VARIABEL, POPULASI,
DAN SAMPEL DALAM
PENELITIAN
Oleh :
Nuzulun Nuria Ramadhan
(210104110082).
Annisa Zahro Putri Sulthoni
(210104110138)
VARIABEL
MENURUT KERLINGER (1973),
VARIABEL ADALAH BAGIAN DARI
SIFAT
Variable adalah konstruk (constructs) atau sifat yang
akan dipelajari. Misalnya variabel adalah tingkat
aspirasi, penghasilan, pendidikan, status social, jenis
kelamin, golongan gaji, produktifitas kerja, dll. Variable
adalah suatu sifat yang diambil dari suatu nilai yang
berbeda (different values). Demikian, makna dari
variabel adalah suatu yang bervariasi.
MACAM-MACAM VARIABEL
MENURUT HUBUNGAN ANTARA SATU VARIABLE DENGAN
VARIABLE YANG LAIN
maka variabel dibagi menjadi :
a. Variabel Independen
b. Variabel Dependen
c. Variabel Moderator.
d. Variabel Intervening
e. Variabel Kontrol
f. Variabel Rambang
MACAM-MACAM VARIABEL MENURUT
DATANYA
a. Variabel nominal, yaitu variabel yang bersifat deskrit dan saling pisah
antara kategori satu dengan yang lain.
b. Variabel ordinal, yaitu variabel yang disusun berdasarkan tingkat yang
berurutan.
c. Variabel interval, adalah variabel yang dihasilkan dari
pengukuran, di mana dalam pengukuran tersebut di asumsikan terdapat
suatu pengukuran yang sama.
d. Variabel rasio, adalah variabel yang dalam kuantitatifnya
mempunyai hanya nol mutlak.
MACAM-MACAM VARIABEL BERDASARKAN
DAPAT TIDAKNYA
DIMANIPULASI
a. Variabel aktif (non subjek), yaitu variabel yang dapat
dikendalikan oleh peneliti
b. Variabel atribut, yaitu variabel yang tidak dapat dimanipulasi
POPULASI
POPU;LASI
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas
objek/ subjek yang mempunyai kualitas dan
karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti
untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
SAMPEL
01
SAMPEL
Sampel secara sederhana bisa diartikan sebagai sebagian kecil dari
objek penelitian yang dipilih oleh peneliti. Sehingga dari
keseluruhan objek penelitian yang disebut dengan istilah
“populasi” kemudian diambil beberapa saja, objek yang diambil ini
disebut “sampel”
TEKNIK PENGAMBILAN SAMPEL
teknik pengambilan sampel atau biasa disebut dengan
sampling adalah proses menyeleksi sejumlah elemen dari
populasi yang diteliti untuk dijadikan sampel, dan
memahami berbagai sifat atau karakter dari subjek yang
dijadikan sampel, yang nantikan dapat dilakukan
generalisasi dari elemen populasi.
TEKNIK SAMPLING ADA DUA
BAGIAN, YAITU :
1.
Teknik sampling secara probabilitas (Probability Sampling)
merupakan teknik sampling yang dilakukan dengan memberikan peluang atau
kesempatan kepada seluruh anggota populasi untuk menjadi sampel.
📌jenis-jenis teknik sampling secara probabilitas adalah sebagai berikut:
a. Sampling random sederhana (Simple random sampling). Dikatakan simple atau
sederhana.
b. Sampling sistematic (Sistematic sampling).
c. Sampling secara rambang proporsional (Proportionate stratified random sampling).
d. Sampling secara kluster (Cluster sampling).
2. TEKNIK SAMPLING SECARA NON-
PROBABILITAS (NON PROBABILITY
SAMPLING)
teknik sampling non-probabilitas adalah teknik pengambilan sampel yang
ditemukan atau ditentukan sendiri oleh peneliti atau menurut pertimbangan pakar.
📌jenis-jenis teknik sampling secara non-probabilitas adalah sebagai berikut:
a. Sampling Sistematis
b. Sampling Kuota
c. Sampling aksidental
d. Purposive Sampling
e. Sampling Jenuh
f. Sampling Snowball
Dalam penggunaan sampel, ada 2 jenis error yang biasa
kita ketahui.
1. Sampling error, merupakan jenis error yang terjadi
karena kesalahan dalam metode pengambilan sampel itu
sendiri.
2. Non sampling error, merupakan jenis error yang terjadi
karena kesalahan di luar metode pengambilan sampel.
Contoh : human error