0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
208 tayangan20 halaman

Contoh Perhitungan Neraca Massa

Ringkasan dokumen tersebut adalah sebagai berikut: (1) Dokumen tersebut melakukan perhitungan neraca massa pada proses produksi tembaga; (2) Terdiri dari 3 tahapan yaitu pengenceran H2SO4, reaksi CuO dengan H2SO4, dan pemisahan hasil reaksi menggunakan rotary vacuum filter; (3) Pada setiap tahapan dihitung komposisi bahan masuk dan keluar berdasarkan reaksi kim

Diunggah oleh

ALAN PAGESA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
208 tayangan20 halaman

Contoh Perhitungan Neraca Massa

Ringkasan dokumen tersebut adalah sebagai berikut: (1) Dokumen tersebut melakukan perhitungan neraca massa pada proses produksi tembaga; (2) Terdiri dari 3 tahapan yaitu pengenceran H2SO4, reaksi CuO dengan H2SO4, dan pemisahan hasil reaksi menggunakan rotary vacuum filter; (3) Pada setiap tahapan dihitung komposisi bahan masuk dan keluar berdasarkan reaksi kim

Diunggah oleh

ALAN PAGESA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAMPIRAN A

PERHITUNGAN NERACA MASSA

Kapasitas pabrik : 40.000 ton / tahun


40.000 ton 1000 kg 1 tahun 1 hari
: × × ×
tahun ton 330 hari 24 jam
: 5050,5169 kg/jam
Waktu operasi : 330 hari / tahun
: 24 jam / hari
Satuan operasi : kg / jam
Basis perhitungan : 3187,2717 kg / jam

LA.1 Tangki pengencer H2SO4 (M-116)


Fungsi : untuk mengencerkan larutan H2SO4 60 % menjadi larutan H2SO4 14
%.
M2

M1 M3
Tangki

Neraca massa total :


M3 = M1 + M2
Dimana :
M1 : Massa dari tangki storage H2SO4 60 %
M2 : Massa dari Water Proses
M3 : Massa menuju Reaktor
 Kompisisi H2SO4 masuk tangki pengencer :
- H2SO4 = 60% x 2857,2717 kg/jam
= 1714,3630 kg/jam
- H2O = 40% x 2857,2717 kg/jam
= 1142,9087 kg/jam
 Pengenceran H2SO4 dari 60% menjadi 14%

Universitas Sumatera Utara


(V1.N1 ) H 2SO4 60 % = (V2 .N 2 ) H 2SO4 14 %
Jika : V1 = 2857,2717 kg
jam
N1 = 0,6
N 2 = 0,4
maka : 2857,2717 kg x 0,6 = V2 x 0,14
jam
V2 = 12245,4501 kg
jam
 Komposisi H2SO4 keluar tangki pengencer :
- H2SO4 = 14%
- H2O = 86%
40
H2O yang terkandung dalam H2SO4 60% = x 2857,2717
100
= 1142,9087 kg/jam
86
H2O yang terkandung dalam H2SO4 14% = x 12245.4501
100
= 10531,0871 kg/jam
Kebutuhan H2O yang digunakan untuk pengenceran =
= 10531,0871 – 1142,9087
= 9388,1784 kg/jam

Tabel LA.1 Neraca Massa Pada Tangki Pengencer H2SO4


Bahan Masuk (kg/jam) Bahan Keluar (kg/jam)
Dari Storage (M1) Ke Reaktor (M3)
H2SO4 60 % : 1714,3630 H2SO4 : 1714,3630
H2O : 1142,9087 H2O : 10531,0871
Dari Water Proses (M2)
H2O : 9388,1784
TOTAL : 12245,4501 TOTAL : 12245,4501

LA.2 Reaktor (R-110)


Fungsi : Untuk mereaksikan CuO dengan larutan H2SO4 14% menjadi CuSO4 dan
H2O

Universitas Sumatera Utara


M4

M3 M5
Reaktor

Neraca massa total :


M5 = M3 + M4
Dimana :
M3 : Massa dari tangki pengencer H2SO4
M4 : Massa dari Storage CuO
M5 : Massa menuju Rotary Vacuum Filter
Komposisi bahan masuk reaktor :
H2SO4 : 1714,3630 kg/jam
H2O : 10531,0871 kg/jam
Karena perbandingan feed masuk adalah 1:1 maka dapat dihitung :
1714,3630
H2SO4 = = 17,4935 kgmol/jam
98
Konversi reaksi = 99% terhadap CuO
Reaksi : CuO + H2SO4 CuSO4 + H2O
Mula-mula : 17,4935 17,4935 - -
Bereaksi : 17,3186 17,3186 17,3186 17,3186
Sisa : 0,1749 0,1749 17,3186 17,3186
CuO masuk = 17,4935 x 80 = 1399,4800 kg/jam
CuO bereaksi = 17,3186 x 80 = 1385,4852 kg/jam
CuO sisa = 0,1749 x 80 = 13,9948 kg/jam
H2SO4 masuk = 17,4935x 98 = 1714,3630 kg/jam
H2SO4 bereaksi = 17,3186 x 98 = 1697,2194 kg/jam
H2SO4 sisa = 0,1749x x 98 = 17,1436 kg/jam
CuSO4 produk = 17,3186 x 160 = 2770,9704 kg/jam
H2O terbentuk = 17,3186 x 18 = 311,7342 kg/jam
Kemurnian CuO = 99 %

Universitas Sumatera Utara


Impuritis =1%
CuO yang digunakan untuk reaksi = 1399,4800 kg/jam
0,99X = 1399,4800
X = 1413,6162
Jadi Impuritis = 0,01 x 1413,6162 = 14,1362 kg/jam

Tabel LA.2 Neraca Massa Pada Reaktor


Bahan Masuk (kg/jam) Bahan Keluar (kg/jam)
Dari Tangki Pengencer H2SO4 (M3) Ke Rotary Vacuum Filter (M5)
H2SO4 : 1714,3630 CuO : 13,9948
H2O : 10531,0871 H2SO4 : 17,1436
Dari Storage CuO (M4) CuSO4 : 2770,9704
CuO : 1399,4800 H2O : 10842,8213
Impuritis : 14,1362 Impuritis : 14,1362
TOTAL : 13659,0663 TOTAL : 13659,0663

LA.3 Rotary Vakum Filter (H-121)


Fungsi : Untuk mencuci dan memisahkan cake dari filtratnya

M6

M5 M8
RVF

M7

Neraca massa total :


M7 = (M5 + M6) – M8
Dimana :
M5 : Massa dari tangki reaktor
M6 : Massa dari Water Proses
M7 : Massa menuju Evaporator
M8 : Massa menuju Unit Pengolahan Limbah

Universitas Sumatera Utara


Komposisi bahan masuk (kg/jam) :
CuO : 13,9948 kg/jam
H2SO4 : 17,1436 kg/jam
CuSO4 : 2770,9704 kg/jam
H2O : 10842,8213 kg/jam
Impuritis : 14,1362 kg/jam
13659,0663 kg/jam
Solid masuk :
CuO : 13,9948 kg/jam = 49,7487 %
Impuritis : 14,1362 kg/jam = 50,2513 %
28,1310 kg/jam 100,0000 %
Air pencuci yang digunakan (asumsi 90 % dari solid) : (Hugot, 472)
90 % x 28,1310 = 25,3179 kg/jam
Liquid masuk :
H2SO4 : 17,1436 kg/jam = 0,1255 %
CuSO4 : 2770,9704 kg/jam = 20,2909 %
H2O : 10842,8213 kg/jam = 79,5836 %
13656,2532 kg/jam = 100,0000 %
Liquid yang terikut filtrat 99 % dari total liquid yang masuk : 13519,6907
Cake yang terikut filtrat 1 % dari total solid : 0,2813
Total filtrat : 13519,9720
Liquid yang terikut cake 1 % dari total liquid yang masuk : 136,5625
Cake yang dibuang 99 % dari total solid : 27,8497
Total cake : 164,4122
(Hugot,470)
Komposisi filtrat setelah pencucian dan penyaringan :
CuO : 49,7487 % x 0,2813 = 0,1399 kg/jam
H2SO4 : 0,1255 % x 13519,9720 = 16,9722 kg/jam
CuSO4 : 20,2909 % x 13519,6907 = 2743,2607 kg/jam
H2O : 79,5836 % x 13519,6907 =10759,4578 kg/jam
Impuritis : 50,2513 % x 0,2813 = 0,1414 kg/jam
13519,9720 kg/jam

Universitas Sumatera Utara


Komposisi cake setelah pencucian dan penyaringan :
CuO : 49,7487 % x 27,8497 = 13,8549 kg/jam
H2SO4 : 0,1255 % x 136,5626 = 16,9722 kg/jam
CuSO4 : 20,2909 % x 136,5626 = 27,7097kg/jam
H2O : 79,5836 % x 136,5626 = 108,6814 kg/jam
Impuritis : 50,2513 % x 0,9747 = 13,9948 kg/jam
164,4122 kg/jam
Tabel LA.3 Neraca Massa Pada Rotary Vacuum Filter
Bahan Masuk (kg/jam) Bahan Keluar (kg/jam)
Dari tangki reaktor (M5) Ke Evaporator (M7)
H2SO4 : 17,1436 H2SO4 : 16,9722
CuO : 13,9948 CuO : 0,1399
CuSO4 : 2770,9704 CuSO4 : 2743,2607
H2O : 10842,8213 H2O : 10759,4578
Impuritis : 14,1362 Impuritis : 0,1414
13659,0663 13519,9720
Dari Water Proses (M6) Ke Unit Pengolahan Limbah (M8)
H2O : 25,3197 H2SO4 : 0,1714
CuO : 13,8549
CuSO4 : 27,7097
H2O : 108,68214
Impuritis : 13,9948
Jumlah 164,3842
TOTAL : 13684,3842 TOTAL : 13684,3842

LA.4 Evaporator (V-120)


Fungsi : Untuk memekatkan konsentrasi larutan CuSO4 dari 20,3 % menjadi 45
%

M9
M7 M10
Evaporator

Universitas Sumatera Utara


Neraca massa total :
M10 = M7 – M9
Dimana :
M7 : Massa dari Rotary Vacuum Filter
M9 : Massa menuju Kondensor
M10 : Massa menuju Kristalizer
Komposisi bahan masuk :
CuO : 0,1399 kg/jam
H2SO4 : 16,9722 kg/jam
CuSO4 : 2743,2607 kg/jam
H2O : 10759,4578 kg/jam
Impuritis : 0,1414 kg/jam
13519,9720 kg/jam
Diasumsikan konsentrasi larutan CuSO4 yang diinginkan 45 %, hanya air yang
diuapkan dengan suhu operasi 75 oC.
Uap air yang terbentuk = 45 % x 10759,4578 kg
= 4841,7560 kg/jam
H2O sisa = 10759,4578 – 4841,7560
= 5917,7018 kg/jam
Bahan keluar evaporator :
CuO : 0,1399 kg/jam
H2SO4 : 16,9722 kg/jam
CuSO4 : 2743,2607 kg/jam
H2O(l) : 5917,7018 kg/jam
H2O(g) : 4841,7560 kg/jam
Impuritis : 0,1414 kg/jam
2743,2607
% CuSO4 masuk = × 100% = 20,3 %
13519,9720
Tabel LA.4 Neraca Massa Pada Evaporator
Bahan Masuk (kg/jam) Bahan Keluar (kg/jam)
Dari Rotary Vacuum Filter (M7) Ke Kondensor (M9)

Universitas Sumatera Utara


H2SO4 : 16,9722 H2O(g) : 4841,7560
CuO : 0,1399 Ke Kristalizer (M10)
CuSO4 : 2743,2607
H2O : 10759,4578 H2SO4 : 16,9722
Impuritis : 0,1414 CuO : 0,1399
CuSO4 : 2743,2607
H2O(l) : 5917,7018
Impuritis : 0,1414
8678,2160

TOTAL : 13519,9720 TOTAL : 13519,9720

LA.5 Kristaliser (X-125)


Fungsi : Untuk mengkristalkan CuSO4 yang keluar dari evaporator menjadi
CuSO4.5H2O

M10 M11
Kristalizer

Neraca massa total :


M11 = M10
Dimana :
M10 : Massa dari Evaporator
M11 : Massa menuju Centrifuge
Komposisi bahan masuk :
H2SO4 : 16,9722 kg/jam
CuO : 0,1399 kg/jam
CuSO4 : 2743,2607 kg/jam
H2O(l) : 5917,7018 kg/jam
Impuritis : 0,1414 kg/jam
Jika diinginkan CuSO4 yang mengkristal sebanyak 81,28 % (untuk 14oC) :
CuSO4 terkristal = 81,28 % x 2743,2607
= 2229,7223 kg/jam

Universitas Sumatera Utara


5 × 18
5 H2O terkristal = × 2743,2607
160
= 1543,0842 kg/jam
CuSO4.5H2O terkristal = 2229,7223 + 1543,0842
= 3772,8065 kg/jam
Komposisi larutan sisa :
CuO = 0,1399 kg/jam
H2SO4 = 16,9722 kg/jam
CuSO4 = (2743,2607-2229,7223) = 513,5384 kg/jam
H2O = (5917,7018-1543,0842) = 4374,6176 kg/jam
Impuritis = 0,1414 kg/jam
4905,4095 kg/jam
Komposisi keluar kristalizer :
CuSO4.5 H2O : 3772,8065 kg/jam
CuO : 0,1399 kg/jam
H2SO4 : 16,9722 kg/jam
CuSO4 : 513,5384 kg/jam
H2O : 4374,6167 kg/jam
Impuritis : 0,1414 kg/jam
8678,2160 kg/jam

Tabel LA.5 Neraca Massa Pada Kristalizer


Bahan Masuk (kg/jam) Bahan Keluar (kg/jam)
Dari Evaporator (M10) Ke Centrifuge (M11)
CuO : 0,1399 CuSO4.5 H2O : 3722,8065
H2SO4 : 16,9722 CuO : 0,1399
CuSO4 : 2743,2607 H2SO4 : 16,9722
H2O(l) : 5917,7018 CuSO4 : 513,5384
Impuritis : 0,1414 H2O : 4734,6176
Impuritis : 0,1414
TOTAL : 8678,2160 TOTAL : 8678,2160

Universitas Sumatera Utara


LA.6 Centrifuge (H-126)
Fungsi : Untuk memisahkan Kristal CuSO4.5H2O dari mother liquor (larutan
induk)

M12

M11 M14
Centrifuge

M13

Neraca massa total :


M14 = (M12 + M11) – M13
Dimana :
M11 : Massa dari Kristalizer
M12 : Massa dari Water Proses
M13 : Massa menuju Unit Pengolahan limbah
M14 : Massa menuju Rotary Dryer
Komposisi bahan masuk :
CuSO4.5 H2O : 3722,8065 kg/jam
CuO : 0,1399 kg/jam
H2SO4 : 16,9722 kg/jam
CuSO4 : 513,5384 kg/jam
H2O : 4734,6176kg/jam
Impuritis : 0,1414 kg/jam
8678,2160 kg/jam
Air yang dipakai untuk pencucian 4 % dari CuSO4.5 H2O maka :
H2O = 4 % x 3772,8065 kg/jam
= 150,9123 kg/jam
Total bahan masuk centrifuge = 8678,2160 + 150,9123
= 8829,1283 kg/jam
CuSO4.5 H2O basah yang terbentuk mengandung 5 % H2O :
Kandungan H2O dalam CuSO4.5 H2O basah = 5 % x 3772,8065

Universitas Sumatera Utara


= 188,6403 kg/jam
Komposisi kristal terbentuk :
CuSO4.5 H2O = 3772,8065kg/jam
H2O = 188,6403 kg/jam

Komposisi mother liquor :


CuO : 0,1399 kg/jam
H2SO4 : 16,9722 kg/jam
CuSO4 : 513,5384 kg/jam
H2O : 4336,8895 kg/jam
Impuritis : 0,1414 kg/jam

Tabel LA.6 Neraca Massa Pada Centrifuge


Bahan Masuk (kg/jam) Bahan Keluar (kg/jam)
Dari Kristalizer (M11) Ke Unit Pengolahan Limbah (M13)
CuSO4.5 H2O : 3772,8065 CuO : 0,1399
CuO : 0,1399 H2SO4 : 16,9722
H2SO4 : 16,9722 CuSO4 : 513,5384
CuSO4 : 513,5384 H2O : 4336,8895
H2O : 4374,6176 Impuritis : 0,1414
Impuritis : 0,1414 4867,6815
8678,2160 Ke Rotary Dryer (M14)
Dari Water Proses (M12) CuSO4.5 H2O : 3772,8065
H2O : 150,9123 H2O : 188,6403
3961,4468
TOTAL : 8829,1283 TOTAL : 8829,1283

LA.7 Rotary Dryer (B-130)


Fungsi : Untuk mengurangi kadar air yang terkandung dalam CuSO4.5 H2O

M15
M14 M16
Rotary Dryer

Universitas Sumatera Utara


Neraca massa total :
M16 = M14 – M15
Dimana :
M14 : Massa dari Centrifuge
M15 : Massa menuju Cyclone
M16 : Massa menuju Bin
Komposisi bahan masuk :
CuSO4.5 H2O : 3772,8065 kg/jam
H2O : 188,6403 kg/jam
3961,4468 kg/jam
Asumsi H2O yang diuapkan 90 % maka :
H2O = 90 % x 188,6403 kg/jam
= 169,7763 kg/jam
H2O sisa = (188,6403 – 169,7763) kg/jam
= 18,8640 kg/jam
Komposisi bahan masuk dari RD ke Pengepakan :
CuSO4.5 H2O = 0,9 x 3772,8065 kg/jam = 3395,5258 kg/jam
H2O = 0,9 x 18,8640 kg/jam = 16,9776 kg/jam
3412,5035 kg/jam
Komposisi bahan masuk dari RD ke cyclone :
CuSO4.5 H2O = 0,1 x 3772,8065 kg/jam = 377,2806 kg/jam
H2O = 0,1 x 18,8640 kg/jam = 1,8864 kg/jam
379,1671 kg/jam
Tabel LA.7 Neraca Massa Pada Rotary Dryer
Bahan Masuk (kg/jam) Bahan Keluar (kg/jam)
Dari Centrifuge (M14) Ke Cyclone (M15)
CuSO4.5 H2O : 3772,8065 CuSO4.5 H2O : 377,2806
H2O : 188,6403 H2O : 1,8864
3961,4468 379,1617
H2O(g) : 169,7763

Universitas Sumatera Utara


Udara : 1007,0983 Udara : 1007,0983
Ke pengepakan (M16)
CuSO4.5 H2O : 3395,5258
H2O : 16,9776
3412,5035
TOTAL : 4968,5451 TOTAL : 4968,5451
LA.8 Cyclone (H-136)
Fungsi : Untuk menyaring udara dari kristal CuSO4.5 H2O yang terikut

M17
M15
Cyclone

M18

Neraca massa total :


M18 = M15 – M17
Dimana :
M15 : Massa dari Rotary Dryer
M17 : Massa hilang bersama udara
M18 : Massa menuju Pengepakan
Komposisi bahan masuk :
CuSO4.5 H2O : 377,2806 kg/jam
H2O : 1,8864 kg/jam
379,1671 kg/jam
Asumsi komponen yang terikut udara 1 %
Komposisi bahan keluar cyclone masuk Pengepakan :
CuSO4.5 H2O : 0,99 x 377,2806 = 373,5078 kg/jam
H2O : 0,99 x 1,8864 = 1,8675 kg/jam
375,3754 kg/jam
Komposisi bahan keluar cyclone yang hilang :
CuSO4.5 H2O : 0,01 x 377,2806 = 3,7728 kg/jam
H2O : 0,01 x 1,8864 = 0,0189 kg/jam

Universitas Sumatera Utara


3,7917 kg/jam
Tabel LA.8 Neraca Massa Pada Cyclone
Bahan Masuk (kg/jam) Bahan Keluar (kg/jam)
Dari Rotary Dryer (M15) Hilang bersama udara (M17)
CuSO4.5 H2O : 377,2806 CuSO4.5 H2O : 3,7728
H2O : 1,8864 H2O : 0,0189
379,1671 3,7917
Udara : 1007,0983 Udara :1007,0983
Ke Pengepakan (M18)
CuSO4.5 H2O : 373,5078
H2O : 1,8675
46,9219
TOTAL : 1386,2654 TOTAL : 1386,2654

(3395,5258 +373,2806 )
Persen Kemurnian produk = x 100%
(3412 ,5035 +375,3754 )

= 99,50 %

Universitas Sumatera Utara


LAMPIRAN B
PERHITUNGAN NERACA PANAS

Kapasitas pabrik : 40.000 ton / tahun


40.000 ton 1000 kg 1 tahun 1 hari
: × × ×
tahun ton 330 hari 24 jam
: 3787,8788 kg/jam
Waktu operasi : 330 hari / tahun
: 24 jam / hari
Satuan operasi : kkal / jam
Suhu referensi : 25oC (Hougen,297)

LB.1. Tangki Pengencer H2SO4 (M-116)

T=30oC ∆H2 Qloss

∆H1 ∆H3
∆HP
T=30oC T=29,4203oC

Neraca panas total : ∆H1 + ∆H2 + ∆HP = ∆H3 + Qloss


Dimana : ∆H1 = panas yang terkandung pada H2SO4 pekat
∆H2 = panas yang terkandung pada air pengencer masuk
∆H3 = panas yang terkandung pada larutan H2SO4 encer keluar
∆HP = panas pelarutan H2SO4

Qloss = panas yang hilang


Menghitung panas yang terkandung pada H2SO4 pekat (∆H1) :
∆H1 = m . Cp . ∆T
= 2857,2717 kg/jam x 0,3504 kkal/kgoC x (30-25)oC
= 5005,9400 kkal/jam
Menghitung panas yang terkandung pada air pengencer masuk (∆H2) :
∆H2 = m . Cp . ∆T
= 9388,1784 kg/jam x 0,9987 kkal/kgoC x (30-25)oC
= 46879,8688 kkal/jam

Universitas Sumatera Utara


Menghitung panas pelarutan H2SO4 (∆HP) :
Diketahui panas pelarutan H2SO4 adalah sebesar 6,7612 kJ/kgmol
∆HP = 6,7612 kJ/kgmol x 30,5506 kgmol/jam x 0,2390 kkal/kJ
= 49,3680 kkal/jam
Menghitung panas yang hilang (Qloss) :
Asumsi : Qloss = 1 % dari panas yang masuk
= 0,01 x (∆H1 + ∆H2 + ∆HP)
= 0,01 x (5005,9400 + 46879,8688 + 49,3680) kkal/jam
= 519,3518 kkal/jam
Menghitung panas yang terkandung pada larutan H2SO4 encer keluar (∆H3) :
∆H1 + ∆H2 + ∆HP = ∆H3 + Qloss
5005,9400 + 4646879,8688 + 49,3680 = ∆H3 + 519,3518
∆H3 = 514515,8246 kkal/jam
Menghitung suhu larutan H2SO4 encer keluar :
∆H3 = m . Cp . ∆T
514515,8246 = 12245,4501 kg/jam x 0,9562 kkal/kgoC x (T-25)oC
4,3911 = T – 25
T = 29,3911 oC

Tabel LB.1. Neraca Panas Pada Tangki Pengencer H2SO4


Panas masuk (kkal/jam) Panas keluar (kkal/jam)
∆H1 : 5005,9400 ∆H3 : 51415,8246
∆H2 : 5859,9842 Qloss : 519,3518
∆HP : 49,3680
Total : 51935,1764 Total : 51935,1764

LB.2. Heater H2SO4 (E-118)


Q Qloss

∆H1 ∆H2
o
T1=30 C T2=75oC

Neraca panas total : ∆H1 + Q = ∆H2 + Qloss

Universitas Sumatera Utara


Dimana : ∆H1 = panas yang terkandung pada bahan masuk
∆H2 = panas yang terkandung pada bahan keluar
Q = panas yang terkandung dalam steam
Qloss = panas yang hilang
Dari perhitungan sebelumnya, panas yang terkandung pada bahan yang masuk :
(∆H1 ) = 6469,7434 kkal/jam
Tabel LB.2. Menghitung panas yang terkandung dalam bahan keluar (∆H2) :
Massa Cp ∆H2
Komponen ∆T (oC)
(kg/jam) (kkal/kgoC) (kkal/jam)
H2SO4 1714,3630 0,9562 ( 75 – 25 ) 81963,6950
H2O 10531,0871 0,9987 ( 75 – 25 ) 525869,8343
Total: 607833,5294

Menghitung panas yang terkandung dalam steam (Q) :


∆H1 + Q = ∆H2 + Qloss
51415,8246 + Q = 607833,5294 + (1 % x (∆H1 + Q))
Steam yang digunakan adalah saturated steam dengan P steam = 475,8 kpa, dari
steam table (Van Ness,670) didapatkan :
T = 150 oC
λ = 2113,2 kJ/kg x (1 kkal/4,1840 kJ)
= 505,0669 kkal/kg

Menghitung kebutuhan steam yang diperlukan (M) :


Q=Mxλ
∆H1 + Q = ∆H2 + Qloss
51415,8246 + Q = 607833,5294 + (1 % x (∆H1 + Q))
51415,8246 + 505,0669 M = 607833,5294 + 514,15 + 5,0507 M
M = 1113,8276 kg/jam

Universitas Sumatera Utara


Tabel LB.3. Neraca Panas Pada Heater H2SO4
Panas masuk (kkal/jam) Panas keluar (kkal/jam)
∆H1 : 51415,8246 ∆H2 : 607833,5294
Q : 562557,4374 Qloss : 6139,7326
Total : 613973,2620 Total : 613973,2620

LB.3. Reaktor (R-110)


∆H1 ∆H2
Qloss
T=30 C o T=75oC

∆H4 ∆HR ∆H5


T=-40oC T=10oC

∆H
Neraca panas total : ∆H1 + ∆H2 + ∆H4 +3 ∆HR = ∆H3 + ∆H5 +Qloss
Dimana : ∆H1 = panas yang terkandung pada CuO dari open storage
∆H2 = panas yang terkandung pada larutan H2SO4 masuk
∆H3 = panas yang terkandung pada produk keluar
∆H4 = panas yang terkandung pada Brine masuk
∆H5 = panas yang terkandung pada Brine keluar
∆HR = panas reaksi
Qloss = panas yang hilang
Dari perhitungan sebelumnya, panas yang terkandung pada larutan masuk (∆H2) =
607833,5294 kkal/jam
Menghitung panas reaksi (∆HR 25oC) :
Dari table 29 (Hougen, hal 297), didapat ∆Hf pada 25oC :
∆Hf CuO = -37,1 kkal/kgmol
∆Hf H2SO4 = -193,91 kkal/kgmol
∆Hf CuSO4 = -184,00 kkal/kgmol
∆Hf H2O = -68,3174 kkal/kgmol
∆HR 25oC = [∆Hf CuSO4 + ∆Hf H2O] – [∆Hf CuO + ∆Hf H2SO4]

= [(-184,00 x 17,3186) + (-68,3174 x 17,3186)] –

Universitas Sumatera Utara


[(-37,1 x 17,3186) + (-193,91 x 17,3186)]

= [-3186,6224 – 1183,1617] – [-642,5201 – 3358,2497]

= -4369,7841 – (-4000,7698)

= -369,0143 kkal/jam
Tabel LB.4. Menghitung panas yang terkandung pada bahan masuk (∆H1) :
Komponen Massa Cp ∆T (oC) ∆H1
(kg/jam) (kkal/kgoC) (kkal/jam)

CuO 1399,4800 377,1799 (30-25) 527855,7265

Impuritis 14,1362 68,3743 (30-25) 966,5528

558822,2792
Total

Tabel LB.5. Menghitung panas yang terkandung pada reaktan (∆HReaktan) :

Komponen Massa Cp ∆T (oC) ∆HReaktan


(kg/jam) (kkal/kgoC) (kkal/jam)

1385,4852 522577,1692
CuO 377,1799 (30 – 25)

H2SO4 1697,2194 0,8839 (75 – 25) 75008,6114

Total 597585,7806
Tabel LB.6. Menghitung panas yang terkandung pada produk (∆Hproduk) :

Komponen Massa Cp ∆T (oC) ∆Hproduk


o
(kg/jam) (kkal/kg C) (kkal/jam)

CuSO4 2770,9704 0,1506 (80-25) 22951,9478

H2O 311,7342 1,0029 (80-25) 17195,1026

Total
40147,0504

Universitas Sumatera Utara


∆HR = ∆Hproduk - ∆Hreaktan + ∆HR 25oC
= 40147,0504 – 597585,7806 - 369,0143
= -557807,7445 kkal/jam
Tabel LB.7. Menghitung panas yang terkandung dalam bahan keluar (∆H3) :

Komponen Massa Cp ∆T (oC) ∆H3


(kg/jam) (kkal/kgoC) (kkal/jam)
13,9948 583,5888
CuO 41,7004 (80-25)

14,1362 88,5449
Impuritis 6,2637 (80 – 25)

H2SO4 17,1436 0,8841 (80 – 25) 833,6161

CuSO4 0,1506 (80 – 25)


2770,9704 22951,9478
H2O 1,0029 (80 – 25)
10842,8213 598084,6015

622542,2991
Total

Menghitung panas yang hilang (Qloss) :


Asumsi Qloss = 1 % dari jumlah panas masuk
= 0,01 (∆H1 + ∆H2 + ∆HR)
= 0,01 (528822,2792+ 607833,5294 + 557807,7445)
= 16944,63553 kkal/jam

Menghitung panas yang diserap (Qserap) :


∆H1 + ∆H2 + ∆HR = (∆H3 + Qloss) + Qserap
1694463,5531= (622542,2991+ 16944,63553) + Qserap
Qserap = 1054976,6184 kkal/jam

Universitas Sumatera Utara

Anda mungkin juga menyukai