LAPORAN PEMASARAN FARMASI
“Apakah Ukom Itu perlu (Dari Sisi Mahasiswa)”
Disusun oleh:
Kelompok 6
[Link] Thanaska (PO71390200050)
2. Silviya Nakhita Wulandari(PO71390200052)
[Link] Wahyu Anggraini (PO71390200054)
[Link] Azzahra (PO71390200056)
Dosen Pengampu:
Drs. Hisran, ME, Apt
D-III FARMASI
JURUSAN FARMASI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAMBI
TAHUN AKADEMIK 2022/2023
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Analisa SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) telah menjadi salah
satu alat yang berguna dalam dunia industri. Namun demikian tidak menutup kemungkinan
untuk digunakan sebagai aplikasi alat Bantu pembuatan keputusan dalam pengenalan
program-program baru di lembaga pendidikan kejuruan.
Proses penggunaan manajemen analisa SWOT menghendaki adanya suatu survei internal
tentang strengths (kekuatan) dan weaknesses (kelemahan) program, serta survei eksternal atas
opportunities (ancaman) dan threats (peluang/kesempatan). Pengujian eksternal dan internal
yang terstruktur adalah sesuatu yang unik dalam dunia perencanaan dan pengembangan
kurikulum lembaga Pendidikan.
Lingkungan eksternal mempunyai dampak yang sangat berarti pada sebuah lembaga
pendidikan. Selama dekade terakhir abad ke duapuluh, lembaga-lembaga ekonomi,
masyarakat, struktur politik, dan bahkan gaya hidup perorangan dihadapkan pada perubahan-
perubahan baru. Perubahan dari masyarakat industri ke masyarakat informasi dan dari
ekonomi yang berorientasi manufaktur ke arah orientasi jasa, telah menimbulkan dampak
yang signifikan terhadap permintaan atas program baru.
Para administrator atau pengelola sekolah kejuruan harus berperan sebagai penggagas
atau inovator dalam merancang masa depan lembaga yang mereka kelola. Strategi-strategi
baru yang inovatif harus dikembangkan untuk memastikan bahwa lembaga pendidikan akan
melaksanakan tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mendatang khusunya
pada abad 21 dan setelahnya. Untuk melakukan hal ini, antara lain dibutuhkan sebuah
pengujian mengenai bukan saja lingkun gan lembaga pendidikan itu sendiri tetapi juga
lingkungan eksternalnya (Brodhead, 1991)
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan
Tujuan utama dari analisis SWOT adalah untuk meningkatkan kesadaran akan faktor-
faktor yang digunakan untuk membuat keputusan bisnis atau menetapkan strategi bisnis.
Untuk melakukan ini, SWOT menganalisis lingkungan internal dan eksternal dan faktor-
faktor yang dapat mempengaruhi kelangsungan keputusan.
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Analisis Swot
Analisa SWOT adalah singkatan yang berasal dari empat elemen dalam metode analisis
ini, yakni Strength yang berarti kekuatan, Weakness yang berarti kelemahan, Opportunities
yang berarti kesempatan, dan Threats yang berarti ancaman.
Dengan demikian, analisa SWOT dapat kita artikan sebagai sebuah teknik perencanaan
strategi maupun penyelesaian masalah yang dapat kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari,
khususnya untuk keperluan bisnis tertentu atau suatu proyek. Metode ini menekankan pada
pentingkan peran faktor internal maupun faktor eksternal guna menyusun strategi
perencanaan ide dan penyelesaian masalah secara efektif,
2.2 Tujuan Utama analisis SWOT
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kelangsungan keputusan. [Link]
menjelaskan beberapa tujuan utama dari analisis SWOT adalah untuk:
1. Mampu membuat analisis yang merangkum faktor internal dan eksternal.
2. Mampu mengidentifikasi risiko dan masalah yang perlu dipecahkan.
3. Mampu menetapkan prioritas manajemen.
4. Mengurangi kesalahan faktual, manajemen, atau pemasaran.
5. Melakukan perkiraan penjualan yang realistis berdasarkan kondisi pasar dan evaluasi
potensi pertumbuhan bisnis.
6. Membantu organisasi menentukan apakah memerlukan bantuan dari luar profesional
hukum, keuangan, pemasaran, atau manajemen.
7. Menciptakan pengembangan produk atau layanan [Link] keputusan
perekrutan, promosi atau sumber daya manusia lainnya.
8. Mengevaluasi dan meningkatkan peluang dan kinerja layanan pelanggan.
9. Menetapkan strategi bisnis untuk meningkatkan daya saing atau meningkatkan kinerja
bisnis.
10. Melakukan investasi dalam teknologi, lokasi geografis, atau pasar
2.3 Manfaat Analisis SWOT
1. Ubah Kelemahan Menjadi Kekuatan
Analisis SWOT memberikan model yang terperinci dan terorganisir untuk mengevaluasi sifat
terbaik organisasi dan kekurangan saat ini. Hal ini dapat membantu mengidentifikasi beberapa
kelemahan untuk dihilangkan atau diubah menjadi kekuatan.
2. Minimalkan Kerugian
Tujuan sebagian besar bisnis adalah meminimalkan kerugian, baik dalam jangka pendek
maupun jangka panjang. Misalnya, perusahaan dapat mengurangi kerugian finansial dengan
mengevaluasi manfaat dan kerugian dari berinvestasi dalam teknologi baru.
3. Lebih Memahami Ancaman dan Peluang Eksternal
Analisis SWOT membantu menentukan ancaman dan peluang yang paling umum di industri,
membuat pekerja industri lebih siap untuk meminimalkan ancaman atau memanfaatkan
peluang di masa depan.
2.4 Analisis Swot
“Apakah Ukom Itu perlu (Dari Sisi Mahasiswa)”
ANALISIS SWOT ANTAR FAKTOR
KETERANGAN ANGKA RATING
Strength (S) Weakness (W)
STP = Sangat Tidak Penting STP = Sangat Tidak Penting
TP = Tidak Penting TP = Tidak Penting
S = Sedang S = Sedang
P = Penting P = Penting
SP = Sangat Penting SP = Sangat Penting
Oppurtunity (O) Treats (T)
SK = Sangat Kecil SK = Sangat Kecil
K = Kecil K = Kecil
S = Sedang S = Sedang
B = Besar B = Besar
SB = Sangat Besar SB = Sangat Besar
Tabel rating dan perhitungan score faktor internal kekuatan
ANALISIS FAKTOR INTERNAL
A. STRENGTH (S)
Ratin Score
No Faktor (1) (2) (3) (4) Bobot
g
Dengan adanya ukom 3 1,14
membuat mahasiswa
1 5 3 3 4 3,75 0,38
lebih terpacu dalam
belajar
Menjadi tolak ukur 1 0,26
pengetahuan dan
2 keterampilan 2 2 2 4 2,5 0,26
mahasiswa sesuai
dengan profesi
Hanya melalui ukom 2 0,72
3 untuk mendapat surat 1 4 4 5 3,5 0,36
izin praktek
∑ 9,75 1 2,12
Tabel rating dan perhitungan score faktor internal kelemahan
B. WEAKNESS (W)
Rati Score
No Faktor (1) (2) (3) (4) Bobot
ng
Jika tidak lulus
UKOM gaji saat
1 3 4 4 5 3 0,37 3 1,11
bekerja tidak
memiliki patokan
Tingginya passing 0,3
2 2 3 3 5 3,25 0,3 1
grade nilai ukom
Jika tidak lulus 0,64
ukom maka saat
3 3 3 4 4 3,5 0,32 2
bekerja di anggap
tidak Legal
∑ 9,75 1 2,05
Tabel rating dan perhitungan score faktor eksternal peluang
ANALISIS FAKTOR EKSTERNAL
A. OPPORTUNITY (O)
(3 Bobot Ratin
No Faktor (1) (2) (4) Score
) g
Dianggap sudah
1 3 3 4 5 3,75 0,48 1 0,48
perkompentensi
Dengan lulus ukom kita
2 mudah mendapatkan 4 4 5 3 4 0,52 2 1,4
perkejaan
∑ 7,75 1 1,88
B. TREATS (T)
No Faktor (1) (2) (3) (4) Bobot Rating Bobot
Tidak di akui sebagai anggota 0,54
1 PAFI (persatuan ahli farmasi 2 4 3 4 3,25 1 0,54
indonesia)
Ukom merupakan satu- 0,45
satunya cara untuk
2 2 2 4 3 2,75 2 0,9
mendapatkan surat izin
praktek
∑ 6 1 1,44
Tabel rating dan perhitungan score faktor eksternal ancaman
TOTAL SKOR
Strength (S) Weakness (W) Opportunity (O) Treats (T)
2,12 2,05 1,88 1,44
Kekuatan – kelemahan = 2,12 – 2,05 = 0,07
Peluang – ancaman = 1,88 – 1,44 = 0,44
Jadi analisa SWOT pada “apakah UKOM itu perlu dari sisi mahasiswa” terletak pada
kuadran I karena pada perhitungan selisih memiliki satu hasil +,+ .
kuadran I yang artinya merupakan situasi yang sangat menguntungkan, strategi yang
diterapkan adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif
karena berada dikuadran I berarti kita mengali kekuatan dengan peluang
Kekuatan
1) Dengan adanya ukom membuat mahasiswa lebih terpacu dalam belajar
2) Menjadi tolak ukur pengetahuan dan keterampilan mahasiswa sesuai dengan
profesi
3) Hanya melalui ukom untuk mendapat surat izin praktek
Peluang
1) Dianggap sudah perkompentensi
2) Dengan lulus ukom kita mudah mendapatkan perkejaan
Strategi Baru
1) UKOM Menjadi tolak ukur pengetahuan dan keterampilan mahasiswa sesuai
dengan profesi , dengan lulus UKOM kita di anggap sudah berkompetensi,
maka strategi yang harus dilakukan kita harus mempersiapkan diri dengan baik
untuk UKOM
2) Hanya melalui ukom untuk mendapat surat izin praktek , sehingga denga lulus
UKOM kita lebih mudah mendapatkan pekerjaan, sehingga kita harus berusaha
agar lulus dalam UKOM
Strategi Mhs Mhs Mhs Mhs Bobot Score
1 2 3 4
UKOM Menjadi tolak ukur 3 3 4 5 3,75 0,54
pengetahuan dan keterampilan
mahasiswa sesuai dengan profesi ,
dengan lulus UKOM kita di anggap
sudah berkompetensi, maka strategi
yang harus dilakukan kita harus
mempersiapkan diri dengan baik
untuk UKOM
Hanya melalui ukom untuk mendapat 3 2 4 4 3,25 0,46
surat izin praktek , sehingga denga
lulus UKOM kita lebih mudah
mendapatkan pekerjaan, sehingga kita
harus berusaha agar lulus dalam
UKOM
∑= 7
BAB 3
KESIMPULAN
Berdasarkan analisa SWOT yang telah dilakukan, maka di dapatlah score dari strategi
yang kita susun , berdasarkan score strategi yang telah dihitung maka strategi yang pling tepat
dilakukan adalah “UKOM Menjadi tolak ukur pengetahuan dan keterampilan
mahasiswa sesuai dengan profesi , dengan lulus UKOM kita di anggap sudah
berkompetensi, maka strategi yang harus dilakukan kita harus mempersiapkan diri
dengan baik untuk UKOM”