0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
89 tayangan61 halaman

Analisis Larutan dan pH Kimia

Dokumen tersebut berisi modul bimbingan belajar kimia untuk menghadapi Ujian Nasional tahun 2019/2020. Modul tersebut membahas tentang struktur atom, sistem periodik unsur, ikatan kimia, dan latihan soal-soal yang mungkin muncul pada ujian nasional terkait materi-materi tersebut.

Diunggah oleh

idkcvv
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
89 tayangan61 halaman

Analisis Larutan dan pH Kimia

Dokumen tersebut berisi modul bimbingan belajar kimia untuk menghadapi Ujian Nasional tahun 2019/2020. Modul tersebut membahas tentang struktur atom, sistem periodik unsur, ikatan kimia, dan latihan soal-soal yang mungkin muncul pada ujian nasional terkait materi-materi tersebut.

Diunggah oleh

idkcvv
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KIMIA Dasianto, S.

Pd

MODUL BIMBINGAN BELAJAR


KELAS XII IPA
TAHUN 2019-2020

Nama: _________________________
Kelas: _________________________

Halaman 1
Kisi-Kisi UN 2019

Halaman 2
Halaman 3
BIMBINGAN BELAJAR KIMIA
UJIAN NASIONAL 2019/2020

SKL1: Menganalisis struktur atom, system periodik unsur dan ikatan kimia untuk menentukan sifat-sifat molekul, unsur
dan senyawa.

Indikator:
1.1 menentukan bilangan kuantum elektron terakhir suatu atom atau ion
1.2 menuliskan konfigurasi elektron atom dan ion
1.3 menentukan letak unsur dalam sistem periodik

Materi:
1. Bilangan kuantum
No. Bilangan Kuantum Penjelasan Nilai
1. Utama (n) Menunjukkan n = 1untuk kulit K
nomor kulit electron n = 2 untuk kulit L
n = 3 untuk kuit M, dst.
2. Azimuth (l) Menunjukkan sub l = 0 untuk sub kulit s (sharp)
kulit atau sub l = 1 untuk sub kulit p (principle)
tingkat energy l = 2 untuk sub kulit d (diffuse)
l = 3 untuk sub kulit f (foundamental)
Harga l adalah (n – 1) dengan n kulit utama
3. Magnetic (m) Menunjukkan letak Harga m adalah ± l.
orbital atau tempat l = 0 ada satu orbital, yaitu 0
keberadaan l = 1 ada 3 orbital, yaitu -1, 0 dan +1
electron l = 2 ada 5 orbital, yaitu -2, -1, 0, +1, +2
l = 3 ada 7 orbital, yaitu -3, -2, -1, 0, +1, +2,
+3
4. Spin (s) Menunjukkan arah + ½ jika putaran electron searah jarum jam
putar electron - ½ jika putaran electron berlawanan jarum
jam

2. Konfigurasi elektron

Aturan Konfigurasi:
Aturan Aufbau: proses pengisian elektron menurut tingkat energi
Aturan Hund: pengisian elektron disebar secara merata, baru dipasangkan jika ada sisa
Larangan Pauli: tidak ada elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama

3. Letak unsur
No. Elektron Golongan Periode Blok
Valensi
x
1 ns xA (IA – IIA) n S
x y
2 ns np (x+y) A (IIIA – VIIIA) n P
x y
3 Ns (n-1)d (x+y) B (IB – VIIIB) n D
* Jika: x+ y = 8,9,10 masuk golongan
VIIIB
* jika x+y = 11 golongan IB
* jika x+y 12 golongan IIB

4. Latihan soal
1. Jika harga keempat bilangan kuantum electron a. 2 c. 5 e. 9
terakhir suatu unsur adalah: n = 2, l = 1, m = 0, b. 4 d. 7
m = - ½, maka nomor atom unsure tersebut
adalah….
Halaman 4
2. Harga keempat bilangan electron terakhir unsure
24X adalah…
a. n = 3 l = 0 m = 0 m = + ½
b. n = 3 l = 2 m = -1 m = + ½
c. n = 3 l = 1 m = +1 m = - ½
9. Nomor atom dari unsur X adalah…
d. n = 3 l = 2 m = 0 m = - ½
a. 3 c. 16 e. 8
e. n = 3 l = 2 m = +2 m = + ½
b. 19 d. 11
+ 2 2 6
3. Suatu ion X memiliki konfigurasi 1s 2s 2p . Harga
10. Unsur Y dalam sistem periodik unsur terletak pada
keempat bilangan kuantum electron terakhir unsure
golongan dan periode berturut-turut…
X adalah…
a. IA, 3 c. VIA, 2 e. IVA, 4
a. n = 2 l = 0 m = 0 s = - ½
b. IIIA, 3 d. VIIIA, 2
b. n = 2 l = 1 m = 1 s = - ½
c. n = 3 l = 0 m = 0 s = + ½
d. n = 3 l = 1 m = -1 s = + ½ 11. Notasi suatu unsure , konfigurasi electron ion
3+
e. n = 3 l = 2 m = 0 s = + ½ X adalah… (UN 2011)
2 2 6 2 2 6 2 6
a. 1s 2s 2p d. 1s 2s 2p 3s 4p
4. Bilangan kuantum yang tidak diijinkan adalah…. 2 2 6 2
b. 1s 2s 2p 3s 4p
1 2 2 6
e. 1s 2s 2p 3s 4p
2 6
9
a. n = 3 l = 0 m = 0 s = - ½ 3d
2 2 6 2 2
b. n = 3 l = 1 m = 1 s = + ½ c. 1s 2s 2p 3s 4p
c. n = 3 l = 2 m = -1 s = + ½
d. n = 3 l = 1 m = 2 s = - ½ 12. Dalam system periodic modern, unsure terletak
e. n = 3 l = 2 m = 2 s = + ½ pada golongan dan periode…(UN 2011)
5. Electron konfigurasi untuk unsure dengan nomor a. IA, 5 c. VA, 5 e. VA, 7
atom 24 adalah…. b. VA, 3 d. VIIA, 5
2 2 6 2 6 6 2 2 6 2 6
a. 1s 2s 2p 3s 3p 4s d. 1s 2s 2p 3s 3p
3d
6 Informasi untuk nomor 13 dan 14
2 2 6 2 6 1 5 2 2
c. 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d e. 1s 2s 2p 3s 3p
6 2 6 Dua buah unsur memiliki diagram orbital sebagai
4s
2 berikut:
2 2 6 2 6 4
e. 1s 2s 2p 3s 3p 3s

Perhatikan notasi 2 unsur berikut ini untuk


nomor 6 dan 7: 13. Nomor atom unsure X adalah… (UN 2012)
26X 29Y a. 17 c. 21 e. 30
3+
6. Konfigurasi electron untuk ion X adalah… b. 18 d. 26
2 2 6 2 6 6 2
a. 1s 2s 2p 3s 3p 3d 4s
2 2 6 2 6 4 2
b. 1s 2s 2p 3s 3p 3d 4s 14. Unsure Y dalam system periodic terletak
2 2 6 2 6 3 2
c. 1s 2s 2p 3s 3p 3d 4s pada….(UN 2012)
2 2 6 2 6 9 1
d. 1s 2s 2p 3s 3p 3d 4s a. Golongan IIIA, periode 3
2 2 6 2 6 5
e. 1s 2s 2p 3s 3p 3d b. Golongan IIIA, periode 3
c. Golongan IIIA, periode 3
7. Letak unsur Y di dalam tabel periodic adalah… d. Golongan IIIA, periode 3
a. Golongan IA periode 4 [Link] IB periode e. Golongan IIIA, periode 3
4
b. Golongan IIB periode 4 e. Golongan IIB 15. Perhatikan table system periodic unsure berikut
periode 5
c. Golongan IIA periode 5
Q
8. Pernyataan yang benar terkait unsur dengan
2 10 3
konfigurasi [Kr] 5s 4d 5p adalah…
1. Merupakan logam transisi
2. Memiliki sifat serupa dengan logam 33As
3. Merupakan unsure gas mulia
4. Termasuk golongan nitrogen
Pernyataan yang benar adalah... Konfigurasi electron unsure Q yang benar
a. 1,2 dan 3 d. 4 saja adalah….(UN 2012)
2 2 6 2 6 2 2 6 2 6 2
b. 1 dan 3 e. 1, 2, 3 dan 4 a. 1s 2s 2p 3s 3p d. 1s 2s 2p 3s 3p 4s
2 2 6 2 4 2 2 6 2 4
c. 2 dan 4 b. 1s 2s 2p 3s 3p e. 1s 2s 2p 3s 3p
2
3d
2 2 6 2 5
Informasi berikut untuk mengerjakan soal nomor 9 c. 1s 2s 2p 3s 3p
dan 10 (UN 2010).
Perhatikan dua buah diagram orbital unsure berikut 16. Harga keempat bilangan kuantum elektron terakhir
ini: dari atom adalah...(UN 2013)
a. n = 2; l = 0; m = 0; s = - ½
b. n = 3; l = 1; m = -1; s = -½
c. n = 3; l = 1; m = 0; s = -½
Halaman 5
d. n = 3; l = 1; m = 0; s = +½ 7. Merupakan unsure gas mulia
e. n = 3; l = 1; m = +1; s = +½ 8. Termasuk golongan nitrogen
2 2 6 2
17. Letak unsur dan konfigurasi elektron yang tepat 20. Jika konfigurasi unsure X adalah: 1s 2s 2p 3s
6 10 2
untuk unsur adalah...(Nomor atom Ar = 18, UN 3p 3d 4s , maka pernyataan yang benar adalah..
2013) 1. Mempunyai nomor atom 30
Golongan Periode Konfigurasi 2. Merupakan unsure alkali tanah
elektron 3. Terletak pada periode 4
A IA 4 [Ar] 4s
1 4. Termasuk unsure golongan A
1
B IB 1 [Ar] 4d 3+ 6
C IIA 1 [Ar] 4s
2 21. Konfigurasi ion X adalah: [Ar] 3d . Pernyataan
D IIB 2 [Ar] 4d
2 yang benar untuk unsure X adalah…
E IVA 3
2
[Ar] 4s 3d
2 1. Mempunyai nomor atom 27
2. Bilangan kuantum electron terakhir: n = 3, l = 2,
59 m = -1, s = - ½
18. Unsur L dinotasikan 28L . Konfigurasi dan letak
3. Mempunyai 3 elektron tidak berpasangan
unsur yang benar adalah...(UN 20140 9
4. Konfigurasi elektronnya [Ar] 3d

22. Unsur dengan simbol 24X termasuk unsur transisi


Sebab
2 4
Memiliki konfigurasi elektron [Ar] 4s 3d

23. Unsur dengan simbol 33X dan 15Y merupakan


unsur-unsur non logam
19. Pernyataan yang benar terkait unsur dengan Sebab
2 10 3
konfigurasi [Kr] 5s 4d 5p adalah… Unsur X dan Y terletak pada golongan IV A atau
5. Merupakan logam transisi golongan 14
6. Memiliki sifat serupa dengan logam 33As

SKL1: Menganalisis struktur atom, system periodik unsur dan ikatan kimia untuk menentukan sifat-sifat molekul, unsur
dan senyawa.

Indikator:
1.4 memprediksi jenis ikatan kimia dan rumus kimia yang terbentuk antar dua unsur
1.5 menuliskan struktur Lewis ikatan ion, kovalen dan kovalen koordinasi
1.6 membandingkan sifat senyawa ion dan kovalen
1.7 menentukan bentuk molekul suatu senyawa kovalen
1.8 memprediksi gaya antar molekul pada senyawa kovalen

1. Ikatan Kimia dan sifatnya


Jenis Ikatan
Ikatan Ionik Ikatan Kovalen Ikatan Logam
 Adanya interaksi antara ion  Adanya interaksi antar atom  Interaksi antar atom
positif (kation) dan ion dengan cara pemakian penyusun logam
negative (anion) atau serah electron bersama-sama  Ikatan sangat kuat,
terima elektron  Biasanya terbentuk adanya karena electron tersebar
 Kation/anion dapat berupa interaksi antar atom non merata di bagian atom
monoatomik dan poliatomik logam (lautan electron)
 Kation monoatomik berasal  Jumlah electron pada atom sedangkan inti atom
dari ion-ion unsure logam. pusat boleh 2 (aturan duplet), (bermuatan positif)
+
Contoh Na 8 (aturan octet) atau lebih dari cenderung stabil/tidak
 Anion monoatomik berasal 8. mudah bergerak
dari ion-ion unsure non  Ada 3 jenis ikatan kovalen:
-
logam. Contoh Cl 1. Ikatan kovalen polar: terdapat
 Kation poliatomik berasal perbedaan keelektronegatifan
dari gugusan atom. Contoh yang tinggi diantara atom
+
NH4 penyusunnya. Contoh: HCl
 Anion poliatomik berasal dari 2. Ikatan kovalen non polar:
-
gugusan atom. Contoh NO3 terdapat perbedaan
keelektronegatifan yang
rendah diantara atom
penyusunnya. Contoh: H2
3. Iktan kovalen koordinasi:
electron ikatan hanya berasal
Halaman 6
dari salah satu atom. Contoh:
H3N – BCl3
Sifat
 Titik didih dan titik leleh  Titik didih dan titik leleh  Titik didih dan titik leleh
tinggi rendah sangat tinggi
 Padatan sebagai isolator  Padatan, lelehan sebagai  Mengkilat dan mudah
 Lelehan sebagai konduktor isolator ditempa
 Larutan sebagai konduktor  Lelehan sebagai isolator  Lunak
 Keras tetapi rapuh  Larutan konduktor (polar),
 Larut dalam pelarut polar isolator (non polar)
 Larut dalam pelarut non polar

2. Bentuk, polaritas molekul


BK Rumus Nama Sudut Hibridis Contoh Polaritas Bentuk Molekul
Umum asi
0
2 AX2 Linear 180 sp CO2, BeCl2 Non polar

0 2
3 AX3 Trigonal 120 sp BF3, BCL3 Non polar
planar

0 3
4 AX4 Tetrahedral 109,5 sp CH4, CCl4 Non polar

0 3
5 AX5 Trigonal Axial:90 sp d PF5, PCl5 Non polar
bipyramidal Equatorial:
0
120

0 3 2
6 AX6 Octahedral Axial:90 sp d SF6, SeF6 Non polar
Equatorial:
0
90

3. Gaya antar molekul


Gaya Antar Molekul (Gaya van Der Walls)
Gaya London Dipol-induksi Dipol-dipol Ikatan hydrogen
 Terbentuk adanya  Terbentuk adanya  Terbentuk adanya  Terbentuk adanya
interaksi antar interaksi antar interaksi antar interaksi antar
molekul non polar. molekul non polar molekul polar. atom hydrogen
Contoh: H2 dengan dengan molekul Contoh: CHCl3 dengan unsure
H2, atau H2 dengan polar. Contoh: H2 dengan CH3Cl , dengan
O2 dengan CH3Cl , atau CH3Cl dengan keeelektronegatif
 Dimiliki oleh semua atau O3 dengan O2 CH3Cl yang tinggi (F, O,
senyawa molecular N). Contoh: antar
(berikatan kovalen molekul H2O, HF,
 Gaya antar molekul NH3, alcohol
yang sangat lemah

4. Latihan Soal
1. Jika unsur berikatan dengan unsur , maka Titik leleh Daya Hantar Listrik
Senyawa
rumus kimia dan jenis ikatan yang terjadi (oC) Lelehan Larutan
adalah…(UN 2010, 2014) Q -115 Tidak Mampu
a. XZ ionik d. X2Z kovalen R 810 Mampu Mampu
b. X2Z ionik e. XZ2 kovalen Dari data tersebut, ikatan yang terdapat dalam
c. XZ2 ionik senyawa Q dan R berturut-turut adalah…
a. Kovalen polar dan ion
2. Tabel berikut menunjukkan sifat-sifat senyawa Q b. Kovalen non polar dan ion
dan R (UN 2010) c. Kovalen non polar dan kovalen polar
Halaman 7
d. Kovalen koordinasi dan ion Berdasarkan data tersebut, jenis ikatan yang
e. Kovalen non polar dan hydrogen dapat pada zat A dan zat B berturut-turut
adalah...
3. Suatu senyawa mempunyai sifat: (UN 2011) A. ion dan kovalen non polar
1. Larut di dalam air B. kovalen polar dan kovalen non polar
2. Lelehannnya dapat menghantarkan listrik C. kovalen polar dan koordinasi
3. Terionisasi sempurna di dalam air D. kovalen polar dan ion
Jenis ikatan dalam senyawa tersebut adalah E. hidrogen dan ion
ikatan…
a. Kovalen polar d. ionik 8. Perhatikan grafik titik didih beberapa senyawa
b. Kovalen non polar e. logam hidrida golongan IV-A, V-A, dan VI-A berikut ini!
c. Hydrogen (UN 2013)

4. Senyawa yang tersusun dari buah unsure 6X dan


17Y, bila berikatan akan memiliki bentuk molekul
dan dan kepolaran berturut-turut adalah… (UN
2012, 2014)
a. Tetrahedral, polar d. bentuk V, non
polar
b. Tetrahedral, non polar e. Bentuk V, polar
c. Trigonal bipiramida, polar
Senyawa yang mempunyai ikatan hidrogen antar
molekulnya adalah nomor...
5. Berikut ini data sifat fisik dari dua zat tidak dikenal:
a. 1 dan 2 c. 1 dan 3 e. 4 dan 5
(UN 2012)
b. 4 dan 6 d. 5 dan 6
Senyawa Titik leleh Daya hantar listrik
(oC) larutan
9. Perhatikan gambar berikut (UN 2014):
Y 32 Tidak menghantar
Z 804 Menghantar
Berdasarkan data tersebut, jenis ikatan yang
terdapat dalam senyawa Y dan Z berurutan
adalah…
a. Ion dan ion
b. Ion dan kovalen polar
c. ion dan kovalen non polar Ikatan hidrogen ditunjukkan oleh...
d. kovalen non polar dan ion a. 1 c. 3 e. 5
e. Kovalen polar dan kovalen non polar b. 2 d. 4

6. Perhatikan rumus struktur Lewis senyawa NH4Cl


berikut: (UN 2013)
10. Perhatikanlah skema gambar gaya tarik
antarmolekul berikut ini.

H Cl …. H Cl …… H Cl
↑ ↑
Ikatan kovalen koordinasi pada gambar tersebut
ditunjukkan nomor...(Nomor atom N = 7; H = 1; Cl Interaksi antarmolekul yang ditunjuk oleh panah
= 17) (↑) dinamakan ….
a. 1 c. 3 e. 5 A. gaya London d. gaya Van der Waals
b. 2 d. 4 B. ikatan kovalen e. ikatan hidrogen
C. ikatan kovalen nonpolar
7. Perhatikan data sifat fisik dari 2 buah zat berikut!
(UN 2013)
No Sifat fisik Zat A Zat B 11. Jika unsur X dan Y berikatan, maka rumus
1 Daya Menghantar Tidak molekul dan bentuk molekulnya adalah ….
hantar listrik menghantar A. XY3 dan segitiga sama sisi
listrik listrik B. XY3 dan trigonal piramida
lelehan C. XY3 dan trigonal bipiramida
D. XY5 dan trigonal piramida
2 Daya Menghantar Tidak
E. X3Y dan segitiga sama sisi
hantar listrik menghantar
listrik listrik
12. Perhatikan beberapa senyawa berikut:
larutan
1. SiCl4 4. H2S
3 Titik didih Tinggi Rendah
2. CO2 5. BCl3
dan titik
3. C2H2
leleh

Halaman 8
Jika nomor atom H =1, C = 6, Si = 14, Cl = 17, S = 16, O = a. P dan Q c.P dan R e. Q
16, senyawa yang menyimpang dari kaidah oktet adalah... dan R
a. 1 c. 3 e. 5 b. Q dan S d. R dan T
b. 2 d. 4
24. Senyawa berikut yang dapat membentuk ikatan
13. Bentuk molekul yang mungkin untuk tipe hibridisasi hydrogen adalah…
2
sp adalah… 1. H2O (nomor atom O = 6, H = 1)
2. CH3OH (nomor atom O = 6, H = 1, C = 6)
3. HF (nomor atom F = 9, H = 1)
4. HBr (nomor atom Br = 35, H = 1)

25. Senyawa berikut yang memiliki gaya dipole-dipole


sebagai gaya antar molekul terkuatnya adalah…
1. H2O (nomor atom O = 6, H = 1)
2. CH3Cl (nomor atom Cl = 17, H = 1, C = 6)
2 2 6 1
3. HF (nomor atom F = 9, H = 1)
14. Konfigurasi elektron unsur X = 1S 2S 2p 3S . 4. HBr (nomor atom Br = 35, H = 1)
16
Bila unsur X berikatan dengan unsur 8 O maka
26. Manakah yang termasuk mlekul polar?
rumus kimia senyawa yang terbentuk dan jenis
1. HCl
ikatan nya berturut – turut adalah ....
2. CH4
a. XY, ionik d. X2Y, ionik
3. H2O
b. XY2, ionik e. XY2, kovalen
4. SF6
c. X2Y, kovalen
27. Jika terdapat atom 11X dan 17Y saling berikatan,
15. Perhatikan data sifat fisi beberapa senyawa
akan membentuk senyawa kovalen dengan rumus
berikut: :
XY
Senyaw Daya Hantar Listrik Kelarutan
Sebab
a dalam air
Untuk mencapai kestabilan, atom X melepas satu
P Lelehan dan larutannya Larut
elektron dan atom Y menerima satu elektron
dapat menghantarkan
listrik
28. Titik didih H2S lebih tinggi daripada titik didih H2O
Q Larutannya dapat Larut Sebab
menghantarkan listrik Massa molekul relatif H2S lebih tinggi daripada
R Tidak dapat Tidak larut massa molekul relatif H2O
menghantarkan arus
listrik 29. Atom 53I dan 17Cl mampu berikatan membentuk
S Larutannya Larut senyawa ICl3 yang bersifat polar
menghantarkan arus Sebab
listrik Bentuk molekul ICl3 adalah berbentuk huruf T
T Tidak dapat Larut dalam
menghantarkan arus air 30. Molekul CH4 berbentuk segitiga piramida
listrik Sebab
Senyawa yang mempunyai jenis ikatan ionik dan Terdapat 4 pasangan elektron ikatan di sekitar
kovalen polar berturut-turut adalah…. atom pusat

SKL 2: Menerapkan hukum-hukum dasar kimia untuk memecahkan masalah dalam perhitungan kimia.

Indikator:
2.1 menerapkan hukum kekekalan massa, perbandingan tetap, perbandingan volume, perbandingan berganda
dan hipotesis Avogadro
2.2 penyetaraan dan menuliskan reaksi kimia
2.3 menghitung massa, volume, jumlah partikel zat yang terlibat reaksi, serta menentukan pereaksi pembatas
dan pereaksi sisa

1. Hukum dasar kimia


1. Hukum kekekalan massa (A. Lavoisier)
Massa zat sebelum dan sesudah reaksi selalu sama
2. Hukum perbandingan tetap (J.L. Proust)
Perbandingan massa unsure-unsur penyusun suatu senyawa selalu tetap
3. Hukum perbandingan volume (Gay-Lusac)

Halaman 9
Perbandingan volume gas-gas yang terlibat reaksi (pada suhu dan tekanan tetap) berbanding sebagai
bilangan bulat dan sederhana atau setara dengan koefisien reaksi
4. Hipotesis Avogadro
Pada suhu dan tekanan yang sama, semua gas yang memiliki volume sama akan mengandung
jumlah partikel yang sama

5. Hukum gas ideal


PV = nRT
2. Kadar
1. Kadar unsure di dalam suatu senyawa
Misalnya mencari massa X di dalam senyawa XaYb

2. Kadar suatu senyawa di dalam cuplikan sampel


Misalkan mencari massa XY di dalam batuan yang mengandung senyawa XY

3. Kadar zat di dalam larutan

3. Konsep mol

4. Perhitungan kimia
Untuk perhitungan kimia dibutuhkan persamaan reaksi dan pemahaman hubungan koefisien dengan mol.
Jika mol zat diketahui, maka massa, volume dan jumlah partikelnya akan dapat dihitung

5. Latihan soal
1. Pada percobaan reaksi antara tembaga dan No Massa S Massa O2 Massa SO3
belerang sehingga [Link] (II) 1 0,64 gram 1,92 gram 1,60 gram
sulfida dan data yang diperoleh sebagai berikut 2 0,32 gram 0,48 gram 0,80 gram
(UN 2014). 3 0,64 gram 0,96 gram 1,60 gram
Massa Massa Massa 4 0,48 gram 0,96 gram 1,20 gram
tembaga belerang tembaga Perbandingan massa belerang dan oksigen
percobaan (g) (g) sulfida adalah…
(g) a. 1 : 3 c. 2 : 1 e. 3 : 2
1 18 2 6 b. 1 : 2 d. 2 : 3
2 28 3 9
3 8 4 12 3. Sebanyak 24 gram batu pualam direaksikan
4 8 5 12 dengan 36 gram asam klorida dalam wadah
Berdasarkan data tersebut , perbandingan massa tertutup menurut persamaan reaksi: CaCO3(s) +
tembaga dan belerang sehingga membentuk 2HCI(aq) → CaCI2 (aq) + H2O (I) + CO2(g).
senyawa tembaga (II) sulfida adalah.... Massa senyawa hasil reaksi diperkirakan....
a. 1 : 1 c. 1 : 2 e. 2 : 1 a. sama dengan 60 gram d. sama dengan 54
b. 3 : 1 d. 2 : 3 gram
b. Iebih besar dari 60 gram e. lebih kecil dari 60
2. Data percobaan pembakaran belerang (UN gram
2014): c.. lebih kecil dari 54 gram
Halaman 10
d. NaHCO3 + H  NaH + OH + CO2
+ -

e. 2 NaHCO3 + H  Na + H2 + H2O + O2 + CO2


+
4. Pada reaksi antara logam tembaga sebanyak 12
gram dengan 4 gram oksigen menurut
persamaan: 11. Dalam kehidupan sehari-hari, karbit sering
2Cu(s) + O2(g)  2CuO(s) digunakan untuk pengelasan logam karena gas
Ternyata dari percobaan dihasilkan 15 gram yang dihasilkan dari reaksi karbit dengan air
tembaga(II) oksida dan sisa oksigen sebanyak 1 mempunyai sifat mudah terbakar, nyala terang
gram. Kenyataan ini menurut hukum …(Ar Cu = dan kalor tinggi. Reaksi selengkapnya sebagai
64, O = 16) (UN 2012) berikut: CaC2(s) + H2O(l)  Ca(OH)2(aq) +
a. Dalton c. Proust e. Boyle C2H2(g)
b. Lavoisier d. Gay Lussac Nama IUPAC senyawa karbit pada reaksi
tersebut adalah…(UN 2010, 2012)
5. Sebanyak 2,8 gram besi direaksikan dengan asam a. Kalsium hidroksida d. kalsium karbida
sulfat secukupnya, dengan persamaan reaksi: 2Fe b. Kalsium dikarbida e. kalsium oksida
+ 3 H2SO4  Fe2(SO4)3 + 3H2. Gas H2 yang c. Kalsium dikarbonat
terjadi pada keadaan standar adalah… (Ar Fe =
56). 12. Suatu gas dapat dibuat dari salah satu alkana
A. 0,56 liter C. 0,60 liter E. 2,24 melalui reaksi berikut: C3H8(g) + 5O2(g) 
liter 4H2O(g) + 3CO2(g)
B. 1,12 liter D. 1,68 liter Nama senyawa pereaksi yang digunakan dan hasil
reaksi yang dihasilkan adalah…(UN 2010 - 2012)
6. Pada suhu dan tekanan tertentu, massa 1 liter a. Propuna dan karbondioksida
gas X adalah 2 gram. Pada suhu dan tekanan b. Propena dan karbondioksida
yang sama, massa 10 liter gas NO adalah 7,5 c. Karbondioksida dan propena
gram. Jika Ar N = 14, O = 16, maka Ar X d. Karbondioksida dan propana
adalah…. e. Propana dan karbondioksida
a. 65 c. 132 e. 80
b. 75 d. 142 13. Gas ammonia dapat dihasilkan melalui persamaan
reaksi berikut: (NH4)2SO4(aq) + 2KOH(aq) 
7. Sebanyak 40 mL gas P2 tepat bereaksi dengan 2NH3(g) + 2H2O(l) + K2SO4(aq). Reaksi
100 mL gas Q2 untuk menghasilkan 40 mL gas O
berlangsung pada 0 C, 1 atm. Volume gas
PxQy pada suhu dan tekanan yang sama. Maka ammonia (NH3) yang dihasilkan setelah 33 gram
harga x dan y adalah… (NH4)2SO4 (Mr = 132) bereaksi adalah…(UN 2010)
a. 1 dan 2 c. 1 dan 5 e. 2 dan 5 a. 2,8 liter c. 12,0 liter e. 11,2 liter
b. 1 dan 3 d. 2 dan 3 b. 5,6 liter d. 22,4 liter

8. Gas X sebanyak 0,2 gram menenpati volume 440 14. Perhatikan persamaan reaksi berikut:
mL. Jika 0,1 gram gas CO2 pada P dan T yang Mg(s) + 2HCl(aq)  MgCl2(aq) + H2(g)
sama, menempati volume 320 mL. Gas X Apabila 4 gram logam Mg dimasukkan ke dalam
adalah…(Ar C = 12, N = 14, O = 16, S = 32) 10 mL larutan HCl 2 M, maka volume gas H2 yang
a. O2 c. SO3 e. NO terbentuk dalam STP adalah…(Ar Mg = 24, H = 1,
b. SO2 d. NO2 Cl = 35,5) (UN 2012 - 2014)
a. 0,224 L c. 1,094 L e. 3,808 L
9. Aluminium sulfat dibuat dengan cara mereaksikan b. 0,448 L d. 2,240 L
bauksit dengan asam sulfat. Persamaan reaksi
setara yang terjadi pada pembuatan aluminium 15. Sebanyak 10,8 gram logam aluminium habis
sulfat adalah... bereaksi dengan 9,6 gram oksigen dalam ruang
A. Al + H2SO4  Al2(SO4)3 + H2 tertutup membentuk aluminium oksida menurut
B. 2 Al + 3 H2SO4  Al2(SO4)3 + 3 H2 persamaan reaksi:4Al(s) + 3O2(g)  2 Al2O3(s)
C. Al2O3 + H2SO4  Al2(SO4)3 + H2O Massa aluminium oksida yang dapat terbentuk
D. Al2O3 + 3 H2SO4  Al2(SO4)3 + 3 H2O sebanyak... ( Ar: Al = 27; O = 16) (UN 2013)
E. 2Al2O3 + H2SO4  2Al2(SO4)3 + 3 H2O a. 3,6 gram c. 10,8 gram e. 13,0 gram
b. 20,4 gram e. 102,0 gram
10. Soda kue yang digunakan untuk
mengembangkan roti terdiri dari NaHCO3 dan 16. Pada suatu bejana direaksikan 100 mL kalium
asam yang dikeringkan. Apabila tercampur iodide 0,1 M dengan 100 mL timbal(II) nitrat 0,1
dengan air, asam akan teraktivasi dan bereaksi M menurut persamaan reaksi berikut:
dengan NaHCO3 menghasilkan gas CO2 yang 2KI(aq) + Pb(NO3)2(aq) → PbI2(aq) + 2KNO3(aq)
menaikkan adonan. Persamaan reaksi NaHCO3 Jika Ar K = 39, I = 127, Pb = 207, N = 14, O = 16,
dengan asam yang tepat adalah…(UN 2010 - maka pernyataan yang benar adalah…
2014) a. Pb(NO3)2 merupakan pereaksi pembatas
a. NaHCO3 + ½ H  Na + H2 + ½ O2 + CO2
+ +
b. KI merupakan pereaksi pembatas
b. NaHCO3 + 2 H  NaOH + H2 + CO2
+
c. KI dan Pb(NO3)2 habis bereaksi
c. NaHCO3 + H  Na + H2O + CO2
+ +
d. Bersisa 0,65 gram Pb(NO3)2

Halaman 11
e. Bersisa 1,65 gram KI 19. Sebanyak 2,63 gram hidrat dari kalsium sulfat
dipanaskan sampai semua air kristalnya menguap
17. Suatu senyawa mengandung 32,4% natrium, sesuai persamaan reaksi: CaSO4.x H2O(s) 
22,5% belerang dan sisanya oksigen. Jika Ar Na = CaSO4 + x H2O(g). Jika massa padatan kalsium
23, S = 32 dan O = 32, senyawa tersebut adalah… sulfat yang terbentuk adalah 1,36 gram, rumus
a. Na2SO3 c. Na2S2O3 e. Na2S2O7 senyawa hidrat tersebut adalah... (Ar: Ca = 40; S =
b. Na2SO4 d. Na2S4O6 32; O= 16) (UN 2013)
a. CaSO4.3 H2O d. CaSO4.4 H2O
18. Perhatikan persamaan reaksi berikut: b. CaSO4.5 H2O e. CaSO4.6 H2O
3TiO2 + 4BrF3  3TiF4 + 2Br2 + 3O2 c. CaSO4.7 H2O
Bila 1,6 gram cuplikan yang mengandung TiO2
(Ar Ti = 48, O = 16) menghasilkan 0,16 gram 20. Pada kristalisasi 3,19 gram tembaga(II) sulfat
oksigen, maka persentase massa TiO2 dalam (CuSO4) terbentuk 4,99 gram hidrat CuSO4.x H2O
cuplikan tersebut adalah…% (Ar Cu = 63,5, S = 32, O = 16, dan H = 1). Harga x
a. 4 c. 16 e. 25 adalah … .
b. 8 d. 20 a. 3 c. 5 e. 7
b. 4 d. 6

SKL3: Menganalisis sifat-sifat larutan, metode pengukuran dan terapannya.

Indikator:
3.1 mengidentifikasi daya hantar larutan
1. Daya hantar larutan
Non Elektrolit Elektrolit Lemah Elektrolit Kuat
Tidak menghantar listrik Menghantar listrik lemah Menghantar listrik dengan kuat
Tidak ada ion bebas (tidak Ada sedikit ion bebas (ionisasi Banyak ion bebas (terjadi
ada ionisasi) tidak sempurna) ionisasi sempurna)
Hasil uji: Hasil Uji: Hasil Uji:
lampu tidak menyala Lampu redup/mati Lampu terang
tidak ada gelembung gas Sedikit gelembung gas Banyak gelembung

Contoh: air gula, larutan CCl4 Contoh: larutan cuka Contoh: larutan garam
Golongan alcohol Asam-asam lemah Semua senyawa ion
Ikatan kovalen non polar Basa-basa lemah Semua asam-asam kuat

2. Latihan soal
1. Hasil pengujian daya hantar listrik beberapa
sumber mata air dengan arus searah sebagai Larutan yang bersifat non elektrolit dan elektrolit
berikut: (UN 2010) lemah secara berurutan adalah…
Sumber Pengamatan a. 1, 2, dan 3 c. 2, 1, dan 4 e. 3, 4, dan 1
mata air Nyala lampu Gelembung b. 2, 3, dan 4 d. 3, 4, dan 5
K Tidak nyala Tidak ada
L Terang Sedikit 3. Perhatikan data percobaan uji larutan berikut: (UN
M Redup Sedikit 2012)
N Tidak nyala Sedikit Laru- Pengamatan Data
O Terang Banyak tan Electrode Lampu
Sumber mata air dengan daya hantar paling 1 Sedikit gelembung Padam
lemah dan paling kuat secara berurutan adalah… 2 Tidak ada Padam
a. K dan L c. L dan N e. L dan gelembung
M 3 Sedikit gelembung Redup
b. K dan M d. N dan O 4 Banyak gelembung Menyala
5 Tidak ada Redup
2. Perhatikan gambar pengujian daya hantar listrik gelembung
beberapa larutan berikut: (UN 2011)

Halaman 12
Pasangan senyawa yang merupakan larutan Pasangan senyawa yang merupakan larutan
elektrolit kuat dan elektrolit lemah berutan elektrolit kuat dan non elektrolit berturut-turut
adalah… ditunjukkan oleh larutan nomor....
a. 1 dan 4 c. 2 dan 4 e. 5 dan 4 a. (1) dan (3) c. (2) dan (5) e. (4) dan (5)
b. 2 dan 3 d. 4 dan 3 b. (5) dan (1) d. (5) dan (3)

4. Perhatikan data percobaan uji larutan berikut! (UN 5. Perhatikan data percobaan berikut: (UN 2014)
2013)
no Pengamatan Pada
Elektrode Lampu
1 Tidak ada gelembung Padam
2 Sedikit gelembung Padam
3 Sedikit gelembung Redup
4 Banyak gelembung Redup
5 Banyak gelembung Terang Pasangan air limbah yang bersifat elektrolit kuat
dan non elektrolit adalah...
a. K dan L c. L dan M e.L dan O
b. K dan M d. L dan N

SKL3: Menganalisis sifat-sifat larutan, metode pengukuran dan terapannya.

3.2 menjelaskan konsep/teori asam-basa


3.3 menentukan pH larutan dengan percobaan dan perhitungan
3.4 menghitung pH campuran asam-basa

1. Teori asam-basa
Teori Penjelasan
+
Arrhenius Asam: zat yang mampu melepasakan ion H di dalam air
-
Basa: zat yang mampu melepaskan ion OH di dalam air
Asam Kuat (terionisasi sempurna): HClO4, H2SO4, HNO3, HI, HBr, HCl
Asam lemah (terionisasi sebagian): HF, CH3COOH, H2CO3, dll.
-
Basa Kuat (kation gol. IA dan IIA + OH , kecuali Be dan Mg): NaOH, KOH,
Ca(OH)2
Basa lemah: NH3 = NH4OH
+
Browsted - Lowry Asam: zat yang mampu mendonorkan ion H
+
Basa: zat yang mampu menerima/akseptor ion H
+
Asam conjugate: asam semu yang terbentuk karena bertambahnya jumlah ion H
Basa conjugate: basa semu yang terbentuk karena berkurangnyanya jumlah ion
+
H

Lewis Asam: akseptor pasangan electron bebas


Basa: donor pasangan electron bebas
Adduct: pasangan asam-basa Lewis

2. Perhitungan pH asam-basa
Perhitungan
Percobaan
Asam Kuat Asam Lemah Basa Kuat Basa Lemah
+ -
Menggambar [H ] = a x Ma [OH ] = b x Mb
grafik pH +
[H ] : molaritas
-
[OH ]: molaritas ion
+ -
berdasarkan [H ] : molaritas ion hydrogen [OH ] : molaritas hydroksida
Halaman 13
trayek (perubahan ion hydrogen Ka : tetapan asam ion hydroksida Kb : tetapan basa
warna) indicator a : banyaknya lemah b : banyaknya ion lemah
+ -
asam-basa. ion H dalam Ma : molaritas OH dalam basa Mb : molaritas basa
asam asam Mb : molaritas
-
Ma : molaritas basa pOH = - log [OH ]
+
asam pH = - log [H ] pH = 14 – pOH
-
pOH = - log [OH ]
+
pH = - log [H ] pH = 14 - pOH

3. pH campuran (Buffer, Hidrolisis)


buffer
Buffer Asam Buffer Basa
1. Mencampurkan asam lemah dengan garam 1. Mencampurkan basa lemah dengan garam
konjugasinya konjugasinya
Contoh: HF + NaF Contoh: NH4OH + NH4Cl
2. Mencampur asam lemah dan basa kuat, harus 2. Mencampur basa lemah dan asam kuat,
bersisa asam lemah harus bersisa basa lemah
Contoh: 2 mol HF + 1 mol NaOH Contoh: 2 mol NH4OH + 1 mol HCl
Buffer Asam Buffer Basa

+ -
pH = - log [H ] pOH = -log [OH ]
pH = 14 – pOH

Hidrolisis
Reaksi Hidroliss Reaksi Hidrolisis
1. Garam dari Asam Kuat + Basa Kuat 1. Garam dari Asam lemah + Basa Kuat
Contoh: NaCl  Na+ + Cl- Contoh: NaF  Na+ + F-
Na+ + H2O  Na+ + H2O 
Cl- + H2O  F- + H2O  HF + OH_
Bersifat netral. Bersifat basa
[H+] = [OH-] = 10-7

2. Garam dari Asam Kuat + Basa Lemah 3. Garam dari Asam Lemah + basa Lemah
Contoh: NH4Cl  NH4+ + Cl- Contoh: NH4F  NH4+ + F-
NH4+ + H2O  NH4OH + H+ NH4+ + H2O  NH4OH + H+
Cl- + H2O  F- + H2O  HF + OH-
Bersifat asam. sifat tergantung Ka dan Kb.
Ka > Kb bersifat asam
Ka < Kb bersifat basa
Ka = Kb bersifat netral
Kw : tetapan kesetimbangan air (10-14)

4. Latihan soal
1. Berdasarkan pengujian sampel air limbah 4
diperoleh data sebagai berikut: (UN 2010) 8, Tidak
Tidak Tidak
Trayek phenolftalei 3 berwarn
Sampel berwarn berwarn
perubahan n – a–
Indikator a a
p 10 merah
Warna X Y
H Harga pH sampel X dan Y berturut-turut adalah…
4, a. 6,3 ≤ pH ≤ 8,3 dan 5,4 ≤ pH ≤ 6,3
2 b. 6,3 ≤ pH ≤ 8,3 dan 4,2 ≤ pH ≤ 6,3
Metil Merah –
– Kuning Jingga c. pH ≤ 8,3 dan 4,2 ≤ pH ≤ 6,3
merah kuning
6, d. pH ≤ 4,2 dan 4,2 ≤ pH ≤ 6,3
3 e. pH ≥ 8,3 dan pH ≤ 6,3
3,
Brom 8 Kuning
Biru Biru
kresol hijau – – biru
5,

Halaman 14
2. Perhatikan data uji pH dua buah limbah berikut: asam
(UN 2012) Ditambah sedikit 6,6 6,1 10 8,1 12
Indikator basa
Metil Ditambah sedikit 5,2 5,9 6,5 7,6 8,5
BTB PP
Lim- merah air
(6,0 – 7,6) (8,3 – 10)
bah (4,2 – 6,3) Dari data tersebut, yang termasuk larutan
Merah - Kuning - Tidak berwarna- penyangga adalah…
kuning biru merah a. I c. IV e. III
1 Merah Kuning Tidak berwarna b. II d. V
2 Kuning Biru Merah
Dari hasil pengujian, maka pH limbah 1 dan 2 11. Perhatikan data uji pH beberapa larutan! (UN
adalah… 2013)
a. 4,2 ≤ pH ≤ 8,3 dan pH ≥ 10 pH setelah penambahan
larutan pH awal
b. pH ≤ 8,3 dan pH ≥ 10 Asam Basa
c. pH ≤ 4,2 dan 6,3 ≤ pH ≤ 10 P 3 1 4
d. pH ≤ 4,2 dan pH ≥ 10 Q 5 4,9 5,1
e. 4,2 ≤ pH ≤ 8,3 dan 6,3 ≤ pH ≤ 10 R 8 7,9 8,1
S 9 8,5 10,5
3. Perhatikan reaksi asam-basa Browsted-Lowry T 10 8,5 11
berikut: (UN 2012) Larutan yang merupakan larutan penyangga
+ -
1. H2O(l) + NH3(aq) NH4 (aq) + OH (aq) adalah...
2- - -
2. H2O(l) + S (aq) HS (aq) + OH (aq) a. P dan Q c. Q dan R e. R dan S
Spesi yang merupakan pasangan asam-basa b. R dan T d. S dan T
konjugasi adalah…
- -
a. H2O dan OH c. H2O dan HS e. NH3 dan 12. Berikut ini merupakan senyawa/ion yang dapat
-
OH bersifat penyangga: (UN 2014)
+ 2- - - -
b. H2O dan NH4 d. S dan OH 1. CH3COOH dan CH3COO 4. H2CO3 dan HCO3
+ - 2-
2. NH3 dan NH4 5. H2PO4 dan HPO4
-
4. Air dapat berfungsi sebagai basa Browsted-Lowry 3. HCOOH dan HCOO
terdapat pada.... Larutan penyangga dalam cairan intrasel adalah...
+ -
a. H2O + H2SO4 H3O + HSO4 a. 1 c.3 e. 5
2- - -
b. H2O + CO3 HCO3 + OH b. 2 d. 4
c. H2O + CO2 H2CO3
+ -
d. H2O + NH3 NH4 + OH 13. Terdapat beberapa larutan berikut:
- -
e. H2O + HSO4 OH + H2SO4 1. 25 mL HCN 0,5 M 4. 25 mL NaOH 0,5
M
5. Zat yang dapat berperan sebagai asam Lewis 2. 25 mL NH4OH 0,3 M 5. 25 mL HCl 0,2 M
adalah... 3. 25 mL CH3COOH 0,2 M
-
a. NH3 c. CN e. BF3 Pasangan senyawa yang dapat membentuk
-
b. Cl d. PCl3 larutan penyangga adalah…(UN 2012)
a. 1 dan 2 c. 2 dan 3 e. 3 dan 4
6. pH larutan H2SO4 0,05 M adalah... b. 1 dan 4 d. 2 dan 5
a. 1 c. 2 – log 5 e. 12 + log 5
b. 2 d. 5 – log 2 14. Terdapat larutan berikut: (UN 2012)
1. Na2CO3 3. NH4Cl 5. KCl
-5
7. pH larutan NH3 0,1 M (Kb = 10 ) adalah... 2. NaCN 4. KCl
a. 1 c. 7 e. 13 Pasangan garam yang bersifat basa adalah….
b. 3 d. 11 a. 1 dan 2 c. 3 dan 4 e. 4
dan 5
8. Larutan Ca(OH)2 0,01 M sebanyak 1 L memiliki pH b. 2 dan 3 d. 3 dan 5
sebesar...(UN 2013)
a. 2 – log 2 c. 2 + log 1 e. 12 – log 2 15. Perhatikan beberapa persamaan reaksi berikut:
b. 12 + log 1 d. 12 + log 2 1. CH3COO + H2O
-
CH3COOH + OH
-

- -
9. sebanyak 7,4 gram Ca(OH)2 dengan berat molekul 2. CN + H2O HCN + OH
2+ +
74 gram/mol dilarutkan ke dalam 1 L air. Maka pH 3. Cu + 2H2O Cu(OH)2 + 2H
larutan yang terbentuk adalah... + +
4. NH4 + H2O NH4OH + H
a. 1 – log 2 c. 13 + log 2 e. 13 2- -
b. 2 – log 1 d. 12 + log 1 5. S + 2H2O H2S + 2OH
Persamaan hidrolisis yang tepat untuk garam
10. Perhatikan data percobaan berikut: (UN 2010) bersifat basa adalah…(UN 2011)
Larutan I II III IV V a. 1 dan 2 c. 3 dan 4 e. 2
pH awal 4 5 7 8 10 dan 4
Ditambah sedikit 2,5 3,9 4,5 7,8 5,0 b. 1 dan 4 d. 4 dan 5

Halaman 15
a. 8 + log √2 c. 8 + log 1 e. 6 – log 1
16. Sebanyak 100 mL larutan CH3COOH 0,2 M b. 6 – log 2√2 d. 2 – log 6
dicampur dengan 100 mL larutan NaOH 0,2 M.
-5
Jika Ka CH3COOH = 1 x 10 , maka pH larutan 19. Larutan 25 mL CH3COOH 0,2 M direaksikan
setelah dicampur sebesar…(UN 2010) dengan 25 mL NaOH 0,2 M sesuai reaksi:
a. 2 c. 6 e. 5 CH3COOH + NaOH  CH3COONa + H2O. Jika Ka
-5
b. 4 d. 9 = 10 , maka pH larutan yang terbentuk
adalah....(UN 2014)
17. Sebanyak 100 mL larutan CH3COOH 0,2 M a. 5 – log 2 c. 9 + log 1 e. 13 + log 2
dicampur dengan 100 mL larutan NaOH 0,2 M. jika b. 7 + log 1 d. 13 – log 2
-5
Ka CH3COOH = 1 x 10 , maka pH larutan setelah
dicampur adalah…(UN 2011) 20. Gas HCl murni, 12 mL, ditiupkan ke dalam 100 mL
a. 2 c. 6 e. 5 air sehingga seluruh gas larut dan volume air tidak
b. 4 d. 9 berubah. Tekanan gas semula 76 cmHg dan suhu
o
= 27 C. kalau tetapan gas ideal R = 0,08
18. Sebanyak 100 mL KOH 0,04 M dicampur dengan [Link]/mol.K, maka pH larutan HCl adalah....(UN
100 mL HCOOH 0,04 M menurut reaksi: 2014)
KOH(aq) + HCOOH(aq)  HCOOK(aq) + H2O(l) a. 1,3 c. 2,3 e. 3,3
–4 –14
Jika Ka HCOOH = 2.10 dan Kw = 10 , pH b. 1,7 d. 2,7
campuran tersebut sebesar... (UN 2013)

SKL3: Menganalisis sifat-sifat larutan, metode pengukuran dan terapannya.

3.5 titrasi asam-basa


1. Materi
Titrasi adalah reaksi netralisasi asam dan basa. Pada titik ekivalen terjadi mol asam = mol basa.
Grafik Titrasi Grafik Titrasi
1. Asam Kuat – basa kuat 2. Asam lemah – basa kuat

3. Asam Kuat – basa lemah 4. Asam lemah – basa lemah

2. Latihan soal
1. Berikut data hasil titrasi larutan HCl dengan larutan
NaOH 0,1 M (UN 2010-2011)
Percobaan Volume HCl Volume
NaOH
1 20 mL 15 mL
2 20 mL 14 mL
3 20 mL 16 mL
Berdasarkan data tersebut, konsentrasi larutan
HCl yang digunakan adalah…M Jika volume yang dititrasi sebanyak 20 mL, maka
a. 0, 070 c. 0, 133 e. 0, 080 konsentrasi larutan asam HX adalah…
b. 0, 075 d. 0, 143 a. 0,075 M c. 0,10 M e.
0,25 M
2. Perhatikan grafik titrasi asam basa berikut! (UN b. 0,08 M d. 0,125 M
2012)
3. Berikut ini data hasil titrasi larutan CH3COOH
dengan larutan Ba(OH)2 0,1 M (UN 2013)

Halaman 16
No Volume CH3COOH Volume Ba(OH)2
1 20 mL 24 mL
2 20 mL 25 mL
3 20 mL 26 mL
Konsentrasi CH3COOH larutan sebesar...
a. 0,1250 M c. 0,0625 M e. 0,2500 M
b. 0,6250 M d. 0,6300 M

4. Perhatikan tabel data perubahan pH pada


pencampuran asam propanoat dengan larutan
KOH berikut:
Volume (mL)
Ph 5. Perhatikan grafik titrasi asam lemah dengan basa
C6H5COOH 0,04 M KOH 0,02 M
100 140 5,34 kuat berikut: (UN 2014)
100 150 5,52
100 160 5,60
Persamaan reaksi yang terjadi: C6H5COOH +
KOH  C6H5COOK + H2O.
Jika dilakukan penambahan larutan KOH 0,02 M
setetes demi setetes terhadap campuran
tersebut, maka grafik perubahan pH yang
mungkin terjadi adalah ....

Daerah bufferditunjukkan oleh...


a. Q c. T e. Z
b.R d.Y

SKL3: Menganalisis sifat-sifat larutan, metode pengukuran dan terapannya.

3.6 menjelaskan konsep Ksp


3.7 perhitungan Ksp dan memprediksi pengendapan zat

1. Kelarutan dan hasil kali kelarutan


Kelarutan (s) adalah banyaknya zat maksimum yang dapat larut dalam sejumlah pelarut dan dinyatakan sebagai
mol/L. Ksp adalah hasil kali kelarutan garam
Ksp dari Garam Ksp dari Gram
1. Garam dengan 2 ion 2. Garam dengan 3 ion
+ - + 2-
Contoh: AgCl(s) Ag (aq) + Cl (aq) Contoh: Ag2S(s) 2Ag (aq) + S (aq)
+ - + 2 2-
Ksp = [Ag ][Cl ] Ksp = [Ag ] [S ]
3. Garam dengan 4 ion 4. Garam dengan 5 ion
+ 3- 3+ 2-
Contoh: Ag3PO4(s) 3Ag (aq) + PO4 Contoh: Pb2(SO4)3(s) 2Pb (aq) +3 SO4
(aq) (aq)
+ 3 3- 3+ 2 2- 3
Ksp = [Ag ] [PO4 ] Ksp = [Pb ] [SO4 ]

2. Pengaruh ion sejenis


Ion sejenis memperkecil kelarutan karena menggeser kesetimbangan ke arah reaktan

3. Pengendapan
Ksp > Qc : larutan belum mengendap/belum jenuh/unsaturated solution
Ksp = Qc : larutan tepat akan mengendap/tepat jenuh/saturated solution
Ksp < Qc : larutan sudah mengendap/lewat jenuh/supersaturated solution

4. Latihan soal
-8
1. Ksp larutan AgCl is 10 . Kelarutan AgCl terkecil
terdapat pada .... 2. Jika kelarutan garam Ba3(PO4)2 adalah x mol/L
a. air d. 0.001 M NaCl maka Ksp garam tersebut adalah....
2 4 5
b. NaOH 0.01 M e. 0.01 M MgCl2 a. x C. 27x E. 108x
3
c. 0.01 M NaCl b. 4x D. 27x
Halaman 17
b. 60,60 gram d. 303 gram
-11
3. Jika Ksp CaF2 = 4x10 , maka kelarutan CaF2
dalam CaCl2 0,1 M adalah ..... 8. Sebanyak 200 mL larutan AgNO3 0,02 M, masing-
-5 -4 -4
a. 2.3 x10 C. 1.28 x10 E. 4.3 x10 masing dimasukkan ke dalam lima wadah yang
-5 -4 2-
b. 3.2 x10 D. 3.4 x10 berisi lima jenis larutan yang mengandung ion S ,
3- 2- - 2-
PO4 , CrO4 , Br , dan SO4 dengan volume dan
-4
4. Kelarutan L(OH)2 dalam air 5x10 mol/L. pH molaritas yang sama. Jika harga Ksp untuk:
-49 -13
larutan tersebut adalah ..... Ag2S = 2 x 10 AgBr = 5 x 10
-20 -5
a. 10.3 C. 9.7 E. 12 Ag3PO4 = 1 x 10 Ag2SO4 = 3 x 10
-5
b. 11 D. 3.7 Ag2CrO4 = 6 x 10
Maka garam yang akan larut adalah…(UN 2011)
-10
5. Senyawa BaCrO4 (Ksp = 1.2 x 10 ) dilarutkan a. Ag2S dan Ag3PO4 d. Ag3PO4 dan AgBr
dalam beberapa pelarut berikut: b. Ag2S dan AgBr e. AgBr dan Ag3PO4
1. BaCl2 0, 1 M 4. K2CrO4 0,2 M c. Ag2CrO4 dan Ag2SO4
2. Ba(OH)2 0,3 M 5. Na2CrO4 0,4 M
3. H2O 9. Sebanyak 50 mL K2CrO4 0,01 M, masing-masing
Kelarutan garam tersebut paling besar terdapat dimasukkan ke dalam lima wadah yang berisi ion
2+ 2+ 2+ 2+ 2+
pada pelarut nomor …. Ba , Ca , Cu , Sr dan Pb , dengan volume
A. 1 C. 2 E. 3 dan konsentrasi yang sama. Jika diberikan data
B. 4 D. 5 Ksp untuk:
-10 -4
BaCrO4 = 1,2 x 10 CaCrO4 = 7,2 x 10
-5 -6
6. Beberapa data Ksp dari senyawa garam berikut: SrCrO4 = 4 x 10 CuCrO4 = 3,6 x 10
-16 - -13
1. AgCN = 1,2 x 10 3. AgIO3 = 1 x 10 PbCrO4 = 2,8 x 10
12
Senyawa yang terbentuk dalam wujud larutan
-12 -
2. AgOH = 1,2 x 10 4. AgBr = 5 x 10 adalah…(UN 2010)
13
a. BaCrO4 dan CaCrO4 d. SrCrO4 dan CuCrO4
Urutan kelarutan senyawa tersebut dari yang besar b. CaCrO4 dan SrCrO4 e. BaCrO4 dan PbCrO4
ke kecil adalah…(UN 2012) c. CaCrO4 dan CuCrO4
a. 1, 4, 3 dan 2 c. 3, 4, 2 dan 1 e. 4, 2, 1 dan
3 10. 100 mL NaOH 0,008 M + 100 mL CH3COOH 0,008
b. 2, 3, 4 dan 1 d. 3, 2, 1 dan 4 M ke dalam larutan reaksi ditetesi larutan encer
CaCl2 dan penetesan diakhiri ketika di larutan
7. Sebanyak 100 mL laruta Pb(NO3)2 0,4 M tepat jenuh akan mengendap Ca(OH)2. Jika Kw =
-14 -5 2+
dicampurkan dengan 100 mL larutan K2SO4 0,4 M. 10 , Ka = 10 , maka [Ca ] pada saat jenuh
–8
Jika Ksp PbSO4 = 4.10 . Massa PbSO4 yang adalah...(UN 2014)
mengendap sebanyak... (Ar: Pb = 207; S = 32; a. 0,1 M c. 0,001M e.0,00001 M
O=16; K = 39) (UN 2013) b. 0,01 M d. 0,0001 M
a. 12,12 gram c. 24,24 gram e. 30,30 gram

SKL3: Menganalisis sifat-sifat larutan, metode pengukuran dan terapannya.

3.8 mengidentifikasi dan menjelaskan jenis-jenis koloid


3.9 menjelaskan kegunaan koloid dalam kehidupan sehari-hari
3.10 menjelaskan cara pembuatan koloid

1. Jenis koloid
No. Fasa Terdipersi Fasa Pendispersi Jenis Koloid Contoh
1. Padat Gas Aerosol padat asap, debu
2. Padat Cair Sol / gel pati dalam air, cat, jeli
3. Padat Padat Sol padat mutiara, opal, alloy
4. Cair Gas Aerosol awan, kabut
5. Cair Cair Emulsi susu, mayonese
6. Cair Padat Emulsi padat Keju, mentega
7. Gas Cair Buih krim, buih sabun
8. Gas Padat Buih padat Karet busa, batu apung

2. Pembuatan koloid
Kondensasi Dispersi
Mengubah partikel larutan menjadi koloid Mengubah partikel suspense menjadi koloid
1. Reaksi redoks 1. mekanik/penggerusan

Halaman 18
2H2S(aq) + SO2(g)  3S(s) + 2H2O(l) membuat sol belerang
1. Reaksi hidrolisis 2. busur bredig
FeCl3 + 3H2O  Fe(OH)3 + 3HCl membuat sol logam dengan bunga api listrik
2. Reaksi pertukaran rangkap 3. peptisasi
As2O3 + 3H2S  As2S3(s) + 3H2O penambahan ion sejenis pada campuran
koloid

3. Latihan soal
1. Beberapa sifat koloid: (UN 2010) 4. Data yang berhubungan dengan benar
1. Elektroforesis 4. Koagulasi adalah…(UN 2012)
2. Efek Tyndall 5. dialisis Sifat koloid Penerapan dalam kehidupan
3. Adsorbsi A Adsoprsi Gelatin pada es krim
Pengobatan diare dengan norit dan proses cuci B Koagulasi Menghilangkan bau badan
darah merupakan contoh penerapan sifat koloid C Dialysis Proses cuci darah
nomor… D Efek Tyndall Penyaringan asap pabrik
a. 1 dan 2 c. 3 dan 5 e. 3 dan 4 E Elektroforesis Sorot lampu pada malam
b. 1 dan 3 d. 4 dan 5 hari
2. Sifat koloid dapat diterapkan dalam kehidupan 5. Pasangan data yang berhubungan dengan tepat
sehari-hari antara lain: (UN 2011) adalah…(UN 2012)
1. Sorot lampu bioskop Terdispersi Pendispersi Jenis
2. Pembuatan obat norit koloid
3. Penggumpalan karet dalam lateks A Cair Gas Sol
4. Proses cuci darah
B Cair Cair Emulsi
5. Pembentukan delta di muara sungai
C Padat Cair Aerosol
Contoh penerapan adsorpsi adalah…
D Padat Gas Busa
a. 1 c. 4 e. 3
E Gas Cair Emulsi
b. 2 d. 5

3. Berikut ini beberapa contoh pembuatan koloid: 6. Berikut ini adalah penerapan sifat koloid dalam
1. Agar-agar dipeptisasi dalam air kehidupan sehari-hari: (UN 2013-2014)
2. Sol NiS melalui penambahan H2S ke dalam (1) Pemutihan gula tebu dengan arang tulang;
endapan NiS (2) Langit berwarna jingga pada petang hari;
3. Al(OH)3 melalui reaksi hidrolisis (3) Penyerapan asap pabrik dengan alat Cottrel;
4. Sol As2O3 melalui reaksi dekomposisi (4) Proses cuci darah pada penderita gagal
rangkap ginjal; dan
5. Sol AgCl dengan mencampur AgNO3 dan HCl (5) Penggumpalan karet oleh lateks.
Contoh koloid yang dibuat dengan cara disperse Contoh penerapan sifat adsorpsi terdapat pada
adalah…(UN 2011) nomor...
a. 1 dan 2 c. 3 dan 4 e. 2 dan 4 a. (1) dan (3) c. (2) dan (3) e. (2) dan
b. 2 dan 3 d. 3 dan 5 (4)
b. (3) dan (4) d. (4) dan (5)

SKL3: Menganalisis sifat-sifat larutan, metode pengukuran dan terapannya.

3.11 menjelaskan konsep sifat koligatif larutan


3.12 perhitungan sifat koligatif larutan

1. Sifat Kologatif
Adalah sifat yang dipengaruhi oleh jumlah zat terlarut (mol, molalitas, molaritas)
Molaritas Molalitas Fraksi Mol
M = mol/V(L) m = mol/Kg pelarut X = mol komponen A/mol total
M = (g/Mr) x (1000/mL) m = (g/Mr) x (1000/g) XA = mol A/mol total
XA + XB = 1

Adapun jenis sifat koligatif: penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan
osmotik

Halaman 19
2. Perhitungan Sifat Koligatif
RUMUSAN LARUTAN NON ELEKTROLIT
Rumus Rumus Rumus Rumus
o
∆P = P – P ∆Tb = Kb x m ∆Tf = Kf x m Π = MRT
o
∆P = Xt x P ∆Tb = Kb x (g/Mr) x ∆Tf = Kf x (g/Mr) x Π = tekakan
o
P = Xp x P (1000/g) (1000/g) osmotic
∆P = perubahan tekanan Tb = ∆Tb + Tb pelarut Tf =Tb pelarut - ∆Tf M = molaritas
uap ∆Tb = perubahan titik didih ∆Tf = perubahan titik R = tetapan gas
P = tekanan uap larutan Kb = tetapan titik didih beku T = suhu (K)
o
P = tekanan uap pelarut molal Kf = tetapan titik beku
Xt = fraksi mol terlarur m = molalitas molal
Xp = fraksi mol pelarut m = molalitas
RUMUSAN LARUTAN ELEKTROLIT
Semua rumus tinggal ditambah factor van Hoff (i) yang besarnya = 1 + (n – 1)α dengan
n = banyaknya jumlah ion
α = derajad ionisasi

3. Latihan soal
1. Berikut ini jumlah partikel zat terlarut yang Daerah proses membeku larutan ditunjukkan
terdapat dalam 2 mol pelarut dalam ruang oleh…
tertutup: a. K – L c. R – M L–R
b. K – S d. S – N

4. Perhatikan gambar mol zat terlarut pada


Berdasarkan gambar tersebut, tekanan uap yang beberapa larutan berikut: (UN 2011)
paling besar terdapat pada larutan nomor…(UN
2010)
a. 1 c. 4 e. 3
b. 2 d. 5

2. Perhatikan gambar diagram PT berikut: (UN


2010)

Gambar yang menunjukkan tekanan uap larutan


paling besar adalah…
a. 1 c. 4 e. 3
b. 2 d. 5

Bagian yang merupakan perubahan wujud dari 5. Berikut ini dua contoh peristiwa kimia: (UN 2012)
cair ke gas suatu pelarut adalah… 1. Pemakaian urea untuk mencairkan salju
a. K – L c. T – M e. M – P 2. Produksi air tawar dari air laut
b. M – N d. R – N Contoh tersebut berkaitan dengan sifat koloid
larutan secara berurutan adalah…
3. Perhatikan gambar diagram PT berikut ini: (UN a. Penurunan titik beku dan tekanan osmotic
2011) b. Tekanan osmotic dan penurunan titik beku
c. Kenaikan titik didih dan penurunan titik beku
d. Penurunan titik beku dan kenaikan titik didih
e. Tekanan osmotic dan kenaikan titik didih

6. Perhatikan gambaran molekuler partikel zat


terlarut dan pelarut (bukan sebenarnya) pada
larutan berikut ini! (UN 2013)
Halaman 20
a. 20 c, 50 e. 94
b. 174 d. 180

11. Suatu larutan urea mempunyai penurunan titk


O
beku 0,372 C. Bila Kf dan Kb air adalah 1,86 dan
O
0,52 C/m, maka kenaikan titk didih urea
O
adalah….. C
a. 2,60 c. 1,04 e. 0,892
Tekanan uap larutan paling besar terdapat pada b. 0,104 d. 0,026
gambar...
a. 1 c. 2 e. 3
12. Suatu zat elektrolit (Mr 40) sebanyak 30 g
b. 4 d. 5
dilarutkan dalam 900 g air menghasilkan larutan
O
dengan titk beku -1,550 . Berapa gram zat
7. Beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan
tersebut harus dilarutkan dalam 1,2 kg air agar
dalam kehidupan: (UN 2013) dihasilkan larutan dengan titk beku setengah dari
(1) Pemberian garam dapur untuk mencairkan
larutan diatas?
salju;
a. 10 g c. 76 g e. 60 g
(2) Membuat cairan infus yang akan digunakan
b. 120 g d. 342 g
pada tubuh manusia;
(3) Proses penyerapan air oleh akar tanaman
13. Sebanyak 3 g senyawa non elektrolit dalam 250
dari dalam tanah;
g air mempunyai penurunan titik beku setengah
(4) Penggunaan garam dapur pada pembuatan
dari titik beku 5,85 g garam dapur (Mr 58,5)
es putar; dan
dalam 500 g air maka Mr zat non elektrolit
(5) Pembuatan ikan asin.
tersebut adalah…
Penerapan sifat koligatif penurunan titik beku
a. 45 c. 76 e. 60
larutan adalah nomor.... b. 120 d. 342
a. (1) dan (2) c. (1) dan (4) e. (2) dan (3)
b. (3) dan (5) d. (4) dan (5)
14. Titik beku larutan 0,05 mol asam HA dalam 100 g
O O
air adalah -1,55 C. Bila Kf air 1,86 C/m maka
8. Berikut ini peristiwa kimia dalam kehidupan
derajat ionisasi asam HA dalam larutan tersebut
sehari-hari: (UN 2014)
adalah……
1. etilen glikol dapat ditambahkan ke dalam a. 0,38 c. 0,44 e. 0,55
radiator mobil
b. 0,66 d. 0,77
2. desalinasi air laut
Kedua contoh di atas berhubungan dengan sifat
15. Dalam pembuatan sirup kekentalan diukur
koligatif, yaitu....
dengan mengamati titik didihnya. Dari hasil
a. penurunan tekanan uap dan tekanan osmotik
penelitian menunjukkan sirup yang baik harus
b. tekanan osmotik dan kenaikan titik didih O
mendidih pada suhu 105 C (Kb air = 0,5). Jika
c. kenaikan titik didih dan penerunan titik beku
sirup memakai gula pentosa C5H10O5 maka kadar
d. penurunan titik beku dan osmotik balik
gula dalam sirup adalah…
e. penurunan titik beku dan kenaikan titik didih
a. 30% c. 40% e. 50%
9. Diantara larutan dibawah ini yang mempunyai
b. 60% d. 80%
titik beku paling tinggi adalah larutan..
a. Na2CO3 0,3M d. CH3COOH 0,5M
16. Sebanyak 3 g zat A dilarutkan ke dalam 100 g
b. Mg(NO3)2 0,2M e. glukosa 0,8 M
benzena menghasilkan kenaikan titik didih
c. CuSO4 0,2M O O
0,54 C bila diketahui Kb benzena 2,7 C/m maka
Mr zat A adalah…
10. Suatu zat non elektrolit sebanyak 18 g dilarutkan
3 O a. 15 c. 30 e. 60
dalam 1 dm air mempunyai titik didih 100,052 C b. 120 d. 150
o
bila Kb molal air 0,52 C/m maka Mr zat tersebut
adalah…

SKL 4: Memahami perubahan energi, cara pengukuran dan penerapannya.

Indikator:
4.1 membedakan reaksi eksotermik dan endotermik
4.2 menghitung entalpi reaksi melalui data percobaan
4.3 menghitung entalpi reaksi melalui data pembentukan standar, energi ikatan dan Hukum Hess

Halaman 21
1. Reaksi eksotermik dan Endotermik
Endotermik Eksotermik
Aliran energy Dari lingkungan menuju system Dari system menuju lingkungan
Grafik

Harga ∆H Bertanda + Bertanda –


∆H R < ∆H P ∆H R > ∆H P

2. Perhitungan Entalpi
o
Cara Penentuan Entalpi Reaksi (∆H r)
Hukum Hess Data Perubahan Entalpi Percobaan
o
1. Diagram energy level 1. Data ∆H f Percobaan yang
Reaksi eksotermik: digambarkan Apabila suatu reaksi secara dilakukan biasanya
o
dengan panah ke bawah keseluruhan diberikan data ∆H f. pelarutan zat yang
Reaksi endotermik digambarkan Contoh: A + B  C + D dilakukan di dalam
o o o
dengan panah ke atas ∆H r = ∑ ∆H f produk - ∑ ∆H f calorimeter.
Contoh: reaktan
Perhitungan yang
dilakukan:
Q = m. C. ∆T

∆H = Q/mol

Hubungan ketiga ∆H,


∆H1 = ∆H2 - ∆H3
o
2. Diagram siklus energy 2. Data ∆H c
Contoh: A + B  C + D ∆H1 Apabila suatu reaksi secara
o
E + F  A + B ∆H2 keseluruhan diberikan data ∆H c
Hitung: E+ F  C + D (∆H3) Contoh: A + B  C + D
o o o
∆H r = ∑ ∆H c Reaktan - ∑ ∆H c
produk

Hubungan ketiga ∆H,


∆H3 = ∆H2 + ∆H1
(yang searah dijumlahkan)
3. Penjumlahan 3. Data Energi ikatan rata-rata (D)
Contoh: A + B  C + D ∆H1 Apabila suatu reaksi secara
E + F  A + B ∆H2 keseluruhan diberikan data D
Hitung: E+ F  C + D (∆H3) Contoh: A + B  C + D
o
∆H r = ∑ D Reaktan - ∑ D produk
A + B  C + D ∆H1
E + F  A + B ∆H2 +
E + F  C + D ∆H3 =∆H1+∆H2
A + B di kedua reaksi bisa saling
menghilangkan.

3. Latihan Soal
1. Perhatikan beberapa gambar proses eksoterm/
endoterm berikut: (UN 2010)

Halaman 22
a. + 983 c. – 777 e. + 206
b. + 777 d. – 983

6. Perhatikan data persamaan reaksi termokimia


berikut: (UN 2012)
1. C3H8 + 5O2  3CO2 + 4H2O ΔH = - kJ/mol
2. CH3OH + 3/2 O2  CO2 + 2H2O ΔH = -
Gambar yang menunjukkan reaksi endotrm kJ/mol
adalah… 3. NaCl Na + ½ Cl2 ΔH = + kJ/mol
a. 1 dan 2 c. 2 dan 4 e. 2 dan 4. NO  ½ O2 + ½ N2 ΔH = - kJ/mol
3 5. H2 + ½ O2  H2O ΔH = - kJ/mol
o o
b. 1 dan 3 d. 3 dan 5 Persamaan reaksi yang merupakan ΔH f, ΔH d,
o
ΔH c adalah….
2. Pembakaran 32 gram metana (Mr = 16) dalam a. 1, 2 dan 3 c. 2, 3 dan 4 e. 5, 3 dan 2
calorimeter menyebabkan suhu calorimeter naik b. 1, 3 dan 4 d. 3, 4 dan 5
o o
dari 25,5 C menjadi 90,5 C. Jika calorimeter
o
berisi 4 liter air dan Cair = 4,2 J/g C serta 7. Perhatikan gambar berikut: (UN 2012)
Ckalorimeter = 0, maka entalphi pembakaran gas
metana tersebut adalah…(UN 2010)
a. – 546 kJ/mol d. + 546 kJ/mol
b. – 273 kJ/mol e. – 1.092 kJ/mol
c. + 273 kJ/mol

3. Seorang siswa mengisi lima buah gelas kimia


o
dengan 50 mL air yang suhunya 25 C. setelah Gambar yang menunjukkan terjadinya proses
dimasukkan suatu zat pada masing-masing gelas endoterm adalah gambar nomor…
terjadi perubahan suhu seperti gambar berikut: a. 1 dan 2 c. 2 dan 3 e. 3 dan 4
(UN 2011) b. 1 dan 4 d. 2 dan 4

8. Diketahui reaksi pembentukan HBr sebagai


berikut:
½ H2(g) + ½ Br2(g) HBr(g) ΔH = -55 [Link]-1
Diagram tingkat energi reaksi tersebut
adalah...(UN 2013)
Gambar yang menunjukkan reaksi eksoterm
adalah..
a. 1 dan 2 c. 2 dan 4 e. 2 dan 3
b. 1 dan 3 d. 4 dan 5

4. Data energy ikatan rata-rata: (UN 2011)


C – C : 348 kJ/mol C = O : 799 kJ/mol
C – H : 414 kJ/mol O = O : 495 kJ/mol
C – O : 358 kJ/mol O – H : 463 kJ/mol
Spiritus yang mengandung etanol dibakar
dengan persamaaan reaksi:
CH3 – CH2OH + 3O2  2CO2 + 3H2O.
Entalphi reaksi tersebut adalah…kJ
a. – 6710 c. + 1250 e. – 1250
b. – 3355 d. + 6710

5. Perhatikan diagram tingkat energy berikut: UN


2011)

9. Diagram entalpi tahap-tahap reaksi ditunjukkan


oleh bagan sebagai berikut: (UN 2013)

Besarnya perubahan entalphi pembentukan


ZnSO4 dari ZnS adalah….
Halaman 23
b. - 445 kJ d. -890 kJ

15. Pembakaran glukosa dalam tubuh manusia


menurut persamaan:
C6H12O6 + 6O2  6H2O + 6CO2 ∆H = -2820 kJ
Dengan menganggap semua glukosa terurai
menjadi air dan karbon dioksida, serta semua
kalor yang dihasilkan digunakan manaikkan suhu
badan, seseorang dengan berat badan 75 kg
(kapasitas kalor spesifik 4 J/K g), yang
mengkonsumsi 18 gram glukosa (Mr = 180),
Harga ΔH1 sebesar.... akan mengalami kenaikan suhu badan sebesar…
a. –593,8 [Link]-1 d. –296,9 [Link]-1 K
b. +296,9 [Link]-1 e. +593,8 [Link]-1 a. 0,4 c. 1,88 e. 3,86
c. +790,4 [Link]-1 b. 0,94 d. 3,86

10. Perhatikan gambar berikut: 16. Perhatikan gambar percobaan berikut:

–1 –1
Jika diketahui kalor jenis larutan 4,2 J g ºC
–1
dan massa jenis larutan 1 g mL , maka
perubahan entalpi reaksi penetralan NaOH oleh
HCl, NaOH(aq) + HCl(aq) → NaCl(aq) + H2O(l)
∆H = ....
Entalpi pembentukan 1 mol air dalam wujud cair a. –25,2 kJ c. +25,2 kJ e. –50,4 kJ
adalah... b. +50,4 kJ d. +54,0 kJ
a. + 726 kJ c. + 242 kJ e. – 242 Kj
b. + 484 kJ d. - 484 kJ 17. Perhatikan diagram berikut:

11. Perhatikan reaksi berikut: (UN 2014)

Maka harga x adalah…


a. – 197 c. – 1383 e. – 1970
Reaksi endotermik erdapat pada... b. + 197 d. + 1383
a. 1 dan 2 c. 2 dan 3 e. 4 dan 5
b. 1 dan 3 d. 2 dan 4 18. Data energi ikatan :
C–C : 347 kJ/mol C=C : 611 kJ/mol
o o
12. Diketahui: ∆Hf H2O = - 242 kJ/mol , ∆Hf CO2 = - C–H : 414 kJ/mol C–Cl : 339 kJ/mol
o
394 kJ/mol, ∆Hf C2H2 = 52 kJ/mol H–Cl : 431 kJ/mol
Maka kalor pembakaran 52 gram gas etuna Berdasarkan data di atas, maka perubahan
(C2H2) adalah…kJ. (Ar C = 12, H = 1) entalpi reaksi
a. 391,2 c. 1082 e. 4328 C2H4 (g) + HCl(g) → C2H5Cl(g) adalah….
b. 432,8 d. 2164 a. + 46 kJ c. – 46 kJ e. – 58 kJ
b. – 92 kJ d. – 138 kJ
13. Diketahui data:
2H2 + O2  2H2O ∆H = - 571 kJ 19. Diketahui data energi ikatan rata-rata sebagai
2Ca + O2  2CaO ∆H = - 1269 kJ berikut
CaO + H2O  Ca(OH)2 ∆H = - 64 kJ H-H = 436 kJ/mol N-H = 391 kJ/mol
Maka, entalpi pembentukan Ca(OH)2 adalah… N≡≡N = 941 kJ/mol
a. – 984 kJ/mol d. – 856 kJ/mol Kalor yang diperlukan untuk menguraikan 34
b. – 1966 kJ/mol e. – 1904 kJ/mol gram NH3 (Mr = 17) menjadi unsure-unsurnya
c. – 1161 kJ/mol adalah….
A. 48,5 kJ/mol c. 97 kJ/mol e. 145,5 kJ/mol
14. Entalpi pembentukan CH4 , CO2, dan H2O B. 194 kJ/mol d. 242,5 kJ/mol
masing-masing -76 kJ, -394kJ, dan -286kj.
Entalpi pembakaran CH4 adalah.... 20. Perhatikan data persamaan reaksi termokimia
a. + 890 kJ c. +445 kJ e. - 350 kJ berikut:
Halaman 24
1. C3H8 + 5O2  3CO2 + 4H2O ΔH = - kJ/mol 5. H2 + ½ O2  H2O ΔH = - kJ/mol
o o
2. CH3OH + 3/2 O2  CO2 + 2H2O ΔH = - Persamaan reaksi yang merupakan ΔH f, ΔH d,
o
kJ/mol ΔH c adalah….
3. NaCl Na + ½ Cl2 ΔH = + kJ/mol a. 1, 2 dan 3 c. 2, 3 dan 4 e. 5, 3 dan 2
4. NO  ½ O2 + ½ N2 ΔH = - kJ/mol b. 1, 3 dan 4 d. 3, 4 dan 5

SKL 5: Memahami kinetika reaksi, keseimbangan kimia, dan faktor-faktorserta penerapannya dalam kehidupan
sehari-hari dan industri.

Indikator :
5.1 menjelaskan hukum laju reaksi
5.2 5.4 menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi

1. Konsep Laju dan Hukum Laju


Laju reaksi menyatakan kecepatan berkurangnya suatu reaktan atau bertambahnya suatu produk reaksi
tiap satuan waktu. a A + b B c C +d D, yaitu :

Jika membandingkan rA : rB : rC : rD = a : b : c : d

Hukum laju menyatakan laju reaksi secara keseluruhan, tidak dilihat tiap zatnya. Untuk reaksi A + B  C
adalah:
x y
r = k [A] [B] , dengan:
r = laju reaksi keseluruhan x = orde reaksi A
k = konstanta laju reaksi y = orde reaksi B
[A] [B] = konsentrasi reaktan (x + y) = orde reaksi total

2. Faktor yangmempengaruhi laju


Hal-hal yang mempengaruhi tumbukan efektif (mempercepat laju reaksi) adalah:
1. Sifat alami zat  berdasarkan karakteristik zat (sifat kimia dan sifat fisika)
2. Ukuran atau luas permukaan zat pereaksi  semakin kecil ukuran partikel, semakin besar luas
permukaan zat, yang menyebabkan semakin besar kemungkinan tumbukan antar partikel, sehingga laju
reaksi semakin besar.
3. Konsentrasi reaktan  semakin besar konsentrasi reaktan, akan memperbesar kemungkinan
tumbukan antar partikel zat, sehingga laju reaksi semakin besar.
4. Suhu reaksi  kenaikan suhu akan memperbesar kecepatan gerak partikel, yang menyebabkan
kemungkinan tumbukan semakin sering, sehingga laju reaksi semakin besar.
5. katalisator  suatu zat yang mampu menurunkan energy aktivasi (energy minimum yang diperlukan
agar reaksi berlangsung) dan mampu member alternative jalannya reaksi.

3. Latihan soal
1. Pada reaksi A(g) + B(g)  C(g) + D(g), diperoleh
data laju reaksi sebagai berikut: (UN 2010)
Percobaan [A] M [B] M R (M/s)
-3
1 0,1 0,6 12 x 10
-3
2 0,2 0,6 48 x 10
3 0,2 1,2 48 x 10
-3 Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh luas
Laju reaksi yang terjadi jika [A] = 0,3 M dan [B] = permukaan adalah….
0,4 M adalah sebesar … (M/s) a. 1 menjadi 2 d. 3 menjadi 5
a. 4,8 x 10
-3 -1
c. 1,2 x 10 e. 1,08 x 10
-1 b. 2 menjadi 3 e. 4 menjadi 5
b. 9,0 x 10
-2 d.
. 1,6 x 10
-1 c. 3 menjadi 4

2. Ke dalam lima wadah yang berbeda, masing- 3. Berikut ini diberikan data percobaan laju reaksi:
masing dimasukkan 4 gram garam yang Q + 2T  T2Q (UN 2011)
dilarutkan ke dalam air. Gambar percobaan No. [Q] M [T] M R (M/s)
-
pelarutan garam tersebut sebagai berikut: (UN 1,25 x 10
1 0,1 0,1 2
2010-2011) -2
2 0,2 0,1 5,0 x 10
-1
3 0,1 0,2 1 x 10

Halaman 25
Jika [Q] dan [T] masing-masing diubah menjadi 8. Logam magnesium direaksikan dengan HCl 3M
0,5 M, maka harga laju reaksi (r) saat itu diperoleh data sebagai berikut: (UN 2014)
adalah…M/s.
a. 5 c. 12,5 e. 10,5
b. 7,5 d. 39

4. Perhatikan gambar reaksi 2 gram CaCO3 dan Besarnya laju reaksi pembentukan gas tersebut
3
HCl berikut: (UN 2012) selama 20 detik adalah....cm /s
a. 1,1 c. 1,4 e. 2,5
b. 1,25 d. 1,8

9. Campuran dengan laju terbesar adalah….


a. 20 mL HCl 0.2 M + 20 mL Na2S2O3 0.1 M at
o
30 C
b. 20 mL HCl 0.1 M + 20 mL Na2S2O3 0.1 M +
o
10 mL air pada 30 C
c. 20 mL HCl 0.1 M + 20 mL Na2S2O3 0.1 M at
o
Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh luas 40 C
permukaan adalah…. d. 20 mL HCl 0.2 M + 20 mL Na2S2O3 0.1 M at
o
a. 1 terhadap 2 c. 2 terhadap 3 e. 4 40 C
terhadap 5 e. 20 mL HCl 0.2 M + 20 mL Na2S2O3 0.1 M +
o
b. 1 terhadap 3 d. 2 terhadap 4 20 mL air pada 40 C

5. Data hasil percobaan laju reaksi 2NO + 2H2  N2 10. Data untuk reaksi : A + B + C  D adalah:
+ 2H2O (UN 2012) [A] [B] [C] Rate
Percob Konsentrasi awal Laju 0.1 0.2 0.3 0.001
aan [NO] M [H2] M (M/s) 0.2 0.2 0.3 0.001
1 0,004 0,0015 32 x 10
-7 0.2 0.4 0.3 0.002
2 0,004 0,003 64 x 10
-7 0.3 0.8 0.9 0.036
3 0,006 0,006 128 x 10
- Persamaan laju reaksinya adalah….
2
7 a. r = k [A][B][C] d. r = k [B][C]
2 2
4 0,003 0,006
-7
32 x 10 b. r = k [A][B] [C] e. r = k [C]
2 2
Orde reaksi untuk reaksi tersebut adalah… c. r = k [A] [B][C]
a. 1 c. 3 e. 5
b. 2 d. 4 11. Untuk reaksi : P + Q → R. jika suhu reaksi
o
dinaikan 10 C, lajunya 2x lebih cepat. Jika laju
o
6. Diberikan data hasil reaksi logam X dengan HCl reaksi pada 15 C adalah 0,020 M/s, maka laju
o
1 M sebagai berikut: (UN 2013) reaksi pada 45 C … M/s
a. 0.016 c. 0.480 e. 0.160
No Suhu Volume H2 Waktu (detik)
o b. 0.048 d. 0.640
1 27 C 0 0
o
2 27 C 15 12
o 12. Data reaksi CaCO3 dan HCl:
3 27 C 30 24
No Massa dan Konsentrasi dan
Laju reaksi pembentukan gas H2 pada suhu
bentuk CaCO3 suhu
27oC adalah.... 0
1 3 g, bubuk 2M, 40 C
a. 1,20 [Link]-1 d. 1,25 [Link]-1 0
2 3 g, keping 2M, 35 C
b. 1,50 [Link]-1 e. 2,40 [Link]-1 0
c. 3,00 [Link]-1 3 3 g, granular 2M, 30 C
0
4 3 g, bubuk 2M, 50 C
0
7. Perhatikan reaksi CaCO3 dengan larutan HCl 2 5 3 g, keeping 2M, 60 C
M berikut! (UN 2013-2014) Reaksi paling lambat terdapat pada nomor...
a.1 b.2 c.3 d.4 e.5

13. Untuk reaksi P + Q + R → produk :


[P] (M) [Q] (M) [R] (M) Rate (M/s)
0.01 0.03 0.04 0.0048
0.02 0.03 0.04 0.0096
Massa CaCO3 untuk seluruh larutan sama. Laju 0.01 0.06 0.04 0.0096
reaksi percobaan yang hanya dipengaruhi oleh 0.01 0.06 0.08 0.0384
luas permukaan terdapat pada nomor .... harga k untuk reaksi tersebut adalah…
a. (1) terhadap (2) d. (1) terhadap (5) a.5,000 c. 50,000 e. 500,000
b. (1) terhadap (4) e. (2) terhadap (4) b.25,000 d. 250,000
c. (2) terhadap (5)
14. Perhatikan data percobaan berikut:
P(aq) + Q(aq) → R(aq)
Halaman 26
No. Konsentrasi awal Waktu reaksi
P (M) Q (M) (det) 15. Penguraian hydrogen peroksida akan menjadi
1 0,1 0,1 180 lebih cepat jika ditambah besi(III) klorida, FeCl3.
2 0,2 0,1 45 fungsi FeCl3 adalah…
3 0,3 0,1 20 a. meningkatkan tumbukan efentif
4 0,1 0,3 60 b. menambah energy kinetik H2O2
Berdasarkan data di atas, maka persamaan laju c. memperbesar luas permukaan of H2O2
adalah . . . . d. menambah energy aktivasi
a. r = k [P]
2
d. r = k [P] [Q] e. menurunkan energy aktivasi
2 2
b. r = k [P][Q] e. r = k [P] [Q]

SKL 5: Memahami kinetika reaksi, keseimbangan kimia, dan faktor-faktorserta penerapannya dalam kehidupan
sehari-hari dan industri.

5.2 Mejelaskan hukum kesetimbangan


5.3 menghitung tetapan kesetimbangan (Kc,Kp dan hungan Kp dan Kc)
5.4 menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan

1. Konsep kesetimbangan
Kesetimbangan kimia secara umum dapat dituliskan sebagai A + B C+D

2. Perhitungan tetapan kesetimbangan


Tetapan kesetimbangan dalam satuan konsentrasi

Untuk reaksi A2(g) + B2(g) 2AB(g) dapat dinyatakan: Kc 


AB2
[A ] [B ]
2 2
Tetapan kesetimbangan dalam satuan tekanan
( PAB ) 2
Untuk reaksi A2(g) + B2(g) 2AB(g) dapat dinyatakan: Kp  dengan PAB = tekanan parsial
PA 2 PB2
AB, PA2 = tekanan parsial A2, PB2 = tekanan parsial B2.

Untuk mencari tekanan parsial:


PAB = XAB . Pt PB2 = XB2 . Pt
PA2 = XA2 . Pt Pt = PAB + PA2 + PB2
Moles AB
Dengan X adalah fraksi mol. Untuk mencari X digunakan rumus: X AB =
 mol
Hubungan Kc dan Kp
Kp  Kc RT 
Δn

n : koefisien produk – koefisien reaktan (yang berwujud gas)


-1 -1
R : tetapan gas (0.082 [Link]. moles K
T : suhu dalam Kelvin

3. Faktor yang mempengaruhi kesetimbangan


Perubahan yang dilakukan
Perubahan konsentrasi Perubahan suhu Perubahan tekanan/volume
 Jika konsentrasi reaktan  Jika suhu dinaikkan,  Jika tekanan diperbesar,
ditambah, kesetimbangan kesetimbangan geser ke volume kecil, geser ke
geser ke produk reaksi endotermik jumlah mol yang kecil
 Jika konsentrasi reaktan  Jika suhu diturunkan,  Jika tekanan diperkecil,
dikurangi, kesetimbangan kesetimbangan geser ke volume besar, geser ke

Halaman 27
geser ke reaktan reaksi eksotermik jumlah mol yang besar
 Jika konsentrasi produk
ditambah, kesetimbangan
geser ke reaktan
 Jika konsentrasi produk
dikurangi, kesetimbangan
geser ke produk

4. Latihan soal
1. Diberikan suatu reaksi kesetimbangan: (UN
2010) 5. Perhatikan data reaksi kesetimbangan berikut:
2SO2(g) + O2(g) 2SO3(g) ∆H = - 197 kJ/mol (UN 2012)
Gambar partikel pada keadaan setimbang adalah 1. N2 + 3H2 2NH3 ΔH = - 92 kJ
sebagai berikut: 2. N2O4 2NO2 ΔH = + 59,2 kJ
3. 2SO3 2SO2 + O2 ΔH = + 380 kJ
4. 2SO2 + O2 2SO3 ΔH = - 192 kJ
Pasangan reaksi kesetimbangan yang
menghasilkan produk lebih banyak jika suhu
Jika tekanan diperbesar, maka gambar partikel dinaikkan adalah…
pereaksi pada kesetimbangan sesaat adalah… a. 1 dan 2 c. 1 dan 4 e. 3 dan 4
b. 1 dan 3 d. 2 dan 3

6. Pada reaksi kesetimbangan: (UN 2013)


2 NO(g) + O2(g) N2O4(g) ΔH = –a kJ
Jika suhu dinaikkan, yang akan terjadi adalah....
a. Kesetimbangan akan bergeser ke kiri karena
proses reaksi eksoterm
b. Kesetimbangan akan ke kanan karena ΔH = –
2. Untuk reaksi kesetimbangan: 2NH3(g) N2(g)
o a kJ
+ 3H2(g) pada suhu 27 C mempunyai harga Kp =
c. Laju rekasi ke kanan bertambah besar karena
2,46 atm. Maka harga Kc pada reaksi tersebut
ΔH = –a kJ
adalah…(UN 2010)
1 d. Kesetimbangan tetap karena koefisien
a. Kc = (2,46 x R x 300)
2 pereaksi lebih besar
b. Kc = (2,46 x R x 300)
e. N2O4 bertambah karena koefisien lebih kecil

c. 7. Pada reaksi kesetimbangan CO(g) + 3H2(g)


CH4(g) + H2O(g) diperoleh data sebagai
d. berikut: (UN 2013)
Keadaan [CO] [H2] [CH4] [H2O]
e.
zat
3. Pembuatan gas HCl dalam suatu wadah terjadi Mula-mula 0,2 0,3 - -
seperti reaksi: (UN 2011) Reaksi 0,05 0,15 0,05 0,05
2Cl2(g) + 2H2O(l) 4HCl(g) + O2(g) ∆H = Setimbang 0,15 0,15 0,05 0,05
+133 kJ Harga Kc reaksi tersebut adalah.
Jika wadah yang digunakan dicelupkan ke dalam
air panas, pengamatan yang diperoleh adalah… .
a. Gas HCl berkurang, reaksi bergeser ke HCl
b. Gas HCl bertambah, reaksi bergeser ke HCl
c. Gas Cl2 berkurang, reaksi bergeser ke Cl2
d. Gas Cl2 bertambah, reaksi bergeser ke Cl2
e. Gas Cl2 bertambah, reaksi bergeser ke HCl

4. Pada suhu tertentu terjadi reaksi kesetimbangan:


H2(g) + I2(g) 2HI(g), pada keadaan 8. Dalam ruang 2 L terjadi reaksi: 2SO3 2SO2 +
setimbang terdapat tekanan parsial gas H2 O2
adalah R atm, dan HI adalah T atm. Jika harga
Kp = 42, maka tekanan parsial I2 adalah…(UN
2012) Harga Kc adalah...(UN 2014)
a. c. e. a. 0,01 c. 0,05 e. 2
b. 0,02 d. 0,5

b. d.

Halaman 28
9. Pada reaksi: 2SO2 + O2 2SO3 ΔH = - y kJ, 3) 3NO(g) N2(g) + O2(g)
jika volume sistem diperkecil, kesetimbangan 4) 2HI(g) H2(g) + I2(g)
akan bergeser...(UN 2014) 5) N2(g) +3H2(g) 2NH3(g)
a. kiri karena ke arah endoterm Reaksi yang memiliki Kp = Kc adalah...
b. kanan karena ke arah endotrm a. 1 dan 2 C. 2 dan 3 E. 4 dan 5
c. kiri karena jumlah koefisien pereaksi lebih b. 1 dan 3 D. 3 dan 4
besar
d. kanan karena ke arah eksoterm 14. PCl5 dapat terdekomposisi menjadi PCl3 dan Cl2.
o
e. kanan karena jumlah koefisien hasil reaksi Apabila pada suhu 250 C harga Kp untuk reaksi
lebih kecil tersebut adalah 2, dan PCl5 yang terdisosiasi
sebanyak 10%, maka tekanan total system
10. Terdapat reaksi : N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g), adalah…
Jika 0,4 mole N2 bereaksi dengan 0,4 H2 dalam a. 198 atm c. 100 atm e. 20 atm
ruang bervolume 1 L, dan pada saat setimbang b. 180 atm d. 50 atm
terdapat 0,2 moleNH3, dan Ptotal = 1.2 atm, maka
harga Kp sebesar… 15. Reaksi pemanasan 160 gram gas SO3 (Mr = 80)
a. 0.6 c. 1.2 e. 3.0 dalam wadah bervolume = 1 L adalah:
b. 0.8 d. 1.5 SO3(g) SO2(g) + ½ O2(g).
Jika dalam kesetimbangan perbandingan mol SO3
11. Harga Kc untuk reaksi: 2NH3(g) N2(g) + : O2 = 2 : 3, maka derajad disosiasi SO3 adalah…
o -2
3H2(g) pada 27 C adalah 4.5 x 10 . Jika R = a. ¼ c. ½ e. ¾
0.082 [Link]/[Link], maka harga Kp sebesar… b. 1/3 d. 2/3
a. 0.272 c. 27.2 e. 2720
b. 2.72 d. 272 16. Untuk kesetimbangan:
+ 2+ 3+
Ag (aq) + Fe (aq) Ag(s) + Fe (aq)
12. Di dalam suatu ruangan bervolume 5 L terdapat Jika pada suhu tetap, system ditambah larutan
4 mol hidrogen iodida, 0,5 mol iodine dan 0,5 mol AgNO3 maka menyebabkan….
3+
hydrogen pada saat setimbang. Harga Kc a. Berkurangnya konsentrasi Fe
+
pembentukan hidrogen iodide adalah…. b. Bertambahnya konsentrasi Ag
a. 46 c. 54 e. 64 c. Keseimbangan bergeser ke kanan
2+
b. 50 d. 60 d. Bertambahnya konsentrasi Fe
+
13. Diberikan beberapa reaksi : e. Berkurangnya konsentrasi Ag
1) 2H2(g) + O2(g) 2H2O(g)
2) 2N2O4(g) 2NO2(g)

SKL 6: Memahami reaksi oksidasi reduksi dan elektrokimia serta penerapannya dalam kehidupan
sehari-hari.

Indikator:
6.1 menyetarakan reaksi redoks
6.2 menjelaskan sel Volta dan perhitungannya
6.3 menjelaskan elektrolisis dan perhitungannya (hukum I dan 2 Faraday)
6.4 menjelaskan fenomena korosi

1. Menyetarakan reaksi redoks


Metode Setengah Reaksi Metode Bilangan Oksidasi
1. Tuliskan masing-masing reaksi oksidasi 1. Tentukan reaksi oksidasi dan reduksi dengan
dan reduksi dan setarakan jumlah unsur melihat perubahan bilangan oksidasi
yang mengalami perubahan bilangan 2. Samakan jumlah unsur/atom yang mengalami
oksidasi reaksi oksidasi maupun reaksi reduksi
2. Tambahkan satu molekul H2O pada : 3. Samakan jumlah elektron yang dilepaskan dan
a. suasana asam  bagian yang jumlah elektron yang diterima dengan
kekurangan satu atom O menambahkan koefisien
b. suasana basa  bagian yang 4. Samakan jumlah muatan ruas kiri dan ruas
kelebihan satu atom O kanan:
3. Setarakan atom H dengan a. If muatan ruas kiri < ruas kanan, tambahkan
+
menambahkan : H
a. suasana asam  ion H
+ b. If muatan ruas kiri > ruas kanan, tambahkan
-
b. suasana basa  ion OH
- OH
4. Setarakan jumlah muatan dengan 5. Samakan jumlah atom H di ruas kiri dan kanan
menambahkan elektron dengan menambahkan H2O

Halaman 29
5. Setarakan elektron masing-masing dan Contoh
jumlah
Contoh : Cl2 + IO3  IO4 + Cl (suasana 1. Fe + MnO4  Fe + Mn
- - -- 2+ - 3+ 2+

2. 5 Fe + MnO4  5Fe + Mn
2+ - 3+ 2+
basa)
1. oks : IO3  IO4
- -
3. Jumlah muatan ruas kiri = +9
red : Cl2  2Cl
-
Jumlah muatan ruas kanan = +17
5Fe + MnO4 + 8H  5Fe + Mn
2+ - + 3+ 2+
2. oks : IO3  IO4 + H2O
- -

red : Cl2  2Cl


-
4. Pada ruas kanan ditambahkan 4H2O
5. 5Fe + MnO4 + 8H  5Fe + Mn + 4H2O
2+ - + 3+ 2+
3. oks : IO3 + 2OH  IO4 + H2O
- - -

red : Cl2  2Cl


-

4. oks : IO3 + 2OH  IO4 + H2O + 2e


- - -

red : Cl2 + 2e  2Cl


-

5. Cl2 + IO3 + 2OH  2Cl + IO4 + H2O


- - - -

2. Sel Volta
Sel Volta Cara menghitung
0 0 0
Gambar E = E reduksi - E oksidasi. Penulisan notasi
sel: Anode|ion||ion|katode

Sel penghasil tegangan listrik


Katode (reduksi): electrode (+)
Anode (oksidasi): electrode (-)

Deret Volta

3. Elektrolisis
Sel Elektrolisis Cara menghitung
Gambar Sel yang butuh tegangan listrik Hukum 2 Faraday
Katode (reduksi): electrode (-) Berlaku untuk sel susunan
Anode (oksidasi): electrode (+) seri
Berlaku untuk sel tunggal G1 e1
Hukum 1 Faraday 
ei t eC G2 e2
G atau G  atau G1 = massa hasil elektrolisis
96500 96500 sel 1 (gram)
G  exF G2 = massa hasil elektrolisis
Dengan: G = massa hasil elektrolisis sel 2 (gram)
(gram) e1 = ekivalen electron 1
e = ekivalen electron e2 = ekivalen electron 2
(Ar/biloks logam)
i = arus listrik (A)
t = waktu (detik)
C = muatan listrik
(Coulomb)
F = muatan listrik Faraday

Aturan elektrolisis untuk larutan


Elektrode Inert/tidak mudah bereaksi: Pt, C, Au
Katode (reduksi kation senyawa yang Anode (oksidasi anion senyawa yang dielektrolisis)
2- -
dielektrolisis) 1. Ion sisa asam oksi (SO4 , NO3 , dll)
3+ 2+ +
1. Jika kation gol. IA, IIA, Al , Mn 2H2O  4H + O2 + 4e
- - - - - -
2H2O + 2e  2OH + H2 2. Ion halide (X = F , Cl , Br , I )
-
2. Ion logam lain (selain logam di no. 1) 2X  X2 + 2e
n+ -
M + ne  M 3. Ion OH
+ -
3. Ion H 4OH  2H2O + O2 + 2e
+
2H + 2e  H2
Elektrode Aktif/mudah bereaksi: selain Pt, C, Au
Halaman 30
Katode sama seperti di atas Electrode logam teroksidasi menjadi ion logamnya:
n+
M  M + ne

Aturan elektrolisis untuk lelehan


Elektrode Inert/tidak mudah bereaksi: Pt, C, Au
Katode (reduksi kation senyawa yang Anode (oksidasi anion senyawa yang dielektrolisis)
n-
dielektrolisis) Anion X dioksidasi menjadi X
n-
Ion logam lain (selain logam di no. 1) X  X + ne
n+
M + ne  M

4. Korosi
Korosi adalah kejadian teroksidasinya suatu logam yang dapat disebabkan oleh adanya oksigen dan air. Korosi
dapat dipercepat dengan penambahan asam, garam atau basa.

5. Latihan soal
1. Gas klor dapat dibuat melalui reaksi redoks: (UN b. 1, 1 dan 5 d. 2, 5 dan 2
2010)
aK2Cr2O7 + 14HCl  2KCl + bCrCl3 + cCl2 + 6. Proses pembuatan ammonia dengan persamaan
dH2O reaksi: (UN 2011)
setelah disetarakan, nilai a, b, c, dan d adalah… 8Al + 3NaNO3 + 5NaOH + 2H2O  8NaAlO2 +
a. 1, 2, 2, 7 c. 2, 1, 2, 7 e. 1, 2, 1, 7 3NH3
b. 1, 2, 3, 7 d. 2, 2, 3, 7 Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah…
a. Al c. NaAlO2 e. NaOH
2. Perhatikan gambar berikut: (UN 2010) b. NaNO3 d. NH3

7. Perhatikan gambar sel volta berikut: (UN 2011)

Penulisan diagram sel yang paling tepat dari


rangkaian tersebut adalah ....
+ 2+ 2+ +
A. Ag/Ag //Ni/Ni d. Ni/Ni //Ag /Ag
2+ + + 2+
B. Ni/Ni //Ag/Ag e. Ag /Ag//Ni/Ni
+ 2
C. Ag/Ag //Ni +/Ni Diagram sel yang tepat adalah…
3. Sebanyak 1 liter larutan CrCl3 dielektrolisis 3+ 2+ 3+ 2+
a. Al|Al ||Sn |Sn d. Al |Al||Sn|Sn
dengan arus 6 amper. Jika Ar Cr = 52 dan F = 2+ 3+ 2+ 3+
b. Sn |Sn || Al|Al e. Sn| Sn || Al |Al
96.500, maka waktu yang diperlukan untuk 2+ 3+
c. Sn |Sn ||Al |Al
mengendapkan logam krom sebanyak 3,88 gram
adalah….detik. (UN 2010) 8. Perhatikan bagan proses korosi dengan berbagai
kondisi berikut: (UN 2011)
a. d.

b. e.

c.

4. Berikut ini adalah gambar yang menunjukkan Proses korosi yang paling lambat pada gambar …
pecobaan tentang perkaratan: (UN 2010) a. 1 c. 4 e. 3
b. 2 d. 5

9. Data potensial reduksi: (UN 2011)


Cr + 3e  Cr E = - 0,71 V
3+ o

Ni + 2e  Ni E = - 0,25 V
2+ o

Paku yang paling cepat terkorosi pada nomor… Potensial sel untuk reaksi: 2Cr + 3NiCl2  3Ni +
a. 1 c. 4 e. 3 CrCl3 adalah…V.
b. 2 d. 5 a. + 0,96 c. – 0,46 e. + 0,46
b. + 0,67 d. – 0,96
5. Perhatikan proses pembuatan iodine berikut:
aNaIO3 + bNaHSO3  cNaHSO4+ 2Na2SO4 + 10. Gas klorin diperoleh dengan elektrolisis leburan
H2O + I2 NaCl. Sebelum NaCl dicairkan, maka
Harga a, b, dan c berurutan adalah…(UN 2011) dicampurkan sedikit NaF untuk menurunkan titik
o o
a. 1, 1 dan 3 c. 2, 5 dan 3 e. 1, 3 leburnya dari 800 C menjadi 600 C. Persamaan
dan 2

Halaman 31
+
reaksi yang terjadi adalah: Katoda (besi): 2Na + 17. Perhatikan persamaan reaksi yang terjadi pada
2e  2Na sel aki berikut ini! (UN 2013)
Anoda (karbon): 2Cl  Cl2 + 2e
- Pb(s) + aPbO2(s) + bH2SO4(aq) 2PbSO4(s) + c
Massa logam natrium (Ar = 23) yang dihasilkan H2O(l)
setelah 50 menit elektrolisis dengan arus listrik Harga koefisien a,b, dan c berturut-turut
15 amper adalah…gram. (UN 2011) adalah....
a. 1, 1, dan 2 c. 1, 2, dan 1 e. 1, 2, dan 2
a. G = d. G =
b. 2, 1, dan 1 d. 2, 2, dan 1

b. G = e. G = 18. Beberapa data harga potensial reduksi standar


o
(E ) berikut: (UN 2013)
+ o 2+ o
Ag /Ag E = + 0,80 V Ni /Ag E = - 0,25
c. G = V
2+ o 2+ o
Pb /Ag E = - 0,14 V Fe /Ag E = - 0,44
V
11. Cara yang paling tepat untuk mencegah korosi Reaksi yang dapat berlangsung spontan
pada bagian dalam mesin mobil adalah…(UN adalah…
+ 2+ + 2+
2012, 2014) a. Ag|Ag ||Fe |Fe d. Ag|Ag ||Ni |Ni
2+ 2+ 2+ 2+
a. Dicat d. dioles dengan oli b. Ni|Ni ||Fe |Fe e. Ni|Ni ||Pb Pb
+ 2+
b. Dibuat paduan logam e. proteksi katodik c. Ag|Ag ||Pb |Pb
c. Dihubungkann dengan Mg 19. Proses elektrolisis lelehan NaCl dengan
elektroda karbon, digunakan arus sebesar 10
12. Pada penyepuhan logam besi dengan perak, ampere selama 30 menit. Massa logam natrium
dilakukan elektrolisis selama 2 jam dengan arus yang diperoleh adalah...(Ar: Na = 23, Cl = 35,5)
10 A. Jika larutan yang digunakan AgNO3 (Ar Ag (UN 2013)
= 108) maka, massa perak yang mengendap
adalah….gram. (UN 2012)
a. d.

b. e.

20. Berikut ini adalah percobaan tentang korosi besi :


c.
(UN 2013)
Informasi untuk nomor 13 dan 14. Perhatikan
data persamaan reaksi berikut:
2+ o
Mg + 2e  Mg E = - 2,38 V
2+ o
Cu + 2e  Cu E = + 0,34 V
o
13. Harga E persamaan reaksi adalah…(UN 2012)
a. + 2,72 V c. + 2,04 V e. – 2,72 V
b. + 2,64 V d. – 2,04 V
Proses korosi yang paling lambat terjadi pada
14. Notasi sel yang dapat berlangsung adalah…(UN gambar nomor...
2012) a. (5) c. (4) . (3)
2+ 2+ 2+ 2+ b. (2) d. (1)
a. Mg|Mg ||Cu|Cu d. Mg|Mg ||Cu |Cu
2+ 2+ 2+ 2+
b. Cu|Cu ||Mg |Mg e. Mg |Mg||Cu |Cu
2+ 2+
c. Cu |Cu||Mg |Mg 21. Terdapat reaksi: Br2 + 2 NaOH  NaBr + NaBrO
+ H2O. zat yang mengalami autoredoks
- - - mengalami perubahan bilangan oksidasi...(UN
15. Untuk reaksi redoks: aCl2 + bOH  cCl + ClO3
+ dH2O 2014)
Harga a, b, c dan d berurutan adalah…(UN a. bromin dari -1 menjadi -2 dan 0
2012) b. bromin dari 0 menjadi +1 dan -1
a. 3, 6, 5 dan 3 c. 3, 6, 5 dan 2 e. 3, 5, 6 dan c. bromin dari 0 menjadi -2 dan +1
2 d. natrium dari +1 menjadi -1 dan 0
b. 3, 5, 6 dan 3 d. 3, 6, 5 dan 1 e. oksigen dari -2 menjadi -3 dan -1

16. Perhatikan persamaan reaksi berikut: (UN 2013) 22. Perhatikan data berikut: (UN 2014)
- - 2+ 2+ o
1. IO3  IO4 3. Zn + 2e  Zn Mg |Mg E = -2,37 V
2+ - 2+ o
2. Ca  Ca + 2e 4. NO3  NO Pb |Pb E = -0,13 V
2+ o
Persamaan reaksi oksidasi terdapat pada Cu |Cu E = = +0,34 V
2+ o
nomor.... Mn |Mn E = -1,18 V
a. (1) dan (2) c. (1) dan (3) e. (2) dan Reaksi spontan terdapat pada:
2+ 2+
(3) a. Cu|Cu ||Mg |Mg
2+ 2+
b. (2) dan (4) d. (3) dan (4) b. Mn|Mn ||Mg |Mg
2+ 2+
c. Mg|Mg ||Pb |Pb
2+ 2+
d. Pb|Pb ||Mn |Mn
Halaman 32
2+ 2+
e. Cu|Cu ||Pb |Pb
25. Diketahui beberapa reaksi setengah sel:
- o
23. Fluorin dapat diperoleh dari elektrolisis leburan Br2 + 2e → 2Br E = 1, 087 V
- - o
KHF2 menurut: HF2 HF + ½ F2 + e. untuk I2 + 2e → 2I E = 0, 535 V
- + 2+ o
menghasilkan gas fluorin sebanyak 2,24 L (STP) MnO4 + 8H +5e →Mn + 4H2O E = 1,491 V
2- + 3+ o
muatan listrik yang diperlukan adalah..(1F = Cr2O7 +14H +6e→ 2Cr + 7H2O E = 1,330 V
96.500C) (UN 2014) 1. Bromine dapat dioksidasi oleh iodide
a. 96.500 C d. 965 C 2. Ion dikromat tidak dapat mengoksidasi ion
b. 19.300 C e. 482,5 C iodide dalam suasana netral
c. 1930 C 3. Ion dikromat dapat mengoksidasi ion
permanganate
24. Pada elektrolisis larutan MSO4 memakai 4. Ion dikromat dapat mengoksidasi bromine
elektroda Pt dapat dihasilkan 1,035 g logam M. dalam suasana asam
Larutan hasil elektrolisis dititrasi dengan Pernyataan yang benar adalah...
memerlukan KOH 0,2M sebanyak 50 mL. Maka a. 1,2 dan 3 d. 4 saja
Ar dari unsur M adalah.... b. 1 dan 3 e. 1, 2, 3 dan 4
a. 103,5 c. 118 e. 20,7 c. 2 dan 4
b. 207 d. 63

SKL 7: Mendeskripsikan unsur-unsur penting, terdapatnya di alam, pembuatan dan kegunaannya.

Indikator:
7.1 menjelaskan kelimpahan unsur golongan alkali,alkali tanah, halogen, gas mulia, periode 4 dan periode 3
7.2 menjelaskan cara mendapatkan unsur golongan alkali,alkali tanah, halogen, gas mulia, periode 4 dan
periode 3
7.3 menjelaskan kegunaan unsur golongan alkali,alkali tanah, halogen, gas mulia, periode 4 dan periode 3
7.4 menjelaskan reaksi unsur golongan alkali,alkali tanah, halogen, gas mulia, periode 4 dan periode 3

Latihan soal
1. Tabel berikut berisi data tentang batuan dan Nama proses yang paling tepat untuk pembuatan
unsure yang dikandungnya: (UN 2010) unsure krom adalah…
No. Nama Batuan Kandungan a. 1 c. 3 e. 5
Unsur b. 2 d. 4
1 Magnesit Kalsium
2 Pirolusit Mangan 4. Perhatikan data nama unsure dan kegunaannya
3 Siderite Nikel berikut: (UN 2010)
4 Kalkosit Tembaga No. Nama Kegunaan
5 Kuarsa Seng unsur
Pasangan data yang benar adalah… 1 Klorin Campuran pemadam
a. 1 dan 2 c. 3 dan 4 e. 2 dan 4 kebakaran
b. 2 dan 3 d. 4 dan 5 2 Kalsium Bahan kembang api
3 Kalium Pupuk
2. Tabel berikut berisi data sifat fisik dan kimia 4 Belerang Fotografi
unsure tidak dikenal: (UN 2010) 5 Fosfor Korek api
Sifat\unsur K L M Pasangan data yang benar adalah…
Wujud pada suhu Padat Gas Padat a. 1 dan 2 c. 3 dan 4 e. 2 dan 4
kamar b. 1 dan 3 d. 3 dan 5
Asam/basa Basa Asam Amfoter
Potensial reduksi -2,71 +1,36 -1,66 5. Sebanyak 20 gram kalsium oksida dilarutkan ke
(Volt) dalam 500 mL air. 20 mL larutan ini ditotrasi
Keelektronegatifan 1,0 2,9 1,5 dengan HCl 0,8 M. Data hasil titrasinya adalah:
Urutan ketiga unsure tersebut berdasarkan (UN 2011)
kenaikan nomor atomnya adalah… Titrasi ke- 1 2 3
a. K – L – M c. L – M – K e. L – K – M Volume HCl (mL) 24 25 26
b. K – M – L d. M – K – L (Ar Ca = 40, O = 16)
Kadar kalsium oksida dalam larutan adalah…
3. Berikut beberapa proses pengolahan logam. (UN a. 25% c. 60% e. 55%
2010) b. 35% d. 70%
1. Goldscmidt 4. Down
2. Hall-Heroult 5. pemanggangan 6. Berikut ini tabel unsure, mineral dan kegunaan:
3. Bassemer (UN 2011)

Halaman 33
No. Unsure Mineral Kegunaan
1 Barium Witerit
Penyamak kulit 12. Berikut ini beberapa sifat unsur: (UN 2013)
Kembang api (1) Reduktor kuat;
2 Stronsium Pirit (2) Mudah membentuk ion dengan muatan -1;
(merah)
3 Magnesium Karnalit Antasida (3) Bereaksi dengan membentuk basa kuat;
Zat aktif (4) Umumnya berwujud gas.
4 Mangan Pirolusit Sifat unsur golongan alkali terdapat pada
(baterai)
Campuran nomor....
5 kalsium Dolomite a. (1) dan (2) c. (1) dan (3) e. (2) dan (3)
asbes
Pasangan data yang benar adalah… b. (2) dan (4) d. (3) dan (4)
a. 1 dan 2 c. 3 dan 4 e. 2 dan 4
b. 2 dan 3 d. 4 dan 5 13. Perhatikan beberapa sifat zat berikut! (UN 2013)
(1) Mudah meleleh;
Informasi berikut digunakan untuk menjawab soal (2) Memiliki inti yang tidak stabil;
nomor 7 dan 8 (3) Memiliki energi ionisasi yang tinggi;
(4) Dapat mengalami peluruhan.
o
Persamaan reaksi berikut ini terjadi pada suhu 1300 C Sifat zat radioaktif terdapat pada nomor....
dalam tanur listrik a. (1) dan (2) c. (1) dan (4) e. (2) dan (3)
2Ca(PO4)3 + 6SiO2  6CaSiO3 + P4O10 b. (2) dan (4) d. (3) dan (4)
P4O10 + 10C  P4 + 10CO
Uap unsure yang terbentuk dipadatkan melalui 14. Beberapa senyawa berikut mengandung unsur
kondensasi untuk menghindari reaksi dengan oksigen
di udara. Unsure tersebut disimpan di dalam air.
golongan alkali tanah: (UN 2013)
(1) MgCO3 (4) SrSO4
(2) BaSO4 (5) CaO
7. Nama proses pembuatan unsure tersebut (3) MgSO4
adalah…(UN 2011) Senyawa yang dimanfaatkan untuk bahan
a. Deacon c. Down e. Wohler bangunan terdapat pada nomor....
b. Tanur tiup d. Frash a. (1) c. (2) e. (3)
b. (4) d. (5)
8. Sifat unsure yang dihasilkan dari proses tersebut
adalah… (UN 2011) 15. Berikut ini beberapa proses pengolahan logam:
a. Tidak beracun d. tidak larut dalam (UN 2013)
CS2 (1) Down; (4) Wohler;
b. Bersinar dalam gelap e. Kurang reaktif (2) Tanur tiup; (5) Hall-Heroult.
c. Menyublim tanpa meleleh pada 420 C
o (3) Ekstraksi;
Pengolahan besi menggunakan proses yang
9. Pada persamaan reaksi inti: . ditunjukkan oleh nomor....
a. (1) c. (2) e. (3)
Partikel y yang paling tepat adalah…(UN 2012)
b. (4) d. (5)
a. c. e.
b. d. 16. Berikut senyawa yang mengandung unsur
golongan IA dan IIA: (UN 2014)
10. Berikut ini table berisi nama unsure dan proses 1. NaCl 4. CaOCl2
pembutan: (UN 2012) 2. KClO3 5. BaCO3
No Unsur Nama Proses 3. Na2CO3 6. CaC2
1 Belerang Dow Senyawa yang digunakan untuk melelehkan salju
2 Natrium Frash di jalanan dan bahan pembuat korek api adalah...
3 Aluminium Hall-Heroult a. 1 dan 2 c. 2 dan 4 e. 5 dan 6
4 Besi Tanur tiup b. 2 dan 3 d. 4 dan 5
Pasangan data yang keduanya berhubungan
dengan tepat adalah… 17. Sifat-sifat suatu senyawa sebagai berikut: (UN
a. 1 dan 2 c. 1 dan 4 e. 3 dan 4 2014)
b. 1 dan 3 d. 2 dan 4 1. titik didih tinggi
2. senyawanya berwarna
11. Berikut manfaat senyawa/unsure dalam 3. membentuk ion kompleks
kehidupan sehari-hari: (UN 2012) 4. menghantarkan listrik
1. Menjernihkan air Contoh senyawa yang memiliki sifat tersebut
2. Membuat pupuk adalah...
3. Membuat kain a. CuSO4 c. MgSO4 e. CaSO4
4. Antiseptic b. SrSO4 d. Na2SO4
5. Bahan pembersih lantai
Kegunaan fosfat/senyawanya terdapat pada 18. Suatu unsur dapat dibuat dari reaksi:
nomor… 2Ca3(PO4)2(s) + 6SiO2(s) + 10C(s)  6CaSiO3(s)
a. 1 dan 2 c. 2 dan 3 e. 3 dan 4 + 10C(s) + P4(g). reaksi ini dilakukan pada suhu
o
b. 1 dan 5 d. 2 dan 5 1500 C, dipanaskan dengan kokas dan pasir.
Halaman 34
Nama proses pembuatan unsur tersebut tiga pada tabel sistem periodic dari kiri ke kanan
adalah...(UN 2014) adalah….
a. Goldschmidt d. Frash a. A, B, E, D, C c. D, E, B, A, C e. E, D, A, B, C
b. Deacon e. Down b. C, D, E, B, A d. C, A, B, E, D
c. Wohler
Data untuk soal nomor 24-25
19. Beberapa sifat unsur berikut: (UN 2014) Pembuatan asam sulfat dapat dilakukan dengan
1. membentuk senyawa berwarna cara berikut:
2. menghitamkan plat SO2 + NO2  SO3 + NO
3. memiliki titik didih tinggi 2NO + O2  2NO2
4. memancarkan partikel alfa SO3 + H2O  H2SO4
Sifat unsur radioaktif adalah... 24. Nama proses tersebut adalah…
a. 1 dan 2 c. 1 dan 3 e. 3 dan 4 a. Wohler c. bilik timbale e. Down
b. 2 dan 3 d. 2 dan 4 b. Kontak d. Frash

20. Reaksi-reaksi unsur halogen berikut, manakah 25. Manfaat sennyawa yang dihasilkan adalah…
yang tidak dapat terjadi? a. Antiseptic d. katalis reaksi nitrasi
a. KCl(aq) + Br2(g) d. KI(aq) + Cl2(g) b. Pemutih pakaian e. kerangka kapal
b. KI(aq) + Br2(g) e. KCl(aq) + F2(g) c. Pembuat kabel
c. KBr(aq) + Cl2(g)
26. Diketahui senyawa-senyawa :
21. Pembakaran pita magnesium (Mg) di udara 1. kriolit 3. bauksit
terbuka selain menghasilkan magnesium oksida 2. kaporit 4. kalkopirit
(MgO) juga akan menghasilkan senyawa lain. pasangan senyawa yang mengandung
Senyawa lain tersebut dapat diidentifikasi dengan aluminium adalah …
cara mendekatkan kertas lakmus merah di dekat a. 1 dan 3 c. 2 dan 4 e. 1 dan
larutan yang dihasilkan dari pelarutan abu 4
pembakaran di dalam air. Ternyata, warna kertas b. 3 dan 4 d. 2 dan 3
lakmus yang dibasahi dengan air berubah dari
merah menjadi biru. Dengan demikian, dapat 27. Perhatikan gambar pengolahan bijih besi berikut
disimpulkan bahwa senyawa tersebut adalah…. ini:
a. Magnesium hidrogen karbonat [Mg(HCO3)2] Berdasarkan gambar di samping,
0
b. Magnesium hidroksida[Mg(OH)2] pada suhu 1000 C terjadi reaksi
c. Magnesium karbonat [MgCO3] yang penting, yaitu….
d. Magnesium sianida [Mg(CN)2] a. CO(g) + O2(g)  CO2(g)
e. Magnesium nitrida [Mg3N2] b. CO2(g) + C(s)  2 CO(g)
c. CaO(s) + CO2(g)  CaCO3(s)
22. X, Y dan Z adalah unsur-unsur periode tiga. d. FeO(s) + CO(g)  Fe(s) + CO2(g)
Oksida dari X dalam air memiliki pH < 7, tetapi e. 3 Fe2O3(s) + CO(g)  2 Fe3O4(s) +
unsur Y bereaksi dengan air menghasilkan gas CO2(g)
hidrogen. Sedangkan Z bereaksi dengan asam
maupun basa. Susunan unsur-unsur tersebut
dari kiri ke kanan di dalam table periodik unsur 28. Diberikan data konfigurasi elektron beberapa
adalah…. unsur sebagai berikut:
1 2 8 2
a. X-Z-Y c. Y-X-Z e. X-Z-Y 1. A : [Ar] 3d 4s 2. B : [Ar] 3d 4s
6 2 10 1
b. Z-X-Y d. Y-Z-X 3. C : [Ar] 3d 4s 4. D : [Ar] 3d 4s
10 2
5. E : [Ar] 3d 4s
23. Jika unsur A lebih reduktor dari unsur B, unsur B Berdasarkan data konfigurasi elektron di atas,
lebih reduktor dari unsur E, unsur E lebih unsur yang bersifat diamagnetik adalah….
reduktor dari unsur D, dan unsur C merupakan a. 1 dan 2 c. 2 dan 3 e. 2 dan 5
oksidator paling kuat, maka urutan unsur periode b. 3 dan 4 d. 4 dan 5

SKL 8: Mendeskripsikan senyawa organik, gugus fungsi dan reaksinya, benzena, dan turunannya, dan makromolekul

Indikator:
8.1 memberi nama struktur senyawa alkana dan turunan alkana
8.2 menjelaskan dan menuliskan jenis-jenis isomer
8.3 menjelaskan pengenalan turunan alkana
8.4 menjelaskan reaksi kimia pada alkana dan turunan alkana
8.5 menjelaskan benzena, turunan, kegunaan dan reaksinya
8.6 menjelaskan macam, pembentukan dan kegunaan polimer
8.7 mengidentifikasi karbohidrat, kegunaan dan dan sifatnya
Halaman 35
8.8 mengidentifikasi protein, kegunaan dan sifatnya

Latihan Soal
1. Tabel berikut merupakan data hasil pembakaran 7. Beberapa kegunaan senyawa turunan benzene:
100 gram bahan bakar yang berbeda berikut (UN 2010)
jumlah CO yang dihasilkan: (UN 2010) 1. Pengawet makanan 4. Obat-obatan
Bahan bakar Volume CO (mL) 2. Desinfektan 5. Minyak wangi
P 10 3. Antioksidan
Q 20
R 2 Kegunaan dari senyawa:
S 5 adalah…(UN 2010)
T 8 a. 1 c. 4 e. 3
Bahan bakar yang memiliki bilangan oktan paling b. 2 d. 5
besar adalah…
a. T c. Q e. R 8. Berikut ini diberikan beberapa monomer dan
b. S d. P polimer yang dibentuknya: (UN 2010)
No. Monomer Polimer
2. Dietil eter atau etoksi etana dapat digunakan 1 Vinilklorida PVC
sebagai obat bius. Adapun gugus fungsi yang 2 Stirena Polistirena
dimiliki adalah…(UN 2010) 3 Etena Polietillena
4 Asam amino Protein
5 Glukosa Amilum
Pasangan yang terbentuk melalui proses adisi
adalah…
a. 1 dan 4 c. 3 dan 4 e. 2 dan 4
b. 1 dan 3 d. 3 dan 5
Informasi berikut digunakan untuk mengerjakan
soal nomor 3 dan 4. 9. Data percobaan uji protein beberapa bahan
Perhatikan persamaan reaksi senyawa karbon makanan sebagai berikut: (UN 2010)
berikut: Bahan Pereaksi/perubahan warna
makana Xantoprote Timbale(II)
Biuret
n at asetat
3. Jenis reaksi tersebut adalah…(UN 2010) K Ungu Jingga Coklat
a. Adisi c. Esterifikasi e. hitam
Eliminasi L Biru Kuning Coklat
b. Oksidasi d. Hidrolisis muda hitam
M Ungu Jingga Coklat
4. Nama senyawa yang dihasilkan selain etanol hitam
adalah…(UN 2010) N Ungu Kuning Tak
a. Asam etanoat d. propanol berubah
b. Etanol e. propanal O Biru Tak Tak
c. Asam propanoat muda berubah berubah
Bahan makanan yang berprotein yang
5. Rumus struktur yang merupakan isomer posisi mengandung inti benzene dan unsure belerang
dari 1 – butanol adalah…(UN 2010) adalah…
a. CH3 – CH2 – CH(OH) – CH3 a. K dan L c. M dan N e. K dan M
b. CH3 – CH2 – CH2– CH2OH b. L dan N d. L dan O
c. CH3 – CH(CH3) – CH2OH
d. CH3 – CH2 – O – CH2 – CH3 10. Beberapa kegunaan makanan di dalam tubuh
e. CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 antara lain: (UN 2010)
1. Sumber energy utama
6. Nama senyawa turunan benzene berikut 2. Cadangan makanan
adalah….(UN 2010) 3. Penyusun struktur tubuh
4. Pelarut vitamin
5. Pembangun sel yang rusak
Kegunaan protein adalah…
a. 1 dan 2 c. 2 dan 4 e. 2 dan 3
b. 1 dan 3 d. 3 dan 5
a. 4 – hidroksi – 2,4 – dimetiltoluena
11. Perhatikan data hasil identifikasi senyawa
b. 4 – kloro – 3,5 – dimetilfenol
C3H6O berikut: (UN 2011)
c. 3,5 – dimetil – 4 – klorofenol
1. Jika direaksikan dengan oksidator lemah
d. 3,5 – dimetil – 4 – hidroksitoluena
menghasilkan asam karboksilat
e. 2,4 – dimetil – 3 – klorofenol

Halaman 36
2. Menghasilkan endapan merah bata dengan berubah
pereaksi Fehling Biru Tak
Gugus fungsi yang terdapat dalam senyawa O Tak berubah
muda berubah
tersebut adalah… Bahan makanan berprotein yang mengandung
inti benzene dan belerang adalah…
a. K dan L c. M dan N e. K dan M
b. L dan N d. L dan O

17. Perhatikan data tentang polimer berikut ini: (UN


2011)
12. Berikut ini beberapa kegunaan senyawa karbon: N Polimer Monomer Kegunaan Pembua
(UN 2011) o tan
1. Bahan bakar 3. Bumbu masakan 1 Teflon Tetrafluoro Alat Konden
2. Minuman berkhasiat 4. Pelarut cat kuku etilena masak sasi
Kegunaan asam asetat adalah… 2 PVC Vinilklorida Pipa air Adisi
a. 1 dan 2 c. 2 dan 4 e. 2 dan 3 3 Protein Glukosa Pemanis Konden
b. 1 dan 4 d. 3 dan 4 sasi
4 Neopren Propena Serat Adisi
Informasi berikut digunakan untuk menjawab e sintesis
soal 13 dan 14: 5 Karet Isoprene Ban mobil Adisi
1. CH2 = CHCl + HCl  CH3 – CHCl2 alam
2. C2H5 – CHO + 2CuO  C2H5 – COOH + Pasangan data yang benar adalah…
Cu2O a. 1 dan 3 c. 3 dan 4 e. 2 dan 5
b. 2 dan 3 d. 4 dan 5
13. Jenis reaksi dari kedua persamaan reaksi
tersebut secara berurutan adalah…(UN 2011) 18. Data yang berhubungan dengan tepat
a. Substitusi dan adisi d. adisi dan adalah…(UN 2012)
reduksi Bahan Jenis
b. Substitusi dan reduksi e. adisi dan maka karbohi Hasil identifikasi
oksidasi nan drat
c. Substitusi dan oksidasi Tidak bereaksi dengan
A Sukrosa
Fehling
14. Pereaksi pada persamaan ke dua merupaka Diperoleh dari hidrolisis
isomer fungsional dengan senyawa…(UN 2011) B
Selulos
amilum dengan bantuan
a. C2H5 – CH2OH d. CH3 – CH(CH3) – a
enzim
OH Hasil tes Fehling
b. CH3 – CO – CH3 e. CH3 – CO – O CH3 C Glukosa
menghasilkan warna biru
c. CH3 – O – CH2 – CH3
Galakto Tidak terbentuk warna
D
sa merah-ungu saat uji Molisch
15. Perhatikan tabel rumus struktur senyawa
Tidak terjadi perubahan
benzene dan kegunaannya berikut: (UN 2011)
E Amilum warna sat direaksikan dengan
No. Senyawa Kegunaan iodin
1 C6H5 – OH Desinfektan
2 C6H5 – CHO Zat warna 19. Kegunaan dan nama polimer yang tepat
3 C6H5 – NH2 Pengawet adalah…(UN 2012)
4 C6H5 – CH3 Bahan baku plastic Polimer Kegunaan dalam
5 C6H5 – Obat industri
COONa A Protein Sutra
Pasangan data yang tepat adalah… B Amilum Karet
a. 1 c. 4 e. 3 C Polistirena Tas
b. 2 d. 5
D Polietilena Pakaian
E Polyester Sepatu
16. Data percobaan uji protein beberapa bahan
makanan sebagai berikut: (UN 2011)
20. Berikut ini kegunaan senyawa benzene: (UN
Pereaksi yang digunakan
Bahan 2012)
Timabal(II) 1. Pembuat deterjen 4. Pengawet
makanan Biuret Xantoproteat
asetat
makanan
Coklat 2. Bahan baku fenol 5. Pembasmi
K Ungu Jingga
kehitaman kuman
Biru Coklat 3. Bahan baku plastic
L Kuning
muda kehitaman Kegunaan dari asam benzoate…
Coklat a. 1 dan 2 c. 1 dan 3 e. 4 dan 5
M Ungu Jingga
kehitaman b. 2 dan 3 d. 2 dan 4
N Ungu Kuning Tak
Halaman 37
21. Diketahui reaksi senyawa benzene: (UN 2012) (1) C3H7Cl + NH3  C3H7NH2 + HCl
(2) CH2= CH2+ H2O  CH3 – CH2OH
Jenis reaksi yang terjadi pada persamaan reaksi
Jenis reaksi dan nama hasil reaksi turunan tersebut berturut-turut adalah....
benzene tersebut adalah… a. adisi dan substitusi d. adisi dan
a. Sulfonasi, aniline d. Alkilasi, eliminasi
toluene b. substitusi dan adisi e. substitusi dan
b. Nitrasi, nitrobenzene e. Oksidasi, toluene eliminasi
c. Nitrasi, asam benzoate c. eliminasi dan adisi

22. Senyawa karbon dengan rumus kimia CH2O 28. Beberapa kegunaan senyawa karbon sebagai:
mempunyai gugus fungsi dan kegunaan…(UN (UN 2013)
2012) (1) Pemberi aroma; (4) pelarut
A –O– Obat bius (2) Pengawet preparat; (5) pembersih cat
B – OH Bahan bakar kuku
(3) Bahan bakar;
C – COH Pengawet preparat biologi
Kegunaan dari aseton terdapat pada nomor ....
D – CO – Pelarut organik
a. (1) dan (2) c. (1) dan (3) e. (2) dan (3)
E – COOH Asam cuka
b. (3) dan (4) d. (4) dan (5)
23. Hasil reaksi identifikasi senyawa rumus molekul 29. Suatu senyawa dengan rumus umum CnH2nO
C4H10O: (UN 2012) dapat dioksidasi menjadi asam karboksilat dan
1. Dioksidasi menghasilkan zat yang dapat membentuk endapan merah bata jika direaksikan
memerahkan lakmus biru dengan pereaksi Fehling. Senyawa tersebut
2. Dapat bereaksi dengan logam natrium memiliki gugus fungsi.... (UN 2013)
Gugus fungsi senyawa karbon tersebut adalah… a. – O – c. – OH e. – CHO
b. – COOH d. – CO –

30. Berikut tabel yang berisi data polimer, monomer,


proses pembentukan, dan kegunaannya: (UN
2013)
N Polimer Monomer Pembuata Keguna
Informasi untuk soal nomor 24 dan 25:
o n an
Perhatikan rumus struktur senyawa karbon
berikut: 1 Teflon Tetrafluo Adisi Pelapis
roetilena panci
2 Amilum Propena Kondensa Adonan
si kue
3 PVC Vinil klorida Adisi Plastic
4 Karet Etena Kondensa Ban
24. Jumlah isomer posisi pada struktur 1 alam si
adalah…(UN 2012) 5 protein isoprena Kondensa Serat
a. 1 c. 3 e. 5 si sintesis
b. 2 d. 4 Pasangan data yang keempatnya berhubungan
secara tepat adalah....
25. Nama IUPAC dari struktur di atas adalah…(UN a. (1) dan (2) c. (1) dan (3) e. (2) dan
2012) (3)
a. 2-butanol dan 3-butena b. (3) dan (5) d. (4) dan (5)
b. 2-butanon dan 2-butena
c. 2-butanol dan 1-butena 31. Pasangan data yang berhubungan dengan tepat
d. 2-butanon dan 2-butuna adalah.... (UN 2013-2014)
e. 2-butanon dan 1-butena Bahan Karbohidrat Hasil identifikasi
makanan
26. Berikut ini beberapa senyawa turunan benzena A Glukosa Uji Fehling
yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan: (UN menghasilkan ester dan
2013) Cu2O
(1) Asam benzoate (3) fenol
B Galaktosa Tidak terbentuk
(2) Anilina (4) stirena
endapan merah-ungu
Senyawa yang digunakan untuk pengawet
saat uji Molisch
makanan dan desinfektan berturut-turut terdapat
C Amilum Hasil uji Fehling
pada nomor....
menghasilkan Cu2O
a. (1) dan (3) c. (1) dan (4) e. (2) dan (3)
D Selulosa Diperoleh dari hidrolisis
b. (2) dan (4) d. (3) dan (4)
amilum dengan enzim
27. Berikut persamaan reaksi senyawa karbon: (UN E Sukrosa Direaksikan dengan
2013) Fehling tidak

Halaman 38
menghasilkan Cu2O

32. Perhatikan kegunaan bahan makanan dalam


tubuh! (UN 2013)
(1) Biokatalis (3) Zat pembangun
(2) Sumber energi primer (4) Pelarut vitamin
Fungsi dari protein ditunjukkan pada nomor.... Nama polimer dan kegunaanya adalah...
a. (1) dan (4) c. (1) dan (3) e. (2) dan a. orlon, kaos kaki d. nilon, karpet plastik
(3) b. bakolit, alat listrik e. dakron, serat tekstil
b. (2) dan (4) d. (3) dan (4) c. PVC, pipa air

33. Hasil polimer dari 38. Senyawa 3-metil-2-pentena jika direaksikan


dengan asam bromida akan menghasilkan...(UN
2014)

adalah...(UN 2014)

34. Pernyataan berikut merupakan kegunaan


makromolekul dalam tubuh: (UN 2014)
1. sumber energi utama 4. biokatalisis
2. cadangan energi 5. Penyeimbang 39. Nama struktur berikut adalah...(UN 2014)
3. pembentuk antibodi
Kegunaan protein adalah...
a. 1 dan 2 c. 2 dan 5 e. 3 dan 5
b. 1 dan 3 d. 3 dan 4
a. 3-pentanol d. pentanon
35. Suatu senyawa karbon dengan rimus molekul b. 2-pentanol e. pentanal
C3H8O dapat bereaksi dengan logam natrium c. 2-metil-3-butanol
membentuk gas hidrogen. Gugus fungsi tersebut 40. Titik didih tertinggi terdapat pada...
adalah...(UN 2014)
a. – O – c. – OH e. – CHO
b. – COOH d. – CO –

36. Perhatikan data berikut: (UN 2014)

Data yang benar adalah...


a. 1 dan 2 c. 2 dan 5 e. 3 dan 5
b. 1 dan 3 d. 3 dan 4
41. Perhatikan karakter senyawa organik berikut:
37. Rumus suatu polimer adalah...(UN 2014) (UN 2014)
1. titik didih dan titik leleh tinggi

Halaman 39
2. ikatannya kovalen
3. ditemukan dalam garam ineral
4. pembakaran menghasilkan H2O dan CO2
5. ikatan ionik
Sifat organik ditunjukkan oleh..
a. 1 dan 2 c. 2 dan 3 e. 2 dan 5
b. 1 dan 3 d. 2 dan 4

42. Berikut kegunaan senyawa benzena (UN 2014)


1. pembuat anilin
2. pengawet kayu
3. pembuat semir sepatu
4. pegawet makanan
5. bahan baku peledak
Kegunaan nitrobenzena adalah...
a. 1 dan 2 c. 3 dan 4 e. 4 dan 5
b. 1 dan 3 d. 3 dan 5

Halaman 40
Ujian Nasional Kimia Tahun 2017

1. Perhatikan gambar diagram percobaan Thompson: Pernyataan yang tepat untuk kedua unsur tersebut
untuk mencapai kestabilan adalah ....
-
A. Ion X lebih stabil daripada atom X
-
B. Ion Y lebih stabil daripada atom Y
C. Y lebih mudah melepas elektron daripada X
D. X lebih bersifat non logam daripada Y
E. X lebih mudah menarik elektron daripada Y

5. Pasangan senyawa dari unsur: 6K, 8L, 15M, 17Q dan


Berdasarkan diagram tersebut, pernyataan yang 9R memenuhi kaidah oktet, kecuali ....
tepat tentang sinar katoda adalah .... A. KL2 dan KQ4 d. KQ4 dan Q2L
a. Sinar katoda yang dihasilkan tergantung zatnya B. MQ5 dan KL e. MQ3 dan KR4
b. Sinar katoda dibelokkan ke plat logam positif C. KQ4 dan KL2
c. Sinar katoda bergerak dari S ke R
-19
d. Muatan elektron 1,6 x10 Coulomb 6. Perhatikan data hasil percobaan berikut:
e. Sinar katoda tidak dapat dibelokkan medan Zat Titik Kelarutan Daya hantar
magnet leleh di air Padatan Lelehan
o
( C)
2. Massa rata-rata satu atom unsur Q adalah 2,654 x V 1.070 Tidak √ √
-23
10 gram dan massa satu atom karbon (C-12) X -6 Tidak - -
-23
adalah 1,993 x 10 gram. Massa atom relatif (Ar) Q √ : Menghantarkan
adalah .... - : Tidak menghantarkan
Jenis ikatan yang terdapat pada zat V dan X secara
berurutan adalah ....
A. Ikatan logam dan ikatan ion
B. Ikatan logam dan kovalen polar
C. Ikatan kovalen polar dan kovalen non polar
D. Ikatan logam dan kovalen non polar
E. Ikatan ion dan kovalen non polar

7. Gambar struktur Lewis untuk SO2 (16S dan 8O)


adalah ....

3. Diagram susunan partikel dari unsur A dan unsur B


adalah sebagai berikut:

8. Diketahui konfigurasi dua unsur sebagai berikut:


2 5
D: [He] 2s 2p
2 3
E: [Ne] 3s 3p
Rumus kimia dan bentuk molekul yang terbentuk
jika kedua unsur berikatan adalah ....
Berdasarkan diagram di atas, notasi unsur A dan A. ED, linear
unsur B yang benar adalah .... B. ED5, triginal bipiramida
A. dan C. E2D, linear
B. dan D. ED2, planar bentuk V
C. dan E. E4D, tetrahedral
D. dan
E. dan 9. Diberikan data persamaan reaksi redoks sebagai
berikut:
1. MnO4  MnO4
- 2-
4. Perhatikan data afinitas elektron berikut:
Unsur Afinitas elektron 2. SO2  SO3
X 240 kJ/mol 3. C2H4  C2H6
Y -349 kJ/mol 4. FeO  Fe2O3
5. Cl2 + 2e  2Cl
-

Persamaan reaksi reduksi adalah nomor ....


Halaman 41
A. 1, 2 dan 3 d. 1, 3 dan 4 15. Berikut ini grafik dari titik didih 3 isomer senyawa
B. 1, 3 dan 5 e. 2, 3 dan 4 C5H12.
C. 2, 3 dan 5

10. Perhatikan persamaan reaksi redoks berikut:


Sn(s) + 4HNO3(aq)  SnO2(s) + 4NO2(g) + 2H2O(l)
Bilangan oksidasi oksidator dan hasil reduksinya
adalah ....
A. +1, Sn d. +1, SnO2
B. +4, NO2 e. +5, NO2 Berdasarkan grafik di atas, dapat diprediksi
C. +5, HNO3 senyawa P, Q dan R adalah ....
pilihan P Q R
11. Perhatikan tabel rumus kimia dan nama senyawa A Pentana 2-metilbutana 2,2-
berikut. dimetilpropana
No Rumus senyawa Nama senyawa B Pentana 2,2- 2-metilbutana
1 Al(OH)3 Aluminium(III) hidroksida dimetilpropana
2 Cr(OH)3 Krom(III) hidroksida C 2-metilbutana 2,2- Pentana
3 Hg2Cl2 Raksa(II) klorida dimetilpropana
4 PbSO4 Timbal(II) sulfat D 2,2- Pentana 2-metilbutana
5 ZnO Seng(II) oksida dimetilpropana
Pasangan yang tepat adalah .... E 2,2- 2-metilbutana Pentana
A. 1 dan 3 d. 1 dan 4 dimetilpropana
B. 2 dan 3 e. 2 dan 4 16. Tabel berikut berisi data hasil penyulingan fraksi
C. 3 dan 5 minyak bumi:
No Jumlah Titik Didih Kegunaan
12. Atom belerang (S) dan oksigen (O) dapat atom C
o
membentuk dua macam senyawa. Persentase atom 1 5-12 30-200 C Bahan bakar
penyusun senyawa disajikan dalam tabel berikut ini. mobil
o
Senyawa Persentase 2 12-18 175-325 C Bahan bakar
S O pesawat jet
o
I 50 50 3 18-20 250-350 C Bahan bakar
II 40 60 industri
o
Perbandingan massa atom oksigen di dalam kedua 4 20-36 200-370 C Pengeras jalan
senyawa tersebut adalah .... Pasangan data yang benar adalah ....
A. 1 : 1 d. 1 : 2 A. 1 dan 2 d. 1 dan 3
B. 2 : 1 e. 2 : 3 B. 2 dan 3 e. 2 dan 4
C. 3 : 2 C. 3 dan 4

13. Perhatikan tabel berikut ini. 17. Tabel berikut berisi polutan/zat pencemar di udara
No Massa (gram) dan dampak yang ditimbulkan.
Pb S PbS No Polutan/pencemar Dampak
1 10 1,6 11,6 1 Oksida nitrogen NOx Mengurangi kadar
2 15 15 17,4 O2 di dalam darah
3 30 4,8 34,8 2 Oksida belerang SOx Sesak nafas,
Jika massa Pb yang digunakan sebanyak 25 gram, hujan asam
maka massa S yang diperlukan adalah .... 3 Karbonmonoksida Pemanasan
A. 1 gram d. 2 gram global, hujan
B. 4 gram e. 5 gram asam
C. 6 gram 4 Karbondioksida Efek rumah kaca
Pasangan yang berhubungan dengan benar adalah
14. Sebanyak 20 L campuran gas propana (C3H8) dan ....
butena (C4H8) dibakar pada suhu dan tekanan A. 1 dan 2 d. 1 dan 3
tertentu menurut persamaan reaksi: B. 2 dan 3 e. 2 dan 4
C3H8(g) + 5O2(g)  3CO2(g) + 4H2O(l) C. 3 dan 4
C4H8(g) + 6O2(g)  4CO2(g) + 4H2O(l)
Jika setelah pembakaran dihasilkan volume gas 18. Berikut ini beberapa peristiwa dalam kehidupan
CO2 sebesar 68 L, maka volume gas propana dan sehari-hari.
butena di dalam campuran tersebut adalah .... 1. Pembakaran sampah
A. 8 L dan 12 L d. 10 L dan 10 L 2. Es mencair
B. 12 L dan 8 L e. 14 L dan 6 L 3. Memasak air
C. 16 L dan 4 L 4. Pembuatan garam dari air laut
5. Respirasi
Peristiwa eksotermik ditunjukkan oleh nomor ....
A. 1 dan 2 d. 1 dan 5
Halaman 42
B. 2 dan 5 e. 3 dan 4 C. 4,8 – 5,4 dan 4,4 – 4,8
C. 4 dan 5 D. 4,7 – 8,3 dan 3,2 – 4,0
E. 8,3 – 14 dan 3,2 – 4,2
19. Diketahui data energi ikatan rata-rata sebagai
berikut. 24. Perhatikan data hasil titrasi larutan Ba(OH)2 dengan
1. C = C : + 839 kJ/mol d. C – C : + 348 kJ/mol asam asetat 0,15 M berikut.
2. C – H : + 413 kJ/mol e. H – H : + 436 kJ/mol Percobaan V Ba(OH)2 V asam asetat
Jika diketahui reaksi adisi gas propena: 1 30 mL 39,8 mL
2 30 mL 40,0 mL
3 30 mL 40,2 mL
Berdasarkan data di atas, massa Ba(OH)2 yang
bereaksi adalah .... (Ar Ba = 56, O = 16, H = 1)
Besarnya ΔH reaksi di atas adalah .... A. 0,54 gram d. 0,30 gram
A. -2000 kJ/mol d. -1652 kJ/mol B. 0,27 gram e. 0,15 gram
B. -826 kJ/mol e. -348 kJ/mol C. 0,10 gram
C. -289 kJ/mol
25. Perhatikan data hasil uji larutan garam yang belum
2+
20. Diketahui reaksi kesetimbangan: Cu 9aq) + lengkap berikut ini.
2+
4NH3(aq) [Cu(NH3)4] (aq).
Jika volume diperkecil, sedangkan suhunya tetap,
reaksi akan mengalami pergeseran kesetimbangan
dan apabila terjadi perubahan jumlah ion, yaitu ....
2+ Data yang tepat untuk mengisi titik-titik di atas
A. Cu bertambah, Kc bertambah, warna
2+ adalah ....
[Cu(NH3)4] makin pekat
2+
B. Cu bertambah, Kc berkurang, warna
2+
[Cu(NH3)4] makin pekat
2+
C. Cu berkurang, Kc bertambah, warna
2+
[Cu(NH3)4] makin pudar
2+ 2+
D. Cu berkurang, Kc tetap, warna [Cu(NH3)4]
makin pekat
2+
E. Cu berkurang, Kc berkurang, warna 26. Sebanyak 100 mL H2SO4 0,1 M dicampur dengan
-5
2+
[Cu(NH3)4] makin pekat 100 mL larutan NH3 0,2 M. Jika Kb NH3 = 1 x 10 ,
maka pH campuran yang terbentuk adalah ....
21. Diketahu reaksi kesetimbangan sebagai berikut: A. 5 – log 2 d. 5 + log 1
A2(g) + B2(g) 2AB(g). Mula-mula direaksikan 0,5 B. 5 + log 2 e. 5,5 + log 5
mol A2 dengan 0,5 mol B2 daam ruang 1 L pada C. 6,5 – log 1
o
suhu 27 C. Setelah kesetimbangan tercapai,
terdapat 0,3 mol gas AB. Jika tekanan total gas 27. Sebanyak 100 mL AgNO3 0,01 M dicampur dengan
pada reaksi itu adalah 10 atm, nilai Kp reaksi 100 mL H2SO4 0,01 M. Jika diketahui Ksp Ag2SO4 =
-5
tersebut adalah .... 3,2 x 10 , pernyataan yang benar adalah ....
A. 0,30 d. 0,35 A. Terbentuk endapan karena Ksp < Qsp
B. 0,73 e. 2,30 B. Terbentuk endapan karena Ksp > Qsp
C. 3,50 C. Belum terbentuk endapan karena Ksp < Qsp
D. Belum terbentuk endapan karena Ksp > Qsp
22. Perhatikan persamaan reaksi berikut: E. Larutan tepat jenuh karena Ksp = Qsp
1. NH3(g) + BF3(g)  H3NBF3
28. Diberikan 4 zat sebagai berikut.
2. H3PO4(aq)  H (aq) + H2PO4 (aq)
+ 2-
3- 2- + 1. Garam 3. Air
3. PO4 (aq) + H2O(l) HPO4 (aq) + H (aq)
2. Oksigen 4. Susu
Urutan yang sesuai dengan konsep asam-basa
Zat yang apabila dicampur akan menghasilkan
Arrhenius, Browsted-Lowry dan Lewis adalah ....
koloid emulsi adalah ....
A. 1, 2 dan 3 d. 2, 1 dan 3
A. 1 dan 2 d. 1 dan 3
B. 2, 3 dan 1 e. 3, 1 dan 2
B. 2 dan 3 e. 2 dan 4
C. 3, 2 dan 1
C. 3 dan 4
23. Perhatikan data hasil uji terhadap 2 jenis larutan
29. Diketahui contoh koloid dalam kehidupan sehari-hari
dengan menggunakan 4 jenis indikator.
sebagai berikut.
1. Mayonaise 4. Buih sabun
2. Agar-agar 5. Kabut
3. Asap
Pasangan koloid yang memiliki fase terdispersi
Perkiraan pH untuk larutan X dan Y adalah .... sama adalah ....
A. 3,2 – 4,4 dan 5,8 – 8,3 A. 1 dan 3 d. 1 dan 5
B. 4,4 – 4,8 dan 4,7 – 5,4 B. 2 dan 4 e. 2 dan 5

Halaman 43
C. 3 dan 5 1 Pirit Besi
2 Bauksit Tembaga
30. Diketahui tabel tentang sifat koloid sebagai berikut. 3 Kriolit Aluminium
No. Peristiwa sehari-hari Sifat koloid 4 Kalkopirit Kalsium
1 Proses cuci darah Elektroforesis 5 Hematit Tembaga
2 Kabut di pegunungan Efek Tyndall Pasangan data yang tepat antara miniral dan
3 Pembentukan delta sungai Koagulasi unsurnya adalah ....
4 Pemutihan gula Liofil A. 1 dan 2 d. 1 dan 3
5 Penggunaan obat diare adsorpsi B. 2 dan 4 e. 3 dan 4
Pasangan data yang tepat adalah .... C. 4 dan 5
A. 1 dan 3 d. 1 dan 4
B. 2 dan 4 e. 2 dan 5 36. Berikut ini adalah persamaan reaksi pembuatan
C. 3 dan 5 unsur natrium.
NaCl(l)  Na (l) + Cl (l)
+ -
Reaksi:
2Na (l)  2Na(s)
+
31. Perhatikan gambar ilustrasi komposisi larutan Katoda:
2Cl  Cl2(g) + 2e
-
berikut ini. Anoda:
2NaCl(l)  2Na + Cl2
Nama proses dan kegunaan yang paling tepat dari
unsur yang dihasilkan adalah ....
A. Downs, lampu penerangan di jalan raya
B. Wohler, korek api
Pernyataan yang tepat unstuk kedua larutan C. Frasch, bahan baku pembuatan pupuk
tersebut adalah .... D. Tanur tinggi, pendingin kulkas
A. Tekanan osmotik larutan A > larutan B E. Hall-Heroult, bahan baku asam sulfat
B. Titik didih larutan A > larutan B
C. Titik beku larutan A > larutan B 37. Nama IUPAC dan rumus struktur dari senyawa
D. Tekanan uap larutan A < larutan B dengan rumus molekul C4H8O yang benar adalah
E. Larutan A isotonik dengan larutan B ....

32. Perhatikan tabel data larutan berikut ini.


o
Larutan Konsentrasi Titik didih ( C)
Non elektrolit 1m 101,80
Elektrolit terner 1m 104,68
Derajat ionisasi larutan elektrolit terner tersebut
adalah ....
A. 0,40 d. 0,50
B. 0,80 e. 0,90
C. 1,00

33. Perhatikan data potensial elektrode berikut. 38. Senyawa organik memiliki struktur sebagai berikut.
Cr + 3e  Cr
3+ o
E = - 0,71 V
Ag + e  Ag
+ o
E = + 0,80 V
Cl + 3e  Al
3+ o
E = - 1,66 V
Zn + 2e  Zn
2+ o
E = - 0,74 V
Diagram sel yang dapat berlangsung spontan Nama yang paling tepat untuk kedua struktur di atas
adalah .... adalah ....
+ 3+ + 2+
A. Ag|Ag ||Cr |Cr d. Ag|Ag ||Zn |Zn A. O-metilnitrobenzena dan trinitrometana
3+ 3+ 2+ 3+
B. Cr|Cr ||Al |Al e. Zn|Zn ||Al |Al B. P-metilnitrobenzena dan 2,4,6-trinitrotoluena
2+ +
C. Zn|Zn ||Ag |Ag C. O-nitrotoluena dan 2,4,6-trinitrotoluena
D. P-metilnitrobenzena dan metil trinitrotoluena
34. Perhatikan reaksi elektrolisis berikut ini. E. M-nitrotoluena dan trinitro metana
1. Elektrolisis larutan NaCl dengan elektrode C
2. Elektrolisis larutan K2SO4 dengan elektrode C 39. Hasil identifikasi senyawa dengan rumus molekul
3. Elektrolisis leburan CaCl2 dengan elektrode Pt C2H4O adalah sebagai berikut.
4. Elektrolisis leburan CuCl2 dengan elektrode C 1. Dengan larutan KMnO4 mmenghasilkan asam
Reaksi yang sama terjadi di katode terdapat pada 2. Dengan Tollens menghasilkan endapan perak
elektrolisis nomor .... Gugus fungsi senyawa karbon tersebut adalah ....
A. 1 dan 2 d. 1 dan 3
B. 1 dan 4 e. 2 dan 3
C. 3 dan 4

35. Berikut ini tabel berisi miniral dan unsurnya.


No Mineral Unsur
Halaman 44
40. Perhatikan monomer-monomer berikut.

Jika kedua monomer tersebut bereaksi, polimer


yang dihasilkan adalah ....
A. PVC d. Teflon
B. Nilon e. Plastik
C. Protein

Halaman 45
Ujian Nasional Kimia Tahun 2018

1. Diketahui unsur 11X dapat bereaksi dengan


unsur 17Y, sifat fisik senyawa yang
terbentuk dan jenis ikatannya berturut-turut
adalah ....
A. Lelehannya dapat menghantarkan
arus listrik, ikatan ionik
B. Tidak larut dalam air, ikatan kovalen
C. Tidak larut dalam air, ikatan ionik
D. Larutannya penghantar listrik, ikatan
kovalen
E. Larutan tidak menghantar listrik, ikatan
ionik
5. Pada ruang tertutup dilakukan pembakaran
2+ -
2. Diketahui dua ion A dan B memiliki 7 gram besi dengan 4 gram sulfur
lintasan elektron sebagai berikut. menghasilkan
besi sulfida sebanyak 11 gram. Kenyataan
ini sesuai hukum dasar kimia, yaitu ....
A. Hukum Perbandingan Tetap (Proust)
B. Hukum Perbandingan Volume (Gay
Lussac)
Jika unsur A mempunyai jumlah neutron C. Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier)
12 dan unsur B mempunyai jumlah neutron D. Hukum Perbandingan Berganda
18 pasangan data yang tepat adalah .... (Dalton)
Unsur Golongan periode Notasi E. Hukum Perbandingan Molekul
A A II A 2 (Avogadro)
B B VIII A 3
6. Perhatikan data hasil uji daya hantar listrik
C A II A 3
terhadap beberapa larutan berikut!
D B VII A 3
E A VIII A 2

3. Perhatikan konfigurasi elektron unsur X dan


Y berikut.
2 2 6 2 3
X: 1s 2s 2p 3s 3p
2 2 6 2 5
Y: 1s 2s 2p 3s 3p
Jika kedua unsur tersebut membentuk Berdasarkan data tersebut, pasangan
senyawa, rumus kimia dan bentuk molekul larutan yang memiliki derajat ionisasi = 0,
yang benar adalah .... ditunjukkan
pada nomor ....
A. 1 dan 2 d. 1 dan 3
B. 2 dan 4 e. 3 dan 5
C. 4 dan 5

7. Perhatikan data titrasi asam-basa asam


sulfat X M dengan NaOH 0,4 M berikut!
V H2SO4 V NaOH
1 20 mL 24,0 mL
2 20 mL 23,8 mL
3 20 mL 24,2 mL
Kadar (%) massa H2SO4 (Mr = 98) yang
4. Jika unsur 7A dan 17B berikatan, struktur terdapat dalam 20 mL larutan asam sulfat
Lewis yang benar adalah .... tersebut jika massa jenisnya 1,8 gram/mL
adalah ....
A. 0,32% d. 0,49%
B. 0,98% e. 1,30%
C. 4,90%

8. Perhatikan gambar dua larutan berikut ini!

Halaman 46
C. Menaikan pH darah tanpa menggeser
arah kesetimbangan
D. Menurunkan pH darah dengan
menggeser kesetimbangan ke arah kiri
E. Menurunkan pH darah dengan
menggeser kesetimbangan ke arah
Pernyataan terkait kedua larutan tersebut,
kanan
antara lain:
1. Kedua larutan sama-sama memiliki pH =
11. Perhatikan tabel persamaan reaksi hidrolisis
3
garam berikut ini!
2. Kedua larutan adalah asam lemah
3. Kedua larutan memiliki harga [H+] yang
sama
4. Kedua larutan dapat mengubah warna
lakmus merah
5. Kedua larutan dapat terionisasi
sempurna Pasangan data garam terhidrolisis yang tepat
Pasangan penjelasan yang tepat adalah ....
mengenai kedua larutan tersebut adalah A. 1 dan 2 d. 1 dan 3
.... B. 1 dan 4 e. 2 dan 3
a. 1 dan 3 d. 1 dan 5 C. 2 dan 4
b. 2 dan 4 e. 2 dan 5
c. 3 dan 5 12. Diketahui data beberapa indikator dan trayek
pH.
9. Diketahuicampuran larutan penyangga Indikator Trayek
sebagai berikut. Metil jingga 3,1-4,4
Bromtimol biru 6-7,6
Fenolptalein 8,3-10
Berikut ini adalah kurva titrasi asam-basa.
-5
Jika Ka CH3COOH = 10 , maka urutan pH
dimulai dari yang terkecil adalah ....
A. 1 – 2 – 3 d. 1 – 3 – 2
B. 2 – 1 – 3 e. 3 – 1 – 2
C. 3 – 2 – 1
Pasangan asam-basa/basa-asam dan
10. Bacalah wacana berikut ini. indikator yang digunakan adalah ....
pH normal darah manusia adalah A. KOH – CH3COOH, fenolptalein
dirancang selalu relatif tetap, yaitu 7,4 ± B. KOH – HCl, fenolptalein
0,05. Komponen utama buffer darah adalah C. CH3NH3 – HCl, metil jingga
-
H2CO3 dan HCO3 dengan perbandingan D. NH4OH – CH3COOH, metil jingga
1:20, yang merupakan salah satu hasil E. NaOH – HCl, fenolptalein
metabolisme pernafasan.
CO2(g) CO2(aq) -12
13. Diketahui Ksp Mg(OH)2 = 6 x 10 . Dua buah
CO2(aq) + H2O(l) H2CO3(aq) larutan dicampur dengan komposisi sebagai
+ -
H2CO3(aq) + H2O(l) H3O (aq) + HCO3 berikut.
Pada kasus alkalosis atau kelebihan basa
yang disebabkan kekurangan CO2 terlarut,
pH darah naik hingga mencapai 7,8. Jika
dibiarkan akan menyebabkan kerusakan
sistem syaraf. Salah satu upaya
mengembalikan pH normal darah adalah
dengan pemberian masker gas oksigen Pasangan campuran yang menghasilkan
didukung infus larutan buffer bikarbonat pH endapan Mg(OH)2 ditunjukkan pada nomor
6,7 selama selang waktu tertentu. (Ka ....
-7
H2CO3 = 4,3 x 10 ). A. 1 dan 4 karena Qsp < Ksp
A. Berdasarkan wacana tersebut, B. 1 dan 5 karena Qsp > Ksp
pemberian larutan bikarbonat pH 6,7 C. 2 dan 3 karena Qsp < Ksp
bertujuan untuk …. D. 2 dan 4 karena Qsp < Ksp
A. menaikkan pH darah dengan E. 3 dan 5 karena Qsp < Ksp
menggeser kesetimbangan ke arah kiri
B. Menaikkan pH darah dengan menggeser 14. Jika kita memasukkan bongkahan batu kapur
kesetimbangan ke arah kanan ke dalam air, akan terjadi gelembung-

Halaman 47
gelembung gas dan wadah akan terasa 17. Bacalah informasi berikut!
panas. Di negara yang memiliki musim dingin,
Pernyataan yang benar dari data percobaan proses pencairan es yang terdapat di jalan-
tersebut adalah …. jalan dan
A. Reaksi tersebut merupakan reaksi trotoar dilakukan dengan menaburkan garam
eksoterm karena sistem menyerap kalor ke hamparan salju.
dari Sifat koligatif larutan yang paling tepat
lingkungan. berhubungan dengan fenomena wacana di
B. Reaksi tersebut merupakan reaksi atas adalah ....
endoterm karena lingkungan menyerap A. Penurunan tekanan uap
kalor B. Kenaikkan titik didih
dari sistem. C. Penurunan titik beku
C. Reaksi tersebut merupakan reaksi D. Tekanan osmosis
eksoterm karena sistem melepas kalor ke E. Kenaikkan tekanan uap
lingkungan.
D. Reaksi tersebut merupakan reaksi 18. Proses pembuatan gas SO2 sesuai dengan
endoterm karena lingkungan menerima reaksi:
kalor dari sistem. 2NO(g) + O2(g) 2NO2(g)
E. Reaksi tersebut merupakan reaksi Diperoleh data sebagai berikut:
eksoterm karena lingkungan melepas o
TC Kp
kalor ke sistem. 600 18
1000 2
15. Diketahui data percobaan reaksi 2A + B2  Jika suhu dinaikkan pada tekanan tetap,
2AB ternyata harga Kp turun menjadi 1/9 kalinya,
sedangkan jika suhu diturunkan kembali,
harga Kp akan kembali naik. Pemyataan
yang tepat
mengenai hal tersebut adalah ….
Grafik yang menunjukkan orde reaksi dari A
A. Reaksi pembentukan gas NO2 adalah
adalah ....
reaksi eksotermal, sehingga kenaikan
suhu menyebabkan konsentrasi NO2
berkurang.
B. Reaksi pembentukan gas NO2 adalah
reaksi Endotermal sehingga penurunan
suhu akan mengubah komposisi zatnya
dalam kesetimbangan
C. Saat suhu dinaikkan tekanan parsial gas
NO2 bertambah, tekanan parsial gas NO
dan O2 berkurang.
D. Saat suhu diturunkan tekanan parsial gas
NO2 berkurang, tekanan dan O2
bertambah.
E. Saat suhu diturunkan pada tekanan tetap,
16. Ke dalam 4 gelas kimia yang masing-masing tekanan parsial gas NO3 = gas NH3
berisi 20 mL asam sulfat dimasukkan 4 gram
logam seng seperti pada gambar berikut! 19. Bacalah informasi berikut!
Apabila seseorang memerlukan injeksi cairan
nutrisi/infus, cairan infus tersebut harus
bersifat isotonik dengan cairan dalam darah.
Injeksi cairan,nutrisi/infus (NaCl, Mr NaCl =
58,5) harus isotonik dengan cairan dalam
darah, berkisar 9,84 atm pada suhu ruangan
o
27 C. Apabila seseorang memerlukan I liter
Kondisi yang diharapkan: cairan infus, massa NaCl yang dibutuhkan
- Variabel bebas: luas permukaan sentuh adalah …. (R = 0,082 [Link]/mol.K)
- Variabel terikat: laju/waktu A. 4,68 gram d. 5,85 gram
- Variabel terkontrol: [H2SO4] B. 11,7 gram e. 23,4 gram
Pasangan gambar yang sesuai dengan C. 46,8 gram
kondisi tersebut adalah ....
a. 1 dan 2 d. 1 dan 3 20. Perhatikan wacana berikut ini.
b. 2 dan 3 e. 2 dan 4 Senyawa aktif pada pemutih adalah senyawa
c. 3 dan 4 natrium hipoklorit (NaClO). Untuk menghitung
kadar NaClO dalam pemutih digunakan
Halaman 48
reaksi iodometri sebagai berikut.
NaClO(l) + KI(l) + 2HCl(aq)  NaCl(aq) +
2KCl(aq) + I2(l) + H2O(l)

I2(l) + 2Na2S2O3(aq)  2NaI(aq) +


Na2S2O6(aq)
Berdasarkan wacana tersebut, sifat kimia
senyawa yang terdapat di dalam pemutih
adalah ....
A. Katalisator d. Reduktor
B. Emulgator e. Oksidator
C. Inhibitor

21. Perhatikan wacana berikut ini.


Sendok logam yang terbuat dari zink akan
disepuh dengan logam tembaga seperti
gambar berikut. 24. Pada percobaan pengujian titik beku larutan
urea yang massanya sama dengan larutan
NaCl, (11,7 g dalam 1 L larutan) ternyata
menghasilkan titik beku yang berbeda. Tf
o
larutan Urea = - 0,367 C, Tf larutan NaCl = -
o
0,744 C. Jika Mr CO(NH2)2 = 60 dan Mr NaCI
= 58,5 serta deiajat ionisasi NaCl = 1,
Reaksi yang terjadi di katoda adalah .... besarnya tetapan penurunan titik beku molal
A. Cu (aq) + Zn(s)  Cu(s) + Zn (aq)
2+ 2+
dari kedua percobaan adalah ….
o o
B. Zn(s)  Zn (aq) + 2e
2+
A. 0,031 C/m d. 0,520 C/m
o o
C. Zn (aq) + 2e  Zn(s)
2+ B. 0,604 C/m e. 1,860 C/m
o
D. Cu(s)  Cu (aq) + 2e C. 3,720 C/m
2+

E. Cu (aq) + 2e  Cu(s)
2+
25. Data percobaan tentang titik beku 4 larutan
o
2+ 2+
22. Diketahui notase sel Volta: Mg|Mg ||Sn |Sn pada suhu 27 C dan tekanan 1 atm
o
E = 2,23 V. Gambar sel Volta yang benar tercantum pada tabel berikut.
adalah .... No Zat terlarut Larutan
Molalitas Titik beku
o
1 CO(NH2)2 1 -1 C
o
2 CO(NH2)2 2 -4 C
o
3 NaCl 1 -4 C
o
4 NaCl 2 -8-4 C
Pada konsentrasi yang sama, larutan
CO(NH2)2 dan NaCl memiliki titik beku yang
berbeda.
Hal ini disebabkan kedua larutan ....
A. Mempunyai molekul yang tidak sama
besarya
B. Mempunyai derajat ionisasi yang sama
C. Menghasilkan jumlah partikel yang tidak
sama
D. Sama-sama larutan elektrolit
E. Sama-sama larutan non elektrolit

26. Diketahui energi ikatan rata-rata:


H – H : 435 kJ/mol
23. Elektrolisis suatu larutan menghasilkan reaksi N = N : 946 kJ/mol
sebagai berikut: N – H : 390 kJ/mol
Katode: Ni (aq) + 2e  Ni(s)
2+
x2 Kalor yang diperlukan untuk menguraikan 1,7
Anode: 2H2O(l)  O2(g) + 4H (aq) + 4e x 1
+ gram gas ammonia (Ar N = 14) menjadi
unsur-unsurnya adalah ....
Reaksi: 2Ni (aq) + 2H2O(l)  2Ni(s) + O2(g)
2+
+ A. 4,45 kJ d. 8,90 kJ
+ 4H (aq)
B. 108,1 kJ e. 1081 kJ
Gambar yang tepat untuk peristiwa
C. 1170 kJ
elektrolisis di atas adalah ....

Halaman 49
27. Bacalah wacana berikut! yang
Kunci yang terbuat dari besi akan disepuh dilakukan adalah sebagai berikut.
dengan logam emas menggunakan kuat arus
10 ampere selama 9650 detik, seperti
gambar berikut.

Keterangan:
Pada reaksi penyepuhan kunci besi dengan  Indikator fenolptalein membentuk wama
logam emas diperlukan arus listrik 0,015 merah muda jika terdapat ion OH-.
Faraday,  CaCl2 anhidrat merupakan zat yang
massa logam emas yang melapisi kunci besi higroskopis (menyerap air), sehingga
tersebut adalah …. (Ar Au = 197) udara dalam tabung bebas uap air.
A. 0,0985 gram d. 0,2985 gram  Air yang sudah dididihkan kehilangan
B. 0,9850 gram e. 2,9850 gram oksigen terlarut
C. 9,8600 gram  K3Fe(CN)6 membentuk kompleks warna
2+
biru jika terdapat ion Fe
28. Perhatikan wacana berikut. Setelah 2 hari kemudian diperoleh data
Senyawa aktif pada pemutih adalah senyawa sebagai berikut.
natrium hipoklorit (NaClO). Untuk menghitung
kadar NaClO dalam pemutih digunakan
reaksi iodometri sebagai berikut.
NaClO(l) + KI(l) + 2HCl(aq)  NaCl(aq) +
2KCl(aq) + I2(l) + H2O(l) Berdasarkan percobaan tersebut, faktor
penyebab terjadinya korosi besi adalah ....
I2(l) + 2Na2S2O3(aq)  2NaI(aq) + A. Besi memimiliki kemampuan mengalami
Na2S2O6(aq) reduksi > Zn
Berdasarkan wacana tersebut, -
B. Adanya ion OH (suasana basa) di sekitar
untukmenghitung kadar NaClO dalam besi
pemutih digunakan titrasi iodometri dengan o
C. E reduksi besi < reduksi air
Na2S2O3 sebagailarutan standar. Jika 20 mL D. Besi merupakan oksidator kuat
NaClO dititrasi memerlukan 15 mL Na2S2O3 E. Adanya gas oksigen dan uap air di
0,1 M, maka kadar NaClO (w/w) dalam sekitar besi
pemutih tersebut adalah .... (Mr NaClO =
74,5, massa jenis NaClO = 1 g/mL). 31. Berikut ini pasangan senyawa karbon.
A. 0,279% d. 0,558%
B. 1,116% e. 2,232%
C. 4,464%

29. Diketahui data entalpi pembentukan standar


sebagai berikut.
ΔHf CO2(g) : - 394 kJ/mol
ΔHf H2O(g) : - 286 kJ/mol
ΔHf C2H5OH(l) : - 266 kJ/mol
Entalpi pembakaran standar dari
pembakaran etanol menurut persamaan Pasangan senyawa karbon yang benar
reaksi: adalah ....
C2H5OH(l) + 3O2(g)  2CO2(g) + 3H2O(l) A. 1 dan 2 d. 1 dan 3
adalah .... B. 2 dan 3 e. 2 dan 4
A. – 1094 kJ/mol d. – 1380 kJ/mol C. 3 dan 4
B. – 1488 kJ/mol e. – 2986 kJ/mol
C. – 2020 kJ/mol 32. Perhatikan rumus struktur senyawa C3H6O
berikut ini!
30. Bacalah wacana berikut!
Seorang siswa melakukan percobaan
menyelidiki faktor-faktor penyebab korosi
pada besi.
Bahan besi yang digunakan adalah paku
yang telah diamplas. Diagram percobaan
Halaman 50
Perbedaan sifat kimia senyawa (1) dan nabati/lemak hewani alami maupun inyak
senyawa (2) adalah .... jelantah. Proses pembuatan biodiesel
Senyawa (1) Senyawa (2) melibatkan reaksi transesterifikasi
A Dapat direduksi Dapat direduksi minyak/lemak dengan pereaksi alkohol dan
menjadi senyawa menjadi senyawa basa kuat menghasilkan monoalkilester dan
yang bereaksi yang tidak bereaksi gliserin sebagai hasil samping.
dengan Na dengan Na Biodiesel memiliki karakteristik pembakaran
B Dapat dioksidasi Dapat dioksidasi yang mirip dengan solar dari minyak bumi,
menjadi alkohol menjadi alkohol namun emisi pembakaran biodiesel lebih
primer sekunder ramah lingkungan dibandingkan solar
C Dapat diidentifikasi Tidak dapat beraksi sehingga dapat digunakan sebagai bahan
dengan pereaksi dengan pereaksi bakar tersendiri maupun dicampur dengan
Tollens Tollens solar untuk mereduksi emisi gas beracun
menghasilkan cermin hasil pembakaran solar. Solar merupakan
perak bahan bakar yang berasal dari pengolahan
D Dapat dioksidasi Tidak dapat minyak bumi yang kandungannya teridi atas
menghasilkan dioksidasi menjadi senyawa-senyawa
senyawa yang dapat senyawa organik lain alkana rantai panjang C16-C20. Selain itu,
memerahkan lakmus solar mengandung senyawa nitrogen dan
biru sulfur yang pada pembakarannya
E Dapat bereaksi Tidak dapat bereaksi menghasilkan senyawa beracun. Campuran
dengan logam Na dengan logam Na biodiesel dan solar di Indonesia disebut
biosolar. Biodiesel dapat dicampur pada
33. Terdapat 2 jenis monomer sebagai berikut. berbagai perbandingan dengan
solar. Campuran 5% biodiesel dan 95% solar
diberi kode B5.

Pasangan berikut yang menunjukkan rumus


Jika kedua monomer bereaksi akan struktur dari komponen utama biodiesel dan
membentuk polimer .... petrolium diesel (solar), berturut-turut adalah
A. Bakelit d. Dakron ....
B. Nilon 6,6 e. Perspek
C. Polistirena

34. Pembakaran sempurna gas etanol sebagai


bahan bakar altematif mengikuti persamaan
reaksi
berikut. C2H5OH(g) + O2(g)  CO2(g) +
H2O(l) (belum setara). Jika pada pembakaran
tersebut dibutuhkan 5,6 L gas oksigen dan
etanol yang dibakar 11,2 L massa air yang
terbentuk diukur pada keadaan STP adalah
…. (Mr H2O = 18)
A. 1,8 gram d. 2,7 gram
B. 9,0 gram e. 18 gram
C. 27 gram
37. Data suatu unsur sebagai berikut.
35. Untuk menentukan kadar gula dalam tubuh  Hidroksidanya bersifat basa lemah
pasien digunakan pereaksi ….  Dapat bereaksi dengan air panas
A. Fehling, karena-pereaksi ini lebih spesifik  Merupakan reduktor kuat
untuk mengidentifikasi gugus aldehid
 Senyawanya digunakan sebagai obat maag
B. Molish, karena iereaksi ini dapat
Unsur yang memiliki sifat tersebut adalah ..'.
mengidentifikasi zat golongan karbohidrat
a. Natrium d. Magnesium
C. Millon, karena pereaksi ini dapat
b. Aluminium e. Silikon
menentukan adanya fenol dalam protein
c. Pospor
D. Ninhidrin, karena pereaksi ini dapat
mendeteksi asam amino
38. Bacalah wacana berikut.
E. Seliwanof, karena pereaksi ini dapat
Sabun dapat dibuat melalui proses batch
membedakan gula aldosa dan ketosa
atau kontinu. Pada proses batch, lemak atau
minyak dipanaskan dengan alkali (NaOH
36. Bacalah wacana berikut.
atau KOH) berlebih dalam sebuah ketel. Jika
Biodiesel merupakan salah satu bahan bakar
penyabunan telah selesai, garam-garam
terbarukan alternatif yang dibuat dari minyak
Halaman 51
ditambahkan untuk mengendapkan sabun.
Lipisan air yang mengandung garam, gliserol
dan kelebihan alkali dikeluarkan dan gliserol
diperoleh lagi dari proses penyulingan seperti
pada reaksi:

Di dalam sabun terdapat struktur bipolar, Jenis reaksi pada I, II, dan III berturut-turut
bagian kepala bersifat hidrofilik dan bagian merupakan reaksi ....
ekor bersifat hidrofobik A. Adisi, eliminasi, subtitusi
Prinsip kerja sabun saat digunakan adalah .... B. Eliminasi, adisi, subtitusi
A. Mengendapkan kotoran C. Adisi, subtitusi, eliminasi
B. Menaikkan tegangan permukaan air D. Eliminasi, subtitusi, adisi
hingga bagian ekor akan mudah E. Subtitusi, adisi, eliminasi
mengikat air
C. Bagian kepala dari sabun mengikat air 40. Perhatikan data berikut!
dan tersuspensi dalam air membentuk
misel
yang tidak mudah mengendap
D. Menetralkan muatan kotoran
E. Bagian ekor menarik air hingga kotoran Berdasarkan data tersebut, pasangan data
mudah lepas yang berhubungan dengan benar adalah ....
A. 1 dan 2 d. 1 dan 3
39. Perhatikan persamaan reaksi berikut. B. 2 dan 3 e. 2 dan 4
C. 3 dan 4

Halaman 52
SOAL UJIAN NASIONAL KIMIA TAHUN 2019

1. Perhatikan gambar model atom berikut! 4. atom merupakan partikel yang bersifat
netral
Pasangan pernyataan yang tepat mengenai
gambar model atom tersebut adalah ….
A. (1) dan (2) d. (1) dan (3)
B. (1) dan (4) e. (2) dan (4)
C. (3) dan (4)

2. Massa rata-rata satu atom unsur X adalah


–23
3,82 × 10 gram, sedangkan massa satu

Berikut beberapa pernyataan mengenai atom karbon (C-12) adalah 1,992 ×10
23
model atom: gram. Massa atom relatif (Ar) unsur X
1. tidak dapat menjelaskan susunan adalah ….
muatan positif dan negatif yang A.
tersebar merata di seluruh bagian atom
2. atom merupakan bola pejal yang B.
bermuatan positif dan di dalamnya
tersebar elektron yang bermuatan C.
negatif
3. tidak dapat menerangkan kejadian- D.
kejadian dalam ikatan kimia dengan E.
baik, pengaruh medan magnet
terhadap atom-atom, dan spektrum
atom yang berelektron lebih banyak
3. Perhatikan data lima notasi unsur (bukan lambang unsur sebenarnya) berikut!
Notasi Jumlah Diagram Orbital & Letak
unsur Proton Neutron konfigurasi elektron Golongan periode
14 14 IVA 3

2 2 IIA 1

54 77 VIA 6

24 28 IVB 4

22 48 IVB 4

Data yang berhubungan dengan tepat ditunjukkan oleh notasi unsur.....


A. V d. W
B. X e. Y
C. Z
2 2 6 2 5 2
C. 1s 2s 2p 3s 3p 4s
2 2 6 2 6 3 0
4. Vanadium termasuk logam unsur transisi D. 1s 2s 2p 3s 3p 3d 4s
2 2 6 2 6 7 2
dengan notasi . Konfigurasi vanadium E. 1s 2s 2p 3s 3p 3d 4s
pada keadaan dasar adalah ….
2 2 6 2 6 2 3
A. 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d
2 2 6 2 6 1 3
B. 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d

5. Asam sulfat merupakan salah satu bahan kimia yang banyak digunakan di laboratorium maupun
industri. Pembuatan asam sulfat yang dilakukan melalui proses kontak, salah satu tahapannya
membakar belerang murni di udara adar terbentuk gas SO2. Persamaan reaksinya:
S(s) + O2 (g) → SO2(g)fo
Berikut data hasil percobaan pembakaran belerang murni menghasilkan gas SO 2.
Massa zat sebelum reaksi Massa zat setelah reaksi
Percobaan Gram) (gram)
S O2 SO2 Sisa
1 32 32 64 -

Halaman 53
2 70 64 128 6 gram S
3 16 20 32 4 gram O2
Hukum dasar kimia yang mendasari wacana tersebut adalah ....
A. Hukum Lavoisier d. Hukum Proust
B. Hukum Dalton e. Hukum Gay Lussac
C. Hukum Avogadro
6. Larutan asam klorida (HCl) pekat tersedia Pernyataan yang benar ditunjukkan oleh
di laboratorium dengan konsentrasi 11,8 M. nomor .....
Jika MrHCl = 36,5 dan massa jenisnya 1,18 A. (1) dan (2) d. (1) dan (3)
g/mL, kadar asam klorida pekat adalah B. (2) dan (3) e. (2) dan (4)
sebesar .... C. (3) dan (4)
A. 1,00% d. 3,65%
B. 7,10% e. 10,00% 11. Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
C. 36,50% 1. HCl merupakan asam kuat yang korosif
sehingga dapat menyebabkan karat
7. Besi bereaksi dengan belerang membentuk pada lembaran baja.
besi (II) sulfida menurut persamaan reaksi: 2. HCl merupakan komponen utama
Fe(s) + S(s) → FeS(s) dalam asam lambung sehingga
Bila 28 gram besi bereaksi dengan 32 gram kelebihan asam ini akan menyebabkan
belerang, massa besi(II) sulfida yang sakit maag.
terbentuk adalah sebanyak ...... (Ar =Fe = 3. Polivinil klorida (PVC) merupakan pipa
56, S = 32) paralon yang digunakan untuk rumah
A. 22 gram d. 44 gram tangga.
B. 56 gram e. 60 gram 4. Asam klorida pekat (asam klorida
C. 88 gram berasap) akan membentuk kabut asam
yang bersifat korosif terhadap jaringan
8. Hasil produksi asam sulfat lebih banyak tubuh, dengan potensi kerusakan pada
menggunakan proses kontak dibanding organ pernapasan, mata, kulit, dan
dengan proses kamar timbal. Melalui usus.
proses kontak, kadar asam sulfat yang 5. HCl dengan konsentrasi sangat rendah
diperoleh 98%. Bila massa jenis asam dapat digunakan untuk membersihkan
sulfat pekat sebesar 1,8 g/mL, molaritasnya keramik
adalah ..... (Ar: H = 1, S = 32, O = 16) Pasangan pernyataan yang berkaitan
A. 13,57 M d. 17,64 M dengan manfaat asam klorida adalah
B. 18,00 M e. 18,36 M .....
C. 21,51 M A. (1) dan (2) d. (1) dan (3)
B. (2) dan (3) e. (3) dan (4)
9. Perhatikan tabel berikut! C. (3) dan (5)
No. Mineral Unsur
1 Siderite Nikel 12. Perhatikan notasi 2 unsur yang tak
2 Kalkopirit Tembaga sebenarnya berikut ini!
3 Pirolusit Mangan dan
4 Bauksit Kalsium Jika kedua unsur tersebut membentuk
senyawa kovalen dan memenuhi kaidah
5 Magnesit Besi
oktet, struktur Lewis yang tepat dari
Pasangan data yang benar antara unsur
senyawa yang terbentuk adalah .....
dan mineralnya adalah nomor ....
A. (1) dan (2) d. (1) dan (3)
B. (2) dan (3) e. (2) dan (5)
C. (4) dan (5)

10. Gas klorin dapat dibuat melalui proses


Down dengan reaksi:
+ –
(–): Na (l) + 1e → Na(s)
– –
(+): Cl (l) → ½ Cl2(g) + 1e [Link]
Perhatikan beberapa pernyataan berikut
1. Gas O2 dihasilkan di katode
2. Logam Cu atau Ag dapat dijadikan
sebagai anode
3. Gas klorin dihasilkan di anode
4. Sumber utama pembuatan gas tersebut
adalah garam batu. 13. Diketahui energi ikatan rata-rata:
–1
H–H = 436 [Link]
Halaman 54
–1
H–F = 568 [Link] C3H7COOH(l) ∆H = –125 kkal
–1
F– F = 160 [Link] 2H2 (g) + O2 (g) →
Kalor yang diperlukan untuk menguraikan 2H2O(l) ∆H = –136 kkal
10 gram HF menjadi unsur-unsurnya C(s) + O2 (g) → CO2 (g)
adalah ...... ∆H = –94 kkalo
(Ar H = 1, F = 19) Besarnya ∆H untuk reaksi pembakaran
A. 080 kJ d. 540 kJ senyawa karbon:
B. 270 kJ e. 135 kJ C3H7COOH (l) + O2 (g) → 4CO2(g) + 4
C. 67,5 kJ H2O(l) adalah .....
A. –106 kkal d. –287 kkal
14. Diberikan beberapa persamaan termokimia B. –355 kkal e. –523 kkal
berikut: C. –798 kkal
4C(s) + 4H2 (g) + O2 (g) →

15. Perhatikan data tiga atom unsur dan geometri molekul berikut!
, dan

Tipe dan geometri molekul SF4 dan NF3 secara berturut-turut ditunjukkan oleh nomor.....
A. (2) dan (4) d. (3) dan (1)
B. (3) dan (5) e. (4) dan (3)
C. (5) dan (4)

16. Perhatikan konfigurasi elektron beberapa unsur berikut!

Grafik yang tepat untuk menggambarkan hubungan keelektronegatifan dengan nomor atom
keempat unsur tersebut adalah .....

Halaman 55
sehingga tercapai kondisi kesetimbangan
berikut.
17. Pada penentuan orde reaksi : 2NO(g) + H2O(l) ⇌ H2O(g)
H2 (g) → N2O(g) + H2O(g), diperoleh data Berikut ini adalah pernyataan yang
percobaan sebagai berikut. berhubungan dengan kesetimbangan
Percobaan [NO] [H2] M Laju (M/s) tersebut.
M 1. terjadi perubahan secara makroskopis
1 0,6 0,8 72 2. terjadi perubahan secara mikroskopis
2 0,2 0,4 4 3. laju penguapan sama dengan laju
3 0,2 0,8 8 kondensasi
.Reaksi tersebut mempunyai orde reaksi 4. terjadi tidak spontan karena dalam
total sebesar ..... sistem tertutup
A. 0 d. ½ Pasangan pernyataan yang benar tentang
B. 1 e. 2 kesetimbangan fasa tersebut adalah
C. 3 .....
A. (1) dan (3) d. (1) dan (4)
B. (2) dan (3) e. (2) dan (4)
18. Reaksi kesetimbangan terjadi dalam mulut.
C. (3) dan (4)
Email gigi mengandung senyawa kalsium
hidroksiapatit Ca5(PO4)3OH . Pada keadaan
tertentu, zat tersebut dapat mengalami 20. Berikut adalah persamaan termokimia pada
kesetimbangan sebagai berikut. percobaan pengaruh perubahan suhu
Ca5(PO4)3OH(s) ⇌ 5Ca5+(aq) + 3PO4 (aq)
3– terhadap pergeseran kesetimbangan reaksi

+ OH (aq) gas nitrogen dioksida dengan dimernya
Apabila seseorang sering mengonsumsi yaitu dinitrogen tetraoksida:
makanan atau minuman yang bersifat 2NO2(g) ⇌ N2O4 (g) ∆H = –58
–1
asam, lapisan gigi akan keropos. hal ini [Link] (coklat) (tak berwarna)
terjadi karena kesetimbangan bergeser ke Ketika wadah reaksi ditambahkan ke dalam
arah..... cawan yang berisi es batu, terjadi
A. kiri dan jumlah Ca5(PO4)3OH perubahan warna dari coklat menjadi
bertambah pudar. Variabel bebas, variabel terikat, dan
B. kiri dan jumlah Ca5(PO4)3OH berkurang variabel terkontrol dalam percobaan
C. kanan dan jumlah Ca5(PO4)3OH tersebut berturut-turut adalah .....
bertambah A. pergeseran kesetimbangan, perubahan
D. kanan dan jumlah Ca5(PO4)3OH warna, dan suhu
berkurang B. pergeseran kesetimbangan, suhu, dan
– perubahan warna
E. kanan dan jumlah OH berkurang
C. suhu, pergeseran kesetimbangan, dan
perubahan warna
19. Air dalam wadah tertutup pada suhu tetap
D. suhu, perubahan warna, dan volume
akan mengalami penguapan yang
kemudian uap akan mengalami kondensasi
Halaman 56
E. volume, pergeseran kesetimbangan, Spesi yang merupakan oksidator pada
dan suhu persamaan reaksi tersebut adalah .....
A. MnO2, karena mengalami penurunan
21. Ke dalam 200 mL air (r) = 1 g/mL) bilangan oksidasi
dilarutkan suatu basa M(OH)2. Larutan ini B. H2SO4, karena mengalami kenaikan
o
mendidih pada suhu 102,6 C. Jika basa bilangan oksidasi
tersebut mempunyai Mr = 74 dan mengion C. NaI, karena dapat mereduksi H2O
2+
80%, massa basa yang dilarutkan adalah D. Mn , karena dapat mengoksidasi H2O
o –
..... (Kb air = 0,52 C/molal) E. I , karena mengalami reaksi reduksi
A. 4,35 gram d. 24,67 gram
B. 28, 46 gram e. 37,00 gram 26. Sendok yang terbuat dari logam aluminium
C. 74,00 gram akan dilapisi perak dengan cara disepuh.
Larutan yang dipakai adalah larutan
22. Seorang siswa melakukan percobaan untuk AgNO3. Penyepuhan dilakukan dengan
menyelidiki titik beku larutan CO(NH2)2 dan elektrolisis larutan AgNO3 dengan elektrode
larutan MgSO4 seperti pada gambar Ag (anode) dan aluminium (katode)
berikut ini. menggunakan arus listrik 10 A dan waktu 8
menit. Massa perak yang mengendap di
katode adalah .....
–1
(Ar Ag = 108, 1 F = 96.500 [Link] )
A.
B.
C.
D.
E.

Hasil percobaan menunjukkan bahwa titik 27. Perhatikan trayek pH dan indikator berikut!
o
beku larutan urea adalah –1,86 C dan titik Indikator Trayek pH
o
beku larutan MgSO4 adalah –3,72 C. jika Metil jingga 3,1 – 4,4
Mr CO(NH2)2 = 60, Mr MgSO4 = 120, dan Fenolftalein 8,0 – 9,8
massa jenis air adalah 1 g/mL, nilai tetapan Bromtimol biru 6,0 – 7,6
penurunan titik beku molal (Kf) kedua
larutan adalah
o o
A. 1,24 C/molal d. 1,86 C/molal
o o
B. 3,72 C/molal e. 5,58 C/molal
o
C. 7,44 C/molal

23. Perhatikan larutan garam berikut


1. Besi(III) klorida 0,5 m
2. Natrium sulfat 0,5 m
3. Magnesium nitrat 0,5 m
4. Kalium Iodida 0,5 m
5. Aluminium sulfat 0,5 m
Larutan garam yang mempunyai titik beku Berdasarkan grafik tersebut, pasangan
paling tinggi adalah garam nomor ..... larutan asam-basa dan indikator yang
A. (1) d. (2) digunakan pada titrasi tersebut adalah .....
B. (3) e. (4) A. larutan CH3COOH dititrasi oleh larutan
C. (5) NaOH dengan indikator bromthymol
blue
24. Bilangan oksidasi Cr pada ion Cr2O72– dan B. larutan CH3COOH dititrasi oleh larutan
senyawa K2CrO4 secara berurutan adalah NH4OH dengan indikator phenolftalein
..... C. larutan CH3COOH dititrasi oleh larutan
A. +3 dan +3 d. +4 dan +3 NaOH dengan indikator methyl orange
B. +5 dan +5 e. +6 dan +4 D. larutan HCl dititrasi oleh larutan NaOH
C. +6 dan +6 dengan indikator phenolftalein
E. larutan HCl dititrasi oleh larutan NH4OH
dengan indikator phenolftalein
25. Perhatikan persamaan reaksi redoks
berikut!
MnO2(s) + 2H2SO4(aq) + 2NaI (aq) →
MnSO4(aq) + Na2SO4(aq) + 2H2O(l) + I2(g)

Halaman 57
28. Seorang siswa melakukan percobaan titrasi asam-basa seperti gambar berikut.

Berdasarkan gambar kegiatan siswa tersebut, teknik yang tepat untuk menuangkan titran ke dalam
buret dan menitrasi sampel terdapat pada gambar nomor.....
A. (1) dan (4) d. (1) dan (5)
B. (2) dan (5) e. (3) dan (4)
C. (3) dan (5)

29. Sebanyak 100 mL larutan CH3COOH 0,10 A. 5 – log 3,6 d. 5 – log 1,8
–5
M (Ka = 1,8×10 ) dicampur dengan 100 mL B. 6 – log 9 e. 6 + log 9
larutan CH3COOK 0,20 M. Nilai pH yang C. 8 + log 9
dihasilkan adalah .....

30. Perhatikan tabel larutan garam berikut!


No. Larutan garam Reaksi hidrolisis Perkiraan pH
- -
1 Kalium sianida CN (aq) + H2O(l) HCN(aq) + OH (aq) pH = 10
2+ +
2 Magnesium klorida Mg (aq) + H2O(l) Mg(OH)2(aq) + 2H (aq) pH > 7
- -
3 Kalsium asetat CH3COO (aq) + H2O(l) CH3COH(aq) + OH (aq) pH = 9
+ +
4 Ammonium klorida NH4 (aq) + H2O(l) NH4OH(aq) + H (aq) pH > 7
+ +
5 Natrium nitrat Na (aq) + H2O(l) NaOH(aq) + H (aq) pH < 7
Data yang berhubungan dengan tepat ditunjukkan oleh pasangan nomor .....
A. (1) dan (2) d. (1) dan (3)
B. (2) dan (4) e. (3) dan (5)
C. (4) dan (5)
Zat yang dapat ditambahkan petani agar
31. Seorang petani kebingungan karena tanahnya produktif kembali adalah .....
lahannya sudah kurang produktif lagi A. (1) dan (2) d. (1) dan (3)
dibandingkan sebelumnya setelah B. (2) dan (3) e. (2) dan (4)
terdampak hujan asam letusan gunung C. (3) dan (4)
berapi. Padahal secara rutin ia telah
menambahkan pupuk nitrogen dan amonia 32. Seorang siswa membuat larutan
dengan maksud menyuburkan lahannya. penyangga dengan pH = 9 dari zat yang
–5
Setelah pH tanah diperiksa, ternyata tersedia yaitu larutan NH3 1 M (Kb = 1×10 )
diperoleh pH sebesar 2. Menurut dan kristal garam NH4Cl (Mr = 53,5).
pandangan ahli, penggunaan pupuk Adapun tahapannya sebagai berikut.
nitrogen berlebihan, justru menyebabkan 1. mengambil 1 L larutan NH3
pH tanah menjadi asam disebabkan bakteri 2. menimbang 5,35 gram NH4Cl dan
+
dalam tanah mengoksidasi NH4 menjadi mencampurkan ke larutan NH3

nitrat, NO3 . 3. mengaduk hingga semua kristal larut
Dari beberapa zat berikut: Setelah diukur ternyata pH larutan yang
1. CO(NH2)2 terbentuk tidak sesuai. Tahapan yang
2. CaO menyimpang dari proses tersebut adalah
3. NH4NO3 .....
4. K2HPO4
Halaman 58
A. konsentrasi NH3 yang digunakan terlalu Berdasarkan data, bahan bakar dengan
kecil mutu paling baik adalah .....
B. percampuran harus dipanaskan terlebih A. Premium d. Pertalite
dahulu B. Pertamax e. Pertamax Plus
C. larutan NH3 yang digunakan terlalu C. Pertamax Turbo
sedikit
D. massa NH4Cl yang ditimbang 35. Perhatikan senyawa karbon berikut!
seharusnya 0,53 gram 1. 3-metil-2-pentanon
E. larutan NH3 yang digunakan 2. 2-pentanol
seharusnya 100 mL 3. 2-metilpentanal
4. 2,2-dimetil-1-propanol
33. Perhatikan gambar dua larutan asam yang Dua senyawa yang berisomer fungsi adalah
mempunyai harga pH sama! .....
–5
(Ka CH3COOH = 1×10 ) A. (1) dan (2) d. (1) dan (3)
B. (2) dan (3) e. (2) dan (4)
C. (3) dan (4)

36. Perhatikan struktur hidrokarbon berikut!

Jumlah atom C-primer dan C-tersier dalam


senyawa tersebut berturut-turut adalah
Pernyataan yang paling tepat mengani A. 3 dan 3 d. 3 dan 2
kedua larutan tersebut adalah ..... B. 3 dan 1 e. 2 dan 3
A. konsentrasi larutan CH3COOH dan C. 2 dan 2
larutan HNO3 sama besar
B. jumlah mol CH3COOH sama dengan
37. Seorang siswa melakukan percobaan
jumlah mol HNO3
+ tentang uji karbohidrat menggunakan
C. konsentrasi H kedua larutan sama
pereaksi Molisch, Benedict dan Iodin. Hasil
besar
uji sampelnya adalah sebagai berikut.
D. indikator PP akan berwarna merah
 Ditambahkan pereaksi Molisch
dalam larutan CH3COOH
menghasilkan endapan ungu
E. volume kedua larutan sama sehingga
kadar anionnya juga sama.  Dengan pereaksi Benedict
menghasilkan endapan merah bata
 Larutan iodin menghasilkan perubahan
34. Saat ini banyak sekali jenis bahan bakar
warna merah coklat
yang digunakan dalam kehidupan sehari-
Berdasarkan data, dapat disimpulkan
hari. Berikut disajikan data bahan bakar
bahwa sampel tersebut mengandung
dan bilangan oktan.
.....
Jenis bahan bakar Bilangan oktan
A. Glukosa d. amilum
Premium 88
B. Selulosa e. glikogen
Pertalite 90 C. sukrosa
Pertamax 92
Pertamax plus 96
Pertamax turbo 98

38. Perhatikan tabel data berikut!


No. Nama senyawa Rumus struktur Sifat Kegunaan
1 Kloroetana CH2 = CHCl Reaksi adisi hidrogen Bahan baku polietena
2 Propanol CH3 – CH2 – OH Bereaksi dengan Na Pelembut kosmetik
3 Fenol Tidak dapat dioksidasi Antioksidan

4 Dimetil eter CH3 – O – CH3 Mudah terbakar Aroma buah pir

Halaman 59
5 Benzene Dapat teroksidasi Pelarut
sempurna
menghasilkan CO2
dan H2O

Data yang berhubungan dengan tepat ditunjukkan oleh nomor.....


A. (1) d. (2)
B. (3) e. (4)
C. (5)

39. Perhatikan serangkaian persamaan reaksi


berikut!

Jenis persamaan reaksi (i), (ii), dan (iii)


secara berturut-turut adalah .....

A. adisi, substitusi, dan eliminasi


B. adisi, substitusi, dan substitusi
C. eliminasi, substitusi, dan eliminasi
D. eliminasi, adisi, dan adisi
E. eliminasi, substitusi, dan adisi

40. Diketahui dua buah senyawa karbon


dengan rumus struktur sebagai berikut.
CH3 – CH2 – CH3 – CH2 – CH2 – OH
CH3
Senyawa X Senyawa Y
Kedua senyawa tersebut memiliki rumus
molekul yang sama yaitu C3H8O, tetapi
gugus fungsinya berbeda. Beberapa sifat
kimia yang terkait dengan gugus fungsi
senyawa tersebut adalah sebagai berikut:
1. Senyawa X tidak dapat bereaksi
dengan logam aktif
2. Senyawa Y tidak dapat dioksidasi
dengan KMnO4
3. Senyawa X dapat dihidrolisis menjadi
alkena
4. Senyawa Y dapat membentuk ester jika
direaksikan dengan asam karboksilat
Pasangan sifat kimia yang tepat dari kedua
senyawa terdapat pada nomor......
A. (1) dan (2) d. (1) dan (4)
B. (2) dan (3) e. (2) dan (4)
C. (3) dan (4)

Halaman 60
Halaman 61

Anda mungkin juga menyukai