KATA PENGANTAR
Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran tidak mengenal kata “selesai”, begitu
juga upaya meningkatkan kualitas soal yang mendorong pada keterampilan berpikir tingkat
tinggi dan bernalar terus dilakukan. Salah satunya melatih dan mengkaji ulang soal-soal
yang menumbuhkan daya pikir dan daya nalar peserta didik dalam pembelajaran. Melalui
latih kaji soal-soal Fikih yang berdimensi pada kurikulum 2013 diharapkan dapat diketahui
kualitas pembelajaran mata pelajaran Fikih itu sendiri. Sejumlah variasi dan tingkat
kesulitan soal yang disuguhkan dalam modul ini menuntut peserta didik untuk berpikir
tinggi dan bernalar yang merupakan karakter esensi dari kurikulum 2013.
Respon tindakan yang cerdas, cerdik, kreatif dan berakhlak mulia untuk proses
kegiatan belajar mengajar yang memberikan pendampingan pada kesiapan menghadapi
penilaian akhir madrasah menjadi mutlak dilakukan. Program dan rencana kerja detail
harus didesain dan terencana dengan apik. Sehubungan dengan hal tersebut, tim MGMP
kabupaten Malang melakukan beberapa kreatifitas dan tindakan cerdas berkelanjutan
untuk meningkatkan kualitas peserta didik dengan menerbitkan Modul Pembelajaran Fikih
kelas VIII. Modul ini diharapkan menjadi sumber belajar yang direkomendasikan bagi
peserta didik dalam mempersiapkan diri menghadapi Penilaian Akhir Semester (PAS)
melalui beberapa paket uji kompetensi peserta didik.
Harapan kami, Modul Pembelajaran Fikih kelas VIII ini bermanfaat bagi guru,
peserta didik dan orang tua pada saat mendampingi putra-putrinya dalam belajar. Semua
peserta didik dapat mempersiapkan diri dengan meningkatkan porsi belajar untuk
menghadapi Penilaian Akhir Semester (PAS) sehingga dapat memperoleh hasil terbaik
sebagaimana yang diharapkan. Kritik dan saran senantiasa kami harapkan dari semua
pihak untuk perbaikan penyusunan Modul Pembelajaran Fikih kelas VIII untuk peserta didik
di tahun yang akan datang.
Penulis
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 1
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR …………………………………………………………………….. 1
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………… 2
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ……………………………………………………………. 4
B. Deskripsi Singkat ………………………………………………………….. 4
C. Tujuan Pembelajaran …………………………………………………… 5
D. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar …………………………. 5
E. Relevansi dan Manfaat …………………………………………………… 6
F. Petunjuk Penggunaan Modul ………………………………………….. 6
BAB II SUJUD SAHWI, SYUKUR DAN SUJUD TILAWAH
A. Kompetensi Dasar …………………………………………………………. 7
B. Materi Pokok ………………………………………………………………… 7
C. Ketentuan Sujud…..………………………………………………………… 7
1. Sujud Sahwi ………………………………………………………………… 7
2. Sujud Syukur ………………………………………………………………. 9
3. Sujud Tilawah ……………………………………………………………… 12
D. Rangkuman …………………………………………………………………. 16
E. Latihan Tugas ………………………………………………………………. 18
F. Tes Mandiri ………………………………………………………………….. 20
G. Lembar Kerja ………………………………………………………………. 25
BAB III DENGAN BERZAKAT JIWA DAN HARTA MENJADI BERSIH
A. Kompetensi Dasar .................................................................................. 26
B. Materi pokok ........................................................................................... 26
C. Ketentuan Zakat....................................................................................... 26
1. Macam-macam Zakat .............................................................................. 28
2. Pengertian zakat ...................................................................................... 28
3. Zakat fitrah ................................................................. ............................. 28
4. Zakat maal ............................................................................ ................... 29
D. Rangkuman …………………………………………………………………… 35
E. Latihan Tugas ………………………………………………………………… 37
F. Tes Mandiri ……………………………………………………………………. 38
G. Lembar Kerja ........................................................................................... 44
BAB IV PUASA WAJIB DAN PUASA SUNAH
A. Kompetensi Dasar....................................................................................... 45
B. Materi Pokok ................................................................................................ 45
C. Ketentuan Puasa.......................................................................................... 50
1. Pengertian puasa ....................................................................................... 50
2. Macam-macam puasa ................................................................................ 58
3. Hikmah puasa ............................................................................................. 60
D. Rangkuman ……………………………………………………………………... 59
E. Latihan Tugas …………………………………………………………………... 62
F. Tes Mandiri ……………………………………………………………………… 65
G. Lembar Kerja................................................................................................ 70
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 2
BAB V DENGAN I’TIKAF HATI MENJADI TENANG
A. Kompetensi Dasar ...................................................................................... 71
B. Materi Pokok ............................................................................................... 71
C. Ketentuan I’tikaf........................................................................................... 71
1. Pengertian I ’tikaf ….…………………………………………………………… 73
2. Hikmah I’tikaf ...………………………………………………………………… 75
D. Rangkuman ……………………………………………………………………… 76
E. Latihan Tugas ……………………………………………………………………. 78
F. Tes Mandiri ………………………………………………………………………. 79
G. Lembar Kerja……………………………………………………………………. 84
BAB VI PREDIKSI PENILAIAN AKHIR ………………………………………………….. 85
BAB VII PENUTUP …………………………………………………………………………. 98
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………………… 99
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 3
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Islam mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menjalankan segala perintah dan
laranganNya dan untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT baik dalam keadaan suka
maupun duka serta dalam keadaan apapun. Dunia pendidikan di Indonesia telah
menuju kepada peningkatan kualitasnya sesuai dengan tuntutan masyarakat .Hal
tersebut memang sudah seharusnya dilakukan jika bangsa kita tidak mau dikatakan
ketinggalan dengan bangsa lain, terlebih lagi adanya dampak arus teknologi dan
informasi yang global.
Kurikulum disusun yang memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang
peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia. Untuk itu, materi pada madrasah
tsanawiyah harus diberikan dengan menggunakan beberapa strategi pembelajaran
yang inovatif, kretaif, dan menyenangkan. Selama ini para pendidik dalam mentransfer
ilmu tentang fiqih masih bersifat konfensional sehingga tujuan pembelajaran kurang
tercapai sesuai dengan harapan.
B. Diskripsi singkat
Modul ini diawali dengan penjelasan tentang tentang materi sujud baik itu sujud syukur
maupun sujud tilawah, dan tetunya kalian sudah mengetahui tentang satu ayat Al
Qur’an surat Al Baqoroh ayat 152 – 156 yang artinya “ Maka ingatlah kepada-Ku
,Akupun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar
kepada-Ku. Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan(kepada Allah)
dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar, dan
janganlah kamu mengatakan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah (mereka) telah
mati. Sebenarnya (mereka) hidup , tetapi kamu tidak menyadarinya dan kami pasti
akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan dan kekurangan harta, jiwa
dan buah-buahan. Inna ilaihi raji’un (sesungguhnya kami miliki Allah dan kepadaNyalah
kami kembali). Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar,
(yaitu) orang-orang yang apabila di timpa musibah mereka berkata Innalillahi wa inna
ilaihi raji’un ( sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNyalah kami kembali
C. Tujuan
1. Meningkatnya kualitas pengajaran dan pembelajaran Fikih pada peserta didik
melalui latih kaji soal yang menumbuhkan belajar (question promote learning)
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 4
2. Melatih dan membudayakan ketrampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) peserta
didik sehingga terampil dalam memecahkan soal yang sudah berstandar kurikulum
2013
3. Untuk memfasilitasi peserta didik mempersiapkan dirinya menghadapi Ujian Akhir
Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) yang berbasis kurikulum 2013 dan
memecahkan soal-soal HOTs
4. Strategi pembelajaran yang lebih mengarahkan pada penguasaan materi yang
terdapat pada Kurikulum 2013
D. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
1. Menghargai dan menghayati 1.1. Menghayati hikmah sujud sahwi, syukur
ajaran agama yang dianutnya. dan tilawah.
1.2. Meyakini zakat sebagai bukti ketaatan
pada ajaran Islam.
1.3. Menghayati hikmah dan manfaat ibadah
puasa.
1.4. Menghayati pentingnya I’tikaf sebagai
bukti ketaatan pada ajaran Islam.
2. Menunjukkan perilaku jujur, 2.1 Menjalankan sikapsantun, jujur dan
disiplin, tanggung jawab, peduli tawadlu’ dalam kehidupan sehari-hari.
(toleransi, gotong royong), santun, 2.2 Menjalankan sikap peduli dsn kasih
percaya diri, dalam berinteraksi sayang kepada sesama.
secara efektif dengan lingkungan 2.3 Menjalankan sikap sabar, disiplin dan
sosial dan alam dalam jangkauan empati kepada sesama.
pergaulan dan keberadaannya 2.4 Menjalankan sikap patuh dan mawas diri
(muhaasabah) sehingga menumbuhkan
kearifan dalam berfikir dan bertindak.
3. Memahami pengetahuan (faktual, 3.1 Menerapkan tata cara sujud sahwi,
konseptual, dan prosedural) tilawah dan syukur.
berdasarkan rasa ingin tahunya 3.2 Menganalisis ketentuan pelaksanaan
tentang ilmu pengetahuan, zakat.
teknologi, seni, budaya terkait 3.3 Menganalisis ketentuan ibadah puasa
fenomena dan kejadian tampak wajib dan sunah
mata. 3.4 Menerapkan ketentuan i’tikaf.
4. Mengolah, menyaji dan menalar 4.1 Mempraktikkan tata cara sujud
dalam ranah konkret sahwi,tilawah dan syukur
(menggunakan, mengurai, 4.2 Menyajikan ketentuan pelaksanaan zakat.
merangkai, memodifikasi, dan 4.3 Menyajikan hasil analisis tentang ibadah
membuat) dan ranah abstrak puasa wajib dan sunah.
(menulis, membaca, menghitung, 4.4 Mempraktikkan ketentuan I’tikaf.
menggambar, dan mengarang)
sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang
sama dalam sudut pandang/teori.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 5
E. Relevansi/Manfaat
Penyusunan modul ini diharapkan dapat bermanfaat bagi siswa, khususnya guru mata
pelajaran Fiqih Madrasah Tsanawiyah dalam menentukan variasi strategi
pembelajaran sesuai dengan karakteristik substansinya. Jika sudah menentukan
strategi pembelajarannya, harapan yang ingin diperoleh adalah tercapainya tujuan
pembelajaran bagi para siswa siswi sesuai dengan standar kompetensi lulusan,
khususnya pada materi esensial sujud, puasa, dan zakat
Dengan menguasai beberapa strategi pembelajaran, maka metode pembelajaran akan
menyenangkan, penuh kreasi, serta dapat menghilangkan kebosanan pada diri siswa
setiap mengikuti proses pembelajaran. Ada semacam statemen; “menguasai materi itu
penting, tapi lebih penting lagi dari itu, yaitu menguasai beberapa metode untuk
mentransfer materi tersebut”. Jika dianalisis, memang benar, kadang seseorang
sangat menguasai dalam hal konten, tetapi tidak menguasai metode menyampaikan
materinya, maka tujuan akan sulit tercapai seperti apa yang menjadi harapan.
F. Petunjuk Penggunaan Modul
Untuk lebih memudahkan dalam memahami dan mempelajari modul ini, maka ikutilah
beberapa petunjuk/langkah-langkahnya terlebih dahulu. Adapun langkah-langkahnya
adalah sebagai berikut:
1. Bacalah terlebih dahulu daftar isi modul ini, dan baca pula pokok-pokok isi modul
untuk mengetahui seluruh isi modul secara global.
2. Pelajari dengan cermat Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar setiap materi
dalam masing-masing bab.
3. Selesaikan bab demi bab sesuai dengan substansinya, jangan melanjutkan bab
berikutnya sebelum benar-benar kalian memahami bab yang kalian baca.
4. Kerjakan latihan/tugas dan tes mandiri, dan jangan melihat kunci jawaban terlebih
dahulu
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 6
SUJUD
KOMPETENSI DASAR
1.1 Menghayati hikmah sujud sahwi, syukur dan sujud tilawah.
2.1 Membiasakan sikap santun, jujur dan tawadhu’ dalam kehidupan sehari-hari.
3.1 Menerapkan tata cara sujud sahwi, tilawah dan syukur.
4.1 Mempraktekkan tata cara sujud sahwi, tilawah dan syukur.
A. MATERI POKOK
Sujud Sahwi, Syukur dan sujud Tiawah.
B. KETENTUAN MATERI
I. SUJUD SAHWI
1. Pengertian Sujud Sahwi
Secara bahasa kata sahwi berasal dari yang berati lupa atau
lalai.
Jadi Sujud Sahwi adalah sujud dua kali yang dilakukan seseorang karena
meningggalkan sunah ab’adh, kekurangan atau kelebihan jumlah rakaat ataupun
karena ragu-ragu jumlah rakaat salat yang dikerjakan.
Untuk melakukan sujud sahwi ada dua cara, yaitu :
a. Sebelum salam
Apabila ada salah satu penyebab sujud sahwi teringat sebelum salam, maka
sujud sahwi dilaksanakan sesudah selesai membaca tasyahud akhir, shalawat
atas Nabi, keluarganya dan doa. Kemudian membaca bacaan sujud sahwi.
b. Sesudah salam
Jika salah satu penyebab sujud sahwi teringat setelah salam, maka sujud sahwi
dilakukan dengan takbir, langsung sujud dengan membaca bacaan sujud sahwi
yaitu :
Artinya : “ Maha Suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa”.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 7
Boleh juga dengan bacaan dalam sujud, yaitu :
Artinya : “ Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi dan Maha segala puji bagi-
Nya “
2. Hukum Dan Dalil Sujud Sahwi
Hukum melakukan sujud sahwi adalah sunah, sehingga salat yang kamu lakukan
tidak batal makala tidak melakukannya. Akan tetapi jika imam melakukan sujud
sahwi, maka kita wajib mengikuti imam melakukan sujud sahwi.
artinya:
“Apabila salah seorang dari kalian ragu dalam shalatnya, dan tidak mengetahui
berapa rakaat dia shalat, tiga ataukah empat rakaat maka buanglah keraguan, dan
ambilah yang yakin. Kemudian sujudlah dua kali sebelum salam. Jika ternyata dia
shalat lima rakaat, maka sujudnya telah menggenapkan shalatnya. Lalu jika
ternyata shalatnya memang empat rakaat, maka sujudnya itu adalah sebagai
penghinaan bagi setan.” (HR. Muslim no. 571
3. Sebab Sujud Sahwi
a) Meninggalkan sunah ab’adh, yaitu amalan sunah apabila tertinggal, maka
disunahkan sujud sahwi. Jika yang tertinggal sunah haiat tidak perlu melakukan
sujud sahwi.
b) Ragu-ragu dalam meninggalkan sunah ab;adh.
c) Mengerjakan sesuatu yang membatalkan jika dikerjakan dengan sengaja dan
tidak membatalkan jika lupa, seperti menambah rukun salat.
d) Memindah rukun qauli (ucapan) kepada yang bukan tempatnya, misal
membaca fatihah ketika ruku’.
e) Jika seseorang ragu di dalam jumlah rakaat salat.
SUNNAH AB’ADH DALAM SALAT
1. Duduk tasyahud awal
2. Doa tasyahud awal
3. Membaca Shalawat nabi pada tasyahud awal.
4. Membaca shalawat kepada keluarga nabi pada tasyahud akhir.
5. Qunut saat shalat subuh dan shalat witir dipertengahan kedua bulan
ramadhan.
6. Berdiri saat membaca doa qunut.
7. Membaca shalawat dan salam kepada nabi, keluarga nabi, dan
sahabatnya dalam qunut.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 8
4. Cara Melakukan Sujud Sahwi
Ada dua cara melakukan sujud sahwi :
Sebelum salam Setelah salam
lupa mengerjakan sunah ab’ad Terdapat perubahan jumlah
dan teringat sebelum salam rakaat salat.
ragu terhadap hitungan jumlah Terdapat penambahan gerakan
rakaat salat yang sedang dalam salat.
dikerjakan dan mushalli dan tidak Ragu dan bisa menentukan
yakin mengenai hitungan jumlah mana yang lebih menyakinkan
rakaat.
5. Hikmah sujud sahwi
1) Menjauhkan diri dari sikap sombong dan takabur
2) Menumbuhkan sikap rendah dimelri di hadapan Allah SWT.
3) Menumbuhkan kesadaran akan kelemahan kita sebagai hamba, sekaligus
kesadaran akan keagungan Allah yang Maha kuasa.
4) Menyadarkan bahwa manusia adalah yang sering salah dan lupa sehingga
harus banyak mohon ampun kepada Allah SWT.
II. SUJUD SYUKUR
1. Pengertian dan dalil sujud syukur
Sujud artinya menundukkan kepala sampai ke lantai sebagai ungkapan tunduk
dan hormat. Syukur artinya berterima kasih kepada Allah SWT.
Dengan demikian, sujud syukur adalah sujud yang dilakukan sebagai ungkapan
terima kasih kepada Allah SWT atas segala nikmat dan karunia yang telah
diberikan kepada kita. Mensyukuri nikmat Allah SWT dapat dilakukan dengan
berbagai cara, salah satunya dengan melakukan sujud syukur. Allah SWT
berfirman:
Artinya: ”Dan (ingatlah), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya
jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika
kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."
(Q.S. Ibrahim: 7)
Allah juga berfirman dalam Q.S. al-Baqarah ayat 152;
Artinya: ”Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula)
kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari
(nikmat)-Ku.” (Q.S. Al-Baqarah: 52)
2. Hukum bersyukur dan sujud syukur
Hukum bersyukur atas segala kenikmatan yang diterima adalah wajib,
sedangkan hukum sujud syukur adalah sunnah berdasarkan pada hadist berikut:
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 9
Artinya: Dari Abi Bakrah, sesungguhnya Nabi SAW apabila mendapat sesuatu
yang menyenangkan atau diberi kabar gembira segeralah tunduk sujud sebagai
tanda syukur kepada Allah SWT. (H.R. Ibnu Majah)
3. Syarat sujud syukur
a. Suci dari hadas dan najis (badan, pakaian, dan tempat)
b. Menghadap kiblat
c. Menutup aurat
4. Rukun sujud syukur
a. Niat
b. Takbiratul Ihram
c. Sujud sambil membaca doa sujud syukur.
d. Duduk sesudah sujud ( tanpa membaca tasyahud)
e. Salam sesudah bangun dari sujud
f. Tertib.
5. Sebab-sebab sujud syukur
a. Karena mendapat nikmat dan karunia dari Allah SWT
b. Mendapatkan berita yang menyenangkan
c. Terhindar dari bahaya (musibah) yang menimpanya.
6. Bacaan sujud syukur
Bacaan sujud syukur terdapat pada surat An Naml ayat 19:
Artinya: Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang
telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku (ibu
bapakku) dan untuk mengerjakan amal shaleh yang engkau ridhai dan
masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu
yang shaleh (An-Naml: 19)
Bacaan sujud syukur yang lain adalah:
Artinya: "Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang Membentuknya, yang
Membentuk pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatan-Nya.
Maha Suci Allah Sebaik-baik Pencipta."
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 10
7. Tata cara sujud syukur
Berikut ini tata cara sujud syukur:
a. Bersuci dari hadats dan najis
b. Berdiri menghadap kiblat dengan menutup aurat
c. Berniat sujud syukur
d. Takbiratul ihram
e. Sujud dan membaca do’a sujud syukur
f. Duduk (tanpa membaca tasyahud)
g. Mengucapkan salam
8. Hikmah sujud syukur.
a. Menginggatkan dan mendekatkan diri kepada dzat yang memberi nikmat dan
keselamatan yaitu Allah SWT.
b. Allah akan menambah menambah nikmat untuk kita karena orang yang
bersyukur akan di tambah nikmatnya.
c. Menghidar dari sifat sombong, karena apa yang diraih manusia berasal dari
Allah
d. Sebagai bentuk ungkapan kepasrahan hamba kepada Tuhannya.
e. Di akhirat akan disediakan tempat yang istimewa bagi manusia yang selalu
bersyukur.
f. Membantu membuat badan menjadi sehat dan bugar.
9. Tata cara sujud syukur
III. SUJUD TILAWAH
1. Pengertian dan dalil sujud tilawah
Kata tilawah menurut bahasa artinya bacaan. Sujud tilawah adalah sujud yang
dikerjakan ketika seseorang membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah di
dalam al Qur’an. Sujud tilawah dapat dilakukan pada waktu salat maupun di luar
salat.
Rasulullah SAW bersabda:
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 11
Artinya : Dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda: “Apabila manusia membaca
ayat sajadah, kemudian ia sujud, setan menghindar sambil berkata, ‘Hai
celakalah aku! Anak Adam disuruh sujud, lalu ia sujud maka baginya surga,
sedangkan aku disuruh sujud, tetapi aku menolak maka bagiku neraka.” (HR.
Muslim)
2. Hukum sujud Tilawah
Hukum melaksanakan sujud tilawah adalah sunnah, akan tetapi jika dalam salat
berjama’ah makmum wajib mengikuti imam. Maksudnya bila imam membaca
ayat sajdah lalu bersujud, maka makmum wajib ikut sujud, tetapi jika imam tidak
sujud, maka makmum pun tidak boleh sujud sendirian.
Nabi bersabda :
Artinya : Dari Ubaidillah berkata: Telah mengabarkan kepada Nafi’ dari Ibnu
Umar bahwa Nabi Saw: pernah membaca alQur’an yang didalamnya terdapat
ayat sajzdah. Kemudian ketika itu beliau bersujud, kamipun ikut bersujud
bersamanya sampai-sampai di antara kami mendapati tempat karena posisi
dahinya.” ( HR. Bhuhori dan Muslim).
3. Sebab-sebab Sujud Tilawah
a. Membaca ayat sajdah
b. Mendengar ayat sajdah
Di dalam Al Qur’an terdapat 15 ayat sajdah, yaitu:
NO AYAT SAJDAH
1. Q.S. al-A’raf ayat 206
2. Q.S. ar-Ra’du ayat 15
3. Q.S. an-Nahl ayat 49-50
4. Q.S. al-Isra’ ayat 109
5. Q.S. Maryam ayat 58
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 12
6. Q.S. al-Hajj ayat 18
7. Q.S. al-Hajj ayat 77
8. Q.S. al-Furqan ayat 60
9. Q.S. an-Naml ayat 25-26
10. Q.S. as-Sajdah ayat 15
11. Q.S. Shad ayat 24
12. Q.S. Fussilat ayat 37-38
13. Q.S. al-Najm ayat 62
14. Q.S. Insyiqaq ayat 21
15. [Link]-Alaq ayat 19
4. Syarat-syarat Sujud Tilawah
a) Suci dari hadas dan najis (badan, pakaian, maupun tempat sujud)
b) Menghadap kiblat
c) Menutup aurat
d) Setelah mendengar atau membaca ayat sajadah
5. Rukun Sujud Tilawah
a) Niat melakukan sujud
b) Takbiratul Ihram
c) Sujud
d) Duduk sesudah sujud ( tanpa membaca tasyahud)
e) Salam
f) Tertib
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 13
6. Bacaan Sujud Tilawah
7. Tata Cara Sujud Tilawah
Setelah selesai membaca atau mendengar ayat sajdah, maka
langsung menghadap kiblat dan berniat melakukan sujud
tilawah. Bertakbir (takbiratul ihram) kemudian langsung sujud
dan membaca doa sujud, setelah itu bertakbir untuk duduk
kemudian salam.
Tata cara sujud tilawah di luar salat sama dengan tata cara
sujud syukur, yakni:
Sujud Tilawah a. Bersuci dari hadats dan najis
Di Luar Salat b. menghadap kiblat dengan menutup aurat
c. Berniat sujud tilawah
ج ْو َد التِّ َلاوَ ِّة ِّللهِّ َت َعا َلى
ُ س
ُ ت
ُ َن َو ْي
d. Takbiratul ihram
e. Sujud dan membaca do’a sujud tilawah
f. Duduk (tanpa membaca tasyahud)
g. Mengucapkan salam
a. Jika salat sendiri caranya :
Jika mendengar atau membaca ayat sajdah dalam salat,
hendaklah langsung takbir untuk bersujud sekali ( tanpa
mengangkat kedua tangan ), kemudian kembali berdiri
Sujud Tilawah meneruskan bacaan ayat tersebut dan meneruskan salat.
Di Dalam Salat b. Jika dalam salat jama’ah caranya :
Dalam salat berjama’ah, makmum wajib mengikuti imam
artinya jika imam membaca ayat sajdah lalu bersujud, maka
makmum wajib bersujud, tetapi jika imam tidak sujud, maka
makmum pun tidak boleh sujud sendirian.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 14
8. Hikmah Sujud Tilawah
a. Dihindarkan dari godaan setan.
b. Lebih menghayati bacaan dan kandungan Al-Qur’an yang di baca atau di
dengar.
c. Mendekatkan diri kepada Allah SWT, Dzat yang Maha Pencipta.
d. Menghindarkan diri dari sikap sombong dan angkuh pada sesama.
e. Menumbuhkan kesadaran akan kebesaran Allah SWT.
f. Membuktikan ketaatan kita kepada Allah SWT..
g. Memperoleh jaminan surga dari Allah SWT jika diikuti dengan ketakwaan
h. Menjadi hamba Allah yang bertakwa.
9. Persamaan dan perbedaan sujud syukur dan sujud tilawah
NO PERSAMAAN PERBEDAAN
1. Keduanya dilakukan sekali Sujud tilawah boleh dikerjakan di
sujud saja dalam salat maupun di luar salat
2. Keduanya boleh dilakukan Sujud tilawah dikerjakan karena
pada waktu-waktu terlarang mendengar ayat-ayat sajadah,
untuk salat sedang sujud syukur dilakukan
karena mendapat nikmat dari Allah
SWT, atau terhindar dari musibah
3. Hukum keduanya sunnah
4. Dianjurkan menghadap
kiblat
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 15
C. RANGKUMAN
1. Sujud sahwi menurut bahasa adalah lalai atau lupa sedang menutut istilah adalah
sujud dua kali yang dilakukan seseorang karena meningggalkan sunah ab’ah,
kekurangan atau kelebihan jumlah rakaat ataupun karena ragu-ragu jumlah rakaat
salat yang dikerjakan
2. Bisa dilakukan sebelum salam dan bisa dilakukan juga sesudah salam.
3. Hukum sujud sahwi adalah sunah, jika di dalam salat berjama’ah menjadi wajib
apabila imamnya melakukan sujud sahwi.
4. Hikmah sujud sahwi
- Menjauhkan diri dari sikap sombong dan takabur
- Menumbuhkan sikap rendah dimelri di hadapan Allah SWT.
- Menumbuhkan kesadaran akan kelemahan kita sebagai hamba, sekaligus
kesadaran akan keagungan Allah yang Maha kuasa.
- Menyadarkan bahwa manusia adalah yang sering salah dan lupa sehingga harus
banyak mohon ampun kepada Allah SWT.
5. Sujud syukur menurut bahasa artinya sujud untuk berterima kasih sedangkan
menurut istilah adalah sujud yang dilakukan sebagai tanda terima kasih kepada
Allah atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan kepada kita
6. Hukum sujud syukur adalah sunnah
7. Syarat sujud syukur
a. Suci dari hadats dan najis (badan, pakaian, dan tempat)
b. Menghadap kiblat
c. Menutup aurat
8. Rukun sujud syukur: 1) Niat 2)Ttakbiratul ihram 3) Sujud sekali 4) Duduk
sesudah sujud 5) salam 6) Tertip
9. Sebab-sebab sujud syukur:
a. Mendapat nikmat dari Allah
b. Mendapat kabar gembira
c. Terhindar dari bahaya
10. Bacaan sujud syukur
Atau
11. Manfaat sujud syukur
a. Memperoleh tambahan nikmat dan selamat dari siksa-Nya
b. Terhidar dari sifat sombong, karena apa yang diraih manusia berasal dari Allah
c. Menjadikan manusia selalu mengingat kepada Allah SWT karena nikmat dan
karunia datang dariNya.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 16
Di akhirat akan disediakan tempat yang istimewa bagi manusia yang selalu
bersyukur.
12. Tilawah artinya bacaan, sedangkan menurut istilah sujud tilawah adalah sujud
yang dikerjakan pada saat membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah dalam al-
Qur’an.
13. Sujud tilawah hukumnya sunnah, namun dalam salat jama’ah hukumnya wajib
bagi makmum jika imam sujud tilawah.
14. Sebab-sebab sujud tilawah adalah membaca atau mendengar ayat sajdah.
a) Meninggalkan sunah ab’adh, yaitu amalan sunah apabila tertinggal, maka
disunahkan sujud sahwi. Jika yang tertinggal sunah haiat tidak perlu melakukan
sujud sahwi.
b) Ragu-ragu dalam meninggalkan sunah ab;adh.
c) Mengerjakan sesuatu yang membatalkan jika dikerjakan dengan sengaja dan
tidak membatalkan jika lupa, seperti menambah rukun salat.
d) Memindah rukun qauli (ucapan) kepada yang bukan tempatnya, misal
membaca fatihah ketika ruku’.
e) Jika seseorang ragu di dalam jumlah rakaat salat
15. Syarat sujud tilawah:
a. Suci dari hadas dan najis
b. Menutup aurat
c. Menghadap kiblat
d. Mendengar atau membaca ayat sajdah.
16. Rukun sujud tilawah
a. Niat
b. Takbiratul Ihram
c. Sujud
d. Salam
e. Tertib.
17. Bacaan sujud tilawah:
18. Ada 15 ayat sajdah dalam al-Qur’an, yaitu al-A’raf ayat 206. Ar- Ra’du ayat 15, an-
Nahl ayat 49, Al Isra’ ayat 107, Maryam ayat 58, al-Hajj ayat 18 dan 77, al-Furqan
ayat 60, An Naml ayat 26, As Sajdah ayat 15, Shad ayat 24, Fushilat ayat 37, an-
Najm ayat 62, al-Insyiqaq ayat 21 dan al- ‘Alaq ayat 19.
19. Hikmah disyariatkannya tilawah
a. Dijauhi oleh syaitan sehingga terhindar dari perbuatan maksiat kepada Allah
SWT.
b. Memperoleh jaminan surga dari Allah SWT jika diikuti dengan ketakwaan
c. Menjadi hamba Allah yang bertakwa.
20. Persamaan sujud syukur dan sujud tilawah adalah:
a. Baik sujud tilawah maupun sujud syukur hanya dilakukan sekali sujud saja.
b. Sujud tilawah dan sujud syukur boleh dilakukan pada waktu-waktu dilarang
salat
c. Hukum sujud tilawah dan sujud syukur adalah sunnah
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 17
D. LATIHAN TUGAS
1. Sering kita melihat di masjid atau mushola terdapat beberapa orang yang setelah
melakukan dzikir dan salat sunnah Ba’diyah mereka melakukan sujud agak lama.
Sepertinya mereka berdoa dalam sujud tersebut.
Apakah dalam islam sujud tersebut diperbolehkan? Berikan alasanmu!
______________________________________________________________________
______________________________________________________________________
______________________________________________________________________
______________________________________________________________________
______________________________________________________________________
______________________________________________________________________
2. Perhatikan gambar berikut!
Jika kalian ingin mengamalkan hadits tersebut apakah yang akan kalian
lakukan? Jelaskan
3. Ketika itu disuatu masjid melaksanakan sholat berjamaah isya. Saat rakaat kedua
sang imam lupa untuk melakukan tasyahud awal dan makmum dibelakangnya secara
sepontan mengucapkan tasbih sebagai bentuk mengingatkan, akan tetapi sang imam
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 18
tidak mendengar bacaan tasbih makmum, karena bersamaan dengan adanya suara
hujan yang lebat dan keras. Imam terus melanjutkan salat dan sesuatu terjadi lagi
dirakaat ketiga ia pun duduk tahiyat awal hingga akhirnya salat pun selesai dilakukan.
Sikap makmum yang ikut salat berjamaah saat itu menjadi bermacam-macam. Ada
yang melakukan sujud sahwi sendiri, ada pula yang mengulang salat, dan ada juga
yang tidak melakukan apapun hanya berprinsip ikut sang imam! Bagaimana
seharusnya sikap yang kita ambil saat dalam keadaan seperti tersebut? Jelaskan!
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
__________________________________________________
4. Musim ujian telah usai, dan raport segera dibagikan. Ade merasa bahagia ia bisa lulus
kelas IX Madrsah Tsanawiyah. Ia begitu gembira sebab selama 2 semester itu hanya
sekolah dengan model daring, dan nyatanya nilainya pun juga memuaskan. Walaupun
sebenarnya pembelajaran juga tidak maksimal. Setelah tahu berita kelulusan ia
melakukan sujud syukur dirumah dengan membaca doa seperti saat sujud dalam salat
biasanya karena ia memang tidak hafal lafadz bacaan sujud syukur. Bagaimana status
sujud yang dilakukan Ade tersebut? Jelaskan!
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
5. Tulislah dalam tabel berikut persamaan dan perbedaan sujud sahwi, syukur dan
tilawah!
NO Sujud Sahwi Sujud Syukur Sujud Tilawah
1
2
3
4
5
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 19
E. TUGAS MANDIRI
Pilihlah salah satu jawaban antara a, b, c, dan d yang benar!
1. Berikut merupakan arti yang tepat dari pengertian sujud sahwi secara bahasa
adalah....
A. lalai, kelupaan
B. berserah, tunduk
C. waktu, berlebihan
D. ragu, kebanyakan
2. Karena kelupaan jumlah rakaat ditengah-tengah salat, akhirnya Suhadi memilih rakaat
yang paling sedikit dan melaksanakan sujud sahwi sebelum salam. Berikut bacaan
yang tepat dalam sujud sahwi adalah...
3. Sering juga dalam salat jamaah terjadi imam lupa melakukan tasyahud awal pada
rakaat kedua, sehingga imam maupun makmum disunnahkan untuk melakukan sujud
sahwi. Saat imam melakukan sujud sahwi maka hukum sujud sahwi bagi makmum
adalah....
A. wajib mengikuti imam
B. sunah karena dalam salat jamaah
C. makruh karena melakukan terpaksa
D. boleh melakukan ataupun tidak melakukannya
4. Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
1) Tidak menghadap ke arah kiblat
2) Ragu dalam rakaa’at salat
3) Meninggalkan sunah ab’adh
4) Mendahului imam ketika sedang sujud
5) Memindahkan rukun qauli yang bukan pada tempatnya
6) Mengangkat tangan ketika sedang ruku’
Yang termasuk sebab-sebab disunahkan melakukan sujud sahwi adalah ….
A. 1), 2), dan 3)
B. 2), 3), dan 4)
C. 2), 3), dan 5)
D. 3), 4), dan 6)
5. Perhatikan tabel berikut!
I Menjaga diri dan keluarga
Sehat jasmani dan rahani
Diajuhkan dari sifat angkuh
II Membuat hati seseorang menjadi tenang
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 20
Menyadarkan kita untuk jadi orang yang taqwa
Diberikan rizki yang berlimpah
III Surga sebagai jaminan
Di sayang kedua orang tua
Dijauhkan dari sifat keji dan sombong
IV Menumbuhkan sikap rendah hati
Menjauhkan diri dari sikap sombong dan takabbur
Menumbuhkan kesadaran akan kelemahan kita sebagai hamba
Dari tabel tersebut yang termasuk hikmah melakukan sujud sahwi terdapat pada tabel
….
A. I
B. II
C. III
D. IV
6. Sering kita mendengar seseorang berucap alhamdulillah sebagai wujud syukurnya
kepada Allah SWT karena merasa banyak kenikmatan yang telah diberikan
kepadanya. Pengertian syukur menurut bahasa adalah….
A. berterima kasih terhadap jasa yang diberi
B. merasakan kenikmatan yang banyak tak terhingga
C. mengiklaskan diri untuk meyakini kekuaasaan -Nya
D. menampakkkan ucapan dan perilaku baik sebagai wujud pengakuan nikmat-Nya
7. Dengan penuh cemas Pak Roni menunggu persalinan isterinya di klinik As-Syifa,
seraya terus berdoa dan membaca shalawat agar proses persalinan berjalan lancar.
Tak lama kemudian anaknya lahir dengan selamat. Beliaupun segera ke mushola
terdekat untuk melakukan melakukan sujud syukur. Yang dimaksud sujud syukur
seperti yang dilakukan oleh pak Roni adalah …
A. menundukkan kepala sampai ke lantai sebagai ungkapan tunduk dan hormat
B. mengabdi terhadap Allah yang sudah menciptakann manusia dengan
sempurna
C. berserah diri kepa Allah dan mengangkat kedua belah tangan untuk
bertakbir kepada-Nya
D. sujud yang dilakukan sebagai tanda terima kasih kepada Allah atas segala nikmat
yang telah diberikan kepada kita.
8. Bacalah ayat berikut dengan tartil!
Ayat tersebut merupakan dasar atas kewajiban yang harus dilakukan oleh orang islam
yaitu...
A. bersyukur atas nikmat
B. puasa Ramadhan
C. bersedekah
D. berhaji
9. Karena kondisi alam yang tidak menentu panen disawah pak Adi tahun ini mengalami
kegagalan, beliau bingung mencari pinjaman untuk pengolahan tanaman barunya.
mendadak beliau mendapat telphon dari pihak BANK BRI bahwa belaiu mendapatkan
bantuan pengusaha kecil dari pemerintah. Merasa sangat senang beliau melakukan
sujud syukur. Hukum sujud yang dilakukan Pak Adi adalah ….
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 21
A. fardhu kifayah
B. sunah muakad
C. wajib ain
D. sunah
10. Kampung RT 19 dinobatkan sebagai kampung tangguh terbaik se jawa timur oleh
gubernur jatim Bu khofifah indar parawansa setelah melalui seleksi yang sangat ketat.
Pak lurah sebagai wakil dari warga langsung melakukan sujud syukur saat akan
mengambil penghargaan. Hukum sujud syukur yang dilakukan pak lurah adalah....
A. sunah
B. makruh
C. wajib kifayah
D. sunah mu’akad
11. Bacalah dengan seksama hadis berikut!
Hadis tersebut adalah sebagai dasar untuk melaksanakan ….
A. bershalawat nabi
B. salat 5 waktu
C. sujud syukur
D. sujud sahwi
12. Syarat harus dipenuhi agar ibadah yang kita lakukan tetap sah. Berikut syarat sujud
syukur yang tepat adalah….
A. berwudhu, niat, sujud dan menutup aurat
B. suci, menghadap kiblat dan menutup aurat
C. masuk waktu, menghadap kiblat, dan menutup aurat
D. selamat dari bahaya, tempat sujud dan menutup aurat
13. Dalam setiap ibadah semestinya ada rukun dan syarat yang sudah di tentukan. Berikut
merupakan rukun sujud syukur yang benar adalah…
A. takbiratul ihram, niat, sujud, duduk, salam, tertib
B. niat, takbiratul ihram, sujud, duduk, salam, tertib
C. takbiratul ihram, niat, sujud, tasyahud, salam, tertib
D. niat, takbiratul ihram, ruku, sujud, duduk, salam, tertib
14. Cermati tabel berikut!
H N
Kahlil merasa bahagia memiliki nenek Akbar berangkat ke Makasar dengan
yang masih sehat dan penuh dengan mengunakan pesawat Lyon air.
perhatian kepadanya di usia yang Sesampai di bandara ia di jemput oleh
semakin tua dan ia pun selalu bersyukur keluarganya dan tak lupa ia melakukan
kepada Allah SWT dengan keadaan itu. sujud setelah bertemu keluarganya.
K L
Toni melakukan sujud setiap selesai Akram pergi ke Musholla guna
melaksanakan salat lima waktu guna melaksanakan salat berjama’ah Dhuhur,
bersyukur kepada Allah SWT. Ia mengucapkan syukur karena masih di
berikan kesempatan untuk bisa salat
jama’ah setiap hari di musholla.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 22
Dari beberapa contoh tersebut , ada satu contoh perbuatan yang termasuk sujud
syukur yaitu ....
A. N
B. L
C. K
D. H
15. Andi dan teman-temannya mempraktekkan sujud syukur ketika pelajaran Fikih di
kelasnya. Yang dibaca oleh Andi dan teman-temanya adalah ....
16. Farih memenangkan lomba pidato bahasa Inggris tingkat nasional. Setelah mendengar
pengumuman dari panitia, ia melakukan sujud syukur karena mendapatkan
kebahagiaan. Sebab sujud syukur yang lain selain seperti hal tersebut adalah ....
A. terhindar dari musibah
B. membaca ayat sajadah
C. tertimpa bencana alam
D. mendengar berita duka
17. Segala hal yang positif biasanya ada hikmah yang tersimpan didalamnya, Berikut yang
merupakan hikmah melaksanakan sujud syukur adalah ….
A. Terdorong untuk selalu berbuat baik
B. Mendapat teman banyak dilingkungan sekitanya
C. Disukai kedua orang tua karena selalu hidup lebih baik
D. Sebagai ungkapan kepasrahan hamba kepada Tuhannya
18. Saat akan melaksanakan salat jamaah, imam masjid As Syakirin memberikan
pengarahan bahwa nanti di rakaat kedua imam akan melakukan sujud tilawah. Adi
merasa penasaran dengan sujud tilawah tersebut, karena ia hanya musafir yang
kebetulan ikut salat jamaah dan tidak pernah melakukan sujud tilawah sebelumnya.
Kata Tilawah dalam arti bahasa adalah....
A. menghafal
B. menyimak
C. bacaan
D. tulisan
19. Malam itu Amru sedang beri’tikaf di masjid dari Maghrib sampai setelah salat Isya’. Di
tengah-tengah berdzikir, ia mendengar orang sebelahnya bertadarus Al Qur’an dan
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 23
membaca ayat sajadah. Ia pun segera melakukan sujud sebagai bentuk kesunahan
dan mencari keutamaan pahala. Sujud yang dilakukan Amru disebut....
A. kafarat
B. tilawah
C. syukur
D. sahwi
20. Malam itu Bagas bertadarus di mushola dan kebetulan membaca surat al insyiqaq, saat
sampai pada ayat segera is melakukan sujud tilawah
seraya membaca kalimat….
21. Rohmad mengikuti salat berjama’ah di masjid dekat rumahnya. Saat selesai membaca
ayat terakhir surat al-Alaq, imam dan makmum melakukan sujud tilawah. Penyebab
seluruh jamaah melaksanakan sujud tilawah adalah….
A. membaca dan mendengar ayat sajadzah
B. mendapatkan nikmat dari Allah SWT.
C. mendengar kabar baik
D. terhindar dari bahaya
22. Bacalah potongan ayat berikut!
Ayat tersebut terdapat dalam al-Qur’an surat …
A. Al-sajadah ayat 15
B. Al-Furqan ayat 60
C. Al-A’raf ayat 206
D. Ar-Ra’du ayat 15
23. Hal- hal yang dilakukan didalam rangkaian suatu ibadah dinamakan rukun dan rukun ini
menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah. Begitu juga saat melaksanakan sujud
tilawah, rukun juga harus kita lakukan agar sujud kita masuk dalam kategori sah.
Berikut yang termasuk rukun sujud tilawah adalah niat ….
A. berdoa dalam bersujud, bangkit dari sujud, salam
B. takbiratul ihram, duduk setelah sujud, membaca doa.
C. sujud dua kali, berdoa dalam sujud, salam dan tertib
D. takbiratul ihram, sujud sekali, duduk sesudah sujud, salam dan tertib
24. Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
1) Dihindarkan dari gangguan syetan
2) Mendapat rizky yang melimpah
3) Banyak saudara yang mendekat
4) Mendekatkan diri pada Allah SWT
5) Semakin menambah rasa percaya diri kita
6) Menumbuhkan kesadaran akan kebesaran Allah SWT.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 24
Dari beberapa pernyataan tersebut yang masuk dalam hikmah dari sujud tilawah
adalah ….
A. (1),(2), dan (3)
B. (1),(3), dan (4)
C. (1),(4), dan (5)
D. (1),(4), dan (6)
25. Perhatikan tabel berikut!
No Sujud Syukur Sujud Tilawah
1 Dilaksanakan di luar shalat Dilaksanakan di dalam atau di luar
shalat
2 Dilaksanakan di dalam atau di luar Dilaksanakan di dalam shalat
shalat
3 Dilaksanakan setelah bersuci dari Dilaksanakan setelah masuk waktu
hadats shalat
4 Dilaksanakan satu kali sujud Dilaksanakan dua kali sujud
Perbedaan yang tepat antara sujud syukur dan sujud tilawah terdapat pada nomor ….
A. 4
B. 3
C. 2
D. 1
F. LEMBAR KERJA
1. Lakukan hal-hal berikut!
a. Bentuk kelompok dengan anggota 4 orang
b. Lakukan praktek sujud tilawah dan sujud syukur secara bergantian dengan salah
satu peserta yang lain sebagai pengamat.
c. Para pengamat hendaknya langsung memberikan arahan jika saat melakukan
praktek ada kesalahan atau kekurangan.
d. Tulis hasil pengamatan pada selembar kertas dan berikan hasilnya kepada guru
mapel sebagai tambahan nilai praktek.
Nilai Ttd Guru Ttd Ortu
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 25
ZAKAT
KOMPETENSI DASAR
1.4 Menghayati hikmah zakat
2.4 Membiasakan sikap dermawan sebagai implementasi dari pemahaman
tentang hikmah zakat
3.4 Menganalisis ketentuan pelaksanaan zakat
4.4 Mendemonstrasikan pelaksanaan zakat
A. MATERI POKOK
1. Zakat Fitrah
2. Zakat Maal
B. KETENTUAN ZAKAT
1. Pengertian Zakat
Zakat menurut bahasa adalah tumbuh, berkembang, suci.
Menurut istilah adalah sejumlah harta yang diambil dari harta tertentu untuk
diberikan kepada golongan tertentu.
Menunaikan zakat juga sebagai cara kita untuk mendekatkan diri kepada Allah
SWT dan kita juga dididik menjadi pribadi yang pemurah , ikhlas dan tulus
menolong orang lain yang hidup serba kekurangan.
2. Hukum dan Dalil Zakat
Hukum menunaikan zakat adalah wajib bagi yang telah memenuhi syarat tertentu .
Dalil zakat Surat [Link] :
Artinya: ”Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-
orang yang ruku'”. (Q.S. al-Baqarah: 43)
Dalam sebuah hadis juga dijelaskan :
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 26
Artinya: Dari Umar RA, ia berkata Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah dengan
satu sha’ kurma, atau syair atas orang merdeka, hamba sahaya, laki-laki,
perempuan, anak-anak dan orang tua dari golongan kaum muslimin. Beliau
memerintahkan untuk mengeluarkannya sebelum masyarakat melaksanakan salat
Id (H.R. Bukhari)
3. Mustahik Zakat
Mustahik zakat adalah orang-orang yang berhak menerima zakat, baik zakat fitrah
maupun zakat maal. Allah SWT berfirman dalam Q.S. at Taubah ayat 60:
Artinya: ”Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin,
amil zakat, yang dilunakkan hatinya (muallaf qulubuhum), (untuk merdekakan)
hamba sahaya, orang yang berhutang, untuk jalan Allah, dan orang yang sedang
dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Maha
bijaksana.” (Q.S. at Taubah:60)
Secara rinci, 8 golongan penerima zakat adalah:
1) Fakir, yaitu orang yang tidak mempunyai harta dan usaha atau mempunyai
harta dan usaha namun tidak bisa mencukupi setengah kebutuhan hidupnya.
Misalnya, orang yang membutuhkan Rp.10.000,- tapi ia hanya
berpenghasilan Rp. 3.000,-.
2) Miskin, yaitu orang yang mempunyai harta atau usaha namun tidak bisa
mencukupi seluruh kebutuhan hidupnya. Misalnya, orang yang
membutuhkan Rp.10.000,- tapi ia hanya berpenghasilan Rp. 7.000,-.
3) Amil, yaitu orang yang ditunjuk untuk mengumpulkan zakat,
menyimpannya, membaginya kepada yang berhak dan mengerjakan
pembukuannya. Amil zakat harus memiliki syarat tertentu yaitu muslim, akil
dan baligh, merdeka, adil (bijaksana), medengar, melihat, laki-laki dan
mengerti tentang hukum agama.
4) Mualaf qulubuhum, yaitu orang yang dilunakkan hatinya dalam Islam.
Muallaf ada 4 macam, yakni:
a) orang yang baru masuk Islam, sedangkan imannya masih lemah,
b) orang yang masuk Islam dan berpengaruh terhadap kaumnya, sehingga
diharapkan dapat menark kaumnya masuk Islam,
c) orang Islam yang kuat imannya dan berpengaruh terhadap orang kafir,
dengan pengaruhnya tersebut diharapkan kaum muslimin dapat
terpelihara dari kejahatan kaum kafir,
d) orang yang menolak kejahatan orang yang anti zakat.
5) Riqab, adalah mukatab yang berarti budak belian yang diberi
kebebasan mengumpulkan kekayaan agar ia dapat menebus dirinya.
6) Gharimin, yaitu orang yang mempunyai hutang bukan karena untuk
kepentingan maksiat atau dosa dan tidak sanggup membayarnya. Gharimin
dibagi menjadi 3 macam, yaitu :
a) orang yang berhutang untuk mendamaikan pertikaian/permusuhan.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 27
b) orang yang berhutang untuk kepentingan pribadi (bukan kepentingan
maksiat).
c) orang yang berhutang untuk menjamin hutang orang lain.
7) Fi sabilillah, yaitu orang yang berada di jalan yang dapat menyampaikan
sesuatu karena ridla Allah SWT baik berupa ilmu maupun amal.
8) Ibnu sabil, yaitu orang yang mengadakan perjalanan yang bukan
bertujuan maksiat di negeri rantauan, lalu mengalami kesulitan dan
kesengsaraan dalam perjalanannya.
4. Orang tidak berhak menerima zakat
1) Orang kaya
2) Keturunan Rasulullah Muhammad Saw. (Bani Hasyim dan Bani Abdul
Muntholib).
3) Orang non Muslim.
4) Setiap orang yang wajib zakat.
5) Budak
C. MACAM-MACAM ZAKAT
1. Zakat Fitrah
a. Pengertian dan Hukum Zakat Fitrah
Pengertian zakat menurut bahasa adalah suci, tumbuh atau bertambah,
sedangkan pengertian fitrah adalah bersih atau suci. Jadi zakat fitrah adalah
mengeluarkan sebagian harta berupa makanan pokok bagi setiap muslim
menjelang hari raya idul Fitri dengan tujuan membersihkan jiwa dengan syarat
dan rukun tertentu.
Menunaikan zakat fitrah hukumnya fardhu `ain atas setiap muslim dan muslimah
yang telah memenuhi persyaratan. Allah SWT berfirman dalam Q.S al-Baqarah
ayat 43:
Artinya: ”Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-
orang yang ruku'”. (Q.S. al-Baqarah: 43)
b. Syarat Wajib Zakat Fitrah
1) beragama Islam
2) Orang tersebut berjumpa dengan Ramadhan dan ada pada waktu terbenam
matahari pada malam Idul Fitri
3) mempunyai kelebihan makanan baik untuk dirinya maupun keluarganya
4) berupa bahan makanan pokok penduduk setempat.
c. Rukun Zakat Fitrah
1) niat mengeluarkan zakat fitrah
2) pemberi zakat (muzakki)
3) penerima zakat (mustahik)
4) barang yang dizakatkan
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 28
d. Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah
Adapun rincian waktu mengeluarkan zakat fitrah adalah:
a. Waktu yang diperbolehkan, yaitu sejak awal bulan Ramadhan sampai akhir
bulan Ramadhan.
b. Waktu wajib, ketika sesorang menjumpai Ramadhan walaupun sesaat dan
sebagaian bulan Syawal.
c. Waktu yang dianjurkan yaitu setelah shalat shubuh, sebelum pelaksaan
Shalat Id..
d. Waktu makruh, yaitu menunaikan zakat setelah shalat Idul Fitri
e. Waktu yang haram, yaitu membayar zakat fitrah setelah hari raya Idul Fitri.
e. Ukuran zakat fitrah yang wajib dibayarkan
Zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk bahan makanan pokok daerah setempat.
Sebagai contoh daerah yang makanan pokoknya beras, maka membayar zakat
fitrah adalah dengan beras. Menurut pendapat mayoritas ulama, bahwa zakat
َ ) yaitu sekitar 3,5 liter atau
fitrah di keluarkan dengan kadar ukuran 1 sha‟ ( ٌصاع
setara dengan 2,5 kg – 3 kg beras setiap jiwa.
2. Zakat Maal
a. Pengertian Zakat Maal
Zakat maal adalah adalah mengeluarkan sebagian harta kekayaan kepada orang
yang berhak menerima (mustahik zakat) dengan syarat dan ketentuan yang telah
ditetapkan oleh syara’. Hukum zakat maal adalah wajib bagi orang yang sudah
memenuhi syarat. Allah SWT berfirman dalam Q.S. al-Taubah ayat 103:
Artinya : “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka yang akan membersihkan
dan menyucikan mereka dengan zakat tersebut dan berdo’alah untuk mereka.
Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Taubah :
103).
b. Syarat wajib Zakat Maal
1) Islam
2) Baligh
3) Berakal
4) Merdeka
5) Harta yang dimiliki merupakan jenis harta yang wajib dizakati.
6) Harta berkembang
7) Mencapai nishab (batas minimal mengeluarkan zakat)
8) Mencapai haul (satu tahun)
9) Harta tersebut merupakan kelebihan dari kebutuhan pokok.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 29
c. Harta Yang Wajib Dizakati
1) Emas dan Perak
Emas dan perak merupakan harta yang wajib dikeluarkan zakatnya jika telah
memenuhi nishab dan haul. Kadar zakat yang harus dikeluarkan adalah 2,5%.
Termasuk dalam kategori emas dan perak, adalah mata uang yang berlaku
pada waktu itu di masing-masing negara. Oleh karena segala bentuk
penyimpanan uang seperti tabungan, deposito, cek, saham atau surat
berharga lainnya, termasuk ke dalam kategori emas dan perak. sehingga
penentuan nishab dan besarnya zakat disetarakan dengan emas dan perak.
Demikian juga pada harta kekayaan lainnya, seperti rumah, villa, kendaraan,
tanah, dan sebagainya.
Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: “Bila engkau memiliki dua ratus dirham dan telah berlalu satu tahun
(sejak memilikinya), maka engkau dikenai zakat sebesar lima dirham. Dan
engkau tidak berkewajiban membayar zakat sedikit pun –maksudnya zakat
emas- hingga engkau memiliki dua puluh dinar. Bila engkau telah memiliki dua
puluh dinar, dan telah berlalu satu tahun), maka padanya engkau dikenai zakat
setengah dinar. Dan setiap kelebihan dari (nishab) itu, maka zakatnya
disesuaikan dengan hitungan itu.” (H.R. Abu Daud)
Berdasarkan pada hadis tersebut bahwa nishab emas adalah 20 dinar setara
dengan 93,6 gram emas, sedangkan nishab perak adalah 200 dirham setara
dengan 624 gram perak.
No JENIS HARTA NISAB KADAR ZAKAT
1 Emas 94 gram (20 mitsqal) 2,5 %
2 Perak 624 gram (200 dirham) 2,5 %
َ َ
2) Harta Perniagaan/Perdagangan ( ٌ) ت ِجارة
Harta perniagaan adalah harta yang diperdagangkan/diperjualbelikan dalam
berbagai jenisnya, baik dilakukan oleh perorangan maupun kelompok atau
syirkah (PT, CV, PD, FIRMA). Harta perniagaan wajib dizakati jika sudah
mencapai nishab dan haul. Nishab harta perniagaan sama dengan nishab
emas, sementara itu kadar zakat yang harus dikeluarkan adalah 2,5%.
Rasulullah SAW bersabda:
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 30
Artinya: Dari Samurah bin Jundub Rasulullah SAW memerintahkan kepada
kami agar mengeluarkan zakat dari barang yang disediakan untuk di jual (HR.
Abu Daud)
Dewasa ini, para ulama mengembangkan pemahaman tentang harta
perniagaan yakni harta yang diperoleh dari hasil usaha atau pekerjaan yang
halal. Jenis zakat ini terdiri dari beberapa jenis, di antaranya:
No. Jenis Harta Nishab Haul Kadar Zakat
Perdagangan (ekspor, impor,
1 93,6 gram emas 1 tahun 2,5%
kuliner, mebel)
Industri baja, keramik, tekstil,
2 93,6 gram emas 1 tahun 2,5%
batik
3 Real estate/perumahan 93,6 gram emas 1 tahun 2,5%
4 Jasa (travel, penyewaan ) 93,6 gram emas 1 tahun 2,5%
Pertanian, perkebunan,
5 93,6 gram emas 1 tahun 2,5%
perikanan
3) Zakat Pertanian
Hasil pertanian yang wajib di keluarkan zakatnya terdiri dari biji-bijian dan buah-
buahan. Biji-bijian berupa gandum, padi, jagung atau tanaman sejenis
makanan pokok, sedangkan buah-buahan yang wajib dizakati adalah kurma
dan anggur. Namun, menurut para ulama bahwa semua jenis hasil pertanian
dan perkebunan wajib dizakati jika mencapai nishab yakni 5 wasaq pada biji-
bijian yang sudah bersih dari kulitnya atau 10 wasaq bila masih berkulit.
Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: Tidak ada sedekah (zakat) pada biji-bijian dan buah-buahan sehinggga
mencapai 5 wasaq (HR. Muslim)
1 wasaq : 60 sha’
1 sha’ : 3,1 liter / 2,5 kg
5 wasaq : 5 x 60 sha’ = 300 sha’
300 x 3,1 : 930 liter / 750 kg
Adapun besarnya zakat yang harus di bayarkan ada 2 macam:
a) Jika perkebunan tersebut dikelola tanpa mengeluarkan biaya apa pun (tadah
hujan), maka zakat yang harus dikeluarkan adalah 10% atau 1/10 dari
seluruh hasil panen.
b) Jika perkebunan tersebut dikelola dengan pengairan yang memerlukan
biaya pemeliharaan, maka zakat yang harus dikeluarkan adalah 5% atau
1/20 dari seluruh hasil panen. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 31
Artinya: Tanaman-tanaman yang diairi dengan air hujan atau mata air atau
yang tumbuh di rawa-rawa, maka zakatnya 10% dan tanaman yang diairi
dengan tenaga pengangkutan, maka zakatnya 5% (H.R. Bukhari Muslim)
Sedangkan waktu mengeluarkan zakat pertanian adalah setiap kali panen jika
mencapai nishab. Allah SWT berfirman dalam Q.S. al-An’am ayat 114:
Artinya: “dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan
disedekahkan kepada fakir miskin)”
Contoh:
a) Seseorang panen padi tanpa mengeluarkan biaya pengairan dan
perawatan. Sawahnya menghasilkan 1 ton (1000 kg) padi. Maka, zakat yang
harus dikeluarkan adalah 1000 kg x 10% = 100 kg.
b) Seseorang panen padi 1,5 ton (1500 kg) dengan mengeluarkan biaya untuk
pengairan dan pupuk serta pemberantas hama. Maka, zakat yang harus
dikeluarkan adalah 1500 kg x 5% = 75 kg.
NO JENIS HARTA NISAB KADAR ZAKAT
1 Padi 1350 kg gabah / 750 10 % / 5 %
kg beras
2 Biji-bijan 750 kg beras 10 % / 5 %
3 Kacang-kacangan 750 kg beras 10 % / 5 %
4 Umbi-umbian 750 kg beras 10 % / 5 %
5 Buah-buahan (kurma, 750 kg beras 10 % / 5 %
anggur)
6 Sayur-sayuran 750 kg beras 10 % / 5 %
7 Rumput-rumputan 750 kg beras 10 % / 5 %
4) Zakat Binatang Ternak
Binatang ternak yang wajib dizakati adalah unta, sapi dan kambing/domba.
Binatang-binatang tersebut waib dikeluarkan zakatnya jika telah memenuhi
nishab dan haul. Berikut ini tabel zakat binatang ternak
No. Jenis Nishab Kadar Zakat
Binatang
1. Unta 5 - 9 ekor 1 ekor kambing/domba umur 2
tahun/1 tahun
2 ekor kambing/domba umur 2
10 - 14 ekor
tahun/1 tahun
3 ekor kambing/domba umur 2
15 - 19 ekor
tahun/1 tahun
20 - 24 ekor 4 ekor kambing/domba umur 2
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 32
tahun/1 tahun
25 - 35 ekor 1 ekor unta umur 1-2 tahun
36 - 45 ekor 1 ekor unta betina umur 2-3 tahun
46 - 60 ekor 1 ekor unta betina umur 3-4 tahun
61 - 75 ekor 1 ekor unta betina umur 4-5 tahun
76 - 90 ekor 2 ekor unta betina umur 2-3 tahun
91 - 120 ekor 2 ekor unta betina umur 3-4 tahun
121 – 129 ekor 3 eakor unta umur 2-3 tahun
1 ekor anak unta umur 3-4 tahun
130 – 139 ekor
1 ekor anak unta umur 2-3 tahun
Catatan: Mulai 121 ekor unta, maka setiap 40 ekor unta zakatnya 1 ekor
unta umur 2-3 tahun dan setiap 50 ekor, 1 ekor unta umur 3-4
2. Sapi 30 - 39 ekor 1 ekor sapi umur 1 tahun
40 - 59 ekor 1 ekor sapi umur 2 tahun
60 - 69 ekor 2 ekor sapi umur 1 tahun
1 ekor sapi umur 2 tahun dan 1 ekor
70 - 79 ekor
sapi umur 1 tahun
80 - 89 ekor 2 ekor sapi umur 2 tahun
90 - 99 ekor 3 ekor sapi umur 1 tahun
100 - 109 ekor 1 ekor sapi umur 2 tahun dan 2 ekor
sapi umur 1 tahun
110 - 119 ekor 2 ekor sapi umur 2 tahun dan 1 ekor
sapi umur 2 tahun
Catatan: Mulai 120 ekor sapi, maka setiap 30 ekor sapi zakatnya 1 ekor sapi
umur 1 tahun dan setiap 40 ekor zakatnya 1 ekor sapi umur 2
tahun.
3. Kambing 40-120 ekor 1 ekor kambing/domba
121-200 ekor 2 ekor kambing/domba
201-300 ekor 3 ekor kambing/domba
Catatan: Apabila lebih dari 300 ekor kambing, maka setiap 100 ekor
zakatnya 1 ekor kambing. Jika domba umur 1 tahun, sedangkan
kambing umur 2 tahun.
َ ْ َ
5) Harta Temuan ( ٌ ) رَِكزdan Barang Tambang (ٌ) معدِن
Rikaz adalah barang-barang berharga yang terpendam dalam perut bumi
sebagai peninggalan orang-orang terdahulu yang biasa disebut dengan harta
karun. Termasuk di dalamnya harta yang ditemukan dan tidak ada yang
mengaku sebagai pemiliknya. Kadar zakat yang harus di keluarkan adalah 20%
atau seperlima dari harta temuan. Harta temuan (rikaz) wajib di keluarkan
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 33
zakatnya setiap kali menemukannya tanpa ketentuan nishab dan haul.
Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: ”dan mengenai rikaz, zakatnya seperlima / 20%” (HR. Bukhari)
Contoh:
Seseorang menggali lubang di pekarangan rumahnya. Ia menemukan permata
kuno peninggalan kerajaan zaman dulu. Permata itu di jual dan laku Rp.
14.000.000,-. Maka, zakat yang harus dikeluarkan adalah Rp. 14.000.000,- x
20% = Rp. 2.800.000,-
Sedangkan hasil tambang (ma’din) adalah benda-benda yang terdapat di
dalam perut bumi dan memiliki nilai ekonomis seperti emas, perak, timah,
tembaga, marmer, giok, batu-bara, dan sebagainya. Demikian pula kekayaan
laut seperti mutiara, ambar dan marjan termasuk dalam hasil tambang yang
wajib di zakati. Hasil tambang wajib di keluarkan zakatnya jika mencapai nishab
semisal nishab emas dengan kadar zakat 2,5%. Dalam zakat barang tambang
tidak disyaratkan haul (satu tahun).
Berikut ini tabel harta rikaz dan ma’din:
Kadar
Jenis Harta Nishab Haul
Zakat
Rikaz/harta karun Tidak ada nishab Setiap mendapatkan 20 %
Ma’din/hasil tambang 93,6 gram emas Setiap mendapatkan 2,5%
d. Hikmah Zakat
1) Bagi orang yang mengeluarkan zakat (muzakki)
a) membersihkan harta dari hak-hak mustahik
b) sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah
c) memupuk semangat kerja untuk mencari rizki yang halal
d) mengikis sifat kikir dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama
2) Bagi orang yang menerima zakat (mustahik)
a) dapat membantu kesulitan hidup fakir miskin
b) agar fakir miskin dapat menikmati harta orang kaya
c) mengurangi kecemburuan sosial fakir miskin terhadap orang kaya
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 34
D. RANGKUMAN
1. Ketentuan zakat fitrah sebagai berikut:
ZAKAT FITRAH
Pengertian Bahasa : Bersih, suci
Istilah : Mengeluarkan sebagian harta berupa bahan
makanan pokok bagi setiap muslim menjelang
hari raya idul Fitri dengan tujuan
membersihkan jiwa dengan syarat dan rukun
tertentu
Syarat wajib a. beragama Islam
b. orang tersebut hidup pada waktu terbenam matahari
pada malam idul Fitri
c. mempunyai kelebihan makanan baik untuk dirinya
maupun keluarganya
d. berupa bahan makanan pokok
Rukun a. niat mengeluarkan zakat fitrah
b. pemberi zakat (muzakki)
c. penerima zakat (mustahik)
d. barang yang dizakatkan
Waktu a. Waktu yang diperbolehkan, yaitu sejak awal bulan
mengeluarkan Ramadhan sampai akhir bulan Ramadhan.
b. Waktu yang diutamakan, yaitu mulai terbenam mata hari
pada akhir bulan Ramadhan.
c. Waktu yang lebih baik, yaitu dilaksanakan setelah
salat shubuh sebelum pergi melaksanakan salat id.
d. Waktu yang tidak diperbolehkan, yaitu membayar
zakat fitrah setelah salat id
2. Berikut ini tabel zakat maal:
No. Jenis Harta Nishab Haul Kadar Zakat
1. a. Emas 96,3 gram 1 tahun 2,5%
b. Perak 624 gram 1 tahun 2,5%
2. Perdagangan 96,3 gram emas 1 tahun 2,5%
3. Pertanian 750 kg beras Setiap panen 5% / 10%
4. Binatang ternak
a. Unta 5 ekor 1 tahun 1 ekor kambing
umur 2 th
b. Sapi 30 ekor 1 tahun 1 ekor sapi umur 1
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 35
th
c. Kambing 40 ekor 1 tahun 1 ekor kambing
5. a. Rikaz Tanpa nishab Setiap 20%
mendapatkan
b. Ma’din 96,3 gram emas Setiap 2,5%
mendapatkan
3. Mustahik zakat terdiri dari 8 golongan yakni:
a. Fakir
b. Miskin
c. Amil
d. Muallaf
e. Riqab
f. Qharimin
g. Fi sabilillah
h. Ibnu sabil
4. Hikmah zakat
a. Bagi orang yang mengeluarkan zakat (muzakki)
1) membersihkan harta dari hak-hak mustahik
2) sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah
3) memupuk semangat kerja untuk mencari rizki yang halal
4) mengikis sifat kikir dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama
b. Bagi orang yang menerima zakat (mustahik)
1) dapat membantu kesulitan hidup fakir miskin
2) agar fakir miskin dapat menikmati harta orang kaya
3) mengurangi kecemburuan sosial fakir miskin terhadap orang kaya
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 36
E. LATIHAN TUGAS
1. Bacalah ayat berikut!
a. Terjemahkan ayat tersebut dengan benar!
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
b. Uraikan tujuan yang dimaksud dari penyelenggaraan zakat seperti yang disebutkan
oleh ayat tersebut!
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
2. Pembayaran zakat fitrah seharusnya ditunaikan dalam bentuk makanan pokok, dalam
hal ini adalah beras sebagaimana yang sudah berlaku di masyarakat indonesia. Akan
tetapi seiring dengan perkembangan zaman banyak golongan masyarakat yang
memilih untuk membayarnya dalam bentuk uang tunai baik secara langsung atau
transfer. Mereka beralasan karena kesibukan yang padat dan uang lebih dibutuhkan
oleh masyarakat modern dari pada beras, disamping juga lebih leluasa untuk
penggunaannya. Menurut pendapatmu bagaimana hukum zakat fitrah tersebut?
Jelaskan!
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
3. Saat pembayaran zakat fitrah biasanya orang-orang akan mengumpulkan beras dari
anggota keluarga mereka dalam satu paket. Dan diantarkan oleh salah satu keluarga
mereka ke panitia zakat yang ada. Biasanya beras ini diantar oleh istri atau salah satu
anak, ayah jarang sekali mengantarnya ke panitia zakat, padahal ini adalah kewajiban
ayah sebagai penanggung jawab menunaikan zakat fitrah. Menurut pendapatmu,
sahkah zakat fitrah tersebut? Jelaskan!
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
4. Saat ini jarang kita jumpai atau bahkan tidak ada orang yang mempunyai hewan
ternak yang berjumlah banyak. Akan tetapi banyak orang yang mempunyai puluhan
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 37
mobil angkutan kota, bus pariwisata, persewaan rental mobil, sepeda thrill dan lainnya.
Apakah hal tersebut bisa dikategorikan wajib zakat? Berikan alasanmu!
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
5. Pak Broto mempunyai suatu usaha perdagangan yang beromset satu miliar, setiap
tahunnya ia mengeluarkan zakatnya 2,5 % dan diberikan kepada para mustahiknya
sebanyak 500 orang. Berapa besaran rupiah yang dipereoleh satu orang mustahik?
Jelaskan!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
_________________________________________________________________
F. TUGAS MANDIRI
Pilihlah salah satu jawaban antara a, b, c, dan d yang benar!
1. Fulan seorang siswa Madrasah Tsanawiyah yang tentunya ia sudah mempelajari
tentang zakat. Karena keluarganya termasuk orang yang mampu maka setiap tiba
waktu selalu mengeluarkan zakat. Yang dimaksud zakat secara istilah adalah ….
A. sesuatu yang kita miliki dan kita wajib memberikan kepada tetangga dan keluarga
B. sejumlah harta yang diambil dari harta tertentu untuk diberikan terhadap golongan
tertentu.
C. sebagian harta yang dimiliki oleh seseorang untuk diberikan kepada saudara
terdekat
D. bertambahnya harta benda yang sudah berbulan-bulan, kemudian kita berikan pada
saudara.
2. Bacalah potongan ayat berikut!
Ayat tersebut sebagai dasar tentang hukum mengeluarkan zakat adalah wajib.
Kewajiban tersebut berlaku bagi ….
A. seseorang yang telah dewasa dan baligh
B. seseorang telah memenuhi syarat yang berlaku
C. orang yang sudah memahami prinsip syariat islam
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 38
D. tokoh masyarakat yang membimbing masyarakat untuk semangat beragama
3. Cermati satu ayat dari surat al-Baqarah berikut.
Peruntukan zakat bagi mustahik sesuai ayat tersebut secara berurutan adalah....
A B
Amil, ghorim, ibnu sabil dan orang yang Fakir, miskin, orang yang berhutang,
berjuang dijalan Allah. ibnu sabil, muallaf dan sabilillah.
C D
Orang fakir, kerabat terdekat, hamba Fakir, miskin, amil, muallaf, riqab,
sahaya, orang berhutang. gharim, sabilillah dan ibnu sabil
4. Beberapa tetangga dekat rumah terdapat orang tua yang hidup mandiri tanpa ada
keluarga yang menemani, mereka juga tidak punya pekerjaan tetap karena usia yang
tidak memungkinkan kuat untuk bekerja. Biasanya untuk kebutuhan harian mereka
para tetangga dengan senang hati memberi bantuan alakadarnya. Dalam kaitannya
dengan mustahik zakat ilustrasi tersebut termasuk dalam....
A. amil
B. fakir
C. miskin
D. sabilillah
5. Di Indonesia terdapat beberapa lembaga resmi yang sudah mendapat izin operasional
dari pemerintah untuk menarik, menerima dan menyalurkan zakat. Seperti BAZNAS,
LAZISNU dan yang lain. Sehingga orang-orang yang berkecimpung didalamnya juga
berhak menerima zakat karena mereka termasuk dalam mustahik zakat, yaitu....
A. amil
B. fakir
C. miskin
D. sabilillah
6. Berikut bukan merupakan musthik zakat adalah….
A. orang kaya, Saudara mapan, tetangga, dan Keturan Nabi Saw
B. non muslim, Orang kaya, Keturunan Rasulullah Saw. dan Budak
C. orang tua kita, Orang saleh, Teman dan Bani Hasyim dan Bani Abdul Muttholib
D. orang yang dalam tangungan kita hidupnya, Bani abdul Hasyim dan Hamba sahaya
7. Setiap menjelang akhir Ramadhan terlebih malam takbir kaum muslimin yang
mempunyai kelebihan rizki akan memberikan bahan makanan pokok kepada kaum
duafa di daerahnya, hal ini dilakukan sebagai pembersih dan penyempurna amalan
puasa Ramadhan. Kegiatan tersebut dinamakan....
A. berbagi buka
B. bersedekah
C. zakat fitrah
D. zakat maal
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 39
8. Bacalah hadis berikut!
Diantara tujuan diwajibkannya zakat fitrah menurut hadis tersebut adalah...
A. memenuhi kebutuhan orang miskin pada hari raya idul fitri .
B. agar orang muslim bisa makan dengan sepuasnya
C. menjaga kaum dhuafa biar tidak kelaparan
D. supaya bisa bertahan hidup
9. Perhatikan tabel berikut!
H K
Barang yang dizakatkan Barang yang dizakatkan
Saksi serah terima zakat Pemberi zakat
Surat tanda terima zakat Tempat pengumpulan zakat
Pengurus zakat (amil zakat) Pengurus zakat (amil zakat)
V L
Penerima zakat Barang yang dizakatkan
Saksi serah terima zakat Niat melaksanakan zakat
Barang yang dizakatkan Penerima zakat
Pengurus zakat (amil zakat) Pemberi zakat
Yang termasuk rukun zakat fitrah berdasarkan tabel tersebut adalah....
A. H
B. K
C. V
D. L
10. Di malam takbiran menjelang hari raya Idul Fitri, keluarga pak Fakih menyambut
anggota keluarga baru. Bayi tersebut diberi nama Syaiful Ramadhani. Hukum
mengeluarkan zakat fitrah bagi bayi tersebut adalah ....
A. wajib
B. haram
C. mubah
D. sunnah
11. Perhatikan tabel berikut!
KODE SYARAT WAJIB ZAKAT
A beragama Islam
B Berupa bahan makanan pokok
H Bisa menemukan mustahik zakat terdekat
L Hidup pada waktu terbenam matahari pada malam idul Fitri
J Melakukan puasa Ramadhan sebulan penuh
M mempunyai kelebihan makanan baik untuk dirinya maupun keluarganya
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 40
Yang bukan termasuk syarat wajib zakat menurut tabel tersebut adalah....
A. B dan M
B. A dan J
C. J dan H
D. L dan B
12. Perhatikan tabel berikut!
Kode HUKUM WAKTU
I Wajib setelah shalat shubuh, sebelum pelaksaan Shalat Id.
II Makruh menunaikan zakat setelah shalat Idul Fitri
III ketika sesorang menjumpai Ramadhan walaupun
Haram
sesaat
IV sejak awal bulan Ramadhan sampai akhir bulan
Sunah
Ramadhan.
Hukum dan waktu yang tepat terkait mengeluarkan zakat fitrah berdasarkan tabel
tersebut adalah ....
A. I
B. II
C. III
D. IV
13. Dalam memberikan zakat kepada mustahik, orang yang paling diutamakan untuk
diberi zakat adalah....
A. orang yang tidak mempunyai pekerjaan sehingga tidak mampu memenuhi
kebutuhan hidupnya.
B. petugas yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat kepada fakir miskin.
C. orang yang saat itu dalam perjalan jauh untuk mencari ridho Allah
D. orang yang baru masuk islam serta keimanannya belum kuat
14. Pagi itu begitu banyak orang yang berdiri berjajar dengan membawa nomor antrian di
depan rumah Syeh Puji astro. Ternyata Syeh Puji sedang membagikan zakat mal yang
setiap tahunnya mencapai puluhan juta rupiah. Yang dimaksud zakat mal adalah....
A. mengeluarkan harta benda yang disimpan selama setahun
B. membagikan harta kekayaan yang telah di tabung di bank dalam kurun waktu
tertentu .
C. memberikan sebagian kecil dari harta yang telah memenuhi syarat selama satu
tahun kepada kaum dhuafa.
D. mengeluarkan sebagian harta kekayaan setelah mencapai satu nisab dan
mencapai satu tahun.
15. Perhatikan tabel berikut!
I II
1. Laki-laki 1. Baligh
2. Muslim 2. Muslim
3. Berakal sehat 3. Berakal sehat
4. Sudah mencapai satu nisab 4. Sudah mencapai satu nisab
5. Masih hidup 5. Masih hidup
6. Mencapai satu haul 6. Mencapai satu haul
7. Harta warisan 7. Harta gono gini
8. Berupa harta berkembang 8. Berupa harta berkembang
9. Harta total keseluruhan 9. Rela hati dikelauarkan
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 41
III IV
1. Merdeka 1. Baligh
2. Muslim 2. Muslim
3. Berakal sehat 3. Berakal sehat
4. Sudah mencapai satu nisab 4. Sudah mencapai satu nisab
5. Masih hidup 5. Harta wajib zakat
6. Mencapai satu haul 6. Mencapai satu haul
7. Harta peninggalan 7. Merdeka
8. Berupa harta pribadi 8. Berupa harta berkembang
9. Harta laba bisnis 9. Harta kelebihan dari kebutuhan pokok
Dari beberapa pernyataan tersebut yang termasuk syarat wajib zakat maal adalah ….
A. IV
B. III
C. II
D. I
16. Tahun ini hasil panen padi Pak Sholeh sangat melimpah walaupun beliau hanya
mengandalkan dari air hujan sebagai pengairannya. Namun begitu beliau tidak lupa
untuk mengeluarkan zakat dari hasil panen beliau yang sangat banyak tersebut.
Ukuran gabah yang harus dikeluarkan oleh pak Sholeh sebagai zakat adalah....
A. ¼ hasil panen
B. 20 kilogram
C. 10 persen
D. 5 persen
17. Bacalah hadis berikut!
Berdasarkan hadis tersebut, nishab emas adalah 20 dinar. Jika dikonversikan kedalam
ukuran modern adalah ….
A. 84 gram
B. 94 gram
C. 150 gram
D. 200 gram
18. Pak Hanafi di akhir tahun 2019 memiliki harta simpanan berupa emas seberat 120
gram, jika harga emas 550.000/gram pada akhir tahun 2020, maka jumlah zakat yang
harus dikeluarkan adalah....
A. Rp. 1.400.000,-
B. Rp. 1.650.000,-
C. Rp. 2.000.000,-
D. Rp. 3.400.000,-
19. Nenek Yuli mengumpulkan koleksi perhiasan perak yang pernah beliau miliki selama
setahun ini dan seluruhnya terkumpul 846 gram. Beliau akan menjual semuanya
sebagai tambahan modal usaha. Zakat yang harus dibayarkan oleh Fulan jika harga
perak per gram Rp. 20.000,- adalah ….
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 42
A. Rp. 423.000,-
B. Rp. 210.000,-
C. Rp. 343.500,-
D. Rp. 450.500,-
20. Fulan membuka usaha kuliner yang menyediakan makanan tradisional khas orang
Jogja yaitu nasi gudeg. Setiap hari, warung kulinernya selalu ramai didatangi pembeli
dari berbagai daerah dikarenakan rasanya yang sangat mengugah selera dan enak
serta harganya sangat terjangkau di kalangan semua elemen masyarakat. Apabila
hasil usahanya telah mencapai nishab dan haul, maka Fulan wajib membayar zakat
maal. Kadar zakat harta perdagangan yang harus dibayar Fulan adalah ….
A. 2,5%
B. 5%
C. 10%
D. 20%
21. Hasil laporan bagian keuangan, tercatat bahwa PR SUSENA memiliki jumlah uang
sebesar Rp. 560.000.000,-, piutang sebesar Rp. 90.000.000,- dan hutang sebesar Rp.
80.000.000,-. Zakat perdagangan yang wajib dikeluarkan oleh pemilik PR. SUSENA
adalah sebesar ….
A. Rp. 12.375.000,-
B. Rp. 14.250.000,-
C. Rp. 17.875.000,-
D. Rp. 11.125.000,-
22. Pak Hasan memiliki peternakan kambing sebenyak 3 lokasi yang berbeda dengan
banyak kambing mencapai 300 ekor. Zakat hasil peternakan yang harus dikeluarkan
oleh pak Hasan adalah...... ekor kambing.
A. 4
B. 5
C. 2
D. 7
23. Indonesia adalah negara dengan hasil bumi yang sangat kaya, diantaranya adalah
hasil tambang yang sangat melimpah ruah. Seperti nikel, batubara, batu marmer dan
lainnya. Tentunya hasil tambang bumi tersebut jug wajib dizakati. Besar zakat yang
dikeluarkan adalah....
A. 15 %
B. 2,5%
C. 10%
D. 5%
24. Setelah membeli tanah milik pak Agus, Fulan kemudian mengadakan penggalian
sebagai awal dari pembangunan wisata renang dan outbond untuk masyarakat.
Ditengah-tengah proses penggalian ia menemukan harta karun dengan kisaran
sebesar Rp. 180.000.000,-. Zakat yang harus dikeluarakan oleh fulan terhadap harta
temuan tersebut adalah....
A. Rp. 70.125.000,-
B. Rp. 36.000.000,-
C. Rp. 19.500.000,-
D. Rp. 12.000.000,-
25. Seluruh harta yang dimiliki oleh si kaya sebenarnya merupakan titipan dan anugerah
dari Allah SWT sehingga jika telah memenuhi ketentuan maka wajib dikeluarkan
zakatnya. Hikmah dari dikeluarkannya zakat adalah ....
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 43
A. Dapat membersihkan harta dan jiwa muzakki
B. Meringankan harta yang dimiliki
C. Makin dekat dengan tetangga
D. Hartanya semakin berkurang
F. LEMBAR KERJA
1. Lakukan hal hal berikut!
a. Amati daerah sekitarmu, zakat apa saja yang mungkin terjadi di daerahmu selain
zakat fitrah! Tulis hasil pengamatanmu!
b. Lakukan wawancara dengan salah satu tokoh agama di daerahmu, tentang
seberapa besar kesadaran masyarakat untuk melakukan pembayaran zakat atas
harta kekayaan mereka
c. Kumpulkan hasil pengamatanmu keopada guru sebagai tambahan nilai tugas
Nilai Ttd Guru Ttd Ortu
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 44
PUASA WAJIB DAN PUASA
SUNAH
KOMPETENSI DASAR
1.3 Menghayati hikmah dan manfaat ibadah puasa sebagai perintah agama islam
2.3 Menjankan sikap sabar, disiplin dan empati kepada sesama
3.3 Menganalisis ketentuan ibadah puasa wajib dan sunah
4.3 Menyajikan hasil analisis tentang ibadah puasa wajib dan sunah
A. MATERI POKOK
1. Ketentuan Puasa
2. Macam-macam Puasa
3. Hikmah Puasa
B. KETENTUAN PUASA
1. Pengertian Puasa
Istilah puasa dalam bahasa Arab dikenal dengan “shiyaam atau shaum”, keduanya
merupakan bentuk masdar dari: صيَا ًماِ – ص ْو ُم
ُ َ ي- ام
َ صَ yang yang berarti menahan atau
mencegah. Sedangkan menurut istilah, puasa adalah menahan diri dari segala
sesuatu yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari
disertai niat, syarat dan rukun tertentu. Allah SWT. berfirman:
Artinya : “Makan dan minumlah kami hingga waktu kelihatan benang yang putih dan
benang hitam yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam.”
(QS. Al-Baqarah: 187).
2. Syarat Puasa
Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam melaksanakan puasa. Syarat-syarat
tersebut terdiri dari syarat wajib dan syarat sah.
a. Syarat Wajib
Syarat wajib puasa adalah segala sesuatu yang menyebabkan seseorang
diwajibkan melakukan puasa. Muslim yang belum memenuhi syarat wajib
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 45
puasa maka dia belum dikenai kewajiban untuk mengerjakan puasa wajib.
Adapun yang termasuk syarat wajib puasa antara lain:
1. Islam
2. Baligh
3. Berakal sehat
4. Mampu ( kuat melaksanakan puasa)
5. Suci dari haid dan nifas (khusus bagi kaum wanita)
6. Menetap (mukim)
b. Syarat Sah
1. Islam.
2. Tamyis/mumayiz (mampu membedakan yang baik dan yang buruk)
3. Suci dari haid dan nifas.
4. Bukan pada hari-hari yang diharamkan puasa
3. Rukun Puasa
Pada waktu kita berpuasa, ada dua rukun yang harus diperhatikan, yaitu :
1) Niat puasa yaitu adanya kesengajaan di dalam hati untuk menjalankan puasa
sematamata mengharap ridha Allah SWT. Ibadah puasa tanpa adanya niat
maka tidak bisa dikatakan sebagai puasa. Untuk puasa wajib, maka kita harus
berniat sebelum datang fajar. Sementara itu untuk puasa Sunah, niat boleh
dilakukan setelah terbit fajar, dengan syarat kita belum melakukan perbuatan-
perbuatan yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, berhubungan
suami istri, dan lain-lain.
Nabi SAW bersabda:
Artinya: “Dari Hafsah Rasulullah SAW bersabda, barang siapa yang tidak
berniat puasa pada malamnya sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.” (HR.
Tirmidzi)
2) Meninggalkan segala sesuatu yang membatalkan puasa mulai terbit fajar
hingga matahari terbenam.
4. Sunah Puasa
Selain melaksanakan hal yang wajib, kita juga dianjurkan melaksanakan amalan
amalan Sunah untuk mendapatkan kesempurnaan ibadah kita. Adapun amalan-
amalan Sunah tersebut antara lain:
1) Makan Sahur, sebagaimana sabda Rasulullah SAW
Makan sahur bertujuan kita kuat menjalankan ibadah puasa. Sahur disunahkan
karena ada keberkahan di dalamnya, sebagaimana sabda Rasulullah
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 46
Artinya: “Dari Anas RA, Rasulullah SAW bersabda hendaklah kalian makan
sahur, karena dalam sahur itu terdapat keberkahan.” ([Link] Muslim)
2) Mengakhirkan makan sahur (±15 menit sebelum subuh). Rasulullah SAW
bersabda:
Artinya : “ Dari Zaid bin Tsabit r.a berkata : “Kami makan sahur bersama
Rasulullah SAW kemudian bangkit untuk sholat Subuh.” Zaid bertanya,
”Berapa lama jarak antara keduanya? Kira-kira lima puluh ayat.”( HR. Bukhari
Muslim)
3) Menyegerakan berbuka puasa. Menyegerakan berbuka setelah waktu maghrib
tiba. Disunahkan berbuka dengan makanan yang manis-manis seperti kurma
segar atau kurma matang dengan bilangan ganjil. Jika tidak ada maka dengan
air putih, kemudian melaksanakan salat maghrib.
4) Berdoa sewaktu berbuka puasa
Berdoa saat berbuka puasa merupakan sunah yang diajarkan Rasulullah
SAW. Salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa adalah menjelang
berbuka atau saat berbuka puasa. Doa berbuka puasa yaitu:
Artinya : “Ya Allah, karena Engkau saya berpuasa, kepada Engkau saya
beriman dan dengan rizki yang telah Engkau berikan saya berbuka, lapar dan
dahaga telah hilang, urat-urat tenggorokan telah basah kembali dan pahala
telah Engkau tetapkan berdasarkan kehendakmu.”
5) Memberi buka puasa (tafthir shaim). Hendaknya kita berusaha untuk selalu
memberikan ifthar (berbuka) bagi mereka yang berpuasa walaupun hanya
seteguk air ataupun sebutir kurma. Rosulullah SAW bersabda:
Artinya :“Siapa yang memberi makanan untuk orang yang berbuka puasa,
maka ia mendapat ganjaran sebanyak orang yang berpuasa dan tidak
mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun.” (HR. Tirmidzi)
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 47
6) Meninggalkan hal-hal yang akan menghilangkan nilai puasa seperti berdusta,
bergunjing, adu domba, berbicara sia-sia dan jorok, serta larangan-larangan
Islam lainnya sehingga terbentuk ketaqwaan, inilah tujuan puasa.
7) Memperbanyak amal shalih terutama membaca Al-Qur’an dan bersedekah.
8) I’tikaf adalah berdiam diri di masjid untuk beribadah kepada Allah. Rasulullah
SAW. selalu beri’tikaf terutama pada sepuluh malam terakhir dan para istrinya
juga ikut i’tikaf bersamanya. Secara khusus materi tentang i’tikaf akan dibahas
pada baba tersendiri.
5. Hal-hal yang makruh pada waktu berpuasa
Ketika kita sedang berpuasa, ada hal-hal yang makruh dilakukan meskipun tidak
sampai membatalkan puasa antara lain:
1) Berkumur-kumur yang berlebihan
2) Menyikat gigi, bersiwak setelah tergelincir matahari
3) Mencicipi makanan, walaupun tidak ditelan
4) Memperbanyak tidur ketika berpuasa, dan
5) Berbekam atau disuntik
6) Sengaja melambatkan berbuka padahal waktu sudah tiba.
6. Hal-hal yang membatalkan puasa
Saat kamu berpuasa, berhati-hatilah jangan sampai melakukan sesuatu yang dapat
membatalkan ibadah tersebut. Adapun beberapa hal yang dapat membatalkan
puasa antara lain:
1) Makan dan minum dengan sengaja
2) Murtad (keluar dari agama Islam)
3) Muntah dengan sengaja
4) Bersetubuh atau melakukan hubungan suami istri pada siang hari
5) Keluar darah haid atau nifas
6) Keluar air mani yang disengaja
7) Merubah niat puasa.
8) Hilang akal karena mabuk, pingsan, atau gila.
7. Hal – Hal Yang Membolehkan Tidak Puasa
Melaksanakan puasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban setiap muslim
yang tidak boleh ditinggalkan. Namun karena halangan/udzur tertentu ada yang
tidak dapat melaksanakannya.. Kesulitan-kesulitan yang menghalangi puasa ini
disebut udzur syar’i. Orang yang mendapat halangan (udzur) tersebut
diperbolehkan tidak berpuasa. Halangan yang menyebabkan puasa Ramadhan
diqadha pada hari-hari lain yaitu:
a) Boleh tidak berpuasa tetapi harus mengqadha puasanya, yaitu :
1) Orang sakit yang jika dipaksakan berpuasa, sakitnya akan bertambah parah
maka mereka boleh berbuka.
2) Dalam perjalanan jauh (musafir). Jika berpuasa yang bersangkutan akan
menemui kesukaran. Jarak perjalanan yang membolehkan meninggalkan
puasa Ramadhan sama dengan jarak yang membolehkan mengqashar salat
(masafatul qashar).
Allah SWT berfirman:
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 48
Artinya: “Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam
perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak
hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. dan wajib bagi orang-
orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar
fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. barangsiapa yang dengan
kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya.
dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS. Al-Baqarah :
184)
3) Khusus bagi wanita, haidh dan nifas juga merupakan halangan berpuasa
yang mewajibkan qadha. Bahkan orang yang sedang haidh atau nifas
haram baginya berpuasa. Dalam hadits yang diriwayatkan Al-Bukharidan
Muslim dari Aisyah, ia berkata:
Artinya: "Dari Aisyah ia berkata: “Kami sedang haidh di masa Rasulullah
SAW, maka kami disuruh mengqadha puasa, tetapi tidak disuruh
mengqadha salat”. (HR. Al-Bukhari)
b) Boleh tidak berpuasa tetapi harus mengganti dengan membayar fidyah, yaitu
yaitu semua halangan yang membuat seseorang tidak sanggup melaksanakan
puasa, antara lain:
1) Orang yang lanjut usia (sangat tua)
2) Sakit menahun, sehingga tidak mungkin dapat mengqadha puasa di hari-
hari lain.
3) Hamil.
4) Ibu yang menyusui anak.
5) Orang yang pekerjaannya tidak memungkinkan dapat berpuasa Ramadhan
dan tidak dapat mengqadha di hari-hari lain. Firman Allah SWT:
Artinya:"Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya, (jika
mereka tidak berpuasa) metnbayar fidyah (yaitu) memberi makan seorang
miskin ". (Al Baqarah: 184).
Ukuran fidyah yang diberikan ialah semisal dengan kebutuhan makan selama satu
hari yaitu sekitar 3/4 liter.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 49
Bagi wanita hamil atau menyusui anak, ulama dalam madzhab Syafi'i
berpandangan sebagai berikut:
1) Kalau mereka takut puasa akan mengganggu kesehatan dirinya sendiri, wajib
qadha seperti orang sakit.
2) Kalau mereka takut puasa akan mengganggu kesehatan dirinya dan anaknya,
wajib qadha seperti jika hanya takut tergangu kesehatan dirinya sendiri.
3) Kalau mereka takut puasa akan mengganggu anaknya, wajib qadha dan
membayar fidyah.
C. Macam-macam Puasa
Dilihat dari segi hukumnya, puasa dibedakan menjadi 4 macam, antara lain:
1. Puasa wajib (fardhu), yaitu puasa yang jika dilaksanakan mendapatkan pahala,
jika ditinggalkan mendapat dosa. Contoh: puasa Ramadhan, puasa nazar, dan
puasa kifarat
2. Puasa Sunah, yaitu puasa yang apabila dilaksanakan mendapatkan pahala,
apabila ditinggalkan tidak mendapat dosa.
3. Puasa makruh, yaitu puasa yang lebih baik ditinggalkan.
4. Puasa haram, yaitu puasa yang apabila dilaksanakan mendapatkan dosa, apabila
ditinggalkan mendapatkan pahala.
1. Puasa Wajib
Puasa Wajib adalah puasa yang hukumnya wajib, yaitu jika dikerjakan mendapat
pahala dan jika ditinggalkan berdosa. Puasa wajib itu ada 3 macam yaitu: 1) Puasa
Ramadhan; 2) Puasa Nadzar; 3) Puasa Kafarat.
a) Puasa Ramadhan
1. Pengertian puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan adalah puasa yang diwajibkan atas setiap muslim yang
memenuhi syarat selama sebulan penuh pada bulan Ramadhan. Puasa
Ramadhan termasuk salah satu puasa wajib yang harus dilakukan oleh
segenap kaum muslimin. Bulan ini merupakan bulan yang penuh berkah,
penuh dengan ampunan Allah SWT. dan rahmat-Nya. Di dalamnya terdapat
malam yang lebih mulia dari seribu bulan yaitu malam lailatul qadar. Begitu
pula Al-Qur’an diturunkan pertama kali di salah satu malam pada bulan ini.
Puasa Ramadhan diwajibkan oleh Allah SWT untuk pertama kalinya pada
tahun kedua hijriyah. Pada waktu itu, Rasulullah baru menerima perintah
memindahkan arahkiblat dari Baitul Makdis di Palestina ke arah Masjidil
Haram di Makkah. Firman Allah SWT.:
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman,diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu sebelum
kamu agar kamu bertakwa.”([Link]-Baqarah:183)
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 50
Sabda Rosulullah SAW
Artinya : “Dari Abu Abdurrahman Abdillah bin Umar bin Khatab Radiyallahu
‘anhuma berkata: aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Islam itu
ditegakkan di atas 5 dasar, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang
(patut disembah) kecuali Allah, dan bahwasanya Nabi Muhammad SAW. Itu
utusan Allah, (2) mendirikan salat lima waktu, (3) membayar zakat, (4)
mengerjakan haji ke Baitullah, (5) berpuasa pada bulan Ramadhan”. (HR.
Attirmidzi dan Muslim)
2. Cara Menentukan awal dan akhir Ramadhan
Tahukah kamu bagaimana cara menentukan awal dan akhir bulan
Ramadhan? Untuk menentukan awal dan akhir Ramadhan, dapat dilakukan
dengan tiga cara, antara lain:
a. Ru'yatul hilaal, yaitu dengan cara melihat terbitnya bulan di hari ke 29
bulan Sya`ban. Pada sore hari saat matahari terbenam di ufuk barat.
Apabila pada saat itu bulan sabit dapat terlihat meskipun sangat kecil
dan hanya dalam waktu yangIsingkat, maka ditetapkan bahwa mulai
malam itu, umat Islam sudah memasuki tanggal 1 Ramadhan. Jadi
bulan Sya`ban umurnya hanya 29 hari bukan 30 hari. Maka ditetapkan
untuk melakukan ibadah Ramadhan seperti salat tarawih, makan sahur
dan mulai berpuasa. Firman Allah:
Artinya: “Maka barang siapa diantara kamu sekalian yang menyaksikan
awal Ramadhan haruslah ia berpuasa.” (QS. Al Baqarah: 185)
Hadis Nabi SAW.:
Artinya: ”Bahwasanya Ibnu Umar telah melihat Bulan, maka
diberitahukannya hal itu kepada Rasulullah SAW., lalu beliau berpuasa
dan menyuruh orang-orang agar berpuasa pula.” (HR. Daud).
b. Istikmaal, yaitu menyempurnakan bilangan bulan sya'ban atau bulan
Ramadhan menjadi 30 hari. Hal ini dilakukan bila ru'yatul hilal tempak
atau kurang jelaskarena tertutup awan atau sebab lain.
Sabda Nabi SAW.:
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 51
Artinya: ”Dari Abi Hurairah ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:
“Berpuasalah kalian sewaktu melihat bulan (di bulan Ramadhan), dan
berbukalah kamu sewaktu melihat bulan (di bulan Syawal). Maka jika
ada yang menghalangi (mendung), sehingga bulan tidak kelihatan,
hendaklah kamu sempurnakan bulan Sya’bant iga puluh hari (bulan
Sya’ban).” (HR. An-Nasa’i).
Firman Allah :
Artinya: “dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan
hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang
diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (QS. al-Baqarah : 185)
c. Hisaab, yaitu memperhitungkan peredaran bulan dibandingkan dengan
perbedaan [Link] MADRASAH TSANAWIYAH KELAS VIII 57
Nabi SAW. bersabda:
Artinya: “Dari Abdullah bin Umar ia berkata, aku mendengar Rasulullah
SAW. bersabda,“Apabila kamu melihat bulan (di bulan Ramadhan),
hendaklah kalian berpuasa. Dan apabila kamu melihat bulan (di bulan
Syawal), hendaklah kamu berbuka. Maka jika ada yang menghalangi
(mendung), sehingga bulan tidak kelihatan, hendaklah kalian kira-
kirakan bulan itu.” (HR. Al-Turmuzi dan Muslim)
3. Amalan Sunah Dibulan Ramadhan
Amalan Sunnat pada bulan Ramadhan antara lain
a) Salat tarawih, merupakan salah satu salat Sunah malam yang hanya
dapat dilaksanakan di bulan Ramadhan.
b) Salat witir dan salat Sunah lainnya.
c) Jika ada kelebihan rezeki, sedekahkan kepada orang yang sedang
berpuasa atau mengajak mereka untuk buka bersama.
d) Memperbanyak membaca Al-Qur’an (tadarrus).
e) I'ktikaf di masjid untuk ibadah.
b) Puasa Nazar
1. Nazar artinya menjadikan sesuatu dari yang tidak wajib menjadi wajib, atau
ikatan janji yang diperintahkan untuk melaksanakannya. Jadi, puasa nazar
adalah puasa yang telah dijanjikan oleh seseorang karena mendapatkan
sesuatu kebaikan. Allah SWT. berfirman:
Artinya : “… dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka dan
hendaklah mereka melakukan melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu
(Baitullah)”. (QS. Al-Hajj : 29).
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 52
2. Hukum Puasa Nazar
Berdasarkan ayat di atas, dan karena puasa nazar merupakan puasa yang
telah dijanjikan oleh yang bersangkutan untuk dilaksanakan maka hukumnya
wajib. Dengan demikian, jika yang bernazar tidak melaksanakan puasa maka ia
akan berdosa.
Nabi SAW. bersabda:
Artinya:"Dari Aisyah ra. ia berkata, Rasulullah SAW. bersabda: “Barang siapa
bernazar akan mentaati Allah maka hendaklah ia mentaati-Nya dan barang
siapa bernadzar akan bermaksiat kepada Allah, maka janganlah ia
melakukannya”. ([Link]-Bukhari dan Muslim).
Puasa nazar terjadi karena seseorang telah berjanji akan berpuasa jika ia
mendapatkan sesuatu yang menggembirakan (kebaikan). Misalnya, jika saya
naik kelas maka saya akan berpuasa selama tiga hari. Pada dasarnya puasa ini
bukan puasa wajib, tetapi karena sudah dinazarkan maka menunaikannya
adalah wajib.
c) Puasa Kafarat
1. Pengertian Puasa Kafarat
Kafarat menurut bahasa berarti denda atau tebusan. Dengan demikian, puasa
kafarat adalah puasa yang dilakukan dengan maksud untuk memenuhi denda
atau [Link] puasa kafarat hukumnya wajib.
2. Macam-Macam Puasa Kafarat
Ada beberapa macam puasa kafarat, di antaranya sebagai berikut:
a. Puasa yang dilaksanakan karena melanggar larangan haji, yaitu bagi
orang yang melaksanakan ibadah haji dengan cara tamatu` atau qiran
wajib membayar denda berupa menyembelih 1 ekor kambing/domba.
Apabila tidak mampu, dia wajib berpuasa selama 3 hari ketika masih di
tanah suci dan tujuh hari setelah sampai tanah kelahirannya.
Artinya: “… Apabila kamu telah (merasa) aman, maka bagi siapa yang
ingin mengerjakan `umrah sebelum haji (di dalam bulan haji), (wajiblah ia
menyembelih) korban yang mudah didapat. Tetapi jika ia tidak
menemukan (binatang korban atau tidak mampu), maka wajib berpuasa
tiga hari dalam masa haji dan tujuh hari (lagi) apabila kamu telah pulang
kembali. Itulah sepuluh (hari) yang sempurna. siksaan-Nya.” (QS. Al-
Baqarah: 196)
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 53
b. Puasa kafarat karena melanggar sumpah atau janji
Apabila seseorang berjanji untuk melaksanakan sesuatu tetapi dia tidak
memenuhi, maka dia wajib membayar kafarat yaitu puasa tiga hari, ketika
tidak mampu memberi makan sepuluh orang miskin. Firman Allah:
Artinya: “Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu
yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu
disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, maka kafarat
(melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin,
yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau
memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak.
Barang siapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kaffaratnya
puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kaffarat sumpah-
sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar). Dan jagalah
sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-
Nya agar kamu bersyukur (kepada-Nya). (QS. Al-Maidah: 89)
c. Puasa kafarat karena sumpah Zihar (ٌظ ٌهار
ٌِ )َ
Zihar adalah seorang suami yang menyerupakan istrinya sama dengan
punggung ibunya. Jika dia ingin berdamai, maka dia wajib membayar
kafarat, yaitu puasa dua bulan berturut-turut, sesuai dengan firman Allah:
Artinya: “Orang-orang yang menzhihar istri mereka, kemudian mereka
hendak menarik kembali apa yang mereka ucapkan, maka (wajib
atasnya) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami istri itu
bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepada kamu, dan Allah Maha
Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Barangsiapa yang tidak
mendapatkan (budak), maka (wajib atasnya) berpuasa dua bulan
berturut-turut sebelum keduanya bercampur.” (QS. Al-Mujaadilah: 3-4)
d. Puasa kafarat karena pembunuhan tanpa sengaja, yaitu puasa dua
bulan berturut-turut.
Puasa kafarat karena hubungan suami sitri di bulan Ramadhan dengan
sengaja pada saat puasa, yaitu puasa dua bulan berturut-turut.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 54
Allah SWT. hanya melarang umatnya bersetubuh disiang hari pada bulan
Ramadhan, sedangkan pada malam hari diperbolehkan. Jadi, barang
siapa melakukan hubungan suami istri di siang hari maka ia wajib
membayar kafarat atau denda.
Kafarat bagi orang yang melakukan pelanggaran ini ada tiga tingkatkan,
yaitu :
1. Membebaskan budak belian.
2. Bila tidak mampu membebaskan hamba sahaya, harus berpuasa dua bulan
berturut-turut.
3. Bila berpuasa selama dua bulan juga tidak kuat, harus memberikan
sedekah kepada fakir miskin dengan makanan pokok yang
mengenyangkan. Jumlah fakir miskin yang harus disedekahi 60 orang
dan masing-masing 3/4 liter perhari.
2. Puasa Sunnah
1) Pengertian Puasa Sunnah
Puasa Sunah adalah puasa yang apabila dilaksanakan mendapat pahala, dan
apabila ditinggalkan tidak mendapat dosa.
Adapun macam-macam puasa Sunah adalah sebagai berikut:
a) Puasa 6 hari di bulan Syawal
Hadits Nabi :
Artinya: “Dari Abu Ayyub Al-Anshariy, bahwasanya Rasulullah SAW.
bersabda, "Barangsiapa puasa Ramadlan lalu ia iringi dengan puasa enam
hari dari Syawwal, adalah (pahalanya) itu seperti puasa setahun". (HR.
Muslim)
b) Puasa pada hari Senin dan Kamis
Hadis Nabi yang diriwayatkan Aisyah ra.:
Artinya: “Dari Jubair bin Nufair bahwa Aisyah ra. berkata, bahwa Nabi SAW.
Memilih berpuasa hari Senin dan Kamis". (HR. An-Nasa’i)
c) Puasa Dawud
Puasa Dawud adalah puasa yang dilaksanakan oleh Nabi Dawud As. Tata
caranya adalah puasa berselang, maksunya satu hari puasa satu hari tidak
puasa. Puasa ini merupakan puasa Sunah yang paling utama. Hadis Nabi :
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 55
Artinya:"Dari Abdullah bin Amr, Nabi bersabda: Berpuasalah sehari dan
berbukalah sehari. Itulah puasa Daud, dan itulah puasa yang paling
utama". Abdullah berkata: saya sanggup lebih dari itu" Nabi bersabda:
"Tidak ada yang lebih utama dari itu". (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
d) Puasa hari Arafah
Puasa arafah adalah puasa yang dilaksanaka pada tanggal 9 DZulhijjah.
Puasa ini dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu satu tahun
yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang.
Hadis Nabi :
Artinya: “Dari Abi Qatadah, ia berkata, Rasulullah SAW. bersabda:”Puasa
hari `Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan
datang.” ([Link])
Puasa arafah tidak disunahkan bagi mereka yang sedang wukuf di Arafah
dalam rangka menunaikan ibadah haji.
e) Puasa Asyura (10 Muharram)
Nabi SAW. bersabda :
Artinya :”Puasa 'Asyura itu menutup dosa tahun yang telah lalu” ([Link])
f) Puasa Muharram
Bulan muharram adalah bulan yang dianjurkan untuk memperbanyak
berpuasa.
Hadits Nabi :
Artinya: "Dari Abi Hurairah ra., ia berkata, Rasulullah SAW
bersabda,”Seutama utama puasa sesudah Ramadhan ialah puasa pada
bulan Allah, Muharram". ([Link])
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 56
g) Puasa tengah bulan pada setiap tanggal 13, 14 dan 15 bulan Qomariah.
Puasa ini biasa disebut juga puasa putih karena pada tanggal-tanggall
tersebut bulan bersinar penuh, atau hampir penuh, tidak terhalangi oleh
bayangan bumi, sehingga bumi menjadi terang.
Nabi SAW. bersabda kepada Abu Zar:
Artinya:”Hai Abu Dzar, jika engkau hendak puasa tiga hari dalam satu bulan,
hendaklah engkau puasa tanggal 13, 14, dan 15. " (Riwayat Ahmad dan
Annasai).
Dalam hadits lain disebutkan
Artinya:"Rasulullah menyuruh kami berpuasa pada malam-malam putih,
yaitu tanggal 11, 14, dan 15, dan beliau bersabda: Itulah puasa (yang sama
dengan puasa) sepanjang tahun”.
h) Puasa pada pertengahan bulan Sya'ban (Nisfu Sya'ban).
Artinya: “Dari Aisyah RA berkata: “Saya tidak pernah melihat Rasulullah
SAW menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali puasa Ramadhan
dan saya tidak melihat beliau pada bulan-bulan yang lain berpuasa lebih
banyak daripada bulan Sya’ban.” (HR. Muslim)
3. Puasa Haram
Puasa haram, yaitu puasa yang apabila dikerjakan berdosa dan apabila
ditinggalkan berpahala. Adapun macam-macam puasa haram sebagai berikut:
a) Hari Raya Idul Fitri
Tanggal 1 Syawwal telah ditetapkan sebagai hari raya sakral umat Islam. Hari
itu adalah hari kemenangan yang harus dirayakan dengan bergembira. Karena
itu syariat telah mengatur bahwa di hari itu tidak diperkenankan seseorang
untuk berpuasa sampai pada tingkat haram. Meski tidak ada yang bisa
dimakan, paling tidak harus membatalkan puasanya atau tidak berniat untuk
puasa.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 57
b) Hari Raya Idul Adha
Hal yang sama juga pada tanggal 10 Zulhijjah sebagai Hari Raya kedua bagi
umat Islam. Hari itu diharamkan untuk berpuasa dan umat Islam diSunahkan
untuk menyembelih hewan Qurban dan membagikannya kepada fakir msikin
dan kerabat serta keluarga. Agar semuanya bisa ikut merasakan kegembiraan
dengan menyantap hewan qurban itu dan merayakan hari besar.
c) Hari Tasyrik
Hari tasyrik adalah tanggal 11, 12 dan 13 bulan Zulhijjah. Pada tiga hari itu
umat Islam masih dalam suasana perayaan hari Raya Idul Adha sehingga
masih diharamkan untuk berpuasa. Pada tiga hari itu masih dibolehkan utnuk
menyembelih hewan qurban sebagai ibadah yang diSunahkan sejak zaman
nabi Ibrahim as.
d) Puasa pada hari Syak
Hari syak adalah tanggal 30 Sya`ban bila orang-orang ragu tentang awal bulan
Ramadhan karena hilal (bulan) tidak terlihat. Saat itu tidak ada kejelasan
apakah sudah masuk bulan Ramadhan atau belum. Ketidakjelasan ini disebut
syak. Dan secara syar`i umat Islam dilarang berpuasa pada hari itu.
e) Puasa Selamanya (puasa Dahri)
Diharamkan bagi seseorang untuk berpuasa terus setiap hari. Meski dia
sanggup untuk mengerjakannya karena memang tubuhnya kuat. Tetapi secara
syar`i puasa seperti itu dilarang oleh Islam. Bagi mereka yang ingin banyak
puasa, Rasulullah SAW. menyarankan untuk berpuasa seperti puasa Nabi
Daud As yaitu sehari puasa dan sehari berbuka.
f) Puasa wanita haidh atau nifas
Wanita yang sedang mengalami haidh atau nifas diharamkan mengerjakan
puasa. Karena kondisi tubuhnya sedang dalam keadaan tidak suci dari hadats
besar. Apabila tetap melakukan puasa, maka berdosa hukumnya. Bukan berarti
mereka boleh bebas makan dan minum sepuasnya. Tetapi harus menjaga
kehormatan bulan Ramadhan dan kewajiban menggantinya di hari lain.
4. Puasa Makruh
Puasa makruh,yaitu puasa yang apabila dikerjakan tidak berdosa dan apabila
ditinggalkan (tidak berpuasa) malahan berpahala. Puasa makruh antara lain
sebagai berikut :
a) Puasa yang dilakukan pada hari Jumat, kecuali beberapa hari sebelumnya
telah berpuasa. Hal ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW.
b) Puasa Sunah pada paruh kedua bulan Sya`ban
Puasa ini mulai tanggal 15 Sya`ban hingga akhir bulan Sya`ban. Namun bila
puasa bulan Sya`ban sebulan penuh, justru merupakan sunah.
D. Hikmah Puasa:
Puasa mengajarkan dan melatih diri kita agar disiplin waktu, lebih peduli kepada
sesama, membuktikan ketaatan kita kepada Allah SWT., menumbuhkan kesadaran
betapa besar nikmat Allah yang dianugerahkan kepada kita, dan menggembleng kita
agar menjadi hamba yang bertaqwa
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 58
D. RANGKUMAN
1. Berikut ini tabel ketentuan puasa:
Pengertian Puasa Bahasa : Menahan atau mencegah
istilah : Suatu ibadah dengan cara menahan diri
dari segala yang membatalkan puasa mulai
dari terbit fajar hingga terbenam matahari
disertai dengan niat menurut syarat dan
rukun tertentu.
Syarat Puasa a. Syarat wajib puasa:
1) Islam
2) baligh
3) berakal sehat
4) suci dari haid dan nifas
5) menetap/tidak bepergian
6) mampu melaksanakan puasa
b. Syarat sah puasa:
1) Islam
2) tamyiz
3) suci dari haid dan nifas
4) bukan pada hari-hari yang diharamkan
Rukun Puasa a. niat puasa
b. meninggalkan segala sesuatu yag membatalkan puasa
mulai terbit fajar sampai terbenam matahari
Sunnah Puasa a. Makan sahur
b. Mengakhirkan makan sahur
c. Menyegerakan berbuka puasa
d. Berbuka dengan sesuatu yang manis
e. Membaca do’a ketika berbuka puasa
f. Memperbanyak sedekah dan membaca al-Qur’an
g. Memberi makan untuk berbuka kepada orang yang
berpuasa
Makruhnya Puasa a. Berkumur-kumur berlebihan
b. Menyikat gigi (bersiwak)
c. Mencicipi makanan
d. Berkata jorok/kotor
e. Suntik/berbekam
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 59
Batalnya puasa a. Makan/minum dengan sengaja
b. Muntah dengan sengaja
c. Haid, nifas atau wiladah
d. Hilang akal (mabuk, pingsan dan gila)
e. Bersetubuh di siang hari bulan Ramadhan
f. Murtad (keluar dari agama Islam)
Hikmah puasa a. Membentuk manusia yang bertaqwa
b. Sebagai benteng atau perisai dari segala macam
tipu daya syetan
c. Dapat menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap
fakir miskin.
d. Membina kejujuran dan kedisiplinan
e. Dapat menjaga kesehatan.
f. Dapat mengendalikan hawa nafsu.
g. Disediakan (Rayyan) surga bagi yang berpuasa
2. Macam-macam puasa:
MACAM-MACAM PUASA
Puasa wajib a. Puasa Ramadhan
b. Puasa nadzar
c. Puasa kaffarat
Puasa sunnah a. Puasa 6 hari dibulan syawwal
b. Puasa hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah)
c. Puasa hari asyura (10 Muharram)
d. Puasa bulan Muharram
e. Puasa bulan sya’ban
f. Puasa hari senin kamis
g. Puasa pada hari-hari terang bulan (tanggal 13, 14,
15 bulan Qomariah)
h. Puasa Daud
Puasa Makruh a. Puasa khusus pada hari Jum’at
b. Puasa khusus pada hari Sabtu
c. Puasa pada hari syak
d. Puasa pada pertengahan bulan Sya’ban ke atas
Puasa Haram a. Puasa pada Hari Raya Idul Fitri dan idul Adha,
b. Puasa hari Tasyrik (tanggal 11, 12 dan 13
Dzulhijjah)
c. Puasa selamanya (puasa dahri)
d. Puasa wanita haid atau nifas
3. Puasa Ramadhan:
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 60
PUASA RAMADHAN
Pengertian Bahasa : Pembakaran
Istilah : Puasa yang diwajibkan terhadap setiap
muslim selama sebulan penuh pada bulan
Ramadhan
Metode menentukan a. Ru’yah
awal dan akhir b. Istikmal
Ramadhan c. Hisab
Hal-hal yang a. Boleh tidak berpuasa tapi harus mengqadha’
memperbolehkan 1) orang yang sakit
tidak berpuasa pada 2) musafir (dalam perjalanan)
bulan Ramadhan
3) wanita yang haid atau nifas
b. Boleh tidak berpuasa tapi harus membayar fidyah
1) orang yang tua renta
2) orang yang sakit menahun
3) hamil dan menyusui anak
4) pekerja berat dan tidak memungkinkan untuk
mengqadha’
4. Puasa kaffarat:
Sebab puasa kaffarat Jenis kaffarat
Melakukan haji tamattu’/qiran Puasa 10 hari, 3 hari di tanah
haram 7 hari di tanah air
Melanggar sumpah/janji Puasa 3 hari
Sumpah dzihar Puasa 2 bulan berturut-turut
Membunuh tanpa sengaja Puasa 2 bulan berturut-turut
Bersetubuh siang hari bulan Ramadhan Puasa 2 bulan berturut-turut
5. Hikmah Puasa:
a. Membentuk manusia yang bertaqwa
b. Sebagai benteng atau perisai dari segala macam tipu daya syetan
c. Dapat menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap fakir miskin.
d. Membina kejujuran dan kedisiplinan
e. Dapat menjaga kesehatan.
f. Dapat mengendalikan hawa nafsu.
g. Disediakan (Rayyan) surga bagi yang berpuasa
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 61
E. LATIHAN TUGAS
1. Perhatikan gambar berikut!
a. Ketika sedang berpuasa tentunya kalau sudah terdengar suara adzan
magrib , semua umat muslim bersuka cita dan untuk segera membatalkan
puasanya. Bagaimana pendapat kalian sesuai dengan gambar tersebut
tentang adab berbuka puasa !
___________________________________________________________
___________________________________________________________
___________________________________________________________
___________________________________________________________
___________________________________________________________
b. Menurutmu apakah yang dimaksud dengan keberkahan dalam memakan
yang manis di saat melakukan berbuka!
___________________________________________________________
___________________________________________________________
___________________________________________________________
___________________________________________________________
___________________________________________________________
2. Cermati niat berikut!
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 62
a. Setelah megamati dan membaca dua niat puasa tersebut, lafal niat yang
manakah yang paling sesuai ketika kalian akan melafalkan di saat kalian
akan melaksanakan puasa Ramadhan.
____________________________________________________________
____________________________________________________________
____________________________________________________________
____________________________________________________________
____________________________________________________________
b. ketika malam pertama di bulan Ramadhan umat muslim melaksanakan
salat taraweh di mushalla ataupun masjid, dan biasanya imam
mengumumkan agar jamaah berniat untuk puasa sebulan penuh, karena
niat termasuk rukun dalam puasa. hal ini disebabkan sebagai antisipasi
pada hari-hari berikutnya lupa tidak berniat. Menurut kalian apakah hal
tersebut bisa dibenarkan? dan bagaimana dengan hari-hari berikutnya
apakah tetap berniat seperti itu ?
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
3. Cermati gambar berikut!
a. Ketika umat muslim melaksanakan puasa tentunya ada yang namanya
makan sahur. Bagaimana pendapat kalian ketika makan saur di Masjid
menyerukan kata -kata imsak…. imsak…..!
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
b. Bolehkah seseorang yang berpuasa akan tetapi tidak melaksanakan
makan saur!Jelaskan!
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 63
_____________________________________________________________
_____________________________________________________________
4. Sebelum pandemi hampir banyak dari dari biro perjalanan umrah
memberangkatkan jamaah yang untuk melaksanakan ibadah umrah. Bahkan
dalam bulan puasa Ramadhanpun penuh sesak kota Makkah dengan jamaah
yang melaksanakan umrah, yang tentunya waktu Indonesia dengan Makkah
berbeda dan lebih lama pelaksanaan puasa di kota Makkah. Bagaimana cara
melaksanakan puasa bagi orang yang berada di daerah yang waktu siangnya
jauh lebih lama dari pada waktu malam.
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
F. TES MANDIRI
Pilihlah salah satu jawaban antara a, b, c, dan d yang benar!
1. Pandemi di beberapa negara sudah berlangsung hampir dua tahun dan sudah
melewati dua kali Ramadhan yang tentunya semua umat muslim tetap wajib
melaksnakan puasa. Dalam hal ini yang dimaksud puasa secara bahasa adalah ….
A. menumbuhkan
B. membakar
C. menahan
D. melatih
2. Perhatikan opsi berikut!
1) Islam
2) Baligh
3) Mumayiz
4) Kuat melaksanakan puasa
5) mukim
Dari lima opsi tersebut yang merupakan syarat wajib puasa adalah ….
A. 1), 2) dan 5)
B. 2), 3) dan 5)
C. 3), 4) dan 5)
D. 2), 3) dan 4)
3. Pelaksanaan puasa di mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari disertai dengan
niat menurut syarat dan rukun tertentu. Dalil tentang pelaksanaan puasa terdapat pada
surat ….
A. Al Kahfi: 167
B. Al Anfal: 174
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 64
C. Al Maidah: 179
D. Al Baqarah: 187
4. Cermati beberapa pernyataan berikut!
1) Sehat jasmani dan rahani
2) Suci badan dan pakaian
3) Berniat melaksanakan puasa
4) Menahan dari yang membatalkan puasa
5) Bersedekah kepada kaum fakir setiap hari
6) Meninggalkan hal-hal yang dilarang
Dari beberapa pernyataan tersebut yang merupakan rukun puasa ditunjukkan nomor
….
A. 1) dan 2)
B. 2) dan 3)
C. 3) dan 4)
D. 5) dan 6)
5. Perhatikantabel berikut!
I - Mengosok gigi pada siang hari
- Berkata yang baik-baik
- Berdoa sewaktu berbuka
II - Memulai berbuka dengan yang manis-manis
- Memperbanyak sedekah
- Makan sahur
III - Berbagi rizki kepada fakir miskin
- Menemani makan anak-anaknya
- Selalu makan menjelang fajar
IV - Mengakhirkan makan di waktu fajar
- Memulai berbuka dengan yang manis
- Memberi sedekah kepada siapapun
Sunah puasa tertulis pada tabel ….
B. I
C. II
D. III
E. IV
6. Maziyah melaksanakan puasa setiap hari Senin. Untuk berbuka, ibunya selalu
memasakan makanan kesukaanya. Ketika ibunya sedang memasak di dapur, Hamdan
mendekat dan kemudian mencicipi masakan ibunya. Hukum mencicipi masakan yang
dilakukan Maziyah adalah ….
A. sunah mu’akad
B. tidak apa-apa
C. makruh
D. haram
7. Bacalah hadis yang diriwayatkan Abu Daud berikut!
Menurut hadits tersebut puasa akan menjadi tidak sah dikarenakan …
A. berbicara kotor
B. tidak niat
C. pingsan
D. makan
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 65
8. Cermati beberapa katgori berikut!
1) Berniat pada pagi hari
2) Bersiwak setelah dhuhur
3) sengaja muntah
4) Murtad
5) Tidak makan sahur
Dari lima katagori tersebut yang merupakan hal-hal yang membatalkan puasa
adalah….
A. 1), 2) dan 3)
B. 1), 2) dan 4)
C. 2), 3) dan 5)
D. 3), 4) dan 5)
9. Cermati tabel berikut dan mana yang paling tepat!
A. Puasa wajib yang hukumnya wajib, jika dilaksanakan mendapat
pahala dan jikan di tinggalkan tidak bermasalah
B. Puasa sunnah merupakan puasa yang hukumnya sunah, jika
dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan mendapatkan
dosa
C. Puasa makruh, merupakan puasa yang hukumnya makruh
,apabila dilaksanakan Allah membencinya.
D. Puasa haram adalah puasa yang hukumnya haram, jika ia
melaksanakannya maka tetap mendapatkan pahala dari Allah
SWT.
10. Cara menentukan awal dan akhir Ramadhan dapat dilakukan dengan metode hisab.
Pengertian metode hisab adalah ….
A. menentukan awal dan akhir Ramadhan melalui sidang itsbat ulama’
B. memperhitungkan peredaran bulan dibandingkan dengan peredaran matahari
C. menyempurnakan bilangan bulan Sya’ban/bulan Ramadhan sebanyak 30 hari
D. melihat bulan sabit pada tanggal 1 Qamariyah dengan mata secara langsung atau
dengan teleskop
11. Beberapa orang yang sudah sangat tua tidaklah mampu untuk berpuasa, karena
memang keadaan fisik yang melemah dan tidak mampu menahan lapar. Terkait
dengan kewajiban puasa Ramadhan golongan orang tersebut diwajibkan oleh syariat
untuk mengganti puasanya dengan...
A. qadha’
B. membayar Fidyah
C. qadha’ dan fidyah
D. tidak wajib apapun
12. Bacalah potongan ayat berikut!
Metode penentuan awal dan akhir Ramadhan berdasarkan ayat tersebut adalah ….
A. hisab
B. istikmal
C. astronomi
D. rukyatul hilal
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 66
13. Perhatikan ayat berikut!
Orang yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa berdasarkan pada lafal yang digaris
bawahi adalah ….
A. musafir
B. orang kaya
C. orang sakit
D. fakir miskin
14. Ilham melaksanakan puasa wajib. Puasa wajib adalah puasa yang apabila
dilaksanakan akan mendapatkan pahala dan apabila ditinggalkan akan mendapatkan
dosa. Berikut ini kelompok puasa wajib dalam pernyataan yang paling tepat adalah ….
A. Ayyamul Bidh, Kafarat, dan Tasu’a
B. Ramadhan, Kafarat, dan Nadzar
C. Arafah, Asyura, dan Syawal
D. Nadzar, Daud, dan Dahr
15. Chairil Anwar berjanji dan bertekat dalam hati seandainya saja dirinya berhasil
memenagkan kompetisi tenis meja tingkat kewedanan, maka dirinya akan
melaksanakan puasa selama 3 hari berturut-turut. Puasa yang dilakukan Chairil Anwar
ialah puasa ….
A. Daud
B. nadzar
C. Syawal
D. seni kamis
16. Saat bulan penuh berkah tiba (Ramadhan) seluruh umat Muslim melaksanakan puasa,
terkecuali bagi orang-orang yang mendapatkan keringanan yang boleh untuk tidak
melaksanakan puasa. Bu Amanda sedang hamil 7 bulan dan dia tidak kuat
menjalankan puasa karena takut menganggu kesehatan dirinya sendiri. Hal yang
harus dilakukan oleh bu Amanda adalah….
A. mengodho’ puasanya tanpa fidyah
B. membayar fiyah setiap hari
C. membayar fidyah tiap hari
D. tidak berpuasa
17. Khabiba mempunyai paman yang sudah berusi lanjut ( 90 tahun). Dilihat dari segi
fisik, beliau masih sehat, tetapi ingatannya masih sering lupa. Yang mengkhawatirkan,
ketika tiba bulan Ramadhan kakek sering berbuka sebelum waktunya. Maka ayahnya
Khabiba tetap membiarkannya untuk berpuasa. Akan tetapi ayahnya Khabiba juga
tetap membayar fidyah. Fidyah yang harus dibayar adalah ...
A. ¾ liter beras
B. 2 0ns beras
C. 1/3 0ns beras
D. ½ kilo gramberas
18. Hamid rajin melaksanakan puasa sunah dan macam-macamnya puasa sunah banyak
ragamnya juga berbeda-beda keutamaannya. Kelompok yang berisi macam-macam
puasa sunnah berikut adalah ….
A. nadzar dan enam hari syawak
B. hari syak dan Ayyamul bidh
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 67
C. hari Arafah dan hari Tasyrik
D. hari Arafah dan Senin Kamis
19. Fulan saat ini duduk di kelas IX dan ia sudah baligh yang ditandai dengan haid. Maka
Fulan tidak bisa melaksanakan puasa Ramadhan dengan sempurna karena kalau
Fulan tetap puasa hukumnya haram. Bagaimana cara menganti puasanya Fulan? ….
A. membayar fidyah
B. memberi makan fakir miskin
C. menganti puasa di hari yang lain
D. menganti puasa dan membayar fidyah
20. Ketika selesai melaksanakan puasa di bulan yang penuh berkah, seluruh umat muslim
berbahagia karena menyambut datangnya hari raya Idul fitri. Setelah berlebaran yang
dengan tradisi meminta maaf kepada semua handai taulan. Kemudian sebagian umat
Islam melaksankan puasa selama enam hari di bulan Syawal. Puasa yang dilakukan
oleh umat muslim tersebut dinamakan puasa ….
A. 6 hari di bulan syawal
B. setiap senin kamis
C. terkena kafarat
D. selang seling
21. Seseorang yang tidak mampu untuk melaksanakan puasa baik itu yang puasa wajib
maupun puasa sunnah, Allah SWT memberikan rukhsah kepada orang-orang tersebut.
Yang dimaksud dengan rukhsah dalam hal ini adalah ….
A. kekuatan
B. keberatan
C. keringanan
D. kekuasaan
22. Fatimah rajin melaksanakan puasa dan ia memahami juga tentang macam-macamnya
puasa, ketika ada salah satu temannya yang berpuasa terus menerus setiap hari dan
meski temannya Fatimah sanggup untuk mengerjakannya karena memang tubuhnya
kuat, akan tetapi secara syariat Islam itu di larang oleh Islam. maka puasa yang
dilakukan oleh temannya Fatimah di sebut puasa ….
A. dahri
B. tasryik
C. Muharram
D. tarwiyah
23. Rasulullah Saw bersabda :
Hadis tersebut mengandung makna bahwa oang yang ikhlas memberikan makanan
bagi orang yang berpuasa maka pahala puasanya akan ....
A. dikurangi dan diberikan kepada orang yang diberi makan
B. sia-sia yang didapatnya hanyalah haus dan lapar
C. di tambah dengan menguranggi pahala orang yang diberinya makanan
D. di tambah dengan tidak menguranggi pahala puasa orang yang diberinya sedekah
24. Bacalah hadis berikut!
Hadis tersebut terkait dengan pelaksanaan puasa ….
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 68
A. Arafah
B. Tarwiyah
C. terang bulan
D. Senin kamis
25. Fulan seorang anak yang patuh dan taat kepada guru dan orang tuanya, ia rajin
melaksanakan puasa. Suatu ketika ia melaksanakan puasa sunah yang pahalanya
seakan-akan puasa sepanjang masa. Puasa yang dilakukan Fulan termasuk puasa ....
A. 10 muharam
B. 6 hari di bulan Syawal
C. hari-hari terang bulan di setiap bulan
D. hari kelahiran Nabi Muhammad SAW
hari kelahiran Nabi Muhammmad SAW
G. LATIHAN KERJA
1. Berdasarkan penelitian para ahli , ternyata puasa sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Mengapa bisa demikian? Coba cari informasi terkait dengan penelitian tersebut dengan
cara mencari eferensi buku-buku yang berada di perpustakaan, bisa juga melalui
internet, atau boleh juga bertanya kepada orang yang ahli di bidang tersebut!
Kerjakan secara bekerja sama dan berkolaborasi dengan teman-teman kelompokmu!
2. Di dalam pelaksanaan puasa tentunya banyaksekali hikmah didalamnya. dan masih
banyak lagi hikmahnya. Coba analisis apa saja yang termasuk hikmah dari
pelaksanaan puasa, kerjakan bersama teman-teman sekelompokmu.
Tulislah hasil analisismu dan komunikasikan kepada teman-teman sekelasmu!
Kerjakan secara bekerja sama dan berkolaborasi dengan teman-teman kelompokmu!
3. Cobalah kalian praktikkan bacaan niat dan doa berbuka puasa dengan teman
sebangkumu!
Nilai Ttd Guru Ttd Ortu
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 69
DENGAN I’TIKAF HATI MENJADI
TENANG
KOMPETENSI DASAR
Menghayati pentingnya i’tikaf sebagai bukti ketaatan pada ajaran
1.4
Islam
Menjalankan sikap patuh dan mawas diri (muhaasabah) sehingga
2.4
menumbuhkan kearifan dalam berfikir dan bertindak
3.4 Menerapkan ketentuan i’tikaf
4.4 Mempraktikkan ketentuan i’tikaf
A. MATERI POKOK
I’tikaf
B. KETENTUAN I’TIKAF
1) Pengertian I’tikaf
Istilah I’tikaf berasal dari Bahasa Arab dan merupakan bentuk masdar (infinitif) dari:
ً َ ُ َ َ
ِا ْع ِتكافا- ِا ْع َتكف – َي ْع َت ِكف
yang berarti tinggal, menetap, atau berdiam diri di suatu tempat.
Sedangkan menurut istilah, i’tikaf adalah berdiam diri di dalam masjid untuk
beribadah kepada Allah yang dilakukan oleh orang tertentu dengan tata cara
tertentu.
Firman Allah SWT.
Artinya: “Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah
rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’ dan yang sujud.”
(QS. Al-Baqarah: 125).
Sabda Nabi SAW..:
Artinya:”Sesungguhnya Nabi SAW.. senantiasa beri’tikaf pada sepuluh hari yang
terakhir pada bulan Ramadhan. Kemudian para istrinya beri’tikaf setelah beliau
wafat”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 70
2) Hukum I’tikaf
Jumhur ulama’ berpendapat bahwa hukum asal melaksanakan i’tikaf adalah Sunah.
Dan bisa berubah menjadi wajib jika seseorang bernadzar untuk melaksanakannya.
Namun meskipun demikian, ada perbedaan pendapat di antara para ulama tentang
tingkat kesunahannya. Madzhab Asy-Syafi’iyah memandang semua i’tikaf itu
hukumnya Sunah muakkadah, kapan saja dilakukan. Namun bila dilakukan pada
sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, level kesunahannya lebih tinggi lagi.
Tahukah kamu mengapa para ulama fikih tidak berpandangan bahwa hukum
melaksanakan i’tikaf adalah wajib, padahal Rasulullah SAW. senantiasa
melaksanakannya setiap tahun terutama pada sepuluh hari terakhir bulan
Ramadhan?
Para ulama berargumentasi bahwa Rasulullah SAW., memang tidak mewajibkan
seluruh shahabatnya untuk melakukan i’tikaf. Pada saat beliau SAW. beri’tikaf,
memang ada sebagian shahabat yang ikut beri’tikaf bersama beliau, namun
sebagian yang lain tidak ikut.
3) Rukun I’tikaf
Tahukah kamu apa yang harus kita lakukan pada waktu melaksanakan i’tikaf? Pada
waktu kita beri’tikaf, ada dua rukun yang harus diperhatikan, yaitu:
1) Niat, yaitu menyengaja untuk beri’tikaf
Jumhur ulama di antaranya madzhab Al-Malikiyah, Asy-Syafi’iyah dan Al-
Hanabilah sepakat menetapkan bahwa niat adalah bagian dari rukun i’tikaf.
Sedangkan madzhab Al-Hanafiyah menempatkan niat sebagai syarat i’tikaf dan
bukan sebagai rukun. Fungsi dari niat ketika beri’tikaf ini antara lain:
Pertama untuk menegaskan spesifikasi ibadah i’tikaf dari sekedar duduk
ngobrol di dalam masjid. Orang yang sekedar duduk menghabiskan waktu di
masjid, statusnya berbeda dengan orang yang niatnya mau beri’tikaf. Meski
keduanya sama-sama duduk untuk berbincang-bincang, namun yang satu
mendapat pahala i’tikaf, yang satunya tidak mendapat pahala i’tikaf.
Kedua, menegaskan hukum i’tikaf itu sendiri, apakah termasuk i’tikaf yang
wajib seperti karena sebelumnya sempat bernadzar, ataukah i’tikaf yang
hukumnya Sunah.
2) Berdiam diri di masjid, sekurang-kurangnya selama tuma’ninah salat
3) Bertempat di masjid (mu’takaf fiih)
4) Orang yang beri’tikaf (mu’takif)
4) Syarat I’tikaf
Sebelum melaksanakan I’tikaf ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Tahukah
kamu apa syarat-syarat tersebut? Mari kita pelajari dengan sungguh-sungguh
materi berikut!
2. Islam
Dengan disyaratkannya status beragama Islam, maka orang kafir atau orang
yang tidak beragama Islam tidak sah bila melaksanakan i’tikaf. Walau pun
syariat membolehkan orang yang bukan beragama Islam masuk ke dalam
masjid, namun tidak dibenarkan melaksanakan ibadah i’tikaf, kecuali setelah
menyatakan diri masuk Islam.
2. Baligh/Mumayyiz
Seorang anak yang belum baligh tetapi sudah mumayyiz, apabila melaksanakan
ibadah i’tikaf, hukumnya sah dan berpahala. Sebagaimana kalau anak yang
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 71
belum baligh itu menjalankan ibadah salat dan puasa, bila sudah mumayyiz,
maka ibadahnya sah dan berpahala baginya.
3. Berakal sehat
Ibadah I’tikaf membutuhkan niat dan menyengaja untuk melakukan. Orang yang
tidak punya kesadaran atas dirinya, tentu tidak bisa berniat untuk mengerjakan
suatu ibadah, termasuk i’tkaf. Maka secara otomatis orang gila yang tidak waras
pemikirannya, tidak sah bila melakukan i’tikaf.
4. Suci dari haid dan nifas
Wanita yang sedang mendapat darah haidh atau nifas tidak dibenarkan ikut
beri’tikaf di masjid.
Dasarnya bukan karena khawatir darahnya akan mengotori masjid. Sebab
syariat Islam membolehkan wanita yang sedang mengalami istihadhah untuk
masuk masjid. Kalau larangan itu semata-mata karena khawatir darah akan
menetes dan merusak kesucian masjid, seharusnya wanita yang sedang
mengalami istihdhah pun dilarang masuk masjid.
Namun wanita yang sedang haidh atau nifas, keduanya diharamkan masuk ke
dalam masjid, karena mereka dalam status hukum seperti itu, dilarang memasuki
wilayah suci di dalam masjid. Sementara i’tikaf itu tidak sah dikerjakan kecuali di
dalam masjid, maksudnya di bagian tempat yang suci.
Meski hadis yang melarang wanita haidh dan nifas untuk masuk ke masjid itu
dikritisi oleh para ulama hadis sebagai hadis yang lemah, namun dalil
keharaman mereka untuk masuk masjid bukan semata-mata menggunakan
hadis tersebut. Melainkan karena secara status hukum, wanita yang sedang
mendapat haidh dan nifas itu adalah orang yang berhadas besar, atau
berjanabah.
Artinya: “Dari Aisyah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW.. bersabda “Tidak aku
halalkan masjid bagi orang yang haidh’ dan junub.” (HR. Abu Daud)
5. Suci dari hadas besar (janabah)
Orang yang sedang dalam keadaan berjanabah atau berhadas besar,
diharamkan masuk ke dalam masjid. Sehingga ia tidak boleh mengerjakan i’tikaf,
lantaran i’tikaf itu hanya dilaksanakan di dalam masjid saja.
Dasar atas larangan orang yang berjanabah atau berhadas besar berada di
dalam masjid adalah firman Allah SWT :
Artinya:
“Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu salat sedang kamu dalam
keadaan mabuk sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan (jangan pula
hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub terkecuali sekedar berlalu
saja hingga kamu mandi”. (QS. An-Nisa' : 43)
Secara tekstual, sebenarnya larangan dalam ayat tersebut adalah larangan
untuk mendekati salat. Namun ketika dalam ayat ini Allah membuat
pengecualian, yaitu hanya sekedar lewat, maka yang terbersit dari larangan ini
adalah larangan untuk masuk ke dalam masjid. Sehingga pengertian ayat ini
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 72
bahwa seorang yang dalam keadaan junub dilarang memasuki masjid, kecuali
bila sekedar melintas saja.
5) Hal – hal yang Membatalkan I’tikaf
Tahukah kamu apa saja yang dapat membatalkan I’tikaf? Beberapa hal yang dapat
membatalkan i’tikaf ada Sembilan, antara lain:
1) Berhubungan suami-istri,
Allah berfirman:
Artinya:“(Tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu ber-i’tikaf
dalam mesjid.” (QS. Al-Baqarah: 187).
2) Keluar sperma,
3) Mabuk yang disengaja,
4) Murtad (keluar dari agama Islam)
5) Haid
6) Nifas,
7) Keluar tanpa uzur,
8) Keluar untuk memenuhi kewajiban yang bisa ditunda,
9) Keluar disertai alasan hingga beberapa kali, padahal keluarnya karena
keingingan sendiri.
6) Hal – Hal Yang Diperbolehklan Ketika I’tikaf
Ada beberapa hal yang diperbolehkan saat kamu beri’tikaf antara lain:
1. Keluar masjid untuk keperluan yang tidak bisa dtunda (buang hajat, keluar dalam
urusan ketaatan, namun tidak wajib seperti mengunjungi orang sakit dan lain-
lain)
2. Menyisir rambut dan merapikannya
3. Membawa kasur dan perlengkapan lainnya ke masjid
4. Makan dan minum di dalam masjid dengan tetap memelihara dan menjaga
kebersihan dan kemuliaan masjid.
5. Menerima tamu dan mengantarkannya ke pintu masjid
7) Amalan-Amalan Yang Dianjurkan Ketika I’tikaf
Beberapa amalan yang dianjurkan ketika I’tikaf antara lain:
1. Salat. Memperbanyak salat saat i’tikaf amat dianjurkan. Sebab, salat merupakan
seutama-utamanya ibadah dan paling besar pahalanya.
2. Memperbanyak membaca Al-Qur’an. Dengan membaca Al-Qur’an hati akan
menjadi tenang dan jiwa menjadi tentram. Terlebih, pahala membaca Al-Qur’an
juga amat besar. Orang banyak membaca Al-Qur’an mandapat jaminan untuk
mendapatkan syafaat di hari akhir kelak.
3. Berzikir. Orang yang beri’tikaf dianjurkan untuk memperbanyak zikir. Tentu saja,
yang diutamakan adalah amalan-amalan yang disyariatkan dan dicontohkan oleh
Rasulullah SAW., seperti: bertasbih, takmid, tahlil, istighfar, dan sebagainya.
Menurut para ulama, zikir merupakan salah satu ibadah khusus untuk
bertaqarub kepada Allah SWT.
4. Bersalawat. Amalan lainnya yang dianjurkan bagi orang yang beri’tikaf adalah
memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW. Allah SWT. telah
memerintahkan kepada kita untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Bershalawat menjadi salah satu sebab turunnya rahmat Allah SWT. Rasulullah
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 73
SAW. bersabda, ‘’Siapa saja yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah
memberinya rahmat sepuluh.’’ (HR Muslim).
5. Mengurangi hubungan dengan orang banyak. Pada saat i’tikaf dianjurkan untuk
mengurangi hubungan dengan orang banyak, agar lebih fokus pada ibadah yang
kita lakukan. Rasulullah SAW. bersabda, ‘’Barangsiapa bangun (untuk
beribadah) pada dua malam Id dengan mengharapkan pahala dari Allah, maka
Allah tidak akan mematikan hatinya pada saat dimatikannya semua hati.''
8. HIKMAH I’TIKAF
Hikmah yang dapat kita ambil dari ibadah i’tikaf antara lain:
1) Meningkatkan daya tahan tubuh. karena i’tikaf dapat membawa ketenangan jiwa
dan batin. Selajutnya, menghidupkan hati untuk terus beribadah kepada Allah SWT.
2) Bermanfaat bagi kesehatan jiwa dimana batin menjadi lebih tenang dan bisa
membangkitkan kekuatan baru.
3) Menghidupkan kembali hati dengan selalu melaksanakan ketaatan dan ibadah
kepada Allah SWT.
4) Untuk merenungi masa lalu dan memikirkan hal-hal yang akan dilakukan di hari
esok (muhasabah)
5) Mendatangkan ketenangan, ketentraman hati.
6) Mendatangkan berbagai macam kebaikan dari Allah SWT., amalan-amalan kita
akan diangkat dengan rahmat dan kasih sayang-Nya
7) Orang yang beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan akan terbebas
dari dosa-dosa karena pada salah satu malam dari 10 hari tersebut bertepatan
dengan lailatul qadar.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 74
C. RANGKUMAN
Pengertian Istilah i’tikaf berasal dari Bahasa Arab dan merupakan bentuk
i’tikaf masdar (infinitif) dari: yang berarti tinggal, menetap, atau
berdiam diri di suatu tempat. Sedangkan menurut istilah, i’tikaf
berdiam diri di dalam masjid untuk beribadah kepada Allah
yang dilakukan oleh orang tertentu dengan tata cara tertentu.
Hukum Jumhur ulama’ berpendapat bahwa hukum asal melaksanakan
i’tikaf adalah Sunah. Dan bisa berubah menjadi wajib jika
seseorang bernadzar untuk melaksanakannya.
Rukun I’tikaf: 2) Niat
3) Berdiam diri di masjid, sekurang-kurangnya selama
tuma’ninah salat
4) Bertempat di masjid (mu’takaf fiih)
5) Orang yang beri’tikaf (mu’takif).
Syarat I’tikaf 1. Islam
2. Baligh/Mumayyiz
3. Berakal sehat
4. suci dari haid dan nifas 5) suci dari hadas besar
(janabah).
Hal-hal yang a) Keluar masjid untuk keperluan yang tidak bisa dtunda
diperbolehkan (buang hajat, keluar dalam urusan ketaatan, namun tidak
ketika i’tikaf wajib seperti mengunjungi orang sakit dan lain-lain)
b) Menyisir rambut dan merapikannya
c) Membawa kasur dan perlengkapan lainnya ke masjid
d) Makan dan minum di dalam masjid dengan tetap
memelihara dan menjaga kebersihan dan kemuliaan
masjid.
e) Menerima tamu dan mengantarkannya ke pintu masjid
Hal-hal yang 1. Hubungan suami istri,
membatalkan 2. Keluar sperma,
I’tikaf 3. Mabuk yang disengaja,
4. Murtad (keluar dari agama Islam)
5. Haidh dan Nifas,
6. Keluar masjid tanpa udzur,
7. Keluar untuk memenuhi kewajiban yang bisa ditunda,
8. Keluar disertai alasan hingga beberapa kali, padahal
keluarnya karena keingingan sendiri.
Hal-hal yang 1. Salat
dianjurkan ketika 2. memperbanyak membaca Al-Qur’an
I’tikaf 3. Berzikir
4. Bershalawat
5. mengurangi hubungan dengan orang banyak agar kita
lebih fokus dengan ibadah yang kita lakukan.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 75
Hikmah I’tikaf 1. Meningkatkan daya tahan tubuh. karena i’tikaf dapat
membawa ketenangan jiwa dan batin. Selajutnya,
menghidupkan hati untuk terus beribadah kepada Allah
2. Bermanfaat bagi kesehatan jiwa dimana batin menjadi
lebih tenang dan bisamembangkitkan kekuatan baru.
3. Menghidupkan kembali hati dengan selalu melaksanakan
ketaatan dan ibadah kepada Allah SWT.
4. Untuk merenungi masa lalu dan memikirkan hal-hal yang
akan dilakukan di hari esok (muhasabah)
5. Mendatangkan ketenangan, ketentraman hati
6. Mendatangkan berbagai macam kebaikan dari Allah
SWT., amalan-amalan kita akan diangkat dengan rahmat
dan kasih sayangNya
7. Orang yang beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan
Ramadhan akan terbebas dari dosa-dosa karena pada
salah satu malam dari 10 hari tersebut bertepatan dengan
lailatul qadar.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 76
D. LATIHAN TUGAS
1. Cermati gambar berikut
1. 2.
Setelah mencermati kedua gambar tersebut , tuangkan argumentasi kalian di kolom
berikut!
2. Pak Hamdan melaksanakan I’tikaf di Masjid Agung kota Surabaya, beliau
meninggalkan rumah selama dua hari dan tidak berpamitan kepada keluargan. Pak
Hamdan hanya ingin mengaji dan bertasbih di dalam Masjid. Menurut kalian apakah
perbuatan pak Hamdan sudah mencerminkan prosedur sebagai kepala rumah tangga ?
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
3. Pandemi covid 19 tidak membuat Firda dan teman-temannya berkecil hati untuk
melaksanakan I’tikaf di Masjid Jami’ kota Malang. Dengan mematuhi prokes ia
berangkat beri’tikaf. Bagaimana adab I’tikaf yang benar ?
1.
2.
3.
4.
5.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 77
4. Pak Abu Bakar berkeinginan untuk I’tikaf di waktu malam jumat manis. Akan tetapi
beliau belum mengerti betul tentang ketentuan dan tata cara melaksanakan I’tikaf.
Tulislah gambaran singkat tentang tata cara melaksanakan I’tikaf yang benar!
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
5. Fahri melaksanakan I’tikaf akan tetapi ia lupa tidak melafalkan niatnya. Bagaimana
I’tikaf yang dilakukan Fahri sudah sesuaikah dengan tatacaranya? Kemukakan
argumenmu dan tulis juga nia beri’tikaf.
______________________________________________________________________
______________________________________________________________________
______________________________________________________________________
______________________________________________________________________
______________________________________________________________________
E. TES MANDIRI
Pilihlah salah satu jawaban antara a, b, c dan d yang benar!
1. Irham termasuk siswa yang memanfaatkan waktu untuk selalu melaksanakan salat
wajib di Masjid dekat rumahnya. Setelah salat biasanya dia tidak langsung pulang
kerumahnya tapi ia beriktikaf terlebih dulu. Yang yang termasuk dalam arti kata i’tikaf
adalah...
A. bersalawat
B. membaca
C. menetap
D. belajar
2. Hermawan pemuda yang rajin mengikuti kegiatan yang ada dikampungnya dan sering
kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid, tak lupa dia juga melakukan kegiatan
berdiam diri di dalam masjid untuk beribadah kepada Allah yang dilakukan oleh orang
tertentu dengan tata cara tertentu. Kegiatan yang dilakukan Hermawanan dinamakan
….
A. I’tikaf secara bahasa
B. I’tikaf secara istilah
C. istiqamah
D. istighfar
3. Saat ini Rahma sudah menginjak dewasa, ia sudah kuliyah di universitas Negeri
Malang. Suatu ketika ia mengajak sahabatnya untuk melakukan I’tikaf di Masjid
kampus. bagaimana hukum melaksanakan I’tikaf yang dilakukan Rahma dan
sahabatnya? ….
A. wajib
B. sunah
C. mubah
D. fardhu ain
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 78
4. Ketika akan melaksanakan I’tikaf tentunya sudah memahami tentang kaifiyat beri’tikaf.
Diantaranya ada mu’takaf fiih. Yang dimaksud mu’takaf fiih adalah ….
A. berdiam diri
B. mengurung diri
C. orang yang beri’tikaf
D. membedakan baik buruk
5. Bacalah ayat berikut dengan seksama!
Dalam ayat tersebut, Nabi Ibrahim dan Ismail diperintahkan untuk mensucikan masjidil
haram. Hal ini diperuntukkan untuk orang-orang tertentu yaitu...
A. orang salat, tawaf dan para tamu
B. orang i’tikaf, kajian ilmu, dan salat
C. orang tawaf, salat dan i’tikaf
D. orang tawaf, membaca al Qur’an dan wisatawan
6. Nabi Muhammad SAW selalu beri’tikaf di waktu-waktu tertentu. Dan hal ini merupakan
rutinitas beliau selama hidup. Waktu tersebut adalah..
A. setiap malam
B. sebulan Ramdhan
C. sepuluh akhir Ramadhan
D. sepertiga malam terakhir
7. Mengutip dari hadis yang diriwayatkan Bukhori Muslim, Bahwa setelah Nabi wafat
banyak orang yang meneruskan kebiasaan Beliau untuk beri’tikaf dan yang
meneruskan kebiasaan tersebut adalah ….
A. sahabat
B. keluarga
C. istri beliau
D. sahabat khusus
8. Fadilah berjanji kalau naik kelas dengan nilai rata-rata 87, dia akan
melaksanakani’tikaf di Masjid Jami yang berada di kampungnya. dan ternyata atas
seizi Alla Fadilah naik kelas dengan nilai sikap A, rata-rata nilai kognitif 88 dan nilai
ketrampilan 89. dua minggu kemudian Fadilahpun melaksanakan I’tikaf di masjid.
Hukum melakukan I’tikaf yang dilaksanakan Fadilah adalah ….
A. wajib
B. sunah
C. mubah
D. fardhu
9. Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
1) Berniat
2) Harus sudah cukup umur
3) Berdiam diri di Masjid
4) Bertempat di Masjid
5) Di tempat yang sepi
6) Orang yang beri’tikaf
7) Dilakukan secara berjamaah
Dari beberapa pernyataan tersebut yang termasuk rukun I’tikaf adalah ….
A. 1), 2), 3) dan 4)
B. 1), 3), 4) dan 5)
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 79
C. 1), 3), 4) dan 6)
D. 2), 3), 4) dan 6)
10. Ketika bulan Ramadhan dan di sepuluh terakhir bu Karina mengajak anaknya berdiam
diri di Masjid, sedang anaknya masih berusia 7 tahun. Apa yang dilakukan ibunya
didalam masjid tersebut anaknya menirukannya terus. Bagaimana hukum hukum
anaknya bu Karina dalam mengikuti terus kegiatan ibunya….
A. waji ain
B. tidak sah
C. diperbolehkan
D. sunah muakaad
11. Farania dengan beberapa teman sekelasnya berencana melaksanakan I’tikaf di Masjid
Ampel kota Surabaya. Keinginan Farania dengan teman-temannya itu baik, akan
tetapi mereka harus memenuhi beberapa persyaratannya. Persyaratan tersebut
diantaranya adalah ….
A. tidak punya tugas dari madrasah
B. mendapatkan ijin dari orang tua
C. suci dari haid dan nifas
D. punya bekal cukup
12. Dalam Cermati hadis riwayat Abu Daud!
Menurut hadit tersebut ada beberapa yang dilarang untuk memasuki masjid yaitu ….
A. orang tidak punya wudhu
B. seseorang yang ingin mencuri kotak amal
C. sehat baik itu sehat jasmani maupun rahani
D. dalam keadaan hadas besar baik itu haid atau junub
13. Bacalah potongan ayat berikut!
Berdasarkan potongan ayat tersebut orang dilarang untuk beri’tikaf adalah ….
A. mutad (keluar dari agama islam)
B. keluar dari area masjid
C. masih usia sekolah
D. memakai seragam
14. Maisyarah melafalkan niat dengan ucapan dan dsertai niat dalam hati melaksanakan
I’tikaf di Masjid agung Sunan Bonang. Ia menetap di dalam masjid, melaksanakan
salat sunah, memperbanyak membaca al-Qur’an dan membaca salawat serta
berdzikir. Agar tetap sehat ia memakan buah dan air mineral. Dari beberap perbuatan
Maisyarah tersebut yang termasuk sunah I’tikaf adalah ….
A. niat I’tikaf dalam hati, salat sunah dan berdzikir
B. salat sunah, berdzikir, salawat dan membaca al-Quran
C. menetap di dalam masjid, berdzikir dan makan minum
D. membaca salawat, makan buah dan minum agar kuat I’tikafat
15. Bacalah potongan surat al-Baqarah ayat 125 !
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 80
Menurut ayat tersebut orang-orang yang akan melaksanakan I’tikaf haruslah
membersihkan rumah untuk melaksanakan thawaf, I’tikaf ruku’ dan sujud. Yang
dimaksud rumah untuk beri’tikaf adalah ….
A. Masjid
B. Mushalla
C. rumah sendiri
D. Istana Negara
16. Ketika seseorang melaksanakan I’tikaf ada beberapa hal yang diperbolehkan untuk
dilakukannya. Berikut contoh perbuatan yang diperbolehkan ketika sedang
menjalankan I’tikaf, yaitu ….
A. saat I’tikaf Arman makan dan minum di ruangan masjid
B. Zafiira menemui tamu dan mengantar sampai pintu masjid
C. karena tidak mampu menahan Arifa keluar masjid untuk buang air kecil
D. karena ada waktu, maka Gadis belanja makanan dan minuman di warung makan
depan
17. Ketika melaksanakan ibadah haji, pak Hermawan mengajak teman sekamarnya untuk
melakukan I’tikaf , yang hal ini disambut gembira oleh teman-temannya. Mereka lalu
bergegas menuju tempat beri’tikaf. Yang di baca ketika pak Hermawan dan teman-
temannnya beri’tikaf antara lain ….
A. salat, merencanakan sedekah,
B. berdzikir, bersalawat dan salat
C. membersihkan masjid dan salat
D. bercengkram dengan temannya dan bersalawat
18. Bacalah ayat berikut!
Yang dilarang oleh Allah SWT dalam ayat tersebut adalah....
A. perempuan haid berdiam di dalam masjid
B. mencari barang hilang di dalam masjid
C. orang junub berada di dalam masjid
D. salat di masjid dalam kedaan mabuk
19. Firman ikut ayahnya ke Gersik untuk berziarah ke makam Sunan Giri dan sampai di
makam sudah [Link] diputuskan untuk beriktikaf dimasjid dekat makam.
Usia Firman masih 10 tahun, a belum dikatakan baligh tetapi ia sudah mumayyiz.
bagaimana hukum I’tikafnya Firman yang masih berusia 10 tahun? ….
A. batal belum baligh
B. sah dan berpahala
C. tidak mendapat pahala
D. tidak sah dan mengulang
20. Farida berangkat ke kota Tuban untuk melaksanakan I’tikaf di Masjid Agung Tuban. Ia
yakin bahwa dirinya sudah suci. Apa hendak dikata ternya Farida isthikhadhoh.
Bagaimana nasib farida dengan kondisi tersebut, apa masih boleh untuk tetap
melaksanakan I’tikaf? …
A. boleh dengan syarat harus memakai pembalut
B. tidak boleh karena tidak suci dari hadas dan najis
C. dimakruhkan karena masih ada ibadah yang lain
D. tidak diperbolehkan karena dikawatirkan ada darah yang mengotori lantai
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 81
21. Di dalam pelaksanaan I’tikaf tentuanya ada niat yang harus dilafalkan agar I’tikafnya
menjadi sempurna. Akan tetapi beberapa dikalangan imam madhab ada yang berbeda
tentang niat yang berada di rukun. Pendapat yang berbeda tersebut ada di madhab ….
maperhatikan ayat berikut!
A. Hambali
B. Maliki
C. Syafi’i
D. Hanafi
22. Saat pelaksanaan i’tikaf di masjid bersama beberpa teman, Sohib keluar sebentar
untuk membeli Es krim karena haus dan segera kembali lagi bergabung dengan teman
yang lain. Dalam hal ini hukum pelaksanaan i’tikaf Sohib adalah....
A. sah
B. matal
C. mubah
D. makruh
23. Perhatikan beberapa katagori !
1) keluar tanpa udzur
2) mabuk yang disengaja
3) mengajak teman akrab
4) menyisir rambut
5) keluar dari agama islam
Dari beberapa katagori tersebut mana yang dilarag ketika beri’tikaf di masjid ….
A. 1), 2), dan 4)
B. 2), 3) dan 4)
C. 3), 4) dan 5)
D. 2), 4) dan 5)
24. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Somad menemui tamu di teras Masjid
2) Amira mengeringkan rambutnya di kamar kos sehabis keramas
3) Pak Faruk memasak air di tsamping Masjid sehingga mengganggu kebersihan
4) Khatijah berniat tidur di Masjid agar tidak di suruh ibunya belajar
Dari pernyataan tersebut merupakan hal yang diperbolehkan saat melakukan i’tikaf
adalah....
A. Somad
B. Amira
C. Pak Faruk
D. Khatijah
25. Di waktu melaksanakan I’tikaf di masjid manapun tentunya melafalkan niat yang
dilafalkan melalui lisan serta di dalam hati, ketika sedang beri’tikaf yang
dilakukan diantaranya salat sunah, membaca al-Quran, berdzikr dan
bersalawat. Dan untuk melaksanakan semua itu tentunya setiap orang yang
beri’tikaf haruslah dalam keadaan sehat dengan cara tetap makan walau itu
cuma makan kue dan air putih saja. Dalam hal ini perbuatan sunnah ketika
melaksanakan I’tikaf adalah…
A. melaksanakan salat sunah, tidak berhenti berdzikir, mengumandangkan
salawat dan membaca al-qur’an
B. agar kuat dalam melaksanakan I’tikaf tetap mengkonsumsi kue dan air putih
agar mampu beri’tikaf
C. berniat melaksanakan i’tikaf , salat sunah sebanyak-banyaknya dan berdzikir
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 82
D. berdzikir selalu didalam lingkungan Masjid dan tetap membaca al-qur’an
( Soal PAS 219/2019)
F. LATIHAN TUGAS
1. Berdasarkan penelitian para ahli , ternyata I’tikaf sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Mengapa bisa demikian? Coba cari informasi terkait dengan penelitian tersebut dengan
cara mencari eferensi buku-buku yang berada di perpustakaan, bisa juga melalui
internet, atau boleh juga bertanya kepada orang yang ahli di bidang tersebut!
Kerjakan secara bekerja sama dan berkolaborasi dengan teman-teman kelompokmu!
2. Cobalah kalian praktikkan bacaan niat I’tikaf dan bacaan yang di baca ketika sedang
melaksanakan I’tikaf dengan teman sebangkumu!
Nilai Ttd Guru Ttd Ortu
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 83
EVALUASI
Pilihlah satu jawaban yang benar!
1. Bacalah potongan ayat berikut!
Potongan ayat tersebut menjadi dasar untuk melaksanakan ....
A. salat tahajut
B. sujud syukur
C. melaksanakan thawaf
D. melakukan sujut Tilawah
2. Ketika di mushalla Madrasah sedang melaksanakan kegiatan Furudhul Ainiyah, tiba-
tiba Pak Abdul Basyid mendapat telephon dari salah satu adiknya, yang mengabarkan
bahwa ibunya mendapat undian untuk melaksanakan umrah di bulan depan. Karena
rasa gembiranya pak Abdul Basyid langsung melakukan sujud. Sujud yang dilakukan
Pak Abdul Basyid dinamakan sujud ....
A. sahwi dan syukur
B. Tilawah
C. syukur
D. sahwi
3. Pak Lurah desa Kemiri menghadiri rapat di pendopo kabupaten, tiba-tiba desanya di
panggil karena mendapat juara dalam hal lingkungan hidup. Secara tidak sengaja Pak
Lurah langsung melaksanakan sujud sebagai rasa syukur. Hukum sujud yang
dilakukan Pak Lurah adalah ....
A. sunah
B. makruh
C. wajib kifayah
D. sunah muakad
4. Perhatikan tabel berikut!
I Menutup aurat,
Menghadap kiblat
Suci dari hadas dan najis baik itu badan,pakaian dan tempat.
II Lancar bacaannya,
Hafal niatnya dan
Dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan.
III Menghadap kiblat,
Menutup aurat
Dilaksanakan tepat pada waktunya.
IV Menutup aurat,
Berpakaian warna putih
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 84
Hafal niatnya.
Yang termasuk syarat melaksanakan sujud syukur ditunjukkan nomor ....
A. IV
B. III
C. II
D. I
5. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Mendapat nikmat dari Allah
2) Mendapat karunia dari Allah
3) Terkena penyakit influensa
4) Mendengar bacaan Al qur’an
5) Mengucapkan kalimat thoyibah
6) Terhindar dari musibah
7) Mendapat kabar yang mengembirakan
Dari beberapa pernyataan tersebut yang termasuk sebab melaksanakan sujud syukur
adalah ….
A. 1, 2, 3 dan 4
B. 1, 2, 3 dan 5
C. 1, 2, 4, dan 6
D. 1, 2, 6, dan 7
6. Perhatikan bacaan berikut!
َضاهُ َوأ َ ْدخِ ْلنِي بِ َرحْ َمتِكَ فِي ِع َبادِك َ ي َوأ َ ْن أ َ ْع َم َل
َ صا ِل ًحا ت َْر َّ علَى َوا ِل َد َ َب أ َ ْو ِز ْعنِي أ َ ْن أ َ ْش ُك َر نِ ْع َمتَكَ الَّتِي أ َ ْن َع ْمت
َّ َعل
َ ي َو ِ َر
صالِحِ ين َّ ال
Bacaan tersebut di baca ketika seseorang melakukan ....
A. salat tahajud
B. sujud syukur
C. ketika bangun malam
D. mendoakan orang tua
7. Team Olympiade Agama Madrasah yang berada di kabupaten Malang mengikuti
lomba “Kompetisi Sains Madrasah” di Manado , babak demi babak dilalui dengan
semangat dan kerja keras team dan sampai akhirnya masuk dibabak Final. Ketika
penutupan acara KSM team olyimpiade Agama dari Malang dipanggil dan berhasil
meraih juara III, maka mereka di ajak untuk melaksanakan sujud syukur. Sujud yang
dilakukan oleh Team agama tersebut berada ....
A. di dalam acara khusus
B. saat melakukan salat
C. setelah suci
D. di luar salat
8. Club bola basket Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Jember mengikuti kejuaraan
tingkat Propinsi yang dilaksanakan di kota Bondowoso , akan tetapi hasilnya kurang
memuaskan yaitu juara harapan I. Pelatihnya tetap memberi semangat dan mengajak
anak-anak untuk melakukan sujud syukur. Manfaat dari sujud syukur tersebut adalah
....
A. terhindar dari sifat yang sombong
B. agar di puji oleh sesama manusia
C. mendapat kdudukan yang tinggi
D. dijauhkan dari teman
9. Perhatikan kalimat berikut!
1) Mendengar
2) Menulis
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 85
3) Melafalkan
4) Membaca
Yang termasuk pengertian Tilawah secara bahasa ditunjukkan nomor ....
A. 4)
B. 3)
C. 2)
D. 1)
10. Cermati beberapa cerita perilaku berikut!
1) Rahman siswa kelas IX di Madrasah kabupaten , dia termasuk anak yang rajin.
Ketika ada temannya yang tidak punya selalu di bawakan bekal.
2) Ketika ada acara peringatan 10 Muharam Madrasahku mengadakan khataman di
mushalla. Salah satu siswa membaca surat al Furqan ayat 60 ada siswa kelas VIII
yang melakukan sujud.
3) Madrasahku setiap Bulan Muharram selalu berbagi dengan anak-anak yatim piatu
yang dananya diperoleh dari siswa dan guru.
4) Saat salat berjamaah dhuhur di mushalla Madrasah imammnya melakukan sujud
lagi setelah salam.
Dari beberapa cerita tersebut yang termasuk sebab melaksanakan sujud Tilawah
adalah ….
A. 1)
B. 2)
C. 3)
D. 4)
11. Nenekku termasuk orang yang rajin melakukan ibadah wajib maupun sunah, tak
terkecuali di saat ada seseorang membaca ayat-ayat al qur’an dan yang dibaca ayat
Sajdah , nenekku langsung sujud Tilawah. Rukun sujud Tilawah yang harus dipenuhi
nenek adalah ....
A. menutup aurat
B. takbiratul ihram
C. menghadap arah kiblat
D. mendengar ayat Sajdah
12. Perhatikan tabel berikut
Kode Surat Bacaan
(1) Al isra 107
(2) Al Baqarah 184
(3) An Najm 62
(4) Al Baqarah 185
Dari tabel tersebut yang termasuk bacaan ayat Sajdah adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (1) dan (4)
D. (2) dan (4)
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 86
13. Pak Khusnul Huda sedang mengadakan acara baksos dalam rangka peringatan Maulid
Nabi Muhammad SAW di daerah pantai selatan. Di saat membersihkan Masjid
terdengar lantunan ayat-ayat al Qur’an dan yang didengar adalah salah satu dari ayat
Sajdah. Maka beliau bersujud dan yang di baca adalah ....
A
14. Mushalla depan rumah jamaahnya selalu penuh setiap waktu salat. Sewaktu jama’ah
salat subuh imamnya membaca salah satu ayat Sajdah dan imamnya tetap saja
melanjutkan gerakan salat. Karena mendengar bacaan ayat Sajdah ada sebagian
jama’ah yang melakukan sujud Tilawah. Maka hukum salat yang dilakukan sebagian
jama’ah tersebut adalah ....
A. tidak sah
B. tetap sah
C. sunah
D. boleh
15. Cermati beberapa tabel berikut!
No. Sujud Syukur Sujud Tilawah
1. Dilaksanakan di waktu apapun ( di Dilaksanakan di dalam salat wajib
luar salat wajib) maupun diluar salat wajib.
2. Satu kali sujud Satu kali sujud
3 Di awali dengan niat bersujud Berniat terlebih dulu
4 Terhindar dari musibah Membaca ayat Sajdah
5. Membaca takbiratul ihram Di awali dengan takbiratul ihram
Dari tabel tersebut yang termasuk perbedaan sujud syukur dan sujud Tilawah
ditunjukkan nomor ….
A. 1) dan 2)
B. 1) dan 3)
C. 1) dan 4)
D. 1) dan 5)
26. Cermati Bacaan berikut!
Sesuai dengan dalil tersebut jika kita berpuasa diperbolehkan kita makan jika
sudah terlihat ....
A. matahari sudah menyisir ke arah Barat.
B. matahari berada diujung Timur dengan syarat tertentu.
C. fajar diwaktu sore hari dan menjelang waktu adzan maghrib
D. benang yang berwarna putih dan benang yang berwarna hitam yaitu fajar
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 87
27. Perhati pernyataan berikut!
1) Islam
2) Menetap
3) Tidak sedang haid atau nifas
4) Bukan pada hari-hari yang diharamkan
5) Tamyiz
Dari pernyataan tersebut, syarat sah puasa ditunjukkan oleh nomor ....
A. 1, 2, 3, 4
B. 1, 2, 4, 5
C. 1, 3, 4, 5
D. 2, 3, 4, 5
28. Cermati tabel berikut!
I - Sehat jasmani dan rahani
- Suci badan dan pakaian
II - Suci badan dan pakaian
- Berniat melaksnakan puasa
III - Menahan dari yang membatalkan puasa
- Bersedekah kepada kaum fakir setiap hari
IV - Berniat melaksanakan puasa dari terbit fajar
- Menahan diri dari segala yang membatalkan puasa
Dari tabel tersebut yang termasuk rukun puasa adalah ....
A. I
B. II
C. III
D. IV
29. Dalam tabel berikut yang menunjukkan sunah di waktu berpuasa adalah ....
No Sunah Puasa
1 Mengakhirkan makan sahur
2 Mengosok gigi di waktu siang hari
3 Memberi makan untuk berbuka kepada orang berpuasa
4 Berkumur-kumur secara berlebihan
5 Menyegerakan berbuka
6 Mencicipi makanan ketika ibu sedang memasak
A. 1, 2 dan 3
B. 1, 3 dan 4
C. 1, 3 dan 5
D. 1, 4 dan 6
30. Hamidah melaksanakan puasa setiap hari senin, ibunya selalu memasakkan makanan
kesukaanya. Ketika ibunya sedang memasak di dapur, Hamidah mendekat dan
kemudian mencicipi masakan ibunya. Hukum mencicipi masakan yang dilakukan
Hamidah adalah ....
A. sunah mu’akad
B. tidak apa-apa
C. makruh
D. haram
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 88
31. Perhatikan tabel berikut!
Ketentuan Puasa
I. Arifa saat ini sedang datang bulan akan tetapi dia tetap melaksanakan
puasa karena takut kepada gurunya.
II Abida ketika akan menjalankan puasa ia selalu makan di pagi hari
sebelum fajar terbit.
III. Irfan anak yang patuh baik kepada guru maupun orang tuanya, setiap
hari Senin selalu melaksanakan puasa walaupun ada pelajaran olah
raga.
IV. Ketika bulan Ramadhan tiba Aqila juga melaksanakan puasa, pada
waktu sore ibunya memasak makanan dia mencicipi masakan ibunya.
Dari contoh permasalahan tersebut yang termasuk membatalkan puasa
tercantum pada nomor ....
A. IV
B. III
C. II
D. I
32. Perhatikan macam-macam puasa!
1) Puasa senin kamis
2) Puasa nadzar
3) Puasa mutih
4) Puasa selama 40 hari
5) Puasa hari iddain
6) Puasa khusus hari jum’at
Dari beberapa macam puasa tersebut yang termasuk macam-macam puasa
adalah ....
A. 1,2,3 dan 4
B. 1,2,5 dan 6
C. 1,3,4 dan 5
D. 1,4,5, dan 6
33. Seluruh umat muslim yang berada di bumi yang beragama Islam dan sudah
memenuhi ketentuan untuk melaksanakan puasa di bulan yang penuh berkah
atau Ramadhan hukumnya adalah ....
A. fardhu kifayah
B. sunah muakad
C. fardhu ain
D. mubah
34. Perhatikan potongan ayat berikut!
Metode penentuan awal dan akhir Ramadhan berdasarkan ayat tersebut
adalah ....
A. menghitung hari
B. istikmal
C. rukyah
D. hisab
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 89
35. Bacalah potongan ayat!
Berdasarkan ayat tersebut ada beberapa orang yang diperbolehkan untuk tidak
melakukan puasa. Diantaranya adalah ....
A. orang yang sakit dan orang yang sedang bepergian jauh dengan tujuan
ibadah (baik).
B. Ibu-ibu yang mempunyai anak lebih dari lima.
C. ayah yang ikut kerja bakti di Masjid dekat rumah
D. anak kecil yang masih usia play grup
36. Saat bulan Ramadhan ibu Kamilah pernah tidak ikut berpuasa selama satu minggu
dikarenakan sedang menstruasi. Maka cara puasanya ibu Kamilah adalah ....
A. Memberi makan 10 fakir miskin setiap selama puasa yang ditinggalkan
B. mengadha’ puasanya di hari lain sejumlah puasa yang ditinggalkan.
C. membayar infaq ke masjid terdekat dengan semen satu ball
D. menganti dengan beras 2,5 kg kepada fakir miskin setempat.
37. Bacalah ayat berikut!
Hadis tersebut adalah dalil tentang pelaksanaan puasa ....
A. kafarat
B. nadzar
C. Kamis
D. Daud
38. Seluruh siswa siswi kelas IXA bernadzar jika kelasnya menang dalam acara lomba
menghias kelas. Ternyata apa yang diimpikan anak kelas IXA menjadi kenyataan,
otomatis nadzarnya segera dipenuhi, akan tetapi jika ada beberapa anak yang tidak
mampu melaksanakan maka akan terkena kafarat nadzar. Salah satu dari kafarat
nadzar kelas IX A yang tidak mampu memenuhi janjinya adalah ....
A. berpuasa selama satu minggu berturut-turut.
B. sehari puasa sehari tidak (berselang seling)
C. memberi pakaian kepada sepuluh fakir miskin
D. bersedekah kepada anak yatim piatu dan orang
39. Perhatikan hal berikut!
Jawaban yang benar untuk melengkapi matrik tersebut adalah ....
A. khusus hari Jum’ah
B. bulan Muharram atau Asyura
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 90
C. pertengahan bulan sya’ban ke atas
D. puasa pada tanggal 11,12, dan 13 Dhulhijjah
40. Cermati hadis riwayat Ahmad berikut!
Hadis tersebut sebagai dasar pelaksanaan puasa sunah ....
A. Senin Kamis
B. 10 Muharram
C. khusus pada hari Sabtu
D. khusus pada hari raya Idul Fitri
41. Salah satu ustadz di TPQ Al Khuriyah rajin melaksanakan puasa sunah, salah satu
puasa yang dilakukan adalah sehari puasa dan hari berikutnya tidak melaksanakan
puasa. Puasa yang dilakukan Ustadz tersebut termasuk puasa ....
A. Daud
B. 6 hari Syawal
C. Pertengan Sya’ban
D. Hari-hari terang bulan
42. Fulan seorang anak yang patuh dan taat kepada guru dan orang tuanya, ia rajin
melaksanakan puasa. Suatu ketika ia melaksanakan puasa sunah yang pahalanya
seakan-akan puasa sepanjang masa. Puasa yang dilakukan Fulan termasuk puasa ....
E. 10 muharam
F. 6 hari di bulan Syawal
G. hari-hari terang bulan di setiap bulan
H. hari kelahiran Nabi Muhammmad SAW.
43. Perhatikan pernyataan berikut!
No. Permasalahan
1. Irwan saat ini duduk di kelas VIII dan ia tinggal di pesantren deket Madrasah,
setiap hari senin dan kamis ia selalu melaksanakan puasa.
2. Indriana terkena denda saat menunaikan ibadah haji, akan tetapi dia tidak
mampu membayar dam, makai ia berpuasa selam 10 hari
3. Sekolah Irwansyah masuknya fullday dan setiap hari Sabtu libur, maka biar
tidak sia-sia liburnya ia selalu berpuasa di hari Sabtu.
4. Keluarga pak Irwanto selalu menganjurkan anaknya untuk melakukan puasa
di hari-hari terang bulan disetiap bulannya,agar selalu mendapat pahala yang
sempurna
5. Untuk menambah kesempuanaan daam hidupnya Irfiandi rajin melaksanakan
ibadah-ibadah sunah yang diantaranya ia selalu puasa pada hari syak.
Dari Permasalahan tersebut yang termasuk jenis puasa makruh terdapat pada nomor
....
A. 1 dan 5
B. 2 dan 4
C. 3 dan 4
D. 4 dan 5
44. Herdiansyah melaksanakan puasa sunah di waktu bulan Dhulhijah dan untuk
menyempurnakan puasa sunahnya ia tetap berpuasa di tanggal 11, 12 dan13
Dhulhijjah. Puasa yang dilakukan Herdiansyah termasuk puasa …
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 91
A. wajib
B. sunah
C. haram
D. makruh
45. Cermati beberapa pernyataan berikut!
1) Menjadi lebih sehat
2) Membentuk manusia yang bertaqwa
3) Menghemat uang jajan
4) Dapat mengendalikan hawa nafsu
5) Selalu merasa lapar
Dari beberapa pernyataan tersebut yang termasuk hikmah puasa ditunjukkan pada
nomor ....
A. 1,2,3
B. 1,2,4
C. 1,2,5
D. 1,3,5
46. Zakat Fitrah merupakan suatu ibadah bagi umat muslim yang harus dikeluarkan setiap
individu pada waktu bulan Ramadhan dengan tujuan untuk ....
A. membersikan jiwa dengan syarat dan rukun tertentu
B. menguranggi harta benda yang tersimpan di gudang rumah
C. mengurangi harta benda yang tersimpan di gudang rumah
D. berbakti kepada kaum muslim biar bisa menikmati sebagian harta benda yang kita
miliki
47. Bacalah potongan ayat berikut!
Potongan ayat tersebut sebagai dasar untuk melaksanakan ....
A. menunaikan ibadah shalat
B. mengeluarkan zakat Fitrah
C. mengeluarkan sedekah
D. pergi ke Baitullah
48. Perhatikan kolom berikut!
1. Beragama Islam
2. ...
3. Mempunyai kelebihan makanan baik untuk dirinya maupun keluarganya.
4. Berupa makanan pokok.
Jawaban yang tepat untuk melengkapi kolom syarat wajib mengeluarkan zakat adalah
....
A. masih dalam satu kampung dan hidup.
B. berada dalam kondisi yang sehat dan lebih
C. seseorang yang masih hidup pada waktu matahari terbenam matahari pada malam
Idul Fitri.
D. sehat walafiat dan mempunyai kelebihan harta benda dan bahan untuk menghidupi
dirinya dan keluarga
49. Perhatikan pernyataan berikut !
No Uraian
1 Pemberi zakat
2 Penerima zakat
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 92
3 Barang yang di zakatkan
4 Niat mengeluarkan zakat
Jawaban yang benar untuk pernyataan tersebut adalah ....
A. muzaki
B. mustahiq
C. pengurus zakat
D. rukun mengeluarkan zakat
50. Zakat Fitrah itu dikeluarkan oleh umat muslim dalam bentuk makanan pokok, pada
masyarakat sekitar, misalkan masyarakat tersebut makanan pokonya beras, maka
harus dibayar beras. Kadar zakat Fitrah yang harus dikeluarkan adalah ....
A. 3 sha’ yaitu 5 kg
B. 2,5 sha’ yaitu 3 kg
C. 2,4 sha’ yaitu 2 kg
D. 1,5 sha’ yaitu 1 kg
51. Cermatilah hadis berikut!
Waktu yang paling utama untuk mengeluarkan zakat Fitrah berdasarkan hadis tersebut
adalah ….
A. sehari sebelum melaksanakan salat Idul Fitri
B. sesudah melaksanakan salat Idul Fitri pergi ke rumah orang
C. mulai awal , pertengahan sampai akhir puasa Ramadhan
D. mulai terbenamnya matahari pada akhir bulan Ramadhan
52. Pak Syamsudin termasuk keluarga yang sukses di desa Suka Makmur, dan beliau
selalu mengeluarkan zakat Maal. Yang di maksud dengan zakat Maal adalah ....
A. mengeluarkan sebagian harta kekayaan kepada orang yang berhak menerima
dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh syara’
B. melebihkan harta selama satu tahun kemudian dikeluarkan sebagian kecil untuk
keluarganya.
C. menyimpan harta kekayaan yang telah di tabung di bank kemudian di bagi-bagikan
D. mengeluarkan harta benda baik itu bahan pokok maupun harta simpanan
53. Perhatikan tabel berikut!
I Merdeka
Ahlul kitab
Harta milik sendiri
II Mencapai haul
Mencapai nishab
bahan makanan pokok
III Baligh
Berakal sehat
Hamba sahaya
IV Mencapai haul
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 93
Mencapai nishab
Harta berkembang
Syarat wajib zakat Maal ditunjukkan pada pada tabel nomor ….
A. IV
B. II
C. III
D. I
54. Pak Ridwan Kamil seorang petani yang sukses di desa Sumber Kencong, tanahnya
luas berada di beberapa desa. Sebagian tanahnya ada yang ditanami padi. Untuk
pengairannya pak Ridwan hanya memakai air hujan saja tanpa harus membayar
tukang air. Tiga bulan kemudian beliau memanen hasilnya yang tentunya sudah
mencapai nisab, Maka zakat yang harus dikeluarkan Pak Riduan Kamil adalah ….
A. 7 kilo gram
B. 10 persen
C. 5 kwintal
D. 5 persen
55. Perhatikan tabel berikut!
No. Jenis Nisab Kadar zakat
I Kambing 30 - 39 ekor 1 ekor kambing
II Unta 5 - 9 ekor 1 ekor kambing umur 2 th
III Sapi 30 - 39 ekor 2 ekor sapi umur 2 th
IV Domba 40 – 45 ekor 2 ekor kambing umur 2 th
Berdasarkan tabel tersebut banyaknya zakat binatang ternak yang harus dikeluarkan
sesuai dengan tabel nomor ....
A. I
B. II
C. III
D. IV
56. Cermati hadis berikut!
Hadis tersebut menjadi dasar untuk mengeluarkan zakat harta temuan yang berupa
harta karun sebesar ....
A. 50 persen
B. 40 persen
C. 30 persen
D. 20 persen
57. Bu Armilah suaminya seorang pengusaha batu bara di pulau Kalimatan,
penghasilannya cukup besar, kemudian bu Armilah mempunyai banyak perhiasan dari
emas yang jumlahnya ada 95 gram dan sudah dimiliki selama satu tahun, sedang
harga emas saat ini adalah Rp.500.000 pergramnya. Suatu ketika beliau ingin
menjualnya karena ada saudara yang ingin meminjam uang. Maka zakat yang harus
dikeluarkan bu Armilah adalah sebesar ....
A. Rp. 950.000,-
B. Rp. 1.187.500,-
C. Rp. 1.282.000,-
D. Rp. 2.375.000,-
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 94
58. Perhatikan potongan ayat berikut!
Berdasarkan ayat tersebut urutan seseorang yang berhak menerima zakat pertama
adalah ....
A. orang mempunyai harta / usaha namun tidak cukup memenuhi keseluruhan
kebutuhan hidupnya.
B. orangyang mempunyai hutang yang banyak untuk memenuhi kebutuhan hidup
C. yang baru masuk Islam dan Imannya lemah
D. orang Yang berjuang di jalan Allah
59. Perhatikan tabel berikut!
I II
Fakir Orang berhutang
Anak yatim Dalam perjalanan
Orang tua Riqab
III IV
Panitia zakat Gharimin
Pengurus masjid Fi sabilillah
Guru mengaji Panitia zakat
Dari tabel tersebut yang termasuk mustahiq zakat adalah ....
A. IV
B. V
C. III
D. I
60. Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
1) menambah jurang pemisah antara si kaya dan si miskin
2) mensucikan jiwa dan harta yang dimiliki seseorang
3) menumbuhkan sifat egois dan individualistis
4) mengikis sifat kikir dan menumbuhkan kepedulian kepada sesama.
Dari pernyataan tersebut yang merupakan hikmah zakat tertulis pada nomor ....
A. 1)
B. 2)
C. 3)
D. 4)
Nilai Ttd Guru Ttd Ortu
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 95
PENUTUP
A. TINDAK LANJUT
Kompetensi dasar fikih yang harus dikuasai peserta didik madrasah tsanawiyah
berdasarkan standart kelulusan, meliputi kompetensi dasar sujud sahwi, sujud
tilawah, sujud syukur, zakat, puasa, I’tikaf dan metode “Peningkatan Kualitas
Ibadah Mahdhah”.
B. HARAPAN
Dengan adanya modul pembeljaran yang jauh dari sempurna ini, sekiranya bisa
membantu senagai bahan ajar (materi) terhadap anak didik khususnya siswa kelas
delapan yang cakupannya antara lain sesuai dengan kompetensi dasar, materi
pokok, uraian materi, latihan tugas dan tugas mandiri. dengan harapan siswa
mampu menguasai aspek spiritual, sosial, kognitif, ketrampilan, maka ada nilai dan
makna yang tercerminpada diri pribadi siswa.
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 96
Daftar Pustaka
Hidayat, Ahmad DKK, Buku Siswa Fikih, (Jakarta, Kementerian Agama, 2015)
Buku siswa kemenag RI 2019
Rasyid, Sulaiman, Fiqh Islam, Bandung: PT. Sinar Baru Algesindo, 2010
Sabiq, Sayyid, Fikih Sunnah 3, terj. Mahyuddin Syaf, (Bandung, al-Ma’arif, 1990)
Sudarko, Fikih MTs Kelas VIII, (Semarang, CV. Aneka Ilmu, 2009)
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 97
PENYUSUN
MODUL PEMBELAJARAN FIKIH MTs KELAS 8
SEMESTER GANJIL
T.P. 2021 – 2022
ANIK MUFLIHAH, [Link]
ABD. ROUF, [Link].I
MODUL FIKIH 8- SEMESTER GANJIL [ TAHUN 2021-2022 (K-2013)] 98