LAPORAN KEGIATAN PRAKTIKUM
EKOSISTEM DARAT
NAMA : ASMIATI
NIM : 858443804
PROGRAM STUDI : BI. PGSD
SEMESTER :I
KELAS :A
UPBJJ SAMARINDA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TERBUKA
TAHUN 2022
A. Judul Percobaan
Ekosistem darat alami dan buatan.
B. Tujuan Percobaan
Membandingkan komponen-komponen yang terdapat pada ekosistem darat alami dan
buatan.
C. Alat dan Bahan
1. Seperangkat alat tulis
2. Loup/kaca pembesar
3. Lingkungan sekitar
D. Landasan Teori
Ekosistem adalah dimana pada suatu kawasan yang didalamnya terdapat unsure
biotik (hidup) dan abiotik (tak hidup) terjadi hubungan timbale balik antara unsure-
unsur tersebut membentuk system ekologi. Jadi ekosistem merupakan suatu fungsional
dan structural dari lingkungan. Ekosistem berdasarkan terjadinya bisa secara alami atau
buatan. Yang termasuk contoh ekosistem bagian darat misalnya padang rumput, gurun,
tundra, hutan hujan tropis, dan savana.
Komponen penyusun ekosistem terdiri dari dua komponen, yakni komponen
biotik (makhluk hidup) dan komponen abiotik (komponen tak hidup). Interaksi antara
komponen biotik dan abiotik inilah yang membentuk suatu sistem dalam sebuah
ekosistem.
Ekosistem merupakan satu kesatuan fungsional antara komponen biotik (makhluk
hidup) dan komponen abiotik (komponen tak hidup atau lingkungan) yang saling
berinteraksi dan saling mempengaruhi dalam bentuk hubungan timbal balik antara satu
dengan yang
lain. Secara umum ada tiga tipe ekosistem, yaitu ekositem air, ekosisten darat, dan
ekosistem buatan.
Ekosistem buatan salah satu contohnya adalah sawah. Ekosistem buatan
merupakan ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.
Ekosistem buatan ini kemudian mendapatkan subsidi energi dari luar, tanaman atau
hewan peliharaan yang didominasi pengaruh manusia, dan memiliki keanekaragaman
rendah. Contoh ekosistem buatan diantaranya:
a. Bendungan
b. Hutan tanaman produksi seperti jati dan pinus
c. Agroekosistem berupa sawah tadah hujan
d. Sawah irigasi
e. Perkebunan sawit
f. Ekosistem pemukiman seperti kota dan desa
E. Prosedur Percobaan
1. Tentukan ekosistem darat alami di sekitar tempat tinggal
2. Kemudian amati komponen abiotiknya meliputi suhu udara, pencahayaan, angin,
jenis/warna tanah
3. Untuk mengetahui suhu udara gunakan barometer, sementara untuk mengetahui
keadaan pencahayaan, angin, atau tanah dapat memperkirakan saja
4. Catat semua data
5. Setelah mengamati komponen abiotik perhatikan komponen biotiknya. Catat semua
makhuk hidup yang ada di ekosistem
6. Mulailah mencatat jenis tumbuhan sebagai produsen yang ada.
7. Catat semua jenis hewan sebagai konsumen yang ditemui di ekosistem tersebut
maupun yang hanya singgah.
8. Amati hewan-hewan kecil yang mungkin terdapat di dalam tanah, sela-sela
daun/batang.
9. Sebagai pembanding tentukan ekosistem darat buatan yang ada disekitar tempat
tinggal
10. Buat kesimpulan umum tentang perbedaan pada kedua tipe ekosistem tersebut.
F. Hasil Pengamatan
Tabel 1. 1 Komponen abiotik ekosistem darat alami
NO. Komponen abiotik Kondisi/keadaan
1. Tanah Sedikit Lembab
2. Udara 32°C
3. Cahaya Tidak Panas
4. Air Tidak Jernih
5. Angin Semilir
Tabel 1. 2 Komponen biotik ekosistem darat alami
NO. Jenis Tumbuhan Jenis Hewan Pengurai
1. Pohon Jambu kucing Jamur
2. Pohon Mengkudu Burung Cacing Tanah
3. Rumput Semut Rayap
4. Pohon Pepaya Ulat Jamur
5. Pohon Pisang Ayam Cacing Tanah
Tabel 2. 1 Komponen abiotik ekosistem darat buatan
NO. Komponen abiotik Kondisi/keadaan
1. Tanah Kering
2. Udara 34°C
3. Cahaya Cerah
4. Air Tidak Jernih
5. Angin Semilir
Tabel 2. 2 Komponen biotik ekosistem darat buatan
NO. Jenis Tumbuhan Jenis Hewan Pengurai
1. Pohon Mengkudu Burung Cacing tanah
2. Pohon Pisang Semut Cacing tanah
3. Pohon Jambu Kura-kura Jamur
4. Pohon Pepaya Ayam Cacing tanah
G. Pertanyaan-Pertanyaan
1. Menurut pendapat anda ekosistem manakah yang mempunyai jenis komponen biotik
lebih banyak ? mengapa demikian ? jelaskan secara singkat !
Jawab :
Ekosistem yang mempunyai komponen biotik dengan jumlah yang banyak adalah
ekosistem darat alami. Ditinjau dari data yang diperoleh, jumlah yang lebih banyak
adalah eosistem darat alami. Hal ini dapat dicontohkan pada ekosistem hutan. Hutan
mempunyai komponen biotik yang banyak dan hewannya mempunyai berbagai jenis
dan bermacam spesies.
H. Pembahasan
Pada penelitian kali ini dapat diketahui bahwa hubungan timbal balik antara
komponen biotik dan komponen abiotik yang terjadi pada alam lingkungan sekitar
seperti pada hutan merupakan ekosistem darat alami. Hal ini sama sekali tidak ada
campur tangan manusia. Sedangkan pertumbuhan komponen biotiknya tidak
dikendalikan oleh manusia. Hubungan timbal balik anatar komponen biotik dan
komponen abiotik yang terjadi di taman merupakan ekosistem buatan. Dimana
terdapat unsur campur tangan manusia diantaranya adalah dalam menentukan jenis
komponen biotik dan jumlah populasi komponen biotiknya.
I. Kesimpulan
Pada hasil penelitian ekosistem darat ini dapat disimpulkan bahwa ekosistem darat
alami dan buatan memiliki komponen abiotik yang sama, ada air, tanah dan udaranya.
Hanya berbeda pada komponen biotiknya. Ekosistem darat alami tidak dikendalikan
jumlah populasinya. Atau biasa dikatakan penyusun Ekosistem darat alami lebih lengkap
dibandingkan ekosistem darat buatan.
J. Daftar Pustaka
[Link]
Irwan, Zoer’aini Djamal. 2004. Prinsip-Prinsip Ekologi Ekosistem, lingkungan dan
Pelestariannya. Jakarta: Bumi Aksara
Rumanta, maman dkk. 2021. Praktikum IPA di SD. Tangerang-Selatan. Universitas
Terbuka
K. Kesulitan Yang Dialami
Kesulitan yang dialami penulis dalam pelaksanaan praktikum ekosistem ini yaitu
menentukan lokasi yang akan dilakukan untuk penelitian.
L. Foto Praktikum
Jenis Hewan
Jenis
Tumbuhan