0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
59 tayangan5 halaman

Analisis Lukisan Pemandangan 2D

Dokumen tersebut merangkum analisis karya seni rupa lukisan pemandangan karya Asep Regiana. Lukisan ini merupakan karya seni rupa dua dimensi yang dibuat menggunakan teknik plakat dengan berbagai alat dan bahan seperti cat minyak, kuas, dan kanvas. Analisis lebih lanjut mencakup unsur-unsur fisik dan nonfisik yang ada pada karya tersebut.

Diunggah oleh

SERLI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
59 tayangan5 halaman

Analisis Lukisan Pemandangan 2D

Dokumen tersebut merangkum analisis karya seni rupa lukisan pemandangan karya Asep Regiana. Lukisan ini merupakan karya seni rupa dua dimensi yang dibuat menggunakan teknik plakat dengan berbagai alat dan bahan seperti cat minyak, kuas, dan kanvas. Analisis lebih lanjut mencakup unsur-unsur fisik dan nonfisik yang ada pada karya tersebut.

Diunggah oleh

SERLI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISIS KARYA SENI RUPA

(KLIPPING)

Oleh

[Link] SIRANI

MADRASAH ALIYAH SWASTA AR-RAIHAN LATTEKKO

TAHUN AJARAN 2022/2023

AWANGPONE
LUKISAN PEMANDANGAN

(Analisis Karya Seni Rupa Dua Dimensi)

A. Perupa
Lukisan pemandangan tersebut merupakan karya dari Asep Regiana.

B. Jenis Karya

Jenis karya yaitu karya seni rupa dua dimensi. Seni rupa 2 dimensi adalah

sebuah karya seni rupa mempunyai batas dua sisi, yakni sisi panjang dan lebar.

Karya seni rupa tidak punya ruang karena tidak memiliki ketebalan dan ketinggian.

Sehingga, hasil dari karya seni ini hanya dapat dinikmati dari satu arah saja.
C. Alat dan Bahan

1. Alat

• Cat Minyak

• Cat Air

• Cat Aklirik

• Cat Poster

• Tinta Bak

• Pastel

2. Bahan

• Kuas

• Kuas Pagoda

• Kanvas

• Palet

D. Teknik

Teknik yang digunakan dalam lukisan pemandangan tersebut yaitu teknik

plakat. Teknik plakat merupakan salah satu cara menggambar atau membuat

lukisan yang penuh warna. Ciri utama gambar dengan menggunakan teknik plakat
ialah penggunaan sapuan cat penuh warna. Itulah mengapa banyak seniman yang

memadukan beragam warna dalam satu canvas.

Sapuan cat yang dipadukan sedemikian rupa ini bisa menghasilkan karya

yang mengagumkan. Semakin bagus tentu saja nilai dari karya tersebut akan

semakin tinggi. Nah sebelum mencoba melukis dengan teknik ini, setidaknya

pelajari terlebih dahulu teorinya.


E. Unsur Fisik dan Nonfisik

1. Unsur Fisik

Titik : pada lukisan tersebut terdapat titik namun sudah

tidak terlihat lagi karena sudah menjadi garis yang

membentuk lukisan.

Garis : Pada lukisan tersebut sudah terdapat garis yang

terbentuk dari kumpulan titik baik berbentuk

horizontal, gelombang, tipis, miring, pendek, patah,

dan vertikal.

Bentuk : pada lukisan tersebut sudah terdapat bentuk yakni

bentuk pohon, awan, batu, tanah dan bukit.

Ruang : Pada lukisan tersebut tidak terdapat ruang karena

ruang hanya terdapat pada karya seni rupa 3 dimensi.

Tekstur : lukisan di atas menggunakan tekstur buatan yaitu

tekstur yang dibuat dengan pengolahan unsur garis,

warna, ruang dan gelap terang.

Warna : pada lukisan tersebut terdapat beberapa warna


primer, sekunder, tersier, analogus dan

komplementer.

Gekap terang : pada lukisan tersebut terdapat gelap terang pada

bentuk tanah, pohon, batu dan bukit.


2. Unsur Nonfisik

Kesatuan : Pada lukisan tersebut terdapat satu kesatuan yang

membuat lukisan telihat serasi antara pohon, batu dan

tanah.

Keseimbangan : Pada lukisan tersebut keseimbangannya kurang tepat,

karena pohonnya berada pada sisi kiri, sedangkan

pada bagian sisi kanan, tidak terdapat bentuk

(kosong).

Keselarasan : Pada lukisan tersebut terdapat keselarasan antara

unsur yang berbeda baik bentuk warna untuk

menciptakan keselarasan.

Irama : Pada lukisan tersebut terdapat irama karena adanya

pengulangan satu atau beberapa unsur secara teratur

dan terus menerus seperti pada lukisan awan dan

tanahnya.

Proporsi : Pada lukisan tersebut tedapat proporsi pada pohon


dan lingkungan sekitarnya

Anda mungkin juga menyukai