0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan3 halaman

Analisis Keterampilan Olahraga Bulutangkis

Dokumen tersebut membahas tentang deskripsi cabang olahraga bulutangkis dan teori belajar motorik. Dokumen menjelaskan bahwa bulutangkis melibatkan memukul bulu tangkis melewati jaring menggunakan raket, dan teknik pukulan overhead jump memerlukan lompatan vertikal maupun parabola. Teori belajar motorik dijelaskan sebagai perubahan tingkah laku yang diperoleh dari pengalaman berulang untuk mening

Diunggah oleh

Dhaffa Arya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan3 halaman

Analisis Keterampilan Olahraga Bulutangkis

Dokumen tersebut membahas tentang deskripsi cabang olahraga bulutangkis dan teori belajar motorik. Dokumen menjelaskan bahwa bulutangkis melibatkan memukul bulu tangkis melewati jaring menggunakan raket, dan teknik pukulan overhead jump memerlukan lompatan vertikal maupun parabola. Teori belajar motorik dijelaskan sebagai perubahan tingkah laku yang diperoleh dari pengalaman berulang untuk mening

Diunggah oleh

Dhaffa Arya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA : MOCH ILHAM MULYADI

KELAS : PJKR D
NIM : 2210368

Tugas 1
silahkan analisa oleh anda gerak dan keterampilan cabor
SPORT SKILL STABILY (NON LOCOMOTOR SKILL MANIPULATIF
LOKOMOTOR)
Pivot, doging, Running, sliding, Pasing, catching, dll
BASKET blocking, guarding jumping
Kuda-kuda, sikap Melangkah, Guntingan,
PENCAK SILAT pasang, sikap tegak melompat, ingsutan menendang,
memukul, elakan
Control, body shape, Sprint, sliding, jjogging Heading, pasing,
FOOTBALL scaning shoting, dribbling
Mengayunkan tangan, Running, mengambil Memukul bola,
SOFTBALL berdiri, melempar, bola melempar, memukul
menangkap, memutar
badn , memukul
Melompat, split, Berguling, berlari, Memutar pita,
GYMNASTIC headstand, hanstand melompat, meroda melempar tongkat,
memutar,
mencengkram
Blocking, menenekuk, melangkah Service, passing bawah,
VOLLEYBALL melompat, menerima passing bawah,samsh
bola
Kuda-kuda, Melangkah, Berlalri, melangkah, Memukul kok, smash,
BADMINTON melompat, berdiri, mengejar kok, placing,
menekuk mengembalikan kok netting,dropshot
Forhand, backhand, Berpindah, melangkah Service, passing, smash
TENIS push bola, memukul,
spin, menekuk
Kuda-kuda, sikap Jumping, pushing, Clich fighting, leverage,
GULAT awalan menarik grappling hold, joint
lock
DESKRIPSI CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS
Qalbi,ihsanul, abdurahman dalam raafi madilla majid, dkk. (2021) menyatakn bahwa
bulutangkis adlah olahraga yang di mainkan sendiri atau berpasangan dengan cara memukul
bulutangkis melewati jaring. Pemain menggunakan raket untuk memukul bulutangkis ke
lapangan lawan atau membelokan bulutangkis agar tidak mendarat di lapangannya sendiri.
Untuk bermain bulutangkis dengan baik, seseorang pemain harus mampu melakukan tahnik
pukulan atau keterampilan gerak pukulan yang berlipat ganda. Tehnik penindikan didefinisikan
sebagai jenis produksi melakukan pukulan dalam permainan bulutangkis dengan tujuan
menerbangkan shuttlecock ke lapang lawan (tohar, 1991).
Menurut surakhmad (1989:131 )Metode adalah cara yang paling penting untuk mencapai
tujuan. Variable bebas dalam penelitian ini adalah lompatan vertical ke depan dan lompatan
parabola vertikal., sedangkan variable tereikatnya adalah ketepatan dan kecepatan bulutangkis
pada tehnik pukulan overhead jump.

DESKRIPSI TEORI BELAJAR MOTORIK


Menurut inger ( 1990 ) belajar adalah potensi perubahan tingkah laku yang tercermin dalam
pelatihan dan pengalaman sebelumnya dalam situasi tugas tertentu. Menurut para ahli lainya,
belajar adalah perubahan tingkat perilaku atau perubahan keterampilan yang dapat berlanjut
dalam jangka waktu tertentu dan bukan merupakan hasil dai proses pertumbuhan.
Aanarino ( 1980 ), menyatakan bahwa belajar adalah perubahan perilaku seseorang dalam ber
organisasi. Sementara itu, bowerd dan hilgard (1981) menemukan bahwa belajar adalah
terjadinya kemungkinan perubahan tingkah laku dalam situasi tertentu, yang di peroleh dari
pengalaman yang di ulang-ulang. Oxendine (1984) menjelaskan pembelajaran sebagi berikut :
(1) Mengumpulkan informasi, (2) meningkatkan operasi, (3) memecahkan masalah,dan (4)
beradaptasi dengan situasi yang berubah.

Daftar pustaka
Majid, F.R., (2021). Tingkat pengetahuan siswa tentang permainan bulutangkis kelas VIII di smp
negeri 1 telukjambe barat kabupaten karawang. Jurnal ilmiah wahana pendidikan. 7 (6)

Firmansyah,U.(2013). Keterampilan bermain bulutangkis di ti jau dari unsur fisik doominan


dalam bulutangkis pada pemain tungal anak putra persatuan bulutangkis purnama surakarta

Winarno,E.M,. (1995). belajar motoric

Kiram.Y (2016). Belajar keterampilan motorik. UNIVERSITAS NEGERI PADANG.

Anda mungkin juga menyukai