INSPEKSI KEGIATAN PERTAMBANGAN
PT Sumber Baja Prima &
PTPENGAWAS
DIKLAT Sumber Suryadaya PrimaMADYA (POM)
OPERASIONAL
PROVINSI JAWA BARAT
TUGAS 08-09
DANMEITANGGUNG
2018 JAWAB
PENGAWAS POM
OLEH :
SARI TAQWIEM ASHRA
INSPEKTUR TAMBANG
15 September 2022
DASAR HUKUM
UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU No 4 Tahun 2009 tentang
Pertambangan Mineral dan Batubara
PP Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha
Pertambangan Mineral dan Batubara
PERMEN ESDM No 25 Tahun 2018 tentang Pengusahaan Pertambangan
Mineral dan Batubara serta PERMEN ESDM No 26 Tahun 2018 tentang
Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan Pengawasan Pertambangan
Mineral dan Batubara
KEPMEN ESDM Nomor 1825.K/30/MEM/2018 tentang Pedoman
Pemasangan Tanda Batas Wilayah Izin Usaha Pertambangan Atau Wilayah
Izin Usaha Pertambangan Khusus Operasi Produksi
KEPMEN ESDM Nomor 1827.K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan
Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik 7
DASAR HUKUM (LANJUTAN....)
Peraturan Menteri ESDM No. 42 Tahun 2016 tentang
Standardisasi Kompetensi Kerja di Bidang Pertambangan
Mineral dan Batubara
Peraturan Menteri ESDM No. 43 Tahun 2016 tentang Penerapan
Pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Khusus Pengawas
Operasional di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara
Peraturan Menteri ESDM No. 16 Tahun 2021 tentang perubahan
atas Peraturan Menteri ESDM No. 7 Tahun 2020 tentang Tata
Cara Pemberian Wilayah, Perizinan, dan Pelaporan pada
Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara
9
PENGAWAS ???
• Pengawas adalah penghubung antara pihak Manajemen dengan
pekerja
• Kebijakan Perusahaan :
Bekerja seefektif dan seefisien mungkin
- Produksi tinggi
- Aman
• FRONTLINE SUPERVISOR :
Pemimpin yang bertanggungjawab atas dilaksanakannya dan
ditaatinya perundang-undangan di wilayah kerjanya
RESPONSIBILITY PENGAWAS :
Pengawas melaksanakan kewajiban-kewajiban yang sudah
diturunkan kepadanya dan bertanggung jawab terhadap atasan
ACCOUNTABILITY PENGAWAS :
Keadaan dimana seorang pengawas menjalankan kewajiban
- terinci
- dapat dihitung
-d a p a t d i m i n t a p e r t a n g g u n g j a w a b a n a t a s
terlaksananya/ditaatinya kewajiban yang ditugaskan
kepadanya
Seorang pengawas menjamin dan bertanggung jawab atau dapat
dimintai pertanggungan jawab atas terlaksananya serta ditaatinya
peraturan perundang-undangan (kaidah teknik pertambangan yang
baik) pada kegiatan usaha pertambangan yang menjadi tanggung
jawabnya
Kewajiban ini harus dipertanggungjawabkan kepada atasannya
langsung, selanjutnya kepada penanggung jawab akhir, yaitu KTT
LANGKAH MENJADI PENGAWAS YANG 16
ACCOUNTABLE
Merinci tahapan pekerjaan Menentukan daerah yang akan
1 pengawasan yang akan
dilaksanakan
6 diawasi
Mengevaluasi kuantitas
Membuat jadwal pengawasan
2 dengan baik 7 pengawasan, daftar hadir dan
prosentase
Menentukan waktu/lamanya Menentukan siapa yang
3 pengawasan 8 bertanggung jawab melakukan
pengawasan
Membuat petunjuk (guidelines)
4 pengawasan 9 Menentukan standar evaluasi
Menentukan aspek atau bagian
5 yang wajib diperiksa (Check list) 10 Melaporan dan mengarsipkan
17
FUNGSI PENGAWAS
sebagai Penghubung dan Mediator
antara manajemen dengan
karyawan di lapangan,
maka pengawas harus mampu
mengerakkan para karyawan yang
menjadi bawahannya menuju tujuan
perusahaan,
memotivasi mereka agar tetap selalu
produktif dan bekerja dengan aman.
PERANAN PENGAWAS 18
Production oriented.
Menggerakkan bawahan untuk kerja
produktif
Employee oriented.
Mengetahui kebutuhan bawahan dan
atasan
Mengetahui tentang bawahan
Mengetahui kondisi tempat kerja dan
alat yang dipakai
Memberikan bimbingan, pelatihan,
nasehat, pengarahan, atau koreksi
Loyal, komunikasi, kerjasama
Safety oriented
Mempunyai basic safety phylosophy,
safety and health policy, safety
responsibility
WEWENANG PENGAWAS 19
0 0
01
3 5
Mengatur Mengawasi Menilai Bawahan
Anak Buah Pekerjaan
Mengatur
Pekerjaan Menegur
Bawahan
0 0
2 4
20
PA D A K EGIATA N
PERTAMBANGAN SIAPA
AJ A SI H Y ANG
B E RT I N D A K SEBAGAI
PENGAWAS?
21
KEPALA TEKNIK TAMBANG
Pengawas Operasional & Pengawas Teknis
Lampiran I, Kepmen ESDM No. 1827.K/30/MEM/2018
KTT dalam melakukan tugasnya dibantu oleh pengawas operasional dan
pengawas teknik. Pengawas operasional dan pengawasan teknik harus
memiliki kompetensi yang disyaratkan dalam ketentuan peraturan
perundang-undangan.
PENGAWAS OPERASIONAL
Pengawas Operasional adalah orang yang ditunjuk oleh KTT
dan bertanggungjawab kepada KTT dalam melaksanakan
inspeksi, pemeriksaan, dan pengujian kegiatan operasional
pertambangan di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan
mengenai kaidah teknik pertambangan yang baik.
PENGAWAS
OPERASIONAL
Tugas dan tanggung jawab : Pengangkatan
Kriteria :
1. bertanggung jawab kepada 1. KTT/PTL menunjuk calon
1. memiliki sertifikat kompetensi
KTT/PTL untuk keselamatan dan Pengawas Operasional yang
Pengawas Operasional atau
kesehatan semua pekerja memenuhi kriteria dan dibuktikan
sertifikat kualifikasi yang
tambang yang menjadi dengan surat penunjukkan;
diakui oleh KaIT sesuai
bawahannya; 2. KTT/PTL melakukan evaluasi
jenjang jabatannya;
2. melaksanakan inspeksi, terhadap calon Pengawas
2. menduduki jabatan di dalam pemeriksaan, dan pengujian; Operasional, apabila dinyatakan
divisi atau departemen
3. bertanggung jawab kepada laik, maka KTT/PTL menerbitkan
operasional pertambangan; KTT/PTL atas keselamatan, surat penunjukan pengawas
dan kesehatan, dan kesejahteraan operasional;
3. memiliki anggota yang dari semua orang yang 3. KTT/PTL sewaktu-waktu atau
berada di bawahnya ditugaskan kepadanya; berkala mengevaluasi kinerja;
dan/atau melakukan 4. membuat dan menandatangani
pengawasan terhadap divisi 4. Pengawas Operasional yang
laporan pemeriksaan, inspeksi,
atau departemen lainnya; memenuhi syarat ketentuan sesuai
dan pengujian;
dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan akan
mendapatkan KPO yang disahkan
oleh KaIT/Kepala Dinas atas nama
KaIT sebagai bukti pengesahan.
PENGAWAS TEKNIS
Pengawas Teknis adalah orang yang ditunjuk oleh KTT/PTL dan
bertanggung jawab kepada KTT/PTL atas keselamatan
pemasangan, pemeliharaan, pemeriksaan, dan pengujian
terhadap sarana, prasarana, instalasi, dan peralatan
pertambangan yang menjadi tanggung jawabnya sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang undangan mengenai kaidah
teknik pertambangan yang baik.
PENGAWAS
TEKNIS
Tugas dan tanggung jawab : Pengangkatan
Kriteria :
1. memiliki sertifikat kompetensi 1. Bertanggung jawab kepada KTT/PTL untuk 1. KTT/PTL menunjuk calon
keselamatan pemasangan dan pekerjaan
Pengawas Teknis sesuai dengan serta pemeliharan sarana, prasarana, instalasi
Pengawas Teknis yang memiliki
bidang pekerjaannya; dan peralatan pertambangan kompetensi sesuai bidang kerja dan
2. memiliki kewenangan dan 2. Merencanakan dan menekankan dibuktikan dengan hasil uji
bertanggung jawab terhadap dilaksanakannya jadwal pemeliharaan yang
kompetensi oleh lembaga
telah direncanakan serta semua perbaikan
suatu peralatan, permesinan, sarana, prasarana, instalasi dan peralatan sertifikasi profesi atau sertifikat
dan kelistrikan; dan pertambangan yang dipergunakan kualifikasi yang diakui oleh KaIT.
3. syarat lain yang ditentukan oleh 3. Mengawasi sarana, prasarana, instalasi dan
peralatan pertambangan 2. KTT/PTL melakukan evaluasi
KTT/PTL sesuai dengan
kebutuhan kegiatan operasional 4. Menjamin selalu dilaksanakan penyelidikan, terhadap calon Pengawas Teknis,
tambang. pemeriksaan, pengujian sarana, prasarana, apabila dinyatakan laik, KTT/PTL
instalasi dan peralatan pertambangan menerbitkan surat pengesahan
5. Melaksanakan penyelidikan, pemeriksaan, pengawas teknis.
pengujian sarana, prasarana, instalasi dan
peralatan pertambangan sebelum digunakan, 3. KTT/PTL sewaktu-waktu atau
setelah dipasang kembali dan/ atau diperbaiki berkala mengevaluasi kinerja
6. Membuat dan menandatangani laporan Pengawas Teknis.
penyelidikan, pemeriksaan, pengujian sarana,
prasarana, instalasi dan peralatan
pertambangan
PENANGGUNG JAWAB
OPERASIONAL
Penanggung Jawab Operasional yang selanjutnya disingkat PJO adalah orang
yang menduduki JABATAN TERTINGGI dalam STRUKTUR ORGANISASI
PERUSAHAAN JASA PERTAMBANGAN di wilayah kegiatan usaha
pertambangan, dan BERTANGGUNG JAWAB KEPADA KTT/PTL atas
dilaksanakan dan ditaatinya peraturan perundang-undangan mengenai KAIDAH
TEKNIK PERTAMBANGAN YANG BAIK.
TUGAS & TANGGUNG JAWAB KTT/PTL
• Membuat peraturan internal • Melaksanakan manajemen risiko pada • Menyampaikan laporan kasus
perusahaan mengenai setiap proses bisnis dan subproses lingkungan paling lambat 1 x 24
penerapan kaidah teknik kegiatan pertambangan (satu kali dua puluh empat) jam
pertambangan yang baik; • Menerapkan sistem manajemen setelah terjadinya kasus lingkungan
• Mengangkat pengawas keselamatan pertambangan dan berikut upaya penanggulangannya;
operasional dan pengawas melakukan pengawasan penerapan • Menyampaikan pemberitahuan
teknis; sistem manajemen keselamatan awal dan melaporkan kecelakaan,
pertambangan yang dilaksanakan oleh kejadian berbahaya, kejadian akibat
• Mengesahkan PJO;
perusahaan jasa pertambangan yang penyakit tenaga kerja, dan penyakit
• Melakukan evaluasi kinerja PJO; bekerja di wilayah tanggung jawabnya; akibat kerja;
• Memastikan semua perusahaan • Melaporkan penerapan kaidah teknik
jasa pertambangan yang pertambangan yang baik kepada KaIT, • Menyampaikan laporan audit
beroperasi di bawahnya baik laporan berkala, akhir, dan/atau internal penerapan sistem
memenuhi kewajiban sesuai khusus sesuai dengan ketentuan manajemen keselamatan
dengan ketentuan perundang- perundang- undangan; pertambangan mineral dan
undangan; • Melaporkan pelaksanaan kegiatan batubara;
• Menerapkan standar sesuai pengelolaan dan pemantauan • Menetapkan tata cara baku untuk
dengan ketentuan perundang- lingkungan secara berkala sesuai penanggulangan pencemaran
undangan; dengan bentuk yang ditetapkan; dan/atau perusakan lingkungan
pada tempat yang berpotensi
• Menyampaikan laporan kegiatan • Melaporkan jumlah pengadaan,
menimbulkan perusakan dan
jasa pertambangan kepada KaIT penggunaan, penyimpanan, dan
pencemaran lingkungan;
sesuai dengan ketentuan persediaan bahan dan limbah
berbahaya dan beracun secara berkala • Menetapkan tata cara baku untuk
perundang-undangan; penerapan kaidah teknik
setiap 6 (enam) bulan;
• Memiliki tenaga teknis pertambangan yang baik;
pertambangan yang • Melaporkan adanya gejala yang
berpotensi menimbulkan pencemaran • Melaksanakan konservasi sumber
berkompeten sesuai dengan daya mineral dan batubara; dan
peraturan perundang-undangan dan/atau perusakan lingkungan
• KTT menetapkan tata cara baku
kegiatan pengelolaan teknis 27
PELAKSANA PENGAWASAN
PEJABAT YANG DITUNJUK OLEH MENTERI, GUBERNUR,
INSPEKTUR TAMBANG BUPATI/WALIKOTA
1. TEKNIS PERTAMBANGAN
1. PEMASARAN
2. KONSERVASI SUMBER DAYA MINERAL DAN KEUANGAN
BATUBARA 2.
3. PENGELOLAAN DATA MINERAL BATUBARA
3. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PENGEMBANGAN TENAGA KERJA TEKNIS PERTAMBANGAN
4.
4. KESELAMATAN OPERASI PERTAMBANGAN 5. PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
5. PENGELOLAAN LH, REKLAMASI DAN PASCA SETEMPAT
TAMBANG 6. KEGIATAN LAIN DI BIDANG KEGIATAN USAHA
6. PEMANFAATAN BARANG, JASA, TEKNOLOGI PERTAMBANGAN YANG MENYANGKUT KEPENTINGAN
DAN KEMAMPUAN REKAYASA SERTA RANCANG UMUM
BANGUN DALAM NEGERI 7. PELAKSANAAN KEGIATAN SESUAI IUP, IPR, IUPK
8. JUMLAH, JENIS DAN MUTU HASIL USAHA PERTAMBANGAN
7. PENGUASAAN, PENGEMBANGAN DAN
PENERAPAN TEKNOLOGI PERTAMBANGAN
UU NO. 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral & Batubara
Ps 141
Ps 140
(Ayat 1) Pengawasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 140,
(Ayat 1) Menteri melakukan pengawasan terhadap antara lain, berupa:
penyelenggaraa pengelolaan usaha a. teknis pertambangan;
pertambangan yang dilaksanakan oleh
b. pemasaran;
pemerintah provinsi dan pemerintah
c. keuangan;
kabupaten/kota sesuai dengan
kewenangannya. d. pengolahan data mineral dan batubara; konservasi sumber daya mineral
e. dan batubara; keselamatan dan kesehatan kerja pertambangan;
f. keselamatan operasi pertambangan;
(Ayat 2) Menteri dapat melimpahkan kepada g. pengelolaan lingkungan hidup, reklamasi, dan pascatambang; pemanfaatan
Gubernur untuk melakukan pengawasan h. barang, jasa, teknologi, dan kemampuan rekayasa dan rancang bangun
terhadap penyelenggaraan kewenangan dalam negeri;
i.
pengelolaan di bidang usaha pertambangan pengembangan tenaga kerja teknis pertambangan;
sebagaimana dimaksud ayat (1) yang j. pengembangan dan pemberdayaan masyarakat setempat;
dilaksanakan oleh pemerintah
k. penguasaan, pengembangan, dan penerapan teknologi pertambangan;
kabupaten/kota.
l. kegiatan-kegiatan lain di bidang kegiatan usaha pertambangan yang
m. menyangkut kepentingan umum;
(Ayat 3) Menteri, Gubernur dan Bupati/Walikota pengelolaan IUP atau IUPK; dan
sesuai dengan kewenangannya melakukan n. jumlah, jenis, dan mutu hasil usaha pertambangan.
pengawasan atas pelaksanaan kegiatan usaha o.
pertambangan yang dilakukan oleh pemegang
IUP, IPR atau IUPK.
(Ayat 2) Pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
huruf a, huruf e, huruf f, huruf g, huruf h, dan huruf l
dilakukan oleh inspektur tambang sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang- undangan.
SINERGISME PENERAPAN
KAIDAH TEKNIK PERTAMBANGAN YANG BAIK
KEPALA INSPEKTUR
TAMBANG PEMBINAAN &
PENGAWASAN
INSPEKTUR TAMBANG
• Teknis pertambangan
• Konservasi sumber KOMPETENSI
KEPALA TEKNIK daya minerba KERJA CERDAS
TAMBANG • K3 pertambangan KONSISTENSI
• KO pertambangan
PENGAWAS • Pengelolaan
lingkungan hidup,
OPERASIONAL KAIDAH TEKNIK
reklamasi &
PENGAWAS PERTAMBANGAN
pascatambang
YANG BAIK
TEKNIS • Pemanfaatan barang,
PENANGGUNG JAWAB jasa, teknologi &
OPERASIONAL kemampuan rekayasa
serta rancang bangun
dalam negeri
“GOOD MINING PRACTICE” DALAM UU NO. 3 TAHUN 2020
dalam penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik, pemegang iup dan iupk wajib
melaksanakan ketentuan sebagai berikut…
Ketentuan teknis pertambangan;
ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja pertambangan dan
keselamatan operasi pertambangan;
pengelolaan dan pemantauan lingkungan pertambangan, termasuk
kegiatan reklamasi dan pascatambang;
upaya konservasi sumber daya mineral dan batubara;
pengelolaan sisa tambang dari suatu kegiatan usaha pertambangan dalam bentuk
padat, cair, atau gas sampai memenuhi standar baku mutu lingkungan sebelum
dilepas ke media lingkungan
RUANG LINGKUP PENGAWASAN ASPEK KETEKNIKAN DAN LINGKUNGAN:
TEKNIS PERLINDUNGAN KONSERVASI KESELAMATAN STANDARDISASI &
LINGKUNGAN MINERBA PERTAMBANGAN USAHA JASA
pelaksanaan teknik pengelolaan dan pemantauan recovery penambangan keselamatan kerja Perizinan IUJP
eksplorasi lingkungan dan pengolahan
tata cara penataan, pemulihan, dan cadangan marginal kesehatan kerja Kesesuaian bidang pekerjaan
penghitungan perbaikan lahan sesuai dengan dengan IUJP
sumber daya dan peruntukannya
cadangan
commisioning penetapan dan pencairan Komoditas kualitas lingkungan kerja pengawasan terhadap tenaga
jaminan reklamasi rendah ahli/pekerja yang ada di IUJP
penambangan pengelolaan pascatambang mineral ikutan SMKP pengawasan terhadap peralatan
yang dimiliki sesuai dengan
kontrak IUJP
pengolahan dan penetapan dan pencairan sumber daya serta Perawatan dan kelayakan pengawasan secara administratif
pemurnian jaminan pascatambang; dan cadangan tidak prasarana, instalasi, dan sesuai laporan triwulan dari
tertambang peralatan pertambangan kegiatan jasa
pengangkutan dan pemenuhan baku mutu sisa hasil pengolahan pengamanan instalasi RSNI/RSKKNI
penjualan lingkungan dan pemurnian
kompetensi tenaga teknik SOP, standar
evaluasi laporan hasil kajian
teknis