TATA TERTIB LINGKUNGAN MASYARAKAT KATE-KATE
I. KRIMINAL
1. Semua orang yang berada di lingkungan masyarakat Kate-kate dilarang keras
menyimpan, mengedar atau menyalahgunakan berbagai jenis Narkotika, Obat-
obatan terlarang serta segala jenis barang lainnya (Lem Aibon atau sejenisnya)
yang sifatnya menimbulkan halusinasi dan hilang kesadaran bagi sipemakainya.
2. Semua orang yang berada dalam lingkungan masyarakat Kate-kate dilarang keras
membawa, mengedarkan, mengkonsumsi minuman keras beralkohol di tempat-
tempat terbuka.
3. Semua orang yang berada dalam lingkungan masyarakat Kate-kate dilarang keras
melakukan segala bentuk permainan yang memiliki unsur perjudian.
4. Segala bentuk pencurian, penjambretan, pemerkosaan, pelecehan, penganiayaan
yang dilakukan atau dialami oleh masyarakat Kate-kate akan diselesaikan secara
tegas sesuai Undang-undang yang berlaku.
II. KEAMANAN DAN KETERTIBAN
5. Semua orang yang berada di lingkungan masyarakat Kate-kate wajib menghormati
waktu Sholat dengan tidak membuat keributan atau kebisingan dalam bentuk
apapun yang dimulai saat dikumandangnya Adzan hingga waktu Sholat selesai.
6. Bagi masyarakat Kate-kate yang ingin menghelat hajatan pribadi/keluarga dan
dilanjutkan dengan hiburan malam maka batas waktu pelaksanaan kegiatan adalah
hingga pukul 24.00 WIT dengan mempertimbangkan dan menyesuaikan kondisi
keamanan dan ketertiban lingkungan.
7. Bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat tanpa terkecuali yang
knalpot kendaraannya menimbukan kebisingan maka dilarang untuk memasuki atau
melintas dalam areal pemukiman masyarakat Kate-kate.
8. Batas kecepatan maksimal bagi semua jenis kendaraan bermotor yang melintas di
dalam areal pemukiman masyarakat Kate-kate adalah 20 KM/Jam.
9. Semua warga yang berada di lingkungan masyarakat Kate-kate dilarang menerima
kunjungan orang dari luar setelah berlaku jam malam dan batas waktu berkunjung
bagi tamu yang datang dari luar adalah pukul 24.00 WIT terkecuali dalam keperluan
penting dan mendesak.
10. Setiap pendatang yang ingin menginap di wilayah pemukiman masyarakat Kate-kate
maka wajib baginya atau anggota keluarga tempat dimana dia menginap
melaporkan keberadaanya kepada Ketua maupun Pengurus RT setempat paling
lambat 1 x 24 jam.
11. Semua orang yang berada dalam lingkungan masyarakat Kate-kate dilarang keras
untuk tinggal serumah atau menginap dengan orang lain yang bukan muhrimnya
secara bersama-sama tanpa ikatan pernikahan yang jelas.
1
12. Bagi anak-anak usia sekolah maupun remaja dilarang berkerumun atau berkeliaran
di dalam maupun di luar lingkungan masyarakat Kate-kate setelah berlaku jam
malam terkecuali untuk keperluan penting atau mendesak.
13. Pemberlakuan Ronda/Jaga malam dilaksanakan secara bergilir oleh anggota
masyarakat dan diback up oleh anggota TNI-POLRI yang ketentuannya diatur
secara bersama oleh Ketua-ketua RT dengan mengetahui Ketua RW.
14. Waktu jam malam ditetapkan dari pukul 23.30 WIT hingga pukul 05.30 WIT.
15. Segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan baik oleh Instansi Pemerintah, Swasta,
Ormas, LSM maupun Organisasi Keagamaan lainnya yang dilakukan di wilayah dan
melibatkan masyarakat Kate-kate maka wajib melapor kepada Ketua RW paling
lambat satu hari sebelum kegiatan dimulai dan kegiatan tersebut baru boleh
dilaksanakan setelah mendapat ijin.
III. LINGKUNGAN
16. Semua orang yang berada di lingkungan masyarakat Kate-kate dilarang keras
membuang sampah pada saluran-saluran air maupun pekarangan atau areal yang
bukan diperuntukkan sebagai tempat pembuangan sampah.
17. Semua orang yang berada di lingkungan masyarakat Kate-kate dilarang menaruh,
menimbun atau menyimpan material bangunan atau barang lainnya di atas badan
serta bahu jalan lebih dari 1 x 24 jam.
18. Setiap rumah atau bangunan yang berdiri di lingkungan wilayah Kate-kate yang
memanfaatkan air bersih dari sumber yang dikelola secara bersama oleh
masyarakat Kate-kate dan bukan merupakan swadaya perorangan maka wajib
membayar retribusi air.
19. Warga masyarakat yang akan memasang instalasi air bersih maka dikenakan biaya
pemasangan sebesar Rp.500,000,00 (Lima Ratus Ribu Rupiah) dan dibebankan
biaya retribusi sebesar Rp.5,000,00 (Lima Ribu Rupiah) setiap bulan.
20. Instansi pemerintah atau badan usaha yang akan memasang instalasi air bersih
maka dikenakan biaya pemasangan sebesar Rp.2,000,000,00 (Dua Juta Rupiah)
untuk satu instalasi dan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp.150,000,00 (Seratus
Lima Puluh Ribu Rupiah) setiap bulan.
21. Bagi masyarakat atau instansi yang sengaja melakukan tunggakan pembayaran
retribusi selama lima bulan berturut-turut atau tidak secara berturut-turut maka
instalasi airnya akan dilakukan pemutusan sementara dan bagi yang tetap menolak
melakukan pembayaran maka akan dilakukan pemutusan secara permanen.
22. Setiap Kepala Keluarga wajib mewakilkan salah satu anggota keluarganya untuk
turut serta melaksanakan bakti sosial yang dicanangkan oleh Pengurus RT/RW
dalam bentuk kebersihan lingkungan serta perbaikan saluran air bersih.
23. Kelalaian dengan atau tanpa alasan yang jelas seperti yang disebutkan pada point
22 akan dikenakan sangsi administratif berupa denda dengan nominal
[Link].100,000,00 (Seratus Ribu Rupiah) tiap Kepala Keluarga.
2
24. Jika terdapat warga masyarakat Kate-kate yang meninggal dunia maka wajib bagi
warga masyarakat Kate-kate lainnya yang tidak berhalangan untuk datang melayat
ke rumah duka dan membantu prosesi pemakaman jenazah hingga selesai.
IV. PENEGASAN
25. Semua orang yang berdiam di lingkungan masyarakat Kate-kate tanpa terkecuali
wajib mentaati tata tertib yang ada dengan diawasi oleh Ketua dan Pengurus
RT/RW, Unsur Pemuda dan dibantu oleh anggota TNI-POLRI yang tinggal di
wilayah Kate-kate.
26. Pelanggaran akan tata tertib ini akan diberi teguran dan peringatan dari Pengurus
RT/RW serta Unsur Pemuda serta mendapatkan sangsi berupa denda atau tidak
memperoleh pelayanan administrasi atau perijinan sesuai tingkat pelanggaran yang
dibuat.
27. Apabila setelah diberi teguran dan peringatan sebanyak 3 x namun yang
bersangkutan masih tetap mengulangi pelanggarannya maka akan dilakukan
penindakan oleh Anggota TNI- POLRI atau oleh anggota BHABINKAMTIBMAS
maupun BABINSA yang bertanggung jawab langsung terhadap wilayah Kate-kate
sesuai dengan bentuk dan tingkat pelanggaran yang dibuat.
28. Tata tertib ini dibuat atas kesepakatan berbagai elemen masyarakat dan bersifat
mengikat bagi seluruh masyarakat Kate-kate maupun setiap orang yang berada dan
beraktifitas di lingkungan Kate-kate selanjutnya ditandatangani oleh perwakilan
elemen masyarakat dengan mengetahui Kepala Desa Hunuth-Durian Patah serta
dinyatakan berlaku semenjak diumumkan.
Ambon, Februari 2023
1. KETUA RW 003 2. SEKRETARIS 3. BENDAHARA
Wahab Walla M Bahri Timisela Fachri Ilham Zulkarnain
4. KETUA RT 001 5. KETUA RT 002 6. KETUA RT 003
La Sini Herman Sapawe Sophia Nur Anjani
3
7. KETUA RT 004 8. KETUA RT 005
Nurbaya Usman Pullu
9. TOKOH AGAMA 10. TOKOH MASYARAKAT 11. TOKOH PEMUDA
H. Midun Siolimbona Moda Talaohu, [Link], MSc Riswan
12. ANGGGOTA TNI 13. ANGGOTA POLRI
SERDA Asis Wabula AIPDA. Dirman Masry
14. BHABINKAMTIBMAS HUNUTH/DP 15. BABINSA HUNUTH/DP
BRIPKA Harianto Pasamba SERTU Silas Lakafin
MENGETAHUI
KEPALA DESA HUNUTH-DURIAN PATAH
Yondri V. H. Kappuw. ST