Program Kerja Mahasiswa KKN Universitas Negeri Medan
Program Kerja Mahasiswa KKN Universitas Negeri Medan
NEGERI MEDAN
MEDAN
2021
REVITALISASI DESA DI ERA NEW NOMRAL DENGAN
PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DAN
MEDAN
2021
Deskristina Siregar 5182151002 PTIK Teknik
MEDAN
2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan
rahmat, karunia serta pertolongan-Nya sehingga tugas Program KKN yang
berjudul “Revitalisasi Desa Di Era New Nomral Dengan Penerapan Protokol
Kesehatan Dan Sosialisasi Vaksinasi Di Desa Lumban Suhi- Suhi Toruan” ini
dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
Penulis menyadari bahwa tugas yang sederhana ini masih jauh dari kata
sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran dari Dosen
pembimbing Lapangan serta para pembaca untuk menyempurnakan susunan
proposal program KKN ini.
Penyusun
KATA PENGANTAR........................................................................ i
DAFTAR ISI.................................................................................................ii
DAFTAR GAMBAR...................................................................................iii
DAFTAR TABEL........................................................................................iv
DAFTAR LAMPIRAN.................................................................................v
BAB I PENDAHULUAN..............................................................................1
A. Potensi Desa........................................................................................7
B. Unit Usaha Desa.................................................................................8
C. Karakteristik Desa...............................................................................8
D. Program Desa......................................................................................9
BAB VI PENUTUP.....................................................................................31
A. Kesimpulan.......................................................................................31
B. Saran.................................................................................................32
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................34
LAMPIRAN................................................................................................35
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2. Pembuatan Abon dan Nugget bahan dasar ikan louhan ....... 14
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa
sejak diberlakukannya kurikulum KKNI di Universitas Negeri Medan bagi
mahasiswa Strata 1 (S1) Program Studi Pendidikan maupun Program Studi Non
Kependidikan dengan bobot 3 sks sebagai mata kuliah.
Pada Tahun 2021, yang dimulai dari tangal 23 Juli 2021 hingga 14
Agustus 2021, Universitas Negeri Medan (UNIMED) melakukan KKN di daerah
Sumatera Utara dan Salah satu yang menjadi tempat KKN penulis adalah Desa
1
Lumban Suhi-Suhi Toruan, kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera
Utara, Indonesia.
Dikarenakan situasi saat ini sedang tidak baik dikarena oleh penyebaran
virus corona, maka diangkat tema KKn Unimed 2021 yaitu “Revitalisasi Desa di
Era New Normal Menuju Indonesia Emas 2045”, dengan pelaksanaan KKn yang
tetap mematuhi protocol kesehatan.
Selain itu, desa ini merupakan salah satu Desa Pariwisata yang berada di
Kampung Tenun yang berpusat di Huta Raja, ini menunjukkan rasa kecintaan
masyarakat terhadap Ulos dan Desa ini merupakan salah satu Desa yang sudah
dikunjungi Bapak Presiden Jokowi. Selain hasil tenun berbentuk Ulos, masyarakat
Lumban suhi-suhi Toruan juga memperkenalkan busana yang terbuat dari Ulos
yang diproduksi di Toko Sakkamadeha. Bahasa Sakkamadeha berasal dari Bahasa
Kuno yang berarti Pohon Kehidupan, sehingga kampung ulos ini dapat menjadi
sumber kehidupan untuk mensejahterakan para penenunnya.
2
Desa ini berkembang tidak lain karena campur tangan dari
pemerintahannya. Salah satunya adalah Kepala Desa yang di pimpin oleh Bapak
Raja Sondang Simarmata. Bapak Raja Sondang Simarmata yang merupakan
jebolan Teknik Pertambangan ITB yang memilih kembali ke kampung
halamannya untuk mengembangkan kampung kelahirannya yang dibantu oleh
aparat desa. Dengan menggagas gerakan “Hita Do Hita”.
Desa Lumban Suhi- Suhi Toruan terdiri dari 3 Dusun, yaitu Dusun 1 berbatasan
langsung dengan Desa Parbaba, Dusun 2 dengan Desa Lumban Suhi- Suhi Dolo,
dan dusun 3 berbatasan langsung dengan Desa Sitolu Huta.
Batas Desa
Utara Desa Sitolu Huta
Selatan Parbaba
Barat Lumban Suhi-Suhi Dolok
Timur Danau Toba
Tabel 1. Tabel Batas Wilayah
b) Jumlah Penduduk
Jumlah penduduk di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan sekitar 2000 jiwa, dengan
lebih kurang 500 Kepala Keluarga. Dengan maa pencaharian terbesar warga desa
adalah bertenun. Selain bertenun mata pencaharian warga desa Lumban Suhi-Suhi
Toruan adalah bertani dan nelayan.
3
c) Jarak dari Kecamatan dan Kabupaten
d) Alat Komunikasi
a) Mahasiswa
4
2. Melatih kemampuan berpikir dalam melakukan observasi,
penelaahan,perumusan, dan pendampingan untuk memberdayakan potensi
masyarakat desa pada masa pandemi Covid-19;
3. Menumbuhkan rasa soladaritas yang tinggi atas nama kemanusiaan
sebagai warga negara dalam menghadapi pandemi Covid-19.
b) Masyarakat Desa
c) Pemerintah Daerah
d) Unimed
Manfaat yang diperoleh oleh pihak universitas antara lain sebagai berikut:
5
d) Pembuatan Bawang Goreng
e) Pengansinan Ikan Jahir
2. Program yang sedang berlangsung
a) Pembuatan kripik Singkong
b) Pembuatan Abon Ikan Louhan
c) Pembuatan Nugget Ikan Louhan
d) Pembuatan Bubuk Jahe
e) Pembuatan Bubuk Cabai
3. Program yang masih dalam perencanaan
a) Festival Seni
b) Pembuatan Bubuk Daun Pandan
c) Pembuatan Sirup Markisa
6
BAB II
A. Potensi Desa
Desa yang terletak di Tepi Danau Toba menjadikan desa ini memiliki ciri
khas tersendiri dilihat dari adatnya yang masih kental dengan budaya Batak Toba.
Desa Lumban Suhi-suhi Toruan ini memiliki jiwa “Satahi Saoloan”, yang
memiliki makna Seiya Sekata. Desa Lumban suhi-suhi Toruan merupakan salah
satu desa yang memiliki keunikan tersendiri baik dari segi potensi desanya dan
kerukunan masyarakatnya. Desa Lumban Suhi-suhi Toruan yang dominan
bersuku Batak Toba ini masih memegang teguh Filsafat Batak yaitu “Somba
Marhula-hula, Elek Marboru, Manat Mardongan Tubu”. Dilihat dari potensi
desanya, Lumban suhi-suhi Toruan merupakan desa yang hidup dari tenunan
Ulos. Kebutuhan sehari-hari bahkan untuk menyekolahkan anak itu diperoleh dari
hasil tenun Ulos. Selain itu masyarakat Lumban suhi-suhi Toruan juga
menjadikan sesuatu yang unik baik itu Busana, Cendramata yang terbuat dari Ulos
yang diproduksikan di toko Sakkamadeha. Kehidupan masyarakat sangat
bergantung pada pekerjaan bertenun ini.
Pengelolaan yang baik terhadap sumber daya alam dan manusia di Desa
Lumban Suhi-Suhi Toruan menjdikan masyarakat kreatif. Saat ini pemerintah
desa sedang mengembangkan Desa Lumban Suhi- Suhi toruan menjadi desa
wisata. Oleh karena ini pemuda setempat lewat karang taruna saat ini diberikan
ilmu mengenai cara meramu kopi atau yang ebh dikenal dengan barista.
Pemerintah desa bekerja sama denganKemenrterian PUPR saat ini sedang gencar
melakukan pembangunan, guna menjadikan desa Lumban Suhi-Suhi menjadi
Desa Wisata.
7
dengan menciptakan abon dan nugget berbahan dasar ikan louhan. Produk ini di
beri branding dengan nama “BONIRA” yang artinya “Boru Ni Raja”. Di dalam
masyarakat batak, suku bakat dikatakan adalah putri nya raja. Oleh karena itu
penamaan branding ini diprakarsai karena kegiatan ini dilakukan oleh putrinya
raja batak, yakni melalui Ibu PKK.
Untuk saat ini unit usaha desa belum ada. Karena kegiatan-kegiatan yang
telah dijelaskan sebelumnya di atas, yakni pembauatan abon dan nugget,
pembuatan bubuk cabai, bubuk jahe, masih dalam tahap uji laboratorium.
Sehingga untuk unit usaha desa belum ada.
C. Karakteristik Desa
8
Pada umumnya kegiatan atau mata pencaharian masyarakat desa adalah
bertenun. Selain dari bertenun juga petani dan nelayan. Potensi pertanian di desa
ini adalah tanaman jagung, dan bawang.
D. Program Desa
Desa lumban suhi-suhi juga memiliki Program desa yaitu Karang Taruana
yang beranggotakan anak muda yang masih tinggal di desa, yang memiliki jiwa
membangun desa. Selain itu, program yang berjalan di desa Lumban Suhi-suhi
Toruan juga ada Posyandu yang dibantu oleh Bidan Desa yang dilaksanakan
setiap awal bulan. Di desa ini terdapat dua sekolah negeri yakni SDN 22 Lumban
Suhi- suhi Toruan yang berlokasi di Alngit dan SDN 10 Lumban Suhi-suhi
Toruan yang berlokasi di Lumban Sinaga tepat di belakang Gereja HKBP Lumban
suhi-suhi Toruan. Tetapi selama pandemi ini SD ini di tutup dan menerapkan
belajar online. Desa Lumban Suhi-suhi ini juga mendirikan PAUD Pelita Bangsa
yang berdiri tidak lama setelah dilantiknya Kepala Desa Bapak Raja Sondang
Simarmata yakni berkisar bulan Juli dan lokasi PAUD ini di buat di Kantor
Kepala Desa.
9
h) Pembuatan Nugget Ikan Louhan
i) Pembuatan Bubuk Jahe
j) Pembuatan Bubuk Cabai
6. Program yang masih dalam perencanaan
d) Festival Seni
e) Pembuatan Bubuk Daun Pandan
f) Pembuatan Sirup Markisa
10
BAB III
A. Tenun
Kisaran harga yang biasa dijual dari setiap kain hasil tenunan adalah
Rp.1.200.000 – Rp.2.000.000. Namun, karena masa Pandemi COVID – 19, harga
kain tenunan menjadi turun drastis menjadi Rp.800.000. Hal ini terjadi karena
kurangnya minat konsumen untuk membeli kain hasil tenunan yang disebabkan
oleh tingkat ekonomi yang menurun akibat pandemic Covid – 19.
Di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan juga terdapat sebuah usaha tenun
kecil– menengah milik salah seorang masyarakat desa. Pada usaha tersebut,
banyak warga terkhusus ibu – ibu dan para gadis dewasa yang bekerja bertenun.
Di tempat itu juga terdapat beberapa bapak – bapak yang bekerja sebagai
penenun. Selain itu, karena potensi bertenun yang dimiliki oleh Desa Lumban
Suhi Suhi Toruan maka sebuah kampong yang berada di tengah – tengah desa
diberi sebutan dengan “Kampung Tenun” yang berada di Huta Raja sebagai salah
satu ikon budaya dari Pariwisata Samosir.
B. Pertanian
11
memiliki lahan pertanian dengan luas lahan yang berbeda. Kebanyakan
masyarakat menanam padi dan jagung. Selain itu, banyak juga masyarakat yang
menanam bawang merah jenis bawang sitapak yang dimana bawang jenis tersebut
merupakan bawang khas Samosir. Banyak juga masyarakat yang memiliki ladang
pertanian yang menanam berbagai jenis tanaman selain padi, jagung, dan bawang
merah.
C. Nelayan
Kebanyakan dari kaum adam di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan bekerja
sebagai nelayan menangkap ikan di Danau Toba karena letak desa yang tepat
berada di pinggiran Danau Toba. Pekerjaan sebagai nelayan ini tidak hanya
dilakukan oleh orangtua, namun dilakukan juga oleh para remaja maupun dewasa.
Pada umumnya, masyarakat setempat menggunakan jala atau disebut dengan
doton sebagai alat untuk menangkap ikan. Para nelayan akan memasang
perangkap ikan (jala) pada sore atau malam hari dan menunggunya hingga pagi
hari. Selanjutnya nelayan akan menarik perangkap atau jala yang sudah dipasang
pada pagi hari sekitar pukul 05.00 hingga 06.00. kegiatan menangkap ikan ini
dilakukan dengan menggunakan perahu kecil yang disebut dengan solu yang
terbuat dari kayu. Pada zaman dahulu, solu digerakkan hanya dengan
menggunakan dayung, namun dengan berkembangnya zaman dan teknologi maka
sekarang solu dilengkapi dengan mesin untuk menggerakkan perahu. Mesin yang
digunakan pada perahu menggunakan bahan bakar solar.
D. Pariwisata
Salah satu yang menjadi ikon pariwisata dari Desa Lumban Suhi Suhi
Toruan adalah “Kampung Tenun” yang berada di Huta Raja. Hal ini menunjukkan
bahwa salah satu potensi yang ada di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan adalah
bertenun dan hampir dilakukan oleh seluruh kalangan kaum hawa. Ikon pariwisata
ini sudah dikunjungi oleh Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan
menjanjikan akan mengembangkan dinasti pariwisata yang satu ini.
12
Pantai Lumban Manik direncanakan oleh Kepala Desa dan para warga akan
dikembangkan menjadi sebuah pantai yang indah, luas, dan menari yang dapat
memikat hati para pengunjung untuk berkunjung ke tempat tersebut. Oleh karena
itu, kegiatan kebersihan dilakukan secara rutin di pantai tersebut setiap minggunya
pada hari Jumat pagi. Selain itu, acara perayaan Hari Ulang Tahun Republik
Indonesia ke – 75 juga dilakukan di Pantai Lumban Manik dengan tujuan
mempromosikan pantai tersebut kepada kalangan yang lebih luas melalui media
social maupun media cetak. Oleh karena itu, mahasiswa KKN UNIMED membuat
sebuah taman kecil di tepi pantai guna untuk memperindah pantai.
13
BAB IV
PERUMUSAN PROGRAM KERJA MASA PANDEMI COVID-
19 DAN NEW NORMAL
A. Pembuatan Abon dan Nugget Bahan Dasar Ikan Louhan
Kegiatan kewirausahaan ini adalah untuk memaksimalkan penggunaan
potensi yang dimiliki desa. Bahan dasar dari pembuatan abon dan nugget ini
adalah ikan louhan. Ikan louhan adalah ikan yyang banyak ditemukan di Danau
Toba. Tektur ikan ynag keras dan ukurannya yang kecil membuat ikan tersebut
jarang diminati oleh masyarakat sekitar. Padahal kandungan vitamin yang
dimiliki cukup tinggi. Oleh karena itu, Pemerintah Desa bekerja sama dengan Ibu
PKK menggagas suatu ide untuk menjadikan olahan ikan louhan. Nugget dan
abon adalah pilihan yang menjadi kegiatan kewirausahaan ini. Nugget adalah
makanan yang kekiniaan saat ini. Melalui kegiatan ini, Ibu PKK juga
mendapatkan ilmu baru dalam mengelola makanan menjadi makanan yang
kekinian. Kegiatan kewirausahaan ini nantinya akan dikembangkan dan di uji
laboratorium untuk di cek gizi dan masa kadaluarsanya.
14
Sedangkan untuk bubuk jahe, pemerintah desa sudah bekerja sama dengan
beberapa kolega untuk mengekspor bubuk jahe ke Australia. Oleh karena itu
bersamaan dengan pembuatan bubuk cabai maka bubuk jahe juga dilaukan proses
pembuatan.
Untuk saat ini, pembauatn bubuk cabai dan jahe sedang dalam menunggu
dilakukannya uji laboratorium untuk menentukan tanggal kadaluarsanya.
Tahap dalam pembuatan bubuk cabai dan bubuk jahe adalah sebagai berikut:
cabai dan jahe dibersihkan terlebih dahulu, untuk setiap proses dilakukan
pengukuran terhadap berat bahan agar diketahui penyusutannya. Lalu cabi dibelah
dua, sedangkan jahe diiris tipis. Lalu dikeringkan hingga kandungan airnya
sedikit. Selanjutnya dihaluskan dengan blender, lalu dikemas kedalam plastik zip.
15
Gambar 4. Kegiatan senam sehat
D. Pembuatan dan penempelan Nomor Rumah
Pembuatan nomor rumah adalah gagasan dari mahasiswa KKN Unimed
untuk masyarakat desa. Hal ini dilatarbelakangi oleh tidak adanya nomor rumah
sebagai pengenal alamat di Desa Lumban Suhi- Suhi Toruan. Selain itu data
terhadap jumlah kepala keluarga juga simpang siur, sehingga dilakukanlah
pendataan ulang sekaligus penempelan rumah.
Kegiatan ini diawali dengan perancangan desain. Rancangan dari desain
selanjutnya ditindaklanjuti. Setelah itu memebeli bahan keperluan pembuatan
nomor rumah, yaitu dari triplek, dan pilox. Lalu dibentuk lah triplek tersebut
menjadi persegi dan diberi keterangan nomor dan dusun. Kegiatan ini berlangsung
lebih kurang 3 hari. Dari mulai pembuatan hingga penempelan. Dan sekaligus
dilakukan pendataan ulang terhadap jumlah kepala keluarga di Desa Lumban
Suhi-Suhi Toruan. Kegiatan penempelan nomor rumah ini juga didampingi oleh
kepala dusun masing masing dusun. Respon ynag diterima dari kegiatan ini adalah
baik. Masyarakat menyambut baik tindakan penempelan nomor rumah ini.
16
Gambar 5. Pembuatan dan penempelan nomor rumah
17
kunyit, aneka bunga, lengkuas, serai, dan lain sebagainya. Tanaman juga rutin
dilakukan penyiaraman.
Di Desa Lumban suhi- Suhi terdapat galeri yang menjual pakaian dari
hasil tenunan masyarakat. Tetapi karena kurang pengelolaan membuat produk
kurang dikenal dimasyarakat. Oleh karena itu penulis bekerjasama dengan pemilik
galeri, bertepatan Kepala Desa Lumban Suhi- Suhi sendiri, membuat promosi
18
produk dengan memaksimalkan penggunaan media social instagram untuk
mempromosikan produk.
19
sekalian mensosialisasikan pentingnya dilakukan penyemprotan untuk menjaga
dan memutus penyebaran Covid-19.
20
Gambar 9. Kegiatan gotong royong membersihkan pantai Lumban Manik
21
Gambar 10. Pop Up Book
Kegiatan ini adalh untuk memberikan pelajaran tambahan bagi siswa yang
melaksanakan daring. Mulai dari mengajar calistung, pelajaran bahasa inggris,
hingga membantu mengerjakan pekerjaan rumah siswa. Kegiatan ini direspon
baik oleh orang tua siswa.
22
Gambar 11. Kegiatan belajar di pojok literasi
23
Gambar 12. Kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan desa
24
Gambar 13. Sosialisasi vaksinasi, dan penempelan poster bahaya covid
25
BAB V
26
Gambar 14. Desain stiker packaging bubuk cabai
27
penyiraman secara rutin.
F. Digital Marketing
Kegiatan sosialisasi ini diadakan untuk mempromosikan ulos tenunan asli
masyarakat Desa Lumban Suhi-Suhi. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan
ulos hasil tenunan masyarakat Suhi-Suhi. Seperti yang telah kita ketahui bersama,
bahwa mayoritas ppekerjaan di desa ini adalah bertenun, sehingga kegiatan ini
menjadi penghasilan pokok warga, dan warga menggantung hidupnya dari
tenunan. Dalam proses pembuatan digital matketing tidak ditemukan kendala.
Proses berjalan lancar.
G. Penyemprotan Disinfektan di Tiap Rumah Warga
Luaran Kegiatan yang diperoleh dari program penyemprotan disinfektan
ini adalah masyarakat memahami pentingnya penyemprotan disinfektan
setidaknya 1 kali seminggu. Masyarakat diharapkan menyadari pentingnya
menjaga kebersihan saat masa pandemic Covid-19 ini.
28
Kendala yang dialami selama gotong royong yaitu kurangnya partisipasi
dari masyarakat dalam mengikuti gotong royong dan kurangnya alat alat
kebersihan yang disediakan sehingga pelaksanaan kebersihan kurang maksimal.
Solusi yang dilakukan dalam mengatasi masalah ini adalah dengan tetap
melaksanakan kegiatan gotong royong dengan menggunakan alat yang seadanya.
Diharapkan masyarakat lebih berpartisipasi lagi dalam melaksanakan kegiatan
gotong royong demi terciptanya lingkungan yang bersih dan asri.
29
Solusi yang mahasiswa KKN lakukan dalam menghadapi kendala tersebut
adalah dengan cara berkonsultasi langsung dengan orangtua siswa dan
menjelaskan dengan baik maksud dan tujuan dari dilakukannya program tersebut.
Harapan mahasiswa KKN UNIMED setelah melaksanakan program ini adalah
kiranya para siswa yang ada di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan tidak turun
semangatnya dalam hal belajar meskipun proses pembelajaran yang dilakukan
secara daring. Selain itu, kiranya orangtua lebih mengawasi anaknya belajar
dirumah karena pengawasan dari guru sekolah yang kurang.
Solusi yang dilakukan dalam mengatasi masalah ini adalah dengan tetap
melaksanakan kegiatan gotong royong dengan menggunakan alat yang seadanya.
Diharapkan masyarakat lebih berpartisipasi lagi dalam melaksanakan kegiatan
gotong royong demi terciptanya lingkungan yang bersih dan asri.
L. Sosialisasi Pentingnya Vaksinasi Kepada Warga Desa dan Penempelan
Poster Bahaya Covid 19
Penempelan poster ini ditujukan untuk memberikan edukasi mengenai
pentingnya menjaga protokol kesehatan di masa pandemi. Selain itu untuk
mengedukasi anak- anak agar tetap menjaga kebersihan. Selain itu diberikan juga
edukasi melalui penanyangan video animasi tenatng bahaya covid 19.
Kendala yang ditemui adalah tidak adanya proyektor untuk penayangan video
sehingga menggunakan laptop secara langsung dibantu dengan speaker.
30
BAB VI
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kuliah kerja nyata (KKN) merupakan tempat atau wahana bagi mahasiswa
untuk belajar hidup di masyarakat. Dengan adanya kuliah kerja nyata (KKN) ini
diharapkan mahasiswa dapat berperan dan berpartisipasi secara aktif dalam
masyarakat, sebab didalam masyarakat bukan ilmu saja yang diterapkan tetapi
bagaimana cara kita berbaur dengan masyarakat. Pelaksanaan KKN di Desa
Lumban Suhi-suhi Toruan keduanya harus berjalan. Dari kegiatan-kegiatan yang
telah terlaksana dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
31
B. Saran
Berdasarkan pengalaman selama KKN di Desa Lumban Suhi-suhi Toruan,
Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, berikut beberapa saran untuk
sejumlah pihak yang diharapkan kedepannya dapat bermanfaat untuk pihak-pihak
terkait.
32
d) Menyusun dan melaksanakan program yang sesuai dengan
kemampuan mahasiswa serta menjalin komunikasi dengan pemerintah
desa dan masyarakat yang baik selama melakukan program.
e) Memberikan sosialisasi mengenai program yang akan dikerjakan
kepada masyarakat agar dapat melakukan kerjasama.
3. Universitas (penyelenggara KKN)
a) Pada penyelanggaraan KKN kedepannya diharapkan pihak LPPM dan
DPL dapat menjalin komunikasi dan memberikan informasi yang baik
dengan mahasiswa dan Pemerintah desa agar perencanaan program
dapat terstruktur dan bermanfaat bagi semua pihak.
b) Diharapkan periode berikutnya mahasiswa dapat dibantu dalam segi
materi untuk mendukung keberhasilan terlaksananya program
c) Melakukan evaluasi KKN secara keseluruhan untuk memperbaiki
teknis yang dinilai kurang, agar dapat diterapkan pada peserta KKN
kedepannya
33
DAFTAR PUSTAKA
LPPM UNIMED. 2020. Buku Pedoman Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas
Negeri Medan. Medan: Unimed Press.
34
LAMPIRAN
Lampiran 1. Format Penilaian Kepala Desa
35
Lampiran 2. Format Penilaian Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)
Kabupaten : Samosir
Kecamatan : Pangururan
NIM 6183121062
[Link] Dewi,[Link]
36
Lampiran 3. Format program Kerja Mahasiswa KKN
Kabupaten : Samosir
Kecamatan : Pangururan
Desa/ Kelurahan : Lumban Suhi-Suhi Toruan
Nama Dosen :[Link] Dewi,[Link]
Anggota Kelompok
NO NIM NAMA PRODI
1 5181151005 Kartini Juita Nainggolan Pendidikan Teknologi
Informatika dan
Komputer
2 2182220003 Intan Marpaung Sastra Inggris
3 2181132003 Cindy Tenet Lay Grafia Silaban Pendidikan Bahasa
Jerman
4 6183121030 Anri Lumban Gaol Pendidikan
kepelatihan
olahraga
5 5181131005 Henri Hasudungan Sinaga Pendidikan Teknik
Elektro
6 7183341027 Jhon Freddy Sitinjak Pendidikan Ekonomi
7 6183121062 Levin Daniel Sinaga Pendidikan
Kepelatihan olahraga
8 5182151002 Deskristina Pendidikan Teknologi
Informatika dan
Komputer
Program 1
1. Tema/ Sub Tema : Kewirausahaan
2. Judul : Pembuatan Abon dan Nugget
bahan Dasar Ikan Louhan
3. Analisis Situasi : Ibu PKK tertarik dengan kegiatan
kewirausahaan Untuk Mengembangkan Potensi Desa
4. Jenis Program (Baru, Lanjutan) : Lanjutan
5. Alokasi Waktu : Senin, 26 Juli 2021 Pukul 10.00-
14.00 WIB
6. Sasaran : Ibu PKK
7. Metode Pelaksanaan : Proses pengolahan dilakukan di
Kantor Desa
37
8. Jadwal Kegiatan : Senin, 26 Juli 2021
9. Luaran Kegiatan :
Menambah wawasan tentang pengolahan makanan
Sebagai wadah untuk mengembangkan potensi desa
Menciptakan peluang kerja
10. Kendala (Fisik dan Non Fisik) :
Keterbatasan sumber peralatan
Peralatan masih sederhana sehingga membutuhkan waktu
yang lebih lama
Belum uji klinis di lab
Keterbatasan sumber daya manusia
Program 2
1. Tema/ Sub Tema : Kewirausahaan
2. Judul : Pembuatan Bubuk Cabai dan
Bubuk Jahe
3. Analisis Situasi : Pembuatan bubuk cabai dan
jahe tersebut nantinya akan dibuat dengan brand lokal agar dipasarkan
dan rencananya akan di ekspor ke Australia
4. Jenis Program (Baru, Lanjutan) : Baru
5. Alokasi Waktu : Rabu- Kamis, 28-29 Juli
2021 Pukul 10.00-16.00 WIB
6. Sasaran : Masyarakat
7. Metode Pelaksanaan : Proses pengolahan dilakukan di
Kantor Desa
8. Jadwal Kegiatan : Rabu- Kamis, 28-29 Juli 2021
9. Luaran Kegiatan :
Menambah wawasan tentang pengolahan makanan
Sebagai wadah untuk mengembangkan potensi desa
Menciptakan peluang kerja
Untuk di ekspor ke Australia sebagai bumbu bubuk dari Indonesia
10. Kendala (Fisik dan Non Fisik) :
Keterbatasan sumber peralatan
38
Peralatan masih sederhana sehingga membutuhkan waktu
yang lebih lama
Belum uji klinis di lab
Keterbatasan sumber daya manusia
Program 3
1. Tema/ Sub Tema : Senam Sehat
2. Judul : Kegiatan Senam Sehat
Bersama Warga Desa
3. Analisis Situasi : Pelaksanaan senam sehat dilakukan
di masa pandemi saat ini agar kesehatan tetap terjaga, dan tetap melakukan
protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak dan
pelaksanaan kegiatan dilakukan di depan kantor desa dengan batasan
kuota maksimal 30 orang
4. Jenis Program (Baru, Lanjutan) : Baru
5. Alokasi Waktu : Jumat, 30 Juli 2021 Pukul 16.00 sd
selesai
6. Sasaran : Masyarakat
7. Metode Pelaksanaan : Kegiatan senam dilakukan di
kantor desa
8. Jadwal Kegiatan : Jumat, 30 Juli 2021
9. Luaran Kegiatan :
Menjaga kesehatan jasmani
Sebagai wadah untuk bersosialisasi dengan warga desa
10. Kendala (Fisik dan Non Fisik) :
Tidak ada kendala
Program 4
1. Tema/ Sub Tema : Penomoran Rumah
2. Judul : Pembuatan dan penempelan nomor
rumah
3. Analisis Situasi : Pembuatan dan penempelan nomor
rumah untuk memberikan nomor pada rumah warga dan melakukan
pendataan ulang
39
4. Jenis Program (Baru, Lanjutan) : Baru
5. Alokasi Waktu : Sabtu- Selasa, 31 Juli- 03 Agustus
2021 Pukul 10.00-16.00 WIB
6. Sasaran : Masyarakat
7. Metode Pelaksanaan : Proses pengolahan dilakukan di
Kantor Desa
8. Jadwal Kegiatan : Sabtu- Selasa, 31 Juli- 03 Agustus
9. Luaran Kegiatan :
Melakukan pendataan ulang terhadap data masyarakat desa
Sebagai wadah peserta KKN melakukan interaksi sosial
dengan masyarakat desa
Memberikan data lokasi rumah warga yang tepat
10. Kendala (Fisik dan Non Fisik) :
Keterbatasan sumber peralatan
Banyak rumah yang kosong
Kurangnya kendaraan untuk penempelan nomor rumah
Program 5
1. Tema/ Sub Tema : Taman Apotek Hidup
2. Judul : Pembuatan Taman Apotek Hidup
3. Analisis Situasi : Pembuatan taman yang berisi
tanaman bunga dan tanaman obat di Dusun 1
4. Jenis Program (Baru, Lanjutan) : Baru
5. Alokasi Waktu : Rabu-Kamis, 04-05 Agustus 2021
Pukul 10.00-16.00 WIB
6. Sasaran : Masyarakat
7. Metode Pelaksanaan : Proses pembuatan taman apotek
hiup dilaksanakan di dusun 1 Lumban Soit
8. Jadwal Kegiatan : Rabu-Kamis, 04-05 Agustus 2021
9. Luaran Kegiatan :
Menambah keasrian Desa
Sebagai wadah peserta KKN melakukan interaksi sosial
dengan masyarakat desa
40
10. Kendala (Fisik dan Non Fisik) :
Keterbatasan sumber peralatan
Keadaan tanah yang gersang
Program 6
1. Tema/ Sub Tema : Digital Marketing
2. Judul : Pembuatan Video Creator untuk
digital marketing di sosial media instagram
3. Analisis Situasi : Kegiatan ini ditujukan untuk
mempromosikan hasil tenunan ulos masyarakat
4. Jenis Program (Baru, Lanjutan) : Baru
5. Alokasi Waktu : Jumat, 06 Agustus 2021 Pukul
09.00 sd selesai
6. Sasaran : Masyarakat
7. Metode Pelaksanaan : Dilakukan dengan
mendokumentasikan kegiatan menenun, hasil tenun dan melakukan
editing
8. Jadwal Kegiatan : Jumat, 06 Agustus 2021
9. Luaran Kegiatan :
Menambah tentang tenunan
Sarana belajar beriklan di sosial media
Menambah wawasan tentang editing
10. Kendala (Fisik dan Non Fisik) :
Tidak ada
Program 7
1. Tema/ Sub Tema : Penyemprotan Disinfektan
2. Judul : Penyemprotan Disinfektan di
Tiap Rumah Warga
3. Analisis Situasi : Kegiatan penyemprotan dilakukan
menyeluruh di tiap rumah warga
4. Jenis Program (Baru, Lanjutan) : Lanjutan
5. Alokasi Waktu : Sabtu, 07 Agustus 2021 Pukul
09.00 sd selesai
6. Sasaran : Masyarakat
41
7. Metode Pelaksanaan : Penyemprotan dilakukan di
tiap rumah warga mulai dari dusun 1 sampai dusun 3
8. Jadwal Kegiatan : Sabtu, 07 Agustus 2021
9. Luaran Kegiatan :
Memberikan pencegahan penyebaran covid-19
Menyadarkan warga akan pentin nya menjaga kesehatan di
masa pandemi covid-19
10. Kendala (Fisik dan Non Fisik) :
Kurangnya personil untuk penyemprotan
Kurangnya peralatan seperti APD dan alat semprot
Program 8
1. Tema/ Sub Tema : Gorong Royong
2. Judul : Gotong Royong Membersihkan
Pantai Lumban Manik di Dusun 3
3. Analisis Situasi : Kegiatan rutin
4. Jenis Program (Baru, Lanjutan) : Lanjutan
5. Alokasi Waktu : Senin, 09 Agustus 2021 Pukul
09.00 sd selesai
6. Sasaran : Masyarakat
7. Metode Pelaksanaan : Kegiatan gotong royong dilakukan
di pantai Lumban Manik, Dusun 3 yaitu membersihkan sampah disekiaran
pantai
8. Jadwal Kegiatan : Senin, 09 Agustus 2021
9. Luaran Kegiatan :
Menjaga kebersihan lingkungan
Silahturahmi dengan warga desa lewat kegiatan gotong royong
10. Kendala (Fisik dan Non Fisik) :
Warga kurang berkontribusi
Program 9
1. Tema/ Sub Tema : Edukasi
2. Judul : Pembuatan Pop Up Book
3. Analisis Situasi : Kegiatan kontribusi peserta KKN
42
4. Jenis Program (Baru, Lanjutan) : Baru
5. Alokasi Waktu : Selasa, 10 Agustus 2021 Pukul
09.00 sd selesai
6. Sasaran : Siswa TK Pelita Bangsa
7. Metode Pelaksanaan : Pembuatan Pop Up Book dilakukan
di BPD Desa
8. Jadwal Kegiatan : Selasa, 10 Agustus 2021
9. Luaran Kegiatan :
Sebagai sumber belajar siswa TK
10. Kendala (Fisik dan Non Fisik) :
Hanya tersedia 1 buku
Program 10
1. Tema/ Sub Tema : Edukasi
2. Judul : Pelaksanaan les tambahan
kepada pelajar lewat pojok literasi
3. Analisis Situasi : Dilaksanakan setiap har kamis
di pojok literasi (Dusun 1)
4. Jenis Program (Baru, Lanjutan) : Baru
5. Alokasi Waktu : Rabu, 11 Agustus 2021 Pukul
15.00-16.30 WIB
6. Sasaran : Pelajar tingkat SD - SMP
7. Metode Pelaksanaan : Dilakukan di pojok literasi yang
beradi di Dusun 1, pembelajaran dilakukan menyesuaikan dengan
tugas yang diterima siswa di sekolah dari guru
8. Jadwal Kegiatan : Rabu, 11 Agustus 2021
9. Luaran Kegiatan :
Sebagai les tambahan siswa
Menambah pengetahuan siswa
10. Kendala (Fisik dan Non Fisik) :
Masih banyak anak- anak yang malu untuk ikut di pojok literasi
Lokasi pojok literasi yang berada di dusun 1 sehingga anak-
anak dari dusun lain kadang kala enggan hadir dikarenakan jarak
yang
43
cukup jauh
Program 11
1. Tema/ Sub Tema : Gorong Royong
2. Judul : Kegiatan Gotong
Royong Membersihkan Lingkungan Desa dari Dusun 1- Dusun
3
3. Analisis Situasi : Gotong royong dilakukan dari
perbatasan dusun 1 sampai ke wilayah perbatasan di dusun 3
4. Jenis Program (Baru, Lanjutan) : Lanjutan
5. Alokasi Waktu : Kamis, 12 Agustus 2021 Pukul
09.00 sd selesai
6. Sasaran : Lingkungan Desa
7. Metode Pelaksanaan : Titik kumpul dilakukan di kantor
desa, selanjutnya membagi tim untuk di sebar di 3 dusun lalu diberikan
alat untuk bersih bersih, dan dilakukan kegiatan gotong royong
bersama warga dan titik kumpul selesai juga dilakukan di Kantor Desa
8. Jadwal Kegiatan : Kamis, 12 Agustus 2021
9. Luaran Kegiatan :
Menjaga lingkungan agar tetap bersih
Wadah silahturahmi antara peserta KKN dengan warga desa
10. Kendala (Fisik dan Non Fisik) :
Warga kurang antusias dengan kegiatan gotong royong
Program 12
1. Tema/ Sub Tema : Pemanfaatan Teknologi di
Masa Covid 19
2. Judul : Pemutaran Video Animasi
tentang Bahaya Covid 19 dan Cara Kerja Vaksin di Tubuh Manusia, dan
Pembuatan dan penempelan poster aman Covid
3. Analisis Situasi : Pelaksanaan di Dusun 1 dan di
Kantor Desa
4. Jenis Program (Baru, Lanjutan) : Baru
5. Alokasi Waktu : Jumat, 13 Agustus 2021 Pukul
09.00 sd selesai
44
6. Sasaran : Lingkungan Desa
7. Metode Pelaksanaan : Dengan melakukan sosialisasi
baaya covid i tubuh manusia lewat pemutaran video animasi, dan
memberikan edukasi lewat pemutaran video animasi tentang cara
kerja vaksin di tubuh manusia
8. Jadwal Kegiatan : Jumat, 13 Agustus 2021
9. Luaran Kegiatan :
Anak- anak antusias karena cara penyampaian disampaikan
lewat pemutaan video animasi yang menarik
Penempelan poster dilakukan di warung warga
10. Kendala (Fisik dan Non Fisik) :
Pemutaran video hanya lewat laptop karena tidak ada proyek
Program 12
1. Tema/ Sub Tema : Sehat Jantung Sehat/Aerobik
2. Judul : Senam Sehat
3. Analisis Situasi : Kegiatan rutin
4. Jenis Program (Baru, Lanjutan) : Lanjutan
5. Alokasi Waktu : Sabtu, 09 Agustus 2021 Pukul
09.00 sd selesai
6. Sasaran : Masyarakat
7. Metode Pelaksanaan : Kegiatan dilaksanakan di depan
kantor desa lumban suhi-suhi toruan sekitar jam 16:00 setiap hari sabtu.
8. Jadwal Kegiatan : Senin, 09 Agustus 2021
9. Luaran Kegiatan :
Menjaga kebugaran jasmani
10. Kendala (Fisik dan Non Fisik) :
Areal tempat senam kurang luas
45
46
Lampiran 4. Format Sampul Program Kerja
PROGRAM KERJA KKN MAHASISWA UNIVERSITAS
NEGERI MEDAN
Kabupaten : Samosir
Kecamatan : Pangururan
Desa/ kelurahan : Lumban Suhi-Suhi Toruan
Nama Dosen : [Link] Dewi,[Link]
Oleh:
NO NIM NAMA PRODI
1 5181151005 Kartini Juita Nainggolan Pendidikan Teknologi
Informatika dan Komputer
2 2182220003 Intan Marpaung Sastra Inggris
3 2181132003 Cindy Tenet Lay Grafia Silaban Pendidikan Bahasa Jerman
4 6183121030 Anri Lumban Gaol Pendidikan Keolahragaan
5 5181131005 Henri Hasudungan Sinaga Pendidikan Teknik Elektro
6 7183341027 Jhon Freddy Sitinjak Pendidikan Ekonomi
7 6183121062 Levin Daniel Sinaga Pendidikan Keolahragaan
8 5182151002 Deskristina Siregar Pendidikan Teknologi
Informatika dan Komputer
47
Lampiran 5. Format Penilaian Program Kerja Mahasiswa KKN (DPL)
PENILAIAN DOSEN PEMBIMBING LAPANGAN PROGRAM KERJA
MAHASISWA KKN
Nama : Levin Daniel Sinaga
Nim 6183121062
Prodi/ Fakultas : Pendidikan Kepelatihan Olahraga/FIK
[Link] Dewi,[Link]
48
Lampiran 6. Format Sampul Laporan Akhir KKN Mahasiswa
REVITALISASI DESA DI ERA NEW NOMRAL DENGAN
PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DAN SOSIALISASI
VAKSINASI DI DESA
LUMBAN SUHI- SUHI TORUAN
Kabupaten : Samosir
Kecamatan : Pangururan
Desa/ Kelurahan : Lumban Suhi-Suhi Toruan
Nama Dosen : [Link] Dewi,[Link]
Oleh:
NO NIM NAMA PRODI
1 5181151005 Kartini Juita Nainggolan Pendidikan Teknologi Informatika
dan Komputer
2 2182220003 Intan Marpaung Sastra Inggris
3 2181132003 Cindy Tenet Lay Grafia Silaban Pendidikan Bahasa Jerman
4 6183121030 Anri Lumban Gaol Pendidikan Keolahragaan
5 5181131005 Henri Hasudungan Sinaga Pendidikan Teknik Elektro
6 7183341027 Jhon Freddy Sitinjak Pendidikan Ekonomi
7 6183121062 Levin Daniel Sinaga Pendidikan Keolahragaan
8 5182151002 Deskristina Pendidikan Teknologi Informatika
dan Komputer
49
Lampiran 8. Format Lembar Pengesahan Laporan KKN Mahasiswa
50
Lampiran 9. Format Penilaian Laporan Akhir Mahasiswa KKN (DPL)
[Link] Dewi,[Link]
Lampiran 10. Format Jurnal Kegiatan Harian KKN Mahasiswa (Individu dan
51
Kelompok)
52
53
2. Selasa, 20 Juli Idul Adha Tidak ada Tidak
(libur). diskusi kendala. ada.
2021
daring Bersama Semua
teman KKN berjalan
melalui zoom dengan
terkait baik.
penyusunan
program selama
berlangsungnya
KKN
54
5. Jumat, 23 Juli Gotong-royong Tidak ada Tidak
membersihkan kendala. ada.
2021
sekitaran Jalan Kegiatan
Huta Raja gotong-
royang
berjalan
dengan
baik.
Pembuatan
Taman Apotik
Hidup di Dusun
1
55
7. Senin, 26 Pembuatan Tidak ada Tidak
Nugget dan kendala. ada.
Juli 2021
Abon olahan Semua
dari Ikan kegiatan
Louhan dan berjalan
cabai bubuk dengan
yang menjadi baik.
produk
wirausaha PKK
Desa Lumban
Suhi-Suhi
Toruan.
56
8. Selasa, 27 Juli Kegiatan Tidak ada Tidak
2021 pembuatan kendala. ada.
nomor rumah
warga desa
lumban suhi-
suhi dari
Dusn 1
sampai Dusun
3
57
10. Kamis, 29 Mengajar Tidak ada Tidak
anak TK kendala. ada.
Juli 2021
Pelita Bangsa
58
14 Senin, 2 Agustus Pengembangan Tidak Tidak
2021 wirausaha ada ada
bubuk cabe
produk asli dari
desa lumban
suhi-suhi
59
17. Kamis, 5 Agustus Penempelan Tidak Tidak
2021 nomor Rumah ada ada
warga dusun 3
60
61
62
Lampiran 11. Format Penilaian Presentasi Laporan KKN (DPL)
PENILAIAN PRESENTASI LAPORAN KKN
Nama Mahasiswa :Levin Daniel Sinaga
NIM 6183121062
Prodi/ Fakultas : Pendidikan Kepelatihan Olahraga/FIK
Desa/ Kelurahan : Lumban Suhi- Suhi Toruan
Kecamatan : Pangururan
Kabupaten : Samosir
[Link] Dewi,[Link]
NIP.
63
Lampiran 12. Berita Acara
64
Lampiran 13. (DPL/ Pimpinan/ Pengelola)
FORMAT MENTORING PELAKSANAAN KKN OLEH DPL/
PIMPINAN/ PENGELOLA
Pelaksanaan Program :
65
7 Penyemprotan Masyarakat 100% terealisasi dengan
Disinfektan di Tiap baik
Rumah Warga
8 Gotong Royong Masyarakat 100% terealisasi dengan
Membersihkan baik
Pantai Lumban
Manik di Dusun 3
9 Pembuatan Pop Up Anak- Anak 90% sudah selesai tetapi
Book TK Pelita masih belum serah
Bangsa terima/ diserahkan
dengan guru TK
10 Pelaksanaan les Anak 100% terealisasi dengan
tambahan kepada Sekolah baik
pelajar lewat pojok
literasi
11 Kegiatan Gotong Masyarakat 100% terealisasi dengan
Royong baik
Membersihkan
Lingkungan Desa
dari Dusun 1-
Dusun 3
12 Pemutaran Video Anak- anak 100% terealisasi dengan
Animasi tentang baik
Bahaya Covid 19
dan Cara Kerja
Vaksin di Tubuh
Manusia, dan
pembuatan dan
penempelan poster
aman covid-19
A. Kendala/ Masalah
Dari semua program yang sudah dilaksanakan masalah- masalah yang
dihadapi tidak terlalu berat. Hanya saja lebih kepada peralatan yang kurang
cukup, sehigga proses pembuatan program kerja berlangsung lebih lama dari yang
seharusnya. Tetapi yang kurang selama berlangsungnya kegiatan KKN adalah
kurangnya kesadaran masayarakat untuk tetap melakukan protocol kesehatan
yaitu menggunakan masker dan menjaga jarak. Oleh karena itu dilakukan
66
sosialisasi dan edukasi pentingnya menerapkan protocol kesehatn untuk
menghindari diri dari penyebaran covid-19. Selain itu tidak ada kendala lain yang
termasuk kendala berat, karena semuanya sudah mendapat solusi masing- masing.
B. Solusi
C. Catatan Tambahan
Untuk program kerja kewirausahaan, masalah yang ditemukan tidak berasal
dari mahasiswa tetap berasal dari fasilitas desa, seperti alat- alat untuk
kewirausahaan yaitu belum tersedianya peralatan dalam pembuatan bubuk cabai,
bubuk jahe dan pembuatan abon dan nugget. Harapan kedepannya semoga
sosialisasi dan edukasi mematuhi protocol kesehatan tetap diingat dan
dilaksanakan.
[Link] Dewi,[Link]
NIP. 197506182008121002
67
Lampiran 14. Surat Pengantar Rektor
68
Lampiran 15. Surat Pernyataan Kepala Desa
69
Lampiran 16. Kesediaan Mahasiswa Mengikuti KKN
70
Lampiran 17. Pernyataan Orang Tua
71
Lampiran 18. Kesediaan Mengikuti Prokes
72
Lampiran 21. Rek Desa
73
Lampiran 22. Formulir Pendaftaran KKN Mahasiswa
74
ABSENSI KEHADIRAN
11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28
NO NAMA
LAMPIRAN 11. ABSENSI KEHADIRAN MAHASISWA
/7 /7 /7 /7 /7 /7 /7 /7 /7 /7 /7 /7 /7 /7 /7 /7 /7 /7
1 Intan Marpaung √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
2 Henri Hasudungan Sinaga √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
3 Deskristina Siregar √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
4 Levin Daniel Sinaga √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
5 Kartini Juita Nainggolan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
6 Anri P Lumban Gaol √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
7 Cindy Tenet Lay Grafia Silaban √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
8 Jhon Fredy Sitinjak √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
NO NAMA
/7 /7 /7 /8 /8 /8 /8 /8 /8 /8 /8 /8 /8 /8 /8 /8 /8 /8
1 Intan Marpaung √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
2 Henri Hasudungan Sinaga √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
3 Deskristina Siregar √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
4 Levin Daniel Sinaga √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
5 Kartini Juita Nainggolan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
6 Anri P Lumban Gaol √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
KKN