Desain & Pengembangan
FORMULIR Matakuliah
Kurikulum PAK
Kode Matakuliah MKB.[Link].20
SILABUS
Prodi S1 PAK Masa Berlaku Semester Genap (VI) 2022-23
STT KHARISMA
Penjelasan:
Perkuliahan ini membicarakan prinsip-prinsip prencanaan dan pengembangan
Pendidikan Agama Kristen dalam konteks pendidikan formal maupun non-formal, di dalam atau
melalui gereja. Pokok bahasan meliputi pengertian dan fungsi kurikulum, sejarah kurikulum
sekolah di Indonesia, komponen, analisis terhadap kurikulum PAK di sekolah dan aplikasinya
bagi PWG, perumusan pelayanan di gereja dan satuan pembelajaran PAK di sekolah dan/atau di
gereja.
Kompetensi Dasar
Peserta memahami arti dan ruang lingkup kurikulum serta cara perencanaan dalam
konteks pelayanan gereja; menyadari perannya sebagai pengembang kurikulum PAK, dan
memperlihatkan keinginannya untuk ingin selalu mengembangkan kurikulum dalam memenuhi
tugas dan panggilannya sebagai guru.
Dasar Kompetensi
Peserta diharapkan dapat:
1) Menjelaskan arti dan ruang lingkup serta komponen kurikulum secara umum.
2) Mengemukakan prinsip-prinsip dasar pengembangan kurikulum secara umum serta
secara khusus dalam pelayanan gereja menurut sejumlah ahli pendidikan Kristen.
3) Mengidentifikasi proses pembentukan dan pengembangan kurikulum, melalui telaah
terhadap kurikulum Pengajaran Agama Kristen, berbasis kompetensi (KBK) di tingkat
SD, SLTP, SMA.
4) Merancang sebuah kurikulum pelayanan untuk suatu kelompok jemaat.
5) Mengemukakan prinsip evaluasi dan pengembangan kurikulum pelayanan di jemaat
seperti dalam kegiatan katekisasi, dan sekolah minggu dan sekolah Alkitab.
Indikator
1. Mampu menjelaskan dengan kata-katanya sendiri arti dan ruang lingkup serta komponen
kurikulum secara umum.
2. Mampu menjelaskan dengan kata-katanya sendiri alasan pentingnya gereja dan sekolah
menyusun kurikulum.
3. Mampu merancang kurikulum dan rpp, baik dalam satuan pendidikan di gereja maupun
dalam satuan pendidikan di sekolah dalam masa satu semester pembelajaran.
4. Mampu membuat analisis dalam bentuk SWOT terhadap kurikulum Pendidikan Agama
Kristen 2004
5. Mampu membuat evaluasi kurikulum Pendidikan Agama Kristen dalam satuan
pendidikan tingkat dasar (SD).
Acuan Utama:
1. Simanjuntak, Junihot M (2023). Desain dan Pengembangan Kurikulum Pendidikan
Agama Kristen: Implementasi Desain dan Pengembangan Kurikulum 2013 dan
Kurikulum Merdeka dalam Pelayanan Pendewasaan Umat di Sekolah dan Gereja.
Yogyakarta: Penerbit Andi.
2. Colson, Howard P., Raymond M. Rigdon. (1981). Understanding Your Church’s
Curriculum. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
3. “Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) Pendidikan Agama Kristen”. Pusat Kurikulum
Departemen Pendidikan Nasional, 2003.
1
4. Sukmadinata, Nana Saodih. (1997). Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktek.
Bandung: Remaja Rosda Karya.
Acuan Tambahan:
1. Nasution, S.(1989). Kurikulum dan Pengajaran. Bina Aksara.
2. Nasution, S. (1990). Pengembangan Kurikulum. Citra Aditya Bhakti
3. Harris, Maria. (1989). Fashion Me A People. John Knox Press
4. Idi, Abdullah. (2007). Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktik. Jogjakarta: Ar-
Ruzz Media.
5. Johnson, Lin. (1992) “Undestanding and Using Curriculum” in Christian Education:
Foundations for the Future. Eds. Robert E. Clark., Lin Jhonson, Allyn K. Sloat. Moody
Press pp. 495-505.
6. Sanner, A. Elwood., A.F. Harper (eds.) (1978) “Principles of Curriculum
Development” in Exploring Christian Education. Beacon Hill Press., pp. 161-186.
7. Sanjaya, Wina. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Kencana Perdana Media
Group.
8. Walworth, Winona. (1970). “Educational Curriculum: in Introduction to Biblical
Christian Education. Moody Press, pp. 283-289.
9. Peterson, Gilbert A. (1984). “The Curriculum of Adult Education” in The Christian of
Adults. Moody Press, pp. 112-127.
Metode:
Perkuliahan berlangsung dengan metode ceramah, diskusi, tinjauan kritis terhadap
literatur, lokakarya; kemudian mahasiswa melanjutkan kegiatan belajar mandiri melalui
pengerjaan tugas-tugas beserta pelaporannya.
Penilaian:
A) Partisipasi aktif dan kehadiran penuh --- 15%.
Setiap peserta mendapat giliran memimpin pembukaan kelas dengan sebuah pujian dan
refleksi (“kurikulum hidup saya dalam renana Tuhan”) untuk memperkaya spritualitas
mahasiswa (15 menit).
B) Tinjauan Buku --- 30%.
Bacalah dengan cermat karya Simanjuntak, Junihot M. (2023). Untuk setiap bab yang Anda
baca, tuliskan: (1) garis besar idenya dalam satu alinea; (2) sebuah kutipan paragraf (tandai
halaman berapa) yang amat berarti; (3) kemukakan tanggapan Anda atas kutipan itu dalam satu
alinea dan implikasinya bagi gereja. Sudah Anda serahkan paling lambat di hari terakhir
perkuliahan ini.
C) Pengganti UTS --- 25%
Buatlah makalah tentang desain kurikulum dengan tema-tema yang anda tentukan sendiri,
seperti: “Desain Kurikulum dalam Orientasi Peserta Didik”, “Model Desain Kurikulum
Pendidikan Anak Sekolah Minggu Usia Dini Berdasarkan Pendekatan Tematik
Integratif”, “Konsep dan Desain Kurikulum dalam Pembinaan Orang Dewasa di Gereja”,
“Model Desain Kurikulum Doktrin Allah Tritunggal Bagi Pembinaan Anak Sekolah
Minggu”, “Desain Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Berbasis Kurikulum Merdeka
Belajar untuk Sekolah Kristen Masa Depan”
• Tuliskan dalam 10-15 halaman. Diserahkan kepada dosen paling lambat pertemuan ke
– 11
D) Pengganti UAS --- 30%
Desain sebuah rancangan kurikulum pembinaan warga gereja dalam bidang konseling,
pembinaan keluarga, penginjilan, misi, atau katekisasi, dll (pilih satu bidang). Rencanakan untuk
satu semester (6 bulan) atau 24 minggu. Rancangan itu berisikan komponen berikut: rasional;
tema utama; tujuan umum; pokok-pokok bahasan; metode. Gunakan format Desain Kurikulum
2013.
• Tugas pengganti uts ini diserahkan pada pertemuan ke-16.
2
Jadwal Kegiatan:
Pertemuan – 1,2: Penjelasan kontrak pembelajaran.
Mengapa Peduli Kurikulum.
Peserta memahami pentingnya kurikulum dalam pendidikan konteks sekolah serta
aplikasinya dalam pelayanan gereja; juga konsep terkait dengan kurikulum.
Pertemuan 3, 4: Sejarah Perkembangan Kurikulum Sekolah di Indonesia.
Pertemuan 5: Gereja dan Kurikulum
Peserta membahasan alasan-alasan mengapa gereja memerlukan kurikulum.
Pertemuan 6,7, Konsep kurikulum.
Peserta membahas komponen-komponen kurikulum (tujuan, isi, metode, evaluasi).
Pertemuan 8,9,10 : Desain Kurikulum dan rencana pembelajaran (RPP).
Peserta akan membahas model-model desain kurikulum (KBK dan KTSP)
Peserta melakukan lokakarya perencanaan kurikulum pelayanan di gerejanya, dan
mendiskusikan hasil rancangannya itu di kelas. Rancangan ini akan dikembangkan untuk
penilaian.
Pertemuan 11: Pengganti Ujian Tengah Semester
Peserta mengumpulkan hasil tinjauan dan refleksi kritisnya terhadap “Kurikulum
Pendidikan Agama Kristen”, sebagaimana telah dijelaskan pada kolom penilaian pada poi nt “C”.
Pertemuan 12,13: Perumusan Tujuan dalam Kurikulum.
Peserta akan membahas cara merumuskan tujuan desain dan pengembangan
kurikulum ditinjau dari macam-macam tingkat tujuan berdasarkan tingkatan pendidikan
(Pendidikan Tinggi, Pendidikan Nasional, Lembaga Pendidikan dan Kurikuler).
Peserta akan melakukan lokakarya merumuskan tujuan kurikulum yang akan
didesainnya untuk tugas penilaian dan mendiskusikan rancangannya itu di kelas.
Pertemuan 14,15: Evaluasi Kurikulum.
Peserta mempelajari prinsip pengembangan isi kurikulum dalam konteks pelayanan
di gereja dan di sekolah.
Pertemuan 16: Ujian Akhir Semester
Sebagai evaluasi dari tatap muka dalam matakuliah ini, peserta akan mengikuti ujian
akhir semester.
Bandung, 18 Desember 2022
Dosen Pengampu,
Dr. Junihot Simanjuntak, [Link].
NIDN. 2315067301
3
4