0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan4 halaman

Kebijakan Resiko Pasien Jatuh Puskesmas Jemursari

Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Jemursari menetapkan kebijakan resiko pasien jatuh, yang meliputi penilaian resiko jatuh setiap pasien rawat jalan, intervensi berdasarkan tingkat resiko, serta langkah-langkah pencegahan resiko jatuh. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan pelayanan keselamatan pasien di Puskesmas Jemursari.

Diunggah oleh

pkmjemursari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan4 halaman

Kebijakan Resiko Pasien Jatuh Puskesmas Jemursari

Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Jemursari menetapkan kebijakan resiko pasien jatuh, yang meliputi penilaian resiko jatuh setiap pasien rawat jalan, intervensi berdasarkan tingkat resiko, serta langkah-langkah pencegahan resiko jatuh. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan pelayanan keselamatan pasien di Puskesmas Jemursari.

Diunggah oleh

pkmjemursari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KOTA SURABAYA

DINAS KESEHATAN KOTA

UPTD PUSKESMAS JEMURSARI


Jl. Jemursari Selatan IV No.5 S U R A B A Y A (60237)
TELP. 031-8414743

PENETAPAN KEPALA UPTD PUSKESMAS JEMURSARI


NOMOR :

TENTANG
KEBIJAKAN RESIKO PASIEN JATUH

KEPALA UPTD PUSKESMAS JEMURSARI,

Menimbang : a. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan di UPTD Puskesmas


Jemursari, maka perlu dilakukan landasan kebijakan penerapan sasaran
keselamatan pasien yang menjadi prioritas utama
b. Bahwa agar pelayanan keselamatan pasien di Puskesmas Jemursari dapat
terlaksana dengan baik, perlu adanya kebijakan Kepala Puskesmas Jemursari
sebagai landasan bagi penerapan mengurangi resiko cidera pasien akibat
terjatuh di Puskesmas Jemursari
c. Bahwa dengan mempertimbangkan huruf a dan b diatas maka perlu
ditetapkan keputusan Kepala Puskesmas Jemursari tentang Kebijakan Resiko
Pasien Jatuh

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan


2. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan
3. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Puskesmas
4. Permenkes Nomor 269 / Menkes / Per / III / 2008 Tentang Keselamatan dan
Kesehatan Kerja
MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS TENTANG KEBIJAKAN RESIKO


PASIEN JATUH di UPTD PUSKESMAS JEMURSARI.

Kesatu : Peraturan Kepala Puskesmas tentang kebijakan resiko pasien jatuh di UPTD
Puskesmas Jemursari.

Kedua : Kebijakan pelayanan keselamatan pasien di UPTD Puskesmas Jemursari


sebagaimana yang tercantum dalam lampiran keputusan ini.

Ketiga : Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pelayanan keselamatan pasien


dilakukan oleh tim keselamatan pasien UPTD Puskesmas Jemursari.

Keempat : Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila
dikemudian hari terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan atau perubahan
sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Surabaya
Pada tanggal :

Kepala UPTD
Puskesmas Jemursari

drg. Siti Januarsih


Lampiran : KEPUTUSAN KEPALA UPTD
PUSKESMAS JEMURSARI
Nomor :

Tanggal :
Tentang : Kebijakan Resiko Pasien Jatuh

TENTANG : KEBIJAKAN RESIKO PASIEN JATUH DI UPTD PUSKESMAS


JEMURSARI

Kebijakan Umum :

1. Semua pasien rawat jalan harus dilakukan identifikasi minimal dengan dua parameter, yaitu nama
lengkap dan alamat.
2. Setiap petugas harus bekerja sesuai dengan standar profesi, standar prosedur operasional yang berlaku,
dan etika serta menghormati hak pasien.
3. Setiap bulan wajib membuat laporan kegiatan pelayanan keselamatan pasien.

Kebijakan Khusus :

1. Semua pasien rawat jalan dinilai resiko jatuh saat asesmen awal dan dilakukan asesmen ulang jika
terjadi perubahan kondisi atau pengobatan, meliputi pasien dewasa, anak, dan geriatric.
2. Semua pasien neonatus diketegorikan beresiko jatuh.
3. Pengkajian resiko jatuh untuk pasien dewasa menggunakan skala Morse Fall Risk, pasien anak
menggunakan skala Humty Dumty, dan pasien geriatric menggunakan Ontario Modified Stratify Sidney
Scoring.
4. Hasil pengukuran dimonitor dan ditindaklanjuti sesuai derajat resiko jatuh.
5. Pakaikan pita kuning pada pasien rawat jalan dengan kategori resiko tinggi.
6. Lakukan intervensi sesuai hasil penilaian sesuai dengan pedoman yang telah ditentukan (Resiko ringan,
sedang, dan tinggi).
7. Pita tanda resiko jatuh dilepas jika skor pada pasien resiko jatuh adalah ringan dan sedang.
8. Lakukan asesmen ulang resiko jatuh pada pasien setelah mendapatkan obat atau Tindakan yang
menimbulkan resiko jatuh.
9. Kebijakan termasuk Langkah -langkah pencegahan resiko pasien jatuh.

Kepala UPTD Puskesmas Jemursari

drg. Siti Januarsih

Anda mungkin juga menyukai