11
BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
A. Sejarah Singkat Perusahaan
Toyota merupakan mobil yang berasal dari Jepang yang diproduksi
oleh Toyota Motor Corporation (TMC) berpusat di kota Toyota Provinsi
Aichi. Toyota Motor Corparation didirikan pada September 1993 sebagai
divisi mobil Pabrik Tenun Otomotis Toyota. Divisi mobil perusahaan tersebut
kemudian dipisahakan pada 27 Agustus 1937 untuk menciptakan Toyota
Motor Corparation seperti saat ini.
PT. Agung Automall adalah merupakan bagian dari PT. Agung
Concern Group didirikan pada tanggal 20 Juli 1954 oleh almarhum Bapak
Samuel Pandjaitan bersama istri tercinta Nyonta Ostina Emanuel Pandjaitan
boru Nasution dengan beberapa rekannya yaitu :
1. Bapak Donar Efendi Nasution
2. Bapak Musa Pandjaitan
3. Ibu Marieke Tambunan
4. Ibu Tanggap Silaen
Yang didirikan dengan Akte Notaris No. 43 oleh Notaris Elisa
Pondang yang kantor pusatna terletak di Jalan Tanjungan No. 3-10 Surabaya –
Jawa Timur.12
Pada awalnya PT. Agung Concern bergerak sebagai dealer kendaraan-
kendaraan merk Ford untuk wilayah Jawa Timur. Pada tahun 1955, dibuka
12
Profil PT. Agung Toyota
11
12
kantor perwakilan di Jakarta dengan tujuan agar pengiriman kendaraan-
kendaraan kewilayah Jawa Timur menjadi lancer. Kemudian pada tahun 1956
menjadi dealer kendaraan merk Chevrolet Volks Wagen, Opel dan Holden.
Pada tahun 1958 kantor perwakilan di Jakarta ditingkatkan menjadi kantor
cabang sejalan dengan diperolehnya izin import dan eksport dalam keadaan
Built Up untuk kendaraan merk G.M. Ford dan Toyota serta menjadi solo
agent pompa merk Myers dari USA.
PT. Toyota-Astra atau biasa disingkat dengan TAM merupakan Agen
Tunggal Pemegang Merk (ATPM) Mobil Toyota dan Lexus di Indonesia.
TAM merupakan perusahaan joint venture antara PT. Astra Internasional Tbk
dengan persentase saham 51% dan Toyota Motor Corporation, Jepang dengan
persentase saham 49%.
PT. Toyota-Astra Motor diresmikan pada tanggal 12 April 1971.
Peranan TAM semula hanya sebagai importir kendaraan Toyota, namun
setahun kemudian sudah berfungsi sebagai distributor. Pada tanggal 31
Desember 1989, TAM melakukan merger bersama tiga perusahaan antara
lain:
1. PT. Multi Astra (pabrik perakitan, didirikan tahun 1973)
2. PT. Agung Mobilindo (pabrik komponen body, didirikan tahun 1976)
3. PT. Toyota Engine Indonesia (pabrik mesin, didirikan tahun 1982)
Gabungan semua diberi nama PT. Toyota-Astra Motor. Marger ini
dilakukan guna menyatukan langkah dan efesiensi dalam menjawab tuntutan
akan kualitas serta menghadapi ketatnya persaingan didunia otomotif. Selama
lebih dari 40 tahun, PT. Toyota-Astra Motor telah memainkan peranan penting
13
dalam pengembangan industri otomotif di Indonesia serta membuka lapangan
pekerjaan termasuk dalam industri pendukungnya. PT. Toyota-Astra Motor
telah memiliki pabrik produksi seperti stamping, casting, engine dan assembly
di area industri Sunter, Jakarta. Untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan
produksi, pada tahu 1998 diresmikan pabrik di Karawang yang menggunakan
teknologi terbaru di Indonesia.13
Sejak tanggal 15 Juli 2003, TAM direktrukturisasi menjadi 2
perusahaan, yaitu:
1. PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia disingkat TMMIN yang
merupakan praktik produk Toyota dan eksportir kendaraan dan suku
cadang toyota. Komposisi kepemilikan saham diperusahaan ini adalah
Astra Internasional 5% dan TMC menjadi 95%.
2. PT. Toyota-Astra Motor sebagai agen penjualan, importir dan distributor
produk Toyota di Indonesia. Komposisi kepemilikan saham diperusahaan
ini adalah Astra Internasional 51% sedangkan TMC 49%.
Dalam mendukung penjualan dan layanan purna jual, TAM dibantu
oleh 5 Dealer Utama yang menbawahi dealer-dealer yang tersebar diseluruh
Indonesia. Hingga bulan Desember 2005 terdapat 181 outlet dan 101 bengkel
resmi. Berikut ini kelima dealer Utama yang dibagi berdasarkan wilayah
geografisnya:14
13
Ibid
14
Dokumentasi PT. Agung Toyota
14
1. Auto 2000 merupakan Dealer Utama Toyota di wilayah Jakarta, Jawa
Barat, Jawa Timur, Nusantara Tenggara, Bali, Kalimantan sertasebagian
Sumatra.
2. PT. New Ratna Motor merupakan Dealer Utama Toyota di wilyah Jawa
Tengah dan Yogyakarta.
3. NV Hadji Kalla Trd Co merupakan Dealer Utama Toyota di wilayah
Sulawesi selatan Dan Sulawesi Tenggara.
4. PT. Hasjrat Abadi merupakan Dealer Utama Toyota di wilayah Sulawesi
Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku, Ternate dan Papua.
5. PT. Agung Toyota merupakan dealer Utama Toyota di wilayah Bali, Riau,
jambi, Bengkulu dan Batam.
Pada tahun 1972 PT. Agung Concern yang merupakan Main Dealer
PT. Toyota Astra Motor memulai membuka jalur sebagai perusahaan
distributor Toyota. PT. Toyota Astra Motor menunjuk PT. Agung Concern
untuk memiliki kekuasaan sepenuhnya dalam menjual unit Toyota di daerah
Bali, Riau, Jambi, Bengkulu dan memiliki penjualan ekslusif untuk
Landcruiser di Jawa Timur.
Bagian dari PT. Agung Concern yang khusus menjual unit Toyota
berubah nama menjadi PT. Agung Automall pada tahun 1992 dan pada tahun
2014 PT. Agung Automall berubah nama menjadi PT. Agung Toyota.
Perusahaan ini mempunyai karyawan lebih dari 300 orang diarea penjualan
dan layanan purna jual (bengkel). Pelayanan terhadap pelanggan dan
kemampuan manajemen yang profesional menjadi fokus perusahaan yang
15
mendasar selama bertahun-tahun. Hal ini yang dibentuk PT. Agung Toyota
menjadi organisasi marketing yang kuat.15
B. Visi dan Misi
PT. Agung Toyota lahir dari idealisme para pendiri yang ingin
memberikan kontribusi bagi pembangunan di Indonesia. Untuk itu, misi dan
misi PT. Agung Toyota adalah:
1. Visi
Dalam jangka panjang PT. Agung Toyota akan menjadi yang
terbaik dan pimpinan dalam bidang usanya melalui pelayanan prima pada
pelanggan dan semua pihak yang berkepentingan (stakeholders).16
2. Misi
PT. Agung Toyota didirikan untuk memberikan nilai tambah bagi
pelanggan dan masyarakat sekitarnya dengan sumber daya menusianya
yang profesional. Nilai tambah diperoleh dengan mengupayakan
keuntungan diatas para pesaing dalam bidang yang sama dan memberikan
manfaat yang sama pada semua pihak yang berkepentingan
(stakeholders).17
15
Ibid
16
Dokumentasi PT. Agung Toyota
17
Ibid
16
C. Struktur Organisasi Perusahaan
Struktur organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap
bagian serta posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam
menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai tujuan. Struktur organisasi
menggambarkan dengan jelas pemisahan kegiatan pekerjaan antara yang satu
dengan yang lain dan bagaimana hubungan aktivitas dan fungsi dibatasi.
Dalam struktur organisasi yang baik harus menjelaskan hubungan wewenang
siapa melapor kepada siapa.
17
STRUKTUR ORGANISASI
PT. AGUNG TOYOTA – SOEKARNO HATTA
TAHUN 2015
BRANCH MANAGER
NELLYTA HASRIMAR
CUSTOMER RELATION
COORDINATOR
RINALDO SILALAHI
ADMINITRATION HEAD SUPERVISOR SUPERVISOR SUPERVISOR
EVA NOVIANTI SURYA SAFARI AHMAD RAMLAN YULIANA YANG
FINANCE & PERSONAL SALES GENERAL LOCAL IT CASHIER
ACCOUTING STAFF ADMINISTRATION ADMINISTRATION AFFAIR STAFF SUPPORT
1. KRISTANTI
2. GUNAWAN SUKRONI RIMA NOVIA 1. NELA RAHMI CHARLY AZIZ FEBRY
3. M. FADLI 2. SUGITO TAMBUNAN YANTI
WIRANIAGA WIRANIAGA WIRANIAGA
18
Berikut tentang uraian pembagian tugas dan fungsi dari masing-masing
satuan organisasi, yaitu:7
1. Kepala Cabang (Branch Head)
Merupakan seorang atasan yang secara langsung menjadi pengelola
dan penanggung jawab atas pelaksanan tugas-tugas dari bawahannya
sesuai dengan pembagian tugas yang telah diberikan kepada masing-
masing bagian.
2. Koordinator Hubungan pelanggan (Customer Relation Coordinator)
Koordinator hubungan pelanggan adalah dukungan utama untuk staf
layanan pelanggan, dia bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah,
bekerja dengan klien dan staf untuk mengatasi konflik, dan untuk
menyediakan layanan pelanggan berkualitas. Peran pelanggan koordinator
layanan biasanya ditemukan dilingkungan ritel, serta dalam bisnis yang
menjual langsung kepada pelanggan.
3. Kepala Penjualan Kendaraan Bermotor (KBM)
Yakni bagian yang melakukan penjualan dari kendaraan bermotor
dengan tugas pokok menyusun rencana penjualan, melakukan kontrak-
kontrak pemasaran dengan pedagang perantara, mencari kesempatan
perluasan daerah pemasaran, serta mengoordinir pekerjaan yang
dilimpahkan pada bawahannya.
4. Kepala Keuangan (Administration Head)
Merupakan bagian yang bertanggung jawab terhadap tugas-tugas
adminitrasi perusahaan dan keuangan perusahaan sehubungan dengan
pengoperasian perusahaan. Dalam hal ini bagian admiitasi dan keuangan
18
Dokumentasi PT. Agung Toyota
19
bertanggung jawab langsung kepada pimpinan yang telah memberi
wewenang menurut bidang tugas yang telah diberikan.
5. Supervisor
Merupakan bagian yang bertanggung jawab mengontrol kerja para
salesman untuk merencanakan, mengkoordinasikan dan melaksanakan
[Link] memastikan marketing
malakukan/melaksanakan pemasaran sesuai dengan harapan perusahaan
terhadap produktivitas/ banyaknya penjualan dan menjalankan aturan-
aturan yang berlaku diperusahaan.
6. Finance &Accouting Staff
Merupakan jabatan yang bertanggung jawab atas laporan aktivitas
keuangan perusahaan secara tertulis diantaranya melakukan pengaturan
adminitrasi keuangan perusahaan, melakukan pembayaran gaji, dan
menyusun atau membuat anggaran pengluaran dan pendapatan secara
periodik.
7. Personal Administration
Bertanggung jawab terhadappengelolaan sumber daya manusia
yang berkualitas untuk menjawab kebutuhan bisnis dalam organisasi.
8. Sales Administration
Tanggung jawab sales administration yaitu membuat penawaran
harga kepada calon pembeli, merencanakan jadwal pengiriman barang.
9. General Affair Staff
Merupakan jabatan bagian umum yang bertanggung jawab untuk
mendukung perusahaan dalam menjalankan operasionalnya dengan
mengurusi segala urusan rumah tangga perusahaan. Tugasnya secara inti
diantaranya yaitu sebagai perwakilan perusahaan untuk menjalin
hubungan baik kepada pihak eksternal, memenuhi semua kebutuhan
20
operasional internal perusahaan, dan menjaga, mendata merawat seluruh
asset perusahaan.
10. Local It Support
Tugas IT yaitu profesi yang berhubungan dengan teknologi
komputasi, seperti jaringan, perangkat keras, perangkat lunak,internet atau
orang-orang yang bekerja dengan adanya teknologi.
11. Cashier
Merupakan jabatan yang menjalankan proses penjualan dan
pembayaran melakukan pencatatan atas semua transaksi, membantu
pelangan dalam memberikan informasi mengenai suatu produk,
melakukan proses transaksi pelayanan jual beli, melakukan pengecekan
atas jumlah barang pada saat penerimaan barang dan melakukan
pencatatan kas fisik serta melakukan pelaporan kepada atasan.