0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
243 tayangan3 halaman

Tugas dan Peran Project Controller

Project control bertugas mengkoordinasikan pengendalian jadwal dan kemajuan proyek, mengumpulkan data kemajuan, mengajukan klaim pembayaran bulanan, dan memastikan proyek diselesaikan sesuai anggaran dan jadwal. Tugas kunci meliputi menghadiri rapat tinjauan kemajuan, melaporkan kemajuan dan biaya ke klien, serta mengkoordinasikan pengendalian biaya dan insentif kinerja bagi tim proyek.

Diunggah oleh

hafid dullah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
243 tayangan3 halaman

Tugas dan Peran Project Controller

Project control bertugas mengkoordinasikan pengendalian jadwal dan kemajuan proyek, mengumpulkan data kemajuan, mengajukan klaim pembayaran bulanan, dan memastikan proyek diselesaikan sesuai anggaran dan jadwal. Tugas kunci meliputi menghadiri rapat tinjauan kemajuan, melaporkan kemajuan dan biaya ke klien, serta mengkoordinasikan pengendalian biaya dan insentif kinerja bagi tim proyek.

Diunggah oleh

hafid dullah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Project Control

[Link]/2019/12/10/project-control/

December 10, 2019

Nama Saefudin

Kelas Manajemen Reg-B2

NPM 0216104108

Dosen Pengampu Iis Rostiawati, S. E., M. M.

1. Pengertian

Project Controller adalah suatu pekerjaan dan profesi sangat menantang dan memiliki
peluang karier sangat besar. Project Controller adalah satu-satunya posisi, di samping
Site Manager atau Project Manager, yang memiliki pandangan menyeluruh terhadap
suatu project. Dengan posisinya itu dia memiliki peluang besar untuk menjadi penasehat
utama Site Manager atau Project Manager dalam mengendalikan proyek.

2. Keseimbangan Lini (Line of balancing)

Salah satu faktor penting dalam menjalankan produksi. Line Of Balancing adalah Strategi
produksi untuk menyeimbangkan waktu dan beban kerja di sejumlah proses yang saling
berhubungan dalam suatu lini produksi sehingga tidak terjadi kemacetan proses ataupun
kapasitas yang berlebihan.

Untuk memastikan keseimbangan lini yang optimal, tugas atau beban kerja untuk setiap
stasiun kerja harus memiliki jumlah kerja yang hampir sama waktunya untuk dikerjakan
serta tidak boleh melebihi waktu siklus stasiun kerja yang telah ditentukan.

Lini Produksi harus dirancang secara efektif dan tugas-tugas perlu didistribusikan
diantara pekerja, mesin dan stasiun kerja untuk memastikan setiap segmen lini dalam
proses produksi dapat dipenuhi dalam kerangka waktu dan kapasitas produksi yang
tersedia.

3. Kriteria Pengendalian

Pengendalian internal. Pengendalian yang mengacu pada tindakan pengendalian


yang didasarkan pada standard yang berasal dari sistem kontraktor sendiri.
Pengendalian eksternal. Pengendalian yang didasarkan pada prosedur tambahan
yang ditetapkan pihak klien atau user.

4. Tugas Project Control

Dalam setiap Project Control section memiliki tugas :

1/3
a. Mengumpulkan data progress dari lapangan dan menghitung progress tiap-tiap section
(WBS) maupun progress erection boiler secara keseluruhan.

b. Mengajukan claim progress bulanan ke Client hingga mendapatkan approval. Claim


progress yang sudah disetujui dijadikan dasar pengajuan pembayaran bulanan ke Client
oleh Bagian Keuangan.

c. Mengkoordinasikan pengendalian schedule dan progress progress, dengan cara


memimpin Progress Review meeting yang diadakan satu minggu sekali. Progress
Review meeting dihadiri oleh semua Chief Engineers.

d. Turut menghadiri schedule meeting yang diselenggarakan main contractor seminggu


sekali.

e. Mensuplai data progress dan schedule ke Client yang akan dipergunakan Client untuk
mengupdate project schedule dalam software Primavera.

f. Mengkoordinasikan pengendalian biaya proyek agar tidak melebihi budget yang telah
ditentukan. Setiap awal bulan Project Control section mengeluarkan laporan bulanan
tentang performance masing-masing section (WBS). Dalam laporan tersebut tercantum
progress yang dicapai dan biaya yang telah dihabiskan oleh masing-masing section.
Performance report dibahas dalam sebuah performance meeting yang dipimpin oleh
Project Control engineer.

g. Mengajukan proposal incentive bulanan dan incentive milestone kepada Site Manager.
Incentive ini diberikan kepada seluruh anggota project team berdasarkan performance
yang dicapai oleh masing-masing section, baik progress maupun cost performance.

h. Membuat laporan bulanan untuk kantor pusat dan laporan bulanan untuk Client.

i. Menangani hal-hal yang berhubungan dengan contract administration. Tugas utama


yang berhubungan dengan contract administration adalah mempersiapkan data-data
untuk claim additional work. Project Control section juga memberikan masukan-masukan
kepada Site Manager dalam masalah commercial yang berhubungan dengan pembagian
tanggung jawab pekerjaan (scope of work) antara main contractor dan sub contractor.
Agar dapat memberikan masukan yang benar, maka pemahaman yang benar terhadap
contract agreement mutlak diperlukan.

j. Membuat dokumentasi dalam bentuk photographi selama proyek berlangsung.

k. Membuat project closing report. Project closing report ini mirip dengan laporan
bulanan, hanya saja disertai dengan analisa-analisa terhadap performance yang dicapai
dibandingkan dengan target yang ditetapkan dalam planing dan budget.

Referensi:

[Link]

2/3
Presentasi kelompok 12

3/3

Anda mungkin juga menyukai