0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
86 tayangan6 halaman

Intervensi Hope Therapy dalam Keperawatan

Hope therapy merupakan intervensi untuk meningkatkan harapan pasien dengan memberikan tujuan dan strategi untuk mencapainya serta mengatasi hambatan. Terapi ini berdasarkan pada prinsip peningkatan harapan dan memotivasi diri sendiri untuk mencapai tujuan. Hope therapy efektif menurunkan depresi, kecemasan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Diunggah oleh

Yoseph Matui
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
86 tayangan6 halaman

Intervensi Hope Therapy dalam Keperawatan

Hope therapy merupakan intervensi untuk meningkatkan harapan pasien dengan memberikan tujuan dan strategi untuk mencapainya serta mengatasi hambatan. Terapi ini berdasarkan pada prinsip peningkatan harapan dan memotivasi diri sendiri untuk mencapai tujuan. Hope therapy efektif menurunkan depresi, kecemasan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Diunggah oleh

Yoseph Matui
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RESUME HOPE THERAPHY

Mata Kuliah Keperawatan Paliatif


Dosen Pengampu : Ns. Reni Sulung Utami, [Link]., [Link]

Disusun Oleh:
Kelompok 4- A19.2

Abied Wahyu Akbari 22020119140118


Aysar Dina Nugraherni 22020119140154
Cahyaning Nana A. 22020119130112
Dewi Sulfa Mayasari 22020119140192
Fina Zahrotul Hayah 22020119140116
Firda Meydina 22020119140195
Layla Fauzziyah 22020119130114
Raina Dinda Adwitiya 22020119140117
Sinta Nur Kamila 22020119140193
Syafira Rizki Meilani 22020119140115
Tamara Gita Lorenza 22020119130109
Ummi Munifah 22020119130107
Vivid Noviyanti 22020119140194

DEPARTEMEN ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
2021
A. Pengertian Hope Therapy
Hope Therapy merupakan suatu intervensi untuk meningkatkan harapan. secara
khusus intervensi harapan memberikan pasien dengan memberikan pathway yang dapat
menghasilkan rute dan dapat diterapkan ke tujuan, mengantisipasi dan merencanakan
hambatan, dan mengevaluasi rute dalam hal kemungkinan keberhasilan pasien dan
kemajuan dalam proses menuju tujuan. selain itu Intervensi harapan juga dapat
mencakup keterampilan yang relevan dengan penetapan tujuan yang optimal, seperti
mendefinisikan tujuan akhir yang konkrit, berfokus pada tujuan yang berorientasi pada
pendekatan untuk memanfaatkan kekuatan jaringan sosial (Mattew, [Link]. 2018).

B. Prinsip Dasar Hope Therapy


1. Terapi harapan didasarkan pada prinsip-prinsip teoritis konseptualisasi harapan Synder,
termasuk aspek disposisional, suatu keadaan dan situasionalnya.
2. Terapi harapan adalah bentuk terapi yang semi terstruktur dan singkat yang berfokus
pada klarifikasi dan pencapaian tujuan saat ini. Terapis memperhatikan pola historis
dari pemikiran penuh harapan dan perubahan kognitif, perilaku, dan emosional yang
diinginkan.
3. Keyakinan referensi diri klien ditingkatkan melalui fokus pada tujuan, kemungkinan
dan keberhasilan masa lalu daripada masalah atau kegagalan.
4. Aliansi terapeutik yang positif, saling percaya dan sebuah pendapat positif dibentuk
untuk memfasilitasi partisipasi aktif klien.
5. Terapis aktif dan mengarahkan dalam membantu klien mengembangkan kerangka baru
untuk perubahan, selagi menghormati bahwa klien adalah ahli dari situasinya.
6. Terapi harapan adalah suatu proses edukatif yang bertujuan untuk mengajarkan klien
mengatasi sendiri kesulitan pencapaian tujuan.
7. Terapi harapan mencerminkan proses pengembangan harapan. Terapis dan klien
dengan jelas mengkonseptualisasikan tujuan klien yang layak, serta bagaimana
membantu klien untuk mengumpulkan energi mental yang diperlukan untuk memulai
dan mempertahankan pencapaian tujuan terapi. Selain itu, klien dibantu dalam
mengembangkan berbagai jalur menuju tujuan terapi yang positif dan diinginkan dan
dalam menghilangkan hambatan yang mungkin muncul.
8. Dalam terapi harapan, perubahan dimulai pada tingkat kognitif dengan fokus untuk
memungkinkan pemikiran agen dan jalur yang mengarah pada tujuan rujukan diri klien.
9. Dengan menggabungkan faktor terapeutik umum dan teknik narasi, fokus solusi dan
kognitif-perilaku, terapi harapan telah berkembang menjadi sistem terapi baru dalam
dirinya sendiri.

C. Efek Atau Dampak Hope Therapy


Hope therapy memiliki efek khusus dalam mengurangi kecemasan, yaitu
dengan meningkatkan harapan dan mengurangi depresi dengan lebih efektif. Hope
therapy membantu seseorang untuk memotivasi diri sendiri, mengejar tujuan mereka,
mengidentifikasi jalur untuk mencapai tujuan dan mengatasi hambatan dalam
pencapaian tujuan tersebut. Terapi ini juga dapat efektif dalam meningkatkan rasa
optimisme, kebahagiaan dan harapan seseorang karena dalam situasi sulit, harapan
memberi seseorang energi yang dibutuhkan untuk menghadapi kesulitan, mencapai
tujuan mereka, dan beradaptasi dengan kondisi yang berbeda
Beberapa penelitian menyatakan bahwa hope therapy dapat meningkatkan
vitalitas seseorang yang takut kematian, meningkatkan kualitas hidup, mengurangi
stres, kecemasan, dan juga gejala depresi (Musavi, 2020). Berdasarkan hasil penelitian
dari Samavi dkk (2018) dalam Musavi (2020), hope therapy memiliki pengaruh dalam
mengurangi nyeri persalinan, menciptakan emosi positif pada wanita, dan membuat
proses persalinan sebagai pengalaman yang menyenangkan. Hal ini memperkuat hasil
penelitian Weis dan Sperikados (2011) yang menghasilkan kesimpulan bahwa hope
therapy atau hope-based intervention efektif untuk meningkatkan harapan dan
subjective well-being pada penderita penyakit kronis yang mengalami stres.
Menurut Razmi dkk (2016), hope therapy berpengaruh terhadap peningkatan
ketahanan dan harapan hidup penderita kanker, dikarenakan orang yang penuh harapan
akan lebih aktif dalam menghadapi situasi stress dan dapat menggunakan strategi
kopingnya lebih efektif. Selain pada penderita kanker, terapi ini juga dapat
menurunkan stres serta meningkatkan harapan dan subjective welt-being penderita
Diabetes Mellitus tipe 2. Ditambah, orang-orang yang penuh harapan akan mencapai
kebahagiaan sejati dan abadi dengan memperoleh kepuasan hidup, sehingga
kesejahteraan mentalnya dapat meningkat, lebih sehat dan bahagia, serta sistem
kekebalan tubuh dapat bekerja dengan lebih baik.
Intervensi berbasis harapan (hope-based intervention) bagi penderita penyakit
kronis ataupun pasien paliatif sangat penting karena aspek psikologis khususnya
harapan merupakan komponen vital dalam menentukan kesembuhan.
D. SOP Hope Therapy
1. Pengenalan Teori Harapan
Berisi sesi diskusi terkait:
a) Tujuan dan tantangan
1) Memilah jalan untuk mencapai tujuan.
2) Strategi untuk menjaga motivasi
b) Klien diharapkan mampu:
1) Memilah tujuan yang penting atau harus ditunda
2. Penerimaan Emosi Klien Atas Tujuan yang Terhambat dan Tercapai
Berisi sharing dengan garis besar "Tujuan yang terhambat merusak kemampuan kita
dan tujuan yang tercapai memberi kita motivasi." Utamakan emosional klien, sarankan
untuk merealisasikan tujuan dalam waktu 6 minggu ke depan.
3. Memfokuskan tujuan
Sampaikan untuk membuat tujuan yang mudah diakses dan terukur.
Sarankan:
a. Membuat catatan terstruktur.
b. Bantu klien menentukan sub-tujuan
4. Kekuatan Mental Atau Fisik
Sarankan untuk menghargai diri sendiri dan menentukan penghargaan yang sesuai
Sarankan:
a. Merekam kalimat positif untuk diri sendiri.
b. Menggunakan sudut pandang lain ketika terjadi kendala.
c. Utamakan kesehatan diri termasuk mental.
5. Membuat Tujuan lebih Terstruktur
Diskusikan tujuan beserta sub tujuannya, sarankan:
a. Buat diagram tujuan.
b. Diskusikan kemampuan klien yang sesuai untuk mencapai tujuan.
c. Bantu klien untuk merutinkan visualisasi diri.
6. Kemampuan Fisik
Diskusi utama: "Pemahaman pada rutinitas olahraga dan makan uang mempengaruhi
kehidupan."
Sarankan:
a. Mengevaluasi rutinitas, termasuk makan dan olahraga.
b. Mengevaluasi tujuan dan strategi.
7. Mengenali Rintangan
Mengenali penghalang tujuan atau hambatan tujuan
Sarankan:
a. Bekerja dengan menghadapi rintangan.
b. Membuat laporan kemajuan terhadap tujuan yang telah dipilih.
8. Mengevaluasi rutinitas
Mengevaluasi rutinitas yang telah dilakukan agar dapat menghindari pengulangan
kebiasaan.
a. Melakukan asesmen.
b. Membagikan lembar rujukan kepada semua anggota terapi.
c. Memberitahukan terkait pertemuan selanjutnya sebagai upaya rencana tindak
lanjut untuk dua bulan kemudian (Shekarabi et al., 2012).

E. Kesimpulan
Pada dasarnya Hope Therapy merupakan suatu intervensi untuk meningkatkan
harapan kepada pasien. Dalam praktiknya hope therapy memiliki prinsip dasar yang
harus dipahami oleh setiap perawat profesional. selain itu, dalam melaksanakan hope
therapy perawat harus memperhatikan standar operasional praktik dimana sop tersebut
dimulai dari menjelaskan apa itu hope therapy sampai mengevaluasi tindakan yang
sudah diberikan kepada pasien.
Hope therapy juga memiliki efek samping khusus dalam menangani kecemasan
dengan membantu seseorang untuk memotivasi diri sendiri, mengejar tujuan mereka,
mengidentifikasi jalur untuk mencapai tujuan dan mengatasi hambatan dalam
pencapaian tujuan tersebut. selain itu hope therapy juga dapat meningkatkan rasa
optimisme kepada pasien.
Daftar Pustaka

Kirmani, M. N., & Sharma, P. (2015). Hope Therapy in Depression: A Clinical Case Work.
International Journal Of Public Mental Health And Neurosciences. 2(3), 40-41.
Matthew W. Gallagher, Shane J. Lopez. (2018). The Oxford Handbook of Hope. Oxford
University Press.
Shekarabi-Ahari, G., Younesi, J., Borjali, A., & Ansari-Damavandi, S. (2012). The
effectiveness of group hope therapy on hope and depression of mothers with children
suffering from cancer in Tehran. Iranian Journal of Cancer Prevention, 5(4), 183-8.
Musavi, Z. S., & Khaleghipour, S. (2020). Effect of hope therapy on psychological capital and
social vitality of students with symptoms of death anxiety. Journal of Advanced
Pharmacy Education & Research, 10(4), 94-7.
Razmi L., Behzadipour S., Tahmasebi P. (2016). Effect of group hope therapy on increasing
resilience and life expectancy of women with cancer. Iranian Journal of Surgery, 24(3),
60-8.
Sosialita, T.D., & Hamidah. (2015). Hope-based intervention untuk menunkan stress serta
meningkatkan harapan dan subjecyive well-being pada penderita Diabetes Mellitus
Tipe 2. Jurnal Psikoislamika, 12(1), 55-63.

Anda mungkin juga menyukai