0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan2 halaman

Inspeksi Rumah Makan Golongan A2

Dokumen tersebut berisi inspeksi sanitasi rumah makan Golongan A2. Ringkasannya adalah: (1) Inspeksi dilakukan di area luar, area pelayanan konsumen, dan dapur, (2) Variabel yang diinspeksi mencakup kebersihan, suhu penyimpanan makanan, dan kehadiran hama penyakit, (3) Rumah makan lulus inspeksi jika mendapat skor tinggi dalam kebersihan dan praktik penanganan makanan yang sesuai standar ke
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan2 halaman

Inspeksi Rumah Makan Golongan A2

Dokumen tersebut berisi inspeksi sanitasi rumah makan Golongan A2. Ringkasannya adalah: (1) Inspeksi dilakukan di area luar, area pelayanan konsumen, dan dapur, (2) Variabel yang diinspeksi mencakup kebersihan, suhu penyimpanan makanan, dan kehadiran hama penyakit, (3) Rumah makan lulus inspeksi jika mendapat skor tinggi dalam kebersihan dan praktik penanganan makanan yang sesuai standar ke
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

INSPEKSI SANITASI RUMAH MAKAN GOL.

A2

NO VARIABEL/KOMPONEN BOBOT TANDA NILAI


Inspeksi Area Luar TPP
1 Lokasi bebas banjir 3
2 Lokasi bebas dari pencemaran bau/asap/debu/kotoran 1
3 Lokasi bebas dari sumber vektor dan binatang pembawa penyakit 1
4 Tenda tidak bocor (kedap air), kuat dan mudah dibersihkan 2
Inspeksi Area Pelayanan Konsumen
1 Area tempat makan konsumen bersih 1
2 Dinding ruang makan bersih (jika tidak ada dinding, maka abaikan persyaratan ini) 1
3 Ventilasi udara baik (bisa menggunakan ventilasi udara alami atau buatan) 1
4 Memiliki tempat sampah: 1
a Tertutup rapat 1
b Tidak ada tumpukan sampah. Frekuensi pembuangan teratur 2
5 Tempat/area makan atau meja makan konsumen:
a Bersih dan mudah dibersihkan 3
b Utuh/rata 1
c Kedap air 1
6 Peralatan yang digunakan untuk penyajian (piring, sendok, panci dan lainnya):
a Bersih 3
b Utuh 2
c Aman bagi kesehatan 3
d Tara pangan (food grade) 3
7 Pangan yang tidak dikemas harus disajikan dengan penutup (tudung saji) atau di dalam lemari display yang tertutup 3
Pangan segar yang langsung dikonsumsi seperti buah potong dan salad disimpan dalam suhu yang aman yaitu di bawah 50C (lemari
8 3
pendingin) atau di wadah bersuhu dingin/(coolbox)
9 Pangan siap saji berkuah disimpan dalam kondisi panas dengan suhu di atas 600C (wadah dengan pemanas) 3
Pangan matang yang mudah rusak dan disimpan pada suhu ruang dikonsumsi maksimal 4 jam setelah dimasak, jika masih akan
10 3
dikonsumsi harus dilakukan pemanasan ulang
11 Tidak ada vektor dan binatang pembawa penyakit atau hewan peliharaan berkeliaran di area ini 3
Personel yang menyentuh uang saat melayani pembayaran, tidak menyentuh pangan secara langsung sebelum melakukan cuci tangan
12 3
atau menggunakan hand sanitizer
Inspeksi Area Dapur / Penyiapan Pangan
A Umum
1 Tersedia akses ke sumber air yang aman 2
2 Tersedia akses jamban/toilet yang mudah diakses 2
3 Tersedia tempat pencucian peralatan dan bahan pangan, yang:
a Menggunakan air mengalir 2
Pencucian tidak dilakukan di area sumber kontaminasi (kamar mandi, jamban, kamar mandi umum, sungai, atau air permukaan seperti
b 3
danau, dan lainnya)
4 Tersedia tempat cuci tangan, dengan: 3
a Air mengalir 3
b Sabun cuci tangan 3
5 Tersedia tempat sampah yang tertutup 2
6 Tersedia tempat penyimpanan pangan yang bersih terlindung dari bahan kimia, serta vektor dan binatang pembawa penyakit 2
7 Tersedia tempat penyimpanan peralatan yang bersih terhindar dari vektor dan binatang pembawa penyakit 2
9 Tidak ada vektor dan binatang pembawa penyakit atau hewan peliharaan berkeliaran di area ini 3
10 Bahan kimia (insektisida dan lainnya) tidak disimpan bersebelahan dengan bahan pangan 3
11 Lantai:
a Rata 1
b Mudah dibersihkan 1
B Pemilihan dan Penyimpanan Bahan Pangan
1 Bahan pangan:
a Mutu baik 1
b Utuh dan tidak rusak 1
2 Bahan baku pangan dalam kemasan:
a Memiliki label 2
b Terdaftar atau ada izin edar 2
c Tidak kadaluwarsa 2
d Kemasan tidak rusak (menggelembung, bocor, penyok atau berkarat) 2
4 Bahan pangan:
a Disimpan terpisah dan dikelompokkan menurut jenisnya dalam wadah yang bersih, dan tara pangan (food grade) 2
b Disimpan pada suhu yang tepat sesuai jenisnya 2
c Tidak terdapat bahan pangan yang kadaluwarsa 2
d Tertutup untuk mencegah akses vektor dan binatang pembawa penyakit 2
C Persiapan dan Pengolahan/Pemasakan Pangan
1 Pencahayaan cukup terang 2
2 Bahan pangan yang akan digunakan dibersihkan dan dicuci dengan air mengalir sebelum dimasak 2
3 Melakukan thawing/pelunakan pangan dengan benar 2
4 Pangan dimasak dengan suhu yang sesuai dan matang sempurna 3
5 Personil yang bekerja pada area ini:
a Sehat dan bebas dari penyakit menular 3
b Menggunakan APD:
1 Celemek 2
2 Masker 3
3 Hairnet/ penutup rambut 3
c Berkuku pendek, bersih dan tidak memakai pewarna kuku 3
d Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan secara berkala saat mengolah pangan 3
e Tidak menggunakan perhiasan dan aksesoris lain (cincin, gelang, bros dan lain-lain) ketika mengolah pangan 3
f Pada saat mengolah pangan:
1 Tidak merokok 3
2 Tidak bersin atau batuk di atas pangan langsung 3
3 Tidak Meludah Sembarangan 3
4 Tidak mengunyah makanan/permen 3
5 Tidak menggaruk-garuk atau menyentuh anggota badan yang kotr dan kemudian langsung menyentuh pangan 3
g Mengambil pangan matang menggunakan sarung tangan atau alat bantu (contoh sendok, penjapit makanan) 3
h Jika terluka maka luka ditutup dengan perban/sejenisnya dan ditutup penutup tahan air dan kondisi bersih 3
i Melakukan pemeriksaan kesehatan minimal 1 (satu) kali dalam setahun 2
j Penjamah pangan sudah mendapat penyuluhan keamanan pangan siap saji 3
Peralatan (termasuk meja tempat pengolahan)
1 Peralatan untuk pengolahan pangan:
a Bahan kuat 2
b Tidak berkarat 3
c Tara pangan (food grade) 3
d Bersih sebelum digunakan 3
e Setelah digunakan kondisi bersih dan kering 2
f Berbeda untuk pangan matang dan pangan mentah 3
g Peralatan masak/makan sekali pakai tidak dipakai ulang dan food grade 3
Alat pengering peralatan seperti lap/kain majun selalu dalam kondisi bersih dan diganti secara rutin untuk menghindari kontaminasi
2 2
silang
3 Peralatan pembersih tidak menyebabkan kontaminasi silang (tidak boleh menggunakan sapu ijuk atau kemoceng) 2
Penyajian Pangan Matang
1 Pangan matang yang mudah rusak harus sudah dikonsumsi 4 (empat) jam setelah matang 3
2 Pangan matang panas dijaga pada suhu > 60°C 3
3 Pangan matang dingin dijaga pada suhu < 5°C 3
Pangan segar yang langsung dikonsumsi seperti buah potong dan salad disimpan dalam suhu yang aman yaitu di bawah 5oC (lemari
4 3
pendingin) atau di wadah bersuhu dingin/(coolbox)
Jika menggunakan es batu yang dicampur dengan pangan matang, maka es batu harus dibuat dari air yang memenuhi standar kualitas air
5 3
minum/air yang sudah diolah/dimasak
6 Pangan matang sisa yang sudah melampaui batas waktu konsumsi dan suhu penyimpanan tidak boleh dikonsumsi 3
7 Air untuk minum memenuhi standar kualitas air minum/air yang sudah diolah/dimasak 3
8 Tempat yang digunakan untuk menyajikan pangan:
a Piring bersih dan tara pangan 3
b Gelas bersih dan tara pangan 3
c Sendok bersih dan tara pangan 3
d Sedotan bersih dan tara pangan 3
Pengemasan Pangan Matang
1 Pengemasan dilakukan secara higiene (personel cuci tangan dan menggunakan sarung tangan dengan kondisi baik) 3
2 Pengemasan pangan matang harus dalam wadah tertutup dan tara pangan (food grade) 3

Anda mungkin juga menyukai