LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
NAMA : WANDA AZIZAH SUBEKTI
NIM : 225150600111015
KELAS : PTI -B
BAB : PERINTAH DASAR LINUX
ASISTEN : 1. IQBAL BIONDY
2. I PUTU YOGA TUNAS SUGITHA
1.2.2 Percobaan
A. Sudo
$ sudo [user]
$ sudo su
Screenshoot
B. Man
$ man [perintah]
$ man ls
Screenshoot
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 1
LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
C. Uname
$ uname [options]
$ uname –a
Screenshoot
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 2
LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
D. Uptime
$ uptime [options]
$ uptime -s
Screenshoot
E. Ls
$ ls -la
Screenshoot
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 3
LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
F. Mkdir
$ mkdir [nama_direktori]
$ mkdir AdSis
$ mkdir AdSis_Copy
Screenshoot
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 4
LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
G. Touch
$ touch [nama_file]
$ touch [Link]
Screenshoot
H. Nano
$ nano [nama_file]
$ nano [Link]
Screenshoot
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 5
LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
I. Cp
$ cp /[direktori]/[file_yg_disalin] /[direktori_tujuan]
Screenshot
J. Mv
$ mv /[direktori]/[nama_file_lama] /[direktori]/[nama_file_baru]
Screenshot
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 6
LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
K. Rm
$ rm /[direktori]/[nama_file_yg_dihapus]
Screenshot
L. Grep
$ grep –i “[kata_yg_dicuplik]” [nama_file]
Screenshot
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 7
LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
M. History
$ history
Screenshot
1.2.3 Pertanyaan
1. Tampilkan gambar pada poin c sub bab 1.2.2 di atas. Jelaskan informasi yang didapat pada
tampilan gambar tersebut.
Perintah uname –a digunakan untuk melihat jenis mesin kernel dari sistem operasi yang
digunakan. Informasi yang ditampilkan jenis OS, hostname, tipe mesin/perangkat keras,
versi OS, rilis kernel, hingga tipe processor.
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 8
LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2. Pada poin d sub bab 1.2.2 di atas, bagaimana tampilan untuk perintah uptime –p dan uptime
–s? Jelaskan informasi detil keduanya!
Kedua perintah "uptime -p" dan "uptime -s" digunakan untuk menampilkan informasi waktu
kerja (uptime) dari sistem operasi. Namun, keduanya memiliki perbedaan dalam format
output yang dihasilkan:
a. "uptime -p" menampilkan waktu kerja dalam bentuk "humantime" atau format
manusiawi, seperti "up 2 days, 4 hours, 30 minutes". Output ini memberikan
informasi tentang berapa lama sistem telah aktif dengan detail waktu yang jelas dan
mudah dipahami oleh manusia.
b. "uptime -s" menampilkan waktu dan tanggal ketika sistem dimulai, dalam format
standar ISO 8601 seperti "2023-03-14 09:00:00". Output ini memberikan informasi
yang lebih presisi tentang waktu sistem dimulai, dan dapat berguna dalam log
sistem dan pemantauan waktu aktif.
Dalam ringkasan, "uptime -p" menampilkan informasi waktu kerja dalam format
manusiawi, sedangkan "uptime -s" menampilkan informasi waktu dan tanggal ketika sistem
dimulai dalam format standar ISO 8601.
3. Pada poin e sub bab 1.2.2 di atas, bagaimana tampilannya? Jelaskan maksud dari hasil
tampilan yang paling kiri!
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 9
LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Ketika menjalankan perintah "ls -la" di terminal, tampilan paling kiri menunjukkan
informasi tentang jenis dan hak akses file atau direktori yang tercantum dalam direktori
yang sedang aktif. Tampilan ini disebut "mode bits" dan terdiri dari sepuluh karakter.
Dengan keterangan r untuk read, w untuk write, dan x untuk execute.
4. Pada poin f – l sub bab 1.2.2 di atas, tulis ulang, jelaskan, dan screenshot beserta hasil
perintahnya!
f. Syntax :
$ mkdir [nama_direktori]
$ mkdir AdSis
$ mkdir AdSis_Copy
Penjelasan :
Perintah "mkdir" merupakan perintah untuk membuat direktori atau folder baru pada sistem
operasi Linux. Mkdir merupakan singkatan dari "make directory". Perintah ini digunakan
untuk membuat satu atau beberapa direktori baru pada direktori saat ini atau pada lokasi
tertentu di dalam sistem file. Syntax di atas akan membuat direktori baru dengan nama
"Adsis" dan “AdSis_Copy” pada direktori saat ini.
Screenshot :
g. Syntax :
$ touch [nama_file]
$ touch [Link]
Penjelasan :
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 10
LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Perintah "touch" merupakan perintah untuk membuat file kosong atau memperbarui waktu
terakhir dari suatu file pada sistem operasi Linux. Touch adalah singkatan dari "change file
timestamps", karena perintah ini mengubah waktu akses, waktu modifikasi, atau kedua-
duanya dari sebuah file. Syntax di atas akan membuat file kosong dengan nama "[Link]"
pada direktori saat ini atau memperbarui waktu terakhir dari file tersebut jika sudah ada.
Selain itu, perintah touch juga dapat digunakan untuk membuat beberapa file sekaligus dan
memperbarui waktu terakhir dari file tersebut secara bersamaan.
Screenshot :
h. Syntax :
$ nano [nama_file]
$ nano [Link]
Penjelasan :
Perintah "nano" merupakan perintah untuk mengakses editor teks bernama Nano pada
sistem operasi Linux. Nano merupakan salah satu editor teks paling sederhana dan mudah
digunakan pada Linux, sehingga banyak digunakan oleh pengguna Linux untuk mengedit
dan menulis berkas teks atau konfigurasi file pada terminal.
Screenshot :
i. Syntax :
$ cp /[direktori]/[file_yg_disalin] /[direktori_tujuan]
Penjelasan :
Perintah "cp" merupakan perintah untuk menyalin atau mengcopy satu atau beberapa file
atau direktori ke lokasi lain pada sistem operasi Linux. CP adalah singkatan dari "copy",
karena perintah ini digunakan untuk menyalin file dari satu lokasi ke lokasi lain pada sistem
file. Screenshot dibawah akan menyalin file "[Link]" dari direktori
“/home/xubuntu/Adsis” menuju direktori "/home/xubuntu/AdSis_Copy".
Screenshot :
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 11
LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
j. Syntax :
$mv/[direktori]/[nama_file_lama]
/[direktori]/[nama_file_baru]
Penjelasan :
Perintah "mv" merupakan perintah untuk memindahkan atau mengganti nama file atau
direktori pada sistem operasi Linux. "mv" adalah singkatan dari "move", karena perintah
ini digunakan untuk memindahkan file atau direktori dari lokasi asal ke lokasi tujuan, serta
dapat digunakan untuk mengubah nama file atau direktori. Screenshot dibawah akan
mengubah nama file “[Link]” menjadi “[Link]” tanpa memindahkannya ke
lokasi lain.
Screenshot :
k. Syntax :
$ rm /[direktori]/[nama_file_yg_dihapus]
Penjelasan :
Perintah "rm" adalah perintah untuk menghapus file atau direktori pada sistem operasi
Linux. "rm" adalah singkatan dari "remove", karena perintah ini digunakan untuk
menghapus file atau direktori yang sudah tidak diperlukan pada sistem file. Screenshot
dibawah akan menghapus file “[Link]” dari sistem file. Selain itu, perintah rm
juga dapat digunakan untuk menghapus beberapa file atau direktori sekaligus, dan untuk
menghapus direktori beserta seluruh isi dan subdirektorinya menggunakan opsi "-r"
(rekursif).
Screenshot :
l. Syntax :
$ grep –i “[kata_yg_dicuplik]” [nama_file]
Penjelasan :
Perintah "grep -i" digunakan untuk mencari teks atau pola tertentu dalam suatu file atau
output dari suatu perintah, dan mengabaikan perbedaan huruf besar-kecil (case-insensitive)
pada teks atau pola yang dicari. "grep" adalah singkatan dari "global regular expression
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 12
LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
print". Screenshot dibawah akan mencari teks atau pola “Sistem” pada file “[Link]” tanpa
memperdulikan perbedaan huruf besar-kecil pada teks atau pola yang dicari. Selain itu,
perintah grep juga dapat digunakan untuk mencari teks atau pola pada beberapa file
sekaligus menggunakan opsi "-r" (rekursif).
Screenshot :
5. Pada poin j sub bab 1.2.2 di atas, bagaimana perintah ketika melakukan pemindahan file ke
direktori yang lain (cut)? Tampilkan gambarnya!
Untuk memindahkan file ke direktori lain di Linux, dapat digunakan perintah "mv" dengan
argumen file yang ingin dipindahkan dan direktori tujuan yang ditentukan. Ini akan
memindahkan file dari lokasi aslinya ke lokasi baru, sehingga dapat digunakan sebagai
alternatif "cut" jika tujuannya adalah untuk memindahkan file.
Berikut adalah sintaks perintah "mv" untuk memindahkan file ke direktori lain di Linux:
$mv /[direktori]/[nama_file_lama] /[direktori]/[nama_file_baru]
Contohnya adalah :
Perintah diatas akan memindahkan file “[Link]” yang awalnya dari direktori
“/home/xubuntu/Adsis” menuju direktori “home/xubuntu/Documents”
6. Apa yang dapat Anda simpulkan dari semua percobaan bab 1 ini mulai dari awal sampai
akhir?
Ketika mempelajari perintah dasar Linux, Anda akan mempelajari dasar-dasar sistem
operasi Linux, dan bagaimana cara berinteraksi dengan sistem operasi tersebut melalui
terminal atau command line interface (CLI). Beberapa hal yang dapat dipelajari ketika
mempelajari perintah dasar Linux antara lain:
a. Memahami struktur direktori Linux: Linux memiliki struktur direktori yang
terorganisir dengan baik dan memiliki hierarki yang berbeda-beda
b. Mengelola file dan direktori: saya mempelajari cara membuat, menghapus,
memindahkan, menyalin, dan mengubah nama file dan direktori pada sistem Linux.
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 13
LABORATORIUM PEMBELAJARAN
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
c. Mengelola proses: saya mempelajari cara menjalankan proses dan aplikasi pada
sistem Linux, mematikan proses yang berjalan, serta memahami proses daemon
pada sistem Linux.
d. Mengelola pengguna dan grup: saya akan mempelajari cara membuat, menghapus,
dan mengelola pengguna dan grup pada sistem Linux.
e. Menggunakan editor teks: saya mempelajari cara menggunakan editor teks pada
sistem Linux seperti nano
f. Mengelola permission: saya mempelajari cara mengatur permission pada file dan
direktori pada sistem Linux.
Laporan Praktikum Sistem Operasi PTI 14