0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
169 tayangan65 halaman

Laporan PKL Manajemen Kisel 2020

Laporan ini merangkum kegiatan Praktikan selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan di Divisi Manajemen Sumber Daya Manusia Koperasi Telekomunikasi Selular Jakarta Selatan. Praktikan membantu berkas karyawan dan anggota baru, mengkoordinasi peserta PKL lain, serta membantu pengajuan pinjaman anggota. Praktikan menghadapi kesulitan dalam memahami struktur organisasi dan mengoperasikan Excel, namun dapat diatasi den

Diunggah oleh

Kris Santy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
169 tayangan65 halaman

Laporan PKL Manajemen Kisel 2020

Laporan ini merangkum kegiatan Praktikan selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan di Divisi Manajemen Sumber Daya Manusia Koperasi Telekomunikasi Selular Jakarta Selatan. Praktikan membantu berkas karyawan dan anggota baru, mengkoordinasi peserta PKL lain, serta membantu pengajuan pinjaman anggota. Praktikan menghadapi kesulitan dalam memahami struktur organisasi dan mengoperasikan Excel, namun dapat diatasi den

Diunggah oleh

Kris Santy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN PADA DIVISI

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA KOPERASI


TELEKOMUNIKASI SELULAR JAKARTA SELATAN

SHOFA MARDIYYAH
1701617099

Laporan Praktik Kerja Lapangan ini ditulis untuk memenuhi salah satu persyaratan
mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan Ekonomi pada Fakultas Ekonomi
Universitas Negeri Jakarta.

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI

JURUSAN EKONOMI DAN ADMINISTRASI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

2020
ABSTRAK

Shofa Mardiyyah 1701617099. Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL)


pada divisi Manajemen Sumber Daya Manusia Koperasi Telekomunikasi Selular
(KISEL) Jakarta Selatan: Konsentrasi Pendidikan Ekonomi Koperasi, Program
Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta, 2020.
Laporan Praktik Kerja Lapangan ditulis untuk menjelaskan kegiatan selama
pelaksanaan PKL di KISEL yang beralamat Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 34,
Jakarta Selatan Gedung Sucofindo Lt. 2. PKL dilaksanakan selama 20 hari kerja
terhitung sejak tanggal 03 Februari 2020 sampai dengan 28 Februari 2020 dengan
jadwal jam kerja yaitu senin s.d jum’at pukul 08.00 s.d 17.00 WIB
Tujuan dari pelaksanaan PKL ini adalah untuk mengetahui manajemen
koperasi serta keselarasan dan perbedaan antara teori – teori yang telah dipelajari
dengan keadaan yang terjadi pada tempat PKL. Pekerjaan yang dilakukan
praktikan selama PKL diantaranya ialah: membantu dalam pemberkasan data
karyawan, memeriksa pemberkasan anggota baru yang bergabung di KISEL,
membantu mengkoordinasi peserta PKL lainnya, serta membantu dalam
pemeriksaan berkas pengajuan pinjaman anggota koperasi.
Kendala yang dihadapi oleh praktikan selama melaksanakan PKL ialah
pemahaman praktikan dalam memahami struktur organisasi KISEL, berkomunikasi
dengan peserta PKL yang berkebutuhan khusus serta kemampuan praktikan dalam
mengoperasikan Excel. Adapun cara praktikan dalam mengatasi kendala tersebut
ialah bertanya kepada Supervisor dan mempelajarinya dari berbagai referesi
dengan baik. Penulisan laporan PKL ini bertujuan untuk menguraikan seluruh
kegiatan yang dilakukan praktikan selama melaksanakan PKL dan menguraikan
manfaat dari pelaksanaan PKL
LEMBAR PERSETUJUAN SEMINAR

Judul : Laporan Praktik Kerja Lapangan Divisi Manajemen


Sumber Daya Manusia Koperasi Telekomunikasi
Selular Jakarta Selatan
Nama Praktikan : Shofa Mardiyyah
Nomor Registrasi : 1701617099
Program Studi : Pendidikan Ekonomi Koperasi

Menyetujui
Koord. Program Studi Dosen Pembimbing

Dr. Sri Indah Nikensari, [Link] Herlitah, [Link]., [Link]., Dev


NIP. 196208091990032001 NIP. 198401062014042002

Seminar pada tanggal: 15 Mei 2020


LEMBAR PENGESAHAN

Koordinator Program Studi Pendidikan Ekonomi

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta

Dr. Sri Indah Nikensari, S.E, [Link]

NIP. 196208091990032001

Nama Tanda Tangan Tanggal

Ketua Penguji

15 Mei 2020
Dr. Sri Indah Nikensari, [Link]
NIP. 196208091990032001

Penguji Ahli

15 Mei 2020
Dr. I Ketut R Sudiartha,M. S
NIP. 195602071986021001

Dosen Pembimbing

Herlitah, [Link], [Link] 15 Mei 2020

NIP. 198401062014042002
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan

rahmat dan karunia-Nya sehingga Praktikan dapat menyelesaikan Laporan Praktik

Kerja Lapangan dengan judul: “Laporan Praktik Kerja Lapangan Pada Divisi

Manajemen Sumber Daya Manusia Koperasi Telekomunikasi Selular Jakarta

Selatan” dengan lancar dan tepat waktu.

Laporan Praktik Kerja Lapangan ini disusun sebagai salah satu syarat

dalam melengkapi mata kuliah Praktik Kerja Lapangan di Program Studi

Pendidikan Ekonomi. Dalam penyusunan laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL)

ini, Praktikan banyak memperoleh bimbingan serta dorongan dan saran dari

berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh sebab itu,

Praktikan mengucapkan banyak terima kasih kepada:

1. Dr. Ari Saptono, SE., [Link] selaku Dekan Fakultas Ekonomi

Universitas Negeri Jakarta.

2. Dr. Sri Indah Nikensari, [Link] selaku Ketua Program Studi Pendidikan

Ekonomi.

3. Herlitah, [Link]., [Link]., Dev selaku Dosen Pembimbing yang telah

meluangkan waktunya untuk membantu Praktikan dalam menyelesaikan

penulisan Laporan Praktik Kerja Lapangan.

4. Bapak Suryo Hadiyanto selaku Ketua Pengurus Koperasi Telekomunikasi

Selular.

v
5. Bapak Ariyadi Nuratmojo selaku General Manager Human Capital

Management (HCM) yang memberikan kesempatan kepada Praktikan

untuk melaksanakan PKL di KISEL.

6. Bapak Nur Rosyid Sulistyanta selaku Manager Employee Performance

& Talent Management yang telah bersedia menerima Praktikan untuk

belajar pada divisi HCM.

7. Ibu Danny Istha Irsanti selaku Supervisor yang membimbing dan membantu

Praktikan selama kegiatan PKL.

8. Seluruh Pengawas, Pengurus dan Karyawan KISEL yang tidak dapat

disebutkan satu persatu.

9. Keluarga Praktikan yang selalu mendoakan dan memberikan dukungan

moral maupun materil.

10. Seluruh teman-teman Pendidikan Ekonomi Koperasi B 2017 yang telah

memberikan dukungan, bantuan dan semangat kepada Praktikan dalam

menyelesaikan Laporan PKL.

Penulis

04 Maret 2020

vi
DAFTAR ISI

ABSTRAK ............................................................................................................. ii

LEMBAR PERSETUJUAN SEMINAR ............................................................ iii

LEMBAR PENGESAHAN ................................................................................. iv

KATA PENGANTAR ........................................................................................... v

DAFTAR ISI........................................................................................................ vii

DAFTAR TABEL................................................................................................ ix

DAFTAR GAMBAR ............................................................................................. x

DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................ xi

BAB I ...................................................................................................................... 1

PENDAHULUAN.................................................................................................. 1

A. Latar Belakang Praktik Kerja Lapangan................................................ 1

B. Maksud dan Tujuan Praktik Kerja Lapangan ....................................... 3

C. Kegunaan Praktik Kerja Lapangan......................................................... 4

D. Tempat Praktik Kerja Lapangan ............................................................. 5

E. Jadwal Waktu Praktik Kerja Lapangan ................................................. 6

BAB II .................................................................................................................... 9

TINJAUAN UMUM TEMPAT PKL .................................................................. 9

A. Sejarah KISEL ........................................................................................... 9

B. Stuktur Organisasi KISEL...................................................................... 13

C. Kegiatan Umum KISEL .......................................................................... 15

BAB III ................................................................................................................. 22

PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN ...................................... 22

A. Bidang Kerja............................................................................................. 22

B. Pelaksanaan Kerja ................................................................................... 26

vii
C. Kendala yang Dihadapi ........................................................................... 36

D. Cara Mengatasi Kendala ......................................................................... 38

BAB IV ................................................................................................................. 41

PENUTUP ............................................................................................................ 41

A. Kesimpulan ............................................................................................... 41

B. Saran.......................................................................................................... 42

DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 44

LAMPIRAN-LAMPIRAN ................................................................................. 45

viii
DAFTAR TABEL

Tabel I.1 Tahapan PKL...................................................................................................8

ix
DAFTAR GAMBAR

Gambar I.1 Logo Kisel. ...................................................................................................5


Gambar II.1 Struktur Organisasi KISEL ....................................................................13
GambarIII.1 Mapping Staff KISEL. ............................................................................28
Gambar III.2 Rekapitulasi Sirkular Staff. ...................................................................28
Gambar III.3 Nota Bisnis. .............................................................................................29
Gambar III.4 Tanda Terima SK...................................................................................30
Gambar III.5 Formulir Job Description. .....................................................................31
Gambar III.6 Formulir Pendaftaran Anggota Baru. ..................................................33
Gambar III.7 Alur Pendaftaran Anggota Baru. ..........................................................34

x
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat Permohonan Izin PKL ........................................................ 45


Lampiran 2 Daftar Hadir ................................................................................... 47
Lampiran 3 Lembar Penilaian PKL ................................................................. 49
Lampiran 4 Surat Keterangan PKL ................................................................. 50
Lampiran 5 Kegiatan Selama PKL ................................................................... 51

xi
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Praktik Kerja Lapangan

Koperasi merupakan salah satu bagian penting bagi perekonomian suatu

negara ataupun daerah. Sebagaimana tujuan dari Koperasi ialah memajukan

kesejahteraan anggota dan turut membangun tatanan perekonomian. Sehingga,

Koperasi diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat yang

berpenghasilan rendah dan meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi.

Berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar Tahun 1945 Pasal 33 yang menyatakan

secara tegas dan jelas bahwa perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha

bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Namun, kenyataannya untuk menjalankan

amanat tersebut tidaklah mudah. Berbagai hambatan dan tantangan yang berasal dari

faktor eksternal maupun internal membuat amanat tersebut nyaris tidak menjadi

pegangan kuat dalam upaya pembangunan perekonomian Indonesia (Mauleny et al,

2018). Salah satunya ialah perubahan zaman yang telah beralih menjadi era digital

dan revolusi industri 4.0 serta globalisasi ekonomi yang menuntut Indonesia untuk

melakukan perubahan.

Meski tingkat kemampuan koperasi Indonesia dalam persiapan menuju

persaingan global masih terbilang rendah sehingga dipandang perlu adanya upaya

pembenahan, Koperasi Telekomunikasi Selular (KISEL) telah mampu

membuktikan kemampuannya dengan menjadi salah satu koperasi terbaik di Dunia

menurut World Cooperative Monitor (WCM). Oleh sebab itu, Praktikan memilih

1
2

KISEL sebagai instansi tempat Praktikan melakukan Praktik Kerja Lapangan

(PKL). Praktikan merasa tertarik untuk melihat bagaimana perkembangan KISEL

yang mampu bersaing dengan badan usah lainnya dan menjadi salah satu koperasi

terbaik di dunia. Selain itu, Praktikan memutuskan untuk melaksanakan PKL pada

bagian Human Capital Management (HCM) karena ingin mengetahui bagaimana

pihak KISEL dapat mengelola Sumber Daya Manusia sehingga mampu

menghasilkan SDM yang dapat meningkatkan kinerja koperasi. Berdasarkan

beberapa kasus yang pernah Praktikan pelajari, masih banyak koperasi yang

memiliki manajemen yang buruk sehingga membuat koperasi tidak dapat

berkembang dan perlu dilakukan pembenahan. Maka dari itu, Praktikan merasa

perlu mempelajari bagaimana Manajemen Sumber Daya Manusia yang diterapkan

oleh KISEL sebagai bentuk pembelajaran dan pengimplementasian ilmu yang

sudah didapat selama perkuliahan.

Selain itu, kegiatan PKL diharapkan mampu menghasilkan kerjasama antara

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan KISEL. Sehingga, saat Praktikan

melakukan pekerjaan dengan baik akan menimbulkan citra positif terhadap UNJ.

Praktikan juga akan banyak belajar secara mendalam mengenai kegiatan maupun

sistem kerja yang ada pada dunia kerja. Oleh sebab itu, PKL menjadi sangat penting

untuk dilakukan supaya dapat mengetahui atau mengukur sejauh mana kemampuan

Praktikan dalam bekerja di lingkungan kerja yang sesungguhnya, sehingga pada

akhirnya mahasiswa siap untuk terjun dalam bidang yang telah dipilihnya.
3

B. Maksud dan Tujuan Praktik Kerja Lapangan

Adapun maksud dari Praktik Kerja Lapangan, yakni:

1. Melakukan Praktik Kerja Lapangan sesuai dengan Latar Belakang

pendidikan, yaitu Pendidikan Ekonomi Koperasi.

2. Mempelajari penerapan pengelolaan koperasi pada bidang Manajemen

Sumber Daya Manusia.

3. Meningkatkan wawasan, pengalaman dan keterampilan mahasiswa.

4. Mendapatkan pengalaman kerja sebelum terjun ke dalam dunia kerja.

5. Mengaplikasikan teori-teori yang telah dipelajari semasa perkuliahan ke

dalam dunia kerja yang sesungguhnya.

Sementara itu, tujuan dari pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan, yakni:

1. Memenuhi salah satu persyaratan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan

di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta.

2. Menyiapkan Praktikan untuk menjadi sumber daya manusia yang memiliki

keterampilan dan berkualitas.

3. Melakukan pengamatan secara langsung mengenai kegiatan lapangan yang

berkaitan dengan teori-teori yang telah dipelajari semasa perkuliahan.

4. Melatih Praktikan agar dapat berpatisipasi, berkomunikasi dan

bersosialisasi dalam dunia kerja.

5. Mendorong Praktikan untuk berpikir mandiri, cekatan dan kreatif dalam

menemukan dan mengatasi masalah yang dihadapi selama praktik kerja

lapangan.
4

C. Kegunaan Praktik Kerja Lapangan

Kegunaan Praktik Kerja Lapangan selama Praktikan melakukan kegiatan di

Koperasi Telekomunikasi Selular, yakni:

1. Bagi Praktikan

a. Sebagai langkah awal bagi Praktikan untuk menerapkan bidang ilmu

yang telah dipelajar selama kegitan perkuliahan ke dalam bidang kerja

yang dituju.

b. Melatih keterampilan dan kemampuan Praktikan dengan pengetahuan

yang diperoleh selama masa perkuliahan di Prodi Pendidikan Ekonomi

Koperasi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta.

c. Praktikan belajar mengenal dinamika dan kondisi nyata dunia kerja pada

bidang kerja di Koperasi Telekomunikasi Selular.

d. Mengembangkan ilmu yang diperoleh selama masa perkuliahan dan

mencoba menemukan inovasi baru berdasarkan pengalaman selama

praktik kerja.

2. Bagi Fakultas

a. Sebagai sarana untuk menjalin kerja sama dengan Koperasi

Telekomunikasi Selular.

b. Sebagai bahan masukan dan evaluasi program pendidikan di Fakultas

Ekonomi Universitas Negeri Jakarta untuk menghasilkan tenaga kerja

yang terampil dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau lembaga.

c. Mengetahui kemampuan mahasiswa dalam mengimplementasikan dan

meningkatkan ilmu yang telah dipelajari selama kegiatan perkuliahan.


5

3. Bagi Koperasi Telekomunikasi Selular

a. Sebagai sarana menjalin hubungan yang teratur, sehat dan dinamis

antara Koperasi Telekomunikasi Selular dan Universitas Negeri Jakarta.

b. Sebagai sarana untuk merealisasikan fungsi dan tanggung jawab sosial

dalam menyiapkan tenaga kerja yang berkompeten dan berkualitas.

D. Tempat Praktik Kerja Lapangan

Gambar I.1 Logo Kisel.

Sumber: [Link]

Praktikan melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di

Koperasi Telekomunikasi Selular (KISEL) dan ditempatkan pada divisi Human

Capital Management. Berikut adalah informasi data lembaga tempat PKL

dilaksanakan:

Nama Koperasi : Koperasi Telekomunikasi Selular (KISEL)


Alamat : Graha Sucofindo Lt. 1 Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 34.
Jakarta Selatan 12780
No. Telepon : 021-7918 8200
Email : corporate_communications@[Link]
Website : [Link] / [Link]
6

Alasan Praktikan memilih Koperasi Telekomunikasi Selular sebagai tempat

pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan karena ingin mengetahui sistem pengelolaan

koperasi yang ada di KISEL hingga mampu menjadi salah satu koperasi terbaik di

dunia.

E. Jadwal Waktu Praktik Kerja Lapangan

Waktu Praktik Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan selama 20 hari kerja

terhitung sejak tanggal 03 Februari 2020 sampai dengan 28 Februari 2020. Dalam

melaksanakan PKL, Praktikan menjalani waktu kerja sesuai dengan yang telah

ditentukan oleh Koperasi Telekomunikasi Selular, yaitu Senin - Jumat pukul 08.00

– 17.00 WIB. Adapun rincian dalam tiap tahapan kegiatan tersebut adalah sebagai

berikut:

1. Tahap Persiapan

Persiapan dilakukan oleh Praktikan sebelum melaksanakan PKL,

yaitu dengan mencari informasi mengenai koperasi yang bersedia menerima

mahasiswa magang selama Januari s.d Februari dengan menghubungi pihak

instansi dan mengunjungi instansi. Setelah menemukan koperasi yang

sesuai, yaitu Koperasi Telekomunikasi Selular (KISEL), Praktikan segera

mengerjakan berkas-berkas yang dibutuhkan sebagai persyaratan dari pihak

KISEL. Adapun berkas persyaratan yang harus diserahkan yakni, surat

permohonan untuk melaksanakan PKL dari universitas, transkrip mata

kuliah yang sudah ditempu oleh Praktikan, Curriculum Vitae dan proposal

pengajuan PKL.
7

Setelah mendapatkan persetujuan dari bagian akademik Fakultas

Ekonomi dan BAAK UNJ untuk melaksanakan PKL pada Februari 2020,

Praktikan segera mengirimkan seluruh berkas-berkas persyaratan kepada

Ibu Danny Istha Irsanti selaku Supervisor yang ditemui oleh Praktikan pada

saat menunjungi KISEL melalui email. Dalam proses pengajuan, Praktikan

kembali mengadakan pertemuan dengan Supervisor untuk melakukan

wawancara lebih lanjut terkait tujuan dan output apa yang ingin dicapai oleh

Praktikan selama melaksanakan PKL di KISEL serta menentukan divisi

yang akan ditempati oleh Praktikan. Berdasarkan hasil pertemuan tersebut,

maka Praktikan harus membuat laporan terkait data apa saja yang diperlukan

sebagai penunjang laporan PKL serta format penilaian PKL berdasarkan

ketentuan UNJ dan mengirimkannya kepada Supervisor melalui email.

Setelah memberikan data-data yang dibutuhkan, Praktikan mendapatkan

pemberitahuan bahwa Praktikan telah diterima untuk melakukan kegiatan

PKL di KISEL berdasarkan waktu yang telah ditentukan.

2. Tahap Pelaksanaan

Pelaksanaan PKL berjalan selama satu bulan terhitung sejak tanggal

03 Februari 2020 s.d 28 Februari 2020. Pada awal pertemuan, Praktikan

bersama dengan peserta PKL lainnya bertemu dengan Ibu Danny selaku

Supervisor HCM untuk melakukan perkenalan KISEL dan

pengarahan selama kegiatan PKL berlangsung. Setelah itu, Praktikan

ditempatkan pada departemen Employee Performance & Talent


8

Management yang berada pada divisi Human Capital Management dan

mendapatkan pengarahan yang lebih rinci terkait jobdesk dari Ibu Danny

selaku pembimbing selama kegiatan PKL berlangsung.

3. Tahap Penulisan Laporan

Dalam penulisan laporan PKL setelah pelaksanaan PKL.

Penyusunan laporan disusun sendiri oleh Praktikan berdasarkan

pengalaman, data, kegiatan, wawancara karyawan pada bidangnya, serta

hasil kerja yang dilakukan oleh Praktikan selama kegiatan PKL

berlangsung.

Tabel I.1 Tahapan PKL

No. Kegiatan Oktober November Februari Maret April


1. Pencarian tempat
PKL
Penyerahan
2. berkas dan surat
pengantar PKL

Konfirmasi
3. pelaksanaan
PKL
4. Pelaksanaan
Kegiatan PKL
5. Penyusunan
Laporan PKL
Sumber: Data diolah oleh penulis
BAB II

TINJAUAN UMUM TEMPAT PKL

A. Sejarah KISEL

Koperasi Telekomunikasi Selular (KISEL) adalah Koperasi yang dibentuk

sebagai entity support bagi kebutuhan internal PT. Telekomunikasi Selular

(Telkomsel) dalam memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) pendukung

dan proyek pencetakan invoice. KISEL merupakan sebuah lembaga yang bergerak

di bidang pelayanan jasa yakni, Sales & Channel Distribution General Service

dan Telco Infrastucture Service.

KISEL mulai terbentuk pada tanggal 23 Oktober 1996 yang merupakan hasil

gagasan dari para Pengurus 14 Koperasi Karyawan Telkomsel di berbagai wilayah.

Pada tahun 2001 KISEL memutuskan untuk menggabungkan 14 Koperasi Karyawan

Telkomsel menjadi koperasi primer yakni KISEL. Pada tahun yang sama, KISEL

melakukan konsolidasi terhadap 14 wilayah kerja menjadi 9 wilayah kerja yakni,

Sumbagut, Sumbagsel, Jabotabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,

Balinusra, Kalimantan, dan Sumalirja. Pada periode tahun 2000 – 2010 karena

perkembangan dan kecepatan pertumbuhan customer Telkomsel telah

mengkondisikan KISEL untuk melakukan penambahan lingkup usaha. Sehingga

pada tahun 2010 wilayah kerja Kisel semakin bertambah menjadi 10 Wilayah

dengan dibentuknya KISEL Sumbagteng.

9
10

Antara tahun 2010 – 2012 KISEL melakukan transformasi guna

mengembangkan diri sebagai lembaga bisnis yang modern melalui berbagai

inisiatif. Semangat yang diluncurkan adalah memperkokoh pondasi dan percepatan

pengembangan bisnis, peningkatan profesionalisme, pengintegrasian dan

pengontrolan proses bisnis. Pondasi ini memudahkan KISEL untuk lebih lincah

dalam bergerak melayani pasar dan anggotanya guna meningkatkan kesejahteraan.

Sejalan dengan perkembangan industri telekomunikasi dan lingkungan industri,

KISEL terus dikembangkan sebagai pendukung yang handal bagi tumbuh dan

berkembangnya industri telekomunikasi di Indonesia.

Seiring dengan perkembangan bisnis, pada akhir tahun 2015 wilayah

Sumalirja diputuskan untuk dipecah menjadi dua wilayah, yaitu Wilayah Sulawesi

dan Wilayah Papua Maluku (Puma) Sehingga pada saat ini KISEL telah memiliki

11 Kantor Wilayah dan 43 Kantor Cabang yang tersebar dari Provinsi Nangroe

Aceh Darussalam hingga Papua, serta memiliki 4.358 yang terdiri dari Karyawan

tetap PT Telkomsel.

Visi dan Misi


Visi dan Misi ditetapkan sebagai landasan, arah dan panduan bagi segenap

jajaran KISEL dalam menjalankan kegiatan perusahaan. Adapun visi yang dari

KISEL yakni “Menjadi Koperasi terbaik di Indonesia”. Namun, saat ini KISEL

sedang dalam proses pembaharuan visi menjadi “Koperasi Terbaik di Dunia”.

Sementara itu, misi dari KISEL ialah;


11

1. Menciptakan kesejahteraan bagi para anggota yang berkesinambungan.

2. Berdaya guna sebagai mitra strategis dan terpercaya bagi industri

telekomunikasi dan industri lainnya di Indonesia.

3. Berkontribusi dalam perkembangan perkoperasian di Indonesia.

4. Mengelola KISEL dan unit usaha secara profesional dengan menerapkan

prinsip "Good Corporate Governance"

Tata Nilai Perusahaan

Tata Nilai ditetapkan oleh KISEL sebagai panduan moral bagi segenap

jajaran KISEL dalam mengemban misi dan mencapai visi perusahaan. Adapun Tata

Nilai KISEL sering disebut sebagai “BE FIRST” yang terdiri dari:

1. Belongingness: Mempunyai rasa memiliki dan menjadi bagian dari organisasi

untuk memberikan yang terbaik.

2. Enthusiasm: Semangat dalam berkarya dan aktif melakukan pengembangan

bisnis

3. Focus: Memusatkan perhatian untuk mencapai target secara efektif melalui

upaya memaksimalkan potensi dan kreasi

4. Integrity: Bersikap positif dan bertindak sesuai dengan asas perusahaan

5. Respect: Menghargai berbagai pihak dalam proses interaksi dan sinergi

6. Service Excellence: Berkomitmen untuk secara konsisten memberi layanan

yang terbaik bagi kepuasan pelanggan

7. Teamwork: Bekerja saling membantu dan melengkapi untuk mencapai tujuan

bersama
12

Prestasi KISEL

Perjuangan KISEL dalam mengharumkan Koperasi Indonesia memang patut

diberikan pujian. Hal ini terbukti dari berbagai penghargaan yang telah diterima

KISEL sejak 23 tahun berdirinya. Pada tahun 2014, KISEL menempati peringkat

128 sebagai Koperasi terbaik di Dunia versi ICA (International Cooperative

Alliance). KISEL juga mendapatkan Penghargaan Kementerian BAPPENAS

sebagai Koperasi Penggerak Pembangunan kategori "Koperasi Membangun

Infrastruktur".

Selain itu Kementerian Koperasi dan UKM juga memberikan tiga

penghargaan kepada KISEL dengan kategori sebagai Koperasi Skala Besar

Nasional Tahun 2017 dengan Teknologi Informasi (IT) Terbaik Kategori Koperasi

Fungsional, Koperasi Skala Besar Nasional Tahun 2017 dengan Volume Usaha

Terbesar Kategori Koperasi Fungsional dan Salah satu dari 13 Koperasi Terbaik di

Indonesia.

Tahun 2018 KISEL kembali berhasil membuktikan kinerjanya dengan

menempati peringkat 94 sebagai Koperasi terbaik di Dunia menurut World

Cooperative Monitor dan mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira

Karya dari Presiden RI. Oleh sebab itu, pada acara Rapat Anggota KISEL 2019,

Menteri Koperasi dan UKM menyampaikan bahwa KISEL merupakan koperasi

modern yang bisa menjadi contoh bagi Koperasi Indonesia, mengingat pencapaian

KISEL telah berhasil menjadi bagian 100 Koperasi terbaik di Dunia.


13

B. Stuktur Organisasi KISEL

Struktur organisasi merupakan perwujudan yang menunjukkan hubungan

diantara fungsi-fungsi dalam suatu organisasi serta wewenang dan tanggung jawab

setiap anggota organisasi yang menjalankan masing-masing tugasnya. Setiap orang

dalam organisasi (bahkan pada organisasi tingkat rendah) tidak berperilaku sesuai

ketentuan yang berlaku pada posisinya (Satari, 2017).

Berdasarkan Keputusan Dewan Pengurun Koperasi Telekomunikasi Selular

Nomor 802/KD/DRU/X/2019 tentang Amandemen Kedua Keputusan Dewan

Pengurus Koperasi Telekomunikasi Selular Nomor 007/KD/DRU/X/2018 tentang

Struktur Organisasi Koperasi Telekomunikasi Selular, maka ditetapkan struktur

organisasi sebagai berikut:

Gambar II.1 Struktur Organisasi KISEL

Sumber: Human Capital Management Divison

Berdasarkan UU No 25 pasal 21 Tahun 1992 tentang Perkoperasian

menyebutkan bahwa perangkat organisasi koperasi terdiri dari : rapat anggota,

pengurus dan pengawas. Maka dapat disimpulkan bahwa Anggota, Pengurus dan

Pengawas merupakan unsur penting dalam tubuh koperasi.


14

1. Badan Pengawas KISEL

Badan Pengawas merupakan perangkat organisasi Koperasi yang

bertugas mengawasi dan memberikan nasihat kepada Pengurus. Pengawas

dipilih dari dan oleh Anggota pada saat Rapat Anggota. Adapun susunan

Badan Pengawas Koperasi Telekomunikasi Selular ialah:

Ketua Pengawas : Irlamsyah Syam

Anggota I : Neil Setiawan

Anggota II : Lilis Wulandari

Anggota III : Teddy Indira Permana

Anggota IV : Chairuddin

2. Pengurus KISEL

Pengurus merupakan perangkat organisasi Koperasi yang

bertanggung jawab penuh atas kepengurusan Koperasi untuk kepentingan

dan tujuan Koperasi serta mewakili Koperasi baik di dalam maupun di luar

pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. Adapun susunan

Pengurus Koperasi Telekomunikasi Selular ialah:

Ketua Pengurus : Suryo Hadiyanto

Wakil Ketua I : M. Hamzah Berdikari

Wakil Ketua II : Mujiatno

Bendahara Pengurus : Yudia Krisnahadi

Sekretaris Pengurus : Risat Sucahyo


15

3. Keanggotaan

Anggota merupakan peran penting dalam organisasi koperasi karena

koperasi merupakan pelayanan yang ditujukan dari anggota, dikerjakan oleh

anggota dan hasilnya akan kembali lagi untuk anggota. Salah satu ketentuan

wajib untuk dapat mendaftar sebagai anggota Koperasi Telekomunikasi

Selular ialah sudah menjadi Karyawan Tetap Telkomsel. Adapun bagi

karyawan Telkomsel yang sudah pensiun namun masih ingin tetap menjadi

anggota KISEL maka anggota dapat mengajukan kepada KISEL yang

kemudian akan mendapatkan identitas sebagai Anggota Luar Biasa Koperasi

Telekomunikasi Selular.

C. Kegiatan Umum KISEL

Koperasi Telekomunikasi Selular (KISEL) merupakan koperasi serba usaha,

dimana KISEL memiliki sejumlah unit usaha bisnis yang menunjang kegiatan

koperasi, yakni:

1. Salaes & Channel Distribution

Sejalan dengan perkembangan dunia industri telekomunikasi,

kebutuhan akan jasa layanan telekomunikasi berupa ketersediaan postpaid

dan prepaid turut meningkat. Oleh sebab itu, dalam penyaluran produk

Telkomsel agar sampai ke seluruh pelosok tanah air di Indonesia, KISEL

memutuskan untuk meningkatkan kemampuan penjualan dan

pendistribusian dengan membentuk Sales and Channel (S&C) guna


16

mengoptimalkan potensi sales produk Telkomsel melalui jaringan yang

dimiliki saat ini. Secara bisnis S&C terdiri dari :

a. Modern Channel

Modern Channel adalah penyedia layanan teknologi Switching

untuk melakukan transaksi isi pulsa melalui Universal Recharge

Platform (URP) Telkomsel, pembelian pulsa Telkomsel secara online

dan pembayaran pembelian produk Payment Point Online Bank

(PPOB).

b. Traditional Channel

Tradiotional Channel adalah penyedia layanan distribusi

melalui duster yang terdiri dari Telkomsel Distribution Center (TDC)

di seluruh Indonesia dengan saluran distribusi melalui Sub-Dealer, Re-

Seller, Host-to-Host dan Top Up Reload (Direct dan Indirect Sales)

serta penyedia penjualan dan jasa pelayanan Produk Telkomsel yang

sesuai dengan kebutuhan pelanggan melalui GraPARI Mitra.

2. General Service

General Service (GS) memiliki fokus untuk menangani bisnis jasa

layanan umum, yaitu sebagai penyedia produk dan jasa penunjang

operasional bisnis serta office support. Bisnis yang ditangani oleh GS saat

ini meliputi supporting beberapa value chain Telkomsel dan perusahaan

lainnya. Secara garis besarnya, GS mencakup pengelolaan bisnis dalam

bidang;
17

a. Transportation Management

Transportation Management adalah penyedia layanan

transportasi sesuai dengan kebutuhan pelanggan disertai dukungan

SDM yang ahli di bidang transportasi darat guna menunjang aktivitas

operasional pelanggan berjalan dengan sempurna. Adapun layanan

yang disediakan dalam Transportasi Management ialah Management

Transportation, Mobile GraPARI dan Car Rent.

b. Sales and Support Service

Sales and Support Service berfungsi sebagai supporting

process dan penunjang jasa/tenaga bagi bisnis pelanggan. Di saat yang

sama KISEL juga berusaha untuk memberikan kualitas pelayanan

terbaik dengan biaya yang terjangkau. Adapun layanan yang

disediakan dalam Sales and Support Service yakni, Cafetaria, Sales

Kartu Halo, Printing dan Hantaran, Collection, Ticketing,

Managemen pelanggan postpaid, tenaga penunjang office support,

event organizer, survey, KISEL-Mart dan iklan. Selain itu, GS terus

meningkatkan nilai jual produknya melalui perbaikan sistem layanan

yang berbasis digital dalam mengantisipasi pesatnya perkembangan

dunia usaha dan teknologi berbasis digital.

c. Logistic and Office Support

Logistic and Office Support berfungsi untuk memenuhi

kebutuhan operasional perkantoran pelanggan dengan

menggabungkan strategi, perencanaan dan manajemen terpadu.


18

Dengan komitmen untuk memberikan yang terbaik, Layanan yang

disediakan dalam Logistic and Office Support adalah, Building

Management, Warehouse, Office Support, Groceires, Jasa

pengirman dan logistic serta Electronic Filling System (EFS).

d. Packaging

Packaging merupakan salah satu faktor utama untuk

mendapatkan perhatian konsumen. Sebab, Packaging berpengaruh

besar terhadap keputusan pembelian pelanggan. Oleh sebab itu, Bisnis

GS adalah solusi yang tepat untuk mengelola packaging produk,

karena KISEL akan terus berinovasi untuk membantu para pelanggan

dalam menghadirkan daya tarik produknya. Adapun layanan yang

disediakan dalam packaging yakni SIM Card Logistic dan percetakan.

e. Member Service

Member Service merupakan layanan untuk anggota Koperasi

Telkomunikasi Selular. Pelayanan ini ditunjukan untuk memberikan

informasi seputar keanggotaan, mengelola layanan anggota dan

melayani pendaftaran anggoya baru serta menawarkan produk-

produk pelayanan kepada anggota. Layanan yang diberikan kepada

Anggota adalah Program Kredit Multiguna, Pengadaan fasilitas

kendaraan dinas operasional pejabat telkomsel, program perjalanan

religi, kepemilikan device dengan cicilan, kredit pemilikan rumah dan

kredit pemilikan mobil.


19

3. Telco Infrastructure & Power Engineering

Telco Infrastructure & Power Engineering (T&PE) menangani

berbagai aktivitas pekerjaan, yang meliputi proses implementasi

infrastruktur, pengoperasian jaringan, dan optimalisasi network. Untuk saat

ini T&PE secara konsisten melakukan support end to end proses di

Telkomsel dan beberapa perusahaan penyedia perangkat telekomunikasi

serta tower provider. Secara garis besarnya, T&PE mencakup pengelolaan

bisnis dalam bidang:

a. Site and Power Management

Site and Power Management adalah layanan komprehensif

dalam T&PE yang menyediakan solusi dan layanan pengelolaan tower

telekomunikasi. KISEL telah berkomitmen untuk memberikan solusi

kelas dunia berdasarkan pengalaman terbaik untuk memastikan

operasional pelaksanaan keduanya berjalan sempurna. Adapun

layanan yang disediakan dalam Site and Power Management ialah

Fueling on site, Genset dan CDC, Recifer dan battery serta site

maintenance.

b. Network Monitoring

Network merupakan platform utama untuk semua fungsi

bisnis dan komunikasi yang harus selalu diperhatikan ketersediaan,

fleksibilitas, skalabilitas, kinerja, dan keamanannya. Salah satu kunci

keberhasilan operasional perusahaan adalah selalu memantau

infrastruktur jaringannya agar tetap beroperasi dengan baik. Adapun


20

layanan yang disediakan dalam netowork monitoring yakni, Drive-

test, Re-Engineering dan Re-Development sert Survey and site audit.

c. Infrastructure and CME

Infrastructure and CME adalah penyedia jasa pembangunan

infrastruktur dan jaringan telekomunikasi yang didukung oleh SDM

yang berkompeten dengan tujuan untuk menata kembali, membangun

dan memperluas telekomunikasi infrastruktur jaringan

telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia. Adapun layanan yang

disediakan dalam Infrastructure and CME adalah Infrastructure, Civil,

Mechanical, Electrical dan Combat.

Selain memiliki sejumlah unit usaha bisnis yang menunjang kegiatan

koperasi, KISEL juga memiliki anak usaha dalam rangka mentransformasikan unit

bisnis yang telah ke beberapa anak perusahaan. Transformasi ini diharapkan mampu

membuat masing-masing anak perusahaan menjadi lebih kompetitif dalam

menghadapi persaingan pasar dan fokus pada inti bisnisnya. Beberapa anak

perusahaan yang saat ini berada di dalam holding Kisel adalah:

1. PT Kinarya Selaras atau Kinarya Travel adalah perusahaan penyedia jasa

Tour & Travel dan event perusahaan seperti Mice, Awarding, Gala Dinner,

Product Launching, Music Concert, dll. Beberapa kerjasama bisnis

penyediaan jasa Tour & Travel dan event perusahaan telah menjalinkan

kerjasama dengan Telkomsel, KISEL dan beberapa perusahaan lainnya.


21

2. PT Kinarya Selaras Piranti adalah sebuah perusahaan yang bergerak di

bidang penyediaan jasa layanan building management dan building

maintenance.

3. PT Kinarya Selaras Solusi dalah perusahaan yang bergerak dalam bidang

Digital Business Advertising dan Digital Business Solution. PT Kinarya

Selaras Solusi merupakan inovasi bisnis yang dikembangkan oleh KISEL

sebagai respon dari tuntutan dan perkembangan bisnis, yang mensyaratkan

adanya support teknologi informasi yang handal bagi kelancaran proses

pengelolaan bisnisnya. Hal ini sejalan dengan visi PT Kinarya Selaras

Solusi, yaitu menjadi penyedia jasa layanan digital solution terdepan.

4. PT Kinarya Alihdaya Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam

bidang pengelolaan Sumber Daya Manusia pada 11 wilayah operasional

KISEL di seluruh Indonesia.

5. PT Kinarya Utama Teknik adalah perusahaan yang mengelola berbagai

macam bisnis jasa konstruksi telekomunikasi. Dengan tenaga ahli

profesional yang dimiliki saat ini, PT Kinarya Utama Teknik mampu

memberikan layanan jasa pengerjaan teknis konstruksi, sehingga

mendapatkan kepercayaan dari Mitra Tower Provider dan beberapa

perusahaan lainnya.
22

BAB III

PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN

A. Bidang Kerja

Dalam pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan, praktikan mendapatkan

kesempatan untuk bekerja pada divisi Human Capital Management atau

Manajemen Sumber Daya Manusia. Human Capital Management (HCM) adalah

sebuah bidang kerja yang berkaitan dengan bagaimana memperoleh data,

menganalisis data dan melaporkan data yang menginformasikan nilai tambah

strategis, investasi dan keputusan operasional manajemen, baik tingkat perusahaan

ataupun tingkat manajemen di lapangan (Baron & Armstrong, 2007). Hal ini sesuai

dengan Kearns (2005) yang menyatakan bahwa dalam HCM semua orang memiliki

nilai tambah.

Dalam divisi HCM KISEL terdapat dua departemen yakni, Employee

Performance & Talent Management dan Employee Services & Administration.

Employee Performance & Talent Management merupakan departemen yang

melingkupi:

1. Recruitment & Talent Management merupakan sebuah sub-departemen

yang berkaitan dengan perekrutan karyawan dan pengembangan

kemampuan karyawan. Talent Management merupakan salah satu cara

perusahaan untuk mengelola bakat karyawan secara efektif.

22
23

2. Organization Development & Employee Performance merupakan sebuah

sub-departemen yang berkaitan dengan perkembangan perusahaan dan

penilaian kinerja karyawan. Penilaian kinerja karyawan tidak hanya dilihat

dari hasil pekerjaan yang dilakukan, namun bagaimana interaksi karyawan

terhadap sesama rekan kerja atau bahkan pemimpin dalam bidang masing-

masing.

Sedangkan untuk Employee Services & Administration merupakan

departemen yang melingkupi:

1. Industrial Relation & Communication merupakan sub-departemen yang

berkaitan dengan dinamika hubungan ketenagakerjaan antara karyawan dan

pemimpin perusahaan berdasarkan aspek praktik tempat kerja, kinerja

karyawan, konflik, kebijakan tempat kerja, lingkungan kerja, dll.

2. HRIS Management & Administration merupakan sub-departemen yang

berkaitan dengan administrasi karyawan, seperti input data karyawaan baru

untuk menentukan hak-hak yang akan diterima oleh karyawan berdasarkan

ketentuan perusahaan, kemudian mengatur peraturan perusahaan mengenai

cuti, izin, job class, jadwal masuk kerja dan gaji untuk proses administrasi

Human Resource berikutnya.

3. Reward Service merupakan sub-departemen yang berkaitan dengan

pemberian penghargaan kepada karyawan. Reward merupakan salah satu

cara perusahaan dalam mendorong karyawan untuk memiliki prilaku dan

sikap yang lebih positif dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan

produktivitas dalam bekerja.


24

Selain divisi HCM, praktikan juga mendapatkan kesempatan untuk bekerja

pada Departemen Member Service yang berada pada divisi General Service selama

tiga hari. Member Service merupakan departemen yang melayani anggota KISEL

terkait informasi seputar keanggotaan, simpanan dan pengelolaan layanan untuk

anggota. Sebagaimana yang sudah disampaikan, bahwa KISEL merupakan koperasi

yang berfokus pada bidang serba usaha sebagai pendukung kebutuhan internal PT

Telkomsel. Oleh sebab itu, simpan-pinjam bukanlah suatu kegiatan usaha utama

KISEL, melainkan sebagai salah satu layanan koperasi kepada anggota. Selama

bekerja di Member Service, Praktikan mempelajari bagaimana sistem simpan-

pinjam yang berlaku di KISEL.

Berdasarkan teori yang sudah dipelajari Praktikan bahwa dalam unit

simpanan terdapat simpanan wajib, simpanan pokok dan simpanan lainnya yang

merupakan kebijakan dari koperasi untuk mempermudah anggota dalam memiliki

tabungan. Dalam metode pembayaran simpanan, KISEL menerapkan sistem

melalui potong gaji. Berikut jenis-jenis simpanan anggota di KISEL:

a. Simpanan Pokok

Simpanan Pokok adalah sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh

anggota kepada Koperasi pada saat masuk menjadi anggota. Simpanan pokok

tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi

anggota. Adapun Simpanan Pokok yang ditetapkan oleh KISEL sebesar Rp

1.500.000,-.
25

b. Simpanan wajib

Simpanan Wajib adalah jumlah simpanan tertentu yang wajib dibayar

oleh anggota kepada Koperasi setiap bulan. Simpanan wajib tidak dapat

diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota. Adapun

simpanan wajib yang ditetapkan oleh KISEL sebesar Rp 200.000 per bulan.

c. Simpanan Sukarela

Simpanan Sukarela adalah jumlah tertentu yang diserahkan oleh

anggota kepada koperasi atas kehendak sendiri sebagai simpanan lainnya.

Simpanan jenis ini dapat diambil kembali oleh pemiliknya setiap saat. KISEL

memiliki dua jenis simpanan sukarela yakni Penyertaan Dana Simpanan

Anggota Koperasi (PDSAK) dan Penyertaan Modal Anggota Koperasi

(PMAK). PDSAK memiliki sistem yang sama seperti deposito, Anggota dapat

mengetahui jumlah keuntungan yang akan di dapat selama jangka waktu

tertentu. Penentuan jangka waktu untuk PDSAK ialah 6 bulan dan 12 bulan

dengan simpanan kelipatan 10 juta. Sementara itu, PMAK memiliki sistem

bagi hasil, sehingga keuntungan yang didapat oleh anggota bergantung pada

seberapa besar net profit koperasi dan akan dibagikan saat pembagian SHU.

Sementara itu, pinjaman merupakan sebuah pemberian pinjaman uang

tunai kepada para anggota yang mengajukan pinjaman. Pemberian pinjaman

didasarkan pada anggota KISEL dengan batasan pinjaman 5 juta sampai

dengan 500 juta. Bentuk pinjaman yang ditawarkan KISEL kepada anggota

ialah Kredit Multi Guna (KMG) dan Pembiyaan Syariah.


26

B. Pelaksanaan Kerja

Pelaksanaan PKL berjalan selama 20 hari kerja, terhitung sejak 03 Februari

- 28 Februari 2020 dengan mengikuti hari dan jam kerja KISEL, yakni Senin-Jumat

dengan jam kerja dimulai dari 08.00-17.00 WIB. Dalam pelaksanaan kerja,

Praktikan mendapatkan bimbingan langsung dari Supervisor HCM yakni Ibu Danny

Istha Irsanti untuk mempelajari dan beradaptasi dengan lingkungan kerja HCM.

Pada hari pertama melaksanakan PKL, Praktikan diperkenalkan oleh Supervisor

HCM kepada General Manager dan Manager Employee Performance

& Talent Management sebagai salah satu peserta PKL yang akan melaksanakan

PKL di KISEL selama satu bulan. Setelah ditempatkan pada bagian HCM, tepatnya

departemen Employee Performance & Talent Management, Praktikan diberikan tata

tertib serta arahan tentang kegiatan yang akan dilakukan selama melaksanakan PKL.

Berikut rincian pekerjaan yang dilakukan Praktikan selama melaksanakan PKL

pada Divisi HCM:

1. Mengkoordinasi dan mengawasi Peserta PKL lainnya.

Human Capital Management (HCM) sebagai divisi yang berfokus

pada Manajemen Sumber Daya Manusia bertanggung jawab kepada seluruh

peserta PKL selama kegiatan pelaksanaan PKL berlangsung. Praktikan

diberikan tugas untuk mengoordinasi terkait kehadiran dan informasi data

peserta PKL. Pada saat Praktikan menjalankan PKL, KISEL baru saja

membuat trobosan baru untuk penerimaan peserta yang berkebutuhan

khusus. Oleh sebab itu, Praktikan juga mendapatkan tugas untuk sesekali
27

mengawasi dan menanyakan kendala yang dialami oleh teman-teman PKL

yang berkebutuhan khusus.

2. Mempelajari Struktur Ogranisasi KISEL secara mendalam.

Salah satu hal penting yang harus dipelajari oleh Praktikan sebelum

melaksanakan tugas dari Supervisor ialah mempelajari Sturtur Organisasi

KISEL secara mendalam. Sebab, hal ini berhubungan erat dengan tugas

yang akan dikerjakan Praktikan setelahnya, yakni melakukan rekapitulasi

data sirkuler karyawan KISEL baik Kantor Wilayah mapun Pusat.

3. Mempelajari Circle HCM KISEL

Sebagai salah satu bentuk adaptasi dan pelatihan Praktikan dalam

lingkungan kerja ialah mengenal terlebih dahulu lingkup kerja Praktikan.

Oleh sebab itu, Praktikan mempelajari dan memahami alur kerja serta job

desk setiap karyawan HCM melalui circle HCM KISEL.

4. Membuat rekapitulasi data sirkuler karyawan KISEL.

Praktikan diberikan tugas untuk merekapitulasi data sirkuler

Karyawan KISEL terkait posisi jabatan lama dengan posisi jabatan baru

untuk membuat Surat Keputusan (SK) Dewan Pengurus yang akan diberikan

kepada karyawan bersangkutan. Dalam pengerjaan tugas, Praktikan

mengaplikasikan hasil belajar dari Struktur Organisasi KISEL untuk

mendata posisi jabatan baru karyawan baik Divisi, Departemen dan Sub-

departemen ke dalam template yang sudah ditetapkan.


28

GambarIII.1 Mapping Staff KISEL.


Sumber: Supervisor Employee Performance & Talent Management

Gambar III.2 Rekapitulasi Sirkular Staff.


Sumber: Supervisor Employee Performance & Talent Management

5. Membuat Nota Bisnis

Nota Bisnis merupakan sebuah naskah yang dibuat oleh General

Manager HCM yang berfungsi untuk menyampaikan informasi mengenai

laporan, permintaan, pernyataan kepada petinggi koperasi yang dituju

sebagai pengantar Surat Keputusan (SK) Dewan Pengurus Koperasi. Dalam


29

hal ini, Praktikan ditugaskan untuk menuliskan Nota Bisnis kepada beberapa

General Manager Kantor Wilayah terkait pemindahan jabatan karyawan

yang terlampir dalam Surat Keputusan Dewan Pengurus.

Gambar III.3 Nota Bisnis.


Sumber: Supervisor Employee Performance & Talent Management

6. Membuat Tanda Terima Surat Keputusan Dewan Pengurus.

Tanda Terima merupakan salah satu bukti arsip bahwa Karyawan

yang dituju telah menerima Surat Keputusan Dewan Pengurus sebagaimana


30

yang terlampir pada Nota Bisnis. Praktikan ditugaskan untuk membuat

Tanda Terima yang ditujukan pada daftar Karyawan yang terlampir

mengikuti template yang sudah diberikan oleh Supervisor.

Gambar III.4 Tanda Terima SK.


Sumber: Supervisor Employee Performance & Talent Management

7. Membantu melakukan pemberkasan terkait SK yang akan dikirim

Praktikan diberikan tugas untuk membantu pemberkasan berupa

Nota Bisnis dan Tanda Terima sesuai dengan Kantor Wilayah dan Pusat
31

untuk dimasukkan ke dalam satu amplop dan kemudian dikirim sesuai

dengan Wilayah tujuan.

8. Melengkapi Kualifikasi Posisi pada Formulir Job Description

Pada kesempatan ini, Praktikan diberikan tugas untuk membantu

melengkapi data Kualifikasi Posisi bagi General Manager dan Manager

pada Formulir Job Description sesuai dengan kualifikasi yang telah

diperbaharui.

Gambar III.5 Formulir Job Description.


Sumber: Staff Recruitment & Talent Management
32

Sementara itu, rincian pekerjaan yang dilakukan Praktikan selama

melaksanakan PKL pada Divisi Member Service ialah:

1. Melayani Calon Anggota Koperasi

Setelah mendapatkan penjelasan dan arahan, Praktikan diberikan

kesempatan untuk membantu melayani calon anggota Koperasi dengan

memeriksa berkas calon anggota. Adapun persyaratan untuk menjadi

anggota koperasi KISEL, ialah:

a. Calon anggota koperasi harus bekerja sebagai karyawan Telkomsel

yang berstatus karyawan tetap.

b. Calon anggota mengisi formulir permohonan menjadi anggota baru

koperasi yang dapat di unduh pada website [Link] dan

melampirkan berkas berupa; fotokopi KTP, fotokopi ID Card

telkomsel dan fotokopi SK terakhir.

c. Calon anggota dapat mengirimkan formulir dan lampiran persyaratan

melalui email Member Service, yakni mservice@[Link].

d. Calon anggota dapat memberikan konfirmasi bahwa telah mengirim

email pendaftaran anggota kepada contact person yang tertera di web

[Link]

Selanjutnya, akan ada pemeriksaan kelengkapan berkas sebelum

Praktikan menginput data calon anggota ke dalam daftar anggota dan

membuatkan nomor anggota koperasi. Setelah itu, formulir pendaftaran

calon anggota akan diberikan kepada Ketua Pengurus dan Sekretaris

Pengurus untuk dimintai tanda tangan sebagai persetujuan atas permintaan


33

calon anggota koperasi. Apabila sudah disetujui oleh Pengurus, maka

Praktikan akan memberikan pemberitahuan bahwa calon anggota sudah

diterima sebagai anggota koperasi melalui email.

Gambar III.6 Formulir Pendaftaran Anggota Baru.


Sumber: Staff Member Service
34

Calon Anggota Calon Anggota Calon Anggota


mengisi formulir melampirkan berkas melakukan
yang tercantum persyaratan dan konfirmasi
di website mengirimkan formulir serta kepada Contact
[Link] lampiran ke email Member Person (CP)

Ketua pengurus dan Bidang keanggotaan akan


Resmi menjadi sekretaris pengurus memeriksa, menginput
Anggota KISEL menanda tangani data calon anggota dan
formulir pendaftaran pembuatan nomor anggota
calon anggpta

Gambar III.7 Alur Pendaftaran Anggota Baru.


Sumber: Data diolah oleh penulis

2. Memeriksa berkas pengajuan pinjaman anggota

Salah satu layanan yang diberikan oleh Member Service ialah

pinjaman berupa Kredit Multi Guna (KMG) dan Pembiayaan Syariah.

Perbedaan KMG dan Pembiayaan syariah hanyalah pada akad pinjaman.

Apabila KMG merupakan pinjaman yang hampir serupa dengan

konvensional. Sementara itu, Pembiayaan Syariah merupakan pinjaman

yang didasari oleh Akad Murabahah. Dalam pengajuan pinjaman Kredit

Multi Guna (KMG), terdapat beberapa berkas yang harus diserahkan oleh

anggota, yakni:

1. Surat Kuasa pemotongan gaji

2. Surat pernyataan Anggota

3. Fotokopi Slip Gaji.


35

4. Fotokopi Kartu Keluarga.

5. Fotokopi Akta Nikah. Apabila sudah bercerai maka harus

melampirkan akta cerai.

6. Fotokopi Buku Nikah.

7. Fotokopi Kartu ID Telkomsel

8. Fotokopi ID anggota koperasi

9. Fotokopi NPWP

10. Fotokopi halaman awal buku tabungan

11. Kwitansi pembelian

Sementara itu, dalam pengajuan Pinjaman Pembiayaan Syariah,

berkas yang harus diserahkan oleh anggota ialah:

1. Akad Murabahah

2. Akad Wakalah

3. Surat fasilitas pembiayaan syariah KISEL

4. Surat Kuasa pemotongan gaji

5. Surat pernyataan Anggota

6. Fotokopi Slip Gaji.

7. Fotokopi Kartu Keluarga.

8. Fotokopi Akta Nikah. Apabila sudah bercerai maka harus

melampirkan akta cerai.

9. Fotokopi Buku Nikah.

10. Fotokopi Kartu ID Telkomsel

11. Fotokopi ID anggota koperasi


36

12. Fotokopi NPWP

13. Fotokopi halaman awal buku tabungan

14. Kwitansi pembelian

Proses pengajuan pinjaman KMG dan pembiayaan syariah memiliki

prosedur yang sama yakni, Anggota melengkapi seluruh berkas yang sudah

tertera pada syarat dan ketentuan pinjaman kemudian mengirimkannya

secara dokumen fisik kepada Kantor Pusat KISEL melalui jasa pengiriman

atau secara langsung. Saat dokumen sudah diterima, maka Praktikan akan

memeriksa kelengkapan berkas dan melakukan perhitungan sistem bunga

yang akan diberikan sesuai dengan ketentuan KISEL yang telah diarahkan

oleh Staff bagian pinjaman. Setelah pemberkasan sudah diperiksa dan

disetujui, maka Staff pinjaman akan melakukan konfirmasi kepada bank

terkait untuk transaksi pinjaman kepada anggota yang mengajukan. Salah

satu kendala yang biasa terjadi saat melakukan pinjaman ialah proses yang

membutuhkan waktu yang cukup lama mengingat pemberkasan harus

dikirimkan secara fisik. Tidak sedikit Anggota yang terburu-buru

menanyakan apakah pinjaman sudah disetujui atau belum, sementara itu

berkas masih dalam belum diterima oleh pihak KISEL atau masih dalam

perjalanan pada jasa pengiriman.

C. Kendala yang Dihadapi

Selama melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan di Koperasi

Telekomunikasi Selular, tentu Praktikan mengalami berbagai permasalahan dalam


37

aktifitas pekerjaan sehari-hari. Praktikan sudah berusaha bekerja dengan baik dan

menepati semua peraturan yang berlaku. Namun masih terdapat beberapa kendala

yang dialami oleh Praktikan Berikut merupakan kendala yang di hadapi dari

koperasi maupun dari dalam diri praktikan sehingga sedikit menghambat pekerjaan

selama masa Praktik Kerja Lapangan antara lain:

1. Kurangnya pemahaman Praktikan dalam pengoperasian [Link]. Saat

Praktikan mengerjakan tugas rekapitulasi data sirkular karyawan, proses

pengerjaan mengharuskan Praktikan untuk menggunakan rumus HLookup,

VLookup serta beberapa rumus cepat lainnya. Sehingga Praktikan harus

mecari terlebih dahulu bagaimana mengunakan rumus tersebut atau

menggunakan cara manual. Hal ini membuat Praktikan membutuhkan waktu

yang lebih lama dalam mengerjakan tugas.

2. Kurangnya pemahaman Praktikan dalam memahami Struktur Organisasi

KISEL. Dalam pengerjaan rekapitulasi data sirkular karyawan, Praktikan

harus memahami dan memperhatikan lebih teliti penempatan yang sesuai

dengan Struktur Organisasi. Praktikan harus membaca panduan yang

diberikan oleh Supervisor setiap akan memasukkan data posisi baru

karyawan, terutama pada bagian sub-departemen. Kurangnya percaya diri

Praktikan akan pemahaman yang dimiliki juga merupakan faktor yang

menghambat Praktikan dalam mengerjakan tugas, sehingga seringkali

Praktikan meninjau ulang data yang sudah dikerjakan untuk memastikan

apakah sudah sesuai atau belum.


38

3. Kurangnya keberanian Praktikan dalam bertanya. Praktikan seringkali

merasa tidak memiliki keberanian untuk bertanya kepada Supervisor

mengenai hal-hal yang belum Praktikan pahami. Hal ini disebabkan kondisi

supervisor yang terlihat cukup sibuk sehingga Praktikan merasa segan untuk

bertanya dan memilih untuk belajar mandiri.

4. Terbatasnya komunikasi Praktikan dengan Peserta PKL yang berkebutuhan

khusus. Selama melaksanakan tugas untuk mengkoordinasi dan memeriksa

keadaan peserta PKL yang berkebutuhan khusus, Praktikan merasa bingung

bagaimana berkomunikasi dengan teman-teman Tuli. Seringkali terjadi

diskontinuitas antara Praktikan dan Teman Tuli karena terbatasnya

komunikasi. Sehingga, Praktikan hanya dapat memberikan pertanyan-

pertanyaan yang mudah dimengerti dan tidak bisa memeriksa lebih jauh

permasalahan atau kendala yang dialami oleh Teman Tuli.

5. Kurangnya Akses Masuk Gedung. Selama melaksanakan PKL, Praktikan

tidak memiliki akses masuk gedung yang menggunakan fingerprint.

Sehingga saat Praktikan akan memasuki gedung dan pintu terkunci,

Praktikan harus menunggu satpam atau pihak KISEL yang memiliki akses

untuk membukakan pintu. Hal ini, terkadang menyebabkan Praktikan cukup

kehilangan waktu untuk beraktiftas karena harus menunggu

D. Cara Mengatasi Kendala

Dalam mengerjakan suatu pekerjaan tentu saja seringkali seseorang akan

mengalami kesulitan dalam pengerjaannya. Namun suata kendala bukan berarti

menjadi penghambat dari setiap aktivitas yang dikerjakan. Justru dengan adanya
39

kendala akan memunculkan lebih rasa keingintahuan dan semangat untuk dapat

menyelesakan pekerjaan yang diberikan. Selain itu, kendala juga dapat menjadi

pengalaman yang berarti bagi Praktikan agar bisa menjadi lebih baik lagi. Ada

banyak cara untuk mengatasi kendala yang dihadapi oleh Praktikan selama masa

PKL, yakni:

1. Mempelajari lebih banyak sistem pengoperasian MS. Excel terutama yang

berhubungan dengan pengerjaan tugas. Praktikan akan memanfaatkan waktu

istirahat atau waktu di luar jam kerja untuk mempelajari lebih jauh

bagaimana pengoperasian MS. Excel melalui google, youtube dan media

belajar lainnya. Selain itu, saat bimbingan dengan Supervisor yang tengah

memberikan contoh pada pengerjaan tugas, Praktikan akan merekam suara

percakapan yang terjadi sebagai bahan pengulangan saat Prakikan merasa

bingung.

2. Pada saat bimbingan oleh supervisor mengenai penjelasan struktur

organisasi KISEL, Supervisor akan membuat catatan untuk Praktikan

sebagai bahan pembelajaran dan catatan penting pada saat mengerjakan

tugas. Praktikan akan menanyakan kepada Supervisor apabila terdapat hal-

hal yang tidak dipahami selama sesi penjelasan dengan Supervisor.

Sehingga Praktikan merasa yakin telah memahami apa yang disampaikan

oleh Supervisor dan mampu mengerjakan tugas yang diberikan.

3. Dalam menghadapi kurangnya keberanian Praktikan dalam bertanya, maka

Praktikan akan mencoba memahami terlebih dahulu dengan membaca

kembali catatan yang diberikan Supervisor atau mencari referensi dari


40

berbagai sumber. Selain itu, Praktikan akan bertanya pada saat Supervisor

memiliki waktu yang cukup luang, seperti saat istirahat.

4. Terbatasnya akses memasuki gedung memang tidak sering dialami oleh

Praktikan. Sebab, pintu hanya akan ditutup apabila Satpam tengah menjalani

waktu Sholat atau istirahat. Untuk mengatasi kendala ini, Praktikan akan

menghubungi teman yang melaksanakan PKL bersama untuk meminta

tolong membukakan akses masuk gedung.

5. Terbatasnya waktu dan media pembelajaran membuat Praktikan tidak bisa

mempelajari bahasa isyarat untuk berkomunikasi dengan Teman Tuli. Oleh

sebab itu, saat akan berkomunikasi, Praktikan akan menggunakan media

tulis atau applikasi Live Transcribe untuk memudahkan Praktikan dalam

berkomunikasi dengan Teman Tuli.


BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan

Praktik Kerja Lapangan merupakan salah satu mata kuliah yang harus

ditempuh oleh mahasiswa dengan tujuan agar mahasiswa dapat memiliki

pengetahuan dan pengalaman mengenai dunia kerja sekaligus mencoba

mengaplikasikan disiplin ilmu yang telah dipelajari selama proses perkuliahan.

Selama melakukan PKL, praktikan mendapatkan banyak pengetahuan, informasi,

serta pengalaman tentang koperasi, khususnya kredit usaha rakyat.

Selama pelaksanaan PKL, Praktikan ditempatkan pada divisi Human

Capital Management (HCM) telah banyak belajar mengenai manajemen yang

terjadi di KISEL, khususnya manajemen sumber daya manusia. Praktikan

mendapatkan bimbingan dan pengarahan yang cukup baik dari supervisor HCM dan

seluruh karyawan koperasi sehingga Praktikan dapat melaksanakan kegiatan PKL

dengan baik. Dalam pengerjaan tugas yang diberikan oleh supervisor, Praktikan

masih harus banyak belajar karena sedikit banyak teori yang dipelajari sedikit

berbeda dengan kenyataan yang terjadi pada dunia kerja. Hal ini merupakan

pengalaman yang berharga bagi Praktikan agar bisa mempelajari lebih banyak hal

dalam mempersiapkan diri sebelum terjun ke dunia kerja. Selain itu, melalui PKL

Praktikan dapat melatih diri terkait kemampuan, keterampilan, kecekatan,

kedisiplinan dan komunikasi antara Praktikan dengan karyawan KISEL.

41
42

B. Saran

Setelah melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Koperasi

Telekomunikasi Selular (KISEL), Praktikan memiliki beberapa saran, yakni:

1. Bagi Praktikan yang akan melaksanakan PKL

a. Sebelum melaksanakan Praktik Kerja Lapangan, sebaiknya Praktikan

lebih mempersiapkan mental dan wawasan agar dapat lebih mudah

beradaptasi.

b. Membiasakan diri untuk dapat berkomunikasi dengan baik, sehingga

mampu memberikan kontribusi lebih dan bekerjasama dengan rekan

kerja.

c. Mahasiswa perlu memerhatikan bidang kerja yang akan ditempati saat

akan melaksanakan PKL, agar sesuai dengan bidang perkuliahan yang

tempu.

d. Mahasiswa harus lebih aktif untuk bertanya kepada supervisor atau

karyawan di tempat PKL apabila mendapatkan kendala dalam

melaksanakan pekerjaan. Selain itu, agar Praktikan dapat menggali

informasi yang belum dapat selama di kampus.

e. Praktikan harus lebih mampu bekerja dengan rasa penuh tanggungjawab,

profesional dan memberikan kesan positif kepada rekan kerja lainnya.

2. Bagi Universitas Negeri Jakarta

a. Pihak universitas dapat meningkatkan pelayanan administrasi akademik

secara keseluruhan untuk mempermudah mahasiwa dalam

mempersiapkan kebutuhan administrasi yang berkaitan dengan PKL.


43

b. Membuat hubungan yang baik dengan instansi agar mempermudah

mahasiwa dalam mendapatkan tempat PKL.

c. Berdasarkan pengalaman Praktikan, pihak Universitas kurang

memberikan pembekalan kepada mahasiswa sebelum melaksanakan

PKL. Oleh sebab itu, pihak Universitas dapat memberikan pengarahan

dan pembekalan kepada mahasiswa agar lebih siap dalam mempersiapkan

dan melaksanakan PKL.

d. Pihak Fakultas Ekonomi diharapkan memberikan kontrol atau

pengawasan kepada mahasiswa yang sedang melaksanakan PKL,

sehingga mahasiswa menjadi lebih semangat dan percaya diri serta

menjadi pembimbing atau penasihat saat terjadi kendala selama

melaksanakan PKL.

3. Bagi Koperasi Telekomunikasi Selular

a. Pihak KISEL dapat memberikan bimbingan secara lebih rinci dan

mendalam kepada mahasiswa agar dapat menjalankan tugas dengan baik

dalam melaksanakan PKL.

b. Pihak KISEL dapat Lebih terbuka terhadap Informasi yang dibutuhkan

oleh mahasiswa.

c. Pihak KISEL dapat mencatat peserta PKL yang membawa kendaraan dan

mendaftarkan para peserta PKL untuk mendapatkan parkir gratis selama

melaksanakan PKL.
DAFTAR PUSTAKA

Baron, A., & Armstrong, M. (2007). Human capital management: Achieving


added value through people. London: Kogan Page Ltd.

FE UNJ. (2012). Pedoman Praktik Kerja Lapangan. Jakarta: FE UNJ.


Kearns, P. T. (2005). What’s the Future for Human Capital? Chapter 1. What do
we mean by Human Capital Management.

Koperasi Telekomuniasi Selular. (2017). [Link] (Diakses pada


tanggal 15 Maret 2020).

Mauleny, T. A., Alhusain, Ac. S., Sayekti, N. W., & Lisnawati. (2018). Koperasi
dalam sistem perekonomian indonesia.

Satari, A. U. (2017). Pengertian dan Tujuan serta Tipe dan Struktur Organisasi
Sosial, 1–28. Retrieved from [Link]
[Link]

UU No. 25 Tentang Perkoperasian. 1992. Jakarta.

44
LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat Permohonan Izin PKL

45
46
Lampiran 2 Daftar Hadir

47
48
Lampiran 3 Lembar Penilaian PKL

49
Lampiran 4 Surat Keterangan PKL

50
Lampiran 5 Kegiatan Selama PKL

51
52
53
54

Common questions

Didukung oleh AI

Koperasi seperti KISEL menghadapi tantangan era digital dan revolusi industri 4.0 dengan mengadopsi teknologi dan inovasi digital dalam operasional bisnisnya. Mereka menerapkan sistem digital dalam penjualan dan distribusi produk Telkomsel, serta meningkatkan layanan berbasis digital untuk berbagai unit bisnisnya. Transformasi digital ini memungkinkan KISEL untuk lebih efisien, meningkatkan daya saing, dan memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang .

Tantangan dalam manajemen sumber daya manusia di KISEL meliputi penyiapan tenaga kerja berkualitas untuk menghadapi persaingan global dan internalisasi nilai-nilai perusahaan di setiap level organisasi. Untuk mengatasi tantangan ini, KISEL menerapkan manajemen berbasis prinsip 'Good Corporate Governance' dan nilai-nilai perusahaan yang berfokus pada integritas, kerja tim, dan layanan prima. Selain itu, konsolidasi dan peningkatan profesionalisme melalui pelatihan serta pengembangan SDM yang berkesinambungan membantu mencapai tujuan tersebut .

KISEL berperan sebagai penyedia jasa layanan penunjang telekomunikasi dan mitra strategis andal bagi Telkomsel serta industri telekomunikasi lainnya di Indonesia. Kemitraan strategis KISEL meliputi pengelolaan infrastruktur telekomunikasi, seperti site dan power management, serta layanan peningkatan penjualan dan distribusi produk telekomunikasi. Dengan demikian, KISEL mendukung pertumbuhan dan peningkatan efisiensi dalam industri telekomunikasi melalui layanan bisnisnya yang modern dan terintegrasi .

KISEL berperan dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya melalui layanan member service yang meliputi Program Kredit Multiguna, pengadaan fasilitas kendaraan dinas, program perjalanan religi, kredit kepemilikan device, dan fasilitas kredit pemilikan rumah dan mobil. Layanan ini didesain untuk memenuhi kebutuhan anggota koperasi serta memberikan kemudahan akses terhadap berbagai fasilitas yang mendukung kesejahteraan mereka .

KISEL menunjukkan kemampuannya bersaing dan menjadi salah satu koperasi terbaik di dunia dengan menjalankan transformasi bisnis guna meningkatkan profesionalisme dan pengintegrasian proses bisnis. Usahanya juga meliputi peningkatan penjualan dan distribusi produk Telkomsel serta berkomitmen pada tata kelola perusahaan yang baik. KISEL juga telah menerima penghargaan dan diakui secara internasional sebagai salah satu koperasi terbaik .

Bagi mahasiswa, PKL di KISEL merupakan langkah awal untuk menerapkan pengetahuan perkuliahan dalam praktik nyata, melatih keterampilan, mengenal dunia kerja sesungguhnya, dan mengembangkan inovasi berdasarkan pengalaman lapangan. Bagi Fakultas, PKL menjadi sarana untuk membangun kerjasama dengan KISEL serta menjadi bahan evaluasi program pendidikan. Koperasi Telekomunikasi Selular mendapat manfaat dari PKL sebagai sarana menjalin hubungan dinamis dengan Universitas serta menjalankan tanggung jawab sosial dalam menyiapkan tenaga kerja yang berkompeten .

Hambatan yang dihadapi koperasi Indonesia dalam memenuhi amanat UUD 1945 Pasal 33 antara lain berasal dari faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal mencakup perubahan zaman menuju era digital dan revolusi industri 4.0 serta globalisasi ekonomi yang memaksa koperasi untuk beradaptasi. Di sisi lain, faktor internal mencakup rendahnya manajemen koperasi sehingga kurang siap menghadapi persaingan global .

Sebagai salah satu koperasi terbaik di Indonesia, KISEL berkontribusi pada perkembangan perkoperasian melalui inovasi dan modernisasi dalam pengelolaan koperasi. Usahanya termasuk pembaruan proses bisnis, peningkatan profesionalitas, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Kontribusi ini berdampak pada peningkatan daya saing koperasi di Indonesia serta mendorong koperasi lain untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan, memperkuat posisi koperasi dalam perekonomian nasional .

Dalam mengelola unit usaha bisnisnya, KISEL menetapkan strategi diversifikasi dengan membangun berbagai unit usaha yang menunjang kegiatan koperasi. Unit bisnis tersebut meliputi Sales & Channel Distribution, General Service, dan Telco Infrastructure & Power Engineering yang mencakup penyediaan layanan transportasi, sales support, dan management jaringan telekomunikasi. KISEL berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui inovasi dan teknologi berbasis digital untuk mengoptimalkan potensi bisnis dan menghadapi persaingan global .

Visi KISEL adalah 'Menjadi Koperasi Terbaik di Indonesia' dan sedang diperbarui menjadi 'Koperasi Terbaik di Dunia'. Misi KISEL termasuk menciptakan kesejahteraan berkesinambungan bagi anggota, berdaya guna sebagai mitra strategis andal, dan berkontribusi pada perkembangan perkoperasian. Nilai-nilai seperti rasa memiliki (Belongingness), semangat (Enthusiasm), fokus (Focus), integritas (Integrity), penghargaan (Respect), layanan prima (Service Excellence), dan kerja tim (Teamwork) membantu mewujudkan tujuan tersebut dengan memberikan panduan moral bagi organisasi .

Anda mungkin juga menyukai