MAKALAH
Teknik Promosi, Pemasaran, dan Periklanan
Mata Kuliah : Teknik Promosi
Dosen Pengampu : Dr. Rahman Saeni, [Link]., [Link].
Disusun Oleh :
Kelompok 3
Fadeluna E021201039
Khairunnisa Syahrial E021201055
Farah Nabila Ashari E021201049
Inaya Salsabila E021201053
Farhat Ramah Azzahrah E021201041
Agus Raiful Anwar E021181515
ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL ILMU POLITIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2022
Kata Pengantar
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah. Puji syukur atas kehadirat Allah SWT senantiasa kita ucapkan. Hanya
kepada-Nya lah kami memuji dan hanya kepada-Nya lah kami memohon pertolongan. Tidak
lupa shalawat serta salam kami haturkan pada junjungan Nabi agung kita, Nabi Muhammad
SAW. Risalah beliaulah yang bermanfaat bagi kita semua sebagai petunjuk menjalani
kehidupan.
Dengan pertolongan-Nya, kami dapat menyelesaikan makalah berjudul “Teknik
Promosi, Pemasaran, dan Periklanan". Adapun penulisan makalah ini dibuat untuk
memenuhi tugas mata kuliah Teknik Promosi. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak
yang telah mendukung serta membantu penyelesaian makalah. Harapannya, semoga makalah
ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca sekaligus menambah pengetahuan pembaca.
Dengan kerendahan hati, kami memohon maaf apabila ada ketidaksesuaian kalimat
dan kesalahan. Meskipun demikian, kami terbuka pada kritik dan saran dari pembaca demi
kesempurnaan makalah.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Makassar, 10 November 2022
Kelompok 3
2
Daftar Isi
Kata Pengantar.........................................................................................................................2
Daftar Isi...................................................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN.........................................................................................................4
A. Latar Belakang................................................................................................................4
B. Rumusan Masalah...........................................................................................................5
C. Tujuan.............................................................................................................................6
BAB II PEMBAHASAN..........................................................................................................7
A. Konsep Teknik Promosi..................................................................................................7
B. Konsep Pemasaran..........................................................................................................9
C. Konsep Periklanan........................................................................................................12
BAB III PENUTUP................................................................................................................15
A. Kesimpulan...................................................................................................................15
B. Saran..............................................................................................................................15
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................................17
3
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Komunikasi merupakan hal yang mendasar yang telah melekat pada diri
manusia sejak diciptakannya, komunikasi memiliki peranan penting dalam kehidupan
manusia itu sendiri. Hal tersebut tentu muncul seiring dengan perkembangan dari studi
komunikasi itu sendiri yang menghasilkan suatu manfaat yang diperoleh oleh manusia.
Definisi dari komunikasi sendiri adalah suatu proses penyampaian pesan yang
dilakukan dari seseorang atau kelompok yang disebut dengan komunikator kepada
suatu individu atau kelompok yang disebut dengan komunikan menggunakan suatu
saluran perantara atau media dalam proses penyampaiannya yang menghasilkan suatu
efek atau pengaruh dari proses komunikasi tersebut.
Perkembangan studi tentang komunikasi telah mengalami kemajuan pada abad
terakhir. Dapat dikatakan bahwa perkembangan ilmu komunikasi telah mencapai pada
tahap atau tingkatan yang sangat tinggi yang membuat ilmu komunikasi dapat
bersinergi dengan disiplin ilmu yang lain. Salah satu disiplin ilmu yang sangat
membutuhkan Studi Ilmu Komunikasi di dalamnya adalah disiplin ilmu ekonomi
terkhususnya dalam bidang pemasaran.
Pemasaran merupakan suatu ilmu dan seni yang dikenal dari zaman Adam dan
Hawa dan telah diaplikasikan dalam berbagai bentuk di kehidupan manusia. Namun
secara konseptual pemasaran baru dikenal pada tahun 1959 yang berasal dari rintisan
ahli ekonomi Gianacarlo Pallavicini yang berasal dari Italia. Ia mendefinisikan
pemasaran sebagai suatu seni dan ilmu dalam mengidentifikasikan, membentuk,
menawarkan nilai untuk pemuasan kebutuhan pasar, serta untuk menghasilkan laba dan
kepuasan konsumen.
Konsep pemasaran dalam studi ilmu ekonomi terus mengalami perkembangan
yang memunculkan ragam konseptualisasi pemikiran mengenai konsep pemasaran dari
ahli-ahli ekonomi. Berawal dari perkembangan tersebutlah menghasilkan definisi
konsep pemasaran secara etimologi.
Pemasaran secara etimologi merupakan suatu ilmu memilih target pasar,
analisis pasar dan segmentasi target pasar, serta memahami perilaku konsumen
4
berdasarkan sudut pandang konsumen dalam memuaskan kebutuhan dan keinginan
konsumen sehingga pertukaran dan saling menjalin hubungan bersifat jangka panjang.
Perkembangan konsep pemasaran tidak berhenti hingga saat itu, malahan
konsep pemasaran semakin meluas dan meluas. Salah satu bukti perkembangan dari
konsep pemasaran adalah munculnya ilmu baru yang berada dalam konsep pemasaran
yaitu kajian ilmu komunikasi pemasaran. Sesuai dengan namanya kajian ini bersinergi
dengan Studi Ilmu Komunikasi dalam proses kajiannya dengan ilmu pemasaran.
Komunikasi pemasaran memegang peranan penting bagi pemasar yang mana
komunikasi membuat konsumen dan masyarakat mampu mengetahui keberadaan
produk di pasar. Kajian komunikasi pemasaran dalam penerapannya di perusahaan dan
organisasi membuat sinergi antara dua kajian ilmu ini semakin kuat yang menghasilkan
banyak strategi-strategi di dalamnya. Strategi yang paling penting di era atau pada
zaman sekarang adalah bauran pemasaran atau seringkali dikenal dengan nama
Marketing Mix yang juga berkembang dari waktu ke waktu hingga sekarang dan dari
satu elemen ke Multi elemen.
Secara sederhana strategi bauran pemasaran digunakan oleh suatu perusahaan
atau pemasar untuk menerapkan suatu penawaran produk atau jasa kepada konsumen
melalui proses kombinasi elemen-elemen atau alat-alat pemasaran yaitu product, place,
price, dan promotion.
Berangkat dari perkembangan ilmu pemasaran tersebutlah membuat penulis
makalah atau peneliti menyusun makalah ini untuk meneliti lebih jauh terkait konsep
dari pemasaran dan perkembangannya yang menghasilkan konsep-konsep seperti
promosi dan periklanan. Adapun penjelasan Penelitian yang dilakukan oleh penulis
dijabarkan dalam makalah yang berjudul “Teknik Promosi, Pemasaran, dan
Periklanan"
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka beberapa rumusan masalah yang dapat
dirumuskan yaitu:
1. Apa yang dimaksud dengan konsep Teknik Promosi?
2. Apa yang dimaksud dengan konsep Pemasaran?
3. Apa yang dimaksud dengan konsep Periklanan
5
C. Tujuan
Berdasarkan latar belakang masalah dan rumusan masalah yang telah diuraikan,
maka tujuan penulisan makalah ini adalah:
1. Untuk mengetahui bagaimana konsep Teknik Promosi.
2. Untuk mengetahui bagaimana konsep Pemasaran.
3. Untuk mengetahui bagaimana konsep Periklanan.
6
BAB II
PEMBAHASAN
A. Konsep Teknik Promosi
Teknik Promosi adalah teknik yang digunakan untuk mengenalkan dan
menawarkan produk atau jasa kepada calon konsumen untuk membeli atau
menggunakan produk/jasa yang ditawarkan. Tujuan akhir dari adanya promosi
diharapkan dapat meningkat penjualan bagi produsen ataupun distributor.
Tujuan akhir dari adanya promosi diharapkan dapat meningkat penjualan bagi
produsen ataupun distributor. Promosi yang mungkin sudah sangat akrab di telinga
masyarakat contohnya adalah media cetak, televisi, radio, situs berita maupun sosial
media. Menurut definisi Kotler, promosi penjualan adalah insentif jangka pendek untuk
mendorong pembelian atau penjualan dari suatu produk dan jasa. Promosi penjualan
bisa termasuk berbagai jenis peralatan yang mempunyai sifat unik seperti kupon,
perlombaan, pemotongan harga, hadiah dan lain-lain.
Tujuan akhir dari adanya promosi diharapkan dapat meningkat penjualan bagi
produsen ataupun distributor. Promosi yang mungkin sudah sangat akrab di telinga
masyarakat contohnya adalah media cetak, televisi, radio, situs berita maupun sosial
media. Menurut definisi Kotler, promosi penjualan adalah insentif jangka pendek untuk
mendorong pembelian atau penjualan dari suatu produk dan jasa. Promosi penjualan
bisa termasuk berbagai jenis peralatan yang mempunyai sifat unik seperti kupon,
perlombaan, pemotongan harga, hadiah dan lain-lain.
Tujuan-tujuan promosi penjualan tersebut dapat digeneralisasikan sebagai
berikut:
Meningkatkan permintaan dari para pemakai industrial dan konsumen akhir
Meningkatkan kinerja pemasaran jika menggunakan perantara
Mendukung dan mengkoordinasikan kegiatan personal selling dan iklan.
Tingkatan-tingkatan teknik promosi dapat dijelaskan pada beberapa tahap
tingkatan. Adapun tingkatan teknik promosi sebagai berikut.
1. Teknik kenaikan pangkat Ke-1: Personal Selling
Personal selling dapat dikatakan menjadi penyampaian gosip mulut secara
pribadi supaya merangsang niat membeli calon konsumen. Menurut Kotler (2000),
7
penjualan perorangan artinya penyajian atau persentasi eksklusif sang energi penjual
perusahaan denga tujuan menjual serta membina hubungan dengan pelanggan.
Manfaat personal selling adalah menjadi berikut:
1. Prospecting yaitu mencari pembeli serta menjalin korelasi dengan mereka.
2. Targeting yaitu mengalokasikan kelangkaan saat penjual demi pembeli.
3. Communicating yaitu memberi isu tentang produk perusahan pada pelanggan.
4. Selling yaitu mendekati, mempresentasikan dan mendemonstrasikan produk
kepada pelanggan.
5. Servicing yakni memberikan banyak sekali jasa serta pelayanan kepada
pelanggan.
6. Information gathering yakni melakukan riset serta intelijen pasar
7. Allocation yaitu menentukan pelanggan yg dituju.
8. Baca jua: lima taktik B2B untuk menaikkan Penjualan Distributor & Toko
Grosir
2. Teknik Promosi Kedua : Periklanan (Advertising)
Advertising itu penting karena advertising yang tepat bisa membentuk
kesadaran dan pengetahuan tentang produk atau fitur-fitur baru berasal produk yg sudah
ada. Melalui periklanan, perusahaan berharap dapat memberikan gosip yang seksama
tentang kegunaan, kualitas dan manfaat-manfaat yg relavan menggunakan produk yang
ditawarkan.
Sesuai tipe media yang digunakan, maka advertising dibedakan menjadi :
1. Advertising Cetak mirip Koran, majalah, dll.
2. Advertising Elektonika mirip webside, radio, televisi, dll.
3. Transit Advertising mirip bulletin, poster/spanduk, stiker, dll.
4. Advertising spesifik yaitu segala macam barang yg bentuknya berupa anugerah.
3. Teknik Kenaikan Pangkat Ketiga : Promosi Penjualan (sales promotion)
Berdasarkan definisi Kotler, promosi penjualan ialah insentif jangka pendek
buat mendorong pembelian atau penjualan berasal suatu produk dan jasa. Kenaikan
pangkat penjualan mampu termasuk banyak sekali jenis peralatan yang memiliki sifat
unik mirip kupon, perlombaan, mutilasi harga, pemberian serta lain-lain. Tujuan–tujuan
promosi penjualan tadi dapat digeneralisasikan menjadi berikut:
8
menaikkan permintaan berasal para pemakai industrial serta konsumen akhir
meningkatkan kinerja pemasaran Jika memakai perantara
mendukung dan mengkoordinasikan kegiatan personal selling dan iklan.
4. Teknik promosi Ke-4: Direct Marketing
Secara awam direct marketing dapat dikatakan menjadi pemasaran yang
eksklusif menyasar eksklusif pada konsumen yang ditargetkan, menggunakan tujuan
memberikan pesan marketing yang lebih minim porto menggunakan memanfaatkan
berbagai media. Berdasarkan Kotler, ada beberapa bentuk direct marketing yang
mampu dilakukan. antara lain merupakan:
Personal Selling
Telemarketing
Direct Mail
Catalog Marketing
Direct Response
Online Marketing
Television Marketing
Kiosk marketing
5. Teknik kenaikan pangkat Ke-lima: brand Ambasador / Endorser
Kata Endorser/merk Ambasador ramai diincar belakangan ini sang poly pemilik
usaha baik online shop juga perusahaan besar sekalipun. Teknik memakai jasa merk
ambasador/endorser kian digemari pemilik usaha karena boomingnya penggunaan
media umum dizaman sekarang. Selain itu, banyaknya fans sang pemilik akun bisa
menjadi wadah yg sempurna buat mendatangkan pembeli yg tentunya harus sesuai
dengan kriteria produk serta pengikut sosial media berasal brand ambasador tadi.
B. Konsep Pemasaran
Dalam dunia usaha, pemasaran dikenal sebagai suatu aktivitas pokok yang
dilakukan oleh suatu perusahaan dalam mengahadapi dan mempertahankan
kelangsungan hidup usahanya dari persaingan sehingga dapat berkembang dan
memperoleh keuntungan sesuai dengan harapan perusahaan. Kondisi persaingan ini
hadir seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang
9
mengharuskan setiap perusahaan untuk menyusun strategi pemasaran yang tepat demi
kontiunitas usahanya di tengah kondisi ini.
Lebih lanjut mengenai definisi pemasaran adalah proses sosial dan manajerial
yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka
butuhkan (needs) dan inginkan (wants) dengan menciptakan, menawarkan dan
mempertukar produk yang bernilai dengan pihak lain . Adapun menurut Asosiasi
Pemasaran Amerika, pemasaran adalah suatu fungsi organisasi dan seperangkat
proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan, dan menyerahkan nilai kepada
pelanggan dan mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang mengguntungkan
organisasi dan para pemilik sahamnya. (Kotler dan Keller, 2009). Sedangkan Tjiptono
(2008) merumuskan produk sebagai pemahaman subjektif dari produsen sebagai
usaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen .
Maka, secara sederhana pemasaran dapat dipahami sebagai proses pertukaran
barang yang dibutuhkan dan diinginkan dengan nilai yang lain, contohnya uang.
(Kotler dan Armstrong, 2008). Di mana konsep dasar dari pemasaran adalah
berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen.
Dalam dunia pemasaran ini, dikenal salah satu instrumen pemasaran yang
disebut marketing mix atau selanjutnya disebut bauran pemasaran. Bauran pemasaran
merupakan salah satu instrumen pemasaran yang digunakan sebagai landasan untuk
menentukan strategi pemasaran dan target pasar (Kotler dan Armstrong, 2008).
Strategi pemasaran sendiri merupakan penjabaran rencana perusahaan mencapai
tujuannya melalui aktivitas pemasaran produknya.
Adapun bauran pemasaran merupakan insturmen pemasaran yang
menggabungkan empat variable pemasaran yang saling mempengaruhi satu sama
lainnya dalam mencapai tujuan serta sasaran pemasaran perusahaan. Berikut
penjelasan keempat variable pemasaran dalam bauran pemasaran tersebut.
a. Produk (Product)
Produk merupakan segala sesuatu kombinasi dari barang, jasa, dan ide
yang dapat dijual dan ditawarkan ke pasar agar dapat dibeli, digunakan,
ataupun dikonsumsi oleh konsumen demi memenuhi kebutuhan dan/atau
kepuasannya. Sederhananya produk adalah konsep objek atau proses yang
dapat memberikan jumlah nilai kepada konsumen. Maka, lebih lanjut lagi
10
yang didapatkan oleh konsumen di sini bukan hanya fisik dari produk tersebut
saja, tetapi juga manfaat dan nilai produk yang disebut the offer.
b. Harga (Price)
Harga merupakan salah satu variabel penting dalam penentuan pasar
dan keuntungan bagi perusahaan. Adapun bagi konsumen, harga adalah faktor
penentuan dalam pembelian produk.
Maka karena peran pentingnya ini, penentuan harga membutuhkan
strategi tersendiri agar dapat bersaing di pasar yang dapat dengan
memperhatikan tujuannya sebagai berikut.
1. Bertahan,
2. Memaksimalkan laba,
3. Memaksimalkan penjualan,
4. Gengsi dan prestise, dan
5. Tingkat pengembalian investasi ( return on investement-ROI)
Penentuan harga ini merupakan kebijakan penjual sepenuhnya, maka
dipahami bahwa harga adalah unsur bauran pemasaran yang menjadi sumber
penghasilan dan keuntungan penjual atau perusahaan.
c. Lokasi (Place)
Dalam bauran pemasaran, lokasi tidak hanya diartikan sebagai tempat
menjalankan usaha saja, tetapi juga meliputi segala aktivitas penyaluran
produk baik itu berupa barang atau jasa dari produsen kepada konsumen
(proses distribusi). Distribusi menurut Kotler adalah “berbagai kegiatan yang
dilakukan perusahaan untuk membuat produknya mudah diperoleh dan
tersedia untuk konsumen sasaran”.
Maka dapat dipahami bahwa instrumen ini adalah rangkaian proses
yang saling berketergantungan untuk menjadikan suatu produk siap digunakan
atau dikonsumsi oleh konsumen.
d. Promosi (Promotion)
Promosi adalah bentuk komunikasi yang dilakukan oleh produsen
kepada konsumen dengan tujuan untuk mengubah sikap dan tingkah laku
pembeli dari yang awalnya tidak mengenal menjadi mengenal produk
sehingga membeli dan mengingat produk yang ditawarkan tersebut .
11
Maka karena inilah, promosi dikatakan sebagai salah satu variabel
bauran pemasaran yang digunakan untuk memberitahukan, membujuk, dan
mengingatkan konsumen tentang produk yang dipasarkan oleh perusahaan.
C. Konsep Periklanan
Iklan adalah pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan kepada
masyarakat lewat suatu media. Hingga kini iklan menjadi satu di antara media paling
efektif untuk mempromosikan produk atau jasa. Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI), ada dua pengertian iklan. Pertama, iklan ialah berita pesanan untuk
mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang dan jasa yang
ditawarkan.
Kedua, iklan adalah pemberitaan kepada khayalak mengenai barang atau jasa
yang dijual, dipasang di dalam media massa (seperti surat kabar dan majalah) atau di
tempat umum. Dalam kehidupan sehari-hari, sering dijumpai iklan dalam berbagai
macam bentuk dan media penyampaian, mulai televisi, radio, koran, media online,
papan reklame, dan sebagainya.
Demikian penjelasan singkat mengenai iklan. Ada banyak pengertian iklan
dari para ahli, yang bisa menambah wawasan mengenai iklan.
1. Jenis Iklan Berdasarkan Isinya
Jenis-jenis iklan berdasarkan isinya dibedakan menjadi empat jenis, yakni
iklan penawaran, iklan layanan masyarakat, iklan pemberitahuan, dan iklan
permintaan.
a. Iklan Penawaran (Niaga)
Mengutip dari buku Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan
(2018) karangan Taufiqur Rahman, iklan penawaran (niaga) adalah jenis iklan
yang memperkenalkan, menawarkan, serta mempromosikan produk atau jasa
kepada masyarakat.
Secara garis besar, tujuan dari iklan penawaran adalah untuk
mempengaruhi masyarakat agar mau membeli dan menggunakan produk yang
diiklankan. Beberapa contoh dari jenis iklan ini meliputi iklan barang
elektronik, iklan penjualan tanah, serta iklan jasa, yang semuanya dapat
12
dengan mudah dijumpai di berbagai media seperti televisi, koran, hingga
media sosial.
b. Iklan Layanan Masyarakat
Iklan layanan masyarakat termasuk dalam jenis-jenis iklan berdasarkan
isinya. Jenis iklan ini isinya berupa informasi atau himbauan kepada
masyarakat umum tentang suatu ide atau gagasan untuk kepentingan
masyarakat. Sehingga, tujuan dari iklan ini adalah untuk memberi penerangan
atau meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai suatu hal.
Iklan layanan masyarakat juga harus memenuhi beberapa kriteria yakni
tidak bersifat komersial atau mencari keuntungan, bersifat umum, ditujukan
untuk semua lapisan masyarakat, dan diajukan oleh organisasi atau lembaga
tertentu.
Beberapa contoh iklan layanan masyarakat antara lain iklan peduli
lingkungan, anti berita hoax, serta iklan menaati peraturan lalu lintas.
c. Iklan Pemberitahuan (Pengumuman)
Menurut Faustyna dalam buku Manajemen Penerbitan Public Relations
(2021), iklan pengumuman atau pemberitahuan adalah jenis iklan yang
bertujuan memberi tahu masyarakat mengenai suatu hal. Isinya tentu saja
berupa informasi seperti pemberitahuan acara, berita duka cita, hingga
pernikahan.
Namun, ada pula pemberitahuan seperti pembubaran perusahaan atau
rapat pemegang saham yang biasanya dipasang oleh perusahaan-perusahaan.
d. Iklan Permintaan
Terakhir, yang termasuk dalam jenis-jenis iklan berdasarkan isinya,
yaitu iklan permintaan. Iklan permintaan adalah iklan yang ditujukan kepada
masyarakat tertentu agar mau bekerja sama dengan pihak pengiklan.
Tujuannya adalah untuk menjalin hubungan yang saling menguntungkan.
Iklan ini pun biasa digunakan untuk mencari barang atau jasa yang sedang
dibutuhkan, seperti iklan lowongan pekerjaan.
13
2. Jenis-jenis Iklan berdasarkan medianya
Berdasarkan medianya, iklan dibagi menjadi iklan media cetak dan iklan
elektronik.
a. Iklan Media Cetak
Sesuai namanya, iklan media cetak dibuat dengan cara dicetak. Iklan ini
dapat ditemui di dalam koran, majalah, baliho, poster, hingga selebaran.
Biasanya, iklan ini tidak lebih dari empat baris atau tidak sampai lebih dari
kolom iklan. Sebab, dalam pembuatan iklan cetak terdapat aturan tertentu
berdasarkan di mana iklan tersebut akan dipasang.
b. Iklan Elektronik
Jenis iklan ini menggunakan media elektronik dalam penyampaian dan
tampilan iklannya. Iklan ini juga dapat dengan mudah ditemui saat ini, di
antarnya melalui televisi, radio, hingga film.
3. Jenis-jenis Iklan berdasarkan Tujuannya
Selanjutnya, berdasarkan tujuannya, iklan dibedakan menjadi iklan
komersial dan iklan non- komersial.
a. Iklan Komersial
Iklan komersial dipasang dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan
ekonomi melalui peningkatan penjualan. Dalam iklan komersial terdapat pula
tiga pembeda, yakni iklan konsumen, iklan professional, dan iklan bisnis.
b. Iklan Non-Komersial
Berbeda dari iklan komersial, iklan non-komersial tidak
menitikberatkan untuk mendapat keuntungan ekonomi atau materiil,
melainkan untuk mendapat keuntungan sosial.
Keuntungan sosial yang dimaksud adalah agar masyarakat mendapat
wawasan tambahan, kesadaran diri, perubahan perilaku serta sikap masyarakat
terhadap masalah yang ditampilkan dalam iklan tersebut.
14
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat ditarik dalam penulisan makalah ini adalah ketiga
konsep yang telah dibahas yaitu konsep dari teknik promosi pemasaran dan periklanan
merupakan konsep yang tidak dapat dipisahkan dan saling berkaitan satu sama lain
karena konsep promosi dan periklanan merupakan turunan dari konsep pemasaran itu
sendiri.
Secara sederhana definisi dari pemasaran merupakan proses pertukaran barang
yang dibutuhkan dan diinginkan dengan nilai yang lain contohnya uang. Kemudian
secara sederhana definisi dari konsep teknik promosi sendiri adalah teknik yang
digunakan untuk mengenalkan dan menawarkan produk atau jasa kepada calon
konsumen untuk membeli atau menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan.
Berasal dari dua konsep di atas yaitu konsep pemasaran dan promosi menghasilkan
konsep periklanan yang mana periklanan merupakan suatu Proses penyampaian pesan
yang menawarkan suatu produk yang ditujukan kepada masyarakat lewat suatu media
atau saluran.
Dengan begitu secara struktural ketiga konsep ini saling berurutan yang dimulai
dari konsep pemasaran yang melahirkan konsep promosi dan teknik-teknik promosi
yang kemudian di dalam teknik promosi tersebut terdapat suatu konsep yang dikenal
dengan konsep periklanan
B. Saran
Dalam penulisan makalah ini saran yang dapat disampaikan penulis adalah
memiliki pemahaman terkait ketiga konsep ini merupakan hal yang sangat penting
khususnya pada praktisi-praktisi pemasaran untuk mengetahui apa-apa saja yang dapat
dilakukan dalam kegiatan pasar dan apa-apa saja yang dimaksud dengan konsep-
konsep pemasaran, promosi, dan periklanan. Hal tersebut karena ketiga Konsep ini
merupakan konsep inti dalam kegiatan pemasaran khususnya komunikasi pemasaran.
Kemudian tidak lupa pula dalam penulisan makalah ini penulis juga menyadari
bahwa makalah yang disusun masih memiliki banyak kekurangan dan kesalahan dalam
15
penulisan dan penyusunannya. Sehingga penulis juga terbuka akan saran dan kritik
tentang penulisan dan penyusunan makalah dari pembaca, yang berguna untuk menjadi
bahan evaluasi memperbaiki diri dan memperbaiki penulisan-penulisan selanjutnya.
Penulis akan selalu mendengar dan menerima kritik dan saran dari pembaca untuk
bahan evaluasi tersendiri bagi penulis.
16
DAFTAR PUSTAKA
Accurate. 2021. Mengenal Jenis-Jenis Iklan Berdasarkan Isinya, Medianya, dan Tujuannya.
[Link]
(Diakses pada Kamis, 10 November 2022)
Fisipol. 2022. Teknik Promosi Yang Dapat Dilakukan. [Link]
promosi-yang-dapat-dilakukan/ (Diakses pada Kamis, 10 November 2022)
Mohamad, R., & Rahim, E. (2021). Strategi bauran pemasaran (marketing mix) dalam
perspektif syariah. MUTAWAZIN (Jurnal Ekonomi Syariah), 2(1), 15-26.
Nurngaeni, A. (2021). Analisis Strategi Pemasaran dengan Pendekatan Marketing Mix (Studi
Kasus pada Home Industry Subama Batik Kroya-Cilacap). AmaNU: Jurnal
Manajemen Dan Ekonomi, 4(2), 192-202.
Sunarsasi, S., & Hartono, N. R. (2020). Strategi pemasaran usaha kecil menengah di
Kabupaten Blitar. Translitera: Jurnal Kajian Komunikasi Dan Studi Media, 9(1), 22-
31.
Tri Nugroho, F. 2021. Pengertian Iklan Menurut Para Ahli, Ketahui Fungsi dan Tujuannya.
[Link]
ketahui-fungsi-dan-tujuannya. (Diakses pada Kamis, 10 November 2022)
17