0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan158 halaman

Buku 1

Diunggah oleh

Atikah dara Yani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan158 halaman

Buku 1

Diunggah oleh

Atikah dara Yani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Buku 1

1 - 1 - Jawaban : Melakukan komresi jantung sebanyak 30 kali

Seorang laki-laki berusia 26 bibawa oleh  seorang warga ke ruang unit gawat darurat karena
tiba-tiba pingsan. ketika dilakukan pengkajian, pasien mengalami henti napas dan henti
jantung.

Manakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan?

(a) Mengecek nadi karotis


(b) Memberikan bantuan nafas sebanyak 2 kali
(c) Melakukan komresi jantung sebanyak 30 kali
(d) Membuka Jalan nafas dengan teknik head tilt chin lift
(e) Mengkaji nafas pasien dengan cara look, listen and feel
 
2-2- Jawaban : posisikan pasien dengan lateral dekubitus

Seorang anak laki-laki yang dilaporkan terseret ombak berhasil ditolong oleh petugas  pantai.
Saat ini pasien sudah berada didaratan. Perawat mengkaji pasien masih bernafas dengan nadi
karotis lemah

Apakah langkah perawat selanjutnya?

(a) segera lakukan RJP


(b) pasang oksigen masker
(c) berikan nafas bantuan 5 kali
(d) pasang IV line untuk resusitasi cairan
(e) posisikan pasien dengan lateral dekubitus
 
3-3- Jawaban : buka jalan nafas pasien dan cek pernafasan

Seorang perempuan berusia 15 tahun dilaporkan tenggelam di pantai oleh temannya. Perawat
segera menghubungi petugas yang lain melalui telpon. Saat perawat tiba pasien nampak
berada di daratan  dan sudah dalam posisi terlentang

Apakah langkah perawat selanjutnya ?

(a) segera berikan bantuan nafas


(b) lakukan Resusitasi jantung paru
(c) angkat pasien lebih menjauh dari pantai
(d) buka jalan nafas pasien dan cek pernafasan
(e) miringkan kepala pasien pada salah satu
 
4-4- Jawaban : Memberikan tekanan dan kantong es pada daerah perdarahan

Seorang Laki-laki usia 20 tahun masuk UGD dengan perdarahan hidung yang dimulai saat ia
jatuh ketika pertandingan football. Perdarahan belum berhenti selama satu jam. Pasien
mengatakan ia menderita Hemofilia dan menyadari bahwa tidak boleh melakukan hal-hal
yang bias menyebabkan perdarahan.

Apakah tindakan keperawatan yang harus dilakukan pada kasus diatas

(a) Memberikan tekanan dan kantong es pada daerah perdarahan


(b) Meletakkan kassa pada daerah perdarahan
(c) Meninggikan posisi
(d) Memonitor tanda vital
(e) Mengkaji jalan napas
 
5-5- Jawaban : Mengatur posisi semi fowler/fowler

Tn.A 60 tahun datang ke ruang UGD dengan keluhan sesak nafas yang hebat disertai keringat
dingin, TD : 180/90, nadi 110 x/menit, RR : 40 x/menit. Suara ronchi positif.

Tindakan yang dilakukan pertama kali oleh perawat secara mandiri adalah?

(a) Mengatur posisi semi fowler/fowler


(b) Menganjurkan minumair hangat
(c) Mengajarkan latihan nafas dalam
(d) Melatih nafas dalam
(e) Memberikan nebulizer
 
6-6- Jawaban : Memposisikan klien ke dalam posisi miring mantap

Seorang perempuan berusia 55 tahun mengalami henti napas dan henti jantung di ruang unit
gawat darurat. Perawat langsung melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) selama 2
menit, setelah itu perawat mengevaluasi keadaan pasien, ternyata denyut nadi dan napas
korban ada.

Manakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan?

(a) Memposisikan klien ke dalam posisi miring mantap


(b) Merujuk pasien ke sarana pelayanan kesehatan terdekat
(c) Memberikan bantuan nafas sebanyak 10 kali selama dua menit
(d) Memberikan bantuan nafas sebanyak 20 kali selama dua menit
(e) Melakukan kembali tindakan resusitasi jantung paru selama 5 siklus
 
7-7- Jawaban : Memberikan bantuan nafas sebanyak 20 kali selama dua menit

Seorang laki-laki berusia 35 tahun mengalami henti napas dan henti jantung di ruang unit
gawat darurat. Perawat langsung melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) selama 2
menit, setelah itu perawat mengevaluasi keadaan pasien, ternyata denyut nadi korban ada dan
nafas tidak ada.

Manakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan?

(a) Melakukan kembali tindakan resusitasi jantung paru


(b) Merujuk pasien ke sarana pelayanan kesehatan terdekat
(c) Memberikan bantuan nafas sebanyak 10 kali selama dua menit
(d) Memberikan bantuan nafas sebanyak 20 kali selama dua menit
(e) Memposisikan klien ke dalam posisi miring mantap (recovery position)
 
8-8- Jawaban : Jaw trust

Seorang perempuan berusia 27 tahun jatuh dari motor, dibawa ke ruang IGD, hasil
pemeriksaan terdapat luka di bagian leher dan dahi pasien, darah keluar dari hidung, telinga
dan mulut. Perawat akan melakukan manajemen jalan nafas pada pasien

Manakah tehnik membuka jalan nafas yang paling tepat pada  pasien?

(a) Chin lift


(b) Jaw trust
(c) Head tilt
(d) Chest trust
(e) Hiperekstensi kepala
 
9-9- Jawaban : 15 kompresi dan 2 ventilasi

Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun mengalami henti nafas dan henti jantung di ruang unit
gawat darurat. Dua orang perawat langsung melakukan RJP.

Berapa rasio kompresi dan ventilasi yang diberikan?

(a) 3 kompresi dan 1 ventilasi


(b) 15 kompresi dan 1 ventilasi
(c) 15 kompresi dan 2 ventilasi
(d) 30 kompresi dan 1 ventilasi
(e) 30 kompresi dan 2 ventilasi
 
1
- 10 - Jawaban : Penurunan perfusi jaringan perifer
0

Seorang laki-laki usia 38 thn dibawa ke IGD akibat kecelakaan lalu lintas. Pasien mengeluh
nyeri dan perdarahan pada mulut dan kaki yang luka.  Keadaan umum tampak lemah, pucat
dan akral dingin. Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran composmentis, frekuensi nadi: 122
kali/menit, frekuensi napas: 24 kali/menit, TD: 100/60 mmHg. kapilary refill 7 detik,  Hasil
lab di dapatkan Hb: 10 gr/dl, trombosit: 175.000 ui , Ht:  16%. 

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?

(a) Penurunan perfusi jaringan perifer


(b) penurunan volume cairan
(c) nyeri akut
(d) Resiko tinggi infeksi
(e) Intoleransi aktifitas
 
1
- 11 - Jawaban : pasang IV line untuk resusitasi cairan
1

Seorang laki-laki usia 38 thn dibawa ke IGD sebuah RS akibat  kecelakaan lalu lintas. Pasien
mengeluh nyeri dan perdarahan pada mulut dan kaki yang luka.  Keadaan umum tampak
lemah, pucat dan akral dingin. Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran composmentis,
frekuensi nadi: 102 kali/menit, frekuensi napas: 24 kali/menit, TD: 90/60 mmHg. Hasil lab di
dapatkan Hb: 6 gr/dl, trombosit: 175.000 ui , Ht:  16%. 

Apakah intervensi keperawatan utama pada pasien tersebut?

(a) Kaji pengisian ulang kapiler


(b) pasang pipa endotrakheal
(c) pasang IV line untuk resusitasi cairan
(d) atur posisi pasien pada posisi semi fowler
(e) catat respon fisiologi klien terhadap perdarahan
 
1
- 12 - Jawaban : Pasang pipa endotrakheal
2
Laki-laki 30 tahun dibawa ke IGD oleh masyarakat selama 15 menit perjalanan. Keterangan
yang diperoleh : pasien terjatuh dari sepeda motor, tidak menggunakan helm dan tidak
sadarkan diri. Ketika diperiksa di IGD, nafas mengorok, pernafasan 40 x/menit, nadi 80
x/menit, tekanan darah 140/70 mmHg, suhu 37,8 ˚C. membuka mata dengan rangsang nyeri,
berbicara tidak jelas maknanya, fleksi ektremitas, saturasi 89%.

Apakah langkah prioritas yang harus dilakukan ?

(a) Pasang pipa endotrakheal


(b) Siapkan alat resusitasi jantung
(c) Lakukan suction
(d) pasang foley kateter
(e) Pasang ventilator
 
1
- 13 - Jawaban : berikan sirup ipecac
3

Seorang perawat IGD menerima pasien seoarang anak laki laki berusia 4 tahun yang baru saja
menelan shampoo hingga setengah botol. Menurut informasi ibu kejadian berkisar 30 menit
yang lalu. Pemeriksaan anak tersebut masih sadar namun  tampak lemah, frekuensi nadi 130
x/menit, frekuensi napas 36 x/menit.

Apakah intervensi utama pada kondisi tersebut ?

(a) berikan sirup ipecac


(b) kolaborasi untuk tindakan dialisis
(c) pasang NGT untuk kumbah lambung
(d) pasang IV line untuk resusitasi cairan
(e) lakukan perangsangan muntah secara manual
 
1
- 14 - Jawaban : Kelebihan volume cairan
4

Seorang laki-laki berusia 70 tahun mengeluh kakinya bengkak, klien mempunyai riwayat
hipertensi, dari hasil pemeriksaan didapatkan kaki edema, oliguria, klien tampak sesak,  TTV
TD : 170/90 mmHg, frekuensi nadi 88 x/menit, frekuensi napas : 26 x/menit, suhu tubuh
37,2◦C, klien terlihat cemas.

Apakah masalah keperawatan utama pada klien tersebut ?


(a) Retensi Urine
(b) Kelebihan volume cairan
(c) Gangguan pertukaran gas
(d) Kekurangan volume cairan
(e) Ketidakefektifan pola nafas
 
1
- 15 - Jawaban : Berikan tidur siang sesuai kebutuhan klien
5

Seorang perempuan yang berusia 70 tahun tinggal di Panti Wredha selama satu tahun. Klien
mengeluh sulit tidur di malam hari dan hanya tidur 3 jam setiap malam. Berdasarkan hasil
pengkajian didapatkan data bahwa klien mengalami gangguan siklus tidur tahap 3 dan 4 serta
mengalamai penurunan jumlah jam tidur.

Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

(a) Berikan tidur siang sesuai kebutuhan klien


(b) Berikan kafein pada siang hari
(c) Berikan obat tidur sesuai resep
(d) Kaji status mental
(e) Kaji depresi
 
1
- 16 - Jawaban : Intoleransi aktivitas
6

Seorang lansia perempuan berusia 70 tahun tinggal di panti dengan masalah osteoporosis.
Klien mengatakan persendian nyeri terutama saat bergerak, gerakan lambat, tampak kesulitan
dalam membolak-balik posisi,  aktivitas klien kadang dibantu oleh perawat dan pengasuhnya.
TD 150/90 mmHg, frekuensi nadi 90 kali/menit, frekuensi nafas 20 kali/menit, suhu 37◦C dan
skala nyeri

Apakah masalah keperawatan utama yang terjadi pada kasus tersebut ?

(a) Hambatan mobilitas fisik


(b) Defisit perawatan diri
(c) Intoleransi aktivitas
(d) Risiko cidera
(e) Nyeri
 
1
- 17 - Jawaban : Inkontinensia urin fungsional
7
Seorang lansia perempuan berusia 78 tahun tinggal di panti wreda mengeluh sering keluar
kencing tanpa disadari (beser). Saat ingin berkemih , belum sampai ke toilet kencing sudah
keluar. Klien merasa bingung dengan kondisinya dan merasa malu dengan teman yang tinggal
bersama di panti

Apakah masalah keperawatan utama yang dialami klien tersebut ?

(a) Retensio urine


(b) Harga diri rendah
(c) Inkontinensia urin fungsional
(d) Gangguan eliminasi
(e) Kelebihan volume cairan
 
1 Jawaban : “sebaiknya bapak diperiksakan ke dokter mata dahulu, untuk dipastikan
- 18 -
8 penyakitnya”

Seorang laki-laki berusia 70 tahun mengeluh tidak bisa melihat selama 3 bulan terakhir,
dengan riwayat DM sudah 3 tahun, Hasil pemeriksaan didapatkan adanya kekeruhan pada
mata kanan dan mata kiri, klien bertanya apakah matanya bisa melihat normal kembali.

Bagaimana perawat dapat menjawab pertanyaan klien tersebut ?

(a) “Maaf saya tidak tahu dan bukan kewenangan saya untuk memberi obat”
(b) “Bapak menderita katarak, dan dengan obat tertentu penyakit bapak dapat sembuh”
(c) “sebaiknya bapak diperiksakan ke dokter mata dahulu, untuk dipastikan penyakitnya”
(d) “saya rasa bapak menderita katarak, dan harus dioperasi untuk menyembuhkannya”
“Bapak menderita katarak, dan perlu dilakukan operasi segera agar tidak semakin
(e)
parah”
 
1
- 19 - Jawaban : Menganjurkan minum air hangat
9

Seorang perempuan berusia 76 tahun tinggal di panti mengeluh tidak nafsu makan sejak 3 hari
yang lalu, pasien mengatakan hanya makan 3 sendok, setiap makan mual dan muntah, hasil
pemeriksaan didapatkan konjungtiva anemis, TD 100/70 mmHg, frekuensi nadi 78 x/menit,
frekuensi nafas 18 x/menit, suhu : 36,5®C, BB : 45 kg, TB : 155 cm.

Apakah tindakan mandiri yang dapat dilakukan perawat pada pasien tersebut ?

(a) Melakukan pemasangan NGT


(b) Melakukan pengubahan menu diet
(c) Menganjurkan minum air hangat
(d) Memberikan vitamin sebelum makan
(e) Menganjurkan makan dalam porsi kecil dan sering
 
2
- 20 - Jawaban : Cegah imobilisasi
0

Seorang perempuan yang berusia 70 tahun dirawat di Panti Werdha. Klien memiliki riawayat
stroke, klien mengalami kelumpuhan sebelah kanan, klien lebih banyak menghabiskan waktu
dengan tidur dan duduk di atas tempat tidur. Ekstremitas sebelah kanan terlihat mengalami
atropi, kekuatan otot ekstremitas bawah juga mengalami penurunan.

Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

(a) Anjurkan klien istirahat


(b) Berikan pendidikan kesehatan tentang stroke
(c) Kaji kekuatan otot
(d) Anjurkan klien untuk tetap di kamar
(e) Cegah imobilisasi
 
2
- 21 - Jawaban : Berikan pencahayaan yang adekuat
1

Seorang perempuan yang berusia 70 tahun dirawat di Panti Werdha. Klien tinggal dalam
kamar wisma bersama 3 orang. Klien tidak bisa melihat dengan jelas, pencahayaan ruangan
kamar klien kurang, saat diajak berbicara klien dapat merespon.

Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

(a) Gunakan bahasa isyarat


(b) Berikan pencahayaan yang adekuat
(c) Anjurkan klien beraktivitas dibantu klien lain
(d) Anjurkan klien untuk tetap di kamar
(e) Dorong penggunaan alat bantu gerak
 
2
- 22 - Jawaban : Risiko Jatuh
2

Seorang laki-laki usia 65 tahun tinggal di panti tresna wredha, klien mengeluh mudah lelah,
pandangan mulai kabur dan sakit pada daerah lutut. Berdasarkan hasil pengkajian fisik
didapatkan klien ada pembengkakan pada persendian ekstremitas bawah.
Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?

(a) Kelelahan
(b) Risiko Jatuh
(c) Risiko cedera
(d) Intoleransi aktivitas
(e) Defisit perawatan diri
 
2
- 23 - Jawaban : Ketidakseimbangan nutrisi
3

Seorang perempuan usia 72 tahun dirawat di Panti Tresna Werdha. Klien mengeluh tidak
selera saat makan karena rasa penciuman telah berkurang. Klien memiliki penyakit diabetes
dan hipertensi sehingga harus meminum obat setiap hari. Berdasarkan hasil pengkajian gigi
klien sudah tidak lengkap, makan hanya 1 porsi sehari dan mengalami penurunan berat badan
dalam 6 bulan terakhir.

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?

(a) Anoreksia
(b) Ketidakseimbangan nutrisi
(c) Malnutrisi
(d) Ketidakmampuan penyerapan nutrisi
(e) Ketidakmampuan mencerna makanan
 
2
- 24 - Jawaban : Pengabaian
4

Seorang laki-laki yang berusia 75 tahun dirujuk oleh masyarakat ke Panti Wredha karena
tinggal sendiri dan tidak ada keluarga yang mengurus. Setelah dilakukan pengkajian
didapatkan data bahwa klien mengalami dehidrasi, malnutrisi, klien terlihat sangat kurus dan
lemah, pakaian klien terlihat kotor dan tidak layak.

Apakah masalah utama yang tepat pada kasus tersebut?

(a) Kecemasan
(b) intoleransi aktivitas
(c) Depresi
(d) Pengabaian
(e) Kesepian
 
2
- 25 - Jawaban : Menunjukan kontinensia urin
5

Seorang lansia perempuan berusia 75 tahun pasien di panti wreda, fungsi penglihatan kurang,
aktivitas terbatas, tampak berjalan memakai alat bantu tongkat, mengeluh tidak dapat
menahan buang air kecil dan kencing kurang lampias. Saat ini pasien sedang menjalankan
latihan otot panggul didampingi perawat.

Apakah kriteria hasil yang ditetapkan pada kasus tersebut ?

(a) Menunjukan pengendalian risiko cidera


(b) Menunjukan perawatan diri: toileting
(c) Menunjukan citra tubuh positif
(d) Menunjukan kontinensia urin
(e) Menunjukan aktivitas mandiri
 
2
- 26 - Jawaban : Menjaga dan meningkatkan gerakan sendi
6

Seorang lansia laki-laki berusia 75 tahun pasca di rawat di rumah sakit 2 bulan yang lalu
dengan diagnosis stroke. Klien  masih mengalami kelemahan pada anggota gerak bagian
kanan dengan kekuatan otot bernilai 1. Pemenuhan kebutuhan sehari-hari masih tergantung
pada orang lain. Perawat berupaya meningkatkan kemandirian pasien dalam memenuhi
kebutuhan dasar sehari-harinya.

Apakah yang harus dilakukan oleh perawat tersebut ?

(a) Menjaga dan meningkatkan gerakan sendi


(b) Meningkatkan kekuatan otot
(c) Menjaga kapasitas fungsional
(d) Menstimulasi peredaran darah
(e) Mencegah kontraktur
 
2
- 27 - Jawaban : Pengaturan diet
7

Seorang laki-laki berusia 65 tahun dirawat di bagian geriatrik sebuah RS. Klien mengeluh
tidak nafsu makan, mual, sudah dua hari tidak makan Berdasarkan hasil pengkajian
didapatkan data klien mengalami peningkatan saliva, klien mengatakan terasa asam di dalam
mulut.
Apakah intervensi keperawatan utama yang tepat pada kasus tersebut?

(a) Pengaturan diet


(b) Monitor tanda vital
(c) Konsultasi
(d) Berikan obat
(e) Pendidikan kesehatan
 
2
- 28 - Jawaban : Monitor nutrisi
8

Seorang perempuan berusia 65 tahun dirawat di bagian geriatrik sebuah RS. Klien mengeluh
nyeri di bagian bagian abdomen (ulu hati), nafsu makan berkurang, mual dan muntah serta
sulit untuk tidur. Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan data klien mengalami distensi
abdomen, terlihat pucat dan lemah. Klien mengatakan sering makan tidak teratur.

Apakah intervensi keperawatan utama yang tepat pada kasus tersebut?

(a) Monitor nutrisi


(b) Pengaturan diet
(c) Kaji peristaltik usus
(d) Berikan obat
(e) Terapi relaksasi
 
2
- 29 - Jawaban : Kaji status neurologis
9

Seorang perempuan usia 65 tahun tinggal di panti tresna wredha selama 5 tahun. Klien
memiliki riwayat diabetes mellitus. Klien mengeluh kaki terasa kebas dan sering kesemutan.
Berdasaarkan hasil pengkajian didapatkan data klien mengalami penurunan kapasitas untuk
merasakan nyeri dan tekanan pada kaki.

Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

(a) Berikan terapi akupresure


(b) Kaji sistem integumen
(c) Kaji status neurologis
(d) Anjurkan klien untuk tidak menggunakan alas kaki
(e) Anjurkan imobilisasi
 
3 - 30 - Jawaban : Pindahkan ke lingkungan yang lebih dingin
0

Seorang perempuan usia 65 tahun tinggal di panti tresna wredha. Klien mengeluh kepanasan,
sakit kepala dan pusing. Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan data bahwa klien terlihat
lemas, kulit berkeringat dan merah, ruangan kamar tidur klien terasa pengap dan panas karena
tidak ada kipas angina dan kurangnya sirkulasi udara.

Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

(a) Pindahkan ke lingkungan yang lebih dingin


(b) Berikan penerangan yang adekuat
(c) Berikan kompres hangat
(d) Buka baju klien
(e) Monitor perubahan suhu ruangan
 
3
- 31 - Jawaban : Berikan alat bantu berjalan
1

Seorang perempuan usia 65 tahun tinggal di panti tresna wredha. Klien mengeluh pandangan
mulai kabur dan sakit pada daerah lutut. Klien mengalami kesulitan saat berjalan. Berdasarkan
hasil pengkajian fisik didapatkan klien ada pembengkakan pada persendian ekstremitas
bawah.

Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

(a) Latihan otot kaki


(b) Berikan penerangan yang adekuat
(c) Anjurkan tidak menggunakan alas kaki
(d) Latihan keseimbangan
(e) Berikan alat bantu berjalan
 
3
- 32 - Jawaban : Mendengarkan aktif
2

Seorang laki-laki berusia 70 tahun dirawat di Panti Tresna Wredha. Klien dirawat di Panti
wredha dikarenakan istrinya baru saja meninggal dan tidak tinggal sendirian. Berdasarkan
hasil pengkajian didapatkan data bahwa klien terlihat murung, tidak bergaul dengan yang lain,
lebih banyak menghabiskan waktu di kamar. Klien mengatakan akhir hidupnya mungkin
semakin dekat.

Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?


(a) Mendengarkan aktif
(b) Anjurkan klien untuk beradaptasi
(c) Kaji status mental
(d) Kaji psikososal klien
(e) Hindari menceritakan kenangan
 
3
- 33 - Jawaban : Berikan latihan kegel
3

Seorang perempuan berusia 70 tahun dirawat di Panti Tresna Wredha. Klien mengeluh sering
kencing di celana, tidak bisa menahan BAK dan tidak bisa menahan kencing saat tertawa atau
batuk.

Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

(a) Pemeriksaan laboratorium: urine


(b) Bantu klien ketika berkemih
(c) Anjurkan menggunakan popok
(d) Berikan antibiotik
(e) Berikan latihan kegel
 
3
- 34 - Jawaban : Mengajarkan teknik nafas dalam
4

Seorang laki-laki berusia 80 tahun tinggal di panti wreda mengeluh batuk berdahak dan sesak
nafas, hasil pemeriksaan frekuensi nafas 28 x/menit, terlihat retraksi dinding dada. Perawat
berencana melakukan latihan batuk efektif dan telah menyiapkan peralatan yang diperlukan.

Apakah tindakan pertama yang harus dilakukan perawat pada kasus tersebut ?

(a) Menganjurkan minum air hangat


(b) Mengajarkan cara membuang dahak
(c) Menganjurkan cara mengeluarkan dahak
(d) Mengajarkan teknik nafas dalam
(e) Mengajarkan menutup mulut pada saat batuk
 
3
- 35 - Jawaban : Kompres hangat daerah suprapubik
5

Seorang lansia  di panti wreda berusia 70 tahun menyampaikan keluhan nyeri saat kencing,
skala nyeri 5 (1-10), rasa tidak nyaman di daerah kandung kemih, mengedan saat kencing, 
kencing tidak lancar, adanya distensi kandung kemih, klien mengatakan kandung kemih terasa
penuh.

apakah intervensi keperawatan utama pada kasus tersebut ?

(a) Pasang kateter


(b) Kompres hangat daerah suprapubik
(c) Batasi minum pasien
(d) Pertahankan tirah baring
(e) Dorong klien berkemih tiap 2-4 jam
 
3
- 36 - Jawaban : Kebingungan
6

Seorang perempuan berusia 70 tahun dirawat di Panti Wredha. Berdasarkan hasil pengkajian


didapatkan data bahwa  klien sulit diajak berinteraksi, sulit untuk mengenali keluarga, sulit
mengingat dan sering lambat dalam merespon pertanyaan.

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?

(a) Kebingungan
(b) Amnesia
(c) Keputusasaan
(d) Berduka
(e) Gangguan perubahan mood
 
3
- 37 - Jawaban : Ansietas
7
Seorang laki-laki usia 37 tahun pergi untuk pertemuan penting ke luar negeri. Setelah tiba di
luar negeri, ia baru sadar bahwa barang bawaannya tertinggal di bandara asalnya, padahal ia
harus segera bertemu dengan manager untuk membicarakan keberlanjutan perusahaannya. Dia
tampak tidak bisa tenang, banyak berkeringat dan mondar mandir di sekitar bandara akibat
peristiwa itu sambil sesekali menanyakan pada petugas bandara.

Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus diatas?

(a) Ansietas
(b) Berduka
(c) Kehilangan
(d) Keputusasaan
(e) Ketidakberdayaan
 
3 Jawaban : Mengidentifikasi jenis, isi, frekuensi, waktu, situasi dan reaksi saat muncul
- 38 -
8 halusinasi
Seorang laki - laki  berusia  29 tahun, di bawa ke RSJ dengan keluhan dirumah mengamuk,
memecahkan kaca jendela, dan mencoba untuk membunuh ibunya. Keluarga mengatakan
pasien berperilaku seperti itu setelah pasien mengalami putus cinta dan gagal menikah dengan
kekasihnya. Pada saat dikaji pasien dapat berinteraksi dan memulai pembicaraan, afek datar,
sesekali tidak peduli dengan lingkungan, sering tampak tertawa dan bicara sendiri.

Apakah intervensi pertama yang harus dilakukan pada pasien tersebut?

(a) Mengidentifikasi penyebab menarik diri pasien


(b) Mengidentifikasi aspek positif yang dimiliki pasien
(c) Mengidentifikasi cara pasien mengatasi perilaku kekerasan
(d) Mengidentifikasi tanda, gejala dan akibat dari perilaku kekerasan pasien
(e) Mengidentifikasi jenis, isi, frekuensi, waktu, situasi dan reaksi saat muncul halusinasi
 
3
- 39 - Jawaban : Ajak pasien bercakap-cakap untuk mengontrol halusinasi
9

Seorang perempuan usia 32 tahun, dibawa ke IGD Rumah Sakit Jiwa dengan kondisi diikat
pada kedua tangan dan kakinya. Menurut keluarga, ia bertengkar dengan tetangga dan mau
membunuhnya, saat ditanya pasien mengatakan ada yang menyuruhnya melakukan hal itu.
Pasien tampak tidak terawat, tatapan mata tampak tajam dan kosong. Saat berinteraksi, dia
mengatakan sering mendengar bisikan-bisikan saat malam hari dan sendiri di kamar.

Apakah rencana tindakan keperawatan yang paling tepat pada pasien tersebut?

(a) Lakukan restrain pada klien


(b) Penuhi kebutuhan perawatan diri: mandi
(c) Ajak pasien berkenalan dengan orang lain
(d) Ajak pasien bercakap-cakap untuk mengontrol halusinasi
(e) Orientasikan klien terhadap orang dan lingkungan sekitarnya
 
4
- 40 - Jawaban : Defisit perawatan diri
0
Seorang laki-laki berusia 20 tahun, dirawat di RSJ 1 sejak bulan yang lalu dengan alasan 
mondar-mandir, tidak mau keluar rumah, rambut berantakan. Setelah dilakukan pengkajian
klien mengatakan saat ini sudah tidak mendengar suara-suara, ADL dengan bantuan, pakaian
tidak rapi, mulut tercium bau tidak sedap, dan kuku tampak panjang. Menurut keluarga, klien
tidak meminum obat secara teratur.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas? 

(a) Halusinasi
(b) Defisit perawatan diri
(c) Koping individu tidak efektif
(d) Regimen terapeutik individu tidak efektif
(e) Regimen terapeutik keluarga tidak efektif
 
4
- 41 - Jawaban : Ajarkan pasien latihan mengungkapkan keinginan dengan bicara yang baik
1
Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke poliklinik jiwa. Saat dikaji pasien mengatakan
bahwa dia sulit untuk menahan amarah karena keingiannya sering tidak dipenuhi, setiap kesal
ingin memukul orang atau membanting barang. Tangan sering mengepal dan nada suara
tinggi.

Apakah intervensi yang tepat pada kasus diatas?

(a) Ajarkan pasien menghardik


(b) Ajak pasien beraktifitas kelompok
(c) Latih pasien tarik nafas dalam dan pukul bantal kasur
(d) Bantu pasien mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki
(e) Ajarkan pasien latihan mengungkapkan keinginan dengan bicara yang baik
 
4
- 42 - Jawaban : isolasi sosial
2
Seorang ibu beserta keluarganya datang ke UGD Rumah Sakit Jiwa membawa anak
perempuannya berusia 23 tahun. Ibu ini berkata bahwa perilaku anaknya menjadi pendiam dan
tidak mau keluar rumah sejak 6 bulan yang lalu ia gagal menikah karena calon pasangannya
tidak datang pada saat pernikahan. 3 bulan yang lalu, pasien mencoba bunuh diri dengan
minum racun serangga. Saat diajak berinteraksi, pasien hanya diam dan tidak mau menatap
perawat.

Apa diagnosis keperawatan yang tepat pada kasus diatas?

(a) isolasi sosial


(b) harga diri rendah
(c) risiko bunuh diri
(d) koping individu tidak efektif
(e) kerusakan komunikasi verbal
 
4 Jawaban : Menganjurkan pasien untuk berdiskusi tentang kondisi saat ini dan cara
- 43 -
3 mengatasinya
Seorang laki-laki berusia 35 tahun didiagnosis dokter mengalami osteosarkoma sejak 1 tahun
yang lalu pada tungkai kanan. Menurut dokter, klien harus diamputasi dari tungkai sampai
batas lututnya. Klien tersebut merasa bahwa keinginannya untuk sembuh sempurna dan
melanjutkan pekerjaan sebagai manajer sebuah perusahaan tidak dapat tercapai. Ia juga
merasa malu karena membayangkan kondisinya nanti setelah amputasi jika dilihat orang lain.

Apakah tindakan keperawatan prioritas sesuai kasus diatas?

(a) Melatih kemampuan masih yang dimiliki


(b) Mengidentifikasi aspek positif yang masih dimiliki
(c) Menganjurkan pasien untuk menggunakan alat bantu saat berjalan
(d) Memotivasi pasien menyentuh bagian yang terganggu secara bertahap
(e) Menganjurkan pasien untuk berdiskusi tentang kondisi saat ini dan cara mengatasinya
 
4
- 44 - Jawaban : Melatih interaksi sambil melakukan kegiatan sosial
4
Seorang pasien perempuan berusia 28 tahun masuk RSJ sekitar 1 bulan yang lalu dengan
keluhan saat masuk banyak diam dan menyendiri di kamar. Pasien sudah 2 minggu
dipindahkan ke ruang tenang karena perbaikan kondisinya. Saat ini, dia tampak latihan
mencuci piring sambil malu-malu berbicara dengan pasien lain yang juga sedang mencuci
gelas setelah makan siang.

 
Apa rencana keperawatan selanjutnya untuk pasien pada kasus diatas?

(a) Mengoptimalkan kemampuan melakukan pekerjaan rumah tangga


(b) Melatih interaksi sambil melakukan kegiatan sosial
(c) Melibatkan pasien pada terapi aktivitas kelompok
(d) Mengoptimalkan kemampuan berinteraksi klien
(e) Merencanakan pasien untuk pulang
 
4
- 45 - Jawaban : Melatih teknik relaksasi dan distraksi
5
Seorang perempuan usia 61 tahun. Saat ini dirawat di ruang bedah akan menjalani operasi
sendi lutut. Saat wawancara klien mengeluh jantung berdebar, susah tidur, tangan berkeringat
dingin, sering kencing, focus perhatian hanya setelah operasi, dan mengatakan khawatir
setelah operasi  malah tidak dapat berjalan sama sekali dengan ekspresi wajah tegang, dan
nada bicara cepat.

Apakah tindakan yang dilakukan perawat untuk mengatasi masalah klien tersebut?

(a) Memberikan pujian-pujian


(b) Menunjukkan sikap empati
(c) Memberikan pendidikan kesehatan
(d) Mendiskusikan aspek positif yang dimiliki
(e) Melatih teknik relaksasi dan distraksi
 
4
- 46 - Jawaban : Mengawasi dan memastikan tidak ada benda berbahaya disekitar klien
6
Seorang perempuan berusia 32  tahun, dirawat di RSJ sudah 1 minggu karena dirumah pernah
mencoba untuk bunuh diri. Saat ini klien selalu menyendiri di kamar, jika perawat mendekat
selalu menunduk dan menghindar. Saat diajak berkenalan oleh perawat tidak mau
menjulurkan tangannya. Informasi dari keluarga  klien orang yang tertutup.

Apakah tindakan keperawatan utama pada klien tersebut?

(a) Mengajarkan cara berkenalan


(b) Menanyakan penyebab klien bunuh diri
(c) Menjelaskan keuntungan dan kerugian bersosialisasi
(d) Bekerjasama dengan keluarga untuk mencari penyebab masalah
(e) Mengawasi dan memastikan tidak ada benda berbahaya disekitar klien
 
4
- 47 - Jawaban : Harga diri rendah kronik
7
Seorang laki-laki berusia 45 tahun di rawat di RSJ untuk yang ketiga kalinya. Pada saat diajak
interaksi  bicara pelan, tidak ada kontak mata, dan sering menunduk. Pasien mengatakan
"malu karena merasa dirinya jelek, kaki pincang akibat kecelakaan 3 tahun yang lalu". Pasien
sering terlihat murung dan sulit memulai pembicaraan.

Apakah diagnosa keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

(a) Isolasi sosial


(b) Gangguan citra tubuh
(c) Harga diri rendah kronik
(d) Harga diri rendah situasional
(e) Kerusakan komunikasi verbal
 
4
- 48 - Jawaban : Melakukan restrain
8
Seorang pasien laki-laki berusia 32 tahun dibawa ke IGD Rumah Sakit Jiwa oleh keluarganya
dengan kondisi kedua tangan dan kaki diikat dengan tali kain. Menurut keluarga klien
mengamuk karena isterinya meminta cerai dengan klien. Pada saat dibawa masuk ke ruang
IGD pasien berteriak-teriak dan mengatakan orang lain semuanya bodoh.

Apa tindakan perawat yang paling tepat untuk kasus diatas?

(a) Melatih pasien tehnik tarik nafas dalam


(b) Melatih pasien memukul bantal
(c) Memberikan injeksi lodomer
(d) Berkenalan dengan pasien
(e) Melakukan restrain
 
4
- 49 - Jawaban : “Bisakah ibu ulangi kembali bagaimana cara menghardik tadi?”
9
Seorang perempuan berusia 25 tahun dirawat di RS Jiwa. Saat dikaji pasien tampak berbicara
sendiri dan menatap ke arah tertentu. Saat ini perawat telah mengajarkan cara menghardik
halusinasi. Pada akhir pertemuan, perawat mengungkapkan, "bagaimana perasaan ibu setelah
kita berdiskusi tadi?"

Apakah strategi komunikasi selanjutnya sesuai dengan kasus diatas? 

(a) “Jam berapa ibu mau latihan menghardik?”


(b) “Jam berapa besok kita akan bertemu kembali?”
(c) “Apakah ibu bersedia besok bertemu lagi dengan saya?”
(d) “Dimana besok kita bisa bertemu dan berbincang kembali?”
(e) “Bisakah ibu ulangi kembali bagaimana cara menghardik tadi?”
 
5
- 50 - Jawaban : Dikusikan tentang aspek positif diri klien
0

Seorang perempuan usia 30 tahun masuk RSJ karena mengurung diri di kamar, tidak mau
interaksi dengan orang lain, merasa kehilangan percaya diri dan merasa tidak berguna. Hal ini
terkadi akibat klien tidak diterima masuk kuliah di jurusan dan perguruan tinggi sesuai
keinginannya. Saat dilakukan pengkajian, kontak mata kurang dan cenderung menghindar dari
interaksi.

Apakah tindakan keperawatan prioritas pada kasus diatas?

 
(a) Motivasi klien untuk mengungkapkan perasaan dengan nyaman
(b) Buat daftar kegiatan selama di RSJ dan di rumah
(c) Dikusikan tentang aspek positif diri klien
(d) Beri arahan untuk latihan berkenalan
(e) Ajak klien bersosialisasi
 
5
- 51 - Jawaban : Ajarkan tenik distraksi
1
Seorang laki-laki usia 49 tahun datang ke poliklinik jiwa dengan keluhan sulit tidur dan sering
pusing. Pasien mengatakan kondisi ini bertambah parah setelah istrinya meninggal dunia
akibat kecelakaan. Pasien sudah pernah diajarkan dan mampu tarik napas dalam.

Apakah tindakan keperawatan selanjutnya untuk mengatasi ansietas pada kasus diatas?

(a) Ajarkan cara spiritual


(b) Ajarkan tenik distraksi
(c) Latih pasien hipnosis 5 jari
(d) Berikan posisi yang nyaman
(e) Berikan motivasi mengungkapkan perasaan dan harapan
 
5 Jawaban : Membatalkan jabat tangan dan mengatakan "maaf saya menghargai
- 52 -
2 keyakinan anda"

Seorang Perempuan usia 17 tahun dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dengan alasan di rumah
suka marah-marah. Keluarga mengatakan klien setelah lulus SMP ingin sekolah di pesantren
tapi orang tua tidak menyetujui. Klien nampak defensif, menatap penuh curiga dengan
perawat, dan menolak jabat tangan dengan perawat laki-laki dengan alasan haram.

Apakah yang harus dilakukan perawat untuk membina hubungan saling percaya dengan klien
tersebut ?

(a) Tetap berjabat tangan dengan mengatakan "jangan takut"


(b) Tetap jabat tangan dan meyakinkan bahwa hal tersebut tidak berdosa
(c) Membatalkan jabat tangan diganti dengan melakukan sentuhan punggung tangan
(d) Membatalkan jabat tangan dan mengatakan "maaf saya menghargai keyakinan anda"
Tanpa jabat tangan dan pasien langsung diamankan bersama dengan tim keamanan
(e)
rumah sakit
 
5 - 53 - Jawaban : Mengidentifikasi kebutuhan klien saat ini
3

Seorang laki-laki usia 35 tahun dirawat di rumah sakit jiwa sudah 1 minggu. Saat diajak
berkomunikasi oleh perawat selalu mengatakan bahwa ia adalah suaminya lady Diana.
Perawat mencoba memberikan pemahaman bahwa lady Diana sudah meninggal, tapi klien
tetap mengatakan bahwa lady diana masih hidup dengan nada agak keras.

Apakah yang sebaiknya dilakukan oleh perawat dalam berkomunikasi dengan klien tersebut?

(a) Memutus atau menghentikan pembicaraan


(b) Mengidentifikasi kebutuhan klien saat ini
(c) Menjelaskan bahwa keyakinan klien tersebut salah
(d) Mengajak membaca berita tentang lady Diana agar klien percaya
(e) Membawa klien konsultasi kepada psikiater agar pasien berubah pendapatnya
 
5
- 54 - Jawaban : Memberi kesempatan klien untuk menangis dan mengungkapkan perasannya
4

Seorang perempuan usia 24 tahun rawat inap di rumah sakit karena ada benjolan di payudara
kirinya. Klien marah-marah, menangis dan menolak saat dokter dan perawat menjelaskan
bahwa ia mengalami kanker payudara. Berdasarkan hasil biopsi, klien direncanakan untuk
segera menjalani operasi untuk mengangkat salah satu payudaranya.

Apakah tindakan pertama perawat menghadapi klien dalam kondisi tersebut ?

(a) Memberi kesempatan klien untuk menangis dan mengungkapkan perasannya


(b) Membantu untuk menguatkan sistem pendukung dari orang lain atau keluarga
(c) Membantu klien untuk mengidentifikasi dukungan positif terkait dengan kenyataan
(d) Mendengarkan perkataan klien dan memberikan pengertian untuk sabar menhgadapi
(e) Menjaga agar klien bersedia mengikuti saran dokter dan perawat untuk segera operasi
 
5
- 55 - Jawaban : Meminta klien mengulang cara yang telah diajarkan
5

Seorang perempuan usia 17 tahun dirawat di bangsal wanita RSJ sudah 2 minggu. Hasil
pengkajian saat ini klien mengaku masih sering melihat kakek bersurban putih yang selalu
mengikutinya, selanjutnya perawat mengajarkan klien mengontrol halusinasi dengan
menghardik. Pada akhir kegiatan perawat melakukan evaluasi dan klien menyatakan senang
diajarkan cara untuk mengatasi halusinasi.

Apakah evaluasi yang harus dilakukan selanjutnya oleh perawat?

(a) Menanyakan sikap dan perasaan klien


(b) Meminta klien mengulang cara yang telah diajarkan
(c) Memberikan tugas klien untuk menerapkan cara yang diajarkan
(d) Membuat kontrak untuk latihan cara mengatasi halusinasi selanjutnya
(e) Memberikan pujian dilanjukan mengucapkan salam untuk berpamitan
 
5
- 56 - Jawaban : Melatih memukul kasur atau bantal
6

Seorang pasien perempuan berusia 21 tahun sudah dirawat di rumah sakit jiwa selama 5 hari.
Pada saat bertemu dengan perawat, pasien berkata "suster saya sudah tidak marah-marah lagi,
saya sudah latihan nafas dalam suster. Hari ini kita latihan apa lagi suster ?"

Apa tindakan keperawatan selanjutnya pada pasien ini?

(a) Mengoptimalkan latihan teknik nafas dalam


(b) Melatih melakukan kegiatan spiritual
(c) Melatih memukul kasur atau bantal
(d) Melatih cara meminta dengan baik
(e) Melatih cara menolak dengan baik
 
5
- 57 - Jawaban : Perilaku kekerasan
7
Seorang laki-laki berusia 18 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas sekitar 6 bulan yang lalu.
Akibat kecelakaan tersebut pada daerah bibir atas klien terdapat jaringan parut bekas luka
robek. Klien merasa malu dengan penampilan wajahnya sehingga klien menjadi senang
menyendiri dan di rawat di RSJ. Tiba-tiba seorang pasien mengejek klien dan mengatakan
"bibirmu miring dan jelek". Klien marah dan memukul pasien yang mengejeknya tersebut.

Apakah masalah keperawatan prioritas yang harus diatasi pada kasus diatas?

 
(a) Koping individu tidak efektif
(b) Gangguan citra tubuh
(c) Perilaku kekerasan
(d) Harga diri rendah
(e) Isolasi sosial
 
5
- 58 - Jawaban : ajak pasien bercakap-cakap untuk mengontrol halusinasi
8

Seorang perempuan usia 26 tahun, dibawa ke IGD Rumah Sakit Jiwa dengan kondisi terikat
pada kedua tangannya. Menurut keluarga, ia bertengkar dengan saudaranya dan mau
memukulnya dengan [Link] perawat mengkaji, pasien mengatakan ada yang menyuruhnya
melakukan hal itu, ia mengatakan sering mendengar bisikan-bisikan saat malam hari dan
sendiri di kamar.

Apakah rencana tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut?

(a) lakukan restrain pada klien


(b) ajarkan pasien menghardik halusinasi
(c) ajak pasien berkenalan dengan orang lain
(d) ajak pasien bercakap-cakap untuk mengontrol halusinasi
(e) orientasikan klien terhadap orang dan lingkungan sekitarnya
 
5 Jawaban : Resiko tinggi terhambatnya tumbuh kembang anak b.d ketidakmampuan
- 59 -
9 merawat anggota keluarga

Sebuah keluarga dengan ayah usia 30 tahun menikah dengan ibu usia 27 tahun dikarunai dua
orang anak,pada saat pengkajian ,ibu  mengatakan bahwa gerakan anak keduanya lebih lambat
dibandingkan dengan kakaknya,belum bisa duduk, berdiri, ibu merasa perhatian pada An.A
lebih berkurang dibandingkan kakaknya.

Apakah masalah keperawatan yang palin tepat pada keluarga tersebut ?

(a) Perubahan pemeliharaan Kesehatan b.d ketidakmampuan mengenal masalah


(b) Kerusakan pemeliharaan kesehatan b.d ketidakmampuan memecahkan masalah
Kurang pengetahuan tentang tugas perkembangan keluarga b.d ketidakmampuan
(c)
mengenal masalah tugas perkembangan
Kurang pengetahuan terhadap penyakit b.d ketidak mampuan memecahkan masalah
(d)
kesehatan .
Resiko tinggi terhambatnya tumbuh kembang anak b.d ketidakmampuan merawat
(e)
anggota keluarga
 
6
- 60 - Jawaban : Matrilineal
0

Keluarga Bpk. H merupakan keluarga sedarah yang terdiri atas sanak saudara sedarah dalam
beberapa generasi dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ibu

Apakah struktur keluarga yang dimiliki keluarga Bpk. H ?

(a) Patrilokal
(b) Matrilokal
(c) Patrilineal
(d) Matrilineal
(e) Patriakal
 
6
- 61 - Jawaban : Fungsi Afektif
1

Keluarga Bpk. I dan Ibu S selalu berusaha saling memperlihatkan kasih sayang baik antara
mereka berdua maupun untuk anak-anak mereka. Meskipun menurut mereka terkadang kasih
sayang untuk An. S agak berlebihan. Mereka selalu menerapkan komunikasi yang terbuka
dalam segala hal sehingga jarang terjadi kesalah pahaman

Apakah fungsi keluarga Bpk. I di atas ?

(a) Fungsi Afektif


(b) Fungsi Ekonomi
(c) Fungsi Sosialisasi
(d) Fungsi Reproduksi
(e) Fungsi Perawatan Kesehatan
 
6
- 62 - Jawaban : Disfungsional
2

Keluarga Bpk B dalam  menyelesaikan  masalah didiskusikan bersama Ibu T dan terkadang
meminta nasehat dari mertua Ibu T. Semua anggota keluarga bebas menyatakan pendapatnya
tetapi yang mengambil keputusan adalah ibu Bpk. B sebagai kepala keluarga. Pengambilan
keputusan didahului dengan cara diskusi.

Apakah Pola komunikasi yang digunakan keluarga Bpk. B ?

(a) Bebas
(b) Terbuka
(c) Tertutup
(d) Fungsional
(e) Disfungsional
 
6
- 63 - Jawaban : Akomodasi
3

Sebuah Keluarga  terdiri dari, ayah, ibu dan dua orang anak laki-laki, berdasarkan anamnesa
dengan ibu  diketahui bahwa sering terjadi perselisihan antar anak, namun bisa diatasi dengan
berbagai nasihat dari orang tua.

Bagaimanakah cara penyelesaian konflik dalam keluarga tersebut ?

(a) Konsensus
(b) Akomodasi
(c) De facto
(d) Diskusi
(e) Mandiri
 
6
- 64 - Jawaban : manajemen nutrisi
4

Seorang perawat melakukan kunjungan ke sebuah keluarga yang memiliki anak batita usia 12
bulan yang mengalami diare. Hasil pengkajian didapatkan  anak sedang minum PASI terlihat
lemah, dan terlihat kurus,  kurangnya self hygiene ibu saat akan menyiapkan susu atau
makanan. 

Apakah rencana tindakkan utama pada kasus diatas?

(a) Latihan fisik pada anak


(b) Manajemen laktasi
(c) manajemen nutrisi
(d) peningkatan mekanisme koping
(e) manajemen sanitasi lingkungan
 
6 Jawaban : Diskusikan alternatif yang dapat dilakukan untuk pencegahan terjadinya
- 65 -
5 penularan

Salah satu anggota keluarga di sebuah desa didiagnosis menderita penyakit TBC oleh petugas
kesehatan setempat. Karena keterbatasan pengetahuan, pihak keluarga tidak melakukan
tindakkan isolasi untuk mencegah terjadinya penularan penyakit.
Apakah intervensi yang sesuai pada kasus diatas?

(a) Anjurkan berobat kembali ke puskesmas atau RS saat kambuh


(b) Diskusikan alternatif yang dapat dilakukan untuk pencegahan terjadinya penularan
(c) Berikan penyuluhan pada keluarga mengenai cara mengidentifikasi serangan kambuhan
Jelaskan bahwa pengobatan TBC merupakan program pemerintah dan gratis melalui
(d)
puskesmas
Berikan kesempatan kepada keluarga dalam menentukan sikap dan rencana selanjutnya
(e)
dalam pengobatan
 
6
- 66 - Jawaban : Pemeriksaan fisik (skrining)
6

Perawat mengkaji sebuah keluarga  yang terdiri dari ayah, ibu dan anak sudah dapat
menjalankan  tingkat pencegahan  sekunder dalam pelayanan kesehatan dalam keluarga

APakah upaya tingkat pencegahan sekunder  yang harus dilakukan pada kasus tersebut ?

(a) Kesadaran akan gizi


(b) Penatalaksanaan stress
(c) Pemeriksaan fisik (skrining)
(d) Tanggung jawab pribadi dan perawatan diri
(e) Kesadaran lingkungan termasuk dukungan social
 
6
- 67 - Jawaban : Mempertahankan kesehatan individu dan pasangan usia pertengahan
7

Sebuah keluarga terdiri dari ayah usia 48 tahun bekerja sebagai PNS, ibu usia 43 tahun
merupakan IRT dan tiga orang anak. Anak pertama berjenis kelamin perempuan yang sudah
menikah dan tinggal terpisah. Anak kedua dan ketiga berjenis kelamin laki-laki yang masih
sekolah.

Apakah tugas perkembangan keluarga pada kasus diatas?

(a) Berkomunikasi yang terbuka bersama orang tua dan anak


(b) Mendorong anak untuk mencapai perkembangan daya intelektual
(c) Adaptasi dengan dengan perumahan yang akan terjadi (kehilangan)
(d) Mempertahankan kesehatan individu dan pasangan usia pertengahan
(e) Mempersiapkan anak untuk tumbuh secara mandiri dan menerima kepergian anak
 
6
- 68 - Jawaban : Tahap sejahtera III
8

Seorang perawat sedang melakukan pengkajian pada sebuah keluarga yang dapat memenuhi
kebutuhan keluarganya. Anggota keluarga secara teratur memberikan sumbangan bagi
kegiatan sosial masyarakat dalam bentuk materi, Keluarga  jugaaktif sebagai pengurus
kumpulan,  atau yayasan tertentu. Perawat mendokumentasikan tahapan keluarga pada
dokumentasi.

Apakah tahap keluarga tersebut berdasarkan hasil pengkajian ?

(a) Keluarga Prasejahtera


(b) Tahap sejahtera I
(c) Tahap sejahtera II
(d) Tahap sejahtera III
(e) Tahap sejahtera plus
 
6
- 69 - Jawaban : Pencegahan Primer
9

Petugas kesehatan dari puskesmas dijadwalkan melakukan kunjungan kesehatan disebuah


keluarga. Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan adanya permasalahan kesehatan tekanan
darah tinggi (150/90 mmHg) yang dialami salah satu anggota keluarga. Keterangan yang
didapat dari anggota keluarga tersebut sudah seminggu mengalami sakit didaerah kepala dan
tengkuk.

Sebagai petugas kesehatan, Apakah tingkat pencegahan yang anda lakukan untuk mencegah
dampak penyakit lebih jauh ?

(a) Pencegahan Primer


(b) Pencegahan sekunder
(c) Melakukan skrining
(d) Pencegahan tersier.
(e) Rehabilitasi
 
7
- 70 - Jawaban : Membantu memodifikasi lingkungan rumah
0

Seorang perawat melakukan kunjungan rumah disebuah perkampungan padat penduduk dan
banyak sampah. Hasil pengkajian didapatkan adanya anggota keluarga yang mengalami
penyakit kulit dan diare.
Apakah tindakkan perawatan utama pada kasus tersebut?

(a) Mendatangi keluarga tersebut


(b) Menunjukkan sikap empati
(c) Memberikan sumbangan
(d) Menyarankan keluarga untuk pindah rumah
(e) Membantu memodifikasi lingkungan rumah
 
7 Jawaban : Berikan penyuluhan pada keluarga mengenai cara mengidentifikasi serangan
- 71 -
1 kambuhan

Dari hasil pengkajian terhadap keluarga Bpk. D didapatkan diagnose resiko penularan pada
anggota keluarga yang lain berhubungan dengan kurangnya pengetahuan keluarga terhadap
pencegahan penularan TBC.

Dari diagnose diatas intervensi apakah yang tepat diberikan kepada keluarga Bpk. D?

(a) Anjurkan berobat kembali ke puskesmas atau RS saat kambuh


(b) Diskusikan alternatif yang dapat dilakukan untuk pencegahan terjadinya penularan
(c) Berikan penyuluhan pada keluarga mengenai cara mengidentifikasi serangan kambuhan
Jelaskan bahwa pengobatan TBC merupakan program pemerintah dan gratis melalui
(d)
puskesmas
Berikan kesempatan kepada keluarga dalam menentukan sikap dan rencana selanjutnya
(e)
dalam pengobatan
 
7
- 72 - Jawaban : Mempertahankan kesehatan individu dan pasangan usia pertengahan
2

Sebuah keluarga terdiri dari ayah usia 48 tahun bekerja sebagai PNS, ibu usia 43 tahun
merupakan IRT dan tiga orang anak. Anak pertama berjenis kelamin perempuan yang sudah
menikah dan tinggal terpisah. Anak kedua dan ketiga berjenis kelamin laki-laki yang masih
sekolah.

Tahapan perkembangan yang dilakui keluarga diatas adalah ...

(a) Berkomunikasi yang terbuka bersama orang tua dan anak


(b) Mendorong anak untuk mencapai perkembangan daya intelektual
(c) Adaptasi dengan dengan perumahan yang akan terjadi (kehilangan)
(d) Mempertahankan kesehatan individu dan pasangan usia pertengahan
(e) Mempersiapkan anak untuk tumbuh secara mandiri dan menerima kepergian anak
 
7
- 73 - Jawaban : manajemen bowel
3
Seorang perawat melakukan kunjungan rumah ke rumah salah satu keluarga. Keluarga
tersebut memiliki anak yang berusia 5 tahun yang saat ini sedang menderita diare. Anak
mengeluh lemas, BAB sering (5 kali) dan cair, sakit di perut dan kram. Berdasarkan hasil
pengkajian didapatkan data anak terlihat lemah dan bising usus meningkat.

Apakah intervensi keperawatan yang prioritas berdasarkan kasus diatas ?

(a) distraksi
(b) manajemen bowel
(c) manajemen lingkungan
(d) pendidikan kesehatan
(e) monitor tanda vital
 
7
- 74 - Jawaban : gangguan pola eliminasi
4

Seorang pria usia 70  tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sering BAK  terutama pada
malam hari. klien mengatakan setiap BAK tidak tuntas. pasien mengeluh tidak nafsu
makan,tidak tahu apa penyebab sering kencing. setiap beraktifitas dibantu keluarga. TD
140/90mmHg, P 80x/menit, RR 18x/menit T 37 C

°Apakah prioritas masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut ?

(a) cemas
(b) kurang nutrisi
(c) intoleransi aktivitas
(d) kurang pengetahuan
(e) gangguan pola eliminasi
 
7
- 75 - Jawaban : intoleransi aktivitas
5

Seorang laki-laki berusia 40 tahun didiagnosis aritmia ventrikel kanan 3 hari yang lalu, pasien
mengatakan ketika beraktivitas jantung terasa berdegup kencang, sesak, dan mau pingsan.
semua aktivitas dilakukan di tempat tidur

Apakah masalah utama prioritas pada pasien tersebut?


(a) risiko jatuh
(b) risiko cedera
(c) intoleransi aktivitas
(d) pola napas tidak efektif
(e) hambatan mobilitas fisik
 
7
- 76 - Jawaban : nyeri berkurang
6

Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat di RS dengan keluhan nyeri dada dengan skala 8
dan sesak. Hasil pengkajian didapatkan ekspresi wajah meringis, gelisah, akral dingin, TD
140/90 mmHg, frekuensi nadi 110x/menit, frekuensi napas 27x/menit. Perawat sudah
memberikan oksigen dan analgesik

Apakah evaluasi masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?

(a) sesak berkurang


(b) nyeri berkurang
(c) perfusi kembali normal
(d) tanda-tanda vital normal
(e) pasien mengungkapkan kekhawatirannya
 
7
- 77 - Jawaban : berikan analgetik sesuai order
7

Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat di Rumah Sakit dengan keluhan nyeri dada seperti
ditusuk-tusuk dan sesak. Hasil pengkajian didapatkan ekpresi wajah meringis, gelisah, skala
nyeri 8, akral dingin, TD 140/90 mmHg, frekuensi nadi 110x/menit

Apakah tindakan keperawatan utama yang harus dilakukan?

(a) pantau tanda-tanda vital


(b) pertahankan tirah baring
(c) ajarkan tehnik relaksasi
(d) berikan analgetik sesuai order
(e) pasang infus untuk pemberian cairan
 
7
- 78 - Jawaban : rujuk untuk foto toraks
8

Seorang laki-laki berusia 40 tahun  datang ke puskesmas dan mengeluhkan batuk berdahak
tiga minggu yang lalu. Kemudian dilakukan pemeriksaan sputum sewaktu pagi sewaktu
dengan hasil negatifnya negatif.

Apakah tindakan selanjutnya yang dilakukan?

(a) lakukan tes mantoux


(b) rujuk untuk foto toraks
(c) lakukan tes gen expert
(d) lakukan pengobatan TB
(e) ulangi pemeriksaan sputum
 
7
- 79 - Jawaban : monitor undulasi cairan
9
Seorang pasien yang didiagnosis mengalami efusi pleura mengeluh dirinya masih sesak nafas.
Pasien merasa selang dada yang terpasang mengangu aktivitas. Pemeriksaan fisik nampak
retraksi dinding dada dan gerakan nafas tidak simetris, frekuensi napas 28 x/m, perawat
melakukan pengkajian lebih lengkap

Apakah yang perlu di observasi oleh perawat tersebut ?

(a) monitor Heart rate


(b) monitor urine output
(c) monitor warna cairan
(d) monitor tekanan darah
(e) monitor undulasi cairan
 
8
- 80 - Jawaban : posisi fowler
0

Seorang laki-laki berusia 60 tahun menderita Ca Paru dirawat di RS mengeluh sering batuk
dan banyak sekret, sesak jika  beraktifitas hasil pemeriksaan Rontgen pasien mengalami efusi
pleura. Perawat yang akan memberikan posisi yang tepat supaya pengembangan paru optimal.

Apakah posisi yang tepat pada kasus tersebut?

(a) posisi fowler


(b) posisi supine
(c) posisi pronasi
(d) posisi lithotomy
(e) posisi trendelenburg
 
8
- 81 - Jawaban : gangguan citra tubuh
1

Seorang perempuan berusia 23 tahun datang ke puskesmas untuk memeriksakan benjolan


pada leher sejak 3 bulan yang lalu  benjolan kadang dirasakan nyeri, benjolan napak
meradang. selain itu pasien tersebut juga mengatakan bahwa terjadi perubahan pada bentuk
kedua matanya yang lebih menonjol. Hal tersebut menyebabkan pasien tersebut memutuskan
untuk berhenti bekerja karena malu. Pada pemeriksaan antopometri didapatkan data TB 155
cm dan berat badan 40 kg.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

(a) nyeri akut


(b) resiko infeksi
(c) gangguan citra tubuh
(d) perubahan nutrisi (lebih dari kebutuhan)
(e) perubahan perfusi jaringan perifer
 
8
- 82 - Jawaban : gangguan perfusi jaringan perifer
2

Seorang perempuan berusia 65 tahun dirawat dengan anemia berat dibangsal penyakit dalam.
Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan HB: 6,1 gr%. Pasien tampak lemah dan tidak
bertenaga, konjungtiva, bibir dan ujung jari pucat. Keluarga pasien mengatakan pasien tidak
dapat berjalan sendiri ke WC karena kehabisan tenaga.

Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus diatas?

(a) risiko cedera


(b) intoleransi aktifitas
(c) hambatan mobilitas fisik
(d) kerusakan integritas kulit
(e) gangguan perfusi jaringan perifer
 
8
- 83 - Jawaban : risiko perdarahan
3
Seorang laki-laki berusia 41 tahun masuk rumah sakit didiagnosis medis Leukemia dengan
keluhan tiga hari yang lalu gusi berdarah, epistaksis, dan badan terasa lemah. pemeriksaan
darah didapatkan data bahwa HB: 9,3 gr%, leukosit : 25.000/mm3 ,trombosit : 100.000/Mel
darah.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

(a) risiko cidera


(b) risiko infeksi
(c) risiko perdarahan
(d) intoleransi aktivitas
(e) hambatan mobilitas fisik
 
8
- 84 - Jawaban : meningkatkan perfusi jaringan serebral dan oksigenasi yang adekuat
4

Seorang laki-laki  berusia 55 tahun dirawat di bangsal neurologi dengan intra cerebral 
hemoragik dengan kesadaran koma, edema cerebral, pernapasan kusmaul, frekuensi napas 35
x/menit, TD 180/100 MmHg, frekuensi nadi 100 x/menit.

Apakah tindakan prioritas pada kasus diatas ?

(a) mencegah dan meminimalkan komplikasi dan kelumpuhan yang permanen


(b) membantu pasien dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
(c) meningkatkan perfusi jaringan serebral dan oksigenasi yang adekuat
(d) memberikan informasi tentang proses penyakit pada keluarga.
(e) melakukan latihan ROM yang adekuat setiap hari
 
8
- 85 - Jawaban : bersihan jalan napas tidak efektif
5

Seorang laki-laki  berusia 56 tahun dirawat di ruang bangsal neurologi dengan kesadaran
koma, pasien didiagnosis mengalami stroke hemorhagik, pernapasan ronkhi pada lobus atas
paru kiri, frekuensi napas 28 x/menit, TD 150/100 MmHg, frekuensi nadi 900 x/menit, pasien
terpasang NGT untuk kepentingan nutrisi, terpasang poly catheter.

Apakah masalah keperawatan pada kasus tersebut?

(a) risiko cidera


(b) risiko infeksi
(c) bersihan jalan napas tidak efektif
(d) gangguan pola eliminasi
(e) pola napas tidak efektif
 
8
- 86 - Jawaban : distensi daerah mid umbilical dan simfisis
6

Seorang laki-laki berusia 53 tahun datang kerumah sakit dengan keluhan kesulitan saat buang
air kecil. Pasien mengatakan mengalami nyeri hebat tak tertahankan yang terkadang datang
terutama setelah BAK, BAK yang dilakukan terasa tidak lampias, menetes dan sedikit
terutama 3 hari belakangan.

Apakah data pemeriksaan fisik palpasi yang akan didapatkan pada kasus diatas?

(a) nyeri tekan pada daerah abdomen dan pinggang


(b) distensi daerah mid umbilical dan simfisis
(c) nyeri raba pada sekita penis dan scrotum
(d) nyeri tekan hanya pada scrotal
(e) distensi abdomen
 
8
- 87 - Jawaban : Nyeri akut
7

Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa ke RS dengan keluhan nyeri pada persendian,
sering kaku pada pagi hari, serta sulit untuk berjalan. Saat dikaji pada kedua sendi metatarsal
phalanges mengalami pembengkakan, hasil dari pemeriksaan asam urat darah diketahui 4,5
mg/dl.

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien berdasarkan kasus di atas ?

(a) Nyeri akut


(b) Resiko infeksi
(c) Defisit self care
(d) Kurang pengetahuan
(e) Hambatan mobilitas fisik
 
8
- 88 - Jawaban : gangguan nutrisi lebih dari kebutuhan tubuh
8

Seorang perempuan berumur 50 tahun datang ke RS dengan keluhan selalu merasa kelelahan, 
nyeri sendi dan otot serta pola makan tidak ideal. Saat dilakukan pemeriksaan fisik hasil TTV
didapatkan : TD : 140/90 mmHg, Suhu badan 37,5°C, Frekuensi Nadi : 90 x/menit, frekuensi
napas 20x/menit,   penambahan berat badan 40% dari berat ideal, kulit nampak kering.

Apakah prioritas masalah keperawatan yang sesuai pada kasus di atas ?

(a) penurunan kardiak output


(b) gangguan nutrisi lebih dari kebutuhan tubuh
(c) kerusakan integritas kulit
(d) gangguan perfusi jaringan perifer
(e) gangguan mobilitas fisik
 
8
- 89 - Jawaban : memberikan air gula
9

Seorang pasien perempuan, usia 52 tahun diantar keluarga  ke rumah sakit dengan keluhan
badan terasa lemah, kulit lembab dan keringat dingin.  Pemeriksaan fisik kulit teraba basah
dan dingin, TD 80/60 mmHg P 110 x/menit,  pemeriksaan laboratorium menunjukkan GDS
80 mg/dl

Apakah tindakan mandiri perawat  yang tepat pada kasus di atas  ?

(a) memberikan air gula


(b) memberikan air putih
(c) memberikan NS 500 ml
(d) mengatur posisi semifowler
(e) memberikan insulin 10 unit
 
9
- 90 - Jawaban : Menghidari makanan tinggi purin
0

Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri pada
persendian kaki dan tangan, nyeri muncul ketika beraktivitas. Saat dilakukan pemeriksaan
tampak tanda peradangan pada persendian telapak kaki dan tangan. Pemeriksaan laboratorium
nilai  GDS 160 mgDL, asam urat 10 mg/dl dan cholesterol total 120 mgDL.

Apakah anjuran perawat yang tepat berdasarkan kasus  tersebut ?

(a) Mengurangi makanan yang manis


(b) Mengurangi makanan berkarbohidrat
(c) Mengurangi makan yang asin-asin
(d) Menghidari makanan tinggi purin
(e) Meningkatkan asupan protein
 
9
- 91 - Jawaban : Nyeri akut
1

Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa ke RS dengan keluhan nyeri skala 7  pada
persendian, sering kaku pada pagi hari, serta sulit untuk berjalan. Saat dikaji pada kedua sendi
metatarsal phalanges mengalami pembengkakan, hasil dari pemeriksaan asam urat darah
diketahui 4,5 mg/dl.

Apakah prioritas masalah keperawatan pada pasien berdasarkan kasus di atas ?

(a) Nyeri akut


(b) Resiko infeksi
(c) Defisit self care
(d) Kurang pengetahuan
(e) Hambatan mobilitas fisik
 
9
- 92 - Jawaban : diet sesuai kalori yang dibutuhkan
2

Seorang  perempuan usia 30 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam  untuk memeriksakan
kadar gula darahnya. klien mengeluh akhir-akhir ini sering kencing dan dan ada rasa kebas
pada telapak kaki. Perawat bermaksud akan menginformasikan cara mempertahankan kadar
gula darah

Apakah informasi yang paling tepat disampaikan perawat kepada pasien ?

(a) gantilah minuman bergula dngan air putih


(b) batasi makanan yang berasal dari daging dagingan
(c) diet sesuai kalori yang dibutuhkan
(d) perbanyak makanan sayur berwarna hijau
(e) tinggi protein
 
9
- 93 - Jawaban : membaca rekam medik pasien
3

Seorang  perawat pelaksana yang baru saja bertugas setelah cuti sakit membaca instruksi ketua
tim untuk melakukan  perawatan luka pada pasien dengan diabetes. Perawat akan
mempersiapkan alat dan bahan untuk tindakan tersebut namun sebelumnya perawat harus
melakukan verifikasi/pengecekan data ?
Apakah yang dilakukan oleh perawat ?

(a) menghubungi dokter penanggug jawab untuk klarifikasi


(b) menelpon ketua tim untuk konfirmasi jenis balutan
(c) menanyakan kondisi luka pada pasien
(d) berdiskusi dengan anggota tim lain
(e) membaca rekam medik pasien
 
9
- 94 - Jawaban : ukur status antropometri pasien (BB dan TB)
4

Seorang  perempuan usia 46 tahun datang ke poliklinik dengan riwayat penyakit hipertiroid,
keluhan berat badan turun, sering makan banyak namun pasien merasa letih, pasien
mengatakan bahwa obat anti tiroid yang dikonsumsi telah habis.  Pasien telah diambildarah
untuk pemeriksaan penunjang T4 dan T3 serum.

Apakah pengkajian keperawatan prioritas pada kondisi pasien tersebut ?

(a) ukur status antropometri pasien (BB dan TB)


(b) observasi ada tidaknya eksoptalmus
(c) kaji efek samping obat anti tiroid
(d) kaji tingkat aktivitas pasien
(e) ukur lingkar perut pasien
 
9
- 95 - Jawaban : hindari lantai yang licin
5

Seorang  pasien perempuan berusia 45 tahun datang ke poliklinik diantar suami. Pasien
memiliki riwayat penyakitDM sejak 8 tahun yang lalu Saat ini pasien mengeluh  penglihatan
kabur dan setiap ke kamar mandi dituntun keluarga. Perawat akan memberi edukasi untuk
keselamatan pasien tersebut.

Apakah edukasi yang  tepat  pada kondisi tersebut ?

(a) gunakan kursi roda saat ke kamar mandi


(b) instruksikan untuk tidak mengunci pintu
(c) berikan pencahayaan yang cukup
(d) gunakan kruk saat berjalan
(e) hindari lantai yang licin
 
9 - 96 - Jawaban : semi fowler
6

Seorang laki laki berusia 45 tahun memiliki gagal jantung kiri, mengalami kesulitan bernapas.
Pemeriksaan fisik ferkuensi napas 28 x/m , frekuensi nadi 82x/m,  auskultasi paru kiri
terdengar redup. perawat akan memberikan rasa nyaman sehingga perlu pengaturan posisi.

Manakah posisi tidur terbaik untuk pasien ?

(a) sim
(b) supine
(c) fowler
(d) semi fowler
(e) trendelenburg
 
9
- 97 - Jawaban : berikan nutrisi parenteral
7

Seorang wanita berumur 42 tahun dirawat di ruang bedah wanita, pasien tersebut mengatakan
sering muntah, merasa mual, dan tidak ada keinginan untuk minum, pasien juga tampak
lemah, muntah lebih dari 5 kali, turgor kulit kurang elastis, dan pulsasi nadi lemah.

Apakah implementasi yang tepat dari data diatas ?

(a) memasang selang NGT


(b) melakukan kumbah lambung
(c) kolaborasi pemberian tranfusi darah
(d) berikan cairan hangat
(e) berikan nutrisi parenteral
 
9
- 98 - Jawaban : Edema
8

Seorang laki-laki  berusia 46 tahun dirawat di bangsal penyakit dalam pria, menyeluh mual,
muntah, anorexia, gatal pada kulit. Perawat A melakukan pemeriksaan  klien tampak pucat,
lemah, edema pada seluruh tubuh, dullness pada hati, tympani pada gaster, resonan pada
sebagian besar paru. Pemeriksaan tanda vital RR 30 x/menit, TD 170/90 MmHg, HR 90
x/menit.

Manakah yang merupakan hasil pemeriksaan dengan cara palpasi  ?

(a) Dullnes
(b) Tympani
(c) Resonan
(d) Edema
(e) Raless
 
9
- 99 - Jawaban : kolaborasi pembedahan
9

Seorang laki-laki berusia 35 tahun masuk ke rumah sakit dengan keluhan kolik abdomen dan
muntah sejak 2 hari yang lalu. Pasien tampak kesakitan sambil memegang perutnya. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan distensi abdomen. Dokter mengatakan bahwa pasien
kemungkinan terkena perporasi apendiks.

apakah tindakan yang tepat pada kasus tersebut?

(a) pemasangan IV line


(b) kolaborasi pembedahan
(c) pemberian obat pencahar
(d) pemberian obat anti kembung
(e) pemasangan naso gastric tube
 
1
- 100
0 Jawaban : memijit, menaikan dan menurunkan selang
-
0

Seorang perempuan berusia 35 tahun dirawat di bangsal paru dengan efusi pleura, terpasang
WSD sudah 3 hari yang lalu. Pasien mengeluh sesak bertambah, terasa nyeri, dan tampak
gelisah. Perawat yang bertugas segera memeriksa kepatenan WSD, ternyata WSD terindikasi
mengalami sumbatan.

Apakah tindakan yang tepat dilakukan perawat ?

(a) memberikan posisi yang nyaman


(b) menjelaskan penyebab sumbatan
(c) melapor ke dokter yang merawat
(d) melakukan suction pada slang wsd
(e) memijit, menaikan dan menurunkan selang
 
1
- 101
0 Jawaban : penjelasan prosedur tindakan
-
1
Seorang perempuan berusia 56 tahun di rawat di bangsal penyakit paru dengan efusi pleura,
mengeluh sesak napas, mudah lelah, dan tak dapat tidur. Seorang perawat melakukan
pengkajian dan mempersiapkan klien untuk pemasangan WSD.

Apakah tindakan prioritas berdasarkan kasus di atas ?

(a) Penjelasan latihan


(b) penjelasan pembiayaan
(c) penjelasan minum obat
(d) penjelasan lama dirawat
(e) penjelasan prosedur tindakan
 
1
- 102
0 Jawaban : ajarkan ROM aktif
-
2

Laki-laki umur 40 tahun, sudah 1 minggu dirawat dengan kondisi stroke non hemoragik
sebelah kiri tubuh. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan : kekuatan otot kiri 3, pasien hanya
berbaring di tempat tidur, TD 120/80 mmHg, Nadi 80 x/menit, frekuensi napas :16 x/menit,
Suhu tubuh : 37 C

APakah tindakan keperawatan utama pada pasien tersebut  ?

(a) ajarkan ROM aktif


(b) Ajarkan keluarga ROM pasif
(c) Bantu mobilisasi duduk
(d) bantu ADL pasien
(e) Ambulasi
 
1
- 103
0 Jawaban : Hipermetabolisme
-
3

Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat di Ruang penyakit dalam dengan keluhan : badan
gemetar, lemes,terasa panas sekali. Pemeriksaan fisik: Tampak lelah dan badannya kurus
sekali, terlihat tremor, teraba kelenjar thyroid, TD 140/80 mmHg, Nadi 98x/menit, RR
24x/menit, suhu tubuh 38,4 C. Diagnosa Medis : Hiperthyroid

Apakah penyebab penurunan berat badan pada klien?


(a) Hipermetabolisme
(b) Menderita infeksi
(c) Malabsorbsi nutrisi
(d) Stimulasi simpatis
(e) peningkatan cardiac output
 
1
- 104
0 Jawaban : fracture
-
4

Penanganan osteomyelitis di bangsal perawatan adalah dengan antibiotik dosis tinggi,


immobilisasi, pembedahan pada kasus kronis dan hospitalisasi (MRS). Tujuan immobilisasi
adalah untuk mencegah komplikasi.

Apakah komplikasi yang dapat dicegah melalui immobilisasi ?

(a) osteomyelitis chronic


(b) septic artritis
(c) bone abscess
(d) bacteremia
(e) fracture
 
1
- 105
0 Jawaban : Nyeri
-
5

Seorang laki-laki berusia 35 tahun masuk ke ruang Orthopedi dengan keluhan nyeri dan
kesulitan mengerakkan ekstremitas kiri akibat  KLL. Pemeriksaan fisik terdapat fraktur
terbuka 1/3 femur proksimal dekstra. Hematoma, false movement. X-ray menunjukkan garis
patah komplit, displaced dan komunitif. SaO2 92%, Nadi Dorsalis pedis dekstra tidak teraba,
ekstremitas dingin, CRT > 3 detik.

Apakah diagnosa keperawatan utama kasus diatas?

(a) Nyeri
(b) Kecemasan
(c) Resiko infeksi
(d) Resiko syok hipovolemia
(e) Kerusakan mobilitas fisik
 
1 - 106 Jawaban : Derajat III C
0-
6

Seorang laki-laki berusia 35 tahun masuk ruang Orthopedi dengan keluhan nyeri akibat  KLL.
Pemeriksaan fisik terdapat fraktur terbuka 1/3 femur proksimal dekstra. Hematoma, false
movement. X-ray menunjukkan garis patah komplit, displaced dan komunitif. SaO2 92%.
Nadi Dorsalis pedis dekstra tidak teraba, ekstremitas dingin, CRT > 3 detik.

Berapakah derajat fraktur pada kasus diatas ?

(a) Derajat I
(b) Derajat II
(c) Derajat III A
(d) Derajat III B
(e) Derajat III C
 
1
- 107
0 Jawaban : kruk
-
7

Seorang laki-laki berusia 25 tahun pada fase rehabilitasi post operasi fraktur femur sinistra
dengan mengunakan alat bantu.

Apakah alat bantu berjalan yang tepat pada kasus diatas?

(a) tongkat tripot


(b) tongkat quad
(c) kruk
(d) walker
(e) kursi roda
 
1
- 108
0 Jawaban : Bula, pucat
-
8

Seorang perempuan berusia 20 tahun mengalami luka bakar pada lengan tangan kanan akibat
tersiram minyak panas. Keluhan yang dirasakn pasien adalah nyeri, panas dan terdapat
gelembung berisi cairan dibawah kulit yang mengalami luka bakar

Apakah data klinis yang menununjukkan bahwa klien mengalami luka bakar derajat II dalam
pada kasus diatas?
(a) Hiperemis
(b) Hiperestesia
(c) Bula, kemerahan
(d) Bula, pucat
(e) Hitam, kering
 
1
- 109
0 Jawaban : 36%
-
9

Seorang perempuan berusia 30 tahun masuk rumah sakit akibat kompor meledak.
Pemeriksaan fisik terdapat  luka bakar  mengenai kedua tangannya secara keseluruhan, serta
seluruh dada bagian depan, . BB pasien50 Kg.

Berapakah prosentase luas luka bakar klien?

(a) 27%
(b) 30%
(c) 36%
(d) 45%
(e) 54%
 
1
- 110
1 Jawaban : 5400 ml
-
0

Seorang laki-laki 35 tahun dirawat akibat  luka bakar tersengat petir saat sedang bekerja
disawah  : tampak luka bakar seluruh tangan kanannya, serta seluruh bagian dada depan, BB
pasien 50 kg dan perawat melakukan perhitungan  kebutuhan carian pasien tersebut.

Berapakah ebutuhan cairan pasien tersebut dalam 24 jam pertama?

(a) 900 ml
(b) 1800 ml
(c) 2700 ml
(d) 3600 ml
(e) 5400 ml
 
1
- 111
1 Jawaban : RL
-
1
Rumus paling sederhana menentukan kebutuhan cairan pada klien luka bakar adalah dihitung
berdasarkan rumus kebutuhan cairan Baxter.

Apakah cairan resusitasi yang digunakan?

(a) Koloid Plasma


(b) Glukosa 5%
(c) Nacl 0,9%
(d) RL
(e) Albumin
 
1
- 112
1 Jawaban : kerusakan integritas kulit
-
2

Seorang laki-laki berusia 50 Tahun di rawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan utama
saat masuk gula darah  sewaktu (GDS)  450 mg/dl, pandangan mata kabur, badan terasa
lemah. Terdapat luka pada telapak kaki kanan dengan warna dasar luka kehitaman, terdapat
goa pada luka dengan kedalaman kurang lebih 2 cm, luka berbau khas gangrene. pasien
kesulitan untuk pergi ke kamar mandi sendiri.

Apakah masalah keperawatan utama pada klien?

(a) kerusakan integritas kulit


(b) gangguan mobilitas fisik
(c) intoleransi aktivitas
(d) resiko infeksi
(e) kelemahan
 
1
- 113
1 Jawaban : gangguan citra tubuh
-
3

Seorang perempuan berusia 30 tahun, belum menikah, didiagnosa mengalami Chusing


Syndrome, saat ini berat badannya meningkat dari 46 kg menjadi 70 kg (Tinggi 156 cm),
terjadi penumpukan lemak terutama di belakang leher dan terjadi kerontokan dan penipisan
rambut, lapisan kulit menipis dan mudah iritasi. Pasien mengatakan tidak percaya diri dengan
penampilannya saat ini dan menyebabkan pasien tidak mau melakukan apa-apa.

Apakah masalah keperawatan utama pasien saat ini ?


(a) gangguan nutrisi lebih dari kebutuhan tubuh
(b) gangguan integritas kulit
(c) gangguan citra tubuh
(d) resiko infeksi
(e) kelemahan
 
1
- 114
1 Jawaban : menghindarkan makanan yang merangsang mual
-
4

Seorang perempuan berusia 45 tahun masuk rumah sakit sejak satu minggu yang lalu, dengan
keluhan mual dan muntah. tidak nafsu makan dan lemah. Pasien menyatakan suka makanan
yang pedas.  Saat dilakukan pemeriksaan penunjang laboratorium didapatkan kadar kalsium
serum meningkat. dan pasien didiagnosis hiperparatiroid

Apakah tindakan keperawatan utama pada pasien tersebut ?

(a) menghindarkan makanan yang merangsang mual


(b) menganjurkan makan sedikit tapi sering
(c) menyediakan makanan yang disukai pasien
(d) menghidangkan makanan selagi hangat
(e) Pemberian obat pereda mual
 
1
- 115
1 Jawaban : Perawatan luka
-
5

Seorang laki-laki berusia 45 tahun masuk ruang perawatan dengan erupsi kulit akut, klien
malas makan karena mukosa mulutnya luka. Skala nyeri 3,  tinggi badan pasien 155 cm berat
badan 58 kg. Dx Medis : Steven Johnson.

Apakah intervensi keperawatan untuk masalah keperawatan utama pada pasien ini?

(a) Anjurkan makan sedikit tapi sering


(b) Monitor tanda dan gejala infeksi
(c) Ajarkan tehnik relaksasi
(d) Perawatan luka
(e) Oral hygiene
 
1
- 116
1 Jawaban : leukosit 15.000/ml
-
6
Seorang laki-laki berusia 30 tahun, masuk ke ruang Orthopedi dengan keluhan Nyeri, panas
dan bengkak pada tungkai kaki kanan. Pemeriksaan fisik didapatkan luka terbuka membentuk
cekungan sampai dasar tulang, warna dasar luka pucat dan terdapat pus. Nyeri skala 6, suhu
badan 390 C. Hasil Lab Leukosit 15.000/mL dan GDS 340 mg/dL.

Manakah data penunjang yang menunjukkan adanya infeksi?

(a) nyeri skala 6


(b) gds 340mg/dl
(c) suhu badan 39 C
(d) leukosit 15.000/ml
(e) warna dasar luka pucat
 
1
- 117
1 Jawaban : perfusi cerebral adekuat
-
7

Seorang laki laki berusia 50  tahun, masuk bangsal perawatan dengan keluhan saat bangun
tidur tiba tiba kaki dan tangan sebelah kanan terasa lemah,  bicara terdengar tidak jelas. Sulit
untuk menelan. Didapatkan  hasil CT Scan kepala adanya kesan lesi  otak berbentuk baji pada
Hemisfer Sinistra

Apakah kriteiria hasil utama (nursing outcome) pada kasus diatas ?

(a) TIK dalam batas mormal


(b) Tidak terjadi gangguan persepsi
(c) ambulasi pasien adekuat
(d) perfusi cerebral adekuat
(e) speech therapy
 
1
- 118
1 Jawaban : Periksa identitas/kontabilitas yang tertera pada kantung darah
-
8

Seorang perempuan berusia  18  tahun, dirawat di Rumah Sakit  dengan diagnosis  thalasemia
sejak usia 5 tahun. Pasien mengeluh tubuh terasa semakin lama samakin melemah, tidak
bertenaga, nafsu makan dan BB turun. Pasien akan diberikan transfusi untuk kesekian
kalinya.  Hasil  laboratorium menunjukan data : Hb 5,6 gr/dl. Perawat telah mempersiapkan
darah untuk dipasang
Apakah langkah perawat selanjutnya ?

(a) Periksa identitas/kontabilitas yang tertera pada kantung darah


(b) ganti selang infus dengan selang transfusi
(c) Pantau tanda-tanda vital klien
(d) Siapkan informed consent
(e) ganti cairan psien dengan cairan NaCL
 
1
- 119
1 Jawaban : Defisit volome cairan
-
9

Seorang pasein, 24 tahun, dirawatn dengan demam berdarah. Pengkajian nampak mukosa
bibir kering, pasien mengeluh lemas  dan tidak nafsu makan. TD 90/80 mmHg, frekuensi
napas 22 x/m, suhu 38 C. Hasil pemeriksaan menunjukan trombosit: 25.000 / m³, hematokrit
45%, Hb : 11 gr/dl.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

(a) Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh


(b) Tidak efektifnya pola nafas
(c) intoleransi aktivitas
(d) Defisit volome cairan
(e) hipertermia
 
1
- 120
2 Jawaban : Kerusakan Integritas Kulit
-
0

Seorang pasien wanita 30 tahun dating ke puskesmas dengan keluhan muncul lesi kemerahan
pada kulit. Keluhan sdah dirasakan pasien sejak 1 minggu yang lalu. Awalnya dirasa pasien
hanya rasa gatal-gatal, namun beberapa hari kemudian terjadi perubahan warna kulit menjadi
kemerahan sampai terasa perih dan bagian kulit menjadi lecet.. Hasil pemeriksaan fisik
ditemukan ruam di telapak tangan, daerah muka (pipi dan dahi), Nadi: 110 kali/menit, RR: 26
kali/menit, BP: 110/70 mmHg.

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?

(a) Ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh


(b) Resiko Ketidakefektifan Perfusi Jaringan Perifer
(c) Ketidakefektifan pola nafas
(d) Nyeri akut
(e) Kerusakan Integritas Kulit
 
1
- 121
2 Jawaban : Menganjurkan istirahat dan menjaga nutrisi yang cukup
-
1

Seorang pasien laki-laki 20 tahun datang ke polipenyakit dalam dengan keluhan, demam,
cepat merasa lelah, lesu, lemah, mengeluh nyeri kepala, nyeri sendi dan pusing. Pada sekujur
tubuh muncul ruam berair hingga rongga mata, telinga hingga hidung.  pasien terdiagnosis
cacar air. Perawat merencanakan perawatan di rumah

Apakah edukasi yang tepat untuk penanganan masalah utama pasien ?

(a) Menganjurkan menghindari makanan laut


(b) Menganjurkan pasien sering mandi
(c) Menganjurkan istirahat dan menjaga nutrisi yang cukup
(d) Menganjurkan memberi bedak tabur pada kulit yang iritasi
(e) Menganjurkan pasien untuk tidak boleh mandi
 
1
- 122
2 Jawaban : Intoleran Aktifitas
-
2

Seorang pasien wanita 56 tahun dirawat diruang penyakit dalam wanita  dengan keluhan
terkadang n palpitasi jantung dan merasa selalu lemah. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan
data suhu: 37,1 C, Nadi: 110 kali/menit, napas: 22 kali/menit, TD: 90/50 mmHg. Kulit pasien
teraba hangat, dan tampak pucat serta kering. Hasil pemerikasaan diagnostic menandkan
bahwa pasien anemia kurang asam folat dan diintruksikan makan makanan yang mengandung
asam folat

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?

(a) Ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh


(b) Resiko Ketidakefektifan Perfusi Jaringan Perifer
(c) Ketidakefektifan pola nafas
(d) Nyeri akut
(e) Intoleran Aktifitas
 
1
- 123 Jawaban : Mendiskusikan makanan yang dibutuhkan untuk diet seimbang mencegah
2
- anemia
3
Seorang wanita 76 tahun dirawat diruang penyakit dalam  dengan keluhan adanya sering
merasa berdebar pada jantungnya pasien merasa selalu lemah. Hasil pemeriksaan fisik
didapatkan data suhu : 37,1 C, Nadi: 110 kali/menit, napas : 22 kali/menit, TD: 90/50 mmHg.
Kulit pasien teraba hangat, dan tampak pucat serta kering. Hasil pemerikasaan diagnostic
menandakan bahwa pasien  mengalami penurunan Hb akibat kekurangan asam folat.

Apakah edukasi yang tepat untuk pasien tersebut?

(a) Mendiskusikan makanan yang dibutuhkan untuk diet seimbang mencegah anemia
(b) Menganjurkan makan yang rendah garam dan lemak
(c) Menganjurkan makan tinggi serat
(d) Menganjurkan makan makanan tinggi kalori dan protein
(e) Menganjurkan makan makanan yang lunak
 
1
- 124
2 Jawaban : mengecek kondisi kuku dan telapak tangan
-
4

Seorang perempuan usia 20 thn di rawat di ruang penyakit dalam sebuah RS, keluhan saat
pengkajian pasien sering merasa cepat lelah terutama jika naik tangga. Pemeriksaan fisik ,
capillary refill time: 3 detik Nadi: 118 kali/menit, RR: 26 kali/menit, BP: 110/60 mmHg.
Hasil lab di dapatkan Hb: 10 g/dl. Perawat akan mengkaji tanda anemis yang nampak pada
pasien

Apakah yang akan akan dilakukan perawat tersebut ?

(a) melakukan perkusi hepar


(b) memeriksa warna rambut
(c) mengobservasi gigi dan mulut
(d) memeriksa sebaran rambut
(e) mengecek kondisi kuku dan telapak tangan
 
1
- 125
2 Jawaban : berikan cairan parenteral
-
5

Seorang wanita usia 21tahun dibawa ke RS  dengan keluhan utama  nyeri pada perut dan
demam tinggi pemeriksaan suhu 39oC, Nadi: 120 kali/menit, napas: 26 kali/menit, TD: 90/60
mmHg. Tampak terdapat perdarahan pada kulit berupa bercak-bercak merah keunguan, akral
dingin,  pasien tampak lemas. Tanda-tanda vital. Hasil lab di dapatkan trombosit: <60.000,
Ht:  15%. 
Apakah intervensi utama  pada kasus tersebut ?

(a) berikan cairan parenteral


(b) berikan kompres hangat
(c) monitor perdarahan gusi
(d) Pemeriksaan rumple leed
(e) pasang foley kateter
 
1
- 126
2 Jawaban : Mengambil nilai tengah dari sistolik dan diastolik
-
6

Seorang laki-laki berusia 18 tahun dibawa ke RS , pasien mengeluh nyeri pada perut dan
demam tinggi 39,0 C, N: 120 kali/menit, RR: 26 kali/menit, BP: 100/60 mmHg. Tampak
bercak merah keunguan di lengan pasien. Perawat A akan melakukan pemeriksaan tes Rumple
leed kepada pasien tersebut dengan terlebih dahulu memberikan salam terapeutik, menyiapkan
alat dan bahan, kemudian memeriksa tekanan darah pasien.

Apakah tahapan tindakan perawat selanjutnya pada pemeriksaan Rumple leed?

(a) Melihat adanya petikie


(b) Menghitung jumlah petikie
(c) Menahan sfigmomanometer selama 10 menit.
(d) Mengambil nilai tengah dari sistolik dan diastolik
(e) Memompa sfigmomanometer sampai berada dinilai tengah.
 
1
- 127
2 Jawaban : mencatat jumlah ptekie disekitar pemasangan manset
-
7

Seorang perempuan usia 20 thn dibawa ke  RS , pasien mengeluh nyeri pada perut dan demam
tinggi 39,5 C, frekuensi nadi : 120 kali/menit, frekuensi napas: 24 kali/menit, TD: 100/60
mmHg. Tampak bercak merah keunguan di lengan pasien. Perawat akan melakukan
pemeriksaan tes Rumple leed kepada pasien tersebut dengan terlebih dahulu memberikan
salam terapeutik, menyiapkan alat dan bahan. Perawat kemudian memeriksa terlebih dahulu
tekanan darah, mengambil nilai tengah dari sistolik dand iastolik selanjutnya memompa dan
menahan sfigmomanometr selama 10 detik

Apakah tahapan tindakan perawat selanjutnya pada pemeriksaan Rumple leed?

(a) mencatat jumlah ptekie disekitar pemasangan manset


(b) Menyarankan pasien untuk menarik nafas
(c) memompa kembali spignomanometer
(d) mengambil nilai tengah dari sistolik dan diastolik
(e) melepaskan manset
 
1
- 128 Jawaban : Minta klien untuk segera melaporkan gejala menggigil, sakit kepala, gatal,
2
- kemerahan
8

Seorang laki-laki umur 60dirawat di ruang penyakit dalam RS X. Pasien mual, muntah-
muntah, lemah, lemas dan pusing. N: 85 kali/menit, RR: 28 kali/menit, BP: 120/60 mmHg.
Hasil pemeriksaan laboratorium Hb pasien 8,6. Berdasarkan Intruksi dokter pasien harus
mendapatkan tranfusi. Perawat A mulai melakukan prosedur tranfusi dimulai mencuci tangan,
menggunakan sarung tangan sekali pakai, menjelaskan prosedur kepada pasien.

Apakah langkah selanjutnya untuk prosedur tranfusi darah?

(a) Minta klien untuk segera melaporkan gejala menggigil, sakit kepala, gatal, kemerahan
(b) Pastikan klien menandatangani format persetujuan
(c) Buat jalur IV dengan kateter besar
(d) Gunakan selang infus yang punya filter
(e) Identifikasi produk darah klien
 
1
- 129
2 Jawaban : Kekurangan Volume Cairan
-
9

Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke RS dan saat ini telah dipindajkan ke bangsal bedah.
Hasil pengkajian didapatkan data berat badan pasien 50 kg. sebelumnya pasien terkena luka
bakar karena air panasdaerah punggung seluruhnya, kedua tangan seluruhnya dan kaki sebelah
kanan seluruhnya.. hasil pemeriksaan fisik didapatkan hamper seluruh luka terdapat bulla.

Apakah masalah keperawatan pada pasien tersebut?

(a) Ketidakseimbangan Nutrisi


(b) Kekurangan Volume Cairan
(c) Nyeri Akut
(d) Gangguan Citra Tubuh
(e) Ketidakefektifan pola napas
 
1 - 130 Jawaban : kurangnya nutrisi bd intake makanan inadekuat
3-
0

Seorang perempuan berusia 42 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan utama:
mual-mual, tidak nafsu makan, makan setiap hari sedikit sekali, 2 hari tidak BAB.
Pemeriksaan fisik BB 47 dan TB 156 cm, Pemeriksaan Laborat:  Hiperkalsemia, Parathormon
serum meningkat, hipercalciuria, hiperposphatiuria.  pemeriksaan Radiologi nampak
Demineralisasi tulang. Pasien mendapatkan diagnosis Hiperparathyoid Primer

Apakah masalah keperawatan utama pada pasien diatas?

(a) resiko injury (fraktur patologis)b.d dimeniralisasi


(b) kurangnya cairan bd hipercalsifikasi urin
(c) konstipasi bd penurunan motilitas usus
(d) gangguan eliminasi urine bd hiperphospatiuria
(e) kurangnya nutrisi bd intake makanan inadekuat
 
1
- 131
3 Jawaban : Ajarkan oral hygine
-
1

Seorang perawat Y melakukan pembinaan kesehatan komunitas di SD X, dari hasil survey


lapangan terdapat 50 % siswa SD kelas III yang mengalami sakit gigi, sebagian besar kondisi
gigi siswa kotor dan mengalami karies gigi.

Apakah intervensi utama yang perlu dilakukan perawat pada siswa SD tersebut diatas?

(a) Pemeriksaan gigi secara rutin


(b) Pemberian tablet kalsium
(c) Merujuk ke puskesmas
(d) Pendidikan kesehatan
(e) Ajarkan oral hygine
 
1
- 132
3 Jawaban : mengajarkan teknik reflek oksitosin
-
2
Seorang perawat dipanggil kerumah sebuah keluarga, dalam rumah tersebut ada anggota
keluarga yang memiliki seorang bayi berusia 1 hari, suami klien mengatakan air susu istrinya
hanya keluar sedikit, dan menanyakan tindakan yang sebaiknya harus dilakukan istrinya
kepada perawat agar klien bisa menyusui dengan lancar

 
Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

(a) sarankan ibu ke dokter anak


(b) sarankan pemberian susu formula
(c) sarankan kedokter spesialis kandungan
(d) mengajarkan teknik reflek oksitosin
(e) berikan obat untuk memperlancar ASI
 
1
- 133
3 Jawaban : kolaborator
-
3
seorang perawat melakukan kunjungan rumah pada sebuah keluarga yang merawat lansia
dengan stroke berdasarkan hasil pengkajian keluarga mengalami gangguan psikososial dan
ekonomi karena beban harus merawat lansia dengan penyakit stroke dalam waktu yang lama.
perawat berencana akan mendatangkan psikolog dan pekerja social untuk bersama-sama
menyelesaikan masalah tersebut

apakah peran perawat yang telah dilakukan pada kasus diatas?

(a) peneliti
(b) pendidik
(c) advokator
(d) role model
(e) kolaborator
 
1
- 134
3 Jawaban : pendidik
-
4
Seorang perawat melakukan kunjungan rumah pada keluarga yang merawat seorang anak
dengan gizi kurang. berdasarkan hasil pengkajian keluarga mangalami masalah ekonomi dan
bingung perawatan untuk anaknya dalam hal makanan yang sehat dan bergizi. perawat
berencana akan memberikan pendidikan kesehatan kepada keluarga tentang pemberian nutrisi
yang tepat pada anak tersebut

apakah peran perawat yang telah dilakukan pada kasus diatas?

 
(a) pendidik
(b) advokator
(c) role model
(d) koordinator
(e) kolaborator
 
1
- 135
3 Jawaban : confidentially
-
5
Seorang perawat melakukan kunjungan rumah pada sebuah keluarga didalamnya memiliki
anggota keluarga dengan penyakit kusta, keluarga merasa malu jika penyakit saudaranya
diketahui orang sekitar. klien tersebut telah mendapatkan perawatan kusta sebelumnya di
Puskesmas satu bulan yang lalu. Keluarga mengharapkan penyakit tersebut diceritakan ke
orang lain

Apakah prinsip etik yang harus dilakukan perawat berdasarkan kasus diatas?

(a) justice
(b) veracity
(c) beneficience
(d) confidentially
(e) non maleficience
 
1
- 136
3 Jawaban : risiko terjadinya penyakit yang dicegah dari imunisasi
-
6
Seorang perawat melakukan kunjungan pada sebuah keluarga yang memiliki tiga orang anak.
anak yang terakhir berumur 10 tahun. selama ini, anak yang terakhir belum pernah diimunisasi
karena orang tua sibuk.

apakah masalah keperawatan keluarga tersebut berdasarkan kasus diatas?

(a) risiko terjadinya penurunan kesehatan


(b) risioko meningkatnya kematian pada anak
(c) risiko meningkatnya kejasian penyakit menular
(d) risiko terjadinya penyakit yang dicegah dari imunisasi
(e) rrisiko ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
 
1
- 137
3 Jawaban : diskusikan kepada keluarga untuk berbagi tugas
-
7
Seorang perawat melakukan kunjungan ke sebuah keluarga, dalam keluarga tersebut ada
seorang ibu yang telah melahirkan bayinya satu bulan serta bapak yang selalu sibuk bekerja
dan tidak sempat membantu istrinya untuk memenuhi kebutuhan bayinya. kondisi ibu
kelelahan dan kurang istirahat.

apakah intervensi utama pada keluarga tersebut?

(a) menyarankan untuk istirahat


(b) penkes cara perawatan bayi yang benar
(c) melibatkan keluarga besar untuk merawat bayi
(d) diskusikan kepada keluarga untuk berbagi tugas
(e) anjurkan kepada ibu untuk memeriksakan kesehatannya
 
1
- 138
3 Jawaban : Autonomy
-
8
Seorang perawat sedang melakukan kunjungan pada sebuah keluarga. Dalam keluarga
tersebut ada anggotanya menderita SNH, dan perawat tersebut akan melakukan ROM pasif,
membantu makan, dan minum. sebelum mengajari 3 hal tersebut, klien diberi kesempatan
untuk memilih latihan yang mana yang akan dilakukan.

Apakah prinsip etik yang telah diterapkan oleh perawat berdasarkan kasus tersebut?

(a) Justice
(b) Autonomy
(c) Beneficience
(d) confidentially
(e) Nonmalefecience
 
1 - 139 Jawaban : penghubung
3
-
9
Sebuah keluarga telah memanggil seorang perawat dan menyampaikan bahwa dalam keluarga
ada anaknya yang menderita ketergantungan narkoba, dan ingin anaknya berhenti dari benda
haram [Link]. perawat menyarankan untuk berobat ke RS bagian ketergantungan obat

Apakah peran perawat pada kasus tersebut?

(a) advocate
(b) pendidik
(c) penghubung
(d) pemberi pelayanan
(e) pemodifikasi lingkungan
 
1
- 140
4 Jawaban : melakukan perawatan luka
-
0
Sebuah keluarga memiliki istri yang menderita diabetes disertai ganggren pada kaki kiri,
diameter luka 10 cm, terdapat jaringan nekrotik, merasa sangat tidak nyaman dengan bau pada
lukanya dan kaki sering kram, badannya terasa lemah. Hasil pemeriksaan gula darah terakhir
300mg/dl.

apakah tindakan yang harus segera dilakukan pada kasus tersebut?

(a) melakukan perawatan luka


(b) melakukan penyuluhan tentang diet
(c) mendemonstrasikan cara senam kaki
(d) melakukan penyuluhan aktifitas pada penderita diabetes mellitus
(e) melakukan penyuluhan tentang pemilihan bahan alami untuk menurunkan gula darah
 
1
- 141
4 Jawaban : ketidakefektifan pemberian ASI
-
1
Seorang perawat dipanggil kerumah oleh sebuah keluarga, dalam rumah tersebut ada anggota
keluarga yang memiliki bayi berusia 1 hari. suami klien mengatakan air susu istrinya belum
keluar dan bingung karena bayinya menangis terus. setelah dilakukan pengkajian perawat
menemukan puting susu klien menonjol tetapi payudara nyeri saat dipegang

Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

(a) ketidakcukupan ASI


(b) diskontuinitas pemberian ASI
(c) ketidakefektifan pemberian ASI
(d) ketidakefektipan pola makan bayi
(e) kesiapan meningkatkan pemberian ASI
 
1
- 142
4 Jawaban : penkes tentang diet DM dan perawatan luka
-
2
Seorang perawat sedang melakukan kunjungan rumah pada sebuah keluarga. salah satu
anggota keluarga tersebut menderita ulkus diabetikum dan baru pulang dari RS dua hari yang
lalu. keluarga mengatakan tidak mengerti dengan perawatan lukanya dan bingung jika
bertambah parah

Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

(a) Memberikan insulin


(b)
(c) melakukan perawatan luka
(d) sarankan sering melakukan cek gula darah
(e) penkes tentang diet DM dan perawatan luka
 
1
- 143
4 Jawaban : Ketidakefektifan menejeman diri pada lansia dengan DM
-
3

Pengkajian terhadap penduduk di suatu kelurahan A, didapatkan hasil bahwa 36% lansia
merasakan keluhan seperti sering BAK, haus, lapar dan 50% di antaranya  masih memiliki
kebiasaan sering makan dan minum yang manis, tidak menggunakan alas kaki , tidak
melakukan olahraga, tidak berpantang terhadap makanan dan penggunaan obat penurunan
gula darah tanpa resep dokter.
Apakah masalah keperawatan komunitas pada kasus tersebut diatas?

(a) Koping masyarakt tidak efektif


(b) Resiko peningkatan penyakit DM
(c) Pemeliharaan kesehatan tidak efektif
(d) Ketidakefektifan menejeman diri pada lansia dengan DM
(e) Ketidak efektifan peran perawatan keluarga pada lansia DM
 
1
- 144
4 Jawaban : Resiko terjadinya peningkatan kesakitan ispa
-
4

Seorang perawat melakukan pengkajian pada masyarakat di suatu desa, di peroleh data amgka
kesskitan ispa 42%, hipertwnsi 30%, penyakit kulit 15%, tb paru 6%, jantung 4%, penyakit
tulang dan sendi 10%. Data cara pengolahan sampah masyarakat 75% dibakar, dan data
kandang ternak yang menempel rumah 51% dari semua yang memiliki hewan ternak

Apakah masalah keperawatan komunitas pada masyarakat di atas?

(a) Kandang ternak yang tidak sehat


(b) Pengolahan sampah yang tidak sehat
(c) Tingginya angka kesakitan masyarakat.
(d) Resiko terjadinya peningkatan kesakitan ispa
(e) Resiko peningkatan angka kesakitan hipertensi dan penyakit kulit.
 
1
- 145
4 Jawaban : Resiko tinggi terjadinya penyakit menular : diare
-
5

Hasil penggkajian perawat di suatu wi;ayah diperoleh data terdapat 30% kasus diare pada
anak dalam satu bulan terakhir, 35% keluarga tidak penah mencuci tangan sebelum makan,
42% penyajian makanan tidak pernah ditutup. Hasil observasi lingkungan kotor dan banyak
lalat yang keluar masuk rumah penduduk

Apakah masalah keperawatan untuk kasus di atas?

(a) Gangguan saluran cerna


(b) Tidak efektifnya kader kesehatan
(c) Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
(d) Resiko tinggi terjadinya penyakit menular : diare
(e) Kerusakan lingkungan akibat prilaku tidak sehat masyarakat.
 
1
- 146
4 Jawaban : Primer
-
6

Seorang perawat mengunjungi suatu daerah untuk melakukan pembinaan kesehatan. Langkah
pertama yang dilakukan adalah melakukan pengkajian keperawatan dengan mengambil data-
data menggunakan questioner yang di sebarkan ke masyarakat

Apakah sumber data yang diperoleh melalui lembar questioner?

(a) Primer
(b) Tersier
(c) Sekunder
(d) Kualitatif
(e) Kuantitatif
 
1
- 147
4 Jawaban : Ketidakefektifan manajemen kesehatan diri pada lansia dengan DM
-
7

Hasil pengkajian terhadap penduduk di suatu kelurahan 36% lansia merasakan keluhan
penyakit DM seperti BAK terus, haus terus, lapar terus, luka lama sembuh dan 50% di
antaranya  masih memiliki kebiasaan sering makan dan minum yang manis, tidak
menggunakan alas kaki , tidak melakukan olahraga , tidak berpantang terhadap makanan dan
penggunaan obat penurunan gula darah tanpa resep dokter

Apakah masalah keperawatan komunitas untuk kasus tersebut?

(a) Defisiensi kesehatan komunitas


(b) Ketidakpatuhan masyarakat tentang kesehatan diri
(c) Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan dengan DM
(d) Perilaku kesehatan cenderung beresiko: peningkatan DM
(e) Ketidakefektifan manajemen kesehatan diri pada lansia dengan DM
 
1
- 148
4 Jawaban : Lingkungan yang buruk
-
8

Di daerah binaan saudara ditemukan khususnya di RW 01 RT X : banyaknya sampah yang


berserakkan, penggunaan sungai sebagai tempat mencuci, mandi & pembuangan kotoran
(buang air besar)
Apa masalah komunitas  yang tepat untuk situasi  tersebut?

(a) Sumber air tidak memenuhi syarat


(b) Kebersihan perorangan kurang
(c) Keperawatan komunitas
(d) Lingkungan yang buruk
(e) Kesehatan komunitas
 
1
- 149 Jawaban : Mengumpulkan para penderita hipertensi, lalu mengajarkan cara perawatan
4
- hipertensi dalam pertemuan yang rutin di lakukan sesui kesepakatan
9

Disuatu kelurahan, perawat menemukan 45 % penduduk usia produktif terdeteksi mengalami


hipertensi. Berdasarkan hasil wawancara dengan tokoh masyarakat dan ketua RW setempat,
masyarakat yang hipertensi sangat membutuhan pengetahuan tentang cara perawatan
hipertensi dirumah supaya tekanan darahnya tetap stabil

Apakah tindakan keperawatan yang dilakukan?

(a) Penyuluhan tentang hipertensi kepada seluruh masyarakat di pertemua warga.


Melakukan kunjungan rutin kepada keluarga ayng mempumyai amggota keluarga
(b)
hipertensi
Mengajarkan pada keluarga yang mempunyai anggota keluarga dengan hipertensi
(c)
tentang cara perawatan pasien hipertensi
Melakukan screening dengan pemeriksaan tekanan darah kepada seluruh warga yang
(d)
beresiko mengalami tekanan darah tinggi
Mengumpulkan para penderita hipertensi, lalu mengajarkan cara perawatan hipertensi
(e)
dalam pertemuan yang rutin di lakukan sesui kesepakatan
 
1
- 150 Jawaban : Resiko terjadinya penurunan derajat kesehatan pada lansia sehubungan
5
- dengan kurangnya informasi dalam perawatan dan pencegahan penyakit pada lansia
0

Hasil tabulasi data dari 69 orang lansia dengan penyakit yang diderita : hipertensi (35%),
rematik (29,3%), gastritis (23,5%), asam urat (21,3%). Di daerah tersebut juga tidak ada
kegiatan kelompok lansia, dan tidak ada posyandu lansia.

Apakah diagnosis keperawatan yang tepat?

Meningkatkan penyakit degenerative pada lansia berhubungan denga kurang


(a)
pengetahuan
Terjadinya angka kesakitan pada lansia berhubungan dengan lingkungan yang tidak
(b)
sehat
Potensi sehat pada lansia berhubungan dengan peningkatan pengetahuan lansia dalam
(c)
menjaga kesehatan
Resiko terjadinya penyakit menular pada lansia berhubungan dengan kurangnya
(d)
pengetahuan dalam perawatan lansia
Resiko terjadinya penurunan derajat kesehatan pada lansia sehubungan dengan
(e)
kurangnya informasi dalam perawatan dan pencegahan penyakit pada lansia
 
1
- 151
5 Jawaban : Kolaborasi dengan tiem medis
-
1

Risiko terjadi peningkatan angka kesakitan akibat penyakit diare sehubungan dengan
kebiasaan masyarakat yang merugikan kesehatan, ditandai 50% mengkonsumsi air sungai,
35% air minim tidak dimasak, kualitas air keruh, sumber air berasal dari sungai.

Apakah intervensi keperawatan utama yang dapat dilaksanakan ?

(a) Menggunakan air mineral


(b) Kolaborasi dengan tiem medis
(c) Melaksanakan pendidikan kesehatan
(d) Adakan pendekatan kepada tokoh masyarakat
(e) Laksanakan alih teknologi berupa pengolahan dan penyaringan air bersih
 
1
- 152
5 Jawaban : resiko infeksi
-
2
Sebuah keluarga memiliki anggota keluarga menderita DM ganggren pada kaki kanan dengan
diameter luka 15 cm, berbau dan merasa terganggu aktivitasnya. Keluarga mengatakan tidak
tahu cara merawat luka dan hanya membiarkannya saja

Apakah masalah keperawatan utama pada keluarga di atas?

(a) resiko infeksi


(b) nyeri pada luka
(c) gangguan integritas
(d) ketidakefektifan manajemen kesehatan
(e) ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan
 
1
- 153
5 Jawaban : pembagian waktu untuk keluarga yang cukup
-
3
Sebuah keluarga memiliki anak berusia 2,5 tahun. Pada saat ini anak mampu berjalan dan
aktif bermain bersama teman sebayanya. Ibunya telah menjadwalkan dan mengantar anaknya
untuk ikut di playgroup. Komunikasi keluarga dengan tetangga baik tetapi pertengkaran
dengan istri sering terjadi akibat suami sering pergi keluar kota dan tidak memperhatikan
keluarganya

Apakah tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi pada kasus di atas ?

(a) membantu anak untuk bersosialisasi


(b) memenuhi kebutuhan kesehatan anak
(c) pembagian waktu untuk keluarga yang cukup
(d) mempertahankan hubungan yang sehat dengan lingkungan
(e) merencanakan kegiatan anak untuk stimulasi perkembangan
 
1
- 154
5 Jawaban : keluarga memanfaatkan bahan alami disekitar rumah
-
4
Seorang perawat telah berkunjung pada sebuah keluarga yang  anggotanya ada yang berusia
68 tahun dengan riwayat asma bronchiale. Telah diberikan tindakan fisioterapi dada, teknik
nafas dalam dan batuk efektif serta penyuluhan tentang penanganan sesak nafas dengan
memanfaatkan bahan alami disekitar rumah dan aktifitas pada penderita asma,

Manakah evaluasi afektif yang dapat dilakukan pada kasus di atas?

(a) mengevaluasi kondisi sesak nafas


(b) keluarga mampu beraktivitas kembali
(c) keluarga memanfaatkan bahan alami disekitar rumah
(d) keluarga akan menggunakan fasilitas kesehatan terdekat
(e) meredemonstrasikan teknik nafas dalam dan batuk efektif
 
1
- 155
5 Jawaban : Pola nafas klien
-
5
 

Seorang perempuan berusia 26 tahun yang tengah mendapat perawatan di RS jiwa karena
sering mengalami halusinasi dengar, mendapat terapi electro convulsive therapy (ECT)
sebanyak 3 sesi. Hari ini, ia menjalani ECT untuk pertama kali dengan didampingi oleh
perawat.

Apakah hal yang harus dievaluasi oleh perawat di akhir pelaksanaan terapi tersebut?

(a) Pola nafas klien


(b) Fase halusinasi klien
(c) Persiapan premedikasi klien
(d) Tingkat kecemasan klien terhadap tindakan ECT
(e) Keseimbangan klien terutama ketika berdiri dan berjalan
 
1
- 156
5 Jawaban : Memvalidasi
-
6
Seorang laki-laki usia 25 tahun dirawat dengan halusinasi pendengaran. Ketika diajak diskusi
tentang halusinasinya klien menanyakan apakah perawat percaya apa yang didengar klien
(halusinasinya). Perawat menjawab bahwa ia percaya klien mengalami hal tersebut, namun ia
tidak mendengarnya.

Apakah tindakan yang dilakukan perawat tersebut ?

(a) Menghardik
(b) Memvalidasi
(c) Menyudutkan
(d) Menyampaikan tujuan
(e) Mengalihkan perhatian
 
1 - 157 Jawaban : Halusinasi Raba
5-
7
Seorang perempuan berumur 16 tahun dibawa ke RS jiwa karena sering berteriak-teriak
sendiri kemudian menangis di kamarnya. Hal ini terjadi sejak 6 bulan yang lalu klien menjadi
korban pemerkosaan. Keluarga mengatakan klien selalu merasa bahwa ada yang
memperkosanya. Dari hasil observasi perawat didapatkan data bahwa klien sering berlaku
seolah-olah melepaskan diri dari seseorang yang menyentuhnya.

Apakah masalah keperawatan utama pada klien tersebut?

(a) Halusinasi Bau


(b) Halusinasi Lihat
(c) Halusinasi Raba
(d) Halusinasi Dengar
(e) Halusinasi Kinestetik
 
1
- 158
5 Jawaban : Perilaku Kekerasan
-
8
 

Seorang perempuan 26 tahun marah-marah dan mengamuk dirumah, melemparkan semua


barang yang ada dirumah, dan memukul ibunya." Saat dibawa oleh keluarga ke RS Jiwa klien
berteriak disepanjang perjalanan dan tetap mengamuk.

Apakah diagnosa keperawatan utama yang dapat ditegakkan pada kasus diatas ?

(a) Isolasi sosial


(b) Harga diri rendah
(c) Perilaku Kekerasan
(d) Defisit perawatan diri
(e) Gangguan persepsi sensori: halusinasi
 
1
- 159
5 Jawaban : Gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran
-
9
 

Seorang perempuan 30 tahun dirawat diRS Jiwa mengatakan  mendengar suara-suara yang
mengatakan dia kotor dan jelek, suara itu datang setiap malam hari saat pasien  tersebut ingin
tidur. Ketika mendengar suara tersebut pasien menjadi marah.

Apakah diagnose keperawatan kasus diatas

(a) Gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran


(b) Gangguan persepsi sensori: halusinasi penglihatan
(c) Resiko perilaku kekerasan
(d) Harga diri rendah kronik
(e) Isolasi sosial
 
1
- 160
6 Jawaban : perilaku kekerasan
-
0
Seorang laki-laki berusia 30 tahun dirawat di RSJ. Keluhan utama pasien adalah perasaan
tidak berguna, terbuang, malu, dan tidak ingin dilahirkan. Data dari keluarga menyebutkan
bahwa pasien menunjukkan keluhan sejak 1 tahun yang lalu setelah istrinya menikah dengan
laki-laki lain. Data observasi menunjukkan pasien kurang mempertahankan kontak mata dan
ekspresi wajah sedih saat bercerita.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus di atas?

(a) halusinasi                                  


(b) isolasi sosial   
(c) harga diri rendah
(d) perilaku kekerasan
(e) defisit perawatan diri
 
1 - 161 Jawaban : mengajarkan berinteraksi sosial secara bertahap
6-
1
 

Seorang laki-laki berusia 40 tahun sudah 1 minggu dirawat di RSJ. Keluhan utama adalah


pasien tidak mau berbicara namun sesekali mempertahankan kontak mata saat interaksi. Data
observasi menunjukkan bahwa pasien selalu duduk sendiri dan tidak mau berkumpul dengan
teman-temannya.

Apakah intervensi keperawatan yang dapat dilakukan pada kasus di atas?

(a) membina hubungan saling percaya


(b) membuat jadwal kegiatan sehari-hari
(c) mendemonstrasikan cara mengatasi kesedihan
(d) membiarkan pasien sendiri supaya tetap tenang
(e) mengajarkan berinteraksi sosial secara bertahap
 
1
- 162
6 Jawaban : agresif
-
2
 

Seorang perempuan berusia 25 tahun di rawat di RSJ. Keluhan utama pasien adalah sering
marah bila teman sekamarnya mengganggu dan mengambil barang-barangnya dengan berkata
"bangsat, kurang ajar, jangan ambil barang saya". Data observasi menunjukkan pasien tidak
menunjukkan perilaku melukai orang lain.

Manakah rentang respon marah yang ditunjukkan pasien berdasarkan perilaku pada kasus di
atas?

(a) amuk
(b) mania
(c) agresif
(d) violent
(e) frustrasi
 
1
- 163
6 Jawaban : SP 1
-
3
 

Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di RSJ. Pasien mengeluh masih mendengar bisikan
yang menyuruhnya memukul orang lain yang muncul 5 kali dalam sehari. Data observasi
menunjukkan bahwa pasien sering menutup telinga dan berteriak ketakutan. Perawat berusaha
mengontrol pasien dengan berkata "bila bisikan itu datang lagi, anda bisa berlatih
mengusirnya sambil menutup telingan dan berkata: pergi, pergi kamu, kamu tidak nyata, kamu
suara palsu".

Manakah strategi pelaksanaan (SP) yang diajarkan oleh perawat kepada pasien berdasarkan
kasus di atas?

(a) SP 1
(b) SP 2
(c) SP 3
(d) SP 4
(e) SP 5
 
1
- 164
6 Jawaban : Minum air putih yang banyak untuk mengatasi mulut kering
-
4
 

Seorang perempuan 27 tahun merupakan salah satu klien di RS jiwa yang sudah mendapatkan
ijin untuk kembali ke rumah. Untuk itu, ia mendapat beberapa obat yang tetap harus
dikonsumsi di rumah nantinya. Salah satunya adalah obat CPZ (Chlorpromazine). Obat ini
merupakan obat yang dapat membantu proses istirahat klien. Namun, obat tersebut juga
menimbulkan efek samping.

Apakah tindakan yang harus dilakukan mengatasi efek samping obat?

 
(a) Melakukan pemeriksaan tekanan darah secra teratur tiap shift
(b) Minum air putih yang banyak untuk mengatasi mulut kering
(c) Menyarankan klien untuk banyak makanan berserat
(d) Menyuntikkan diazepam
(e) Tidur
 
1
- 165
6 Jawaban : Berduka disfungsional
-
5
 

Seorang anak  perempuan berusia 12 tahun adalah korban tsunami di Aceh yang kehilangan
orang tua dan adiknya. Sampai saat ini masih panik dan histeris jika mendengar suara
gemuruh yang tiba-tiba. Menurut guru sekolah, anak tersebut memang membutuhkan
perlakuan khusus karena sering minder, tidak tertarik bermain dengan teman sebaya dan suka
menyendiri. Guru pernah menemukan anak tersebut menangis sendiri dan di tangannya ada
sebuah lukisan yang bertema tsunami, kesedihan dan putus asa.

Apakah diagnosa keperawatan yang tepat pada anak tersebut?

(a) Berduka
(b) Kecemasan
(c) Berduka antisipatif
(d) Berduka disfungsional
(e) Koping keluarga tidak efektif
 
1
- 166
6 Jawaban : extended
-
6
seorang perawat sedang melakukan kunjungan pada sebuah keluarga yang anggotanya
menderita diare sudah 3 hari, dalam pengkajian keluarga tersebut di dapatkan data bahwa ada
suami, istri dan tiga orang anaknya dengan usia masing-masing 20 tahun, 12 tahun dan 3
tahun.

manakah tipe keluarga yang tepat berdasarkan kasus diatas?

(a) extended
(b) single parent
(c) keluarga komuni
(d) jaringan keluarga besar
(e) keluarga besar tiga generasi
 
1
- 167
6 Jawaban : melakukan BHSP
-
7
Sebuah keluarga salah satu anggotanya menderita stroke pasca perawatan RS, klien
mengalami kelemahan pada anggota geraknya, perawat ingin melakukan tindakan ROM untuk
membantu perbaikan kondisi klien

Apakah tindakan yang tepat sebelum melakukan tindakan tersebut?

(a) melakukan BHSP


(b) melakukan pengkajian
(c) melakukan perencanaan
(d) melakukan pemeriksaan fisik
(e) melakukan implementasi rom
 
1
- 168
6 Jawaban : pemeriksaan nyeri (pqrst)
-
8
seorang perawat dipanggil oleh sebuah keluarga yang anggotanya mengeluh nyeri kepala
hebat, setelah dilakukan pengkajian ditemukan TD: 160/ 90 mmmHg, Nadi: 90 kali/ menit,
pernafasan: 21 kali/ menit, klien mengatakan terakhir makan nasi goreng ikan asin

Apakah pemeriksaan fisik yang mendukung masalah keperawatan utama pada kasus?

(a) skala nyeri


(b) kualitas nyeri
(c) kapan nyeri dirasakan
(d) pemeriksaan nyeri (pqrst)
(e) rasa kaku pada tengkuk region sub oksipital
 
1 - 169 Jawaban : kondisi tempat tinggal padat dan kumuh
6
-
9
Sebuah keluarga dengan tipe keluarga extended family, dikunjungi oleh perawat dirumahnya
yang anggotanya sedang sakit dengan keluhan batuk-batuk sudah lebih dari 2 minggu, dari
hasil pemeriksaan didapatkan : batuk berdahak sudah lebih dari 2 minggu, keringat dingin
pada malam hari, klien mengeluh nafsu makan menurun, dan berat badannya turun 1 kg. 

Pengkajian apakah yang perlu dilakukan untuk melengkapi data pada kasus diatas?

(a) pemeriksaan x-ray


(b) keadaan umum klien
(c) pemeriksaan sputum
(d) pemeriksaan darah lengkap
(e) kondisi tempat tinggal padat dan kumuh
 
1
- 170
7 Jawaban : ketidakmampuan mengenal dan merawat anggota keluarga yang sakit
-
0
Seorang perawat berkunjung ke rumah sebuah keluarga yang anggotanya menderita
konstipasi, Dari hasil wawancara didapatkan klien tidak pernah olah raga, asupan serat rendah,
malas beraktifitas, pengkajian ditemukan, TD: 120/80mmHg, Nadi: 60 kali/menit, pernafasan:
20 kali/menit

Apakah etiologi yang tepat untuk masalah keperawatan pada kasus diatas?

(a) ketidakmampuan mengenal masalah kesehatan


(b) ketidakmampuan memanfaatkan fasilitas kesehatan
(c) ketidakmampuan memodifikasi lingkungan yang sehat
(d) ketidakmampuan mengenal dan merawat anggota keluarga yang sakit
(e) ketidakmampuan mengenal, merawat dan memutuskan tindakan kesehatan yg tepat
 
1 - 171 Jawaban : membantu keluarga untuk membiasakan perilaku hidup sehat dan bersih
7-
1
Seorang perawat melakukanpengkajian pada sebuah keluarga, ditemukan anggota keluarganya
menderita diare  yang berusia 8 bulan, Menurut data objektif dari perawat yaitu lantai rumah
kotor, anakdibiarkan main di atasl antai yang kotor, serta personal hygiene dari ibu sangat
buruk. dan jarang melakukan cuci tangan ketika akan menyiapkan susu atau pun makanan
untuk anaknya

apakah intervensi yang tepat berdasarkan kasus diatas?

(a) manajemen laktasi


(b) latihan fisik pada anaknya
(c) pemberian nutrisi yang cukup untuk keluarga
(d) pembentukan mekanisme koping dalam keluarga
(e) membantu keluarga untuk membiasakan perilaku hidup sehat dan bersih
 
1
- 172
7 Jawaban : Harga diri rendah kronis
-
2
 

Seorang laki-laki 17 tahun sejak kecil dikatai "cebol" oleh teman-teman sekolahnya sehingga
dia terus berpikir bahwa dia orang yang paling kerdil dan pendek sedunia. Hasil pengkajian
tinggi badan 120 cm. Oleh karena perasaan ini, klien memilih untuk menjauhkan diri apabila
teman-teman mengajaknya bermain.

Apakah penyebab remaja ini menghindar bergaul dengan teman-temannya ?

(a) Kecemasan
(b) Perubahan peran
(c) Berduka disfungsional
(d) Harga diri rendah kronis
(e) Gangguan persepsi sensori
 
1
- 173
7 Jawaban : Melakukan pengekangan fisik
-
3
 

Seorang perempuan 20 tahun kemarin sore dibawa keluarga ke UGD RSJ karena mengamuk
dan memecahkan barang-barang di rumah. Oleh keluarga, perempuan ini sudah dipasung
selama satu bulan. Pada saat dibawa ke UGD klien masih meronta dan berteriak-teriak. Pada
saat dilakukan pemeriksaan mata klien melotot, bicara kasar, wajah dan rahang terlihat tegang.
Pengukuran tekanan darah 140/90 mmHg, nadi 110 kali/menit, frekuensi pernapasan 24
kali/menit

Apakah tindakan utama yang harus dilakukan pada kasus di atas ?

(a) Berkomunikasi terapeutik


(b) Melakukan pengekangan fisik
(c) Memberikan tablet Diazepam
(d) Dibiarkan saja dengan pengawasan
(e) Berkolaborasi untuk terapi kejang listrik
 
1
- 174
7 Jawaban : Klien dapat mengungkapkan perasaannya
-
4
Seorang perempuan berusia 15 tahun yang dibawa oleh neneknya ke RSJ karena mengurung
diri di kamar dan tidak mau berbicara selama berhari-hari. Ini hari ketiga klien dirawat di
ruang Mawar. Saat ditanya oleh seorang perawat tiba-tiba klien menangis tersedu-sedu dan
mengatakan bahwa dirinya merasa ditolak oleh orang tuanya sejak kecil. Perawat kemudian
menyentuh klien sambil mengatakan, "Ya, suster tahu, anda sangat sedih. Anda boleh
menangis sampai puas dan lega, suster akan berada di sini."

Apa tujuan tindakan keperawatan yang dilakukan pada klien tersebut?

(a) Klien dapat mengungkapkan perasaannya


(b) Klien mengidentifikasi penyebab harga diri rendah
(c) Klien dapat mengidentifikasi aspek positif dalam dirinya
(d) Klien dapat bercakap-cakap dengan dua orang atau lebih
(e) Klien mampu mengidentifikasi aspek positif dalam dirinya
 
1
- 175
7 Jawaban : berorientasi realita secara benar
-
5
Seorang perempuan 35 tahun dirawat di RSJ sudah 4 tahun. Saat dilakukan pengkajian, pasien
selalu mengatakan "Saya adalah wanita yang paling cantik di dunia ini. Seharusnya banyak
laki-laki yang menikahi saya". Pasien juga mengatakan saat ini masih sangat sedih karena
ditinggal suaminya menikah dengan perempuan lain.

Apakah hasil yang diharapkan dari pasien setelah diberikan intervensi keperawatan?

(a) mengatasi rasa kesedihannya


(b) berorientasi realita secara benar
(c) mengontrol halusinasi yang dialami
(d) membuat jadwal kegiatan sehari-hari
(e) membina hubungan sosial secara bertahap
 
1
- 176
7 Jawaban : kompres hangat pada payu dara
-
6
 

Seorang perempuan berusia 25 tahun, primipara, post partum hari ke-21, datang ke Puskesmas
dengan keluhan : demam, payudara nyeri dan bengkak. Hasil pemeriksaan : kulit payudara
sebelah kiri kemerahan dan mengkilat, terasa keras, tegang dan bengkak, terdapat luka pada
puting susu kiri, suhu 38,7°C, frekuensi nadi 100 x/m, frekuensi pernapasan 24 x/m, TD
120/90 mmHg.

Tindakkan apa yang tepat untuk kasus di atas ?

(a) pemberian antibiotic


(b) alihkan perhatian klien
(c) kompres hangat pada payu dara
(d) melanjutkan menyusui pada bayi
(e) perbaiki posisi ibu saat menyusui
 
1
- 177
7 Jawaban : BOR
-
7

Sebuah Rumah sakit tipe C memiliki tempat tidur 200 bh dengan rata-rata pasien 150 perhari.
Bila kita ingin mengetahui presentase pemakaian tempat tidur sebagai gambaran pemanfaatan
tempat tidur yang ada digunakan suatu indikator.

Apakah indikator yang digunakan untuk mengetahui pemanfaatan tempat tidur pada kasus di
atas?

(a) AvLOS
(b) BOR
(c) BTO
(d) NDR
(e) TOI
 
1
- 178
7 Jawaban :
-
8

Seorang kepala ruangan yang bertugas di ruang perawatan anak dalam menjalankan fungsinya
selalu melakukan penilaian dan evaluasi terhadap hasil pekerjaan staf secara berkala

Apakah fungsi yang dijalankan oleh kepala ruangan tersebut

(a) Perencanaan
(b) Pengorganisasian
(c) Pengarahan
(d) Pelaksanaan
(e) Pengawasan
 
1
- 179
7 Jawaban : Perencanaan
-
9

Seorang pemimpin dalam menjalankan fungsinya melakukan berbagai kegiatan antara lain ;
menetapkan tujuan, merumuskan keadaan saat ini, mengidentifikasi segala kekuatan dan
kelemahan yang dimiliki
(a) Perencanaan
(b) Pengorganisasian
(c) Pengarahan
(d) Pelaksanaan
(e) Pengawasan
 
1
- 180
8 Jawaban : Type rumah sakit
-
0

Sebelum memutuskan model asuhan keperawatan yang akan diterapkan dalam pelayanan di
suatu rumah sakit ada beberapa kriteria yang harus dipertimbangkan oleh pimpinan

Manakah kriteria yang tidak termasuk dalam pertimbangan  sebelum memutuskan pemilihan
suatu model asuhan keperawatan oleh pihak manajemen ? 

(a) Type rumah sakit


(b) Jumlah pelaksana asuhan
(c) Kualitas asuhan keperawatan
(d) Tingkat ketergantungan pasien
(e) Kepuasan bagi pelaksana dan konsumen
 
1
- 181
8 Jawaban : Prinsip pendelegasian
-
1

Seorang kepala ruang di unit gawat darurat sedang cuti selama 1 minggu, selama cuti semua
tugas kepala ruang dilimpahkan pelaksanaannya kepada ketua tim

Apakah prinsip motivasi yang dilakukan oleh kepala ruangan tersebut ?

(a) Prinsip perhatian


(b) Prinsip partisipasi
(c) Prinsip pengakuan
(d) Prinsip komunikasi
(e) Prinsip pendelegasian
 
1
- 182
8 Jawaban : Partisipatif
-
2
Seorang kepala ruangan di sebuah rumah sakit dalam melaksanakan kegiatannya selalu
melibatkan perawat pelaksana dalam mengambil keputusan tentang asuhan keperawatan yang
diberikan kepada pasien. Hal tersebut ia lakukan agar perawat pelaksana lebih mudah
termotivasi dan kepala ruangan yakin bahwa perawat tersebut memiliki kemampuan yang baik
dalam mencapai tujuan

Apakah prinsip motivasi kerja yang diterapkan oleh kepala ruangan tersebut

(a) Partisipatif
(b) Komunikasi
(c) Memberi Perhatian
(d) Mengakui kemampuan
(e) Pendelegasian wewenang
 
1
- 183
8 Jawaban : Pendelegasian
-
3

Seorang kepala bidang keperawatan sangat sibuk dalam menjalankan tugas manajerialnya.
pada beberapa situasi terkadang harus menghadiri lebih dua pertemuan. Kepala bidang juga
mempunyai tanggung jawab untuk membimbing staf dibawahnya

Apakah kegiatan yang harus dilakukan oleh kepala bidang keperawatan pada situasi tersebut?

(a) Pendelegasian
(b) Komunikasi
(c) Pelatihan
(d) Motivasi
(e) Supervisi
 
1
- 184
8 Jawaban : Parsial Care
-
4

Seorang laki-laki, usia 27 tahun di rawat pada bangsal penyakit dalam, dari hasil pengkajian
ketergantungan klien didapatkan data klien memerlukan perawatan 3-4 jam/24 jam, ambulasi
dibantu, klien terpasang infus dan bidai di tungkai bawah dan perlu observasi tanda-tanda vital
setiap 4 jam

Apakah derajat ketergantungan klien terhadap kebutuhan keperawatan berdasarkan kriteria


Douglas?

(a) Self Care


(b) Total Care
(c) Parsial Care
(d) Minimal Care
(e) Intensive Care
 
1
- 185
8 Jawaban : Akomodasi
-
5

Seorang Perawat pindahan dari bagian UGD, diberikan tugas untuk mengelola bagian ruang
anak Perawat tersebut mengajukan keberatan kepada kepala ruangan karena merasa tidak tahu
apa yang harus dilakukan pada ruang perawatan anak. Kepala ruangan memberikan waktu
kepada perawat tersebut untuk menimbang kembali keputusannya, dan akan didiskusikan pada
waktu yang akan datang.

Apakah strategi penyelesaian konflik yang dilakukan oleh kepala ruangan tersebut ?

(a) Menghindar
(b) Kompetisi
(c) Akomodasi
(d) Smoothing
(e) Kolaborasi
 
1
- 186
8 Jawaban : Hubungan yang terapetik
-
6

Seorang perawat  memberikan asuhan keperawatan yang prima dengan melayani pasien secara
profesional, kata-kata yang lemah lembut, sentuhan dengan penuh kasih, memberikan
harapan, dan selalu berada di samping pasien

Apakah tindakan yang dilakukan perawat tersebut dalam mewujudkan pelayanan prima ?

(a) Kolaborasi
(b) Profesional
(c) Sikap caring
(d) Quality assurance
(e) Hubungan yang terapetik
 
1
- 187
8 Jawaban : hipertermi
-
7

Seorang bayi perempuan, usia 1 bulan dibawa orang tuanya ke RS dengan keluhan demam
tinggi, BAB cair 2x tadi pagi, mengalami kejang dengan mulut bayi mencucu seperti mulut
ikan. Saat pengkajian didapatkan data : terdapat opistotonus, kejang muncul bila terkena
rangsang cahaya dan suara, bayi menangis dan gelisah, susah untuk menyusu. Hasil
pemeriksaan tanda-tanda vital : frekuensi nadi 100 kali/menit, frekuensi napas 30 kali/menit,
suhu : 38,80C.

Apa masalah keperawatan utama yang muncul pada kasus di atas?

(a) hipertermi
(b) nyeri akut
(c) risiko cidera
(d) kekurangan volume cairan
(e) ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
 
1
- 188
8 Jawaban : menyegerakan kala 3
-
8

Seorang perempuan usia 27 tahun sudah melewati kala 2, bayi menangis kuat dan tampak
sehat, kemudian bayi diletakkan ke dada ibu untuk inisiasi menyusu dini dan perawat
menyuntikkan oksitosin ke paha ibu.

Apakah rasional tindakan perawat tersebut?

(a) menstimulasi hormone prolactin


(b) mempercepat pengeluaran ASI
(c) merangsang kontraksi uterus
(d) mengurangi nyeri pada ibu
(e) menyegerakan kala 3
 
1
- 189
8 Jawaban : nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
-
9

Seorang perempuan berusia 23 tahun datang  Rumah bersalin, BB 39 kg, TB 150cm,  sedang
hamil 9 minggu, mengeluh mual, muntah, tidak selera makan, tampak lemah. merasa  tidak
percaya diri karena kurus dan perutnya semakin membesar.

Apakah masalah keperawatan yang prioritas pada pasien?

(a) nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh


(b) perubahan pola seksualitas
(c) gangguan citra tubuh
(d) kurang pengetahuan
(e) ansietas/cemas
 
1
- 190
9 Jawaban : kegel exercise
-
0

Seorang perempuan dengan P1A0 post partum gemeli  hari k 3. Pasien melahirkan bayi
pertama dengan forcep & bayi ke 2 lahir spontan. Hasil pengkajian, pasien mengalami
gangguan eliminasi tidak dapat di kontrol

apa tindakan perawat untuk ibu tersebut?

(a) sitbath
(b) senam nifas
(c) senam hamil
(d) kegel exercise
(e) dekatkan pispot
 
1
- 191
9 Jawaban : Hypermesis tingkat II
-
1

Seorang Ibu umur 19 th, G1 P0 A0, datang ke bidan untuk memeriksaakan kehamilannya.
Keluhan mual muntah terus menerus, tidak nafsu makan dan nyeri epigastrium, tidak
menstruasi 2 bulan. Hasil pemeriksaan TD 90/60 mmHg, N 96 x/m, S 38 c, RR 18 x/m, ibu
tersebut khawatir dengan keadaan dirinya. Berdasarkan data di atas,

Diagnosa yang bisa di tegakkan  adalah

(a) Emesis gravidarium


(b) Hypermesis tingkat I
(c) Hypermesis tingkat II
(d) Hypermesis tingkat III
(e) Hypermesis tingkat IV
 
1
- 192
9 Jawaban : Solutio placenta
-
2

Seorang Ibu umur 34 tahun, hamil 28 minggu G4P3A2 , datang ke rumah sakit dengan
keluhan perdarahan pervaginaan merah kehitaman, nyeri perut menetap, gerakkan janin tidak
di rasakan oleh ibu. Hasil pemeriksaan DJJ (-), palpasi di temukanm perut teraba keras TD
120/80, nadi 80 x/m, S :36 c.

Diagnosis yang dapat di tegakkan pada kasus di atas adalah... 

(a) Vasa previa


(b) Plasenta previa
(c) Solutio placenta
(d) Plasenta letak rendah
(e) Hipertensi dalam kehamilan
 
1
- 193
9 Jawaban : mengajarkan teknik relaksasi nafas dalam
-
3

Seorang laki-laki berumur 16 tahun dengan diagnosa medis appendiksitis akut perforasi
dirawat di ruang rawat anak, pasien post appendiktomy cyto. Hasil pemeriksaan yang
dilakukan, pasien mengeluh nyeri pada area luka post operasi seperti ditusuk-tusuk. TD
130/90 mmHg, suhu 37,5°c, frekuensi nafas 22 x/menit dan frekuensi nadi 84 x/menit.

Apakah intervensi utama untuk kasus diatas?

(a) melakukan kompres hangat


(b) mengobservasi tanda-tanda vital
(c) mengajarkan teknik relaksasi nafas dalam
(d) mengajarkan latihan mobilisasi post operasi
(e) melakukan kolaborasi pemberian obat antipiretik
 
1
- 194
9 Jawaban : atur posisi semi fowler
-
4
Seorang balita perempuan usia 2 tahun dibawa ibunya ke RS dengan keluhan sesak nafas yang
disertai batuk, pilek dan panas sejak 2 hari yang lalu. Hasil pengkajian didapatkan suara nafas
terdengar wheezing tampak retraksi intercostalis, perkusi paru terdengar dullness, pergerakan
paru kurang maksimal, frekuensi nafas 40 x/menit

Apakah implementasi keperawatan utama yang tepat untuk kasus diatas?

(a) hidrasi cairan


(b) fisioterapi dada
(c) postural drainage
(d) atur posisi semi fowler
(e) beri terapi O2 nasal kanul
 
1
- 195
9 Jawaban : memonitor intake dan output cairan
-
5

Seorang bayi perempuan usia 10 bulan dibawa ibunya ke RS dengan keluhan BAB cair 5-6
x/hari dan demam selama 2 hari. Setelah di ruang perawatan,  dilakukan pengkajian oleh
perawat, hasilnya membrane mukosa kering, turgor kulit abdomen kembali dalam 2 detik,
BAB masih cair, ada muntah 2x, nafsu makan kurang, frekuensi nadi 110x/menit, frekuensi
napas 40x/menit, suhu 37,50C, anak menggunakan pampers.

Apakah tindakan keperawatan utama yang dilakukan pada kasus di atas ?

(a) memberikan kompres hangat


(b) memonitor intake dan output cairan
(c) mencuci tangan sebelum dan sesudah tindakan keperawatan
(d) menganjurkan keluarga untuk memberikan porsi sedikit tapi sering
(e) menjaga kebersihan kulit bagian perineal agar tetap bersih dan kering
 
1
- 196
9 Jawaban : rencana terapi B dan tablet Zinc
-
6

Seorang bayi laki-laki usia 10 bulan dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan BAB cair
5x sehari. Ibu mengatakan bayinya rewel, haus tetapi minum masih lahap. Hasil pengkajian
perawat : bayi gelisah, mata cekung, cubitan kulit perut kembali lambat, frekuensi nadi
110x/menit, frekuensi napas  30x/menit, suhu 37,50C.

Apa tindakan yang dilakukan pada bayi tersebut berdasarkan MTBS?


 

(a) beri tablet Zinc


(b) rencana terapi A dan tablet Zinc
(c) rencana terapi B dan tablet Zinc
(d) rencana terapi C dan tablet Zinc
(e) rujuk segera
 
1
- 197
9 Jawaban : Fungsional
-
7

Seorang perawat senior mendapatkan promosi sebagai kepala ruang rawat inap di rumah sakit
tipe B. Dari hasil analisis situasi pelayanan keperawatan yang dilakukan di ruang tersebut
masing-masing perawat melaksanakan tugas berdasarkan instruksi dokter. Setiap shift ada
perawat khusus yang memberikan injeksi, melakukan pengukuran vital sign.

Apakah metode asuhan yang ada di ruangan tersebut?

(a) Manajemen kasus


(b) Fungsional
(c) Modular
(d) Primer
(e) Tim
 
1
- 198
9 Jawaban : resiko bunuh diri
-
8
 

Seorang pria berusia 78 thn, tinggal bersama keluarga. Ia merasa kurang nyaman bersama
anak-anaknya, karena khawatir merepotkan mereka. Ia jarang berkumpul bersama keluarga,
cenderung menyendiri. Suatu hari ia menulis surat wasiat, membicarakan pembagian harta,
dan berbicara lebih sering pada topik kematian. Pemeriksaan fisik; TD 130/90 mmHg, nadi 76
x/menit, pernapasan 18 x/menit, suhu 360 C.

Apakah diagnosa keperawatan utama pada kasus tersebut ?


 

(a) resiko kepikunan


(b) resiko bunuh diri
(c) gangguan realita
(d) gangguan alam perasaan
(e) gangguan harga diri rendah
 
1
- 199
9 Jawaban : informasi masa muda tersimpan rapi dalam memori
-
9
 

Seorang pria berusia 65 thn, tinggal dalam sebuah panti jompo. Ia senang sekali bercerita
tentang masa lalunya, membanggakan prestasi masa mudanya, menceritakan secara detail
kejadiannya. Tetapi ketika menanyakan kejadian masa kini, ia kurang mampu mengingatnya.
Pemeriksaan fisik; TD 130/90 mmHg, nadi 76 x/menit, pernapasan 18 x/menit, suhu 360 C.

 Mengapa  ingatan masa lalu sukar dilupakan ?

(a) informasi masa muda tersimpan rapi dalam memori


(b) daya memorinya menurun setiap tahun
(c) informasi masa kini mudah diingat
(d) massa otak dan saraf menurun
(e) massa otak ikut menua
 
2
- 200
0 Jawaban : suara redup ketika di perkusi semua kuadran
-
0
 

Seorang wanita berusia 30 tahun, datang ke UGD  dengan keluhan sesak, terasa penuh pada
perut. Pemeriksaan fisik ditemukan : asites.

 
Apakah hasil pemeriksaan fisik abdomen yang menunjukan bahwa pasien tersebut mengalami
asites?

(a) suara Timpani ketika di perkusi semua kuadran


(b) suara redup ketika di perkusi semua kuadran
(c) suara Timpani ketika di perkusi semua kuadran
(d) suara Pekak ketika di perkusi di kuadran kanan atas
(e) suara Redup ketika di perkusi di kuadran kiri atas
 
2
- 201
0 Jawaban : bersihan jalan nafas tidak efektif
-
1

Seorang laki-laki berusia 32 tahun datang ke UGD RS  diantar oleh seoarang Polisi dengan
keluhan tidak sadarkan diri,  kemudian dilakukan pengkajian primary survey didapatkan data
perdarahan pada mulut, bunyi nafas gurgling, nafas sesak, TD 100/70mmHg, frekuensi nadi
100 x/mnt.

Apakah masalah  keperawatan utama pada kasus di atas?

(a) perfusi jaringan cereberal tidak efektif


(b) bersihan jalan nafas tidak efektif
(c) gangguan persepsi sensori
(d) penururan curah jantung
(e) pola nafas tidak efektif
 
2
- 202
0 Jawaban : berikan posisi semifowler
-
2

Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke UGD RS  diantar oleh keluarganya dengan
keluhan sesak nafas, kemudian dilakukan pengkajian didapatkan data  nyeri dada seperti
ditekan benda berat, skala nyeri 8, berkeringat dingin,  TD 100/70mmHg, frekuensi nadi 112
x/mnt.

Apakah tindakan keperawatan mandiri yang utama  pada kasus di atas?

(a) berikan posisi semifowler


(b) ajarkan teknik nafas dalam
(c) berikan buli-buli panas pada daerah nyeri
(d) ajarkan tehnik distraksi mendengarkan musik
(e) lakukan hipnotherapi untuk mengurangi nyeri
 
2
- 203
0 Jawaban : berikan posisi semifowler
-
3

Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke UGD RS  diantar oleh keluarganya dengan
keluhan sesak nafas, kemudian dilakukan pengkajian didapatkan data  nyeri dada seperti
ditekan benda berat, skala nyeri 8, berkeringat dingin,  TD 100/70mmHg, frekuensi nadi 112
x/mnt.

Apakah tindakan keperawatan mandiri yang utama  pada kasus di atas?

(a) berikan posisi semifowler


(b) ajarkan teknik nafas dalam
(c) berikan buli-buli panas pada daerah nyeri
(d) ajarkan tehnik distraksi mendengarkan musik
(e) lakukan hipnotherapi untuk mengurangi nyeri
 
2
- 204
0 Jawaban : diameter pupil
-
4

Seorang perempuan berusia 16 tahun datang ke IGD RS  diantar oleh keluarganya dengan
keluhan nyeri ulu hati, kemudian dilakukan pengkajian didapatkan data; mual muntah dan
mulut berbusa, akral dingin, setelah minum cairan insektisida. TD 90/60 mmHg, frekuensi
nadi 112 x/mnt, frekuensi nafas 20 x/mnt

Apakah  pengkajin data yang diperlukan untuk melengkapi kasus di atas?

(a) sirkulasi darah dan perdarahan


(b) kepatenan jalan nafas
(c) tingkat kesadaran
(d) pola pernafasan
(e) diameter pupil
 
2
- 205
0 Jawaban : 1800 cc
-
5

Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke UGD RS diantar oleh keluarganya dengan
keluhan nyeri pada daerah luka akibat tersiram air panas saat mengangkat panci dari kompor .
Pada pemeriksaan fisik didapatkan luas luka bakar 9 % derajat II. BB 50 kg. TD
140/90mmHg,.frekuensi nadi 100 x/mnt

Berapakah jumlah kebutuhan cairan untuk 24 jam pertama menurut formula Baxter ?

(a) 450 cc
(b) 900 cc
(c) 1800 cc
(d) 3600 cc
(e) 7200 cc
 
2
- 206
0 Jawaban : melatih nafas dalam
-
6

Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke UGD RS diantar oleh keluarganya dengan
keluhan nyeri pada seluruh quadran abdomen, skala 6. Pada pemeriksaan fisik auskultasi tidak
terdengar peristaltik usus, pada perkusi terdengar suara hipertimpani. wajah meringis menahan
nyeri,  TD 160/90mmHg, frekeunsi nadi 112 x/mnt.

Apakah tindakan keperawatan mandiri pada kasus di atas?

(a) anjurkan pasien miring kanan – kiri


(b) sarankan pasien minum air hangat
(c) mengobservasi bising usus
(d) membantu pasien BAB
(e) melatih nafas dalam
 
2
- 207
0 Jawaban : konekkan dengan selang infus dan alirkan cairan infus.
-
7

Seorang laki-laki berusia 30  tahun datang ke UGD RS diantar oleh keluarganya dengan
keluhan buang air besar 6 kali konsistensi encer.   Dokter memberikan advis untuk dilakukan
pemberian caiaran infuse RL . Kemudian perawat melakukan persiapan alat dan pasien. Alat
didekatkan ke pasien, kemudian infus dipasang, saat jarum ditusukan pada vena sedalam 1 cm
keluar darah

Apakah yang harus dilakukan oleh perawat tersebut pada kasus di atas?
(a) konekkan dengan selang infus dan alirkan cairan infus.
(b) tarik jarum dan ganti tempat penusukan.
(c) anjurkan pasien latihan nafas dalam
(d) ganti perawat lain yang lebih ahli
(e) pasang sarung tangan steril
 
2
- 208
0 Jawaban : berikan posisi kepala elevasi 15-30 o
-
8

Seorang laki- laki berusia 35 tahun diantar ke UGD oleh keluarganya. Pasien tidak sadar
akibat menabark tiang listrik saat mengendarai sepeda motor. Kemudian dilakukan pengkajian
didapatkan data  keluar cairan dari telinga, terdapat brill hematom, GCS 8.  TD 100/70
mmHg, frekuensi nadi 60 x/mnt, frekuensi nafas 14 x/mnt

Apakah rencana keperawatan yang harus dilakukan kasus pasien tersebut?

(a) evaluasi dan catat status neurologis


(b) berikan posisi kepala elevasi 15-30 o
(c) evaluasi tanda-tanda vital tiap 30 menit
(d) pertahankan posisi kepala yang sejajar dan tidak menekan
(e) hindari batuk yang berlebihan, muntah, mengedan, dan konstipasi
 
2
- 209
0 Jawaban : ct-scan
-
9
 

Seorang laki laki berusia 35 tahun datang ke UGD dibawa oleh rekan kerjanya dalam keadaan
tidak sadar setelah terpeleset dikamar mandi. Saat dikaji frekuensi nadi 72x/menit, frekuensi
nafas 6x/menit. Tampak brill hematoma, dan tampak keluar rhinorhe.

Apakah pemeriksaan penunjang  yang dilakukan untuk kasus tersebut ?

(a) ct-scan
(b) rontgen dada
(c) pemeriksaan ekg
(d) pemeriksaan gula darah
(e) pemeriksaan darah lengkap
 
2
- 210
1 Jawaban : label kuning
-
0

nyeri  pada daerah klavikula dextra, laserasi di bagian wajah, terdapat dislokasi pada klavikula
dextra. TD 120/90, frekuensi nadi 75x/menit, frekuensi nafas 24x/menit.

Apakah label triage pasien tersebut?

(a) label biru


(b) label hijau
(c) label orange
(d) label kuning
(e) label merah
 
2
- 211
1 Jawaban : kecemasan
-
1
 

Seorang wanita berusia 75 thn, tinggal dalam sebuah panti jompo. Perilakunya berbicara
cepat, meremas remas jarinya, bertanya berulang-ulang, tidak memahami penjelasan dari
petugas, lupa akan informasi yang baru diberikan. Pemeriksaan fisik, TD 130/90 mmHg,
frekuensi nadi 84x/menit, pernapasan 20x/menit.

Apa masalah yang dialami oleh pasien tersebut ?

(a) kesedihan
(b) penolakan
(c) kemarahan
(d) kecemasan
(e) kekhawatiran
 
2 - 212 Jawaban : mitos senelitas
1-
2
 

Seorang pria berusia 76 thn, tinggal dengan anaknya.  Selalu dianggap aneh, dikatakan pelupa,
dan pikun. Padahal dia masih sehat dan segar bugar. Masih produktif, dan mampu
bersosialisasi dengan baik. Pemeriksaan fisik; Tensi 140/90 mmHg, nadi 84x/m, pernapasan,
20x/m.

Termasuk mitos yang mana dari data lansia diatas ?

(a) mitos senelitas


(b) mitos konservatif
(c) mitos aseksualitas
(d) mitos kemunduran
(e) mitos tidak produktif
 
2
- 213
1 Jawaban : dilakukan berulang kali
-
3
 

Seorang pria berusia 68 thn, tinggal bersama keluarganya. Ia menderita sakit DM dan
komplikasi TB paru, dan  hipertensi. Ia mendapat  obat - obatan  lebih dari lima macam untuk
semua keluhannya.  Pemeriksaan laborat, ditemukan juga hiperkolesterol dan hiper
trigeliserida,  TD 160/100 mmHg, frekuensi nadi 80x/menit, pernapasan 20x/menit.

 Manakah cara pendidikan minum obat yang tepat diberikan kepada klien ?

(a) dilakukan berulang kali


(b) pada saat pemberian obat baru
(c) dilakukan kapan saja barangkali pasien lupa
(d) cukup diberi tanda untuk masing-masing obat
(e) berulang kali sampai lansia bisa memperagakan
 
2
- 214
1 Jawaban : meningkatkan elastisitas otot dan sendi
-
4
 

Seorang pria berusia 67 thn, tinggal di sebuah panti jompo. Ia aktif ikut serta dalam program
kebugaran   berupa  senam bersama dua  kali dalam seminggu. Keluhannya dalam dua tahun
terakhir adalah nyeri sendi lutut, kekakuan otot rangka, sukar membungkuk. Pemeriksaan fisik
TD 130/90 mmHg, frekuensi nadi 84x/menit, pernapasan 18x/menit.  

Apa manfaat  utama olah raga bagi lansia tersebut ?

(a) menstabilkan daya pikir agar tidak pikun


(b) meningkatkan elastisitas otot dan sendi
(c) pertukaran gas menjadi maksimal
(d) meningkatkan hubungan sosial
(e) meningkatkan metabolisme
 
2
- 215
1 Jawaban : status mental
-
5
 

Seorang  perempuan usia 80 tahun, berada di  sebuah panti jompo. Saat dilakukan screning
kesehatan, ditemukan klien mengalami kesedihan dan menarik diri dari pergaulan. Klien
sering menangis dan tidak ada nafsu makan. Pemeriksaan fisik, TD 140/90 mmHg. Frekuensi
nadi 80 x/menit, pernapasan 20 x/menit.

Apakah kategori pengkiajian yang dilakukan pada lansia tersebut ?

 
(a) mobilitas
(b) neurologis
(c) skala depresi
(d) status mental
(e) status fungsional
 
2
- 216
1 Jawaban : status mental
-
6
 

Seorang perempuan usia 75 tahun, tinggal bersama keluarga, beberapa bulan yang lalu
mengalami stroke. Lansia  tersebut dapat melakukan aktivitas harian namun mengalami
kesulitan dalam berbicara, hanya  bisa berkomunikasi dengan non verbal dan tulisan.
Pemeriksaan fisik ditemukan   sering mengeluarkan air liur yang banyak, TD 150/100 mmHg.
Frekuensi nadi 100x/menit, pernapasan 16x/menit.

Apakah pengkajian tambahan yang perlu dilakukan pada lansia tersebut   ?

(a) status fungsional


(b) skala depresi
(c) status mental
(d) neurologis
(e) mobilitas
 
2
- 217
1 Jawaban : mandiri
-
7
 

Seorang  perempuan usia 77 thn, tinggal bersama keluarganya.  Saat dilakukan screning
kesehatan, didapatkan  kondisi kesehatan baik, klien suka bergaul, rajin mengikuti kegiatan
dan masih aktif untuk berjualan di sekitar sebuah panti jompo. Pemeriksaan fisik, TD 130/90
mmHg, frekuensi nadi 80x/menit, pernapasan 16x/menit.

 
Apakah tipe lansia tersebut ?

(a) pasrah
(b) mandiri
(c) bingung
(d) tidak puas
(e) arif bijaksana
 
2
- 218
1 Jawaban : pasrah
-
8
 

Seorang pria usia 70 thn, dirawat di Rs, karena menderita hipertensi. Ia merasa bahwa 
penyakitnya tersebut  parah, sehingga  dalam pemenuhan kebutuhan harian banyak
bergantung kepada perawat. Pemeriksaan fisik, TD 180/100 mmHg, prekuensi nadi
100x/menit, pernapasan 20x/menit.

Apakah tipe lansia tersebut ?

(a) pasrah
(b) mandiri
(c) bingung
(d) tidak puas
(e) arif bijaksana
 
2
- 219
1 Jawaban : resiko jatuh
-
9
 

Seorang pria  usia  66 thn, datang ke poli lansia dengan keluhan penglihatan menurun, lapang
pandang pasien berkurang dan menggunakan alat bantu jalan untuk aktivitas sehari-hari.
Pasien mempunyai riwayat stroke. Pemeriksaan fisik, TD 130/90 mmHg, frekuensi nadi
80x/menit, pernapasan 16x/menit.
 

Apakah masalah keperawatan yang terjadi pada lansia tersebut ?

(a) resiko jatuh


(b) intoleransi aktivitas
(c) penurunan curah jantung
(d) gangguan perfusi jaringan perifir
(e) nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
 
2
- 220
2 Jawaban : Pendidikan kesehatan
-
0
 

Seorang perawat akan melakukan pembinaan kesehatan di salah satu asrama anak sekolah putr
a dengan hasil pendataan didapatkan kasus scabies (76%), dari hasil survey melalui observasi 
didapatkan adanya tumpukan pakaian yang tidak tertata rapi, penghuni asrama menganggap p
enyakit ini hal biasa.

Apakah tindakan keperawatan yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut diatas?

(a) Pendidikan kesehatan


(b) Pemberian pengobatan gratis
(c) Lakukan pembersihan lingkungan
(d) Berikan gizi tambah pada masyarakat beresiko
(e) Biarkan bila masalah tidak dirasakan oleh masyarakat
 
2
- 221
2 Jawaban : Sputum BTA
-
1
 

Seorang laki-laki berusia 60 tahun, datang ke Puskesmas. pasien mengatakan batuknya  tidak


kunjung sembuh kurang lebih dua minggu, setelah minum obat yang dibeli di warung. batuk
berdahak, nyeri dada, berkeringat pada malam hari. Tidak ada riwayat sebelumnya

Apakah jenis pemeriksaan penunjang utama apa yang harus dikolaborasikan pada kasus di
atas ?

(a) Elektrokardiograf
(b) Speciment Darah
(c) Bronkockopi
(d) Sputum BTA
(e) Radiologi
 
2
- 222
2 Jawaban : Perubahan persepsi sensoris (pendengaran)
-
2
 

Seorang  laki-laki berusia 20 tahun datang ke Poli THT diantar oleh orang tuanya dengan
keluhan Telinga dirasakan penuh seperti kemasukan air, pendengaran menjadi terganggu,
kadang disertai dengan perasaan nyeri pada telinga,dan mendengung. Hasil pemeriksaan fisik
didapatkan edema pada tuba eustachius, keluar cairan dari telinga dan berbau busuk. Diagnosa
medis [Link] tuli konduksi

Apakah masalah  keperawatan utama pada kasus di atas?

(a) Perubahan persepsi sensoris (pendengaran)


(b) Gangguan berkomunikasi verbal
(c) Resiko cidera
(d) Cemas
(e) Nyeri
 
2
- 223
2 Jawaban : 1800 cc
-
3
 

Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke IGD Rumah Sakit diantar oleh keluarganya
dengan keluhan nyeri pada daerah luka akibat tersiram air panas saat mengangkat panci dari
kompor pada jam 06.30 pagi . Pada pemeriksaan fisik didapatkan luas luka bakar 9 % derajat
II. BB 50 kg. TD 140/90mmHg, .frekuensi nadi 100 x/mnt. Frekuensi nafas 20 x/mnt. suhu
tubuh 38  oC.

Berapakah jumlah kebutuhan cairan untuk 24 jam pertama menurut formula Baxter ?

(a) 450 cc
(b) 900 cc
(c) 1800 cc
(d) 3600 cc
(e) 7200 cc
 
2
- 224
2 Jawaban : 3/60 dan 5/300
-
4
 

Seorang laki-laki berusia 69 tahun datang ke Poli Mata dengan keluhan penglihatan kabur
kemudian. Hasil pemeriksaan didapatakn data ketajaman penglihatan menurun mata kanan
klien dapat melihat hitungan jari pada jarak 3 meter dan mata kiri dapat melihat goyangan
tangan pada ajarak 5 [Link] ditemukan mata tampak putih seperti kabut.

Bagamanakah  cara mendokumentasikan hasil pemeriksaan ketajaman mata kanan dan kiri
pada kasus di atas ?

 
(a) 3/3 dan 5/5
(b) 3/6 dan 5/6
(c) 3/6 dan 5/60
(d) 3/60 dan 5/300
(e) 3/300 dan 5/60
 
2
- 225
2 Jawaban : Gangguan persepsi visual
-
5
 

Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke Polimata dengan keluhan sakit pada mata,
penglihatan kabur, Hasil pemeriksaan didapatkan data  kelopak merah, edema dan sukar
dibuka, terdapat pus, konjungtiva kimosis dan merah, kornea keruh, bilik mata depan keruh,
hipopion, tidak ada refleks  pada pupil, TD 120/80 mmHg, frekuensi nadi 88 x/mnt, frekuensi
nafas 16 x/mnt, suhu tubuh 371 0C.

Apakah masalah  keperawatan utama pada kasus di atas?

(a) Gangguan persepsi visual


(b) Kurang perawatan diri
(c) Gangguan citra tubuh
(d) Kurang pengetahuan
(e) Intoleransi aktivitas
 
2
- 226
2 Jawaban : Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit (kurang)
-
6
 

Seorang perempuan berusia 35 tahun di rawat di Unit Luka Bakar dengan keluhan sakit pada
daerah lengan kanan dan kiri, perut dan wajah akibat terkena ledakan kompor gas saat masak.
Hasil pemeriksaan didapatkan data: terdapat bula dan sebagain bula sudah pecah. Luka Bakar
stadium II, TD 100/60 mmHg, frekuensi nadi 100 x/mnt, frekuensi nafas 24 x/mnt, suhu tubuh
38 3C

 
Apakah masalah  keperawatan utama pada kasus di atas?

(a) Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit (kurang)


(b) Gangguan perfusi jaringan perifer
(c) Pola nafas tidak efektif
(d) Resiko infeksi
(e) Nyeri
 
2
- 227
2 Jawaban : IV
-
7
 

Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Poli THT diantar oleh orang tuanya dengan
keluhan nyeri pada tenggorokan, sesak bernafas, kemudian dilakaukan pemeriksaan fisik
terjadi pembesaran pada kelenjar tonsil bilateral sampai melewati garis tengah antara arcus
anterior dengan uvula . Frekuensi nadi 120 x/mnt, frekuensi nafas 24 x/mnt, Suhu tubuh
380 C. Hasil pemeriksaan lab. Leukosit 10.000 mm/l.

Apakah derajat  pembesaran kelenjar tonsil pada kasus di atas ?

(a) 0
(b) I
(c) II
(d) III
(e) IV
 
2
- 228
2 Jawaban : Resiko infeksi
-
8
 

Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke RS dengan keluhan sering diare tidak kunjung
sembuh lebih dari 3 bulan, berat badan turun, batuk pilek Hasil  pemeriksaan fisik didapatkan
data terdapat benjolan diderah aksila. TD 100/50 mmHg, frekuensi nadi 100 x/mnt, frekuensi
nafas 24 x/mnt, suhu tubuh 39 3 C . Pemeriksaan penunjang CD4 400/ml.

Apakah masalah keperawatan utama  pada kasus di atas ?

(a) Hipertermia
(b) Resiko infeksi
(c) Pola nafas tidak efektif
(d) Penurunan curah jantung
(e) Gangguan kebutuhan cairan dan elektrolit (kurang)
 
2
- 229
2 Jawaban : Trauma mata
-
9
 

Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke RS dengan keluhan nyeri pada mata kanan, mual
dan muntah. Hasil pemeriksaan didapatkan data: mata kanan merah,  lapangan pandang
menyempit pada mata kanan, TD 130/90 mmHg, frekuensi nadi 88 x/mnt, frekuensi nafas 16
x/mnt, suhu tubuh 366 C, TIO 35 mmHg

Apakah data yang harus ditanyakan lagi berkaitan dengan riwayat penyakit pada kasus di
atas?

(a) Trauma mata


(b) Penyakit mata
(c) Penyakit sistemik
(d) Penyakit herediter
(e) Pengobatan sebelumnya
 
2
- 230
3 Jawaban : Gangguan keseimbangan nutrisi (kurang)
-
0
 

Seorang laki-laki berusia 50 tahun, sudah 3 dirawat diruang perawatan unit luka bakar . Saat
ini pasien mengeluh  kurang nafsu makan, makanan yang dihabiskan hanya ¼ porsi dari yang
disediakan. Hasil pemeriksaan didapatkan data, keadaan umum lemah, pasien kelihatan kurus,
BB 40 kg, TB 160 cm , indeks masa tubuh (IMT)  16,26, TD  150/100 mmHg, frekuensi nadi
90 x/menit, Suhu Tubuh : 38,50C, frekuensi nafas  18 x/memit

Apakah maslaha keperawatan utama pada kasus di atas?

(a) Gangguan keseimbangan nutrisi (kurang)


(b) Kurang perawatan diri
(c) intoleransi aktivitas
(d) Resiko infeksi
(e) Hipertermia
 
2
- 231
3 Jawaban : Kompres eskrah pada leher
-
1
 

Seorang laki-laki berusia 18 tahun dirawat di ruang pasca bedah dengan post operasi
tonsilektomy hari O (nol) baru saja dipindah dari ruang pemulihan. Kemudian dilakukan
perawatan pasca bedah. Untuk mencegah perdarahan pasca operasi perawat melakukan
beberapa tindakan keperawatan

Apakah rencana  tindakan keperawatan mandiri  yang seharusnya dilakukan pada kasus di atas
?

(a) Kompres es pada aksila, dan frontal


(b) Anjurkan mengurangi aktifitas
(c) Berikan posisi tidur supinasi
(d) Kompres eskrah pada leher
(e) Berikan posisi semi fowler
 
2
- 232
3 Jawaban : Nyeri akut
-
2
 

Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke Rumah Sakit diantar oleh keluarganya dengan
keluhan mata kanan terasa sakit sekali, pandangan kabur, penderita sering melihat warna
pelangi. Hasil pemeriksaan didapatkan data: TD 130/90 mmHg, frekuensi nadi 88 x/mnt,
frekuensi nafas 18 x/mnt, suhu tubuh 373 C,   lapangan pandang mata kanan menyempit, mata
kelihatan merah, tekanan bola mata kanan 76 mmHg,  edema pada kornea.  Bilik mata depan
sangat dangkal

Manakah masalah  keperawatan utama pada kasus di atas?

(a) Nyeri akut


(b) Resiko infeksi
(c) Resiko tinggi cidera
(d) Gangguan persepsi sensori visual
(e) Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit (lebih)
 
2
- 233
3 Jawaban : Intoleransi aktivitas
-
3
 

Seorang laki-laki berusia 55 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam, dengan keluhan sesak
nafas, batuk berdahak,  Pemeriksaan fisik menunjukkan RR 40X/mt, bising nafas adanya
ronkhi basah diseluruh lapang paru

Apakah masalah utama pada kasus di atas ?

 
(a) Ketidakefektifan pola nafas
(b) Ketidakefektifan jalan nafas
(c) Gangguan pemenuhan O2
(d) Intoleransi aktivitas
(e) Nyeri dada
 
2
- 234
3 Jawaban : Memberikan oksigen nasal
-
4
 

Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke IGD karena mengeluh sesak nafas. Pasien
terlihat menggunakan otot asesori pernafasan, bibir cyanosis, dan berkeringat. Hasil
Pemeriksaan fisik menunjukkan RR 42X/mt. Pemeriksaan penunjang Hb 10  mg%,  Pa  O2 70
mmHg, Pa CO2 48 mmHg. Klien memiliki Riwayat Penyakit : COPD

Tindakan yang harus dilakukan oleh perawat adalah ?

(a) Mengajarkan teknik nafas dalam


(b) Memberikan cairan intra vena
(c) Mengajarkan batuk efektif
(d) Memberikan oksigen nasal
(e) Mengatur posisi semi fowler
 
2
- 235
3 Jawaban : perubahan pola nafas
-
5
 

Seorang laki-laki berusia 40 tahun, dirawat di rumah sakit dengan keluhan utama sesak nafas.
Pasian tampak gelisah dan lemah. Pada pemeriksaan fisik ditemukan bibir sianosis frekuensi
napas 24 x permenit, napas dangkal, capilary refill 4 detik. Data laboratorium menunjukkan
penurunan PaO2 60, Pa CO2 50

 
Masalah utama pada kasus diatas adalah ?

(a) Gangguan aktivitas sehari-hari


(b) gangguan perfusi jaringan
(c) jalan nafas tidak efektif
(d) perubahan pola nafas
(e) Nyeri dada
 
2
- 236
3 Jawaban : Wheezing
-
6
 

Seorang laki-laki berumur 37 tahun, masuk ruang UGD karena mengalami sesak nafas berat.
Pemeriksaan fisik ditemukan P. 35 X/mt, N.114 X/mt, S. 360 C, TD. 90/60 mmHg.  Pasien
tampak menggunakan otot-otot tambahan pernafasan, berkeringat.  Klien memiliki riwayat
penyakit asma bronkial.

Bunyi nafas yang terdengar pada pemeriksaan auskultasi adalah ?

(a) Bronkovesikuler
(b) Vesikuler
(c) Wheezing
(d) Ronkhi
(e) Krakels
 
2
- 237
3 Jawaban : Tirah baring dan batasi aktifitas
-
7
 

Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat di RS dengan keluhan  mual dan muntah, nyeri ulu
hati, kehilangan nafsu makan. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan data: sclera ikterik, TD
100/60 mmHg, frekuensi nadi 80 x/mnt, frekuensi nafas 16 x/mnt, suhu tubuh 384C, hepar
teraba membesar dengan permukaan datar
 

Apakah rencana  tindakan keperawatan mandiri pada kasus di atas?

(a) Tirah baring dan batasi aktifitas


(b) Berikan nutrisi tinggi protein
(c) Atur posisi tidur semi fowler
(d) Berikan kompres hangat
(e) Berikan minum glukosa
 
2
- 238
3 Jawaban : Menghindarkan masuknya kembali udara ke intra toraks
-
8
 

Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di ruang penyakit dalam  dengan keluhan sesak
nafas, nyeri dada. Pemeriksaan fisik menunjukkan RR 44X/mt, pola nafas dangkal,  bentuk
dada barrel chest, terpasang WSD, intervensi keperawatan yang diberikan adalah dengan
mempertahankan  ujung selang WSD tetap berada di bawah permukaan air botol WSD.

Apakah rasional intervensi keperawatan pada kasus tersebut?

(a) Menghindarkan masuknya kembali udara ke intra toraks


(b) Mempertahankan tekanan udara pada botol WSD
(c) Melancarkan aliran cairan dari rongga dada
(d) Memberi kemudahan untuk bergerak
(e) Mengurangi rasa nyeri
 
2
- 239
3 Jawaban : Sebagai humidifikasi udara
-
9
 
Seorang perempuan berusia 36 tahun dirawat di ruang perawatan bedah paska operasi
trakeostomi, terasang trakeostomi tube. pasien bernafas dengan trakeostomi tube yang dilapisi
dengan kasa lembab.

Rasional intervensi keperawatan pada kasus tersebut adalah ?

(a) Memudahkan monitoring akumulasi cairan


(b) Melatih untuk bernafas dengan hidung
(c) Sebagai humidifikasi udara
(d) Menghindarkan kesedakan
(e) Memberikan rasa nyaman
 
2
- 240
4 Jawaban : Kerusakan integritas kulit
-
0
 

Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke Poli Kulit dengan keluhanr rasa terbakar,
gatal pada wajah setelah pemakaian bedak kosmetik. Hasil pemeriksaan didapatkan data,
wajah timbul eritema disertai edema, vesikula dan papula, TD 130/80 mmHg, frekuensi nadi
100 x/mnt, frekuensi nafas 18 x/mnt. suhu tubuh 386C

Apakah masalah  keperawatan utama pada kasus di atas?

(a) Kerusakan integritas kulit


(b) Gangguan rasa nyaman
(c) Kurang perawatan diri
(d) Resiko infeksi
(e) Hipertermia
 
2 - 241 Jawaban : 18%
4-
1
 

Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke RS diantar oleh keluarganya dengan keluhan
nyeri sekali pada daerah lengan kanan dan perut akibat tersiram kuah bakso. Hasil
pemeriksaan  didapatkan data, luka bakar pada seluruh lengan kanan dan daerah sekitar perut
kemudian timbul bula-bula, lecet  dan berwarna kemerahan, TD 120/80 mmHg, frekuensi nadi
80 x/mnt, frekuensi nafas 16 x/mnt, suhu tubuh 382C.

Berapakah luas luka bakar pada kasus di atas?

(a) 9%
(b) 18%
(c) 27%
(d) 36%
(e) 45%
 
2
- 242
4 Jawaban : Bersihan jalan nafas tidak efektif
-
2
 

Seorang laki- laki berusia 30 tahun di rawat di RS dengan keluhan sesak napas lebih dari 4
jam, riwayat kejadian sebelumnya pasien melakukan aktivitas membersihkan kamar. Hasil
pengkajian didapatkan data pasien adanya riwayat allergi debu, batuk, rasa dada tertekan,
auskultasi terdengar wheezing, TD 140/90 mmHg, frekunsi nadi 100 x/mnt, frekuensi nafas 30
x/mnt,  Suhu Tubuh  37oC . Dari hasil test fungsi paru dan radiologi ditemukan bronkospasme
dan udema mukosa

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus di atas ?

(a) Kelelahan
(b) Pola nafas tidak efektif
(c) Penurunan curah jantung
(d) Gangguan pertukaran gas
(e) Bersihan jalan nafas tidak efektif
 
2
- 243
4 Jawaban : Miring kanan kaki elevasi 30 derajat
-
3
 

Seorang laki-laki  berusia 40 tahun dirawat di ruang perawatan dewasa dengan  dengan
keluhan  nafas terasa sesak, batuk berdahak dan sulit dikeluarkan. Hasil pemeriksaan
auskultasi dada ditemukan ronchi positif pada lobus bawah paru sebelah kiri, TD 100/60
mmHg,  frekuensi nadi 84 x/mnt, frekuensi napas 28x/menit,suhu tubuh 374 C. Perawat akan
melakukan postural drainase

Apakah posisi berbaring yang tepat untuk kasusdi atas?

(a) Miring kiri kaki elevasi 30 derajat


(b) Miring kiri kaki elevasi 50 derajat
(c) Miring kanan kaki elevasi 50 derajat
(d) Miring kanan kaki elevasi 30 derajat
(e) Tengkurap dengan kepala elevasi 30 derajat
 
2
- 244
4 Jawaban : Gangguan persepsi sensori
-
4
 

Seorang perempuan berusia 34 tahun dirawat di RS sejak seminggu yang lalu dengan post op
trauma telinga hari kedua. Saat dilakukan pengkajian pasien mengeluh sulit mendengar dan
kadang telinga masih berdengung,suhu tubuh 37,50C

Apakah maslaah utama pada kasus diatas?

 
(a) Nyeri akut
(b) Resiko infeksi
(c) Resiko cidera
(d) Gangguan persepsi sensori
(e) Gangguan rasa aman dan nyaman
 
2
- 245
4 Jawaban : Ketidakefektifan jalan nafas
-
5
 

Seorang laki-laki berusia 55 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam, dengan keluhan sesak
nafas, batuk berdahak,  Pemeriksaan fisik menunjukkan RR 40X/mt, bising nafas adanya
ronkhi basah diseluruh lapang paru

Apakah masalah utama pada kasus di atas ?

(a) Ketidakefektifan pola nafas


(b) Ketidakefektifan jalan nafas
(c) Gangguan pemenuhan O2
(d) Intoleran aktivitas
(e) Nyeri dada
 
2
- 246
4 Jawaban : Memberikan oksigen nasal
-
6
 

Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke IGD karena mengeluh sesak nafas. Pasien
terlihat menggunakan otot asesori pernafasan, bibir cyanosis, dan berkeringat. Hasil
Pemeriksaan fisik menunjukkan RR 42X/mt. Pemeriksaan penunjang Hb 10 mg%,  Pa  O2 70
mmHg, Pa CO2 48 mmHg. Klien memiliki Riwayat Penyakit : COPD.

Apakah tindakan yang harus dilakukan oleh perawat ?

 
(a) Mengajarkan teknik nafas dalam
(b) Memberikan cairan intra vena
(c) Mengatur posisi semi fowler
(d) Memberikan oksigen nasal
(e) Mengajarkan batuk efektif
 
2
- 247
4 Jawaban : Perubahan pola nafas
-
7

Seorang laki-laki berusia 40 tahun, dirawat di rumah sakit dengan keluhan utama sesak nafas.
Pasian tampak gelisah dan lemah. Pada pemeriksaan fisik ditemukan bibir sianosisfrekuensi
napas 24 x permenit, napas dangkal, capilary refill 4 detik. Data laboratorium menunjukkan 
penurunan PaO2 60, Pa CO2 50

Apakah masalah utama pada kasus diatas ? 

(a) Gangguan aktivitas sehari-hari


(b) Gangguan perfusi jaringan
(c) Jalan nafas tidak efektif
(d) Perubahan pola nafas
(e) Nyeri dada
 
2
- 248
4 Jawaban : Wheezing
-
8
 

Seorang laki-laki berumur 37 tahun, masuk ruang UGD karena mengalami sesak nafas berat. 
Pemeriksaan fisik ditemukan P. 35 X/mt, N.114 X/mt, S. 360 C, TD. 90/60 mmHg.  Pasien
tampakmenggunakan otot-otot tambahan pernafasan, berkeringat.  Klien memiliki riwayat
penyakit asma bronkial.

Apakah bunyi nafas yang terdengar pada pemeriksaan auskultasi kasus di atas? 

(a) Bronkovesikuler
(b) Vesikuler
(c) Wheezing
(d) Ronkhi
(e) Krakels
 
2
- 249
4 Jawaban : Menghindarkan masuknya kembali udara ke intra toraks
-
9
 

Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di ruang penyakit dalam  dengan keluhan sesak
nafas, nyeri dada. Pemeriksaan fisik menunjukkan RR 44X/mt, pola nafas dangkal, bentuk
dada barrel chest, terpasang WSD, intervensi keperawatan yang diberikan adalah dengan
mempertahankan  ujung selang WSD tetap berada di bawah permukaan air botol WSD.    

Apakah rasional intervensi keperawatan pada kasus tersebut?

(a) Menghindarkan masuknya kembali udara ke intra toraks


(b) Mempertahankan tekanan udara pada botol WSD
(c) Melancarkan aliran cairan dari rongga dada
(d) Memberi kemudahan untuk bergerak
(e) Mengurangi rasa nyeri
 
2
- 250
5 Jawaban : Sebagai humidifikasi udara
-
0
 

Seorang perempuan berusia 36 tahun dirawat di ruang perawatan bedah paska operasi
trakeostomi, terasang trakeostomi tube. pasien bernafas dengan trakeostomi tube yang dilapisi
dengan kasa lembab.

Apakah rasional intervensi keperawatan pada kasus tersebut ?

(a) Memudahkan monitoring akumulasi cairan


(b) Melatih untuk bernafas dengan hidung
(c) Sebagai humidifikasi udara
(d) Menghindarkan kesedakan
(e) Memberikan rasa nyaman
 
2
- 251
5 Jawaban : Nyeri
-
1

Seorang perempuan berusia 50 tahun yang mengalami sakit perut sudah semenjak 3 hari yang
lalu dan kadang disertai  kembung. Setelah tiba dirumah sakit dilakukan pemeriksaan fisik :
didapakan skla nyeri : 7, berkeringat dingin, muka pucat, mual, demam disertai cemas &
gelisah dengan TTV : TD : 130/80 mmHg, N : 112 X/ mnt, s: 37, 5 0c. Diketahui klien
mempunyai riwayat gastritis.

Apakah prioritas masalah keperawatan pada kasus diatas?

(a) Nyeri
(b) Anxiety
(c) Hipertermi
(d) Resiko infeksi
(e) Gangguan nutrisi
 
2
- 252
5 Jawaban : bersihan jalan nafas tidak efektif berhubunhan dengan akumulasi skret.
-
2
 

Seorang laki-laki berusia 44 tahun dirawat dirumah sakit dengan keluhan mual, berkeringat
pada malam hari, batuk lebih dari 3 bulan, dari pemeriksaan fisik didapatkan data RR:  28 X/
menit, N : 82 X/ menit, suara nafas  ronchi pada kanan dan kiri paru. Dengan produksi sputum
banyak kuning kehijauan, muka pucat, sesak serta terlihat kelelahan.

Apakah prioritas diagnosa keperawatan yang paling tepat pada kasus di atas ?

(a) gangguan pertukaran gas dengan infeksi bronchial


(b) intoleransi aktifitas berhubungan dengan kelemahan
(c) resiko penyebaran infeksi berhubungan dengan organism purulen
(d) bersihan jalan nafas tidak efektif berhubunhan dengan akumulasi skret.
(e) gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan hipermetabolik
 
2
- 253 Jawaban : Membantu merubah posisi, memijat punggung dan memberikan obat anti
5
- nyerinya
3
Seorang perempuan berusia 38 tahun post op Histerektomy hari pertama. Pada dini hari jam 3
terbangun dan terlihat kelelahan. Tetapi pasien mengeluh tidak bisa tidur, merasa sakit pada
bagian jahitan dan takut untuk bergerak miring kiri/ [Link] catatan pasien belum
minum obat nyeri sejak jam 9 malam. Dari pemeriksaan TD : 130/ 80 mmHg, N:  88 X/ menit,
S: 36, 7 0C, skala nyeri : 6

Manakah tindakan terbaik perawat yang seharusnya ?

(a) Mengajarkan relaksasi nafas dalam


(b) Member obat nyeri agar cepat tidur
(c) Memberikan minuman dan makanan ringan untuk merangsang ngantuk
(d) Membantu merubah posisi, memijat punggung dan memberikan obat anti nyerinya
Menjelaskan keadaan luka operasi dan mendiskusikan cara mengurangi nyeri pada luka
(e)
operasi.
 
2
- 254
5 Jawaban : Sputum BTA
-
4
 

Seorang laki-laki berusia 60 tahun, datang ke Puskesmas. pasien mengatakanbatuknya  tidak


kunjung sembuh kurang lebih dua minggu, setelah minum obat yang dibeli di warung. batuk
berdahak, nyeri dada, berkeringat pada malam [Link] ada riwayat sebelumnya

Apakah jenis pemeriksaan penunjang utama apa yang harus dikolaborasikan pada kasus di
atas?
 

(a) Elektrokardiografi
(b) Speciment Darah
(c) Bronkoskopi
(d) Sputum BTA
(e) Radiologi
 
2
- 255
5 Jawaban : E
-
5
Seorang laki-laki  berusia 30 tahun datang ke RS dengan keluhan batuk berdahak, sesak nafas.
Klien punya riwayat [Link] pemeriksaan didapatkan data: TD  110/70 mmHg, frekuensi
nafas 26 x/mt, frekuensi nadi 100 x/mnt, suhu tubuh [Link] Wheesing . Oleh Dokter
disarankan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium Imunoglobulin (Ig)

Apakah pemeriksaan Imunoglobulin(Ig)  yang tepat untuk kasus di atas ?

(a) A
(b) B
(c) D
(d) E
(e) M
 
2
- 256
5 Jawaban : Nyeri akut
-
6
 

Seorang laki-laki berusia 18 tahun mengeluh nyeri saat menelan,suhu tubuh 40OC, Suara serak
. Saat dilakukan pengkaijan didapatkan tonsil berwarna kemerahan,dan terjadi pembekakan

 
Apakah masalah utama pada kasus di atas ?

(a) Nyeri akut


(b) Hipertermi
(c) Resiko infeksi
(d) Gangguan menelan
(e) Gangguan rasa aman dan nyaman
 
2
- 257
5 Jawaban : Pemeriksaan patologi anatomi
-
7
 

Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke poli . Saat dilakukan pengkajian terdapat tahi
lalat dibagian wajah berdiameter 10mm,tahi lalat sudah ada sejak lahir dan sejak  3 bulan yang
lalu membesar,Nyeri saat ditekan

Apakah pemeriksaan penunjang yang tepat pada kasus diatas?

(a) Pemeriksaan serulogi


(b) Pemeriksaan imunologi
(c) Pemeriksaan Kimia darah
(d) Pemeriksaan darah lengkap
(e) Pemeriksaan patologi anatomi
 
2
- 258
5 Jawaban : Gangguan persepsi sensori
-
8
 

Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke klinik dengan keluhan pandangan kabur  Sejak
5 bulan yang lalu, terdapat bayangan terasa seperti berawan, memiliki riwayat DM sejak 10
tahun yang lalu. Saat dilakukan pengkajian didapatkan TD : 140/100mmhg Nadi : 88x/menit
RR : 20x/menit.
 

Apakah masalah utama pada kasus diatas?

(a) Ansietas
(b) Nyeri akut
(c) Resiko cidera
(d) Defisit perawatan diri
(e) Gangguan persepsi sensori
 
2
- 259
5 Jawaban :
-
9
 

Seorang laki-laki berusia 34 tahun dirawat di ruang Dahlia sejak 2 minggu yang lalu dengan
diagnosa Tumor mata. Saat dilakukan pengkajian pasien dengan [Link] hari 1 didapatkan
data  masih terasa nyeri pada luka bekas operasi dan tampak gelisah, TD: 120/90mmhg Nadi :
78x/menit RR : 20x/menit

Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus diatas?

(a) Berikan restrain


(b) Kaji tingkat nyeri
(c) Berikan kompres hangat
(d) Kolaborasi pemberian anti nyeri
(e) Ajarkan relasasi dan nafas dalam
 
2
- 260
6 Jawaban : Jelaskan prosedur pembedahan
-
0
 
Seorang laki-laki berumur 50 tahun dirawat diruang Cempaka dengan diagnosa  [Link]
sinistra. Rencana operasi akan dilakukan keesokan hari, pasien mengatakan belum pernah
masuk rumah sakit sebelumnya. Saat dilakukan pengkajian terlihat cemas dan tampak gelisah,
TD : 130/100mmhg RR: 24x/menit Nadi : 80x/menit

Apakah rencana tindakan yang tepat untuk kasus diatas?

(a) Ajarkan teknik relaksasi dan nafas dalam


(b) Berikan anticemas sesuai indikasi
(c) Jelaskan prosedur pembedahan
(d) Identifikasi tingkat emosi
(e) Kaji Status emosional
 
2
- 261
6 Jawaban : Nyeri akut
-
1
 

Seorang pria berusia 65 tahun, dirawat hari kedua di Ruang Perawatan. klien mengeluh sakit
kepala seperti melihat benda berputar-putar saat bergerak atau berpindah posisi dan merasa
perut mual ingin muntah. Beberapa bulan sebelum  masuk rumah sakit klien pernah
mengalami cidera telinga kanan akibat kecelakaan lalu lintas

Apakah masalah keperawatan pada kasus di atas?

(a) Koping individual tidak afektif


(b) Gangguan persepsi sensori
(c) Kurangnya pengetahuan
(d) Resiko cidera
(e) Nyeri akut
 
2 - 262 Jawaban : Meletakan barang yang dibutuhkan dekat klien
6
-
2
 

Seorang wanita berusia 45 tahun, dirawat di ruang pasca bedah dengan post operasi katarak
hari kedua. Kemudian dilakukan perawatan pasca bedah, untuk mencegah terjadinya cidera
akibat penurunan fungsi penglihatan perawat melakukan beberapa tindakan keperawatan

Apakah tindakan utama yang dilakukan perawat untuk mencegah cidera pada kasus diatas?

(a) Meletakan barang yang dibutuhkan dekat klien


(b) Observasi tanda-tanda disorientasi
(c) Mengkaji ketajaman penglihatan
(d) Observasi tanda-tanda vital
(e) Berikan posisi semi fowler
 
2
- 263
6 Jawaban : Kerusakan integritas kulit
-
3
 

Seorang wanita berusia 28 tahun berada di ruang perawatan, saat dilakukan pengkajian
didapatkan kemerahan dan gatal-gatal pada beberapa bagian tubuh. Awalnya berupa goresan
kecil namun 2 bulan terakhir berubah menjadi besar dan beruam-ruam

Manakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

(a) Nyeri akut


(b) Resiko infeksi
(c) Kerusakan integritas kulit
(d) Gangguan istirahat dan tidur
(e) Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
 
2
- 264
6 Jawaban : Kolaborasi pemberian analgesik
-
4
 

Seorang pria berusia 25 tahun datang ke rumah sakit diantar oleh keluarganya dengan keluhan
nyeri pada telinga kiri, dua hari sebelum masuk rumah sakit keluar cairan berwarna jernih dan
berbau. Nyeri sudah dirasakan sejak 1 minggu yang lalu.  Kemudian dilakukan pemeriksaan
fisik didapatkan data klien meringis kesakitan dengan skala nyeri 8, tekanan darah
110/90mmgh, frekuensi Nadi 72x/menit, frekuensi nafas 21x/menit, suhu tubuh 38,20C

Apakah tindakan utama yang dilakukan perawat pada kasus diatas ?

(a) Berikan kompres dingin pada daerah telinga


(b) Atur posisi klien senyaman mungkin
(c) Kolaborasi pemberian analgesik
(d) Mengkaji tingkat nyeri
(e) Anjurkan nafas dalam
 
2
- 265
6 Jawaban : 42 tetes/ menit
-
5
Seorang laki-laki berusia 35 tahun yang dirawat dirumah sakit dengan perdarahan dan
penurunan volume vaskuler direncanakan oleh dokter mendapatkan terapi  NaCl  1000 ml
dalam 8 jam Setelah menjalani operasi Orif fraktur femur distal dextra .

Berapakah tetesan infuse yang harus diberikan ?

(a) 50 tetes/ menit


(b) 45 tetes/ menit
(c) 42 tetes/ menit
(d) 30 tetes/ menit
(e) 20 tetes/ menit
 
2 - 266 Jawaban : banyak minum air dan makan makanan yang berserat
6
-
6
 

Seorang laki-laki berusia 28 tahun dirawat di RSJ dan mendapatkan obat chlorpormazin


(CPZ) 50 mg 2 kali sehari. Pasien mengeluh mulutnya terasa kering dan sering susah buang
air besar.

Apakah tindakan keperawatan mandiri yang dapat diberikan pada pasien?

(a) menghindari makanan yang membentuk gas


(b) rutin banyak beraktifitas dan makanan tinggi lemak
(c) banyak minum air dan makan makanan yang berserat
(d) berkonsultasi dengan dokter tentang pemberian obat laxatif
(e) menanyakan kepada pasien tentang jumlah dan latihan fisik yang dilakukan sehari-hari
 
2
- 267
6 Jawaban : mendokumentasikan hasil temuan
-
7

Seorang balita laki-laki berusia 5 tahun dirawat setelah menjalani myringotomy dengan insersi
tympanostomy. Dari hasil pemeriksaan didapatkan adanya sejumlah kecil pengeluaran cairan
berwarna kemerahan dari telinga anak setelah pembedahan. Hasil pemeriksaan tanda-tanda
vital : frekuensi nadi 88 kali/menit, frekuensi napas : 24 kali/menit, dan suhu 370C.

Apakah tindakan yang sebaiknya dilakukan perawat berdasarkan hasil temuan tersebut?

(a) mendokumentasikan hasil temuan


(b) menghubungi perawat profesional secepatnya
(c) mengganti selang telinga sehingga tidak tersumbat
(d) membersihkan lokasi insersi yang mengalami infeksi
(e) memeriksa drainase telinga untuk melihat adanya cairan serebrospinal
 
2
- 268
6 Jawaban : membungkus tongue spatel terlebih dahulu dengan kassa/kain
-
8
Seorang bayi laki-laki, usia 1 tahun dirawat di RS dengan keluhan demam tinggi selama 3
hari, dan mengalami kejang 1x selama 15 menit ketika di rumah. Saat pengkajian didapatkan
data : frekuensi nadi 110x/menit, frekuensi napas 30x/menit, suhu 38,50C, kesadaran
composmentis, anak lemas dan pucat. Anak mengalami kejang berulang ketika dilakukan
pemeriksaan. Perawat segera membuka baju anak dan mengambil tongspatel untuk membantu
mempertahankan jalan napas anak

Apakah langkah tindakan selanjutnya yang dilakukan perawat sesuai prosedur?

(a) memiringkan kepala


(b) meletakkan anak pada tempat yang rata
(c) memberikan tongue spatel di antara gigi atas dan bawah
(d) membungkus tongue spatel terlebih dahulu dengan kassa/kain
(e) langsung menggunakan tongue spatel untuk mempertahankan jalan napas
 
2
- 269
6 Jawaban : tutupi mata dan organ genetalia dengan kassa
-
9

Seorang bayi perempuan usia 2 hari dirawat di ruang Perinatologi dengan tanda dan gejala :
kulit seluruh tubuh kuning. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan : kulit kuning pada seluruh
tubuh, suhu 380C, nadi 120 x/menit, RR : 40 x/menit. Hasil pemeriksaan lab menunjukkan
bilirubin indirek 16 mg/ dL. Bayi mendapat terapi sinar.

Apakah tindakan keperawatan yang dapat dilakukan agar terapi aman bagi bayi?

(a) matikan lampu tiap 8 jam


(b) posisi dirubah selang seling tiap 6 jam
(c) tutupi mata dan organ genetalia dengan kassa
(d) atur posisi lampu dengan jarak 20-30 cm dari bayi
(e) pertahankan waktu terapi tidak lebih dari 500 jam
 
2
- 270
7 Jawaban : bersihan jalan nafas tidak efektif
-
0

Seorang perempuan  berusia 12 tahun diantar ke rumah sakit dengan keluhan sesak nafas dan
batuk tidak produktif disertai penurunan nafsu makan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BB
22 Kg, anak pucat dan lemas, mukosa bibir kering, konjungtiva anemis, terdapat suara ronchi
pada lobus kiri atas saat auskultasi paru. Pada pemeriksaan tanda vital diperoleh frekuensi
nafas 28 kali/menit, frekuensi nadi 100 kali/menit, suhu 37,80C
Apakah  masalah keperawatan utama yang dialami oleh pasien tersebut ?

(a) hipertermi
(b) intoleransi aktivitas
(c) kekurangan volume cairan
(d) bersihan jalan nafas tidak efektif
(e) ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
 
2
- 271
7 Jawaban : ketidakefektifan bersihan jalan nafas
-
1

Seorang balita perempuan usia 5 tahun dirawat di ruang anak dengan keluhan batuk berdahak
dan demam. Saat dilakukan pemeriksaan fisik auskultasi suara napas terdengar ronchi, nafas
cepat dan dangkal, muntah 3 kali disertai lendir, frekuensi nafas 30 x/menit, frekuensi nadi 60
[Link], suhu 37,5oC, TD 90/60 mmHg.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

(a) mual
(b) hipertermi
(c) gangguan pertukaran gas
(d) ketidakefektifan pola nafas
(e) ketidakefektifan bersihan jalan nafas
 
2
- 272
7 Jawaban : SGOT, SGPT
-
2

Seorang laki-laki berusia 15 tahun, dirawat di ruang anak dengan keluhan mual, muntah setiap
makan dan minum, badan lemas, mengeluh nyeri ulu hati dengan skala nyeri 5. Hasil
pemeriksaan fisik, nyeri tekan epigastium, teraba pembesaran pada kuadran kanan atas,
konjungtiva anemis, sklera ikterik, dan tampak jaundice. Dokter mendiagnosa pasien suspek
hepatitis.

Apakah pemeriksaan serologi utama untuk menunjang penegakan diagnosis pada kasus
diatas?

(a) SGOT, SGPT


(b) hemoglobin
(c) elektrolit
(d) bilirubin
(e) albumin
 
2
- 273
7 Jawaban : berikan cairan dan elektrolit
-
3

Seorang balita perempuan berusia 5 tahun di rawat di ruang anak dengan keluhan buang air
besar encer 5 kali, nyeri perut dan anak tampak lemas. Hasil pemeriksaan fisik diperoleh data
suhu 37.8º C, frekuensi nadi 75 x/menit, frekuensi nafas 30 x/menit, muntah 3 kali, mata
tampak cekung, bising usus 40 x/menit. Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan natrium
131 mmol/L, kalium 8,3 mmol/L, chloride mmol/L.

Apakah rencana keperawatan yang tepat pada kasus di atas?

(a) kaji tingkat skala nyeri


(b) berikan kompres hangat
(c) kaji tingkat aktivitas anak
(d) berikan cairan dan elektrolit
(e) berikan nutrisi sedikit tapi sering
 
2
- 274
7 Jawaban : gunakan teknik modifikasi perilaku yang tepat
-
4

Seorang balita laki-laki usi 5 tahun dirawat di RS dengan keluhan demam. Hasil pengkajian
diperoleh data bahwa selain gangguan fisik, anak juga mengalami autism disorder yang
beresiko untuk melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Apakah intervensi utama yang tepat untuk kasus diatas?

(a) berikan obat penangan saat ia histeris


(b) gunakan teknik modifikasi perilaku yang tepat
(c) gunakan restrain agar pasien tidak kemana-mana
(d) lakukan kontak sesering mungin untuk menghindari kecelakaan
(e) ketika anak berprilaku destruktif, segera amankan ia di ruang isolasi
 
2
- 275
7 Jawaban : nyeri
-
5
 
Seorang perempuan berusia 25 tahun, primipara, post partum hari ke-21, datang ke puskesmas
dengan keluhan : demam, payudara nyeri dan bengkak, bayi tidak mau menyusui,  rewel.
Hasil pemeriksaan : kulit payudara sebelah kiri kemerahan dan mengkilat, terasa keras, tegang
dan bengkak, terdapat luka pada puting susu kiri, suhu 38,7°C, frekuensi nadi 100 x/m,
frekuensi pernapasan 24 x/m, TD 120/90 mmHg.

Prioritas masalah keperawatan apakah yang sedang dialami pasien tersebut ?

(a) nyeri
(b) kecemasan
(c) intoleransi aktifitas
(d) risiko tinggi infeksi
(e) kurang pengetahuan
 
2
- 276
7 Jawaban : perubahan tekanan darah postural
-
6

Seorang perempuan usia 8 tahun dibawa oleh orang tuanya dengan diagnosa leukemia. Dari
hasil pemeriksaan fisik ditemukan anak memiliki turgor kulit yang buruk, leher yang rata, dan
pembuluh darah vena di tangan (hand veins) yang buruk. Hasil pengkajian tanda-tanda vital
didapatkan : frekuensi nadi 70 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, suhu 37,80C. Perawat
menduga anak mengalami hiponatremia.

Apakah tanda/gejala tambahan yang didapatkan perawat jika hiponatremia benar terjadi?

(a) nadi lambat


(b) kelemahan otot
(c) haus yang sangat
(d) membran mukosa kering
(e) perubahan tekanan darah postural
 
2
- 277
7 Jawaban : bersihan jalan napas tidak efektif
-
7

Seorang laki-laki usia 13 tahun dirawat di RS dengan keluhan tidak bisa tidur terlentang
selama 2 malam terakhir, harus selalu duduk agar bisa bernapas. Hasil pemeriksaan fisik
didapatkan TD : 120/80 mmHg, frekuensi nadi : 80 x/menit, frekuensi napas : 35 x/menit,
suhu : 37,80C, pernapasan cuping hidung, terdapat retraksi dinding dada, bunyi wheezing
jelas terdengar.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus di atas ?

(a) hipertermi
(b) gangguan pola tidur
(c) gangguan pertukaran gas
(d) ketidakefektifan pola napas
(e) bersihan jalan napas tidak efektif
 
2
- 278 Jawaban : ”kami mengikat supaya anda bisa mengendalikan emosi yang tidak
7
- terkendali.”
8
 

Seorang laki-laki berusia 42 tahun mengamuk dan membanting barang di kamar RSJ sambil
berkata, "Mengapa semua orang tidak menghargai saya sebagai kepala rumah tangga di rumah
ini?". Melihat kondisi tersebut, perawat segera melakukan tindakan pengikatan agar pasien
tidak melukai diri sendiri dan orang lain.

Apakah kata-kata terapeutik yang tepat diucapkan perawat berdasarkan kasus di atas?

(a) ”anda diikat supaya bisa menghargai diri anda.”


(b) ”ikatan ini akan dilepas jika anda sudah tidak marah-marah.”
(c) ”anda perlu belajar, kalau dengan diikat anda tidak bisa apa-apa.”
(d) ”anda tampak tidak berdaya ketika sudah diikat begini, jangan diulang ya.”
(e) ”kami mengikat supaya anda bisa mengendalikan emosi yang tidak terkendali.”
 
2
- 279
7 Jawaban : percobaan bunuh diri
-
9
 

Seorang perempuan berusia 20 tahun dirawat di RSJ. Pasien memiliki riwayat meminum obat
serangga sehingga harus mendapatkan perawatan intensif. Pasien mengatakan lebih baik mati
daripada membuat malu keluarga. Data observasi dari orang tua bahwa pasien
menyembunyikan pisau di bawah bantal di kamar rumah.

Apakah perilaku yang ditunjukkan pasien berdasarkan kasus di atas?

(a) ide bunuh diri


(b) isyarat bunuh diri
(c) ancaman bunuh diri
(d) percobaan bunuh diri
(e) tanda-tanda bunuh diri
 
2
- 280
8 Jawaban : sosialisasi
-
0
Seorang laki-laki berusia 28 tahun dirawat di RSJ. Keluhan utama saat dilakukan pengkajian
adalah pasien  tidak mau berbicara dan tidak mampu mempertahankan kontak mata saat
interaksi. Setelah 8 kali berinteraksi dengan perawat, pasien sudah mulai berbicara walaupun
masih belum mampu mempertahankan kontak mata dalam jangka waktu lama.

Apakah jenis Terapi Aktifitas Kelompok (TAK) yang dapat diberikan pada pasien tersebut?

(a) sosialisasi
(b) orientasi realita
(c) stimulasi sensori
(d) rangsangan persepsi
(e) peningkatan harga diri
 
2
- 281
8 Jawaban : menarik nafas dalam
-
1
 

Seorang perempuan berusia 34 tahun sudah dirawat di RSJ selama 1 tahun. Ia mengatakan
masih sering marah-marah karena teman sekamarnya tidak mau memberi kue dan sering
mengambil barangnya. Perawat sudah memberikan tindakan keperawatan berupa latihan fisik
untuk mengelola marah.

Apakah latihan fisik yang tepat untuk diajarkan perawat pada pasien tersebut?

(a) menari
(b) lari pagi
(c) berwudhu
(d) menarik nafas dalam
(e) merapikan tempat tidur
 
2
- 282
8 Jawaban : ketidakefektipan perfusi jaringan perifer
-
2

Seorang  laki-laki umur 9 tahun di rawat  di RS . Hasil pengkajian :  anak mengatakan kepala
pusing dan cepat lelah, tidak nafsu makan. Pemeriksaan fisik : conjungtiva pucat, capilary
refill time  lebih 2 detik,  TD  90/70 mmHg,  frekuensi nadi  90 kali permenit, Hb: 7.8 gr/dl.
Ibunya klien mengatakan khawatir dengan kondisi anaknya

pakah masalah keperawatan utama pada kasus di atas ?

(a) intoleransi Aktifitas


(b) kecemasan orang tua
(c) risiko deficit volume cairan
(d) ketidakefektipan perfusi jaringan perifer
(e) ketidakseimbangan Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
 
2
- 283
8 Jawaban : cross chek, nama, umur, jenis darah dan golongan darah klien
-
3

Seorang  laki-laki umur  9 tahun di rawat  di RS . Hasil pengkajian :  anak mengatakan kepala
pusing dan cepat lelah, tidak nafsu makan. Pemeriksaan fisik : conjungtiva pucat, capilary
refill time  lebih 2 detik,  TD  90/70 mmHg,  frekuensi nadi  90 kali permenit, Hb: 7.8 gr/dl. 
Ibunya klien mengatakan khawatir dengan kondisi anaknya.  Anak  akan diberikan transfusi
darah

Apakah   tindakan awal  sebelum melakukan tindakan tersebut ?

(a) cross chek, nama, umur, jenis darah dan golongan darah klien
(b) cek Temperatur darah yang akan diberikan
(c) cek kondisi jalur IV (infuse)
(d) ukur Suhu tubuh klien
(e) cek ulang kadar Hb
 
2
- 284
8 Jawaban : berikan minum sesuai jadual
-
4
Seorang bayi perempuan usia 2 bulan dirawat, terpasang infus di kaki sebelah kiri, setelah
dilakukan fototerapy didapatkan data suhu tubuh 37 derajat celcius, bibir bayi kering, lebih
banyak tidur, kulit terlihat kusam.

Apakah tindakan utama  yang dilakukan pada bayi tersebut ?

(a) berikan minum sesuai jadual


(b) monitor intake output
(c) monitor infus
(d) monitor suhu
(e) kaji dehidrasi
 
2
- 285
8 Jawaban : frekunesi nafas normal
-
5
 

Seorang  balita perempuan  berusia  1 tahun  di rawat di RS.  Menurut ibu  anaknya sesak dan
batuk -batuk , panas, rewel, tidak mau makan .  Hasil pengkajian didapatkan anak sesak nafas,
batuk , retraksi dada, frekuensi pernafasan 30 kali permenit, prekuensi  nadi 100 kali permenit,
suhu tubuh 38°C, terdengar suara  ronkhi.  

 
Apakah  kriteria hasil yang utama untuk  masalah prioritas  di  atas ?

(a) sesak berkurang


(b) tidak batuk berlendir
(c) frekunesi nafas normal
(d) tidak terdengar suara ronkhi
(e) anak tidak rewel dan bisa tidur nyenyak
 
2
- 286
8 Jawaban : tindakan penanganan kejang
-
6

Seorang balita perempuan umur 1.5 tahun  di rawat  di RS.  Hasil pengkajian badan anak
masih panas dan  saat di rumah  anak mengalami kejang 1 kali. TTV :   Suhu : 38 o C,
frekuensi pernafasan 24 x permenit, frekuensi nadi 96 x permenit. Ibu  menanyakan apa yang
harus dilakukan di rumah jika anaknya kejang lagi.

Apakah  materi   utama yang dijelaskan  pada ibu  tersebut ?

(a) penyebab kejang


(b) penyebab demam
(c) tindakan penanganan kejang
(d) tehnik pemberian kompres hangat
(e) cara pemberian obat panas yang tepat
 
2
- 287
8 Jawaban : pimpin persalinan setelah pembukaan lengkap
-
7
 

Seorang perempuan berusia 28 tahun,  datang ke Rumah Bersalin mengaku hamil 9 bulan,
keluhan keluar air dari jalan lahir sejak empat jam yang lalu. TD 120/90 mmhg, frekuensi nadi
88x/m, frekuensi pernapasan  23x/m, suhu 36.7oC. Pemeriksaan Obstetri : his 3x10 menit 45
detik, DJJ (+) 140x/menit, pemeriksaan dalam portio tebal lunak, pembukaan servik 8 cm,
ketuban (-), penurunan kepala setinggi bagian bawah simpisis.

Tindakkan apa yang tepat untuk kasus diatas ?


 

(a) memberikan Antibiotik


(b) merujuk ke Rumah Sakit
(c) observasi di Rumah Bersalin
(d) ditolong Persalinan di Rumah bersalin
(e) pimpin persalinan setelah pembukaan lengkap
 
2
- 288
8 Jawaban : Latih posisi kaki dorsi fleksi
-
8
 

Seorang perempuan usia 34 tahun, G4 P2 A1 hamil 36 minggu, datang ke Rumah Bersalin


dengan keluhan : kaki sering kram pada malam hari dan sakit pinggang, edema (+), TD
110/70 mmhg, frekuensi nadi 80x/menit,  frekuensi pernapasan 24x/menit, Suhu 37oC. TFU
32 cm, Homan sign (-).

Apakah tindakan keperawatan  yang dilakukan untuk mengatasi keluhan pada ibu tersebut?

(a) Menggunakan sandal refleksi syaraf


(b) Latihan jalan pagi
(c) Latih posisi kaki dorsi fleksi
(d) Kompres hangat
(e) Kompres dingin
 
2
- 289
8 Jawaban : risiko tinggi infeksi berhubungan dengan trauma jalan lahir
-
9
 

Seorang perempuan usia 30 tahun post partum 1 jam yang lalu.  Pada pengkajian diperoleh :
mengeluh nyeri daerah perineum, TD ; 100/70 mmHg, frekuensi nadi : 78 x/m, suhu = 37oC,
frekuensi pernapasan  = 20 x/m, TFU ½ simpisis pusat, ASI belum keluar. Lokhea rubra,
Perineum : edema, kotor dan kemerahan.

 
 

Apakah diagnosa keperawatan potensial pada kasus tersebut?

(a) risiko tinggi infeksi berhubungan dengan trauma jalan lahir


(b) resiko tinggi postpartum blues b/d kurang support system
(c) risiko tinggi tidak efektif menyusui b/d ASI tidak keluar
(d) resiko tinggi kurang cairan b/d perdarahan
(e) resiko tinggi cedera b/d perdarahan
 
2
- 290
9 Jawaban : Meneruskan pemasukan kateter sampai percabangannya
-
0
 

Seorang pria berusia 34 tahun dilakukan pemasangan kateter urine (foley chateter) untuk
persiapan operasi pemasangan plate dan screw tibia dextra, data status urinarius tidak ada
kelainan. Setelah pelumasan kateter dengan jelly, kateter dimasukan dengan mudah dan tanpa
hambatan, segera urin terlihat keluar dan ditampung dalam bengkok/ penampung yang telah
disiapkan

Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat selanjutnya ?

(a) Menekan pubis pasien dengan lembut


(b) Menggembungkan balon dengan NaCl 0,9 %
(c) Menyambungkan kateter ke kantung urin
(d) Memfiksasi kateter dengan penis menghadap keatas
(e) Meneruskan pemasukan kateter sampai percabangannya
 
2
- 291
9 Jawaban : Ketidakefektifan perfusi jaringan cerebral
-
1
 

eorang perempuan berusia 48 tahun dirawat di Rumah Sakit dengan hemiparese dextra.


Menurut keluarga, awalnya pasien didapatkan jatuh lemas dan tampak pucat. Setelah itu
pasien tidak dapat berbicara namun masih bisa kontak GCS E3, M6, Vx. TD : 130/70 mmHg,
N : 83x/mnt, P : 18x/mnt. Hasil pengkajian tonus dan kekuatan otot menurun pada sisi kanan.
CT scan didapatkan infark cerebri sinistra dan proses atrofi serebri Hasil EKG : Atrial
Fibrilasi

Apakah Diagnosa Keperawatan pada kasus di atas ?

(a) Ketidakefektifan perfusi jaringan cerebral


(b) Hambatan mobilitas fisik
(c) Hambatan koHambatan komunikasi verbamunikasi verbal
(d) Kerusakan mobilitas fisik
(e) [Link] curah jantung
 
2
- 292
9 Jawaban : Bersihan jalan nafas tidak efektif
-
2
 

Seorang perempuan berusia 74 tahun masuk dengan keluhan sesak, saat ini perawatan hari ke
3. Hasil pengkajian didapatkan pasien batuk disertai lendir, ronchi pada semua lapang paru.
TTV :. TD : 120/80 mmHg, N : 56x/mnt, P : 26x/mnt dan S : 36oC. Hasil EKG : Bradikardi, Q
patologis II, III, AVF, V5-V6. Hasil Thoraks : Efusi Pleura

Apakah Diagnosa Keperawatan pada kasus di atas ?

(a) Bersihan jalan nafas tidak efektif


(b) Penurunan curah jantung
(c) Kerusakan pertukaran gas
(d) Intoleransi aktivitas
(e) Kelelahan
 
2 - 293 Jawaban : Bed rest
9-
3
 

Seorang perempuan berusia 71 tahun dirawat sejak 3 hari yang lalu dengan nyeri dada
dan sesak napas dirasakan sejak 4 hari lalu yang dirasakan hilang timbul dan tembus
ke belakang. Hasil pengkajian pasien mengatakan nyeri dada skala 6 disertai sesak
napas, ronchi +/+. Keluarga mengatakan pasien sesak setelah mandi pagi dan pasien
riwayat by pass jantung 10 tahun lalu hasil echo didapatkan EF 60%, gangguan
fungsi diastolik

Apakah intervensi Keperawatan trauma pada kasus di atas ?

(a) Ajarkan tekhnik nafas dalam


(b) Tingkatkan mobilisasi
(c) EKG tiap 4 jam
(d) Pasang oksigen
(e) Bed rest
 
2
- 294
9 Jawaban : CT Scan
-
4
 

Seorang laki-laki berusia 39 tahun dirawat di bangsal bedah saraf dengan penurunan
kesadaran setelah terjatuh dari ketingian 3 meter sejak 6 jam yang lalu. Pasien saat ini
terpasang OGT (Oral Gastro Tube). Pasien nampak gelisah sehingga harus dilakukan fiksasi.
Hasil pengkajian menunjukkan adanya ekimosis, otorhea, racoon eyes. Pasien diduga
mengalami fraktur basal skull. Perawat ingin melihat perdarahan yang terjadi pada telinga
apakah darah atau cairan cerebrospinal.

Pengkajian apakah yang harus dilakukan ?

(a) MRI
(b) CT Scan
(c) Halo Test
(d) Darah lengkap dan darah rutin
(e) Nervus VII (nervus pendengaran)
 
2
- 295
9 Jawaban : Kompres air dingin
-
5
 

Seorang perempuan berusia 20 tahun masuk ruang UGD dengan sedera kepala ringa. Pasien
sadar penuh, mengeluh nyeri kepala skala 4 dan pusing. Pasien tidak muntah, nampak jejas
pada frontal kiri. Observasi TTV : TD = 100/80 mmHg, N = 82x/mnt, S = 36,4oC, P =
20x/mnt. Pasien bisa perawatan di rumah sesuai permintaan pasien. Pasien bertanya kepada
perawat apabila daerah cedera di kepala bengkak

Apakah tindakan yang sebaiknya dilakukan ?

(a) Istirahat
(b) kompres Hangat
(c) Kompres air dingin
(d) istirahat dan beri minum obat
(e) Bila semakin bengkak berikan kompres air biasa
 
2
- 296
9 Jawaban : Kriteria neurlogi : trauma kepala berat dan GCS = 7
-
6
 

Seorang perempuan berusia 61 tahun dengan trauma kepala berat, GCS 7. pasien mengalami
penurunan kesadaran sejak 7 jam yang lalu sesaat setelah terjatuh di kamar mandi dengan
posisi terlentang. Hasil CT Scan didapatkan subdural hematom regio parietal bilateral,
perdarahan subarachnoid di falx cerebri posterior dan tentorium cerebri kanan kiri. Pasien
diberikan terapi manitol. Perawat melakukan tindakan keperawatan dengan monitoring TIK

 
Apakah indikator monitoring TIK ?

(a) CT Scan
(b) Adanya massa intrakranial
(c) Postur tubuh desebrasi dan dekortikasi
(d) Cedera organ multiple dengan penurunan kesadaran
(e) Kriteria neurlogi : trauma kepala berat dan GCS = 7
 
2
- 297
9 Jawaban : screning dysfagia
-
7
 

Seorang perempuan berusia 65 tahun dirawat di Rumah Sakit, menurut keluarga pasien
riwayat stroke2 tahun yang lalu. Pasien masuk dengan keluhan utama tubuh sisi kanan sejak 4
hari SMRS. Keluhan disertai dengan nyeri kepala seperti ada beban berat di kepala dengan
skala nyeri 6. pada pengkajian nervus facialis didapatkan mulut mencong. Bicara pelo,
asimetris saat mengangkat alis dan tersenyum.

Tindakan apakah yang dilakukan untuk mengetahui parese 9 dan 10 ?

(a) Terapi menelan


(b) Terapi wicara
(c) scrining wicara
(d) screning dysfagia
(e) Screning malnutrisi
 
2
- 298
9 Jawaban : Diit rendah garam
-
8
 

Seorang perempuan berusia 55 tahun dirawat di ruang interna dengan keluhan nyeri dada.
Pasien tersebut mengalami nyeri dada substernal bersifat intermitten dan menjalar ke lengan
kiri selama 6 bulan terakhir. Nyeri pertama kali terjadi ketika melakukan kegiatan dan
menurun ketika istirahat. Menghabiskan 2 bungkus rokok per hari, dan memiliki riwayat
hipertensi dan dislipidemia. Hasil pengkajian pasien mengeluh nyeri dada skala 3 dan sesak

Pendidikan kesehatan utama yang dilakukan pada pasien di atas adalah ?

(a) Kontrol Rutin


(b) Rutin olahraga
(c) Hindari merokok
(d) Hindari fast food
(e) Diit rendah garam
 
2
- 299
9 Jawaban : Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan
-
9
 

Seorang perempuan usia 48 tahun di rawat di Rumah Sakit dengan keluhan dada sering
berdebar-debar, lemas, hasil pengkajian suhu 37,5 oC, diaphoresis, napsu makan meningkat,
dalam sebulan mengalami penurunan berat badan 7 kg.

Manakah diagnosa keperawatan yang menjadi prioritas ?

(a) Intoleransi Aktivitas


(b) Penurunan Cardiac output
(c) Gangguan keseimbangan cairan
(d) Perubahan suhu tubuh : hipertermi
(e) Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan
 
3
- 300
0 Jawaban : 9
-
0
 
Seorang bayi laki-laki  lahir spontan 5 menit  lalu dengan BB: 3000 gram, panjang 48 cm, 
segera menangis, bergerak aktif, warna kulit merah muda, tungkai agak kebiruan, denyut nadi
100x/menit, RR 30x/menit.

Nilai APGAR yang tepat adalah ?

(a) 6
(b) 7
(c) 8
(d) 9
(e) 10
 
3
- 301
0 Jawaban : 27 Oktober 2016
-
1
 

Seorang perempuan hamil usia 25 tahun datang RS dengan keluhan mual dan muntah
terutama pagi hari, sudah 2 bulan tidak haid. Dari hasil pemeriksaan di dapatkan data bahwa
Hari Pertama Haid Terakhir tanggal 20 Januari 2016.

Kapan  Taksiran Tanggal Persalinan perempuan hamil tersebut ?

(a) 25 Oktober 2016


(b) 26 Oktober 2016
(c) 27 Oktober 2016
(d) 28 Oktober 2016
(e) 29 Oktober 2016
 
3 - 302 Jawaban : menambah bonding antara ibu dan bayinya
0-
2
 

Seorang ibu berusia 29 tahun baru saja melewati kala 2, anak dalam keadaan sehat dan
menangis kuat, A/S : 8/10 kemudian perawat menyelimuti anak dan meletakkannya di perut
ibu selama 1 jam untuk inisiasi menyusu dini.

Apa manfaat inisiasi menyusu dini pada kasus tersebut?

(a) menambah bonding antara ibu dan bayinya


(b) melatih reflex menghisap dan menelan
(c) mempercepat produksi dan pengeluaran asi
(d) membantu kontraksi uterus untuk mencegah perdarahan
(e) membantu kontraksi uterus untuk mencegah perdarahan
 
3
- 303
0 Jawaban : Pemeriksaan USG
-
3
 

Seorang perempuan usia 21 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan sudah 2 minggu tidak
menstruasi, sering pusing serta mual. TD 110/70mm hg, N 80 x/m, P 18x/m, S 36.8OC, tes
kehamilan positif, hasil pemeriksaan USG terdapat gambaran kantong janin.

Tanda pasti kehamilan adalah

(a) Tes kehamilan


(b) Keluhan mual
(c) Pemeriksaan USG
(d) Keluhan sering pusing
(e) Terlambat menstruasi
 
3
- 304
0 Jawaban : Mengenali tanda-tanda persalinan
-
4
 

Seorang perempuan umur 24 tahun datang ke Rumah Sakit untuk pemeriksaan kehamilan
Trimester 3, usia kehamilan 36 minggu, dengan keluhan kadang merasa pusing dan perut
terasa kencang. Hasil pemeriksaan TD 120/80mm hg, N 80 x/m, P 22x/m, S 36.7OC. TFU 23
cm, Punggung Kanan, Presentasi kepala. Hb 10,9 gr.

Dilakukan skrining untuk deteksi dini pada kunjungan IV yang benar adalah:

(a) Mengenali tanda-tanda persalinan


(b) Penapisan dan pengobatan anemia
(c) Mengulang perencanaan persalinan
(d) Pengenalan komplikasi akibat kehamilan dan pengobatannya.
(e) Penapisan preeklampsi, gemeli, infeksi alat reproduksi dan saluran perkemihan
 
3
- 305
0 Jawaban : 27 Nopember 2016
-
5
 

Seorang perempuan umur 27 tahun G1P0A0, ke Puskesmas untuk memeriksa kehamilan,


dengan keluhan haid terakhir tanggal  20 Februari 2016, sering pusing dan mual. TD
110/70mm hg, N 80 x/m, P 18x/m, S 36.6OC. TB=160 cm, BB= 55 kg. Hb 11gr. TFU
Ballotemen.

Taksiran persalinan yang benar adalah:

(a) 27 Nopember 2017


(b) 27 Nopember 2016
(c) 26 Februari 2017
(d) 29 Oktober 2016
(e) 26 Januari 2017
 
3
- 306
0 Jawaban : Tinggi Badan
-
6

Seorang perempuan usia 25 tahun melakukan pemeriksaan antenatal trimester II. Hasil
pemeriksaan: TB=140 cm, BB= 55 kg, TD = 110/80 mmHg, RR= 16x/menit, T= 37,2 0 C, N=
82x/menit, TFU= 21 cm.

Resiko tinggi pada kehamilan ini adalah

(a) Tinggu Fundus Uteri


(b) Tekanan Darah
(c) Tinggi Badan
(d) Berat Badan
(e) Usia
 
3
- 307
0 Jawaban : Kurang pengetahuan tentang nutrisi ibu hamil
-
7

Seorang perempuan umur 30 tahun melakukan pemeriksaan antenatal trimester II G1P0A1.


Hasil pemeriksaan: TB 150 cm, BB 75 kg, TD 110/80 mmHg, P 16x/menit, S 37,2 0 C,     N
82x/menit, Hb 12 gr, TFU= 20 cm. Dengan keluhan nafsu makannya sudah baik, menanyakan
makanan yang baik dikonsumsi dan apa yang harus dihindari selama kehamilan.

Masalah keperawatan utama adalah:

(a) Cemas
(b) Gangguan citra tubuh
(c) Perubahan pola seksual
(d) Kurang pengetahuan tentang nutrisi ibu hamil
(e) Ketidakseimbangan nutrisi lebih dari kebutuhan tubuh
 
3
- 308
0 Jawaban : G4P2A1
-
8

Seorang perempuan hamil usia 29 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan sudah 2
minggu tidak menstruasi, sering pusing serta mual. TD 120/70mm hg, N 80 x/m, P 18x/m, S
36.2OC, tes kehamilan positif, hasil pemeriksaan USG terdapat gambaran kantong janin.
Kehamilan keempat, anak pertama keguguran, anak kedua dan ketiga lahir normal.

Cara penulisan status obstetric yang benar adalah:

(a) G4P2A1
(b) G4P3A1
(c) G4P3A0
(d) G3P2A1
(e) G4P2A0
 
3
- 309
0 Jawaban : Makan sedikit-sedikit tapi sering
-
9
 

Seorang perempuan berusia 20 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan mual, muntah dan
tidak ingin makan. Usia kehamilan 8 minggu, G1P0A0 pemeriksaan  tekanan darah 110/80
mmHg, P 20x/menit, Nadi 80/menit, suhu 360 C. Hb 11 gr.

Pendidikan kesehatan yang tepat diberikan adalah..

(a) Makan yang asam


(b) Makan sayur dan buah
(c) Makan makanan berbumbu
(d) Makan coklat sedikit sedikit
(e) Makan sedikit-sedikit tapi sering
 
3
- 310
1 Jawaban : Hipertermi
-
0
 

Seorang laki-laki berusia 28 tahun dirawat di ruang interna dengan keluhan demam sejak 3
hari yang laludisertai nyeri kepala, nyeri punggung, mual, nanfsu makan menurun dan lemah.
Saat ini adalah hari ke 4. hasil pengkajian didapatkan bintik merah pada lengan dan kaki,
epitaksis, bibir kering, turgor jelek, mata cekung. TD = 90/60 mmHg, N = 110x/mnt, S =
38,8oC, P = 22x/mnt.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus di atas ?

 
(a) Nyeri akut
(b) Hipertermi
(c) Resiko infeksi
(d) Kurang volume cairan dan elektrolit
(e) Ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
 
3
- 311
1 Jawaban : berikan kompres hangat
-
1

Seorang anak laki-laki, usia 9 tahun, telah dirawat di rumah sakit selama 2 hari dengan
diagnosa medis Kejang Demam. Hasil pengkajian didapatkan : frekuensi nafas : 26x/menit,
suhu : 38,5⁰C dan anak tampak lemah dan gelisah, tidak ada kejang sejak pagi.

Apakah prioritas tindakan keperawatan pada kasus tersebut ?

(a) anjurkan ibu untuk memakaikan pakaian yang tipis pada anak
(b) anjurkan ibu memberikan anak banyak minum
(c) lakukan tekhnik distraksi dan relaksasi
(d) berikan nutrisi dengan gizi seimbang
(e) berikan kompres hangat
 
3
- 312
1 Jawaban : pola napas tidak efektif
-
2

Seorang anak laki-laki usia 8 tahun dibawa ke RS dengan keluhan sesak dan tidak mau
makan. Hasil pengkajian diperoleh data, tampak lemah, frekuensi pernafasn 30x/ menit,
frekuensi nadi 100x/ menit, suhu 37,8 C, BB 30 kg,  terdapat pernafasan cuping hidung dan
terlihat penggunaan otot pernafasan tambahan, terdengar suara napas ronchi, SPo2 96%

Apakah prioritas keperawatan pada kasus diatas?

(a) nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh


(b) pola napas tidak efektif
(c) gangguan pertukaran gas
(d) hipertermi
(e) intoleransi aktivitas
 
3 - 313 Jawaban : Sajikan sayur, lauk dan buah dengan bervariasi
1-
3

Seorang ibu membawa anaknya berusia 3 tahun ke Poli Tumbuh Kembang untuk
berkonsultasi karena anak sulit makan. Pada pemeriksaan diperoleh data BB anak 10 kg,
lingkar lengan 8 cm, anak terlihat lesu dan rewel.

Apakah pendidikan kesehatan yang tepat pada kasus tersebut ?

(a) Anjurkan ibu mengajak makan bersama setiap kali makan


(b) Anjurkan memberi makanan sesuai kesukaan anak
(c) Sajikan sayur, lauk dan buah dengan bervariasi
(d) Berikan makanan yang mengandung gizi
(e) Kurangi makanan yang mengandung gula
 
3
- 314
1 Jawaban : Gangguan body image
-
4

Seorang anak laki laki berumur 6  tahun dirawat di ruang anak dengan diagnosa medis
varicella dan mengeluh gatal pada kulit , pasien malu bertemu temannya dan tidak mau
menemui temannya. Pada pemeriksaan fisik : ada pembesaran kelenjar getah bening,
splenomegali. Pada kulit timbul papula yang  telah menjadi vesikel dan meninggalkan bekas
pada seluruh tubuh termasuk wajah.

Apakah masalah keperawatan yang utama pada kasus diatas ?

(a) Gangguan rasa nyaman


(b) Gangguan body image
(c) Gangguan konsep diri
(d) Gangguan harga diri
(e) Gangguan peran
 
3
- 315
1 Jawaban : Jelaskan pada anak agar sebelum dan sesudah makan cuci tangan
-
5

Seorang anak laki laki  berumur 9 tahun dirawat  dengan tanda dan gejala : mual, muntah
demam, sakit perut,  pada pemeriksaan fisik ditemukan :keadaan umum : anak kelihatan kurus
dan perut buncit, suhu 38c, nadi 30 x/m, nafas 100 x/m, pemeriksaan lab : HB 9gr%,
askariasis + 
Apakah upaya promotif keperawatan yang dilakukan untuk masalah kasus diatas ?

(a) Anjurkan ibu segera membawa anak ke pelayanan kesehatan bila sakit
(b) Jelaskan pada anak agar sebelum dan sesudah makan cuci tangan
(c) Anjurkan anak hanya mengkonsumsi bekal dari rumah
(d) Anjurkan ibu membawakan bekal sekolah
(e) Anjurkan makan makanan yang bergizi
 
3
- 316
1 Jawaban : Memberikan cairan rehidrasi secara oral
-
6

Seorang bayi perempuan usia 5 bulan dibawa ibunya ke RS dengan keluhan buang air besar
lebih dari 5x,  tidak mau menyusu, muntah, Saat dilakukan pemeriksaan oleh perawat, bayi
tampak lemah, feses pada popok terdapat lendir, BB: 7,2 kg, PB: 65 cm, membran mukosa
kering, ubun-ubun cekung, bising usus 10x/menit, Nadi : 98x/menit, RR: 80x/menit, Suhu:
37,8°celcius.

Manakah prioritas utama tindakan mandiri keperawatan yang dapat dilakukan untuk bayi pada
kasus diatas?

(a) Memberikan cairan rehidrasi secara oral


(b) Memonitor tanda asidosis metabolik
(c) Memberikan pendidikan kesehatan
(d) Memonitoring status dehidrasi
(e) Memonitor tanda-tanda vital
 
3
- 317
1 Jawaban : berikan cairan elektrolit
-
7

Seorang balita perempuan berusia 4 th dirawat diruangan anak dengan keluhan   buang  air 
besar  lebih dari 5 kali, konsistensi cair dan lendir. hasil pemeriksaan: anak tampak lemah,
suhu tubuh 38OC, frekuensi nadi 90x/mnt, turgor kulit lambat, mukosa bibir tampak kering.

Apakah tindakan keperawatan pada kasus tersebut?

(a) berikan cairan elektrolit


(b) berikan kompres hangat
(c) monitor tanda-tanda vital
(d) kolaborasi pemberian antibiotik
(e) monitor tanda-tanda dehidrasi
 
3
- 318
1 Jawaban : Turgor kulit abdomen
-
8

Seorang anak perempuan berusia 1 tahun dibawa ibunya ke UGD dengan keluhan : sudah 2
hari  buang air besar encer , dalam sehari lebih dari 5 kali, mual, muntah, demam, rewel.
Pemeriksaan fisik didapatkan : keadaan umum lemah, mukosa bibir kering, ubun ubun 
cekung, mata cekung suhu 38 c, nadi 90 x/m, nafas 35 x/m.

Apakah data pengkajian lain yang bisa dilengkapi untuk menilai kekurangan cairan /status
hidrasi ?

(a) Hasil pemeriksaan HB


(b) Turgor kulit abdomen
(c) Pengeluaran urine
(d) Kapilary reffil time
(e) Kulit kering
 
3
- 319
1 Jawaban : observasi tanda sianosis
-
9

Seorang anak perempuan, usia 1,5 tahun di rawat di RS dengan keluhan batuk sejak 7 hari
yang lalu. Hasil pemeriksaan fisik: keadaan umum lemah, kesadaran compos mentis, suhu
38,50C, frekuensi nadi 135 x/menit, frekuensi napas 45x/menit. Auskultasi paru terdengar
rales pada lobus kanan dan kiri bawah.

Apakah prioritas tindakan keperawatan pada kasus diatas?

(a) observasi tanda sianosis


(b) observasi intake cairan
(c) berikan minum hangat
(d) melakukan isap lender
(e) observasi pernapasan
 
3
- 320
2 Jawaban : risiko nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
-
0

Seorang anak perempuan 10 tahun di bawa ibunya ke rumah sakit dengan keluhan : sakit pada
pipi kiri dan kanan , sakit saat menelan makanan, makanan terasa asam, tidak ada nafsu
makan,  muntah. Pemeriksaan fisik:  BB sebelum sakit 30 kg, saat ini BB 28 kg, kelenjar
parotis bengkak, suhu tubuh 38 c, nadi 100x/m, nafas  35 x/m, muka pucat.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut ?

(a) risiko ketidak seimbangan volume cairan


(b) risiko nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
(c) kekurangan cairan dan elektrolit
(d) hipertermi
(e) nyeri
 
3
- 321
2 Jawaban : tidak efektif bersihan jalan nafas
-
1

Seorang  bayi laki laki berumur 12 bulan dibawa keluarganya ke IGD RS dengan keluhan :
demam sudah 2 hari disertai batuk berdahak dan pilek. Pada pemeriksaan fisik : keadaan
umum lemah, terlihat pernafasan cuping hidung, penggunaan otot bantu nafas, suara nafas
ronchi, tanda vital : suhu 39 c, nafas 45 x/m, nadi 110 x/m.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut  ?

(a) nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh


(b) risiko kurang cairan dan elektrolit
(c) tidak efektif bersihan jalan nafas
(d) ganggun istirahat dan tidur
(e) hipertermi
 
3
- 322
2 Jawaban : menghentikan transfusi segera
-
2

Seorang anak perempuan, usia 5 tahun, menderita demam berdarah dan mendapatkan transfusi
trombosit. 30 menit setelah transfusi, muka anak menjadi merah, mengeluh kedinginan dan
menggigil.

Apakah prioritas tindakan yang harus dilakukan pada kasus tersebut?

(a) memberi selimut hangat


(b) meningkatkan tetesan infus
(c) memberikan kompres hangat
(d) menghentikan transfusi segera
(e) memposisikan anak pada posisi setengah duduk
 
3
- 323
2 Jawaban : menghentikan perdarahan
-
3

Seorang anak laki-laki, usia 9 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas, terdapat patah tulang
terbuka pada bagian tibia dan fibula serta perdarahan yang cukup hebat. Anak tersebut segera
dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil ambulance.

Apakah tindakan keperawatan yang harus dilakukan pada kasus tersebut ?

(a) menjaga jalan nafas


(b) memantau tanda vital
(c) memberikan kompres
(d) menghentikan perdarahan
(e) meninggikan ektremitas yang terkena
 
3
- 324
2 Jawaban : timbul bisul di bekas tempat suntikan 2-4 bulan
-
4

Seorang ibu membawa bayinya yang berusia 2 bulan ke puskesmas untuk melakukan
imunisasi, ibu tersebut mengatakan kepada perawat kalau sebenarnya dia ragu dan takut kalau
anaknya di imunisasi akan mengalami masalah kesehatan.

Apakah pendidikan kesehatan yang perlu disampaikan pada kasus tersebut?

(a) demam tidak tinggi


(b) bintik-bintik merah tidak menular
(c) timbul bisul di bekas tempat suntikan 2-4 bulan
(d) deman tinggi, rewel, tempat suntikan kemerahan, nyeri dan bengkak selama 2 hari
(e) demam yang tidak tinggi, tempat penyuntikan timbul bengkak, nyeri sendi dan mual
 
3
- 325
2 Jawaban : tingkat kesadaran
-
5

Seorang anak laki-laki, usia 7 tahun dirawat di ruang anak dengan keluhan demam sejak 3 hari
yang lalu. Ibu mengatakan anak mimisan dan berak darah (melena). Hasil pemeriksaan fisik
didapatkan frekuensi nadi 130 x/menit, suhu 38,70c, mata sayu dan cekung, bibir kering. Anak
terpasang transfusi darah gol O.

Apakah yang perlu diobservasi oleh perawat pada kasus tersebut?

(a) kelancaran tetesan


(b) tingkat kesadaran
(c) intake dan output
(d) gejala dehidrasi
(e) tanda syok
 
3
- 326
2 Jawaban : terdengar bunyi di lambung saat memasukan udara ke NGT
-
6

Seorang balita laki-laki, usia 4 tahun, dibawa ke UGD karena sudah 2 hari muntah dan
mencret. Pasien sama sekali tidak mau makan dan minum. Saat dikaji didapat data frekuensi
nadi 134 x/menit, suhu 38,50c, frekuensi napas 30x/menit. Keadaan umum lemah, BAB
kurang lebih 10 x/hari, konsistensi cair, mata cekung, turgor kulit lambat kembali. Perawat
memasang NGT sesuai instruksi.

Apakah evaluasi keberhasilan tindakan perawat tersebut?

(a) terdengar bunyi di lambung saat memasukan udara ke NGT


(b) keluar udara saat ujung NGT dimasukkan dalam air
(c) keluar udara saat menarik penghisap spuit di NGT
(d) pasien tidak mengeluh kesakitan
(e) tidak terjadi iritasi pada hidung
 
3
- 327
2 Jawaban : saat menyusui tutupi celah dengan menggunakan ibu jari
-
7

Seorang bayi berusia 1 minggu mengalami kelainan terdapat celah pada bibir sebelah kanan
sebagian tidak sampai ke hidung (labioskizis unilateral dextra incomplete). Saat ini bayi
mendapat ASI dari ibunya.

Bagaimana cara yang tepat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada bayi tersebut?
(a) pasang NGT
(b) atur posisi bayi semifowler
(c) stimulasi refleks let-down secara manual
(d) saat menyusui tutupi celah dengan menggunakan ibu jari
(e) sendawakan bayi dengan sering untuk mencegah aspirasi
 
3
- 328
2 Jawaban : mempermudah intervensi
-
8

Seorang anak perempuan, usia 6 tahun, menjalani rawat inap dan bedrest di rumah sakit.
Orangtua anak mengeluh panasnya naik turun sejak 5 hari yang lalu. Hasil pengkajian
didapatkan data tampak lemah, suhu tubuh terakhir 38° C, lidah kotor dan rewel. Saat perawat
akan melakukan tindakan, anak diizinkan untuk memegang alat yang akan dipergunakan oleh
perawat.

Apakah tujuan pelaksanaan tindakan tersebut ?

(a) membantu pengkajian


(b) melanjutkan stimulasi
(c) merangsang kreatifitas
(d) mempermudah intervensi
(e) efektifitas adaptasi terhadap penyakit
 
3
- 329
2 Jawaban : berikan salep atau ganti diapers sudah penuh
-
9

Seorang bayi berusia 10 bulan menderita bintik-bintik merah di pantatnya, dibawa oleh ibunya
ke Poli anak untuk berobat. Menurut ibunya bayi selalu menggunakan popok disposible
(diaper) terutama saat dibawa bepergian. Berdasarkan hasil pemeriksaan ternyata menderita
ruam popok atau diaper rash.

Manakah tindakan yang paling tepat untuk mengatasi masalah tersebut?

(a) taburi bedak sebelum dipasang diapers


(b) berikan salep atau ganti diapers sudah penuh
(c) gunakan tissue basah untuk membersihkan kotoran
(d) pilihlah bahan yang terbuat dari plastik yang kedap air
(e) cuci bokong bayi dengan menggunakan air sabun detergen
 
3 - 330 Jawaban : kolaborasi pembuatan stoma
3
-
0

Seorang bayi laki-laki berusia 3 hari diantar neneknya ke R.S dengan keluhan utama belum
pernah buang air besar sejak dilahirkan, ada muntah-muntah berwarna hijau. Pemeriksaan
fisik didapatkan perut kembung, thermometer rectal tidak dapat dimasukkan.

Apakah prioritas tindakan keperawatan pada kasus diatas?

(a) pasang NGT


(b) pasang rectal tube
(c) perubahan posisi
(d) berikan ASI sedikit tapi sering
(e) kolaborasi pembuatan stoma
 
3
- 331
3 Jawaban : konsultasi ke ahli terapi wicara
-
1

Seorang balita laki-laki, usia 4 tahun dibawa ibunya ke klinik tumbuh kembang dengan
keluhan anak belum lancar bicara. Hasil skrining DDST ditemukan delayed di sector bahasa,
caution di sector sosial. Orang tua mengatakan anaknya sulit bergaul.

Apakah prioritas tindakan keperawatan yang harus dilakukan perawat pada kasus tersebut?

(a) menganjurkan orangtua untuk membawa anaknya ke kelompok bermain


(b) rujuk ke klinik tumbuh kembang untuk pemeriksaan lanjut
(c) menganjurkan ibu untuk mendampingi anak
(d) melatih kemampuan bicara anak
(e) konsultasi ke ahli terapi wicara
 
3
- 332
3 Jawaban : Baca Laporan
-
2

Kepala Ruangan masuk jam 07.00-langsung membaca buku laporan dinas malam, melihat
jadwal dinas dan membawa semua staff keperawatan mengelilingi semua ruang perawatan.
Setelah selesai keliling, kepala ruangan melakukan operan ( Barang dan kasus Prioritas).
Kemudian melakukan rapat rutin terbatas untuk : Pembagian jadwal dinas, piket, pembagian
tugas / pekerjaan.
Pada Saat Kapan Kepala ruangan mengumpulkan data?

(a) Baca Laporan


(b) Keliling Ruangan
(c) Saat Operan
(d) Rapat Terbatas
(e) Menyusun Jadwal
 
3
- 333
3 Jawaban : Pengaturan staff
-
3

Ruangan bedah sedang di rencanakan untuk pengembangan staff melalui pendidikan dan
pelatihan selama 6 bulan untuk meningkatkan kemampuan serta keterampilan perawat.

Apakah fungsi manajemen keperawatan yang sedang berjalan ?

(a) Perencanaan
(b) Pengorganisasian
(c) Pengaturan staff
(d) Pengarahan
(e) Pengawasan
 
3
- 334
3 Jawaban : Perawat melakukan pengawasan saat pasien ambulasi
-
4

Seorang perawat bertanggung jawab merawat seorang pasien dengan acute miocard. Pasien
tersebut termasuk ke dalam tingkat ketergantungan minimal care.

Apakah peran perawat dalam melakukan asuhan keperawatan ADL pasien?

(a) Perawat sepenuhnya membantu dalam ADL pasien


(b) Perawat melakukan pengawasan saat pasien ambulasi
(c) Perawat selalu memantau TTV setiap pasien melakukan mobilisasi
(d) Perawat dapat memandirikan pasien dalam pemenuhan ADL
(e) Perawat dapat memanfaatka support keluarga dalam ADL pasien
 
3
- 335
3 Jawaban : Moving
-
5
Pada suatu ruang bedah di rumah sakit sedang melakukan evaluasi terhadap pengendalian
infeksi, dari hasil di dapatkan laporan bahwa lama hari rawat pasien bertambah akibat
perawatan luka yang kurang optimal, hal ini di sebabkan karena kurangnya kepatuhan perawat
mencuci tangan. Beberapa inivasi dilakukan salah satunya melaksanakan pelatihan kepada
perawat pelaksana dan mensupervisi tindakan tersebut.

Apakah tahapan perubahan yang sudah di lakukan di ruangan tersebut ?

(a) Interest
(b) Moving
(c) Refreezing
(d) Awareness
(e) Unfering
 
3
- 336
3 Jawaban : Mencoba mengeluarkan darah dan desinfeksi bekas tusukan
-
6

Seorang perawat pelaksana di ruang penyakit dalam mengambil beberapa sampel darah untuk
keperluan diagnostic pada penyakit HIV/AIDS. Secara tidak sengaja jarinya tertusuk jarum
habis pakai.

Apakah tidakan yang harus segera perawat lakukan tersebut.

(a) Meminta resep obat ARV pada dokter


(b) Melakukan pemeriksaan darah HIV-AIDS
(c) melaporkan kejadian ini pada tim kesehatan kerja
(d) Mencoba mengeluarkan darah dan desinfeksi bekas tusukan
(e) Membasuh luka tusukan pada air mengalir
 
3
- 337 Jawaban : Identifikasi, atur lokasi dan beri label kemudian disimpan dengan cara
3
- membatasi akses
7

Perawat  ruangan di suatu ruang inap mengatur penempatan obat jenis elektrolit konsentrat,
seperti kalium klorida dan magnesium sulfat yang tidak boleh diletakkan sembarangan

Apakah langkah yang dilakukan untuk meningkatkan keamanan obat tersebut?

 
(a) Identifikasi, atur lokasi dan beri label kemudian disimpan dengan cara membatasi akses
(b) Identifikasi obat dan taruh di tempat terbuka
(c) Menyimpan obat di kamar pasien
(d) Simpan di apotik
(e) Simpan di kulkas
 
3
- 338 Jawaban : Menganjurkan beristirahat sebentar dan melanjutkan negosiasi dengan sikap
3
- asertif
8

Seorang perawat pelaksana di suatu ruang rawat inap memukul meja dan meninggikan suara
saat negosiasi berlangsung. Perawat tersebut menganggap proses negosiasi tidak adil

Apakah yang perlu dilakukan negosiator?

(a) Menganjurkan beristirahat sebentar dan melanjutkan negosiasi dengan sikap asertif
(b) Menggunakan kekuasaan untuk melakukan intervensi
(c) Pada negosiasi wajar bila salah satu pihak menang
(d) Negosiator boleh bertindak agresif untuk melawan
(e) Salah satu pihak harus mengalah
 
3
- 339 Jawaban : Mengumpulkan informasi sebanyak mungkin, kompromi dan memilih tujuan
3
- utama yang merupakan masukan dari bawahan
9
Seorang kepala bidang keperawatan di suatu rumah sakit menerima informasi dari beberapa
kepala ruangan bahwa perawat pelaksana banyak mengeluh dengan banyaknya dokumentasi
yang dilakukan. Dampak yang ditimbulkan adalah mengurangi quality time bersama klien.
Kepala ruangan mengatakan bahwa alangkah lebih baik dokumentasi proses asuhan
keperawatan bisa disederhanakan kembali.

Apakah yang harus dilakukan kepala bidang keperawatan?

Mengumpulkan informasi sebanyak mungkin, kompromi dan memilih tujuan utama


(a)
yang merupakan masukan dari bawahan
(b) Langsung mengganti format dokumentasi asuhan keperawatan
(c) Menyetujui solusi dari kepala ruangan
(d) Tidak menanggapi masukan bawahan
(e) Hal ini wajar dan sering kali terjadi
 
3 - 340 Jawaban : Mencuci tangan kemudian menggunakan sarung tangan
4
-
0

Seorang Katim akan melakukan supervisi terhadap perawat pelaksana dalam melaksanakan
injeksi intravena.

Bagaimana sikap perawat pelaksana pada saat injeksi ketika di supervise oleh Katim ?

(a) Mencuci tangan kemudian menggunakan sarung tangan


(b) Menjalin komunikasi yang tepat dengan pasien
(c) Menanyakan kenyamanan posisi tidur pasien
(d) Melakukan pencegahan kemungkinan plebitis
(e) Meminta pasien yang menentukan lokasi penyuntikan
 
3
- 341
4 Jawaban : Perawat harus memperhatikan aspek Bio-psiko-sosio dan spiritual
-
1

Seorang perawat di ruang ICU melakukan fokus asuhan keperawatan sesuai dengan kebutuhan
pasien sehingga berkesempatan untuk melakukan keperawatan yang komprehensif

Apakah yang harus diperhatikan perawat dalam melaksanakan metode asuhan keperawatan
tersebut?

(a) Perawat harus memperhatikan aspek Bio-psiko-sosio dan spiritual


(b) Perawat merawat pasien sesuai dengan kasus penyakit
(c) Perawat bekerja sesuai fungsi atau peran perawat
(d) Perawat primer harus bekerjasama dengan perawat assosiate
(e) Perawat primer bertanggung jawab kepada kepala tim
 
3
- 342
4 Jawaban : Ronde Keperawatan
-
2

Seorang perawat primer bertanggung jawab pada pasien di ruang rawat inap. Salah satu pasien
yang dirawat mengalami penurunan status gizi drastic. Intervensi telah dilaksanakan sesuai
rencana namun belum menunjukkan perubahan, kemudian perawat tersebut merencanakan
untuk mendiskusikan kasus tersebut dengan berkolaborasi dengan tim kesehatan lain.

Apakah kegiatan yang akan di rencanakan pada kasus tersebut ?


(a) Supervisi
(b) Pendelegasian
(c) Timbang terima
(d) Dischard planning
(e) Ronde Keperawatan
 
3
- 343
4 Jawaban : Perawat merawat satu pasien secara komprehensif
-
3

Pada suatu ruangan bedah di salah satu RS swasta menggunakan metode asuhan keperawatan
kasus karena mempunyai perawat yang sesuai kualifikasi, dimana terdapat 35 perawat dengan
kualifikasi D3 20 orang dan Ners  15 orang. Terdapat perawat primer dan assosiate untuk
melaksanakan ASKEP pada pasien

Apakah peran perawat primer dalam metode asuhan keperawatan di atas?

(a) Perawat bertanggung jawab 24 jam memberikan ASKEP.


(b) Perawat merawat satu pasien secara komprehensif
(c) Perawat menjalankan tugas fungsionalnya
(d) Perawat primer adalah pengambil keputusan dalam asuhan pasien
(e) Perawat primer bekerjasama dengan perawat assosiate
 
3
- 344
4 Jawaban : Melakukan pengarahan atau pembinaan agar perawat tersebut lebih terampil
-
4

Ketua Tim mendapatkan temuan dimana seorang perawat pemula melakukan kesalahan dalam
pemasangan kateter pada seorang pasien wanita. Ketika dikaji Ketua tim mendapatkan
informasi bahwa perawat tersebut adalah perawat yang baru bekerja selama 1 bulan dibangsal
tersebut, dan belum memiliki pengalaman bekerja sebelumnya.

Apakah pendekatan yang paling tepat yang dapat dilakukan oleh Ketua Tim ?

(a) Melakukan pengarahan atau pembinaan agar perawat tersebut lebih terampil
(b) Memotivasi perawat tersebut agar tidak mengulangi kesalahan lagi
(c) Melakukan komunikasit dengan staf lain untuk mendampingi
(d) Mendelegasikan tugas tersebut terhadap perawat lain
(e) Memnberikan hukuman terhadap perawat tersebut
 
3 - 345 Jawaban : Membuat tanda terima pendelegasian
4-
5
Seorang ketua tim banyak pekerjaan yang harus di selesaikan. Dia juga mendapatkan tugas
baru dari kepala ruangan untuk segara berangkat mengikuti kegiatan seminar. katim tersebut
mendelegasikan beberapa tugasnya kepada perawat pelaksana yang sudah berpengalaman.

Apakah yang pertama harus dilakukan oleh perawat pelaksana tersebut?

(a) Menolak delegasi katim


(b) Membuat tanda terima pendelegasian
(c) Minta informasi apa yang didelegasikan
(d) Menerima langsung apa yang didelegasikan
(e) Mendelegasikan lagi tugas pada perawat yang lain
 
3
- 346
4 Jawaban : Perhatikan nama obat, rupa dan ucapan yang mirip
-
6
Seorang perawat perempuan mendapatkan advice dari dokter untuk melakukan intervensi
menyuntikkan lidocain kepada pasien. Selain obat lidocain, terdapat banyak jenis obat anastesi
lokal yang lain di ruang perawat.

apakah hal yang perlu diperhatikan oleh perawat saat menyiapkan obat tersebut?

(a) Perhatikan nama obat, rupa dan ucapan yang mirip


(b) Pastikan cara pemberian obat dengan benar
(c) Pastikan akurasi pemberian obat
(d) Gunakan alat injeksi yang steril
(e) Perhatikan kebersihan tangan
 
3
- 347
4 Jawaban : Perintah lisan dibacakan kembali oleh perawat
-
7

Seorang perawat laki-laki mendapatkan advice dari dokter yang merawat pasien melalui
telepon. Perawat tersebut mencatat atau menulis pada lembar instruksi dokter.

apakah hal yang dilakukan perawat kepada dokter untuk melakukan verifikasi?
 

(a) Dokter melakukan read back


(b) Tanda tangan dokter setelah read back
(c) Boleh verifikasi setelah lebih dari 1x24 jam
(d) Tidak perlu diverifikasi karena sudah benar
(e) Perintah lisan dibacakan kembali oleh perawat
 
3
- 348
4 Jawaban : Sentinel
-
8
Seorang ketua tim saat melakukan supervisi menemukan perawat pelaksana melakukan
kesalahan mengencerkan obat yang seharusnya obat tersebut diencer aquadest, tetapi diencer
dengan MgSO4. Akibatnya pasien mengalami syok dan harus dilakukan intervensi untuk
memperbaiki keadaan pasien tersebut.

Apakah jenis insiden yang dilakukan oleh perawat pelaksana tersebut?

(a) Kejadian potensial cedera


(b) Kejadian nyaris cedera
(c) Kejadian tidak cedera
(d) Kejadian cedera
(e) Sentinel
 
3
- 349
4 Jawaban : Melakukan time out
-
9

Seorang laki-laki berusia 48 tahun akan dilakukan operasi pemasangan Pen akibat fraktur
femur. Sebelum dilakukan pembedahan, perawat yang bertugas diruang bedah yang akan
melakukan tindakan operasi melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Apakah hal yang perlu diverifikasi oleh perawat bedah tersebut?

(a) Melakukan time out


(b) Menandai area operasi oleh perawat
(c) Menandai area operasi dilakukan saat pasien terbius
(d) Menandai area operasi tidak perlu melibatkan pasien
(e) Menandai Hasil foto atau imaging tidak perlu dipampang
 
3
- 350
5 Jawaban : Menandai area operasi melibatkan pasien dan dilakukan saat pasien sadar
-
0
Seorang perempuan berusia 30 tahun akan dilakukan operasi FAM pada payudara kanan.
Sebelum melakukan operasi, dokter bedah yang didampingi perawat pelaksana akan
melakukan mark site pada pasien.

Apakah hal yang perlu diperhatikan oleh perawat tersebut?

(a) Menandai area operasi dilakukan perawat


(b) Menandai area operasi tidak perlu melibatkan pasien
(c) Menandai area operasi dilakukan saat pasien terbius
(d) Menandai area operasi melibatkan pasien dan dilakukan saat pasien sadar
(e) Menandai area operasi tidak dilakukan karena dokter mengetahui letak operasi
 
3
- 351
5 Jawaban : Menanyakan nama dan tanggal lahir pasien
-
1
Seorang perawat dinas pagi mendapatkan tugas untuk memberikan obat oral kepada pasien.
Sebelumnya perawat harus melakukan identifikasi kepada pasien.

apakah langkah yang dilakukan saat identifikasi pasien?

(a) Menanyakan nama dan tanggal lahir pasien


(b) Menanyakan nama dan jenis kelamin pasien
(c) Menanyakan nomor tempat tidur pasien
(d) Menanyakan nomor rekam medis pasien
(e) Menanyakan tanggal lahir pasien
 
3
- 352
5 Jawaban : Bilirubin
-
2
Seorang laki-laki berusia  45 th di rawat di ruang penyakit dalam suatu rumah sakit 
berdasarkan observasi perawat didapatkan  data sklera  ikterus, diagnosa medis : hepatitis.B

Data penunjang apakah yang berhubungan dengan terjadinya perubahan warna sklera ?

(a) Alkalin fosfat


(b) Bilirubin
(c) Sterkobilin
(d) SGPT
(e) SGOT
 
Jumlah Soal  >>> 352

Anda mungkin juga menyukai