0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan6 halaman

Penjaminan Kualitas Data Statistik BPS

Dokumen ini membahas deklarasi kualitas survei sosial ekonomi nasional (Susenas) Maret 2016 dan 2017 oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Tujuannya adalah mengetahui tingkat kualitas output statistik Susenas, mengetahui kelebihan dan kekurangan, serta mendeklarasikan kualitas statistik kepada pengguna data. Kualitas diukur berdasarkan 6 dimensi yaitu relevansi, akurasi, aktualitas, aksesibilitas, ko

Diunggah oleh

Firdaus Adam
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan6 halaman

Penjaminan Kualitas Data Statistik BPS

Dokumen ini membahas deklarasi kualitas survei sosial ekonomi nasional (Susenas) Maret 2016 dan 2017 oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Tujuannya adalah mengetahui tingkat kualitas output statistik Susenas, mengetahui kelebihan dan kekurangan, serta mendeklarasikan kualitas statistik kepada pengguna data. Kualitas diukur berdasarkan 6 dimensi yaitu relevansi, akurasi, aktualitas, aksesibilitas, ko

Diunggah oleh

Firdaus Adam
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BADAN PUSAT STATISTIK

Deklarasi Kualitas Susenas Maret 2016, 2017

ABSTRAKSI

Seiring peningkatan kebutuhan akan data/informasi statistik yang dihasilkan BPS, BPS berkewajiban harus
memberi jaminan kepada para pengguna bahwa data/ informasi tersebut mampu memenuhi kebutuhan pengguna,
sesuai dengan kaidah perstatistikan, dan juga telah memenuhi persyaratan-persyaratan yang harus dilakukan dalam
proses produksinya. Sehingga para pengguna dengan penuh keyakinan dapat memanfaatkan data/informasi tersebut
dalam beragam kebutuhan mereka.

Selain sebagai amanah Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 (tentang Statistik) kepada BPS sebagai lembaga
penyedia data, penjaminan kualitas telah menjadi kebulatan tekad seluruh aparatur BPS (pusat maupun daerah)
yang tercantum dalam visi dan misi BPS. Dalam visinya, BPS bertekad menjadi pelopor data statistik
TERPERCAYA untuk semua pihak. Untuk mewujudkan visi tersebut, salah satu misi yang dilaksanakan adalah
meningkatkan KUALITAS pelayanan data statistik untuk semua pihak. Upaya tersebut semakin diperkuat dalam
tahap implementasi yaitu terwujudnya Penjaminan Kualitas Data Statistik, sebagai tujuan utama dalam program
Reformasi Birokrasi pada Area Perubahan ke-empat (Penataan Tata Laksana).

Kualitas suatu output statistik dapat ditinjau dari berbagai sudut pandang/dimensi, untuk itu pengukuran kualitas
ditentukan melalui pemenuhan sekumpulan dimensi kualitas (Statistik Korea, n.d.:10; Helfert & Foley, 2009:187).
Penggunaan dimensi kualitas pada setiap NSO berbeda-beda disesuaikan dengan kondisi negara yang
bersangkutan. Ada 6 (enam) dimensi kualitas output statistik yang digunakan oleh BPS meliputi relevance
(relevansi), accuracy (akurasi), timeliness (aktualitas) & punctuality (tepat waktu), acessibility (aksesibilitas),
coherence (koherensi) & comparability (keterbandingan), interpretability (interpretabilitas).

Seperti yang telah dikemukaan bahwa kualitas suatu output statistik dapat ditinjau dari berbagai sudut
pandang/dimensi, maka bertolak dari dimensi dan indikator kualitas output statistik yang telah ditetapkan,
disusunlah instrumen pengukuran kualitas output statistik yang digunakan untuk mengukur kualitas output kegiatan
statistik yang dilakukan oleh BPS. Penyusunan instrumen pengukuran kualitas output statistik berdasarkan best
practices dari NSO-NSO lain yang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan BPS. Dalam instrumen tersebut
tidak hanya menyajikan persyaratan-persyaratan standar kualitas yang harus dipenuhi dalam suatu [Link]
mencapai level kualitas tertentu, juga terdapat pembagian level kualitas menjadi 4 (empat) level (statistik
berkualitas, dapat diterima, dipertanyakan, dan buruk). Hal ini sangat penting untuk mengetahui capaian kualitas
dari suatu output statistik di BPS antar periode pengukuran. Informasi tersebut sangat bermanfaat sebagai bahan
evaluasi maupun perencanaan bagi penjaminan kualitasstatistik di BPS.

Partisipasi para subject matter BPS dalam pengisian pengukuran kualitas data BPS sangatdibutuhkan dalam upaya
menyampaikan penjaminan kualitas data BPS kepada para pengguna. Salah satu hasil dari pengisian pengukuran
kualitas data ini berupa deklarasi kualitas yang dapat diakses oleh publik dalam website SIQAF BPS.

TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN

1. Mengetahui capaian kualitas dari output statistik yang diukur;


2. Mengetahui kelebihan dan kelemahan dari output statistik tersebut, baik menurut dimensi kualitas maupun
tahapan GSBPM;
3. Mendeklarasikan kualitas statistik kepada pengguna.

Penanggung Jawab Kegiatan

PENYELENGGARA
Subdit. Konsistensi Statistik

PENANGGUNG JAWAB MASALAH TEKNIS


Subdit. Konsistensi Statistik

PENANGGUNG JAWAB METODE PENGUMPULAN DATA


Subdit. Konsistensi Statistik

PENANGGUNG JAWAB METODE PENGOLAHAN DATA


Subdit. Konsistensi Statistik

PENANGGUNG JAWAB DISEMINASI DATA

PENANGGUNG JAWAB SUMBER DANA


Subdit. Konsistensi Statistik

Informasi Pengumpulan Data

FREKUENSI KEGIATAN
Lainnya

RIWAYAT KEGIATAN

Kegiatan ini belum pernah dilakukan sebelumnya

PERUBAHAN YANG TERJADI DARI KEGIATAN SEBELUMNYA

FREKUENSI PENGUMPULAN DATA

- Lainnya

TIPE PENGUMPULAN DATA


Cross Sectional

INDIKATOR PENGUMPULAN DATA LONGITUDINAL


REFERENSI YANG DIGUNAKAN

1. Handbook BPS-QAF
2. Panduan teknis pengukuran kualitas statistik

KLASIFIKASI YANG DIGUNAKAN


-@-@-@-

JADWAL KEGIATAN
Metodologi

CARA PENGUMPULAN DATA


Survei

JENIS RANCANGAN SAMPEL


Single Stage/Phase

METODE PEMILIHAN SAMPEL STAGE TERAKHIR


Sampel non-probabilitas

METODE PEMILIHAN SAMPEL PROBABILITAS

Rancangan Sampel Probabilitas

KERANGKA SAMPEL

KESELURUHAN FRAKSI SAMPEL (OVERALL SAMPLING FRACTION)

PERKIRAAN SAMPLING ERROR

ALOKASI SAMPEL

CAKUPAN WILAYAH
Sebagian kabupaten/kota

WILAYAH KEGIATAN

---

UNIT OBSERVASI

Kegiatan Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS)

CAKUPAN RESPONDEN

Pelaksana Kegiatan Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS)

MENGGUNAKAN DATA SEKUNDER DARI UNIT KERJA/INSTANSI LAIN


Tidak
Pengumpulan Data

METODE PENGUMPULAN DATA

MELAKUKAN PILOT STUDY


Ya

INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN

Instrumen Pengukuran Kualitas

PETUGAS PENGUMPULAN DATA

- Staf

JUMLAH PETUGAS PENGUMPULAN DATA


Pengawas/Kortim 1 Orang
Pencacah 5 Orang
MENGADAKAN PELATIHAN PETUGAS
Tidak

METODE UNTUK MENGETAHUI KINERJA PENGUMPULAN DATA

- Lainnya

PENYESUAIAN NON RESPON


Tidak Ada Penggantian Sampel

Pengolahan Data

UNIT KERJA YANG MELAKUKAN PENGOLAHAN

- Sendiri

METODE PENGOLAHAN

- Verifikasi

TEKONOLOGI/APLIKASI YANG DIGUNAKAN

Aplikasi berbasis Web

Estimasi dan Analisis

METODE ESTIMASI YANG DIGUNAKAN

KOMPOSISI DAN PENIMBANG

METODE ANALISIS
Analisis Diskriptif

UNIT ANALISIS

Hasil Pengukuran Kualitas Susenas Tahun 2016

SUMBER DATA ALTERNATIF UNTUK ANALISIS

ADA UNIT KERJA LAIN YANG MENGGUNAKAN DATA INI


Tidak

Kualitas dan Interpretasi Data

PERLAKUAN TERHADAP OUTLIER, SECARA UMUM


Lainnya

RELIABILITAS DATA

PENINGKATAN KUALITAS DATA

Pemantauan dari Evaluator dan verifikator

PERBANDINGAN DATA
2

METODE REVISI DATA

INFORMASI TENTANG KUALITAS DATA

Evaluasi

MELAKUKAN STUDI EVALUASI


Ya

REKOMENDASI UNTUK YANG AKAN DATANG

Diseminasi

TAHUN DATA YANG DIDISEMINASIKAN


s.d.

DATA YANG DIDISEMINASIKAN DIBEDAKAN MENURUT JENIS KELAMIN


Tidak

LEVEL PENYAJIAN SAMPAI DENGAN TINGKAT

DIBEDAKAN MENURUT DAERAH PERKOTAAN/PERDESAAN


Tidak

DATA/VARIABEL YANG TIDAK BISA DIBERIKAN KEPADA PIHAK PENGGUNA DATA


Aksesibilitas

Direktorat Diseminasi Statistik


bpshq@[Link], [Link]

Persyaratan dan Penolakan

PERSYARATAN
Pengguna data harus menyebutkan nama kegiatan:
Deklarasi Kualitas Susenas Maret 2016, 2017

PENOLAKAN
Pengguna data mengakui bahwa BPS tidak bertanggung jawab atas penggunaan data atau interpretasi atau
kesimpulan berdasarkan penggunaan data apabila tidak diketahui atau tidak dikonsultasikan dengan BPS.

Anda mungkin juga menyukai