0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan20 halaman

Perencanaan Geometrik Jalan Singadekane-Pemulutan

Laporan ini membahas perencanaan geometrik dan tebal perkerasan untuk jalan lintas timur Sumatera ruas Singadekane-Pemulutan sepanjang 5,742 km. Perencanaan ini mengacu pada standar Dirjen Bina Marga dengan kecepatan rencana 80 km/jam, lebar jalan 4x3,75 m, dan 9 buah tikungan berjenis spiral dan lingkaran. Volume galian dan timbunan masing-masing adalah 80.556,2 m3 dan 71.169,57 m3.

Diunggah oleh

Densyah Yudestira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan20 halaman

Perencanaan Geometrik Jalan Singadekane-Pemulutan

Laporan ini membahas perencanaan geometrik dan tebal perkerasan untuk jalan lintas timur Sumatera ruas Singadekane-Pemulutan sepanjang 5,742 km. Perencanaan ini mengacu pada standar Dirjen Bina Marga dengan kecepatan rencana 80 km/jam, lebar jalan 4x3,75 m, dan 9 buah tikungan berjenis spiral dan lingkaran. Volume galian dan timbunan masing-masing adalah 80.556,2 m3 dan 71.169,57 m3.

Diunggah oleh

Densyah Yudestira
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN GEOMETRIK DAN TEBAL PERKERASAN JALAN LINTAS

TIMUR SUMATERA RUAS SINGADEKANE – PEMULUTAN


STA 0+000-5+742 PALEMBANG
SUMATERA SELATAN

LAPORAN AKHIR

Dibuat untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan pendidikan


Diploma III Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Sriwijaya

Oleh :

Muhamad Ridho Apriandi (061930100884)


Densyah Yudestira (061930100787)

POLITEKNIK NEGERI

SRIWIJAYA PALEMBANG

2022
Motto :

“Success is not final, failure is not fatal, it is the courage to continue that
counts.” – Sir Winston Churchill

Kupersembahakan untuk :

Ayah dan Ibuku tercinta.


ABSTRAK

Perencanaan Geometrik dan Tebal Perkerasan Jalan Lintas Timur


Sumatera Ruas Singadekane – Pemulutan STA 0+000 – 5+742
Palembang Sumatera Selatan

Jalan adalah suatu kontruksi dan prasarana transportasi yang mempunyai


peran penting dalam segala aspek kehidupan meliputi kegiatan ekonomial,
kehidupan sosial sehari-hari, maupun sarana pembangunan nasional. sehingga
lebih banyak wilayah mendapatkan kemudahan untuk mengakses wilayah
tersebut, agar pertumbuhan ekonomi dapat lebih terbagi rata ke seluruh rakyat
demi terciptanya keadilan ke seluruh masyarakat, untuk itu diperlukan sarana dan
prasarana yang memadai agar pendistribusian barang dan jasa antar daerah
dapat berjalan lancar, maka diperlukan jaringan jalan yang baru dan perbaikan
jalan yang rusak. Pada perencanaan geometric jalan Singadekane - Pemulutan ini
memiliki panjang rencana 5.742 Km, perencanaan ini mengacu kepada peraturan
dan standar yang dikeluarkan oleh Dirjen Bina Marga. Pada perencanaan
pembangunan jalan ini termasuk jalan arteru kelas I. Kecepatan rencana jalan
yaitu 80 km/jam dimana lebar perkerasan 4 x 3,75 m dengan kemiringan
melintang 2% dan lebar bahu jalan 2 x 3 m dengan kemiringan melintang 5%.
Memiliki 9 buah tikungan yang terdiri dari 3 buah jenis tikungan Spiral-Spiral , 3
buah jenis tikungan Spiral-circle-Spiral dan 3 jenis tikungan Full Circle.
Besarnya volume galian pembangunan proyek ini adalah 80.556,2 m3 dan volume
total timbunan sebesar 71.169,57 m33. Dari perencanaan tebal perkerasan
didapatkan tebal lapisan pondasi bawah 20 cm menggunakan agregat kelas B,
tebal lapisan pondasi atas 20 cm menggunakan agregat kelas A, sedangkan tebal
lapis permukaan AC-Base 20 cm, AC-BC 6 cm dan AC-WC 5 cm. Dengan biaya
total yang dibutuhkan untuk pembangunan ini sebesar Rp [Link],-
dengan waktu pelaksanaan 194 hari kalender.
Kata kunci : geometric, perencanaan jalan, galian, timbunan.

v
ABSTRACT

Perencanaan Geometrik dan Tebal Perkerasan Jalan Lintas Timur


Sumatera Ruas Singadekane – Pemulutan STA 0+000 – 5+742
Palembang Sumatera Selatan

Road is a construction and transportation infrastructure that has an


important role in all aspects of life including economic activities, daily social life,
as well as national development facilities. so that more areas have easy access to
these areas, so that economic growth can be more evenly distributed to all people
for the sake of creating justice for the whole community, for that we need
adequate facilities and infrastructure so that the distribution of goods and
services between regions can be smooth, then a road network is needed new and
repair of damaged roads. The government allocates quite large funds for road
infrastructure, so that roads are made to provide optimal service to traffic flow,
then geometric planning in advance. In the geometric planning of the Singadekan
- Pemulutan road, it has a design length of 5,742 Km, this planning refers to the
regulations and standards issued by the Director General of Highways. This road
construction plan includes a class I arterial road. The design speed of the road is
80 km/hour where the pavement is 4 x 3.75 m with a transverse slope of 2% and a
shoulder width of 2 x 3 m with a transverse slope of 5%. It has 9 curves consisting
of 3 types of Spiral-Spiral curves, 3 types of Spiral-circle-Spiral curves and 3
types of Full Circle curves. The volume of excavation for the construction of this
project is 80,556.2 m3 and the total embankment volume is 71,169.57 m33. From
the pavement thickness planning, the subbase layer thickness is 20 cm using class
B aggregate, the top foundation layer is 20 cm using class A aggregate, while the
surface layer thickness is AC-Base 20 cm, AC-BC 6 cm and AC-WC 5 cm. With
the total cost required for this development of Rp. [Link] with an
implementation time of 194 calendar days.
Keywords: geometric, road planning, excavation, embankment.

vi
`

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-
Nya penulis dapat menyelesaikan Laporan Akhir yang berjudul “Perencanaan
Geometrik dan Tebal Perkerasan Jalan Lintas Timur SumateraRuas
Singadekane – Pemulutan STA 0+000 – 5+742 Palembang Sumatera Selatan”.
Tugas Akhir ini merupakan salah satu syarat agar dapat menyelesaikan
pendidikan di Jurusan Teknik Sipil, Program Studi Diploma III Teknik Sipil di
Politeknik Negeri Sriwijaya. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi penulis
khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.
Dalam melaksanakan Tugas Akhir ini penulis dibantu dan dibimbing oleh
berbagai pihak, baik secarra langsung maupun tidak langsung. Maka dalam
kesempatan kali ini penulis akan menyampaikan rasa terima kasih karena tanpa
kontribusi mereka maka laporan ini mungkin tidak akan selesai antara lain :

1. Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T., selaku Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya.

2. Ibrahim, S.T., M.T.,, selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil Politeknik


Negeri Sriwijaya
3. Sukarman, S.T., M.T., selaku Dosen Pembimbing I Laporan Akhir
Jurusan Teknik Sipil Program Studi Diploma III Teknik Sipil
Politeknik Negeri Sriwijaya.
4. Efrillia Rahmadona, Ss.T., M.T., selaku Dosen Pembimbing II Laporan
Akhir Jurusan Teknik Sipil Program Studi Diploma III Teknik Sipil
Politeknik Negeri Sriwijaya.
5. Dosen-dosen Teknik Sipil, selaku Dosen Pengajar Jurusan Teknik Sipil
Program Studi Diploma III Teknik Sipil Politeknik Negeri Sriwijaya.
6. Kedua Orangtua dan keluarga atas semua doa dan dukungannya
dalam penyusunan Laporan Akhir.
7. Semua teman-teman kelas 6 SF 2019 yang selalu membersamai dan selalu
ada.

vii
8. Rekan selama menyusun laporan ini yang telah melewati suka duka bersama.

vii
9. Dan yang terakhir kami mengucapkan banyak terima kasih kepada diri
kami sendiri yang telah berkerja keras dalam penyusunan laporan akhir ini.

Penulis menyadari bahwa banyak kekurangan dan ketidaksempurnaan


dalam penulisan laporan ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan adanya
saran dan/kritik yang sifatnya membangun dari para pembaca dan pembimbing
atau dosen bersangkutan, untuk menjadi lebih baik dalam penulisan laporan
dimasa yang akan datang. Semoga laporan ini dapat memberikan wawasan dan
pengetahuan baru bagi kita semua, terutama rekan-rekan mahasiswa Jurusan
Teknik Sipil.

Palembang, Juli 2022

Penulis

viii
DAFTAR ISI
COVER................................................................................................................................i
HALAMAN PENGESAHAN.............................................................................................ii
ABSTRAK...........................................................................................................................iii
KATA PENGANTAR.........................................................................................................vii
DAFTAR ISI.......................................................................................................................viii
DAFTAR TABEL...............................................................................................................xiii
DAFTAR GAMBAR...........................................................................................................xviii
BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang..................................................................................................1


[Link] Pemilihan Judul
[Link] dan Manfaat
[Link] Masalah
[Link] Penulisan Laporan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Perencanaan Geometrik Jalan ...........................................................................4
2.1.1 Pengertian
2.1.2 Data Peta Topografi
2.1.3 Penentuan Trase Jalan
2.1.4 Menghitung Medan Jalan
2.1.5 Data-Data Lalu Lintas
2.2 Parameter Perencanaan Geometrik Jalan
2.2.1 Kecepatan rencana
2.2.2 Volume lalu lintas
2.2.3 Kapasitas Jalan
2.2.4 Kendaraan rencana
2.2.5 Tingkat Pelayanan Jalan
2.2.6 Jarak pandangan
2.2.7 Daerah Bebas Samping di Tikungan
2.3 Klasifikasi Jalan

ix
2.3.1 Klasifikasi Jalan berdasarkan fungsi jalan
2.3.2 Klasifikasi Jalan berdasarkan kelas jalan
2.3.3 Klasifikasi Jalan Berdasarkan Wewenang Pembinaan
2.3.4 Klasifikasi Jalan Berdasarkan Medan Jalan
2.3.5 Klasifikasi Jalan Berdasarkan Volume Lalu Lintas
2.4 Bagian-bagian Jalan
2.5 Penampang Melintang
2.5.1 Jalur dan Lajur Lalu Lintas.
2.5.2 Bahu Jalan
2.5.3 Talud
2.5.4 Drainase
2.5.5 Median
2.5.6 Trotoar
2.5.7 Lebar Manfaat Jalan
2.5.8 Badan Jalan
2.5.9 Daerah Pembebasan
2.6Alinyemen Horizontal
2.6.1 Menentukan Titik Koordinat
2.6.2 Menghitung Panjang Garis Tangen
2.6.3 Menghitung Sudut Azimuth dan Sudut Antara Dua Tangen (Δ)
2.6.4 Bentuk – Bentuk Tikungan
2.6.5 Pencapaian Superelevasi
2.6.6 Pelebaran di tikungan
2.6.7 Daerah bebas samping di Tikungan
2.7Alinyemen Vertikal
2.7.1 Kelandaian Alinyemen Vertikal
2.7.2 Lengkung Vertikal
2.7.3 Jarak Pandang Pada Alinyemen Vertikal
2.8 Perencanaan Galian dan Timbunan
2.9 Perencanaan Tebal Perkerasann
2.9.1Jenis dan Fungsi Lapis Perkerasan Lentur

x
2.9.2 Perhitungan CBR Tanah
2.9.3 Metode Perencanaan Tebal Perkerasan
2.9.4 Kriteria Perancangan
2.9.5 Prosedur perancangan perkerasan lentur....................................................83
2.10 Manajemen Proyek
2.10.1 Rencana Kerja dan Syarat-Syarat
2.10.2 Rencana Anggaran Biaya (RAB)
2.10.3 Network Planning
2.10.4 Barchart
2.10.5 Kurva S
BAB III Perhitungan Geometrik dan Perkerasan Jalan
3.1 Penentuan Trase Jalan
3.2 Penentuan Medan Jalan
3.3 LHR dan Klasifikasi Jalan
3.3.1 Lalu Lintas Harian.....................................................................................96
3.3.2 Klasifikasi Jalan
3.4 Perhitungan Alinyemen Horizontal
3.4.1Menentukan Titik Koordinat
3.4.2 Menentukan Panjang Garis Tangen dan Menentukan Sudut
Tangen (α) …………………………………………………………………….102

3.4.3Perhitungan Tikungan
3.4.4Perhitungan Pelebaran Perkerasan Pada Tikungan
3.4.5Perhitungan Kebebasan Sampingg Pada Tikungan
3.4.6Penentuan Titik Stationing
3.5 Perhitungan Alinyemen Vertikal
3.6 Perhitungan Galian dan Timbunan (Cut and Fill).............................................171
3.7 Perhitungan CBR dan Perkerasan
3.7.1 Perhitungan CBR Rencana ........................................................................176
3.7.2Perhitungan Perencanaan Perkerasan

BAB IV MANAJEMEN PROYEK

xi
4.1 Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) ..........................................................188
[Link]-syarat Umum
[Link]-syarat Administrasi
[Link]-syarat Pelaksanaan
[Link]-syarat Teknis
[Link] Bahan yang Dipakai
[Link] Pekerjaan
4.2Pengelolaan Proyek
4.2.1Perhitungan Kuantitas Pekerjaan................................................................214
4.2.2Perhitungan Produksi Kerja Alat Berat
4.2.3Perhitungan Koefisien Alat, Tenaga Kerja dan Material
4.2.4Perhitungan Biaya Sewa Alat Per Jam
4.2.5Perhitungan Jumlah Jam dan Hari Kerja
4.2.6Analisa Harga Satuan Pekerjaan
4.2.7Rencana Anggaran Biaya
4.2.8Rekapitulasi Biaya

BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
5.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................................... 313
DAFTAR LAMPIRAN....................................................................................................... 313
LAMPIRAN........................................................................................................................ 314

xii
DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Faktor Laju Pertumbuhan Lalu Lintas (i) (%).....................................................7


Tabel 2.2 Kecepatan Rencana (vR) sesuai dengan fungsi dan
klasifikasi medan jalan........................................................................................8
Tabel 2.3 Dimensi Kendaraan Rencana...............................................................................10
Tabel 2.4 Jarak Pandang Henti Minimum...........................................................................14
Tabel 2.5 Besaran d3 (m)....................................................................................................16
Tabel 2.6 Klasifikasi menurut kelas jalan...........................................................................19
Tabel 2.7 Klasifikasi menurut medan jalan.........................................................................20
Tabel 2.8 Klasifikasi Menurut Volume Lalu Lintas............................................................20
Tabel 2.9 Jumlah Jalur Lalu Lintas......................................................................................23
Tabel 2.10 Lebar Median Jalan...........................................................................................25
Tabel 2.11 Panjang Bagian Lurus Maksimum....................................................................28
Tabel 2.12 Panjang Jari-jari Minimum (Dibulatkan) untuk emaks = 10%.........................29
Tabel 2.13 Jari-jari yang Tidak Memerlukan Lengkung Peralihan.....................................30
Tabel 2.14 Panjang Lengkung Peralihan Minimum Dan Superlevasi Yang Dibutuhkan
(E Maksimum = 10%)......................................................................................31
Tabel 2.15 Tabel p dan k untuk Ls = 1...............................................................................39
Tabel 2.16 Kelandaian Maksimum......................................................................................49
Tabel 2.17 Panjang kritis (m)..............................................................................................49
Tabel 2.18 Ketentuan Tinggi jenis Jarak Pandang..............................................................52
Tabel 2.19 Contoh Perhitungan Galian Dan Timbunan......................................................56
Tabel 2.20 Nilai R untuk Perhitungan CBR .......................................................................61
Tabel 2.21 Jumlah Lajur Berdasarkan Lebar Perkerasan....................................................64
Tabel 2.22 Koefisien Distribusi Kendaraan Per Lajur Rencana (DL).................................65
Tabel 2.23 Rekomendasi Tingkat Reliabilitas Untuk Bermacam-Macam
Klasifikasi Jalan................................................................................................68

xiii
Tabel 2.24 Deviasi Normal Standar (ZR) Untuk Berbagai Tingkat
Kepercayaan (R)...............................................................................................68

Tabel 2.25 Definisi Kualitas Drainase.................................................................................74


Tabel 2.26 Koefisien Drainase (M) Untuk Memodifikasi...................................................75
Tabel 2.27 Indeks Pelayanan Perkerasan Lentur Pada Akhir Umur Rencana.....................76
Tabel 2.28 Indeks Pelayanan Pada Awal Umur Rencana (IP0)..........................................76
Tabel 2.29 Nilai F Untuk Perhitungan CBR Segmen..........................................................78
Tabel 2.30 Koefisien Kekuatan Relatif Bahan Jalan (A)....................................................79
Tabel 2.31 Pemilihan Tipe Lapisan Beraspal Berdasarkan Lalu lintas Rencana dan
Kecepatan Kendaraan.......................................................................................80
Tabel 2.32 Tebal Minimun Lapisan Perkerasan..................................................................81
Tabel 2.33 Pemilihan Tebal Lapisan Beraspal Bedasarkan ITP atau SN...........................82
Tabel 3.1 Alternatif Trase....................................................................................................93
Tabel 3.2 Perhitungan Medan Jalan....................................................................................94
Tabel 3.3 Tabel LHR ..........................................................................................................96
Tabel 3.4 Perhitungan LHR awal umur rencana.................................................................97
Tabel 3.5 Perhitungan LHR tahun ke-10.............................................................................97
Tabel 3.6 Perhitungan smp LHR.........................................................................................98
Tabel 3.7 Klasifikasi Jalan...................................................................................................100
Tabel 3.8 Titik Koordinat....................................................................................................101
Tabel 3.9 Rekapitulasi Hitungan Tikungan.........................................................................140
Tabel 3.10 Rekapitulasi perhitungan pelebaran perkerasan pada tikungan.........................150
Tabel 3.11 Kebebasan Samping Berdasarkan Jarak Pandang Henti...................................155
Tabel 3.12 Kebebasan samping berdasarkan jarak pandang menyiap................................159
Tabel 3.13 Rekapitulasi perhitungan stationing..................................................................163
Tabel 3.14 Alinyemen Vertikal ..........................................................................................168
Tabel 3.15 Galian dan Timbunan........................................................................................171
Tabel 3.16 Hasil Pengujian CBR.........................................................................................176
Tabel 3.17 Perhitungan E Harian........................................................................................180
Tabel 4.1 Perhitungan Kuantitas Pekerjaan
Tabel 4.2 Perhitungan Biaya Sewa Alat Excavator Per Jam

xiv
Tabel 4.3 Perhitungan Biaya Sewa Alat Bulldozer Per Jam
Tabel 4.4 Perhitungan Biaya Sewa Alat Wheel Loader Per Jam........................................268
Tabel 4.5 Perhitungan Biaya Sewa Alat Motor Grader Per Jam........................................269
Tabel 4.6 Perhitungan Biaya Sewa Alat Dump Truck Per Jam
Tabel 4.7 Perhitungan Biaya Sewa Alat Water Tank Truck Per Jam..................................271
Tabel 4.8 Perhitungan Biaya Sewa Alat Tandem Roller Per Jam.......................................272
Tabel 4.9 Perhitungan Biaya Sewa Alat Asphalt Sprayer Per Jam.....................................273
Tabel 4.10 Perhitungan Biaya Sewa Alat Asphalt Finisher Per Jam..................................274
Tabel 4.11 Perhitungan Biaya Sewa Alat Pneumatic Tire Roller Per Jam.........................275
Tabel 4.12 Perhitungan Biaya Sewa Alat Asphalt Mixing Plant Per Jam...........................276
Tabel 4.13 Perhitungan Biaya Sewa Alat Vibrator Roller Per Jam....................................277
Tabel 4.14 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Pembersihan
Tabel 4.15 Perhitungan Hari Kerja Hekerjaan Galian
Tabel 4.16 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Timbunan
Tabel 4.17 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Pondasi Bawah
Tabel 4.18 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Pondasi Atas
Tabel 4.19 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan AC-Base
Tabel 4.20 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Lapisan AC-BC
Tabel 4.21 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Lapisan AC-WC
Tabel 4.22 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Prime Coat
Tabel 4.23 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Tack Coat
Tabel 4.24 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Bahu Jalan
Tabel 4.25 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Galian Drainase
Tabel 4.26 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Pasangan Batu Kali
Tabel 4.27 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Galian Gorong-Gorong
Tabel 4.28 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Pasir Urug Gorong-Gorong
Tabel 4.29 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Pemasangan Gorong-Gorong
Tabel 4.30 Perhitungan Hari Kerja Pekerjaan Timbunan Gorong-Gorong
Tabel 4.31 Perhitngan Hari Kerja Lantai Median...............................................................285
Tabel 4.32 Perhitngan Hari Kerja Pemasangan Kerb..........................................................285
Tabel 4.33 Perhitngan Hari Kerja Tanah Median................................................................285

xv
Tabel 4.34 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Pengukuran
Tabel 4.35 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Pembersihan
Tabel 4.36 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Galian
Tabel 4.37 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Timbunan
Tabel 4.38 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Lapis Pondasi Bawah
Tabel 4.39 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Lapis Pondasi Atas
Tabel 4.40 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Lapis AC-Base
Tabel 4.41 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Lapis AC-BC
Tabel 4.42 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Lapis AC-WC
Tabel 4.43 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Prime Coat
Tabel 4.44 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Tack Coat
Tabel 4.45 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Bahu Jalan
Tabel 4.46 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Galian Drainase
Tabel 4.47 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Pasangan Batu Kali Saluran Drainase
Tabel 4.48 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Galian Gorong-Gorong
Tabel 4.49 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Pasir Urug Gorong-Gorong
Tabel 4.50 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Pemasangan Gorong-Gorong
Tabel 4.51 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Timbunan Gorong-Gorong
Tabel 4.52 Analisa Harga Satuan Lantai Median................................................................305
Tabel 4.53 Analisa Harga Satuan Pemasangan Kerb..........................................................307
Tabel 4.54 Analisa Harga Satuan Tanah Median................................................................308
Tabel 4.55 RencanaAnggaran Biaya...................................................................................308
Tabel 4.56 Rekapitulasi Biaya.............................................................................................309

xvi
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Dimensi Kendaraan Kecil................................................................................11
Gambar 2.2 Dimensi Kendaraan Sedang.............................................................................11
Gambar 2.3 Dimensi Kendaraan Besar...............................................................................11
Gambar 2.4 Jarak Pandang Henti........................................................................................14
Gambar 2.5 Jarak Pandang Mendahului..............................................................................15
Gambar 2.6 Penampang Jalan............................................................................................26
Gambar 2.7 Sudut Azimuth dan Sudut Tangen...................................................................33
Gambar 2.8 Full Circle........................................................................................................34
Gambar 2.9 Spiral Circle Spiral..........................................................................................36
Gambar 2.10 Spiral-Spiral .................................................................................................39
Gambar 2.11 Perubahan Kemiringan Melintang pada Tikungan........................................41
Gambar 2.12 Pencapaian Superelevasi Tikungan Full Circle.............................................42
Gambar 2.13 Pencapaian Superelevasi Tikungan Spiral Circle Spiral...............................42
Gambar 2.14 Pencapaian Superelevasi Tikungan Spiral-Spiral..........................................43
Gambar 2.15 Contoh Superelevasi......................................................................................43
Gambar 2.16 Pelebararn Perkerasan pada Tikungan...........................................................44
Gambar 2.17 Daerah Bebas Samping Di Tikungan Untuk Jh < Lt.....................................45

Gambar 2.18 Daerah Bebas Samping Ditikungan Untuk Jh > Lt.......................................46

Gambar 2.19 Tipikal Vertikal..............................................................................................50


Gambar 2.20 Lengkung Vertikal Cembung.........................................................................51
Gambar 2.21 Grafik Panjang Lengkung Vertikal Cembung...............................................52
Gambar 2.22 Grafik Panjang Lengkung Vertikal Cembung Berdasarkan
jarak pandang mendahului (Jd)....................................................................53
Gambar 2.23 Lengkung Vertikal Cekung............................................................................54
Gambar 2.24 Grafik Panjang Lengkung Vertikal Cekung Berdasarkan

xviii
Jarak Pandang Henti (Jh).............................................................................54

Gambar 2.25 Perkerasan Lentur Pada Permukaan Tanah Asli............................................57


Gambar 2.26 Perkerasan Lentur pada timbunan.................................................................58
Gambar 2.27 Grafik CBR 90% ...........................................................................................61
Gambar 2.28 Geomteri Jalan (ERES-1999 Dalam LRRB-2009)........................................70
Gambar 2.29 Grafik Time Factor Untuk Derajat Kejenuhan 50%
(FHWA, 2006)...........................................................................................70
Gambar 2.30 Grafik Untuk Mengestimasi Koefisien Permeabilitas Drainase Granural Dan
Material Filter (FHWA, 1990).....................................................................72
Gambar 2.31 Grafik Untuk Menetapkan Porositas Efektif, Ne (FHWA, 1990).................72

Gambar 2.32 Koefisien Lapis Permukaan Menurut AASHTO 1993..................................84


Gambar 2.33 Koefisien Lapis Pondasi Atas Menurut AASHTO 1993...............................85

Gambar 2.34 Koefisien Lapis Pondasi Bawah AASHTO 1993..........................................86


Gambar 2.35 Tahapan Estimasi Biaya................................................................................88
Gambar 2.36 Sketsa Network Planning..............................................................................90
Gambar 2.37 Contoh Barchart............................................................................................92
Gambar 2.38 Contoh Kurva S.............................................................................................92

Gambar 3.1 Tikungan 1.......................................................................................................111


Gambar 3.2 Superelevasi tikungan 1...................................................................................112
Gambar 3.3 Tikungan 2.......................................................................................................115
Gambar 3.4 Superelevasi tikungan 2...................................................................................116
Gambar 3.5 Tikungan 3.......................................................................................................118
Gambar 3.6 Superelevasi tikungan 3...................................................................................118
Gambar 3.7 Tikungan 4.......................................................................................................122
Gambar 3.8 Superelevasi tikungan 4...................................................................................123
Gambar 3.9 Tikungan 5.......................................................................................................125
Gambar 3.10 Superelevasi tikungan 5.................................................................................126
Gambar 3.11 Tikungan 6..................................................................................................... 128
Gambar 3.12 Superelevasi tikungan 6................................................................................. 128
Gambar 3.13 Tikungan 7..................................................................................................... 131

xix
Gambar 3.14 Superelevasi tikungan 7................................................................................. 132
Gambar 3.15 Tikungan 8.....................................................................................................135
Gambar 3.16 Superelevasi tikungan 8.................................................................................
.............................................................................................................................................135
Gambar 3.17 Tikungan 9.....................................................................................................139
Gambar 3.18 Superelevasi Tikungan 9..................................................................................139
Gambar 3.19 Alinyemen Veritkal Cekung.......................................................................... 165
Gambar 3.20 Alinyemen Veritkal Cembung.........................................................................167
Gambar 3.21 Gambar Perencanaan Perkerasan ....................................................................187
Gambar 4.1 Sketsa Posisi Penghamparan Tanah Timbunan.................................................237

xx

Anda mungkin juga menyukai