0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan21 halaman

Contoh Representasi Terstruktur Pengetahuan

Dokumen tersebut membahas tentang representasi pengetahuan dalam sistem kecerdasan buatan. Terdapat beberapa metode representasi pengetahuan yang dijelaskan seperti representasi deklaratif, prosedural, jaringan, dan terstruktur.

Diunggah oleh

Farhan Assariy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan21 halaman

Contoh Representasi Terstruktur Pengetahuan

Dokumen tersebut membahas tentang representasi pengetahuan dalam sistem kecerdasan buatan. Terdapat beberapa metode representasi pengetahuan yang dijelaskan seperti representasi deklaratif, prosedural, jaringan, dan terstruktur.

Diunggah oleh

Farhan Assariy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Knowledge Representation

Febri Maspiyanti
Pengetahuan?
 Cari definisi “pengetahuan” menurut beberapa ahli
 Sertakan sumber referensi
Representasi Pengetahuan
 Metode yang digunakan untuk mengkodekan pengetahuan
dimaksudkan untuk menangkap sifat-sifat penting pengetahuan
untuk memecahkan problem tertentu.
 Dua bagian dasar sistem kecerdasan buatan :
1. Basis pengetahuan
• fakta tentang objek-objek dalam domain yang dipilih
• hubungan di antara domain-domain tersebut
2. Inference Engine
• Merupakan sekumpulan prosedur
• Menguji basis pengetahuan dalam menjawab suatu pertanyaan,
menyelesaikan masalah, atau membuat keputusan

(Turban, 2001)
Karakteristik Pengetahuan
 Representasi pengetahuan dapat diprogramkan dengan
beragam bahasa komputer yang ada dan dapat disimpan dalam
memori.
 Representasi pengetahuan dirancang sedemikian rupa
sehingga fakta dan pengetahuan lainnya dapat dimanfaatkan
untuk penalaran.

(Turban, 2001)
Kategori Knowledge Representation
 Representasi Deklaratif → menggunakan ekspresi logika
formal untuk merepresentasikan basis pengetahuan.
 Representasi Prosedural → menggambarkan pengetahuan
sebagai sekumpulan instruksi untuk memecahkan suatu problem.
Disebut juga “Aturan Produksi”.
 Representasi Network → pengetahuan dianggap sebagai
sebuah graf di mana node menggambarkan objek atau konsep
problem, dan garis penghubung menggambarkan hubungan atau
asosiasi antara mereka.
 Representasi Terstruktur → Representasi Terstruktur
memperluas Representasi Network dengan membuat setiap
nodenya menjadi sebuah struktur data komplek yang berisi
tempat-tempat bernama dengan nilai tertentu.
Representasi Deklaratif
 Menggunakan ekspresi logika formal untuk merepresentasikan basis
pengetahuan.
 Logika didefinisikan sebagai ilmu untuk berpikir dan menalar dengan
benar sehingga didapatkan kesimpulan yang absah.
 Proses logika adalah proses membentuk kesimpulan atau menarik
suatu inferensi berdasarkan fakta yang telah ada.
 Input dari proses logika adalah berupa premis atau fakta-fakta yang
diakui kebenarannya sehingga dengan melakukan penalaran pada
proses logika dapat dibentuk suatu inferensi atau kesimpulan yang
bernilai benar juga.

Input Output
Premis Inferensi
Fakta Kesimpulan
Penalaran → Kesimpulan
 Penalaran deduktif → dimulai dari prinsip umum untuk
mendapatkan kesimpulan yang lebih khusus. Contoh :
Premis Mayor : Jika hujan turun saya tidak akan berangkat kuliah
Premis Minor : Hari ini hujan turun
Kesimpulan : Hari ini saya tidak akan berangkat kuliah
 Penalaran induktif → Dimulai dari fakta-fakta khusus untuk
mendapatkan kesimpulan. Contoh :
Premis 1 : Aljabar adalah pelajaran yang sulit
Premis 2 : Geometri adalah pelajaran yang sulit
Premis 3 : Kalkulus adalah pelajaran yang sulit
Kesimpulan : Matematika adalah pelajaran yang sulit
Logika Proposisi
 Proposisi adalah suatu pernyataan yang dapat bernilai Benar
(True) atau Salah (False). Dua atau lebih preposisi dapat
digabungkan dengan menggunakan operator logika :
• a. Konjungsi : ^ (And)
• b. Disjungsi : V (Or)
• c. Negasi : ~,¬
• d. Implikasi : (If – Then/Jika Maka)
• e. Ekuivalensi : (If and Only If/Jika dan Hanya Jika)
Logika Proposisi (2)
 Contoh Proposisi:
• 50 > 10 True
• Mata uang Indonesia adalah Rupiah True
• Ayam berkembangbiak dengan beranak False
• Akar kuadrat dari 9 adalah 2 False
Tabel Kebenaran?
A B A^B AvB ~A ~B A→B A→B
T T
T F
F T
F F
Logika Predikat
• Logika Predikat merupakan pengembangan (perluasan)
dari logika proposisi sehingga konsep objek dan relasi
antar objek dapat diekspresikan dalam bahasa logika
• Disebut juga kalkulus predikat, yang memberi tambahan
kemampuan untuk merepresentasikan pengetahuan dengan lebih
rinci.
• Memecah statement ke dalam bagian komponen yang disebut
obyek, karakteristik obyek atau beberapa keterangan obyek.
Logika Predikat (2)
 Istilah dalam Logika Predikat
• Term : kata benda atau subjek
• Predikat : properti dari term
• Fungsi proposisional = fungsi yang mendeskripsikan hubungan
Term dan Predikat
• Kuantor
– Universal: yang selalu bernilai benar (∀).
– Eksistensial: bisa bernilai benar atau salah (∃).
Logika Predikat (3)
• Contoh :
Joko adalah ayah dari Budi

• Term = Joko, Budi


• Predikat = adalah ayah dari
• Fungsi = ayah(Joko,Budi); M(j,b)

Bentuk logika predikat ➔ M(j,b)→¬M(b,j)


Logika Predikat (4)
 Contoh Kuantor Universal:
Semua gajah mempunyai belalai
G(x) = gajah
B(x) = belalai

Bentuk logika predikat:


(∀x) (G(x)→B(x))
Dibaca: untuk semua x, jika x seekor gajah, maka x mempunyai
belalai.
Logika Predikat (4)
 Contoh Kuantor Eksistensial:
Ada bilangan prima yang bernilai genap
P(x) = bilangan prima
G(x) = bernilai genap

Bentuk logika predikat:


(∃x) (P(x)∧G(x))
Dibaca: ada x, diamana x adalah bilangan prima dan x bernilai
genap.
Representasi Prosedural
 Representasi pengetahuan yang berupa aturan (rule) :
• Antecedent → mengekspresikan situasi/premis
• Konsekuen → menyatakan tindakan tertentu jika premis benar

 Contoh :
• IF lalu lintas pagi ini padat THEN saya naik sepeda motor saja
• IF hari hujan THEN saya bolos kuliah
Penalaran Maju (Forward Reasoning)
 Pelacakan dimulai dari keadaan awal (informasi atau fakta yang
ada) dan kemudian dicoba untuk mencocokkan dengan tujuan yang
diharapkan
 Gunakan jika jumlah keadaan awal lebih kecil daripada tujuan &
kejadian itu berupa fakta baru
Penalaran Mundur (Backward Reasoning)

 Penalaran dimulai dari tujuan atau hipotesa, baru dicocokkan


dengan keadaan awal atau fakta-fakta yang ada.
 Jika jumlah keadaan awal lebih banyak daripada tujuan
 Jika kejadian itu berupa query
Representasi Network
 Disebut juga sebagai Jaringan Semantik.
 Pengetahuan disusun dalam sebuah jaringan yang memiliki
komponen utama:
1. Node → menyatakan obyek, konsep, atau situasi.
Dinyatakan dengan kotak atau lingkaran.
2. Arc/Link → menyatakan hubungan antar node. Dinyatakan
dengan tanda panah.
Representasi Network (1)
 Contoh :
Sirip

Memiliki

Adalah
Hiu
Ikan

Bergerak

Berenang
Representasi Terstruktur?
 Cari contoh Representasi Terstruktur.
 Sertakan sumber referensi

Anda mungkin juga menyukai