BAB V
KONSEP PERANCANGAN
5.1 Konsep Tapak
5.1.1 Entrance
Pintu keluar
mobil berada
disisi barat site
Pintu keluar
kendaraan dan
drop off
Main entrance
berada pada arah
selatan site
Gambar b :
Perspektif gerbang
Gambar a :
Tampak depan gerbang
Gambar 5.1.1 Konsep Entrance
Sumber: Analisa Pribadi, 2019
106
5.1.2 Konsep Pedestrian
Vegetasi
Sirkulasi
pejalan
kaki
Sirkulasi kendaraan
Gambar 5.1.2 Konsep Pedestrian
Sumber: Analisa Pribadi, 2019
107
5.1.3 Konsep Parkir
Konsep parkir
Gambar 5.1.3 Konsep Parkir
Sumber: Analisa Pribadi, 2019
Arah parkir mobil dan sepeda motor yaitu 45o
108
5.1.4 Konsep Klimatologi
Penggunaan
Solar Panel
pada bagian
atap bangunan
Vertikal
Garden dan
Second Skin
Pohon
Pohon sebagai penahan sinar
matahari yang masuk secara
langsung ke fasad bangunan
Pemberian Second skin dan
Vertikal garden akan
digunakan sebagai buffer sinaf
matahari langsung yang akan
masuk kedalam bangunan
Gambar 5.1.4 Konsep Antisipasi Matahari
Sumber: Analisa Pribadi, 2019
109
5.1.5 Konsep Vegetasi
Menggunakan pohon
palem pada sekitar
jalan di tengah site
Menggunakan pohon
tanjung disekeliling dan
sebagian di dalam
Tanaman pagar
american holy pada
sebagian besar area
Menggunakan pohon ketapag
kencana pada jalan
Gambar 5.1.5 Konsep Vegetasi
Sumber: Analisa Pribadi, 2019
110
5.1.6 View
Gambar 5.1.6 Konsep View
Sumber: Analisa Pribadi, 2019
View dari jalan dimanfaatkan sebagai symbol atau landmark dari pusat
pendidikan dan pelatihan pegawai negeri sipil
111
5.1.7 Zoning
Zona Semi Privat
Zona Publik Zona Privat
Gambar 5.1.7 Konsep Zoning
Sumber: Analisa Pribadi, 2019
112
5.2 Konsep Bangunan
5.2.1 Gubahan Massa
Bangunan utama
Pengurangan
Pengurangan
Pengurangan
Gambar 5.2.1 Konsep Gubahan Massa
Sumber: Analisa Pribadi, 2019
113
Bangunan Asrama
Pengurangan
Gambar 5.2.2 Konsep Gubahan Massa Asrama
Sumber: Analisa Pribadi, 2019
114
5.2.2 Konsep Struktur
1. Pondasi
Pondasi yang digunakan pada bangunan utama dan bangunan
pendukung ialah menggunakan pondasi menerus dan pondasi tiang
pancang.
Pondasi Tiang Pancang Pondasi Menerus
Pondasi Tapak
Gambar 5.2.3 Konsep Pondasi
Sumber: Analisa Pribadi, 2019
115
2. Atap dan Dinding
Konsep struktur atap banguna utama,
pendukung menggunakan atap beton
Struktur dinding menggunakan pasangan
bata dan kaca serta bahan beton dan baja
pada ruangan dan bentukan tertentu
Gambar 5.2.4 Konsep Struktur Atap dan Dinding
Sumber: Analisa Pribadi, 2019
5.2.3 Konsep Utilitas
1. Konsep Jaringan Air Bersih
Konsep yang diterapkan pada perancangan ini ialah dengan cara
memanfaatkan sistem penyediaan air bersih dari PDAM dan
menampung air hujan yang kemudian akan disalurkan kedalam bak
penampung untuk disaring/ diolah dan digunakan kembali untuk
fasilitas – fasilitas tertentu seperti kebutuhan toilet, dapur dan taman.
116
PDAM
DAPUR TOILET TAMAN
Skema 5.1 Pola Jaringan Air Bersih
2. Konsep Automatic Fire Sprinkler
Pada bangunan tertentu akan menggunakan sistem fire sprinkler
untuk membantu dalam hal timbulnya asap atau api
Gambar 5.2.5 Konsep Pola Jaringan Fire Sprinkler
117
3. Konsep Automatic Landscape Sprinkler
Pada area taman dan sekitarnya menggunakan beberapa jenis
tumbuhan dan rerumputan untuk memperindah perancangan. Adapun
sistem penyiraman yang digunakan yaitu :
Gambar 5.2.6 Konsep Pola Jaringan Landscape Sprinkler
4. Konsep Automatic Vertical Garden Sprinkler
118
Pada area bangunan terdapat vertical garden. Adapun sistem
penyiraman yang digunakan yaitu :
Gambar 5.2.7 Konsep Pola Penyiraman Vertical Garden
5. Konsep Jaringan Air Kotor
119
Sistem jaringan air kotor yang diterapkan pada perancangan ini
ialah dengan menyaring kembali air cuci dan air dari dapur untuk
digunakan kembali sebagai kebutuhan hydrant hal ini tentunya akan
mengurangi penggunaan air.
AIR CUCI AIR DAPUR
BAK PENGUMPUL
PENYARINGAN
SALURAN KOTA RESERVOAR
HYDRANT
Skema 5.2 Pola Jaringan Air Kotor
6. Konsep Penghawaan
Sistem penghawaan yang akan diterapkan pada rancangan ini ialah
dengan menggunakan udara alami, buatan (AC setempat, AC sentral
dan kipas angin yang ada dengan penempatan/ pemakaian yang
disesuaikan dengan fungsi ruang masing-masing.
Gambar 5.2.8 Penghawaan ([Link] Sentral, 2. AC Split)
120
7. Konsep Pencahayaan
Sistem pencahayaan yang diterapkan pada perencanaan ini ialah
dengan menggunakan 2 sistem yaitu dengan pencahayaan alami dan
buatan. Hal ini karena kedua sistem ini sangat perlu digunakan pada
perencanaan ini, mengefektifkan penggunaan cahaya alami pada siang
hari dan tetap menggunakan cahaya buatan pada ruang-ruang tertentu
dan cahaya buatan pada malam hari.
Menggunakan cahaya alami Menggunakan cahaya
dari jendela kaca buatan dari lampu
Gambar 5.2.9 Pencahayaan
8. Konsep Jaringan Listrik
Penggunaan energi listrik pada perancangan Pusdiklat ini ialah
menggunakan energi listrik (PLN) dan solar panel. Penggunaannya
disesuaikan dengan porsi yang sesuai dengan kebutuhan dan dengan
menambahkan Genset (Generator Set) sebagai alternatif jika terjadinya
pemadamann listrik dari PLN.
121
A. Sumber PLN dan Genset
LAMPU
GARDU
PLN PANEL
LISTRIK
DAYA
UNTUK
PERALATAN
GENSET PLN
Skema 5.3 Konsep Sumber Listrik PLN dan Genset
B. Sumber Solar Panel
Solar Panel
Inverter
Charge
Power
Controller
DC Current
DC Current AC Current
Baterai
Skema 5.4 Konsep Sumber Listrik Solar Panel
122
9. Konsep Transportasi Vertikal Pada Bangunan
Alat transportasi dalam bangunan merupakan alat yang menunjang
atau memberi fasilitas sirkulasi dalam bangunan gedung bertingkat,
serta merupakan sarana prasarana yang mempelancar manusia di
dalamnya.
Sistem sirkulasi dalam bangunan yang diterapkan pada bangunan
ini adalah dengan menggunakan sistem transportasi vertikal manual
seperti tangga dan sistem sirkulasi mekasis seperti lift.
Gambar 5.2.10 Konsep Tangga dan Lift
Sumber: Analisis, 2019
10. Konsep Sistem CCTV
Sistem pengamanan bangunan ini dilakukan dengan pengontrolan
melalui CCTV (Analogi).
Gambar 5.2.11 Konsep CCTV
Sumber: Konsep, 2019
123
11. Konsep Sistem Penangkal Petir
Sistem penangkal petir yang digunakan adalah sistem prevectron.
Gambar 5.2.12 Konsep Sistem Penangkal Petir
Sumber: Konsep, 2019
12. Konsep Pencegah Kebakaran
Beberapa peralatan pencegah kebakaran didalam bangunan secara
aktif yaitu: sprinkler, hydrant box, dan fire extinguisher.
Gambar 5.2.13 Konsep Pencegah Kebakaran
Sumber: Konsep, 2019
124
DAFTAR PUSAKA
Anonim. 2016 Fasilitas Penunjang Diklat Manajemen Kepemimpinan Pertanian
[Link] Diakses pada tanggal 09
Juli 2019
Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh 2022
Bidang Cipta Krya Kota Banda Aceh 2015- 2019 Tentang Profil Kota Banda
Aceh
Bima, Gregorius. 2014, Yogyakarta Youth Center Berkarakter Ekologis Dengan
Pendekatan Teori Visual Appropriateness
Chrisnesa, Jennifer Shellyn. 2017, Gedung Resepsi Pernikahan Dengan
Pendekatan Arsitektur Ekologis Di Yogyakarta
Diakses pada tanggal 09 Juli 2019
Fachri, Muhammd. 2017, Review Bangunan Dengan Tema Ekologis “Menara
Mesiniaga, Subang Jaya Malaysia”
Hapsari, Oktavia Elok. 2018, Analisa Penerapan Gren Building Pada Bangunan
Penddikan (Studi Kasus: Green School Bali) Jurnal Teknik Lingkungan
Vol.3 No.2 – Maret 2018 (52 – 61)
Hidayat, Asep Iwa. 2015, Model Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Kompetensi
Muda Jurnal Administrasi Pendidikan Vol no 2. Oktober 2015
[Link]
Jurnal RUAS, Volume 10 N0 2, Desember 2012, ISSN 1693-3702
Kombih, Salmudin., 2012, Laporan Tugas Akhir : Perencanaan Gedung Sarana
Periklanan di Medan, Program Sarjana Institut Teknologi Medan, Medan.
Linda, Ratnasari Khiara. 2014, Landasan Konseptual Perencanaan dan
Peraancangan Kompleks TK dan SD Di Kecamatan Kebun Tebu
Kabupaten Lampung Barat
Marzian, Sartika. 2011, Wisata Tepi Air Ulee Lheue Kota Banda Aceh
(Waterfront Architecture)
Nissa, Nurun. 2016, Arsitektur dan Lingkungan: Analisa Bangunan yang
Memerhatikan Lingkungan
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2000 Pasal 1
Tentang Pendidikan Dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil
125
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2002 Tentang
Perubah Atas Pemerintahan Nomor 100 Tahun 2000 Tentang
Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabtan Struktural
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 99 Tahun 2000 Tentang
Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil
Ratna, Nuraini. 2017, Analisa Konsep Green Roof Pada Kampus School Of Art
Design and Media NTU Singapore dan Perpustakaan UI.
Ratnasari, Khiara. 2014, Landasan Konseptual Perencanaan Dan Perancangan
Kompleks Tk dan Sd Di Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung
Barat.
Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Banda Aceh, Tahun 2009 - 2029
Statistik PNS per Desember 2018 tentang Tenaga Guru dan Kesehatan Menjadi
Fokus Pemenuhan Kebutuhan Apatur Sipil Negara
Sutrisno, R., 1984, Bentuk Struktur Bangunan Dalam Arsitektur, Gramedia,
Jakarta.
Taufiq, Fathan Muhammad. 2015, 6 Balai Diklat Mitra Bapeluh Aceh Tengah
[Link]
tengah Diakses pada tanggal 09 Juli 2019
Tumanggor, Jenny. 2015, Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Fungsional (Diklat
Fungsional) Terhadap Kinerja Pegawai PT PLN (Persero) Sektor
Pembangkitan Tarahan Lampung Tahun 2014
Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Pasal 1 Tentang
Apatur Sipil Negara
Yunita, Emma. 2012, Knsep Ekologis Pada Arsitektur di Desa Bendosari
Zoravianda, Zevina. 2014, Izin Cuti Bagi Pegawai Negeri Sipil Yang
Mencalonkan Diri Sebagai Kepala Daerah Dalam Kaitannya Dengan
Undang – Undang Apatur Sipil Negara Di Provinsi
126