0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
193 tayangan17 halaman

Memahami Dependensi dalam Basis Data

Dokumen tersebut membahas tentang dependensi dan normalisasi dalam basis data. Dependensi menggambarkan hubungan antara atribut dalam suatu tabel, seperti ketergantungan antara nim dan nama mahasiswa. Normalisasi digunakan untuk mengorganisasi data ke dalam tabel-tabel yang lebih sederhana dan konsisten untuk menghindari duplikasi dan inkonsistensi data. Dokumen tersebut menjelaskan beberapa tahapan normalisasi seperti first normal form dan second normal form

Diunggah oleh

Siti Fitriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
193 tayangan17 halaman

Memahami Dependensi dalam Basis Data

Dokumen tersebut membahas tentang dependensi dan normalisasi dalam basis data. Dependensi menggambarkan hubungan antara atribut dalam suatu tabel, seperti ketergantungan antara nim dan nama mahasiswa. Normalisasi digunakan untuk mengorganisasi data ke dalam tabel-tabel yang lebih sederhana dan konsisten untuk menghindari duplikasi dan inkonsistensi data. Dokumen tersebut menjelaskan beberapa tahapan normalisasi seperti first normal form dan second normal form

Diunggah oleh

Siti Fitriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Dependensi &

Basis Data

Normalisasi
Pemberdayaan Umat Berkelanjutan
Pengertian Dependensi

Dependensi
Dependensi Fungsional
Di pelatihan ini kita akan belajar
mengenai Dependensi Fungsional.
Dependensi menggambarkan relasi atau
hubungan, batasan, dan keterkaitan antara
atribut dalam suatu relasi. Suatu atribut
Dependensi secara dikatakan bergantung pada atribut lain
umum bisa diartikan
secara fungsional jika kita menggunakan
sebagai ketergantungan
harga atribut lain.
Dependensi Fungsional

A B
A menentukan fungsional B
atau
B bergantung pada A
Contoh Dependensi Fungsional
mata_kuliah nim nama_mhs grade
Struktur Data 01023111001 Aditia Nurohman B
Struktur Data 02023111008 Imran Sihaloho A
Basis Data 01023111001 Aditia Nurohman A
Basis Data 02023111002 Ades Roydatul A
Struktur Data 02023111002 Ades Roydatul B
Struktur Data 01023111009 Tisatun Riza A

• nim => nama_mhs, karena untuk setiap nim yang sama, maka nama_mhs juga sama
• {mata_kuliah, nim} => grade, karena atribut grade bergantung pada mata_kuliah dan
nim yang sama, maka grade juga sama
Dependensi Penuh dan Dependensi Parsial
• nim => nama_mhs, nama_mhs disebut dengan
nim nama_mhs kode_ruang
dependensi penuh karena setiap nama_mhs memiliki
nim yang berbeda beda
01023111001 Aditia Nurohman B31 • {nim, nama_mhs} => kode_ruang, namun jika kode_ruang
direlasikan dengan atribut nim dan nama_mhs maka
02023111008 Imran Sihaloho B33
disebut dengan dependensi parsial karena jika salah satu
01023111001 Aditia Nurohman B26 atribut dihilangkan maka ketergantungan masih tetap
ada.
02023111002 Ades Roydatul B26
Dependensi parsial atau ketergantungan sebagian
02023111002 Ades Roydatul B33
merupakan ketergantungan fungsional dimana beberapa
01023111009 Tisatun Riza B31 atribut dapat dihilangkan dari suatu dependensi namun
ketergantungannya masih tetap ada.
Dependensi Transitif
nim nama_mhs kode_kota nama_kota
01022111003 Amelia Siregar K001 Sipirok
01022111013 Dimas Firmansyah K002 Banjar
01022111014 Kharisma Amalia K003 Salatiga
01022111018 Putri Lestari K004 Banyumas

• nim => {nama_mhs, kode_kota, nama_kota}


• kode_kota => nama_kota
• nama_kota dikatakan sebagai dependensi transitif karena nama_kota
bergantung terhadap nim melalui kode_kota. Atau bisa dikatakan nama_kota
bergantung kepada kode_kota, sedangkan kode_kota bergantung kepada nim
Pengertian Normalisasi

Normalisasi
Tujuan Normalisasi
Normalisasi ini bertujuan untuk :
• Menghilangkan kerangkapan data
• Mengurangi kompleksitas yang
tidak berarti
• Untuk mempermudah
Normalisasi adalah suatu teknik untuk
pemodifikasian data
mengorganisasi data ke dalam tabel-tabel
untuk memenuhi kebutuhan pemakai di
dalam suatu organisasi
Tahapan Normalisasi
UNF 3NF
Unnormalized Form, Third Normal Form, kita
bentuk tabel yang harus memisahkan
belum normal dependensi transitif

1NF 4NF
First Normal Form, kita Fourth Normal Form,
harus menghilangkan kita harus
perulangan grup dan menghilangkan
memilih primary key dependensi multivalue

2NF 5NF
Second Normal Form, Fifth Normal Form, kita
kita harus memisahkan harus menghilangkan
dependensi parsial anomali yang tersisa
Contoh Unnormalized Form (UNF)
kode_proje judul_proje projek_man budget_proj id_karyawa nama_karya no_departe nama_depa upah_perja
k k ajer ek n wan men rtemen m
Sistem Bambang
PC01 75 juta K1001 Abdul Smith L004 IT 2,2 juta
Pensiunan Susanto
K1030 Asep Jones L023 Analist 1,85 juta

K2010 Ujang Lewis L004 IT 2,1 juta


Sistem
PC02 Mimi Peri 100 juta K1010 Tuti Similikity L004 IT 2,175 juta
Penjualan
K1001 Abdul Smith L004 IT 1,8 juta
Achmad
K3102 L028 Database 2,55 juta
Gilbert
Rizal
K1320 L008 Salary 1,7 juta
Richard
Sistem Atta Achmad
PC03 90 juta K3102 L028 Database 2,35 juta
Penggajian Halilintar Gilbert
K2010 Ujang Lewis L004 IT 1,75 juta

K1004 James Udin L009 HRD 1,65 juta


First Normal Form (1NF)
kode_proj judul_proj projek_ma budget_pr id_karyaw nama_kar no_depart nama_dep upah_perj
ek ek najer ojek an yawan emen artemen am

Peraturan yang harus di terapkan di 1NF : PC01


Sistem
Pensiunan
Bambang
Susanto
75 juta K1001
Abdul
Smith
L004 IT 2,2 juta

• Nama setiap atribut harus unik K1030


Asep
Jones
L023 Analist 1,85 juta

• Value setiap atribut tidak boleh lebih K2010


Ujang
Lewis
L004 IT 2,1 juta

dari 1 data PC02


Sistem
Penjualan
Mimi Peri 100 juta K1010
Tuti
Similikity
L004 IT 2,175 juta

• Setiap baris harus unik K1001


Abdul
Smith
L004 IT 1,8 juta

• Tidak boleh ada perulangan grup K3102


Achmad
Gilbert
L028 Database 2,55 juta

Rizal
K1320 L008 Salary 1,7 juta
Richard

Yang harus dilakukan : PC03


Sistem Atta
90 juta K3102
Achmad
L028 Database 2,35 juta
Penggajian Halilintar Gilbert

• Memilih Primary Key K2010


Ujang
L004 IT 1,75 juta
Lewis

James
K1004 L009 HRD 1,65 juta
Udin
Hasil 1NF
kode_projek judul_projek projek_manajer budget_projek id_karyawan nama_karyawan no_departemen nama_departemen upah_perjam

Sistem Bambang
PC01 75 juta K1001 Abdul Smith L004 IT 2,2 juta
Pensiunan Susanto

Sistem Bambang
PC01 75 juta K1030 Asep Jones L023 Analist 1,85 juta
Pensiunan Susanto

Sistem Bambang
PC01 75 juta K2010 Ujang Lewis L004 IT 2,1 juta
Pensiunan Susanto

PC02 Sistem Penjualan Mimi Peri 100 juta K1010 Tuti Similikity L004 IT 2,175 juta

PC02 Sistem Penjualan Mimi Peri 100 juta K1001 Abdul Smith L004 IT 1,8 juta

PC02 Sistem Penjualan Mimi Peri 100 juta K3102 Achmad Gilbert L028 Database 2,55 juta

PC02 Sistem Penjualan Mimi Peri 100 juta K1320 Rizal Richard L008 Salary 1,7 juta

Sistem
PC03 Atta Halilintar 90 juta K3102 Achmad Gilbert L028 Database 2,35 juta
Penggajian

Sistem
PC03 Atta Halilintar 90 juta K2010 Ujang Lewis L004 IT 1,75 juta
Penggajian

Sistem
PC03 Atta Halilintar 90 juta K1004 James Udin L009 HRD 1,65 juta
Penggajian
Second Normal Form (2NF)
kode_pro judul_proj projek_ma budget_pr id_karya nama_kar no_depart nama_dep upah_perj
jek ek najer ojek wan yawan emen artemen am

Sistem Bambang Abdul


PC01 75 juta K1001 L004 IT 2,2 juta
Pensiunan Susanto Smith

Peraturan yang harus di terapkan di 2NF : PC01


Sistem
Pensiunan
Bambang
Susanto
75 juta K1030
Asep
Jones
L023 Analist 1,85 juta

• Sudah melakukan 1NF PC01


Sistem Bambang
75 juta K2010
Ujang
L004 IT 2,1 juta
Pensiunan Susanto Lewis

• Memisahkan atribut yang memiliki PC02


Sistem
Mimi Peri 100 juta K1010
Tuti
L004 IT 2,175 juta
Penjualan Similikity
dependensi penuh dengan primary key Sistem Abdul
PC02 Mimi Peri 100 juta K1001 L004 IT 1,8 juta
Penjualan Smith

Sistem Achmad
PC02 Mimi Peri 100 juta K3102 L028 Database 2,55 juta
Penjualan Gilbert
Yang harus dilakukan :
Sistem Rizal
PC02 Mimi Peri 100 juta K1320 L008 Salary 1,7 juta
• Memisahkan dependensi parsial Penjualan Richard

Sistem
Atta Achmad
PC03 Penggajia 90 juta K3102 L028 Database 2,35 juta
Halilintar Gilbert
n

Sistem
Atta Ujang
PC03 Penggajia 90 juta K2010 L004 IT 1,75 juta
Halilintar Lewis
n

Sistem
Atta James
PC03 Penggajia 90 juta K1004 L009 HRD 1,65 juta
Halilintar Udin
n
Hasil 2NF
Tabel Projek
kode_projek judul_projek projek_manajer budget_projek

Tabel Utama PC01 Sistem Pensiunan


Bambang
75 juta
Susanto
kode_projek id_karyawan upah_perjam
PC02 Sistem Penjualan Mimi Peri 100 juta

PC01 K1001 2,2 juta Sistem


PC03 Atta Halilintar 90 juta
Penggajian
PC01 K1030 1,85 juta

PC01 K2010 2,1 juta

PC02 K1010 2,175 juta Tabel Karyawan


PC02 K1001 1,8 juta id_karyawan nama_karyawan no_departemen nama_departemen

PC02 K3102 2,55 juta


K1001 Abdul Smith L004 IT
PC02 K1320 1,7 juta
K1030 Asep Jones L023 Analist
PC03 K3102 2,35 juta K2010 Ujang Lewis L004 IT

PC03 K2010 1,75 juta K1010 Tuti Similikity L004 IT


PC03 K1004 1,65 juta
K3102 Achmad Gilbert L028 Database

K1320 Rizal Richard L008 Salary

K1004 James Udin L009 HRD


Third Normal Form (3NF)

Peraturan yang harus di terapkan di 3NF :


Tabel Karyawan
• Sudah melakukan 2NF
• Semua atribut yang tidak menjadi id_karyawan nama_karyawan no_departemen nama_departemen

primary key tidak boleh bergantung K1001 Abdul Smith L004 IT


pada atribut yang bukan primary key
K1030 Asep Jones L023 Analist

K2010 Ujang Lewis L004 IT


Yang harus dilakukan : K1010 Tuti Similikity L004 IT
• Memisahkan dependensi transitif
K3102 Achmad Gilbert L028 Database

K1320 Rizal Richard L008 Salary

K1004 James Udin L009 HRD


Hasil 3NF
Tabel Projek
kode_projek judul_projek projek_manajer budget_projek Tabel Karyawan
Bambang
PC01 Sistem Pensiunan 75 juta id_karyawan nama_karyawan no_departemen
Susanto

PC02 Sistem Penjualan Mimi Peri 100 juta K1001 Abdul Smith L004

Sistem K1030 Asep Jones L023


PC03 Atta Halilintar 90 juta
Penggajian
K2010 Ujang Lewis L004

Tabel Utama K1010 Tuti Similikity L004

kode_projek id_karyawan upah_perjam K3102 Achmad Gilbert L028

PC01 K1001 2,2 juta K1320 Rizal Richard L008

PC01 K1030 1,85 juta K1004 James Udin L009

PC01 K2010 2,1 juta

PC02 K1010 2,175 juta Tabel Departemen


PC02 K1001 1,8 juta
no_departemen nama_departemen
PC02 K3102 2,55 juta
L004 IT
PC02 K1320 1,7 juta L023 Analist

PC03 K3102 2,35 juta L028 Database

PC03 K2010 1,75 juta L008 Salary

PC03 K1004 1,65 juta L009 HRD


Kesimpulan Dependensi
Dependensi secara umum bisa diartikan sebagai ketergantungan, di pelatihan ini dependensi yang
akan kita bahas adalah Dependensi Fungsional. Dependensi Fungsional adalah gambaran hubungan
ketergantungan antara dua atribut atau kolom pada sebuah tabel/relasi, biasanya menggambarkan
hubungan antara Primary Key (PK) dan atribut non-kunci (non-key) lainnya.
Dependensi fungsional terbagi menjadi 3 macam, yaitu :
• Dependensi Penuh, adalah jika diberikan atribut A dan B pada suatu tabel, B dikatakan memiliki
ketergantungan secara penuh pada A jika B memiliki ketergantungan pada A, dan B tidak tergantung
pada atribut lain selain A.
• Dependensi Parsial, merupakan ketergantungan fungsional dimana beberapa atribut dapat dihilangkan
dari suatu dependensi namun ketergantungannya masih tetap ada.
• Dependensi Transitif, merupakan kondisi dimana terdapat 3 atribut contoh nya A, B, dan C. C bergantung
kepada A namun harus melalui B.
Kesimpulan Normalisasi
Normalisasi adalah suatu teknik untuk mengorganisasi data ke dalam tabel-tabel untuk memenuhi
kebutuhan pemakai di dalam suatu organisasi. Ada beberapa tahapan yang harus kita lalui untuk melakukan
normalisasi yaitu :
• UNF (Unnormalized Form), sebuah form/tabel yang datanya belum di normalisasikan
• 1NF (First Normal Form), tujuan utamanya untuk menghilangkan perulangan grup dan memilih primary
key
• 2NF (Second Normal Form), tujuannya yaitu menghilangkan ketergantungan parsial
• 3NF (First Normal Form), tujuannya yaitu untuk menghilang ketergantungan transitif

Anda mungkin juga menyukai