NAMA : Gymnastiar Tahmawangi
NIM : 201221018
KELAS : BKI 4A
Visi :
Menuju kemakmuran dan kejayaan dengan menjalin persatuan dan kesatuan yang
berlandaskan keimanan dan ketaqwaan pada Allah SWT. Mewujudkan masyarakat yang
memahami dan mengamalkan ajaran agama. Selain mewujudkan masyarakat beragama
penyuluhan juga diminta untuk menciptakan kerukunan untuk beragama.
Misi :
1. Meningkatkan kualitas pelayanan kehidupan beragama
2. Meningkatakan kualitas pemahaman dan pengalaman ajaran agama islam
3. Meningkatkan kerjasama antar seluruh lembaga dan elemen yang ada di
desa dengan selalu memberikan dukungan kepada seluruh program
lembga-lembaga yang ada agar lebih terarah guna kemajuan yang nyata
diseluruh bidang yang ada seperti pendidikan ,keagamaan dll.
Tujuan :
tujuan penyuluhan agama Islam ialah menyeru umat agar beriman dan bertakwa kepada
Allah swt dan secara operasional adanya perubahan sikap dan prilaku dari yang negatif
menjadi positif dan pasif menjadi aktif dalam hal amar ma’ruf nahi munkar sehingga umat
mempunyai kesadaran yang tinggi untuk melaksanakan ajaranajaran Islam secara kaffah,
untuk terwujudnya suatu kepribadian yang utuh, keluarga yang harmonis dan masyarakat
yang aman, damai dan sejahtera yang diridhai oleh Allah Swt, guna mendapatkan
kebahagiaan di dunia dan akhirat. membina masyarakat/umat dalam hal meningkatkan
pemahaman agama dilakukan penyuluh agama Islam dalam kegiatan penyuluhan agama
yang berupa majlis taklim. Masyarakat sebagai objek penyuluhan dalam perjalanan
kehidupan menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat pasti mempunyai masalah. Sehingga
dibutuhkan peran seorang penyuluh untuk membantu masyarakat supaya memiliki sumber
pegangan agama dalam pemecahan masalah dan membantu masyarakat agar dengan
kesadaran dan kemauannya bersedia mengamalkan ajaran agama dan mempraktekkannya
dalam kehidupan. Penyuluh agama Islam berperan melakukan penyuluhan agama lewat
kegiatan-kegiatan keagamaan yang telah dijadwalkan. Penyuluh agama Islam memberikan
penyuluhan melalui kegiatan di Desa-Desa antara lain, memberikan bimbingan baca tulis Al-
qur’an, mengisi mauidhoh hasanah, menjadi khotib dibeberapa masjid, membantu
masyarakat dalam hal menentukan arah kiblat dan membantu dalam proses pembangunan
masjid atau mushola, melayani konsultasi keagamaan dan pembangunan masyarakat;
membantu pewakafan masyarakat; membantu perizinan operasional mendirikan TPQ,
Madrasah, Setiap tahun di bulan ramadhan mengadakan terawih keliling di masjid-masjid
Analisis :
Penyuluh Agama Islam mempunyai peran penting dalam pemberdayaan masyarakat dan
pemberdayaan dirinya masingmasing. Dengan kata lain, keberhasilan dalam bimbingan dan
penyuluhan kepada masyarakat menunjukkan keberhasilan dalam manajemen diri sendiri.
Penyuluh Agama Islam sebagai leading sektor bimbingan masyarakat Islam, memiliki
tugas/kewajiban yang cukup berat, luas dan permasalahan yang dihadapi semakin
kompleks. Penyuluh Agama Islam tidak mungkin sendiri dalam melaksanakan amanah yang
cukup berat ini, ia harus mampu bertindak selaku motivator, fasilitator, dan sekaligus
katalisator dakwah Islam. Penyuluh agama mempunyai kedudukan dan peran yang sangat
penting bagi masyarakat yaitu. Sebagai figur sentral yang berperan sebagai pemimpin
masyarakat, sebagai imam dalam urusan agama dan kemasyarakatan serta kenegaraan
dalam rangka menyukseskan program pemerintah. Dengan kepemimpinannya, penyuluh
agama Islam tidak hanya memberikan penerangan dalam bentuk ucapan-ucapan dan kata-
kata saja, akan tetapi bersama-sama mengamalkan dan melaksanakan apa yang
dianjurkan. Keteladanan ini ditanamkan dalam kegiatan sehari-hari, sehingga masyarakat
dengan penuh kesadaran dan keihklasan mengikuti petunjuk dan ajakan pemimpinnya.
Sebagai agen perubahan (agent of change) bagi masyarakat yakni berperan sebagai pusat
untuk mengadakan perubahan kearah yang lebih baik dan maju dalam segala bidang
kehidupan terutama menjadi social educator karena dari sektor pendidikan inilah menjadi
titik tolak perubahan masyarakat dari yang negatif menjadi positif, dari yang fasif menjadi
aktif atau dari yang telah baik menjadi lebih baik lagi. Sebagai motivator pembangunan bagi
masyarakat. Peranan ini sangat penting karena pembangunan di Indonesia tidak semata
membangun manusia dari segi lahiriah dan jasmaniahnya saja, melainkan membangun segi
rohaniah, mental spiritualnya dilaksanakan secara bersama-sama. Demi suksesnya
pembangunan penyuluh agam Islam berfungsi sebagai pendorong masyarakat untuk
berpartisipasi aktif dalam pembangunan, berperan juga untuk ikut serta mengatasi berbagai
hambatan yang mengganggu jalannya pembangunan, khususnya mengatasi dampak
negatifnya.