Penggambaran Profil Jalan dengan AutoCAD
Penggambaran Profil Jalan dengan AutoCAD
Disusun oleh :
Assyifa Wirdya Kuswoyo
117210009
Plug 8
TEKNIK GEOMATIKA
JURUSAN TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL
UPN “VETERAN” YOGYAKARTA
2023/2024
LABORATORIUM SURVEI TERESTRIS
PRAKTIKUM SURVEI REKAYASA
TEKNIK GEOMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL
UPN “VETERAN” YOGYAKARTA 2023/2024
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI................................................................................................................................... 1
DAFTAR GAMBAR ...................................................................................................................... 2
DAFTAR LAMPIRAN................................................................................................................... 3
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................................... 4
1. 1 Latar Belakang ................................................................................................................. 4
1. 2 Rumusan Masalah ............................................................................................................ 4
1. 3 Tujuan............................................................................................................................... 5
BABII DASAR TEORI .................................................................................................................. 6
2. 1 Autocad Civil 3D ............................................................................................................. 6
2. 2 Kontur............................................................................................................................... 6
2. 3 Profil Memanjang Melintang ........................................................................................... 7
BAB III METODOLOGI ................................................................................................................ 8
2. 1 Waktu dan tempat............................................................................................................. 8
3. 2 Alat dan Bahan ................................................................................................................. 8
3. 3 Langkah Kerja .................................................................................................................. 8
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ...................................................................................... 30
4.1 Hasil ............................................................................................................................... 30
4.2 Analisis ........................................................................................................................... 34
BAB V PENUTUP ....................................................................................................................... 35
5.1 Kesimpulan..................................................................................................................... 35
5.2 Saran ............................................................................................................................... 35
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................................... 36
LAMPIRAN .................................................................................................................................. 37
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
1. 1 Latar Belakang
Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada zaman modern saat ini, dalam
pekerjaan kontruksi khususnya pada survei rekayasa yaitu kegiatan pengukuran di permukan
bumi yang dilakukan kontak langsung dengan objek atau area yang akan dipetakan, contoh
desain rekayasa yiatu jalan, jembatan, bangunan gedung, jalan layang, bendungan,
perencanaan pemasangan jalur pipa, saluran irigasi, dll. Survei Rekayasa pada dasarnya adalah
sebuah survei yang menyajikan lokasi dan ukuran detil untuk kegiatan konstruksi serta proses
melaksanakan evaluasi dan estimasi sebelum atau selama kegiatan pembangunan. Salah satu
kebutuhan guna melakukan perencanaan infrastruktur tersebut, perlu adanya data profil atau
penampang pada arah tertentu untuk perencanaan kemiringan sumbu proyek, hitungan
volume galian atau timbunan tanah, dan lain-lain. Dalam pengukuran profil terdapat dua
jenis yaitu profil memanjang dan profil melintang. Pengukuran sipat datar profil dibagi
menjadi dua, yaitu pengukuran sipat datar profil memanjang (long section) dan pengukuran
sipat profil melintang (cross section).
Setelah melakukan pengukuran profil memanjang dan melintang perlu adanya
penggambaran. Dengan berkembangnya teknologi saat ini tersedia banyak software yang
berfungsi sebagai desain gambar,salah satunya adalah software AutoCAD. AutoCAD
merupakan salah satu software yang paling sering di gunakan dalam dunia industri untuk
mendesain gambar sebuah produk yang ingin di hasilkan. Selain mempunyai banyak
keunggulan, AutoCAD juga bisa di terapkan untuk seluruh perkerjaan di bidang teknik. Pada
parktikum kali ini kita belajar mengenal tools dan proses dalam penggambaran profil
memanjang dan melintang menggunakan software AutiCAD Civil 3D. Sehingga setelah
mampu mengoperasikan program AutoCAD secara mandiri, diharapkan mahasiswa memiliki
kemampuan dan keahlian dalam mengolah data dan penggambaran pada bidang kontruksi.
1. 2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam praktikum “Pengggambaran Profil Memanjang dan Melintang”
yaitu:
1. Apa yang dimaksud dengan AutoCAD?
2. Apa yang dimaksud dengan kontur?
3. Apa yang dimaksud dengan profil memanjang dan melintang?
4. Bagaimana cara melakukan penggambaran profil memanjang dan melintang
menggunakan software AutoCAD Civil 3D?
BAB II
DASAR TEORI
2. 1 AutoCAD
AutoCAD adalah software atau perangkat lunak komputer yang digunakan untuk
menggambar, baik itu 2 Dimensi ataupun 3 Dimensi. CAD sendiri memiliki arti Computer
Aided Design yang berarti "design dengan bantuan komputer". Secara keseluruhan software
ini digunakan untuk menggambar Mechanical drawing, Civil Drawing, Isometric Drawing,
dan gambar teknik lainnya. AutoCAD paling sering digunakan untuk menggambar sipil,
bangunan,mesin, design interior, pemetaan,dan masih banyak lagi. Format data asli
AutoCAD, DWG, dan yang lebih tidak populer, format data yang bisa dipertukarkan
(interchange file format) DXF, secara de facto menjadi standard data CAD. Akhir-akhir
ini AutoCAD sudah mendukung DWF,sebuah format yang diterbitkan dan dipromosikan
oleh Autodesk untuk mempublikasikan data CAD AutoCAD saat ini hanya berjalan di sistem
operasi Microsoft. Secara garis besar, AutoCAD sering digunakan oleh arsitek, engineer,
maupun para designer lainnya. Diusung dengan interface yang ringan serta pengoperasian
yang mudah,menjadikan AutoCAD sebagai software CAD paling terkenal dan paling banyak
digunakan di seluruh dunia.
2. 2 Kontur
BAB III
METODOLOGI
3. 3 Langkah Kerja
3.3.1 Langkah Kerja Pengukuran
Adapun langkah -langkah yang digunakan dalam praktikum ini adalah sebagai
berikut :
Add Titik Points
1. Membuka software AutoCAD 3D versi 2023 yang sudah diinstal.
2. Setelah muncul tampilan awal pada layar software AutoCAD, kita bisa
menyesuaikan datum pada data yang kita punya sebelum memasukkan
titik point yang akan diolah, dengan cara :
Ketik “Edit Drawing Settings” dan muncul tampilan layar pada
“Drawing Settings” lalu ikuti pada gambar dibawah.
4. Setelah data sudah diimport pastikan data sudah terbaca oleh software
AutoCAD dengan tanda (ceklis hijau pada data file yang diimport). Lalu pada
kolom Specify Point File Format pilih “PENZD” > klik “Oke”
5. Apabila titik point pada data yang diimport belum terlihat, maka ketik “ZE” >
lalu “Enter” dan muncul titik point pada layar.
6. Selanjutnya yaitu mengatur size pada titik point groups yaitu dengan cara pilih
menu “All Points” (pada tab Active Drawing View) > “Properties” dan ikuti
pada langkah kerja dibawah ini.
Digitasi Kontur
1. Langkah kerja selanjutnya yaitu mendigitasi setiap titik point yang ada,
sebelum mendigitasi titik point yang ada kita bisa mengaktifkan “Task Pane”
yaitu dengan:
Pilih menu “View” > klik menu “Pallets” > pilih menu “Map Task Pane”
> lalu aktifkan dengan klik “On”.
5. Pada saat memulai proses digitasi maka kita bisa beralih ke menu “Home”
> pilih “Layer Properties” > “New Layer” > beri nama sesuai titik points
yang ingin di digitasi > pilih warna (menyesuaikan layer yang akan di
digitasi) > lalu aktifkan ceklis pada titik point yang ingin di digitasi. Lakukan
langkah tersebut hingga semua bagian terdigitasi.
Membuat Kontur
1. Selanjutnya adalah membuat kontur
Pilih menu “Surface” >klik kanan lalu pilih “Create Surface”.
2. Ketika sudah muncul tampilan pada “Create Surface”, kita bisa klik 2 kali
pada bagian “Style” muncul titik tiga lalu klik.
Untuk mengatur kontur interfal dan kontur smooting dengan sesuai
ketentuan, klik
“Contours” > “Contour Interval” (sesuaikan dengan kaidah) > “Contour
Smoothing” (True) > “Apply” > “Ok”.
3. Setelah kontur sudah terlihat, maka kita bisa memunculkan kontur mayor dan
minornya dengan cara, Kembali ke menu awal yaitu
Klik kanan “Surface 2” > “Edit Surface Style” > “Display” > nyalakan
“Triangles” > “Border” > “Major Contour” > “Minor Contour”.
“Major Contour” > “Select Color” : 34 > oke
“Minor Contour” > “Select Color”: 42 > ok > ok.
8. Membuat Cross Section pada tampilan “Create Semple Lines” > Create
Name “SL Collection – Cross Section” > “Ok”.
Pada tampilan tab Semple Lines > klik “Sample Line Cretion Methods” >
pilih “By Range of Station” > masukan data (sesuaikan pada langkah kerja
dibawah ini) > “Ok” > “Close”.
9. Menampilkan hasil Cross Section > “Section Views” > “Create Multiple
Views” > Next > Next > Next > Next > Next > “Create Section Views”.
BAB IV
HASIL DAN ANALISIS
4.1 Hasil
Dari kegiatan praktikum penggambaran Long and Cross Section ini didapatkan hasil
sebagai berikut:
4.1.1 Peta Kontur.
4.2 Analisis
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Dari praktikum penggambaran profil memanjang dan melintang yang telah dilaksanakan,
maka dapat disimpulkan bahwa:
1. AutoCAD adalah software atau perangkat lunak komputer yang digunakan untuk
menggambar, baik itu 2 Dimensi ataupun 3 Dimensi. CAD sendiri memiliki arti
Computer Aided Design yang berarti "design dengan bantuan komputer".
2. Data yang dibutuhkan dalam penggambaran kontur, profil memanjang melintang
adalah sebagai berikut:
a. Data detil situasi atau titik kooordinat (X,Y,Z) beserta keterangan titik
pointsnya.
b. Data OrthoPhoto.
3. Profil memanjang dan melintang adalah bentuk proyeksi pada bidang
penggambaran dari bentuk permukaan / profil permukaan bumi bertujuan juga
untuk informasi mengenai beda tinggi sangat berguna dalam cut dan fill suatu
permukaan tanah yang tidak rata, misalnya saja dalam pengerjaan jalan raya atau
jalur kereta api.
4. Garis kontur adalah garis yang menghubungkan titik-titik yang mempunyai
ketinggian yang sama di permukaan bumi, atau dengan kata lain garis permukaan
tanah yang mempunyai ketinggian tertentu.
5. Penggambaran penampang melintang bertujuan untuk memperlihatkan bentuk
topografi dalam tiap segmen. Segmen disini diartikan sebagai titik ketinggian dan
jarak. Penampang melintang memperlihatkan perbedaan antara penampang-
penampang yang memiliki informasi tertentu di peta untuk diinterpretasikan
5.2 Saran
Adapun beberapa saran dalam penggambaran profil memanjang dan melintang agar berjalan
dengan sempurna adalah sebagai berikut:
1. Dalam melaksanakan praktikum kedepannya praktikkan lebih memahami dan
mempelajari Software AutoCAD Civil 3D terlebih dahulu agar lancar dalam
mengerjakan.
2. Memperhatikan setiap lahkah – langkah yang sudah ada pada vidio tutorial.
3. Saat merapihkan kontor diperhatikan lagi setiap kontur yang ada pada objek banunan,
jalan dll dan sesuaikan pada kaidah kontur.
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN