CRITICAL JOURNAL REVIEW
MK. MANAJEMEN
PENDIDIKAN
PRODI S1 PENDIDIKAN
FISIKA
Skor Nilai:
(Manajemen Pndidikan Karakter Di SMA (Studi pada SMAN dan MAN di
Jakarta,2018)
NAMA MAHASISWA : TERA ANDRIANI GURUSINGA
NIM : 4201121028
KELAS : PSPF C 2020
MATA KULIAH : MANAJEMEN PENDIDIKAN
DOSEN PENGAMPU : SABANI [Link],[Link].
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
OKTOBER 2021
i
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat Nya sehingga makalah
ini dapat tersususun dengan tepat waktu yaitu tentang “Critical Jurnal Review” mata kuliah
“MANAJEMEN PENDIDIKAN”. Tidak lupa saya juga mengucapkan banyak terimakasih
atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi
maupun pikirannya.
Dan harapan saya semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman
bagi para pembaca,untuk kedepannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi
makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman saya, saya yakin masih banyak
lagi kekurangan dalam makalah ini, oleh karena itu saya sangat mengharapkan saran dan kritik
yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
MEDAN, 3 OKTOBER 2021
TERA ANDRIANI GURUSINGA
ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ........................................................................................................ ii
DAFTAR ISI....................................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................... 1
a. Rasionalisasi pentingnya CJR ................................................................................. 1
b. Tujuan CJR ............................................................................................................. 1
c. Manfaat CJR ........................................................................................................... 1
d. Identitas Jurnal ........................................................................................................ 2
BAB II RINGKASAN ISI JURNAL .................................................................................. 3
Abstrak .................................................................................................................... 3
Pendahuluan ............................................................................................................ 3
Metode Penelitian ................................................................................................... 4
Hasil dan pembahasan............................................................................................. 4
Kesimpulan ............................................................................................................. 5
BAB III PEMBAHASAN ................................................................................................... 6
a. Pembahasan isi jurnal ............................................................................................. 6
b. Kelebihan dan kekurangan ...................................................................................... 7
BAB IV PENUTUP ............................................................................................................ 8
a. KESIMPULAN ....................................................................................................... 8
b. SARAN ................................................................................................................... 8
DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................................... 9
iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. RASIONALISASI PENTINGNYA CJR
Critical Journal Review adalah penganalisaan,penilaian,dan pengevaluasikan mengenai
keunggulan dan kelemahan jurnal,bagaimana isi artikel tersebut bisa mempengaruhi cara
berfikir kita dan menambah pemahaman [Link] critical journal review kita menguji
pikiran pengarang/penulis berdasarkan sudut pandang dan pengetahuan serta pengalaman yang
kita [Link] pemberian tugas kuliah berupa critical journal review ini adalah memenuhi
salah satu matakuliah Manajemen [Link] Pendidikan adalah suatu kegiatan
atau rangkaian kegiatan yang berupa proses pengelolaan usaha kerja sama sekelompok manusia
yang tergabung dalam organisasi pendidikan, untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah
ditetapkan sebelumnyaHal yang disoroti dalam sebuah penulisan critical journal ini tidak hanya
sebatas pada isi jurnal saja,tetapi sistematika, penyajian, gaya Bahasa, kecermatan
ejaan,diksi,yang tidak berhubungan langsung dengan aspek [Link] ,ilustrasi,tata letak
atau hal yang berkenaan dengan Teknik percetakan pun bisa dikomentari dan dinilai,selain
menilai kelebihan dan kekurangannya.
B. TUJUAN CJR
• Mengulas satu jurnal materi dengan cara meringkas jurnal tersebut.
• Mencari dan mengetahui informasi mengenai topic tersebut yang terkandung dalam
jurnal
• Melatih diri untuk berpikir kritis dalam mencari informasi yang diberikan pada jurnal.
• Mengetahui isi pokok dari sebuah pembahasan tanpa membaca semua isi jurnal.
C. MANFAAT CJR
• Menumbuhkan kekreatifan berfikir dan menelaah jurnal
• Lebih mudah memahami materi dengan cepat.
• Dapat mengingat materi lebih mudah sehingga tidak mudah lupa
1
D. IDENTITAS JURNAL
a. Jurnal Utama
Judul Jurnal : MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMA (Studi
pada SMAN dan MAN di Jakarta)
Penulis : Abdul Aziz Hasibuan, Darwyan Syah, Marzuki
Nama Jurnal : Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan.
Tahun : 2018
Volume/Nomor : Vol. 4 No. 02,
ISSN : p-ISSN 2442-8809 e-ISSN 2621-9549
Pengindeks : Google Scholar
Nama Laman : [Link]
2
BAB II
RINGKASAN ISI JURNAL
ABSTRAK
Banyaknya perilaku yang menyimpang dari siswa sudah dalam taraf yang sangat
memprihatinkan, prilaku yang buruk atau menyimpang dari siswa sangat meresahkan dan dapat
merubah kepribadian dan jati diri siswa, apabila ini dibiarkan dan kurangnya keberhasilan
dalam menanggulangi penyimpangan perilaku dan akhlak siswa akan berakibat buruk pada
lingkungan siswa itu sendiri. Melihat berbagai permasalahan yang timbul berkenaan dengan
perilaku dan moral pelajar selama ini, serta berkaitan dengan pengelolaan proses pembelajaran
dalam sekolah, sebagai bentuk upaya penanaman kepribadian, akhlaq, serta ilmu pengetahuan
terhadap pelajar, maka dibutuhkan peranan lebih besar dari penyelenggaran pendidikan di
sekolah, khususnya guru sebagai pimpinan dalam kelas, berhasil atau tidaknya pendidikan
karakter yang ditanamkan dalam diri siswa sangat bergantung dari kemampuan guru dalam
pengelolaan proses pembelajaran di sekolah. Untuk itu dalam penelitian ini peneliti ingin
mengetahui, mengkaji dan menganalisis manajemen pendidikan karakter di sekolah, serta
kesiapan guru terhadap pendidikan karakter di sekolah, yang akan membandingkan kesiapan
guru dalam manajemen pendidikan karakter di sekolah umum dengan sekolah khusus
keagamaan (Madrasah). Analisis menggunakan statistik inferensi yaitu analisis korelasi dengan
teknik regresi sederhana. Dari penelitian ini didapati bahwa manajemen pendidikan karakter
memiliki pengaruh terhadap perilaku dan akhlak siswa, serta adanya pengaruh perilaku dan
akhlak siswa terhadap pencapaian prestasi belajar siswa di sekolah. Dengan demikian, maka
dapat dikatakan bahwa manajemen pendidikan karakter yang dijalankan di sekolah akan
memberikan perubahan pada perilaku dan akhlak siswa, hal ini akan berkaitan dengan
pencapaian prestasi belajar siswa itu sendiri.
PENDAHULUAN
Dampak globalisasi yang terjadi saat ini membawa masyarakat Indonesia harus dapat
memilah-milah masuknya budaya dari luar yang dapat mempengaruhi kondisi budaya
masyarakat Indonesia yang dikenal dengan budaya ramah-tamah, saling menghormati, saling
gotong-royong, saling bantu-membantu tanpa ada pamrih apapun. Namun sekarang ini potret
budaya bangsa ini sudah mulai meluntur, kemungkinan karena pengaruh dari globalisasi.
Pengaruh globalisasi juga berdampak pada pergaulan anak-anak maupun remaja, adanya
perubahan perilaku, sikap dan moral yang buruk pada diri menjadi salah satu dampak negative
dari globalisasi yang terjadi.
Didalam kehidupan bermasyarakat pula memiliki dampak negative dari globalisasi
tersebut, adanya tindakan ketidak harmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,
prilaku antisocial dan tindakan-tindakan yang cenderung merusak tatanan berbangsa yang
berlandaskan pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, hal ini dapat terlihat di kehidupan
sehari-hari sebagai contoh adanya perilaku tawuran antar pelajar, tawuran antar desa atau
3
kampong, premanisme, geng motor, maraknya judi, prostitusi, minuman keras, narkoba dan
lain sebagainya, tindakan-tindakan ini sering dijumpai baik dari sumber media cerak maupun
elektronik.
METODE PENELITIAN
Desain penelitian ini akan dilaksanakan dengan metode penelitian kuantitatif. Desain
kuantitatif digunakan untuk mendapatkan gambaran yang jelas min, median, mode dan standar
deviasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa yang sedang belajar kelas XII di Sekolah
Menengah Atas Negeri 70 dan Madrasah Aliyah Negeri 11 yang berada di Jakarta. Sampel
dalam kajian ini adalah siswa di Menengah Atas Negeri 70 sebanyak 80 orang dan Madrasah
Aliyah Negeri 11 sebanyak 80 orang. Untuk menentukan sampel digunakan teknik random
sampling artinya sampel yang diambil secara acak. Menurut Sugiarto (2003) metode
pengambilan acak sederhana adalah metode yang digunakan untuk memilih sampel dari
populasi dengan cara sedemikian rupa sehingga setiap anggota populasi mempunyai peluang
yang sama besar untuk diambil sebagai sampel. Pengambilan sampel sebesar 160 responden
didasarkan pada pendapat Gay dan Airasian (2000) menunjukkan bahwa sampel 10-20% dari
populasi adalah cukup untuk melakukan penelitian. Dalam metode kuantitatif salah satu cara
yang bekesan untuk mendapatkan informasi dari pada responden adalah dengan menggunakan
kuesioner. Dalam penelitian kuantitatif, metode pengumpulan data dilakukan melalui
kuesioner. Pada dasarnya penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah
mendapatkan keandalan instrumen. Tahap kedua pengumpulan data menggunakan instrumen
kuesioner manajemen pendidikan karakter, prilaku dan akhlaq pelajar serta prestasi belajar
pelajar. Metode penelitian kuantitatif merupakan pedoman yang digunakan dalam rangka
melakukan analisis terhadap tujuan dan pertanyaan penelitian. Data yang terkumpul dalam
penelitian ini dianalisa dengan menggunakan teknik statistik, baik statistik deskriptif dan
statistik inferensial, statistif deskriptif digunakan untuk menyajikan data masing-masing
variabel penelitian secara tunggal, sedangkan statistika inferensial digunakan untuk menguji
pertanyaan penelitian hubungan antar variable.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan hasil analisis varians pengujian signifikansi regresi antara X2 dengan Y2,
diketahui Fhitung > Ftabel (56.080> 6,76) pada α = 0,01. Dapat disimpulkan bahwa regresi Y
atas X sangat signifikan. Harga F tuna cocok hasil perhitungan Fhitung < Ftabel (1,161 ≤ 1,47),
maka bentuk regresi Y atas X adalah liniear. Dapat disimpulkan Ŷ = 51.720+0,480X sangat
signifikan dan liniear. Regresi ini mengandung arti bahwa apabila manajemen pendidikan
karakter naik satu unit, maka perilaku dan akhlak siswa meningkat 0,480unit pada konstanta
51.720. Kekuatan hubungan antara variabel X dengan Y ditunjukkan oleh koefisien korelasi
ry2 sebesar = 0,512. Uji keberartian koefisien korelasi dengan uji t didapat harga thitung
sebesar 7.4685. Sedangkan ttabel pada α = 0,01; dk = 158 di dapat harga ttabel = 2,33.
Selanjutnya diadakan analisis terhadap koefisien determinasi. Koefisien determinasi
merupakan kuadrat dari koefisien korelasi antara variabel X dengan variabel Y. Koefisien
determinasi X dengan Y sebesar (ry2) 2 = (0,512)2 = 0,262. Ini berarti bahwa 26.2% variasi
4
yang terjadi pada perilaku dan akhlak siswa dapat dijelaskan manajemen pendidikan karakter
melalui regresi Ŷ = 51.720+0,480X.
Prestasi belajar siswa pada hakikatnya tersirat dalam tujuan pengajaran. Prestasi belajar
siswa dalam sekolah merupakan prioritas dalam pembangunan pendidikan dalam sekolah.
Rendahnya mutu pendidikan dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Di antara faktor tersebut adalah
mutu proses pembelajaran belum berkualitas dan belum mampu menciptakan proses
pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan.
Pembinaan karakter dan moral yang bermutu memiliki tiga landasan fundamental,
sebagaimana dikemukakan oleh Lickona (1992), bahwa untuk mendidik karakter dan nilai-
nilai yang baik kepada peserta didik diperlukan pendekatan terpadu antara ketiga komponen
yaitu: (1) moral knowing, yang meliputi:moral awareness, knowing moral values, perspective-
talking, moral reasoning, decison making and self-knowledge, (2) moral feeling, yang meliputi:
conscience, selfesteem, empathy, loving the good, self-control, humility, dan (3) moral action,
yang meliputi: competence, will, and habit.
KESIMPULAN
Peningkatan terhadap manajemen pendidikan karakter maka akan diikuti dengan
peningkatan perilaku dan akhlak siswa sehingga akan menghasilkan prestasi belajar siswa yang
tinggi. Dengan demikian manajemen pendidikan karakter menjadi peramal tinggi rendahnya
perilaku dan akhlak siswa, begitu pula dengan peningkatan prestasi belajar siswa. Peningkatan
terhadap perilaku dan akhlak siswa akan diikuti dengan peningkatan prestasi belajar siswa di
sekolah.
5
BAB III
PEMBAHASAN
A. PEMBAHASAN ISI JURNAL
Tingkat Prestasi Belajar Siswa Tingkat Prestasi Belajar Siswa termasuk dalam kategori
kurang baik, baik dan sangat baik. Perbedaan jawaban siswa terhadap tingkat prestasi belajar
siswa, dapat dilihat dari evaluasi dan kualitas pengajaran, prestasi belajar siswa akan tercipta
bila guru tersebut mengelola kelas dengan baik, memiliki kompetensi sebagai seorang guru.
Tingkat perilaku dan akhlak siswa yang dicapai oleh siswa tergolong dalam ketegori
kurang baik, baik dan sangat baik. Perilaku dan akhlak siswa yang ada di sekolah terbentuk
dari pergaulan siswa baik, di dalam sekolah, maupun diluar sekolah.
Tingkat manajemen pendidikan karakter termasuk dalam kategori kurang baik, baik
dan sangat baik. Perbedaan jawaban siswa terhadap tingkat manajemen pendidikan karakter,
dapat dilihat dari kemampuan dan kedisiplinan siswa dalam proses pembelajaran di
[Link] karakter yang terintegrasi dalam kegiatan pengembangan diri, artinya
berbagai hal terkait dengan karakter diimplementasikan dalam kegiatan pengembangan diri
melalui kegiatan ekstra kurikuler.
Pendidikan karakter adalah suatu usaha pengembangan dan mendidik karakter
seseorang, yaitu kejiwaan, akhlak dan budi pekerti sehingga menjadi lebih baik. Pendidikan
karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang
meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk mela sanakan
nilai-nilai tersebut. Pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan
pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Tujuannya adalah membentuk pribadi anak, supaya
menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik. Keberhasilan
pendidikan karakter di sekolah sangat ditentukan oleh manajemen pendidikan yang dijalankan
sekolah. Hal ini mensyiratkan bahwa pendidikan karakter adalah sebuah proses pembelajaran
yang tidak bisa dijalankan secara parsial dan terpisah-pisah.
Pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral
dan pendidikan akhlak. Tujuannya adalah membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia
yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik. Keberhasilan pendidikan karakter
di sekolah sangat ditentukan oleh manajemen pendidikan yang dijalankan sekolah. Hal ini
mensyiratkan bahwa pendidikan karakter adalah sebuah proses pembelajaran yang tidak bisa
dijalankan secara parsial dan terpisah-pisah.
6
B. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN JURNAL
Sistematika Penulisan ini Jurnal rapi dan bagus,Refrensi Cukup Banyak,Sudah
menjelaskan secara [Link]-prinsip dari jurnal ini juga relevan pada konsepnya,dimana
antara materi satu sama lain saling [Link] jurnal ini juga sangat membangun
yaitu mengetahui, mengkaji dan menganalisis manajemen pendidikan karakter di sekolah, serta
kesiapan guru terhadap pendidikan karakter di sekolah, yang akan membandingkan kesiapan
guru dalam manajemen pendidikan karakter. Terdapat beberapa teori-teori atau konsep yang
mengembangkan serta menambah wawasan dalam pembentukan karakter. Abstraknya sudah
mencakup secara keseluruhan materi ataupun topik-topik [Link] kata lain tanpa
pembaca memabaca isi secara keseluruhan jurnal dalam abstrak dapat kita lihat hal-hal yang
penting dari jurnal tersebut.
Menurut penulis, tidak ada yang perlu dikritik dari jurnal ini, karena cakupan yang
dimuat jurnal ini sudah cukup bagus mulai dari kemutakhiran kemutakhiran serta keterkaitan
antar materi serta [Link] ini tidak memberikan dampak negative bagi para
pembaca bahkan memberikan wawasan positif yang membangun pengembangan karakter yang
lebih pada Pendidikan karakter terutama pada materi pembentukan karakter, namun jika
berbicara tentang kekurangan jurnal ini tidak perlu diragukan karena memberikan daya tarik
untuk para pembaca dalam memiliki keinginan membacanya, dan jurnal ini sudah di rancang
sedemikian baik.
7
BAB IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Setelah menganalisa secara keseluruhan,menurut penulis jurnal penelitian ini secara
sistematika cukup bagus karena penulis telah mengikuti aturan penulisan yang benar serta
memberikan deskripsi yang detail dan mendalam tentang [Link] ini sangat bermanfaat
untuk digunakan.
B. SARAN
Penulis berharap CJR ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pembaca guna untuk
meningkatkan pencapaian dalam pembentukan berkarakter apalagi pada saat masa sekarang ini
banyak sekali arus globalisasi membuat lunturnya Pendidikan karakter. Penulis juga berharap
agar CJR yang telah dibuat tersebut bukan hanya sekedar dibaca namun untuk menindaklanjuti
hal tersebut, Serta adanya masukan yang membangun dari pembaca.
8
DAFTAR PUSTAKA
Hsb, Abd Aziz, and Darwyan Syah. "Manajemen Pendidikan Karakter di SMA (Studi
Pada SMAN dan MAN di Jakarta).