0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan3 halaman

Penanganan Gigitan Anjing Rabies

1. Dita digigit anjing tetangga dan panik pulang; kakaknya acuh tak acuh dan hanya menyarankan mencuci luka dengan air biasa. 2. Sepupu Dita yang petugas kesehatan menyarankan mencuci luka dengan benar dan memberi pertolongan pertama. 3. Dita berobat ke puskesmas dan mendapat penanganan serta informasi bahwa jika si anjing mati dalam 7 hari harus dilaporkan.

Diunggah oleh

devikrisma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan3 halaman

Penanganan Gigitan Anjing Rabies

1. Dita digigit anjing tetangga dan panik pulang; kakaknya acuh tak acuh dan hanya menyarankan mencuci luka dengan air biasa. 2. Sepupu Dita yang petugas kesehatan menyarankan mencuci luka dengan benar dan memberi pertolongan pertama. 3. Dita berobat ke puskesmas dan mendapat penanganan serta informasi bahwa jika si anjing mati dalam 7 hari harus dilaporkan.

Diunggah oleh

devikrisma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SCRIPT 1

1. Dita sedang bermain dengan anjingnya


2. Dia merasa aneh karena anjingnya bersikap tidak seperti biasanya
3. Dita digigit oleh anjing sendiri ketika sedang bermain
4. Dita panik, menangis dan berteriak kemudian ibu dita keluar kamar dan
bertanya
5. Ibu dita bersikap acuh, karena menganggap itu anjing miliknya sendiri
sehingga tidak mungkin kena rabies
6. Ibu dita hanya menyarankan agar lukanya cuman dibasuh dgn air (bukan
air mengalir)
7. Kemudian sepupu dita yg merupakan petugas puskesmas/yg paham dgn
rabies menegur agar melakukan pencucian luka dengan benar serta
memberikan pertolongan pertama
8. Simulasi langkah2 penanganan pertolongan pertama ketika digigit HPR
9. Dita berobat ke puskesmas
10. Menuju ruang informasi menanyakan alur pelayanan karena hbs digigit
11. Petugas mengarahkan ke ruang tindakan
12. Petugas di ruang tindakan membersihkan luka dan memberikan Var 1
serta memberikan KIE (apabila 7 hari anjing mati harus melapor)
13. Ibu dita masih acuh tak acuh
14. 7 hari kemudian, anjing mati. Dita dan ibu panik, seketika ingat
omongan tenaga puskesmas utk melapor
15. Dita melapor ke puskesmas dan memperoleh var 2
16. Selesai
Kemudian menjelaskan mengenai rabies
Artis :
1. Dita (Korban gigitan)
2. Ibu Korban (Mb Dhena)
3. Sepupu (Devi)
4. Petugas informasi (Vina)
5. Petugas ruang tindakan (bu sri acha)
Script.
1. Dita disuruh belanja di warung dekat rumah oleh kakaknya
2. (Dialog belanja) kemudian dita digigit anjing tetangga
3. Dita panik dan nangis pulang
4. Kakak dita bersikap acuh, karena menganggap itu anjing tetangga yg
biasa dilihat jadi tdk berbahaya
5. kakak dita hanya menyarankan agar lukanya cuman dibasuh dgn air
(bukan air mengalir)
6. Kemudian sepupu dita yg merupakan petugas puskesmas/yg paham dgn
rabies menegur agar melakukan pencucian luka dengan benar serta
memberikan pertolongan pertama
7. Langkah2 penanganan pertolongan pertama ketika digigit HPR
8. Dita berobat ke puskesmas
9. Menuju ruang informasi menanyakan alur pelayanan karena hbs digigit
10. Petugas mengarahkan ke ruang tindakan
11. Petugas di ruang tindakan membersihkan luka dan memberikan Var 1
serta memberikan KIE (apabila 7 hari anjing mati harus melapor)
12. Ibu dita masih acuh tak acuh
13. 7 hari kemudian, anjing mati. Dita dan pemilik anjing panik, seketika
ingat omongan tenaga puskesmas utk melapor
14. Dita melapor ke puskesmas dan memperoleh var 2
15. Selesai
Kemudian menjelaskan mengenai rabies
Artis :
1. Korban gigitan (Dita)
2. Kakak Korban (Jayanti)
3. Petugas puskesmas (Devi)
4. Petugas informasi (Vina)
5. Petugas ruang tindakan (bu sri acha)
6. Tetangga/pedagang (mb Berna)
Materi rabies
Rabies merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus rabies dan
ditularkan dari hewan kepada manusia.
Penyakit ini sering disebut dengan penyakit anjing gila dikarenakan sebagian
besar ditularkan melalui anjing (mmasukan gambar anjing), selain anjing
terdapat beberapa jenis hewan penular rabies seperti kucing, kera, kelelawar
dan musang (masukan gambar kucing, kera, kelelawar dan musang)
Rabies dapat ditularkan melalui gigitan, cakaran, dan air liur hewan yang
masuk melalui kulit manusia yang sedang terluka selain itu virus juga dapat
masuk melalui mata atau mulut.
Adapun ciri-ciri hewan yang menderita rabies yaitu : takut air, takut
sinar/cenderung bersembunyi ditempat gelap, mulut berbusa, dan menjadi
agresif, dan kejang. Dimana biasanya hewan positif rabies akan mati 7-10 hari
setelah menggigit manusia.
Apabila kita tertular virus rabies, gejala awal yang dirasakan antara lain : badan
demam, sakit kepala dan kesemutan diluka gigitan. Setelah gejala awal, maka
kondisi akan memburuk seperti takut sama air (susah menelan), takut dengan
udara, otot kaku dan lumpuh, susah menelan sampai air liur banyak yg keluar
dan lumpuh. Penyakit sangatlah mematikan karena sampai saat ini belum ada
obat yang ditemukan apabila virus rabies sudah menyerang otak.
Bagaimana cara untuk mencegah rabies tersebut?
1. Memberikan vaksinasi kepada hewan peliharaan kita
2. Hindari kontak hewan peliharaan dengan hewan liar
Nah bagaimana ketika kita digigit oleh hewan rabies?
1. Luka gigitan/cakaran dicuci pada air mengalir dengan menggunakan
sabun/detergen minimal 15 menit
2. Memberikan cairan antiseptik pada luka tersebut (povidone iodin dan
alcohol 70%)
3. Menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk memperoleh penanganan
lebih lanjut
4. Mengobservasi hewan yang telah menggigit kita, apabila mati dalam 7
hari wajib untuk melapor ke puskesmas/yankes terdekat

Anda mungkin juga menyukai