PERAN PKK DALAM MENGGERAKKAN
TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA)
OLEH : TP PKK PROVINSI JAWA TENGAH
LANDASAN HUKUM
LANDASAN HUKUM
Perpres No.99 tahun 2017 tentang Gerakan PKK
Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga
Perpres No.99 tahun 2017 tentang Gerakan PKK
Pemberdayaan danNo.36
Permendagri Kesejahteraan
Tahun 2020 Keluarga
tentang Peraturan
Pelaksanaan Peraturan Presiden No.99 Tahun 2017 tentang
Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga
Permendagri No.36
Surat Keputusan Tahun
Menteri 2020Negeri
Dalam tentang Peraturan
No. 411.405-3934
Pelaksanaan Peraturan
Tahun Presiden
2020, tentang No.99 Tahun
Pembentukan 2017 tentang
Tim Penggerak
Gerakan Pemberdayaan
Pemberdayaan dan Kesejahteraan
dan Kesejahteraan Keluarga
Keluarga Masa Bakti
2020-2024
VISI TP-PKK :
“ Terwujudnya keluarga yang beriman dan
bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak
mulia dan berbudi luhur, sehat, sejahtera,
“
lahir dan batin.
MISI TP-PKK :
1. Meningkatkan pembentukan karakter keluarga melalui
penghayatan, pengamalan pancasila, kegotong-royongan serta
kesetaraan dan keadilan gender.
2. Meningkatkan pendidikan dan ekonomi keluarga melalui berbagai
upaya ketrampilan dan pengembangan koperasi.
3. Meningkatkan ketahanan keluarga melalui pemenuhan pangan,
sandang dan perumahan tinggal layak huni.
4. Meningkatkan derajat kesehatan keluarga, kelestarian lingkungan
hidup serta perencanaan sehat.
5. Meningkatkan pengelolaan gerakan PKK meliputi gerakan
pengorganisasian dan peningkatan sumber daya manusia.
10 PROGRAM POKOK PKK
1. Penghayatan dan Pengamalan Pancasila
2. Gotong Royong
3. Pangan
4. Sandang
5. Perumahan dan Tatalaksana Rumah
Tangga
6. Pendidikan dan Keterampilan
7. Kesehatan
8. Pengembangan Kehidupan Berkoperasi
9. Kelestarian Lingkungan Hidup
[Link] Sehat
HARAPANNYA PKK KE DEPAN LEBIH :
- Maju
- Berkembang
- Efektif
- dan Profesional
Dalam upaya memberdayakan dan mensejahterakan
Keluarga-keluarga di di Jawa Tengah
KEPENGURUSAN PKK
➢ Pengurus TP PKK Pusat
➢ Pengurus TP PKK Provinsi
➢ Pengurus TP PKK Kab/Kota
➢ Pengurus TP PKK Kec,Desa/Kel Dan
➢ Kader PKK Tingkat RW, RT, DAWIS
➢ Memberikan Penyuluhan
TUGAS KADER ➢ Menggerakkan/memotivasi
➢ Mencatat
➢ Memberi contoh
➢ Tahu
SYARAT KADER
➢ Mau
➢ Mampu
➢ Ada waktu
PRINSIP DAN SIFAT GERAKAN PKK
TAHU KELEMBAGAAN PKK
PROGRAM PKK
SANGGUP SEBAGAI PENGELOLA
MAU PROGRAM PKK MULAI TAHAP
TAHU PERENCANAAN, PELAKSANAAN SAMPAI
MAU DENGAN PENGENDALIAN
MAMPU MENDATA
MELAKUKA
ADA WAKTU MAMPU
N FUNGSI MENGGERAKKAN
UTAMA
MENYULUH
ADA BISA MENGATUR WAKTU UNTUK
WAKTU MELAKSANAKAN PROGRAM-PROGRAM PKK
Pangan
TUPOKSI POKJA III
Sandang
Tatalaksana Rumah
Tangga
PROGRAM UNGGULAN
POKJA 3 HASIL PEMBAHASAN RAKERNAS IX
1. Gerakan Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (AKU
HATINYA PKK ) mendukung penganggulangan Covid 19 dan Penurunan
Angka Stunting
2. Pengembangan Kampung AKU HATINYA PKK Berciri Khas Daerah dengan Tanaman
Unggulan Bernilai Ekonomi Tinggi.
3. Kampanye dan Memasyarakatkan Program Diversifikasi Pangan dan Pemanfaatan
Pangan Lokal sebagai Upaya Mengurangi Angka Stunting.
4. Kampanye aku cinta produk Indonesia ( dalam rangka pengembangan kain dan
pakaian khas daerah )
5. Mendorong Pengembangan Rumah Sehat Layak Huni dan Tata Laksana Rumah
Tangga
PROGRAM AKU HATINYA PKK MERUPAKAN SALAH SATU BENTUK KEGIATAN
YANG MENDUKUNG PENANGGULANGAN COVID-19 DAN MENURUNKAN ANGKA
STUNTING SALAH SATUNYA DENGAN MEMBUDIDAYAKAN
TANAMAN OBAT KELUARGA ( TOGA )
Fungsi
Pengertian
Sebagai sarana untuk mendekatkan
Tanaman berkhasiat yang ditanam di tanaman obat kepada upaya-
lahan pekarangan yang dikelola oleh upaya kesehatan masyarakat yang
keluarga. (APOTEK HIDUP) antara lain meliputi:
1. Upaya preventif (pencegahan)
Tujuan 2. Upaya promotif (meningkatkan/
Ditanam dalam rangka memenuhi menjaga kesehatan)
keperluan keluarga akan obat- 3. Upaya kuratif (penyembuhan
obatan tradisional yang dapat penyakit)
dibuat sendiri.
TANAMAN OBAT KELUARGA
TOGA pada hakekatnya
adalah sebidang tanah,
baik di halaman rumah,
kebun ataupun ladang
yang digunakan untuk
membudidayakan
tanaman yang
berkhasiat sebagai
obat, termasuk TOGA
milik RT/RW atau
tetangga. Tidak
termasuk pemanfaatan
TOGA jika mengambil
tumbuhan liar di hutan
atau di sembarang
tempat
TANAMAN OBAT SEBAGAI PENCEGAH STUNTING
Stunting bisa diatasi dari gizi ibu dan bayi. Anak stunting rata-rata dilahirkan dari
ibu anemia dan KEK (Kekurangan Energi Kronik) / Kurang Asupan Gizi.
Sehingga Ibu hamil dan menyusui harus menperoleh asupan gizi yang cukup, tidak
anemia dan nafsu makan baik.
Jenis Tan. Penambah + Makanan Tambahan
Memperlancar ASI (tinggi Protein)
Daun Katuk (Sauropagus androgynus) Kelor (Moringa Oleifra)
Kelor (Moringa Oleifra)
Bayam Merah (Amaranthus hybridus)
Penambah Nafsu
Makan
Temu lawak (Curcuma zanthorrhiza)
Kelor (Moringa Oleifra) Tanaman kelor memiliki ketinggian 7-11 meter,
berbatang berkayu (lignosus), tegak, berwarna putih
kotor, kulit tipis, permukaan kasar; percabangan
simpodial, arah cabang tegak atau miring, cenderung
tumbuh lurus dan memanjang. Pada umumnya
tumbuh subur dari dataran rendah sampai ketinggian
700 mdpl. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik
pada berbagai jenis tanah kecuali tanah berlempung
berat dan menyukai pH tanah netral sampai sedikit
asam.
Produk olahan : Kandungan gizi : 20,51 persen protein 19,25 persen
fiber 2,63 persen lemak 43,78 persen karbohidrat
kalsium dan besi yang cukup, berturut-turut sebesar
2007,67 dan 26,34 mg/100 g daun kering. Daun kelor
juga kaya akan senyawa alami antioksidan, seperti: β-
karoten Vitamin C Kalsium Potasium.
BUDIDAYA KELOR | Moringa Oleifra
Budidaya :
• Perbanyakan melalui stek batang panjang 0,5-1,5 m dan biji
• Jarak tanam 1 x 1 m, lubang tanam 30x30x30 cm
• Irigasi dan Pengaturan air yang baik diperlukan jika curah hujan kurang dari 800 mm
• Hama kutu putih, belalang, jangkrik, ulat, dan rayap, Penyakit Cercospora spp dan Septoria
lycopersici
• Daun kelor dapat dipanen setelah tanama berumur 6 sampai 12 bulan.
• Pemanenan dilakukan dengan cara memetik tangkai daun berasal dari cabang.
Sentra :
Dapat tumbuh di seluruh wilayah di Jawa Tengah
Kab. Blora, Kab. Banjarnegara, Kab. Semarang, Kab. Brebes
Pemanfaatan / Pemasaran:
Dikonsumsi dalam bentuk segar sbg bahan masakan
Dikeringkan dan diolah sebagai teh, minuman instan, serbuk
Daun Katuk (Sauropagus androgynus)
Tanaman perdu, tinggi dapat mencapai 2-3 m. Daun
tersusun berselang-seling pada satu tangkai,
berbentuk lonjong sampai bundar dengan panjang
2,5 cm dan lebar 1,25 - cm. Bunga Tunggal atau
berkelompok tiga. Buah bertangkai panang 1,25 cm.
Dapat hidup di dataran dengan ketinggian 0 – 2.100
mdpl.
Produk olahan :
Daun mengandung karoten yang cukup tinggi, α-
tokoferol 426 mg/kg, dan asam askorbat 244 mg/100
g daun.
BUDIDAYA KATUK
Budidaya :
• Perbanyakan dengan memakai setek batang15-20 cm.
• Penanaman bentuk larikan (sistem pagar).
• Dalam bedengan satu hektar dibutuhkan sekitar 400.000 stek dg jarak tanam
teratur, yaitu 20 cm x 20 cm
• Stek katuk ditancapkan dalam lubang tanam secara tegak sedalam 5–10 cm
• OPT penting yang menyerang tanaman katuk antara lain ulat daun, kutu daun,
busuk akar dan layu bakteri.
• Pemanenan pada umur 3–3,5 bulan setelah tanam ketinggian 70 cm atau lebih.
dengan cara memangkas ujung tanaman panjang 10–15 cm menggunakan pisau
Sentra :
Hampir bisa tumbuh di seluruh wilayah Jawa Tengah
Pemanfaatan / Pemasaran:
Dikonsumsi dalam bentuk segar sbg bahan masakan
Dikeringkan dan diolah serbuk
Bayam Merah (Amaranthus hybridus)
Bayam merah merupakan terna semusim yang menyukai
iklim hangat dan cahaya kuat. Batang berair dan kurang
berkayu. Daun bertangkai, berbentuk bulat telur, lemas,
berwarna merah.. Di Indonesia dapat tumbuh sepanjang
tahun dan ditemukan 5 – 2.000 m dpl, tumbuh di daerah
panas dan dingin, tetapi tumbuh lebih subur di dataran
rendah pada lahan terbuka yang udaranya agak panas.
Bayam merah. memiliki kandungan kimia, antara lain:
Protein, Lemak, Karbohidrat, Kalsium, Fosfor, Besi, Vitamin
Produk olahan : A, Vitamin B, Vitamin C, Air. Selain itu, bayam merah juga
mengandung banyak serat dan di dalam daunnya terdapat
karotein, klorofil, dan saponon. pada batangnya ditemukan
alkaloid, flavonoid, dan polifenol
BUDIDAYA BAYAM MERAH
Budidaya :
• Siapkan media semai tray semai atau polybag. benih bertunas dan
memiliki ukuran 3-6 cm, maka bibit tersebut sudah layak untuk di
tanam
• Penanaman pada lubang tanam jarak 10-15 cm/lubang
• Penyiraman dilakukan 2x/hari
• Panen tinggi tanaman sekitar 20-30 cm, memiliki ciri daun yang
banyak dan memiliki ukuran besar yang cenderung sama.
• Panen memetik daun atau batang muda, maupun mencabut akarnya.
Sentra :
Hampir bisa tumbuh di seluruh wilayah Jawa Tengah
Pemanfaatan / Pemasaran:
Dikonsumsi dalam bentuk segar sbg bahan masakan
Temulawak (Curcuma zanthorrhiza)
Terna berbatang semu dengan tinggi hingga lebih dari satu meter,
tetapi kurang dari dua meter. Rimpang terbentuk, berukuran besar,
bercabang-cabang, dan berwarna cokelat kemerahan, warna irisan
kuning cerah, memiliki bunga eksotis. Dapat tumbuh di dataran
dengan ketinggian 5-1500 m dpl, di tanah kering,pekarangan, ladang
dan padang alang-alang.
Rimpang mengandung kurkumin, xanthorizol dan minyak atsiri.
Produk olahan : Rebusan air rimpang temulawak dapat meningkatkan produksi ASI
dan menambah nafus makan.
BUDIDAYA TEMULAWAK
Budidaya :
• Siapkan benih cukup umur (9-10 bulan), potong menjadi bagian
setidaknya 2-3 mata tunas. Letakkan di tempat lembab selama 1-2
bulan hingga tunas tumbuh beberapa cm
• penanaman pada awal musim penghujan.
• Buat lubang sesuai dengan ukutan bibit. Tancapkan tunas dengan
mata tunas menghadap ke atas.
• Temulawak yang baru saja ditanam bisa lebih sering disiram dengan
intensitas dua kali sehari.
• Temulawak bisa dipanen pada usia 8 hingga 10 bulan
Sentra :
Kab. Wonogiri, Kab. Purworejo, Kab. Magelang
Pemanfaatan / Pemasaran:
Dikonsumsi dalam bentuk segar sbg minuman, jamu
Dikeringkan, dibuat simplisia untuk doilah menjadi minuman instan
Produk olahan :
Tanaman Pepaya
Produk olahan :
Tanaman Pegagan
Produk olahan : Tanaman Jinten Hitam
DATA GP JAMU JAWA TENGAH :
• Industri jamu / Industri Ekstrak Bahan Alam (IEBA) ada 7 pelaku,
• Industri obat tradisional ada 17 pelaku.
• Usaha kecil obat tradisional ada 82 pelaku. Terakhir yang sudah terdata
sebagai UMOT atau usaha mikro obat tradisional ada 34 produsen.
PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Semarang
PT Industri Jamu Cap Jago, Kota Semarang
PT Jamu Borobudur Herbal
PT. Jamu Air Mancur, Karanganyar
Pabrik Jamu Sabdo Palon, Sukoharjo
PT. Karya Herbal Nasional
PT. Deltomed, Wonogiri
PELAKU TANAMAN OBAT :
1. Assosiasi Karanganyar Giyono, 08122622345
2. Koperasi Tani Organik, Haryo 081228152155
3. Akar Emas Indonesia,
4. Komunitas Petani Jahe Indonesia
PERAN PKK DALAM SELALU MENDORONG DAN
MENGGERAKKAN TANAMAN OBAT MENDUKUNG AGAR
KELUARGA ( TOGA )
1. MASYARAKAT MAU BELAJAR, BERTANYA DAN BERGOTONG ROYONG
DALAM MELAKUKAN KEGIATAN BUDIDAYA TANAMAN OBAT ( TOGA )
2. MENSOSIALISASIKAN SEMUA INFORMASI-INFORMASI BARU
KEPADA MASYARAKAT DAN MEMBERIKAN CONTOH-CONTOH NYA
3. MELAKUKAN INOVASI-INOVASI TERBARU UNTUK MENINGKATKAN
PENDAPATAN KELUARGA DENGAN TERUS TETAP BERKREASI
4. MASYARAKAT BISA SALING BERBAGI PENGALAMAN DAN
MENULARKAN ILMU YANG DIDAPATKANNYA
5. HIDUP RUKUN, BERDAMPINGAN, SEHINGGA LINGKUNGAN AMAN
DAN MASYARAKAT TENTRAM, BAHAGIA.
KEGIATAN PEMANFAATAN PEKARANGAN
• Peningkatan Pendapatan
• Peningkatan Kesejahteraan Keluarga
Kegiatan2 yang sudah dilakukan PKK selama ini yaitu
Bekerja sama dengan Bintang Tujuh dan Tribun Jateng dengan Kegiatan Lomba Taman Herbal
BEJO hampir 4 tahun berturut2 sejak tahun 2015 s/d 2018 di Kota Semarang di ikuti 177
kelurahan. Konsep lomba taman Herbal Bejo ini bertujuan untuk “ Pelestarian tanaman-tanaman
herbal sekaligus pemberian edukasi kepada masyarakat tentang manfaat tanaman herbal untuk
kesehatan “
Diawal tahun kegiatan hanya sebatas Taman disekitar Wilayah kelurahan yang ada lahan kosong dan bisa
dimanfaatkan warga secara bersama2 dan bergotong royong untuk membuat TAMAN HERBAL BEJO
dengan jenis Tanaman Wajib Jahe merah serta tanaman obat / empon2 lain yang bisa mendukung dan
menambah keasrian taman HERBAL BEJO.
Kemudian tahun berikutnya tidak hanya di Taman saja tetapi tanaman obat bisa di tanam di halaman
pekarangan rumah warga masing2, sehingga warga tdk hanya mengambil kebutuhan Toga dari taman
Herbal akan tetapi bisa langsung mengambil dan memanfaatkan dari halamannya sendiri.
Di tahun ke 3 Lomba Taman HERBAL BEJO selain lomba taman, pemanfaatan pekarangan
rumah dengan tanaman Obat / Toga serta Pasca Panen dari hasil yang di budidayakan di proses
menjadi beberapa produk olahan Jamu, makanan, minuman kesehatan lainnya dll kreatifitas dari
ibu2 kader PKK serta dukungan masyarakat sekitar dengan bergotong royong agar tercipta
suasana yang sejuk, indah dan asri serta di bisa manfaatkan sebagai tempat bermain anak2 dan
sekaligus sebagai pembelajaran dan pengenalan tanaman obat yang ada di Indonesia.
Pada tahun ke 4 Lomba TAMAN HERBAL BEJO selain yang sudah dilakukan di tahun ke 3 ditambah
dengan membuat tempat untuk bisa berjualan / ANGKRINGAN Jamu hasil produksi sendiri di tambahan
kreasi dari ibu2 PKK berupa makanan kecil, snack, minuman serta Produk Simplisia empon2 hasil produksi
dari TAMAN HERBAL BEJO dan hasil dari Lahan pekarangan Warga/Masyarakat.
Kemitraan PKK Prov. Jateng dan PKK Kota Semarang bersama Bintang Tujuh dan Tribun Jateng
sangatlah membantu Ibu-ibu selain mendapatkan pengalaman, ilmu, juga dapat menambah penghasilan
keluarga dengan bisa membuat ANGKRINGAN sendiri dan menjual Produk WAJIB JAHE MERAH kepada
PT. Bintang Tujuh., Kegiatan ini juga di respon oleh PKK Kab/Kota yang lain untuk dapat mengembangkan
tanaman obat/Toga di halaman pekarangan rumah sesuai Dengan [Link] yaitu “ AKU HATINYA PKK “ (
Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman )
Contoh Taman Herbal Bejo di
Kantor TP PKK Prov. Jateng
Taman Herbal Bejo di Kelurahan
Mangunsari [Link]
Kota Semarang
Contoh Taman Herbal Bejo di
Kelurahan Pedurungan Lor
Kec. Pedurungan Kota Semarang
Contoh Taman Herbal Bejo di
Kelurahan Ngesrep Kec.
Banyumanik Kota Semarang
( memanfaatkan tanah kosong
disebelah pagar jalan tol )
Contoh Taman Herbal Bejo di
Kelurahanan Lamper Tengah
Kec. Semarang Selatan Kota
Semarang.
( Penilaian dihadiri oleh ibu
Ketua TP PKK [Link] )
C
ontoh Taman Herbal Bejo yang
sudah masuk ke halaman
pekarangan rumah warga
dengan menanam berbagai jenis
tanaman obat / empon2
Contoh hasil pasca panen
Tanaman obat dengan berbagai
olahan / minuman dengan
membuat Angkringan ( tempat
jualan untuk pasca panen
Tanaman obat / Empon2
Acara Penentuan Pemenang
Lomba Taman Herbal Bejo di
Halaman Gradikha dengan
berbagai acara salah satunya
Lomba Stand, Yel Yel Lomba
Herbal Bejo dan Racik Jamu
Lomba Yel – Yel Bejo dengan
memanfaatkan Limbah Sampah
Plastik Untuk Kostum oleh salah
satu peserta lomba Taman
Herbal Bejo.
Tim Pendukung dari Kota
Semarang, Tribun Jateng,
Bintang Tujuh, TP PKK
[Link] Foto Bersama Bapak
Gubernur setelah acara Parade
peserta Lomba Taman Herbal
Bejo di jln. Pahlawan Semarang.
TP PENGGERAK PKK [Link]