0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
177 tayangan3 halaman

Penetapan Kebayoran sebagai Lingkungan Pemugaran

Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta menetapkan Daerah Kebayoran sebagai lingkungan pemugaran karena banyak memiliki bangunan bersejarah dan lingkungan yang teratur. Daerah ini akan dilindungi sesuai dengan peraturan tentang pemugaran lingkungan dan bangunan di Jakarta. Keputusan ini juga menetapkan klasifikasi golongan pemugaran dan penggunaan bangunan di daerah tersebut.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
177 tayangan3 halaman

Penetapan Kebayoran sebagai Lingkungan Pemugaran

Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta menetapkan Daerah Kebayoran sebagai lingkungan pemugaran karena banyak memiliki bangunan bersejarah dan lingkungan yang teratur. Daerah ini akan dilindungi sesuai dengan peraturan tentang pemugaran lingkungan dan bangunan di Jakarta. Keputusan ini juga menetapkan klasifikasi golongan pemugaran dan penggunaan bangunan di daerah tersebut.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEPUTUSAN

GUBERNUR KEPALA DAERAH KHUSUS


IBUKOTA JAKARTA
No. [Link]-6099/D/33/1975

TENTANG
PENETAPAN DAERAH KEBAYORAN SEBAGAI
LINGKUNGAN PEMUGARAN

GUBERNUR KEPALA DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA,

Menimbang : Bahwa di daerah Kebayoran banyak terdapat bangunan yang


sangat baik nilai arsitekturnya serta lingkungan-lingkungan yang
sudah teratur dan serasi sehingga dianggap perlu dilindungi/
diamankan sesuai dengan surat Keputusan Gubernur Kepala
Daerah No. [Link]-6097/d/33/1975 tentang Ketentuan Pokok
Lingkungan dan Bangunan Pemugaran di Wilayah Daerah Khusus
Ibukota Jakarta.

Mengingat : 1. Undang-undang No.2 Pnps. Tahun 1961 tentang Pemerintahan


Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya;

2. Undang-undang No. 10 tahun 1964 tentang Pernyataan Daerah


Khusus Ibukota Jakarta Raya tetap sebagai Ibukota Negara
Republik Indonesia dengan nama Jakarta;

3. Undang-undang No. 5 tahun 1974 tentang Pokok-pokok


Pemerintahan di Daerah;

4. Monumen Ordonantie (Stbl.1931 No.238);

5. Instruksi Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah No.


2

Pem.65/1/7/60 tanggal 5 Februari 1960 tentang Penyelamatan


Benda-benda Bersejarah dan Purbakala (Monumen);

6. Instruksi KOPKAMTIB No.002/Kopkam/I/’73 tanggal 27 Januari


1973 tentang Pengamanan Cagar Budaya Nasional Indonesia:

7. Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gotong Royong


Daerah Khusus Ibukota Jakarta No.9/P/DPRD-GR/’67 tanggal 3
Mei 1967 tentang Pengesahan Rencana Induk Jakarta 1965-
1985;

8. Peraturan-peraturan Lingkungan Peruntukan dan Jenis-jenis


Bangunan Jakarta 1941 (KTV-1941);

9. Peraturan Bangunan Jakarta 1919-1941 yang telah diubah


terakhir dengan Peraturan Daerah tanggal 20 Februari 1953
(TBNRI tanggal 24 Nopemberr 1953 No. 94, Tambahan No. 61);

10. Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota


Jakarta No. Bd.3/24/19/’72 tentang Larangan Penggunaan
Rumah Tinggal untuk Kantor dan Tempat Usaha;

11. Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota


Jakarta [Link]-6097/33/1975 tentang Ketentuan Pokok
Lingkungan dan Bangunan Pemugaran di Wilayah Daerah
Khusus Ibukota Jakarta.

MEMUTUSKAN

Menetapkan : I. Daerah Kebayoran seperti tergambar pada peta no.41/PMG-


P3K/DTK/’75 sebagai Lingkungan Pemugaran.

II. Ketentuan tentang Bangunan dan Lingkungan yang dimaksud


pada ad.I diatas, diatur sesuai dengan Surat Keputusan
Gubernur Kepala Daerah No. [Link]-6097/d/33/1975.

III. Pengelompokan golongan pemugaran A, B, C, dan D ditetapkan


sesuai dengan peta No.42/PMG-P3K/DTK/’75 terlampir.

IV. Pengelompokan golongan-golongan penggunaan bangunan


ditetapkan sesuai dengan peta No.43/PMG-P3K/DTK/’75
terlampir.

V. Hal-hal yang belum diatur dalam keputusan ini akan ditetapkan


3

kemudian.

VI. Menugaskan kepada :

− Direktorat IV / Pembangunan;

− Direktorat II / Ketertiban Umum;

Ditetapkan di : Jakarta
pada tanggal : 29 Juni 1977

GUBERNUR KEPALA DAERAH KHUSUS

IBUKOTA JAKARTA

ttd,

ALI SADIKIN

Letnan Jenderal TNI (Marinir)

Tembusan Keputusan ini disampaikan kepada Yth :

1. Menteri Dalam Negeri.


2. Menteri PUTL.
3. Para Wakil Gubernur Kepala Daerah.
4. Pimpinan DPRD.

Anda mungkin juga menyukai