0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
295 tayangan3 halaman

Investigasi Kematian Neonatus TN

Ketika ditemukan kematian bayi usia 10 hari di desa A, petugas puskesmas harus segera melakukan investigasi menggunakan Formulir Investigasi TN untuk menentukan diagnosis dan faktor risiko, mencari kasus tambahan, serta melakukan rapid community assessment untuk memetakan cakupan imunisasi dan faktor risiko lainnya di desa tersebut.

Diunggah oleh

Dessy Yusra Zahira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
295 tayangan3 halaman

Investigasi Kematian Neonatus TN

Ketika ditemukan kematian bayi usia 10 hari di desa A, petugas puskesmas harus segera melakukan investigasi menggunakan Formulir Investigasi TN untuk menentukan diagnosis dan faktor risiko, mencari kasus tambahan, serta melakukan rapid community assessment untuk memetakan cakupan imunisasi dan faktor risiko lainnya di desa tersebut.

Diunggah oleh

Dessy Yusra Zahira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENUGASAN MPI 7.

SURVEILANS TETANUS NEONATORUM


Di desa A ditemukan kematian bayi usia 10 hari oleh kader, apa yang harus anda lakukan
sebagai petugas puskesmas?
Definisi operasional :
Suspek TN :
- Kasus Atau Kematian TN Yang Didiagnosa Oleh Bukan Dokter Atau Petugas
Kesehatan Terlatih Dan Tidak Dilakukan Investigasi.
- Kematian Neonatus Yang Tidak Diketahui Penyebabnya.

Setiap kasus TN dilaporkan dengan format W1 (1x24 jam) ke Dinkes Kabupaten/Kota,


langkah selanjutnya adalah melakukan investigasi sesegera mungkin dalam waktu 1x24
jam, hal ini dilakukan untuk :
- Menetapkan Diagnosis TN
- Mencari Kasus Tambahan TN di Wilayah Kasus untuk mengetahui apakah ada kluster
TN
- Mengetahui factor risiko TN
- Mengetahui Gambaran Epidemiologi TN
Cara Investigasi :
- Menggunakan Formulir Investigasi TN ( Form TN-01) pastikan setiap variable sudah
diisi dengan lengkap dan benar
- Melakukan Wawancara Terhadap Orang Tua Kasus, Penolong Persalinan Dan Tenaga
Kesehatan Pemberi Pelayanan Antenatal Untuk Mendapatkan Informasi Faktor
Risiko Kasus TN
- Menanyakan Identitas Bayi, Riwayat Kelahiran Dan Riwayat Kesakitan/Kematian
Bayi.
- Kemudian Dengan Menggunakan Kriteria Diagnosis, Dilakukan Penetapan Diagnosis
Tn Dan Faktor Risikonya Sesuai Dengan Definisi Operasional.
- Semua Suspek Tn Atau Kematian Yang Dilaporkan Harus Diselidiki Dengan
Menggunakan Formulir Investigasi (Form Tn-01)
Pencarian Kasus Tambahan
1. Lacak Persalinan Yang Ditolong Selama 3 Bulan Terakhir Di Faskes Atau Diluar Faskes
Dengan Formulir TN-01.
2. Lacak Kasus Tersangka Tn Yang Ditolong 3 Bulan Terakhir Oleh Penolong Persalinan
Yang Sama
3. Tanyakan Kepada Masyarakat Setempat, Tokoh Masyarakat Dan Kader Setempat
Apakah Ada Kematian Bayi Umur 3-28 Hari Atau Kasus Yang Sama Disekitar Tempat
Tinggal Kasus Yang Tidak Ketahui Penyebabnya
4. Apabila Ditemukan Kasus Tambahan Atau Kematian Bayi Umur 3-28 Hari Dalam
Periode 3 Bulan Terakhir, Maka Lakukan Kunjungan Dan Wawancara Dengan
Menggunakan Formulir TN-02.
5. Kumpulkan Data Cakupan Imunisasi TD2+ Pada Ibu Hamil Di Tingkat Desa, Persalinan
Di Fasyankes Dan Kunjungan Neonatal Desa Kasus Bersumber Dari Puskesmas.
6. Lakukan Rapid Community Assessment → Mewawancara Minimal 7 Atau Lebih Ibu
Yang Melahirkan Dalam 2 Tahun Terakhir Untuk Mendapatkan Informasi :
- Status Imunisasi
- Tempat Dan Orang Yang Membantu Dalam Persalinan
- Penggunaan Alat-alat Yang Tidak Higienis Dalam Memotong Tali Pusat,
- Penggunaan Ramuan/Bahan Yang Tidak Higienis Pada Perawatan Tali Pusat,
- Dan Status Imunisasi Anak.

Anda mungkin juga menyukai