) Dalam upaya melancarkan arus barang dan jasa dari produsen

ke konsumen, maka salah satu faktor yang sangat penting dan harus mendapat

perhatian khusus adalah memilih secara tepat saluran distribusi yang akan

digunakan dalam menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

Pemilihan saluran distribusi haruslah disesuaikan dengan keadaan dan situasi

perusahaan dan harus dipertimbangkan secara cermat.


D. Kualitas Produk

Kualitas mempunyai peranan penting bagi perusahaan selaku produsen

suatu produk atau sebagai penyedia pelayanan atau jasa. Produk yang berkualitas

dapat memberikan kepuasan bagi konsumen, dampak dari kepuasan konsumen

tersebut dapat menciptakan suatu kepercayaan serta pembelian berulang yang

dapat memberikan suatu nilai positif bagi perusahaan.

E. Jual Beli

Adapun batasan dari aktivitasjual-beli adalah proses negoisasi antara

pihak penjual dengan pihak pembeli dalam mendapatkan barang berupa ikan bias

yang diinginkan atau ditawarkan. Prosesnya bisa secara langsung bertatap muka

antara penjual dan pembeli atau secara tak langsung, misalnya melalui

pemesanan

F. Pengembangan

Adapun batasan dari kegiatan pengembangan adalah kegiatan untuk

memajukan kualitas dan kuantitas ikan hias yang ditawarkan sebelum ikan

dilepas kepada konsumen. Kegiatan ini berupa pembinaan terhadap para

peternak dalam usaha penangkaran ikan hias.


BAB III
KESIMPULAN

[Link]

1. Ikan hias adalah jenis ikan baik yang berhabitat di air tawar maupun di laut
yang dipelihara bukan untuk konsumsi melainkan untuk memperindah
taman/ruang tamu.
2. Aquascape iaIah seni hias akuarium dengan tanaman yang aIami
membentuk keindahan aIam didaIam akuarium. Menurut (Widjaja, 2015),
aquascape meniru konsep ekosistem mini didaIam akuarium. Aquascape
bukan hanya mengenai keindahan saja meIainkan sebuah pemaknaan hidup
yang membentuk panorama aIam.
3. Proses Bisnis: serangkaian aktivitas yang dilakukan oleh suatu bisnis, di
mana terdiri dari proses awal masukan, selanjutnya berproses dari suatu
informasi, hingga kemudian menciptakan sebuah keluaran atau hasil.
Keluaran atau hasil itulah yang memiliki nilai bagi konsumen, pasar, dan
bagian dari proses lainnya di dalam organisasi.
4. Kualitas mempunyai peranan penting bagi perusahaan selaku produsen
suatu produk atau sebagai penyedia pelayanan atau jasa. Produk yang
berkualitas dapat memberikan kepuasan bagi konsumen.
5. Aktivitas jual-beli adalah proses negoisasi antara pihak penjual dengan
pihak pembeli dalam mendapatkan barang berupa ikan bias yang diinginkan
atau ditawarkan.
6. kegiatan pengembangan adalah kegiatan untuk memajukan kualitas dan
kuantitas ikan hias yang ditawarkan sebelum ikan dilepas kepada
konsumen. Kegiatan ini berupa pembinaan terhadap para peternak dalam
usaha penangkaran ikan hias.
DAFTAR PUSTAKA

Adzhar Lamun, R. B. B. (2016). Prospek Pengembangan Usaha Budidaya Ikan


Hias Di Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang
Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Vol 3, No 2 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016,
1–14. [Link]

Alexander Osterwalder & Yves Pigneur. (2010). Business Model Generation. Elex
Media Komputindo.

Anindita, H. (2020). Analisis Keuangan : Pengertian, Jenis, dan Contohnya. Jojo


Nomic. [Link]

Aquascape ikan hias dan tanaman air. (2009). Puntius Denisonii, si ikan
[Link].
[Link]
[Link]

Ariani. (2003). No Titl. Manajemen Kualitas: Pendekatan Sisi Kualitatif. Proyek


Peningkatan Penelitian Pendidikan Tinggi Direktoran Jendral Pendidikan Tinggi.
Depdiknas.

Bhattacharya, P. P., & Majumdar, S. (2014). Porter Five Forces Analysis of the
Leading Mobile Cellular Telephony Service Provider in India International
Journal of Computer Science and Mobile Computing Porter Five Forces Analysis
of the Leading Mobile Cellular Telephony Service Provider in India. International
Journal of Computer Science and Mobile Computing, 3(2), 146–152.
[Link]

Biota Dunia Perairan. (2017). Ikan Discus (Symphysodon discus).


[Link]
ByGrave, W. (2020). Entrepreneurship.

Kementrian kelautan dan perikanan. (2021). KKP Optimistis Indonesia Bisa Jadi
Eksportir Ikan Hias Nomor Satu di Dunia. DIREKTORAT JENDERAL
PENGUATAN DAYA SAING PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN.
[Link]
eksportir-ikan-hias-nomor-satu-di-dunia

Supriyanto, -. (2012).Business Plan Sebagai Langkah Awal Memulai Usaha.


Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 6(1), 73–83.
[Link]

Anda mungkin juga menyukai