0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
550 tayangan10 halaman

Modul Ajar PAUD: Tanaman Singkong

Modul ini membahas pembelajaran berbasis proyek tentang tanaman singkong untuk anak TK. Modul ini menjelaskan tujuan, alat dan bahan, serta langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang meliputi mengenal tanaman singkong, bermain permainan tradisional, mengenal konsep panjang pendek, dan kegiatan kreatif lainnya seperti mencap daun singkong.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
550 tayangan10 halaman

Modul Ajar PAUD: Tanaman Singkong

Modul ini membahas pembelajaran berbasis proyek tentang tanaman singkong untuk anak TK. Modul ini menjelaskan tujuan, alat dan bahan, serta langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang meliputi mengenal tanaman singkong, bermain permainan tradisional, mengenal konsep panjang pendek, dan kegiatan kreatif lainnya seperti mencap daun singkong.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR PAUD

PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK


“ Tanaman singkong”

A. Informasi Umum 

Nama ……………………………… Jenjang/Kelas TK/TKB

Asal Sekolah TK …………………………….. Jumlah Siswa 15 anak

Alokasi Waktu 210 menit

Model Pembelajaran Tatap Muka

Fase Fondasi

Tujuan Kegiatan ● Anak mengenal bagian-bagian singkong

● Anak dapat berkreasi melalui seni mengecap, mewarnai.


menempel

● Anak dapat menyusun suku kata”singkong “dengan media


loosepart
● Anak dapat membilang dengan daun singkong

● Anak dapat bekerjasama dengan teman

● Anak dapat membuat olahan dari singkong

● Anak dapat menyusun balok menjadi kebun singkong

● Anak mengenali lingkungan


● Anak mengembangkan sikap tanggung jawab dan terampil
dalam memeliharaan alam, lingkungan fisik, dan sosial dalam
pemanfaatan tanaman singkong di lingkungan sekolahku

Kata Kunci Kebun sekolah, Tanaman singkong , Loose part, sekolah penggerak

Deskripsi Umum Anak diajak untuk melihat kebun sekolah, mengenal tanaman
Kegiatan singkong dan cara menanam pohon singkong, sambil mencari bahan
mainnya.
Kegiatan yang dilakukan yaitu: anak berjalan jalan melihat kebun
sekolah, tanya jawab apa saja yang dilihat dan yang diamati,
kemudian anak dikenalkan tentang tanaman singkong, termasuk jenis
tanaman apa, apa saja bagian bagian tanaman ini dan manfaatnya,
anak diajak mengikuti permainan tradisional (bentekan), mengenal
konsep Panjang pendek dari batang singkong, melihat video cara
menanam tanaman singkong, mengenal keaksaraan tentang makanan
dari tanaman singkong dengan meniru bentuk hurufnya
menggunakan berbagai media loose parts dan mencap daun singkong
dengan menggunakan busa

Alat dan Bahan ● Video


● Tanaman singkong (daun,batang)
● Kertas karton
● Alat berkarya (spon, daun suji sebagai pewarna)
● Kartu huru
● Loose part (batu, ranting pohon singkong, daun, ranting
kering, stik es cream, sedotan, kancing)

Sarana Prasarana Jaringan internet, laptop/HP, LCD proyektor & layar dan alat
bermain kreatif

B. Komponen Inti
B.1 Bercerita/berdiskusi dari gambar/video/buku

Sumber Contoh sumber:


Buku/gambar/video tanaman singkong
Buku/gambar/video olahan singkong
[Link]

Contoh Cerita/diskusi*) KENDARAAN APA YANG KUSUKA?


Aku paling suka pergi diajak mama papa ke rumah nenek di [Link]
*) cerita bisa dibuat
rumah kami diantar paman sampai terminal [Link] busnya warna-warni
sendiri oleh guru
banyak [Link] bisa pilih mau kemana saja [Link] pilih bus yang
menuju ke rumah [Link] senang sekali karena mendapatkan bus yang
sesuai warna [Link] kawan apa warna [Link] suka
warna [Link] kami naik dan penumpang sudah penuh bus yang
kutumpangi [Link] indhnya pemandangan menuju kota
[Link] dalam bus baunya wangi, tempat duduknyapun empuk, apalagi
ruangannya bersih dan [Link] jadi betah didalam dan tidak terasa
hampir 1 jam kami ada di [Link] adalah kendaraan yang paling
kusuka,Bisakah aku buat bus seperti yang kunaiki ya?
Laju bus yang kencang sampai aku kupun bermimpi bisa membuat bus
yang bagus.
 Cerita karya Arum Purwanti

Peta Konsep

Setelah cerita dari gambar/video dipahami dan ditemukan hal hal yang dapat dieksplorasi bersama
siswa melalui cerita ini, maka dapat dilakukan curah ide kegiatan yang bisa dijadikan pilihan
sebelum ditentukan kegiatan mana yang sekiranya paling memenuhi kebutuhan siswa.

B.2 Curah Ide Kegiatan


Beberapa kegiatan yang dapat dikembangkan dari peta konsep, antara lain:
a. Kegiatan awal untuk memantik ide atau imajinasi anak seperti:
● Mengamati kebun sekolah dan melihat tanaman singkong yang siap dipanen
● Mengenal tanaman singkong
● Menonton film atau video tentang cara menanam pohon singkong
● Pameran frame hiasan dinding dengan memanfaatkan tanaman singkong

[Link] main
● Mendengarkan cerita tanaman singkong
● Menyebutkan bagian-bagian singkong
● Menonton video/mengamati tanaman singkong, olahan singkong
● Mengenal dan menyebutkan berbagai macam tanaman umbi
● Menggambar tanaman singkong
● Menuliskan bagian-bagian singkong
● Dramatisasi “ memanen singkong”
● Mengundang orang tua yang berprofesi terkait petani
● Bernyanyi lagu tentang tanaman
● Menyusun balok menjadi kebun singkong
● Berjalan jalan mengamati kebun sekolah
● Melakukan permainan bentekan Bersama teman
● Mengenal konsep Panjang pendek menggunakan batang singkong
● Mengenal keaksaraan tentang makanan dari tanaman singkong dengan meniru bentuk huruf
menggunakan bahan Loose part
● Mencap daun singkong menggunakan busa dan pewarna dari daun suji
● Bertanggung jawab menyelesaikan permainan

Dimensi Elemen Sub Elemen Alur Fase PAUD


Beriman , bertakwa Akhlak beragama Mengenal dan mencintai Mengenal adanay Tuhan YME
kepada Tuhan YME, dan Tuhan TME melalui sifat-sifatnya
berahlaq mulia
Pelaksanaan ritual ibadah Mulai mencontoh kebiasaan
pelaksanaan ibadah sesuai
agama dan kepercayaan
Bergotong royong Kolaborasi Kerjasama Ter biasa bekerja bersama dalam
melakukan kegiatan dengan
kelompok

Komunikasi untuk Menyimak informasi sederhana


mencapai tujuan bersama dan mengungkapkannya dalam
Bahasa lisan
Bernalar kritis Memperoleh dan Mengidentifikasi, Mengidentifikasi dan mengolah
memproses informasi dan mengklarifikasi, mengolah informasi dan gagasan
gagasan informasi dan gagasan
Kreatif Memiliki keluwasan berfikir Menentukan pilihan dari Mengidentifikasi gagasan-
dalam mencari alternative beberapa alternative yang gagasan kreatif untuk
solusi permasalahan diberikan menghadapi situasi dan
permasalahan
Kebinekaan global Mengenal dan menghargai Mendalami budaya dan Mengenali identitas diri dan
budaya identitas budaya kebiasaan-kebiasaan budaya
dalam keluarga
B.3 Contoh Rencana Pembelajaran yang dibuat
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
HARIAN (RPPH)
TK …………………………
TAHUN AJARAN 2021 / 2022

Kelompok/ Usia : B / 5-6 Tahun


Tema/sub tema :Tanaman Karunia Allah / Tanaman singkong
dikebun sekolahku
Semester/Minggu : 1 / 12
Hari/Tanggal : Rabu/ 3 November 2021

Tujuan Kegiatan :

1. Anak terbiasa mengamati kebun sekolah dengan sikap mandiri


2. Anak mengetahui dan trampil bermain bentekan dengan sikap yang sportif
3. Anak dapat mengetahui konsep panjang pendek batang singkong dengan sikap kritis
4. Anak dapat mengetahui dan mampu menyebutkan keaksaraan dengan sikap yang baik
5. Anak dapat memiliki sikap kreatif, mengetahui dan mempergunakan busa untuk mencap
6. Anak memiliki sikap bertanggung jawab dalam menyelesaikan kegiatan bermainnya.

Alat dan Bahan :


 Video
 Tanaman singkong (daun, batang), olahan singkong (getuk)
 Kertas karton
 Alat berkarya (spon, daun suji sebagai pewarna)
 Kartu huruf
 Loose part (batu, ranting pohon singkong, daun, ranting kering, stik es cream, sedotan,
kancing)
Langkah – Langkah pembelajaran :

KEGIATAN `DESKRIPSI KEGIATAN KARAKTER


PELAJAR
PANCASILA
Pendahuluan A. Baris
(± 2 menit) B. Mengucap salam, presensi dan berdoa lanjut berjalan
jalan ke kebun sekolah Beriman
bertakwa kepada
Tuhan YME

Inti A. Bermain permainan tradisonal “Bentekan” (Area


Outdoor)
(± 10 menit) 1. Peserta didik diajak untuk mencari, mengamati alat dan
bahan yang akan dimainkan bersama
2. Peserta didik dikenalkan konsep panjang pendek batang
singkong sebagai alat permainan Kerja Sama,
3. Peserta didik ditunjukan kegiatan yang akan dilakukan dan Tanggung jawab
menjelaskan aturan untuk menyelesaikan permainan.
4. Setelah itu peserta didik diajak memperagakan cara
bermainnya.
5. Peserta didik dipersilahkan mencoba sendiri

B. Menonton video cara menanam dan manfaat pohon


singkong

C. Mengenal Keaksaraan
1. Peserta didik dipersilahkan untuk mengamati alat dan
bahan yang akan dipakai.
2. Peserta didik dikenalkan keaksaraan / macam-macam
huruf tentang makanan dari tanaman singkong Berfikir kritis
3. Setelah itu pendidik memperagakan cara menyusun huruf
dan meniru bentuk huruf menggunakan bahan loospart
4. Peserta didik dipersilahan untuk bertanya
5. Peserta didik dipersilahkan mencoba

D. Mencap daun singkong dengan busa


1. Peserta didik dipersilahkan untuk mengamati alat dan bahan
yang akan dipakai. Kebinekaan
2. Peserta didik dikenalkan macam macam bentuk daun global
3. Setelah itu pendidik memperagakan cara mencap daun
singkong atau daun yang dipilih dengan menggunakan busa
yang sudah dicelupkan pewarna
4. Peserta didik dipersilahan untuk bertanya
5. Peserta didik dipersilahkan mencoba

Hasil kegiatan bermain berupa proyek membuat frame hiasan


dinding dengan memanfaatkan tanaman singkong dan bahan loos
part

Kreatif, dan
Mandiri

Penutup A. Review kegiatan yang telah dilakukan sehari Beriman


B. Menanyai perasaan para peserta didik bertakwa kepada
(± 3 menit) C. Doa penutup, salam dan pulang Tuhan YME

Pertanyaan :
1. Apa saja yang kamu lihat dikebun sekolah ?
2. Bagaimana cara menanam pohon singkong ?
3. Apa saja manfaat tanaman singkong ?
4. Bagaimana cara permainan tradisonal Bentekan yang memanfaatkan pohon singkong ?
5. Keaksaraan / huruf apa saja yang ada pada makanan dari tanaman singkong ?
6. Bagaimana proses mencap daun singkong dengan busa ?
C. IMPLEMENTASI TEKNIK ASESMEN PADA MODUL AJAR

1. CATATAN ANEKDOT
Dalam kegiatan awal masuk sekolah dan selama ada di sekolah, guru membuat catatan
anekdot tiap anak yang dalam jadwal pengawasan. Apa yang terjadi padanya, hal-hal
khusus dan luar biasa yang muncul

2. HASIL KARYA
Ada kegiatan yang mengeksplorasi karya ananda yang beragam lewat bermain (misal
keaksaraan dan mencap) yang bisa kita dokumentasikan dan akan kita beri penilaian atau
tanggapan, bisa dilengkapi dengan dokumen gambar atau foto apa yang mereka lakukan
dan presentasikan hasil karyanya tersebut sesusai yang dibuat

3. CEK LIST
Membuat catatan indikator yang kita nilai seperti (mau mengikuti kegiatan atau tidak,
sikap kemandirian, sikap bermain bersama teman, dan kreativitas)

4. FOTO BERSERI
Tiap rangkaian kegiatan anak baik disekolah maupun disekitarnya (misal bermain
bentekan) bisa kita buat rangkaian foto dan kita beri komentar tentang apa yang dikerjakan,
sikapnya dan hal positif apa saja yang muncul.

KETERKAITAN TEKNIK ASESMEN DENGAN CAPAIAN PEMBELAJARAN :

Dengan menggunakan asesmens yang tepat , valid dan bisa dipertanggung jawabkan maka
Capaian Pembelajaran yang kita harapkan bisa terbaca dengan jelas pada setiap anak. Guru dan
orang tua bisa saling cros cek dan berkomunikasi untuk melakukan langkah selanjutnya demi
mengevaluasi dan melakukan pembimbingan bersama.
CATATAN ANEKDOT
HARI / TANGGAL : ......................
CAPAIAN
NAMA PERISTIWA PEMBELAJARAN YANG
MUNCUL

HASIL KARYA
HARI / TANGGAL : ......................
CAPAIAN
NAMA Foto HASIL KARYA ANAK PEMBELAJARAN
YANG MUNCUL
CEK LIST
HARI / TANGGAL : ......................
Kegiatan
Berdoa CAPAIAN
Bermain Bermain Bermain
NAMA sebelum PEMBELAJARAN
bantekan menyusun mengecap
dan sesudah YANG MUNCUL
huruf daun
kegiatan
Ikut Tidak Ikut Tidak Ikut Tidak Ikut Tidak

FOTO BERSERI
HARI / TANGGAL : ......................
CAPAIAN
NAMA FOTO BERSERI PEMBELAJARAN
YANG MUNCUL

Anda mungkin juga menyukai