Perancangan Kantor DPUPR Kota Serang
Perancangan Kantor DPUPR Kota Serang
Program Studi S1 Desain Interior, Fakultas Industri Kreatif, Universitas Telkom, Bandung, 2019
Frylqat12@[Link], imtihanhanum9@[Link], djmurdowo@[Link]
ABSTRAK
Di Indonesia, tepatnya di Kota Serang, Banten terdapat Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang yang merupakan kantor dari pemerintah pusat yakni Kementrian Pekerjaan Umum,
kehadirannya sangat memberikan warna terhadap pelayanan publik. Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang adalah perangkat daerah yang diserahkaan wewenang, tugas dan tanggung jawab untuk
melaksanakan otonomi daerah dalam bidang pekerjaan umum.
Namun demikian hasil wawancara, kuesioner, observasi dan studi lapangan Kantor Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Serang masih ditemukan adanya kekurangan seperti
identitas kantor di seluruh area bangunan, ruang kantor yang sempit, area bekerja yang tidak nyaman,
penataan tata letak furnitur maupun perabot yang belum optimal serta fasilitas penunjang yang tidak
tersedia di kantor ini. Dampak dari kekurangan ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pegawai saat
bekerja maupun saat kedatangan tamu. Berdasarkan hal di atas maka dibutuhkan perancangan baru agar
ukuran ruang kantor sesuai dengan standar, tempat penyimpanan didesain agar dokumen dapat
tersimpan dengan rapi, penataan furniture dan perabot kantor ditata dengan optimal sehingga zonasi
sesuai alur aktifitas, serta tersedianya fasilitas penunjang di kantor sesuai dengan kebutuhan pegawai
maupun pengunjung yang datang.
ABSTRACT
In Indonesia, precisely in the city of Serang, Banten, there is the Office of Public Works and
Spatial Planning which is an office of the central government, namely the Ministry of Public Works,
whose presence greatly gives color to public services. The Public Works and Spatial Planning Agency is
a regional apparatus authorized, tasked with and responsible for implementing regional autonomy in
the field of public works.
However, the results of interviews, questionnaires, observation and field studies of the Public
Works and Spatial Planning Office of Serang City still found deficiencies such as office identity in all
areas of the building, narrow office space, uncomfortable work areas, arrangement of furniture and
furniture layout. not yet optimal and supporting facilities that are not available in this office. The impact
of these shortcomings can cause inconvenience to employees while working or when guests arrive.
Based on the above, new design is needed so that the size of office space is in accordance with the
standard, the storage is designed so that documents can be stored neatly, structured furniture and office
furniture are arranged optimally so that zoning is in line with the activity flow, as well as the
availability of supporting facilities in the office according to employee needs and visitors who come.
1. Pendahuluan
Kantor merupakan bagian dari organisasi yang menjadi pusat kegiatan administrasi dan
pengendalian kegiatan pengolahan data atau informasi, yang dalam operasionalnya memerlukan
kantor sebagai tempat konsentrasi pimpinan dan pegawai untuk melakukan aktivitas manajemen.
Setiap kantor memerlukan fasilitas ruang untuk penyusunan tempat kerja dan alat perlengkapan
kantor yang baik agar pegawai betah dalam bekerja dan produktif. Kantor sebagai tempat
diselenggarakannya pekerjaan dinas di dalamnya terdapat pegawai, perabotan kantor, mesin kantor,
dan alat-alat kantor. Tata ruang kantor tidak hanya menempatkan perlengkapan dan peralatan pada
suatu kantor, tetapi tata ruang kantor harus dapat digunakan untuk mengatur dan memudahkan
pergerakan alur kerja pegawai dari satu ruangan keruangan yang lain.
Di Kota Serang, Banten terdapat kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang
merupakan kantor dari pemerintah pusat yakni Kementrian Pekerjaan Umum, kehadirannya sangat
memberikan warna terhadap pelayanan publik. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang adalah
perangkat daerah yang diserahkan wewenang, tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan
otonomi daerah dalam bidang pekerjaan umum. Untuk mewujudkan tujuan pekerjaan pemerintahan
yang berkualitas diperlukan manajemen sumber daya manusia yang handal dan sarana prasarana
yang memadai.
Untuk menunjang agar Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dapat berfungsi
sebagai kantor ideal harus ada tunjangan sarana dan prasarana kantor yang sesuai standar. Instansi
pemerintah memiliki SK No: 29/PRT/M/2006 yang menitik beratkan sebuah kantor kepada
persyaratan yang berhubungan fisik bangunan kantor, prasarana kantor, dan penyesuaian dengan
persyaratan tata ruang kota karena persyaratan kantor ini menyatu dengan persyaratan gedung
secara umum. Disamping itu untuk mendapatkan standar Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang yang baik maka dilakukan studi banding antara Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang Kota Serang, Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kota Cilegon dan Kantor Dinas
Pekerjaan Umum Kota Bandung.
Namun demikian hasil wawancara, kuesioner, observasi dan studi lapangan Kantor Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Serang masih ditemukan adanya kekurangan seperti
identitas kantor di seluruh area bangunan, ruang kantor yang sempit, area bekerja yang tidak
nyaman, penataan tata letak furniture maupun perabot yang belum optimal serta fasilitas penunjang
yang tidak tersedia di kantor ini. Dampak dari kekurangan ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan
pegawai saat bekerja maupun saat kedatangan tamu. beberapa kelemahan tersebut sudah tidak dapat
dilakukan di area kantor eksisting. Untuk itu perlu dilakukan perancangan baru sehingga ukuran
ruang kantor harus sesuai dengan standar, tempat penyimpanan didesain agar dokumen dapat
tersimpan dengan rapi, penataan furniture dan perabot kantor ditata dengan optimal sehingga zonasi
sesuai alur aktifitas, serta tersedianya fasilitas penunjang di kantor sesuai dengan kebutuhan
pegawai maupun pengunjung yang datang.
A. Ruang Utama
Kerja Jabatan
R. R. R. R. R. R. R. R. Jml Catatan
an
1 Menteri/Ket 28.00 40.00 40.00 60.00 20.00 15.00 24.00 14.00 6.00 247.0 8 [Link]
2 Wakil Ketua 16.00 14.00 20.00 18.00 10.00 10.00 15.00 10.00 4.00 117.0 5 jabatan
3 Eselon IA/ 16.00 14.00 20.00 18.00 10.00 10.00 15.00 10.00 4.00 117.0 5 gkan
Anggota 0 berdasarka
Dewan n jumlah
4 Eselon IB 16.00 14.00 20.00 9.00 5.00 7.00 4.40 5.00 3.00 83.40 2 personel
5 Eselon IIA 14.00 12.00 14.00 12.00 5.00 7.00 4.40 3.00 3.00 74.40 2 @2,2–3
6 Eselon IIB 14.00 12.00 10.00 6.00 5.00 5.00 4.40 3.00 3.00 62.40 2 m2/
sesuai
Toilet
8 Eselon IIIB 12.00 6.00 3.00 bersama 21.00 0
dengan
tingkat
jabatan
dan
kebutuhan
dari
masing-
masing
K/L
B. Ruang Penunjang
6 WC/Toilet 2 m2/25 orang Pemakai Pejabat Eselon V sd Eselon III dan seluruh staf
Keterangan:
Standar luas ruang tersebut di atas merupakan acuan dasar yang dapat disesuaikan
berdasarkan fungsi/sifat tiap eselon/jabatan.
Luas ruang kerja untuk Satuan Kerja dan Jabatan Fungsional dihitung tersendiri sesuai
dengan kebutuhan di luar standar luas tersebut di atas.
Untuk bangunan gedung kantor yang memerlukan ruang-ruang khusus atau ruang
pelayanan masyarakat, seperti Kantor Pelayanan Pajak, Kantor Pelayanan
[Pick the date] Page 5
ISSN : 2355-9349 e-Proceeding of Art & Design : Vol.6, No.2 Agustus 2019 | Page 2548
2. Ruang Kerja Staff 30-36 76,2-91,4 Ergonomi Zona sirkulasi satu orang
E 18-24 45,7-61,0
F 30-36 76,2-91,4
T 10-12 25,4-30,5
3. Identitas Kantor
[Pick the date] Page 7
ISSN : 2355-9349 e-Proceeding of Art & Design : Vol.6, No.2 Agustus 2019 | Page 2550
3.1 Tugas Pokok dan Tujuan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Serang
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mempunyai tugas pokok melaksanakan
urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar pekerjaan umum dan
penataan ruang serta urusan pemerintahan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan
dasar pertanahan. Serta terdapat beberapa tujuan dari Kantor DPUPR Kota Serang, antara
lain sebagai berikut :
Untuk meningkatkan ketatalaksanaan, kelembagaan serta meningkatkan kinerja
pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kelembagaan.
Untuk membangun, memelihara dan meningkatkan prasarana dan sarana jalan dan
jembatan.
Untuk meningkatkan pelayanan ketersediaan Sumber Daya Air Baku.
Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas prasarana jalan lingkungan dan gedung
Pemerintahan.
3.2 Visi dan Misi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Serang
a. Visi : Terdepan dalam pelayanan, handal dalam penyediaan sarana dan prasarana.
b. Misi :
Menyelenggarakan tata laksana pemerintahan yang baik dan benar serta meningkatkan
SDM Aparatur.
Memenuhi kebutuhan prasarana jalan dan sembatan yang nyaman untuk memperlancar
transportasi guna meningkatkan perekonomian masyarakat.
Memenuhi kebutuhan Sumber Daya Air dan Irigasi Masyarakat Kota Serang.
Memenuhi Prasarana dan Sarana dasar perumahan, pemukiman dan gedung pada
kawasan perkotaan berlandaskan atas manfaat, keselamatan, keseimbangan serta
keserasian bangunan dan lingkungan.
Pada denah khusus lantai 1 meliputi Lobby, 3 Ruang Tamu, Ruang Kerja Bidang Bina
Marga, dan Ruang Rapat.
Dan pada denah khusus lantai 2 meliputi Ruang Kepala Dinas (KADIS).
Secara keseluruhan Perancangan Kantor DPUPR Kota Serang ini menggunakan sistem
penghawaan alami dan buatan. Akan tetapi sistem penghawaan buatan yang diterapkan lebih
dimaksimalkan, agar suhu ruangan lebih stabil dan dapat berpengaruh pada kenyamanan
pengguna bangunan Kantor DPUPR Serang. Untuk penghawaan buatan pada bangunan ini
menggunakan sistem AC Cassett dan AC Split.
AC Cassette
AC Split
Area Ruang Kerja Kepala Dinas (KADIS)
a. Benda
Pada perancangan interior kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
menggunakan sistem keamanan berupa apar alat pemadam api ringan, sprinkler dan
smoke detector pada ceiling disetiap ruangan. Keberadaan sistem keamanan benda
seperti ini diperlukan bila sewaktu-waktu terjadi musibah atau hal yang tidak
diinginkan dapat segera teratasi dengan baik.
b. Manusia
Sistem keamanan berupa keberadaan seorang penjaga atau security pada pintu
masuk kantor, dan setiap lantainya.
c. Bangunan
Penerapan sistem keamanan pada bangunan berupa pemberian tangga darurat untuk
kemudahan evakuasi pengguna kantor saat terjadi musibah atau bencana alam.
KERAMIK
MOTIF KAYU
PADA AREA
MEETING KERAMIK MOTIF
ROOM KAYU
GRANIT ABU-ABU
PADA AREA
LOBBY
KERAMIK
MOTIF KAYU
PADA AREA
KERJA KADIS KERAMIK MOTIF
PADA AREA
TOILET
Menggunakan granit abu-abu memberikan kesan mewah, bersih, luas, dan untuk
menandai area public seperti lobby. Dan menggunakan keramik motif kayu agar
nyaman dipijak, tidak berisik dan menandai area private seperti ruang kerja bidang
bina marga dan ruang kerja kadis. Serta menggunakan keramik motif sedikit bertekstur
pada area toilet agar lantai tidak licin.
b. Pola dinding pada bagian area ruang untuk tamu dan area ruang kerja bina marga
menggunakan bata exposed dengan finishing cat tembok warna putih.
c. Pola dinding pada bagian area kerja ruang kadis menggunakan bata exposed dengan
finishing cat tembok warna putih (pada dinding area kadis), menggunakan
wallpaper (pada dinding area tamu) dan menggunakan keramik (pada dinding
kamar mandi).
d. Pola dinding pada bagian area ruang rapat menggunakan bata exposed dengan
finishing cat tembok warna krem dan menggunakan wallpaper motif kayu pada
dinding bagian untuk layar proyektor.
Dinding
dengan
finishing
wallpaper
motif kayu
Dinding bata
dengan fin.
cat tembok
warna krem
LAMPU TL
DROP CEILING
DIBERI LAMPU
LED LAMPU
DOWNLIGHT
5.2 Saran
Dalam proses perancangan ini tidak lepas dari kendala, sehingga terdapat beberapa saran dan
harapan baik untuk perancang maupun pembaca.
a. Diharapkan melalui laporan perancangan interior Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang di Kota Serang ini dapat memberi wawasan bagi pembaca dalam proses
perancangan dengan menggali aktivitas, fasilitas, serta tata ruang kerjanya.
b. Pembaca dapat menjadikan laporan ini sebagai referensi dalam proses perancangan
Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang kedepannya.
DAFTAR PUSTAKA
Buku Human Dimension. “Ilustrasi Pencahayaan Alami”, “Ilustrasi Pencahayaan Umum Langsung”,
“Ilustrasi Pencahayaan Setempat”
Rancangan standar sarana dan prasarana pendidikan tinggi program pasca sarjana dan profesi BSNP,
2011:28
Julius, Panero Julius (2003:171). “Macam-macam Penataan Perabot beserta Standarisasi Dimensi
Perabot Perkantoran”
Buku Human Dimension. “Pos Kerja Dasar dengan Tempat Duduk Tamu”, “Pos Kerja Dasar dengan
Tempat Duduk Tamu” (hal.176).
J. Linschoten dan Mrs. Mansyur (Hasan Mohammad, 2009). “Psikologis Terhadap Warna”
Buku Human Dimension. “Zona Sirkulasi Satu Orang” (hal.178), “Zona Sirkulasi Dua Orang” (hal.
179), “Meja Rapat berbentuk Bujursangkar” (hal. 193), “Standar Ergonomi Meja Resepsionis”
(hal.189), “Ergonomi Ruang Tamu” (hal.190)
Website Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kota Serang. “Gambaran Umum Dinas Pekerjaan Umum”,
“Struktur Organisasi Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kota Serang”, [Link]
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 38/PRT/M/2007. “Pedoman Pola Klasifikasi Arsip (PKA)
Departemen Pekerjaan Umum”