0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan72 halaman

EDP dalam Sistem Akuntansi PT Jamsostek

Skripsi ini membahas penerapan sistem Electronic Data Processing (EDP) dalam sistem informasi akuntansi di PT Jamsostek Cabang Makassar. Penelitian menggunakan metode deskriptif dan menganalisis sistem EDP, sistem informasi akuntansi, serta pengendalian intern yang diterapkan perusahaan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan72 halaman

EDP dalam Sistem Akuntansi PT Jamsostek

Skripsi ini membahas penerapan sistem Electronic Data Processing (EDP) dalam sistem informasi akuntansi di PT Jamsostek Cabang Makassar. Penelitian menggunakan metode deskriptif dan menganalisis sistem EDP, sistem informasi akuntansi, serta pengendalian intern yang diterapkan perusahaan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING

DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI


PADA PT. JAMSOSTEK (PERSERO)
KANTOR CABANG MAKASSAR

ZUHRIA
10573 1043 08

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
MAKASSAR
2014
PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING
DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
PADA PT. JAMSOSTEK (PERSERO)
KANTOR CABANG MAKASSAR

ZUHRIA

10573 1043 08

Untuk memenuhi persyaratan guna memperoleh gelar


sarjana Ekonomi pada Jurusan Akuntansi

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
MAKASSAR
2014
ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sistem Electronic Data

Processing (EDP) yang ada di perusahaan dan sistem informasi akuntansi serta

pengendalian intern sistem informasi yang digunakan perusahaan. Dalam

penulisan ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif. Jenis data yang

digunakan adalah jenis data primer dan data sekunder. Adapun teknik

pengumpulan data yang digunakan pengamatan, wawancara, quisioner. Metode

penganalisaan data yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode

komparatif dimana data yang telah dikumpulkan, kemudian dianalisis sehingga

memberikan keterangan bagi pemecahan masalah yang dihadapi. Selain itu juga,

membandingkan teori-teori dengan praktek dalam perusahaan dan selanjutnya

memberikan saran-saran dari hasil perbandingan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem EDP yang dimiliki

perusahaan sangat baik dan sesuai dengan tuntunan zaman, namun lengkapnya

fasilitas komputer dan baiknya sistem informasi akuntansi yang digunakan kurang

didukung oleh personel yang cukup ahli dan kurangnya pemahaman karyawan

untuk mengaplikasikan sistem General Ledger, Integrated System yang digunakan

oleh perusahaan sehingga membutuhkan pelatihan yang intensif untuk hal

tersebut. Perusahaan juga menerapkan pengendalian intern yang baik untuk

pengawasan sistem aplikasi perusahaan.

Kata Kunci : Sistem Informasi Akuntansi, Electronic Data Processing,

Pengolahan Data

vi
MOTTO DAN PERSEMBAHAN

Harapan dapat terwujud


Ketika semuanya tulus dan yakin
Disertai usaha dan do’a

Kesederhanaan bukanlah
Halangan untuk meraih impian,
Tapi, kesederhanaan menjadi semangat
Untuk berkarya sendiri

Manusia bisa merencanakan sesuatu


Namun, Tuhanlah yang menentukan semuanya

Karya sederhana ini kupersembahkan buat :


Ayahanda dan ibunda tercinta serta saudara-saudariku yang terkasih,
sebagai wujud kasih sayang yang tiada terkira atas kesabaran, do’a,
cinta, kasih sayang, pengorbanan, dan nasehat yang telah mewujudkan
harapanku menjadi kenyataan. Semoga pengorbanan beliau bernilai
ibadah di sisi-Nya.

Amin Ya robbal A’lamin

vii
KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbil A’lamin, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah

SWT, berkat rahmat dan hidayah-Nya yang telah dilimpahkan pada kita semua

begitu pula berupa nikmat kesempatan, kesehatan, dan nikmat iman sehingga

penulis dapat menyelesaikan skripsi ini walaupun masih banyak mengalami

kekurangan. Skripsi ini berjudul “Penerapan Electronic Data Processing dalam

Sistem Informasi Akuntansi pada PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang

Makassar ”.

Dalam penulisan skripsi ini, penulis mendapatkan berbagai hambatan

namun berkat bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak terutama dari

Dr. Hj. Ruliaty, MM. dan Ismail, SE. [Link]. Ak masing-masing sebagai

pembimbing I dan pembimbing II, atas segala perhatian, kesediaan, dan

kesungguhan dalam membimbing serta mengarahkan penulis sehingga skripsi ini

dapat diselesaikan.

Dengan selesainya penyusunan skripsi ini, tidak lupa penulis

mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Bapak Dr. H. Irwan Akib, [Link] selaku Rektor Universitas

Muhammadiyah Makassar

2. Bapak Dr. H. Mahmud Nunung, MA sebagai Dekan Fakultas Ekonomi

Universitas Muhammadiyah Makassar.


3. Ibu Dr. Hj. Ruliaty, MM. selaku Pembimbing I dan Bapak Ismail, SE.

[Link]. Ak selaku Pembimbing II yang telah banyak meluangkan segenap

waktu dan pikirannya untuk membimbing dan mengarahkan penulis dalam

penyusunan skripsi ini.

4. Bapak H. Andi. Arman, SE., M. Si., Ak selaku Ketua Jurusan Akuntansi

Universitas Muhammadiyah Makassar, serta Bapak Abd. Salam HB. SE.,

M. Si., Ak selaku Sekretaris Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi.

5. Seluruh staf pengajar/ dosen pada Jurusan Akuntansi yang telah

memberikan bantuan berupa pengajaran selama penulis dalam proses

pembelajaran di kampus.

6. Pimpinan dan seluruh staf karyawan PT. Jamsostek , terima kasih atas

bantuan yang diberikan selama saya melakukan riset.

7. Yang terkhusus penulis haturkan rasa hormat dan apresiasi yang sebesar-

besarnya kepada Ayahanda Masdir, [Link] dan Ibunda tercinta Nur’Aini

yang senantiasa mencurahkan kasih sayang, membimbing dan

memberikan dorongan serta do’a yang tak henti-hentinya

8. Kepada Kakakku Mahrusy, Kakakku Marhamah dan Adikku Mahfudz

yang selalu menemaniku dan banyak membantu dalam menjalani

keseharianku baik suka dan duka, serta Adikku Zubair yang selalu penulis

rindukan.

9. Teman-teman Jurusan Akuntansi angkatan 2008, antara lain: Nur, Ai,

Anhy, Zie, Amma, Herni, Fatma, Mely, Mery, Arul, Hasbi, Elyas dan

semuanya yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu.


10. Kepada sahabat-sahabatku Budiman, Salam, Hajar, Tuti, Fauzi, Saida,

Aikos, Fais, Eem, Mia, terima kasih atas semua do’a dan dukungannya.

11. Terkhusus kepada Muh. Tasjiddin Teheni, Taswinda Try Wahyuni Teheni,

dan Try Kusuma Bandar Putri Teheni makasih atas bantuan, motivasi,

do’a dan kasih sayangnya selama adinda dalam proses penyusunan skripsi.

Akhir kata penulis mengucapkan permohonan maaf dan ucapan terima

kasih kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan namanya satu-persatu yang

telah banyak membantu dalam penyelesaiaan penyusunan skripsi ini, semoga

Allah SWT menerima amal baik kita dan senantiasa melimpahkan rahmat, karunia

serta hidayah-Nya kepada kita semua. Amin yaa Rabbal Alamin.

Makassar, 2014

Penulis,

Z U H R I A
Nim. 10573 1043 08
DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL .........................................................................................i

LEMBAR PERSETUJUAN ............................................................................ii

KATA PENGANTAR.......................................................................................iii

ABSTRAK ........................................................................................................vi

MOTTO ............................................................................................................vii

DAFTAR ISI......................................................................................................viii

DAFTAR GAMBAR ........................................................................................x

DAFTAR LAMPIRAN ....................................................................................xi

BAB I PENDAHULUAN..................................................................................1

A. Latar Belakang..............................................................................1

B. Rumusan Masalah.........................................................................4

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian.....................................................5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA.......................................................................6

A. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi ......................................6

B. Sistem Informasi Berbasis Komputer..........................................10

C. Pengolahan Data Akuntansi Berbasis Komputer ........................16

D. Pengendalian Intern dalam sistem Electronic Data Processing..18

E. Kerangka Pikir ............................................................................21

BAB III METODE PENELITIAN ..................................................................23

A. Lokasi dan Waktu Penelitian........................................................23

B. Jenis Data......................................................................................23

viii
C. Sumber Data ................................................................................23

D. Metode Pengumpulan Data ..........................................................24

E. Metode Analisis Data ...................................................................25

F. Sistematika Pembahasan...............................................................25

BAB IV GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN ..............................27

A. Sejarah Singkat Perusahaan .........................................................27

B. Visi dan Misi Perusahaan ............................................................29

C. Struktur Organisasi Perusahaan ...................................................30

D. Kegiatan Usaha ............................................................................41

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .................................43

A. Hasil Penelitian ............................................................................43

B. Pembahasan .................................................................................51

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ..........................................................57

A. Kesimpulan ..................................................................................57

B. Saran ............................................................................................58

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

ix
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 : Pengolahan data Akuntansi Berbasis Komputer....................... 16

Gambar 2.1 : Bagan Kerangka Pikir ............................................................... 21

x
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Struktur Organisasi

Lampiran 2 : Daftar Quesioner


6

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

Dalam setiap perusahaan, penggunaan komputer secara efektif dan efisien

merupakan faktor yang sangat material dalam meningkatkan produktivitas

perusahaan. Adanya persaingan yang ketat antar perusahaan, mengakibatkan

perusahaan yang mampu bertahan hanya perusahaan yang mampu bersaing dalam

hal kualitas sistem komputerisasi, selain perangkat keras dan perangkat lunak

komputer, tetapi juga pelatihan sumber daya manusia pengguna komputer.

Menurut Rochaety, dkk ( 2011 : 2) “Suatu sistem dapat didefenisikan

sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem

yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan”. Sedangkan menurut Hall

(2007:6) “Sistem adalah kelompok dari dua atau lebih komponen atau subsistem

yang saling berhubungan yang berfungsi dengan tujuan yang sama.

Menurut Bodnar (2003 : 1) “Informasi adalah data yang berguna yang

diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat”.

Sedangkan menurut Romney dan Steinbart (2006 ;11) “Informasi adalah data

yang telah diatur dan diproses untuk memberikan arti”.

Dari pengertian ini dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah

suatu sistem dalam suatu organisasi yang terintegrasi satu dengan yang lain dan

dikoordinasikan untuk mengubah data menjadi informasi, guna mencapai sasaran

6
7

perusahaan. Istilah sistem informasi menganjurkan penggunaan teknologi

komputer di dalam organisasi untuk menyajikan informasi kepada pemakai.

Kualitas dari suatu sistem informasi tergantung dari tiga hal, yaitu

informasi harus akurat, tepat pada waktunya dan relevan;

a) Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa

menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan

maksudnya. Informasi harus akurat karena dari sumber informasi sampai ke

penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan (noise) yang dapat

merubah atau merusak informasi tersebut.

b) Tepat pada waktunya, berarti informasi yang datang pada penerima tidak

boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi.

Karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan.

c) Relevan, berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakaiannya.

Setiap perusahaan menerapkan akuntansi sebagai alat komunikasi.

Akuntansi mempunyai peranan penting dalam perusahaan terutama berkaitan

dengan sistem informasi akuntansi. Menurut Soemarso, SR, (2002 : 14)

“Akuntansi didefinisikan sebagai proses mengindentifikasikan, mengukur, dan

melaporkan informasi ekonomi untuk kemungkinan adanya penilaian dan

keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi

tersebut”. Sedangkan menurut Simamora Henry (2002 : 4) “Akuntansi

(accounting) adalah proses pengukuran aktivitas ekonomi suatu entitas dalam

satuan uang dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak yang

berkepentingan”.
8

Dari defenisi tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi

merupakan suatu kesatuan dari seluruh komponen, yaitu sumber modal dan

manusia untuk mengolah data transaksi dalam menyiapkan informasi keuangan

yang digunakan dalam pengambilan keputusan.

Setiap sistem informasi akuntansi melaksanakan lima fungsi utama, yaitu

pengumpulan data, pemrosesan data, manajemen data, pengendalian data

(termasuk security), dan penghasil informasi.

1. Pengumpulan data

Fungsi pengumpulan data terdiri atas memasukkan data transaksi melalui

formulir, mensyahkan serta memeriksa data untuk memastikan ketepatan dan

kelengkapannya.

2. Pemrosesan data

Pemrosesan data terdiri atas proses pengubahan input menjadi output. Fungsi

pemrosesan data terdiri atas langkah-langkah sebagai berikut:

a. Pengklasifikasian atau menetapkan data berdasar kategori yang telah

ditetapkan dan menyalin data ke dokumen.

b. Mengurutkan atau menyusun data menurut karakteristiknya.

c. Mengelompokkan atau mengumpulkan transaksi sejenis.

d. Menggabungkan atau mengkombinasikan dua atau lebih data atau arsip.

e. Melakukan perhitungan.

f. Peringkasan atau penjumlahan data kuantitatif.

g. Membandingkan data untuk mendapatkan persamaan atau perbedaan yang

ada.
9

3. Manajemen data

Fungsi manajemen data terdiri atas tiga tahap, yaitu : penyimpanan,

memutakhiran dan pemunculan kembali. Tahap penyimpanan merupakan

penempatan data dalam penyimpanan atau basis data yang disebut arsip.

4. Pengendalian Data

Fungsi pengendalian data mempunyai dua tujuan dasar: a) Untuk menjaga dan

menjamin keamanan asset perusahaan, termasuk data, dan b) Untuk menjamin

bahwa data yang diperoleh akurat dan lengkap serta diproses dengan benar.

5. Penghasil informasi

Fungsi penghasil informasi ini terdiri atas tahapan pemrosesan informasi

seperti penginterpretasian, pelaporan dan pengkomunikasian informasi.

Menurut Romney dan Steinbart (2006 : 3) Sistem Informasi Akuntansi

terdiri dari lima komponen :

1. Orang-orang yang mengoperasikan sistem tersebut dan melaksanakan

berbagai fungsi.

2. Prosedur-prosedur, baik manual maupun yang terotomatisasi, yang dilibatkan

dalam mengumpulkan, memproses, dan menyimpan data tentang aktivitas-

aktivitas organisasi.

3. Data tentang proses-proses bisnis organisasi.

4. Software yang dipakai untuk memproses data organisasi.

5. Infrastruktur teknologi informasi, termasuk komputer, peralatan pendukung

(peripheral), dan peralatan untuk komunikasi jaringan.


10

Suatu sistem haruslah mempunyai komponen-komponen yang saling

berkaitan dan mempunyai tujuan yang sama. Dari definisi di atas kita dapat

mengetahui bahwa komponen dari SIA adalah manusia dan peralatan. Dan

tujuannya yaitu mengubah data keuangan dan data lainnya untuk menjadi

informasi.

B. Sistem Informasi Berbasis Komputer

1. Pengertian Electronic Data Processing

Menurut Bodnar (2000: 4) “Electronic Data Processing adalah

pemanfaatan teknologi komputer untuk melakukan pengolahan data yang

berorientasi pada transaksi dalam suatu organisasi”. Menurut Siagian (2011 : 81)

“Pengolahan data secara elektronik merupakan serangkaian kegiatan yang

dimaksudkan untuk penyediaan informasi dengan menggunakan komputer yang

mencakup pengumpulan, pemprosesan, penyimpanan dan pengawasan hasil

olahan tersebut”.

Pemakaian Electronic Data Processing di setiap perusahaan adalah untuk

mengolah data yang ada menjadi satu informasi yang tepat waktu. Pemakaian

EDP terlibat pada perusahaan yang mempunyai arus data yang banyak dan

umumnya seragam. Electronic Data Processing merupakan aplikasi sistem

informasi akuntansi paling dasar dalam setiap organisasi. Bila EDP didukung oleh

sistem maka akan disebut EDP System.


11

Keunggulan dan keuntungan pengolahan data melalui Electronic Data

Processing System pada perusahaan adalah sebagai berikut :

1. Kecepatan

Kecepatan pengolahan data dengan EDPS sangat jauh perbedaannya jika

dibanding dengan pengolahan data yang manual. Dalam masa sekarang ini,

EDPS mampu membaca lebih dari 800.000 character data input dan

mengerjakan lima juta operasi perhitungan dalam tempo satu detik. Sedangkan

bila dikerjakan secara manual hanya beberapa puluhan perhitungan untuk

beberapa menit.

2. Ketepatan

Ketepatan pengolahan data tidak dapat dipisahkan dengan akuratnya hasil

pengolahan data tersebut karena akan mempengaruhi para pemakai informasi.

Umumnya hasil pengolahan data melalui komputer akurat dan terpercaya

kecuali terjadi kesalahan manusia yang berhubungan dengan pengoperasian

komputer.

3. Ekonomis

Masalah ekonomis pemakaian komputer tergantung dari jumlah data yang

diolah, biaya dengan menggunakan manual lebih besar bila memakai

komputer, serta jenis komputer menurut kapasitasnya yang dipakai suatu

perusahaan.
12

2. Perangkat Sistem Informasi Berbasis Komputer

Dalam sistem informasi yang terkomputerisasi (Computerized System)

biasanya perangkat sistem EDP terdiri dari :

1) Jaringan Komunikasi

Jaringan komunikasi timbul jika suatu komputer berkomunikasi dengan

komputer lain. Jaringan biasanya diklasifikasikan berkaitan dengan wilayah

geografis yang dicakupnya, yang terdiri dari Wide Area Network (WAN) dan

Local Area Network (LAN).

a. Local Area Network (LAN)

Local Area Network adalah jaringan komunikasi lokal saluran khusus

(dedicated) dengan jarak terbatas, yang biasanya meliputi satu gedung atau

beberapa gedung dengan jarak yang tidak berjauhan. Komputer-komputer

yang dihubungan pada suatu LAN disebut simpul (node). Terdapat tiga

jenis utama topologi LAN, yaitu star network (hubungan yang berbentuk

bintang), bus network (hubungan dalam jalur data/bus), ring network

(hubungan berbentuk cincin atau alur data yang terjadi searah dari satu

node ke node lain dan seterusnya). Secara garis besar terdapat dua tipe

jaringan atau LAN, yaitu jaringan peer to peer dan jaringan client server.

Pada jaringan peer to peer setiap komputer yang terhubung ke jaringan

dapat bertindak baik sebagai workstation. Sedangkan pada jaringan client

server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer

lain berperan sebagai workstation.


13

b. Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network adalah jaringan komunikasi yang melingkupi satu

wilayah geografis yang luas dengan kisaran beberapa mil sampai ribuan.

WAN bisa dibangun dengan kombinasi hubungan yang bersifat switched

line atau dedicated line, gelombang mikro, serta komunikasi satelit.

2) Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat keras adalah perlengkapan fisik komputer yang sesungguhnya, yang

digunakan untuk melaksanakan macam-macam fungsi dan seluruh kegiatan

pengolahan yang ada. Hardware dapat dikelompokkan menjadi lima

komponen, yaitu :

a) Input Unit (Input Device)

Peralatan input yaitu peralatan untuk memasukkan data seperti keyboard,

disket, dan harddisk, tape dan lain sebagainya.

b) Central Processing Unit (CPU)

CPU adalah bagian intern dari komputer yang menjalankan intruksi-

intruksi yang diberikan kepadanya oleh program-program komputer.

Tugas utamanya adalah mengontrol dan membimbing keseluruhan sistem

komputer selama pengolahan data termasuk dalam melakukan aritmatic

dan logical operation terhadap data.

c) Output Unit (Output Device)

Peralatan output yaitu alat-alat yang menerima informasi dari komputer

(CPU) dan merubanya ke dalam bentuk yang di baca oleh manusia. Yang

merupakan media output contohnya antara lain : printer dan monitor.


14

d) Computer Communication Unit

Computer communication unit yang berfungsi untuk menghubungkan

antara pemakai CPU atau dengan pemakai lainnya.

e) Storage Devices (Unit Penyimpanan)

Unit penyimpanan merupakan alat yang dapat menyimpan data atau

informasi. Jenis unit ini dapat dibagi dua, yaitu :

 Primary Storage, yaitu unit penyimpanan utama, terdapat di dalam

CPU karena unit ini hanya menyimpan data untuk sementara saja.

 Secondary Storage, sering juga disebut kombinasi input,output, karena

alat ini juga digunakan untuk menyimpan data atau informasi (input

atau output) dari komputer yang sifatnya permanent. Secondary

storage ini digunakan karena kapasitas memori dari CPU terbatas

sehingga perlu penyimpanan di luar CPU.

3) Perangkat Lunak (Software)

Perangkat lunak adalah program yang berisi intruksi-intruksi untuk melakukan

pengolahan data. Program perangkat lunak (software) terdiri dari dua jenis,

yaitu

a. Program Sistem

Program sistem adalah perangkat lunak yang menginterprestasikan

intruksi-intruksi program aplikasi dan menjelaskan kepada perangkat

lunak tentang bagaimana melaksanakan intruksi tersebut.


15

b. Program Aplikasi

Program aplikasi adalah program yang ditulis untuk melaksanakan suatu

fungsi tertentu dan untuk mendukung atau membantu pengguna.

4) Perangkat Pelaksana (Brainware)

Brainware atau perangkat otak / pelaksana, dalam hal ini adalah manusia.

Manusia sebagai brainware terdiri dari beberapa tingkatan. Tingkatan paling

rendah adalah operator (hanya mampu menjalankan saja/menggunakan

program). Tingkatan yang lain adalah programing dan analis.

a) Computer Operator, berfungsi dalam menjalankan (mengoperasikan)

komputer.

b) Programmer, merencanakan atau merancang suatu program yang dapat

dimengerti oleh komputer dan dapat digunakan oleh pemakai.

c) Analyze System, merupakan professional yang menguasai berbagai teknik

analis dan bertanggung jawab untuk mengkoordinasi berbagai kegiatan

analisis sistem yang akan dibangun atau dikembangkan.

5) Prosedur-prosedur

Merupakan suatu pengolahan data yang sangat vital dan memegang peranan

yang sangat penting. Prosedur meliputi cara menyimpan data, menjadwalkan

dan menggoperasikan komputer serta mendistribusikan hasil proses yang

merupakan informasi. Juga meliputi pengawasan untuk menghindari

kehilangan data.
16

C. Pengolahan Data Akuntansi Berbasis Komputer

Menurut Nugroho Widjajayanto (2001 : 59) “Komputer adalah suatu alat

pengolah data yang dapat melaksanakan perhitungan secara substansial termasuk

operasi hitung menghitung, dan operasi logika campur tangan manusia”.

Gambar
INPUT2.1 PROCESSING OUTPUT

D U
SOURCE FINANCIAL
A DOKUMEN JOURNAL LEDGER TRIAL
STATEMENT S
T R T
T E
OTHER
FILES REPORT R
A

DATA DATA FINANCIAL


COLLECTION MAINTENANCE INFORMATION
DATA

Gambar 2.1 : Pengolahan Data Akuntansi Berbasis Komputer

Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa pengolahan data merupakan

aktivitas penting dalam SIA, sebab tanpa adanya suatu sistem pengolahan yang

memadai maka tidaklah mungkin dihasilkan suatu informasi yang cepat, tepat dan

akurat sesuai dengan kebutuhan pemakainya. Dari gambar tersebut juga dapat

dilihat hubungan data dan informasi dari arus input-processing-output (IPO)

diagram. Data dikonversikan menjadi informasi melalui tiga tahapan yaitu :

tahapan pemasukan data (input), tahapan pengolahan data menjadi informasi

(processing), dan tahapan pelaporan informasi (output) terhadap pihak-pihak yang

membutuhkan infomasi tersebut.


17

Sistem yang dikomputerisasikan mempunyai banyak manfaat yang

potensial untuk membantu suatu organisasi dalam menjalankan operasi dan

kegunaannya. Suatu sistem yang dikomputerisasikan dengan baik dapat

menghasilkan informasi yang lebih akurat, biaya pengolahan data yang lebih

efesien, informasi yang lebih cepat dan laporan manajemen yang lebih baik dan

lebih dapat dipercaya untuk pengambilan keputusan.

Agar suatu sistem yang dikomputerisasi dapat berjalan dengan baik, maka

perlu diperhatikan beberapa faktor yang mendukung, yaitu :

a. Software ( perangkat lunak) yang merefleksikan dan dapat disesuaikan dengan

kebutuhan khusus organisasi.

b. Kapasitas dan kelengkapan hardware (perangkat keras) yang memadai untuk

menangani semua tingkat transaksi dan kebutuhan pemrosesan.

c. Pemrosesan data dan pengawasan perkiraan yang tepat.

d. Dokumentasi yang lengkap mengenai pemakai dan prosedur pengolahan data.

e. Pelatihan yang mencukupi untuk personil pemakai sistem informasi dan

petugas pemrosesan data.

f. Masukan (input) yang akurat dan pengawasan untuk menjamin akurasinya.

g. Penerimaan oleh pemakai.

h. Keterlibatan dukungan manajemen.

Dalam memproses data, pada dasarnya terdapat dua cara, yaitu :

a. Batch Processing, merupakan cara memproses data di mana transaksi yang

terjadi dikumpulkan sampai saat tertentu yang kemudian diproses secara

bersama-sama.
18

b. On-Line Processing, merupakan cara memproses data dimana transaksi yang

terjadi langsung dimasukkan ke komputer dan langsung diproses.

D. Pengendalian Intern dalam Sistem Electronic Data Processing

Menurut Mulyadi (2001 : 163) “Pengendalian intern meliputi organisasi,

metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga kekayaan

organisasi, mendorong efisiensi dipatuhinya kebijaksanaan manajemen untuk

mendorong tercapainya hal-hal tersebut diperlukan syarat tertentu yang

merupakan unsur dari pengawasan itu sendiri, yang apabila syarat ini dipenuhi

maka tujuan perusahaan dapat dicapai secara maksimal dengan menggunakan

fasilitas yang ada secara efektif dan efisien”.

Pengendalian intern terbagi atas dua kelompok yaitu pengendalian

administrasi dan pengendalian akuntansi. Pengendalian administrasi meliputi

rencana, metode, dan prosedur yang diterapkan dalam organisasi untuk

meningkatkan efisiensi serta mendorong ketaatan terhadap kebijakan manajemen.

Sedangkan pengendalian akuntansi meliputi organisasi, semua prosedur dan

catatan yang berhubungan dengan pengamanan harta kekayaan serta keandalan

catatan keuangan.

Pengendalian akuntansi adalah pengendalian yang berhubungan langsung

dengan kegiatan pengolahan data, oleh karena itu pengendalian akuntansi yang

diterapkan oleh perusahaan sangat dipengaruhi dengan sistem pengolahan datanya

apakah manual, mekanis maupun elektronik.


19

Karakteristik utama pengendalian akuntansi intern adalah personil atau

sumber daya manusia yang cukup dan dapat diandalkan, pemisahan fungsi dan

jabatan, pelaksana transaksi, pencatatan transaksi, perbatasan akses ke aktiva serta

fungsi otorisasi.

Pengendalian sistem komputerisasi dalam pengolahan data elektronik

terdiri atas dua bagian, yaitu :

a. Pengendalian Umum (General Control)

Pengendalian umum adalah pengendalian yang tidak langsung berhubungan

dengan aplikasi komputer namun bila tidak memadai akan memberikan

pengaruh negatif terhadap pengendalian aplikasi.

1) Rencana organisasi pemrosesan data

 Pemisahan kewajiban

 Pemisahan kewajiban dalam pemrosesan data

2) Prosedur operasional umum

 Pelatihan karyawan

 Rancangan formulir

 Formulir yang telah diberi nomor

 Dokumen perputaran

3) Tampilan Control peralatan

 Penyokong dan pemulihan

 Jejak transaksi
20

4) Peralatan dan kontrol akses data

 Penjagaan yang aman

 Akses ganda / kontrol ganda

b. Pengendalian Aplikasi (Application Control)

Pengendalian aplikasi yaitu pengendalian yang berhubungan langsung dengan

tugas-tugas komputer. Pengendalian aplikasi sering dikelompokkan menjadi

tiga bagian, yaitu :

1) Pengendalian masukan (Input Control)

Pengendalian masukan akan memberikan jaminan yang cukup dimana data

diterima untuk diproses oleh EDP sudah diotorisasi dirubah bentuk dalam

bahasa mesin dalam arti tidak mengurangi data yang ada.

 Kata kunci

 Pemeriksaan kelengkapan

2) Pengendalian Proses (Processing Control)

Pengendalian proses berhubungan dengan pengendalian terhadap EDP

selama proses berlangsung, pengendalian ini direncanakan untuk

memberikan jaminan yang cukup bahwa EDP telah dilaksanakan sesuai

dengan rencana yang dibuat dan tidak ada transaksi yang tidak sah

(invalid) pada waktu pemrosesan.

 Pencocokan

 Standarisasi

 Pengimbangan
21

3) Pengendalian Keluaran (Output Control)

Pengendalian keluaran berhubungan dengan pengendalian terhadap hasil

dari operasi pemrosesan dan menjamin bahwa yang berhak saja yang

menerima output.

E. Kerangka Pikir

PT Jamsostek (Persero)
Kantor Cabang Makassar

Sistem Informasi Akuntansi

Electronic Data Processing

Pengolahan Data PemrosesanData

Berbasis Komputer

Kebijakan Perusahaan Yang


Efektif dan Efisien

Gambar 2.2 Bagan Kerangka Pikir

PT. Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar memiliki program

terdiri dari Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK),

Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK).Selain


22

manfaat optimal dari program jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian,

jaminan hari tua, dan jaminan pemeliharaan kesehatan, Jamsostek juga

memberikan manfaat tambahan kepada peserta dan masyarakat melalui dana

peningkatan kesejahteraan peserta (DPKP) serta program kemitraan dan bina

lingkungan (PKBL). Kualitas pelayanan jasa (kualitas layanan) sangat penting

dalam perusahaan jasa yakni strategi layanan, sumber daya manusia yang

memberikan layanan dan sistem layanan. Sistem pengolahan data Electronic Data

Processing System merupakan salah satu perkembangan alat pengolahan data

yang amat diperlukan dalam sistem informasi suatu perusahaan. Hal ini

disebabkan karena pengolahan data akuntansi secara elektronik yaitu dengan

menggunakan komputer, mampu meminimalkan kesalahan yang sering terjadi

pada pengolahan data secara manual dan dapat memproses data dan menyajikan

data dengan cepat dan up to date serta setiap saat dapat digunakan. Data yang

diperoleh segera diproses dengan cepat dan pada akhirnya akan menjadi

informasi, informasi yang merupakan output inilah yang nantinya dibutuhkan oleh

manajemen dalam menetapkan kebijakan perusahaan dan pengambilan keputusan

yang efektif dan efisien.


23

BAB III
METODE PENELITIAN

Metode penelitian merupakan langkah dan prosedur yang akan

dilaksanakan dalam pengumpulan data atau informasi yang dibutuhkan dalam

memecahkan permasalahan.

A. Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian ini diperkirakan berlangsung selama ± 2 bulan dan penulis

memilih lokasi pada PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar yang

beralamat di Jl. Urip Sumohardjo Km 4,5 Pampang, Makassar.

B. Jenis Data

Jenis penelitian yang dilakukan ini adalah penelitian deskriptif, yaitu

penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data-data penelitian yang

dibutuhkan dari objek penelitian dan literatur-literatur lainnya kemudian mencari

penyelesaiannya.

C. Sumber Data

Sumber data terdiri dari :

a. Data Primer, yaitu data yang diperoleh dan dikumpulkan secara langsung oleh

peneliti dari sumbernya yaitu perusahaan. Contoh data primer antara lain :

sejarah singkat perusahaan, struktur organisasi perusahaan, cara penerapan

electronic data processing pada perusahaan.

23
24

b. Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh peneliti secara tidak langsung dari

sumbernya seperti data ekternal yang merupakan data yang diperoleh dari

pihak luar. Contoh data sekunder antara lain : buku-buku, artikel dan bahan

kuliah yang berhubungan dengan penelitian ini.

D. Metode Pengumpulan Data

Dalam memperoleh data yang diperlukan sehubungan dengan penelitian

dan penyusunan, penulis menggunakan tiga metode, yaitu : observasi/

pengamatan, wawancara dan quisioner.

a. Metode wawancara, yaitu pengumpulan data melalui tanya jawab secara

langsung dengan pihak perusahaan, khususnya pada bagian yang berkaitan

dengan penelitian.

b. Metode observasi yakni mengadakan pengamatan secara langsung maupun

tidak langsung terhadap aktivitas yang berhubungan dengan penerapan EDP

dalam SIA pada PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar.

c. Metode quisioner yaitu melakukan pengumpulan data dengan memberi

lembaran quisioner yang berisikan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan

dengan permasalahan isi skripsi ini. Quisioner ini diberikan kepada pihak-

pihak yang berhubungan dengan EDP dan Akuntansi.


25

E. Metode Analisis Data

Metode analisis data yang digunakan :

a) Metode Deskriptif, merupakan suatu metode atau prosedur pemecahan

masalah yang diselidiki, dengan menggambarkan atau melukiskan keadaan

objek penelitian pada saat sekarang, berdasarkan fakta-fakta yang tampak.

b) Metode Komparatif, merupakan metode analisis yang dilakukan dengan

membandingkan teori-teori dengan praktek dalam perusahaan, kemudian

mengambil kesimpulan-kesimpulan dan selanjutnya memberikan saran-saran

dari hasil perbandingan.

F. Sistematika Pembahasan

Penulisan skripsi ini dibagi enam bab. Dan setiap babnya dibagi menjadi

beberapa sub bab. Adapun sistematika pembahasan tiap-tiap bab dalam skripsi ini

adalah, sebagai berikut :

I : PENDAHULUAN

Dalam bab ini diuraikan secara singkat latar belakang masalah,

perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian.

II : TINJAUAN PUSTAKA

Dalam bab ini dijelaskan pengertian sistem informasi akuntansi,

pengertian electronic data processing, sistem informasi berbasis

komputer, pengolahan data akuntansi berbasis komputer,

pengendalian intern dalam sistem electronic data processing,

kerangka pikir, hipotesis.


26

III : Pada bab ini diuraikan secara singkat lokasi dan waktu penelitian,

jenis penelitian, sumber data penelitian, metode pengumpulan

data, metode penelitian dan sistematika pembahasan.

IV : Gambaran umum objek penelitian, membahas tentang sejarah

perusahaan, visi dan misi perusahaan, struktur organisasi, dan

kegiatan usaha

V : Berisi hasil penelitian dan pembahasan

VI : Berisi kesimpulan dan saran.


27

BAB IV
GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN

A. Sejarah Singkat Perusahaan

Penyelenggaraan program jaminan sosial merupakan salah satu tangung

jawab dan kewajiban Negara untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi

kepada masyarakat. Sesuai dengan kondisi kemampuan keuangan Negara,

Indonesia seperti halnya berbagai Negara berkembang lainnya, mengembangkan

program jaminan sosial berdasarkan funded social security, yaitu jaminan sosial

yang didanai oleh peserta dan masih terbatas pada masyarakat pekerja di sektor

formal.

Sejarah terbentuknya PT Jamsostek (Persero) mengalami proses yang

panjang, dimulai dari UU No.33/1947 jo UU No.2/1951 tentang kecelakaan kerja,

Peraturan Menteri Perburuhan (PMP) No.48/1952 jo PMP No.8/1956 tentang

pengaturan bantuan untuk usaha penyelenggaraan kesehatan buruh, PMP

No.15/1957 tentang pembentukan Yayasan Sosial Buruh, PMP No.5/1964 tentang

pembentukan Yayasan Dana Jaminan Sosial (YDJS), diberlakukannya UU

No.14/1969 tentang Pokok-pokok Tenaga Kerja, secara kronologis proses

lahirnya asuransi sosial tenaga kerja semakin transparan.

Setelah mengalami kemajuan dan perkembangan, baik menyangkut

landasan hukum, bentuk perlindungan maupun cara penyelenggaraan, pada tahun

1977 diperoleh suatu tonggak sejarah penting dengan dikeluarkannya Peraturan

Pemerintah (PP) No.33 tahun 1977 tentang pelaksanaan program asuransi sosial

27
28

tenaga kerja (ASTEK), yang mewajibkan setiap pemberi kerja/pengusaha swasta

dan BUMN untuk mengikuti program ASTEK. Terbit pula PP No.34/1977

tentang pembentukan wadah penyelenggara ASTEK yaitu Perum Astek.

Tonggak penting berikutnya adalah lahirnya UU No.3 tahun 1992 tentang

Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK). Dan melalui PP No.36/1995

ditetapkannya PT Jamsostek sebagai badan penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga

Kerja. Program Jamsostek memberikan perlindungan dasar untuk memenuhi

kebutuhan minimal bagi tenaga kerja dan keluarganya, dengan memberikan

kepastian berlangsungnya arus penerimaan penghasilan keluarga sebagai

pengganti sebagian atau seluruhnya penghasilan yang hilang, akibat risiko sosial.

Selanjutnya pada akhir tahun 2004, Pemerintah juga menerbitkan UU

Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, yang

berhubungan dengan Amandemen UUD 1945 dengan perubahan pada pasal 34

ayat 2, dimana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) telah mengesahkan

Amandemen tersebut, yang kini berbunyi: "Negara mengembangkan sistem

jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah

dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan". Manfaat perlindungan

tersebut dapat memberikan rasa aman kepada pekerja sehingga dapat lebih

berkonsentrasi dalam meningkatan motivasi maupun produktivitas kerja.

Kiprah Perseroan yang mengedepankan kepentingan dan hak normative

Tenaga Kerja di Indonesia terus berlanjut. Sampai saat ini, PT Jamsostek

(Persero) memberikan perlindungan 4 (empat) program, yang mencakup Program

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua
29

(JHT) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi seluruh tenaga kerja dan

keluarganya.

Dengan penyelenggaraan yang makin maju, program Jamsostek tidak

hanya bermanfaat kepada pekerja dan pengusaha tetapi juga berperan aktif dalam

meningkatkan pertumbuhan perekonomian bagi kesejahteraan masyarakat dan

perkembangan masa depan bangsa.

B. Visi dan Misi Perusahaan

Visi

Menjadi lembaga jaminan sosial tenaga kerja terpercaya yang unggul dalam

pelayanan dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta dan

keluarganya.

Misi

Sebagai badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang memenuhi

perlindungan dasar bagi tenaga kerja serta menjadi mitra terpercaya bagi;

Tenaga Kerja : Memberikan perlindungan yang layak bagi tenaga kerja dan

keluarga

Pengusaha : Menjadi mitra terpercaya untuk memberikan perlindungan

kepada tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas

Negara : Berperan serta dalam pembangunan


30

C. Struktur Organisasi Perusahaan

Struktur organisasi merupakan peran dalam tanggungjawab karyawan

yang dipekerjakan oleh perusahaan. Tujuan struktur organisasi adalah untuk

mendapatkan sistem kerja yang baik dan berguna bagi perusahaan agar tujuan

organisasi dapat tercapai dengan sebaik-baiknya.

Bentuk struktur organisasi tergantung pada besar kecilnya perusahaan

tersebut. Bagi perusahaan kecil cukup dipilih struktur organisasi yang sederhana

untuk mempermudah pengolahannya dan perusahaan besar akan memilih struktur

organisasi yang kompleks dan luas. Adanya struktur organisasi yang mapan

sangat menjamin agar rencana manajer dapat dilaksanakan. Manajer harus

menyusun suatu organisasi yang formal yang artinya sistem tugas, wewenang

tanggungjawab dan pertanggungjawaban yang dirancang oleh manajemen agar

pekerjaan dapat dilakukan oleh orang-orang, serta sumber-sumber fisiknya

dipersiapkan dengan baik untuk melaksanakan rencana dan mencapai tujuan

perusahaan.

Sesuai dengan keputusan Direksi PT. Jamsostek (Persero) Nomor:

KEP/97/08/2001 bulan 20 Agustus 2001 tentang Struktur Organisasi dan Tata

Kerja PT. Jamsostek (Persero) merupakan unit kerja dibawah kantor wilayah.

Kantor Cabang mempunyai tugas merencanakan, mengarahkan,

mengkoordinasi kegiatan kantor cabang, untuk menyelenggarakan tugas tersebut

maka kantor cabang mempunyai fungsi, yaitu :


31

1. Menetapkan kebijaksanaan kantor cabang

2. Mengarahkan dan mengendalikan pencapaian target peningkatan pelayanan

kepada peserta

3. Mengarahkan dan mendukung terselenggaranya sistem teknologi informasi

4. Mengarahkan dan mengendalikan fungsi keuangan

5. Memastikan pelaksanaan sistem kepersonaliaan dan umum

6. Mengarahkan pembinaan hubungan kemitraan dan instansi terkait

Kantor Cabang dipimpin oleh Kepada Kantor Cabang yang didalam

melaksanakan tugasnya dibantu oleh kepada bidang masing-masing. Setiap kepala

bidang dalam melaksanakan fungsinya dan tugasnya dibantu oleh staf pada bidang

masing-masing.

Perusahaan menggunakan sistem organisasi berbentuk garis dan staf,

dimana pelimpahan wewenang berlangsung secara vertikal dari pimpinan tertinggi

sampai kepada unit-unit dibawahnya sehingga tercipta satu kesatuan perintah dan

satu kesatuan komando. Di bawah ini dijelaskan tugas masing-masing bagian pada

perusahaan yang tentunya disesuaikan dengan struktur organisasi perusahaan yang

bersangkutan.

1. Kepala Kantor Cabang

Tugas :

a. Mengkoordinasikan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran perusahaan

di unit kerjanya.

b. Merencanakan dan menetapkan kebijakan operasional di Kantor Cabang.


32

c. Merencanakan dan mengarahkan penyusunan peta potensi kepesertaan dan

penyebaran PPK untuk tercapainya target pemasaran.

d. Mengarahkan dan memastikan peningkatan pelayanan kepada peserta

e. Mengkoordinasikan dan mengendalikan kebijakan terhadap personil,

sarana dan prasarana kerja untuk kelancaran usaha.

f. Mengarahkan dan mengendalikan kebijakan terhadap personil, sarana dan

prasarana kerja kelancaran usaha.

g. Menentukan pelaksanaan sistem SDM dan Umum.

h. Melaksanakan fungsi sistem teknologi informasi, mengarahkan dan

mengendalikan fungsi keuangan.

i. Menyusun laporan kegiatan secara tepat waktu.

2. Kepala Bidang Pemasaran

Tugas :

a. Menghimpun informasi dari berbagai instansi dan organisasi terkait untuk

mendapatkan data perusahaan sebagai dasar untuk menyusun data potensi

dan menetapkan target kepesertaan.

b. Merencanakan strategi untuk menindak lanjuti PWBD

c. Melakukan pembinaan terhadap AO untuk tercapainya tertib organisasi

d. Mengendalikan pelayanan administrasi kepesertaan serta keluhan peserta

untuk meningkatkan kepuasan peserta.

e. Memonitor penyampaian data upah secara bulanan dari perusahaan.


33

f. Melakukan kerja sama dengan mitra kerja dalam bentuk Kerja Sama

Operasional (KSO) untuk mendukung tercapainya target kepesertaan dan

iuran.

g. Mengoordinasikan kegiatan penyuluhan kepada peserta dan pihak-pihak

terkait lainnya.

h. Menyusun laporan kegiatan secara tepat waktu.

Kepala Bidang Pemasaran mempunyai 4 (Empat) staf masing-masing

bertugas:

 Account Officer 1 sampai 4

Tugasnya : Melakukan perluasan kepesertaan dan pemprosesan data

informasi dari perusahaan binaan guna tercapainya target kepesertaan dan

tertib administrasi kepesertaan. Masing-masing AO 1 sampai 4 saling

mendukung untuk dipertanggungjawabkan kepada kepala bidang pemasaran.

 Petugas administrasi pemasaran

Tugasnya : Melaksanakan administrasi kegiatan bidang pemasaran untuk

kelancaran kegiatan bidang pemasaran.

3. Kepala Bidang Program Khusus

Tugas :

a. Menyimpan, memproses dan mengajukan program PKP/PKBL

b. Merencanakan strategi pemasaran untuk sektor informal, TKI, Jasa

Kontruksi dan program PKP/PKBL.

c. Menghimpun data dan informasi dari berbagai sumber yang relevan untuk

mendapatkan potensi kepesertaan.


34

d. Menetapkan target kepesertaan untuk program jasa kontruksi dan sektor

informal.

e. Melakukan monitoring kinerja AO program khusus dan pembinaan

terhadap AO program khusus untuk tercapainya tertib administrasi.

f. Memproses dan mengusulkan penghapus bukuan piutang iuran macet non

aktif.

g. Menyetujui penerbitan KPJ khusus berdasarkan permintaan AO program

khusus.

Kepala Bidang Program Mempuyai 2 (dua) staf yang masing-masing

bertugas:

 Account Officer Program Khusus

Tugasnya : Melakukan pendaftaran pembinaan kepesertaan guna

tercapainya target kepesertaan, iuran dan peningkatan pelayanan program

khusus.

 Petugas administrasi pemasaran Program Khusus

Tugasnya : Melakukan administrasi kegiatan bidang pemasaran untuk

melancarkan kegiatan bidang pemasaran.

4. Kepala Bidang Pelayanan

Tugas :

a. Memgembangkan dan mengevaluasi sistem pelayanan yang diberikan di

kantor cabang.
35

b. Mengoordinasikan penyelesaian klaim tepat waktu dan mengendalikan

pelayanan jaminan serta menanggapi keluhan peserta untuk mewujudkan

kepuasan peserta.

c. Mengoordinasikan kegiatan verifikasi berkas penetapan jaminan.

d. Melakukan penetapan besarnya jaminan sesuai batas kewenangan.

e. Mengendalikan penyelesaian kasus klaim yang belum tidak ditindak

lanjuti oleh peserta untuk menyelesaikan klaim pending,

f. Melakukan pembinaan terhadap bawahannya untuk meningkatkan kualitas

pelayanan.

Kepala Bidang Pelayanan mempunyai 2 (dua) staf yang masing-masing

bertugas :

 Verifikator Jaminan

Tugasnya : Melakukan verifikasi penetapan khusus dan penetapan klaim

JHT, JK, JKK.

 Customer servise officer

Tugasnya : Melakukan verifikasi dokumen kepesertaan, iuran, jaminan, dan

memberikan pelayanan, meliputi pelayanan kepesertaan, iuran pengajuan

jaminan serta memberikan informasi dalam menangani keluhan peserta.

5. Kepala Bidang JPK

Tugasnya :

a. Menerbitkan surat konfirmasi dan pengecekan data atau kasus yang

dianggap meragukan sebagai bahan penyelesaian penetapan jaminan.


36

b. Melakukan verifikasi, merekam dan mengajukan klaim JPK baik kapitasi

maupun free for service serta menetapkan dan membuat Buku Monitor

(BM).

c. Membuat voucher dan BPJ klaim JPK (pembayaran transfer).

d. Menyajikan laporan bulanan kasus dan jaminan yang dibayarkan.

e. Membuat laporan kegiatan secara tepat waktu.

Kepala Bidang JPK mempunyai 3 (tiga) staf yng masing-masing bertugas :

 Provider Service Officer

Tugasnya : Melakukan perhitungan biaya perkapita, pembinaan dan

koordinasi dengan PTK dalam memberikan pelayanan JPK.

 Verifikator Jaminan JPK

Tugasnya : Melakukan verifikasi, meneliti kasus dan menetapkan klaim JPK.

 Administrator DNT dan Pelaporan

Tugasnya : Mengonsolidasikan, menyusun, menyajikan dan memonitor data

statistik serta laporan mengenai data Daftar Nama Tertanggung (DNT),

kepesertaan, iuran dan jaminan program JPK.

6. Kepala Bidang Teknologi Informasi

Tugasnya :

a. Merencanakan dan menyusun kebutuhan sarana pengolahan data.

b. Mengendalikan pemeliharaan peralatan dan fasilitas komputer, meliputi

perangkat lunak, perangkat keras berikut jaringannya.

c. Memastikan tersedianya data saldo JHT untuk tenaga kerja non aktif.

d. Mengirim data kepesertaan secara periodik untuk data warehouse.


37

e. Menentukan verifikasi penetapan bunga JHT bulanan sebagaimana

ditetapkan oleh kantor pusat.

f. Memonitor perkembangan pemakaian storage database dengan

mengevaluasi kapasitas server untuk kelancaran pengolahan database.

Kepala Bidang Teknologi Informasi mempunyai 3 (tiga) staf yang masing-

masing bertugas :

 Data Administrator

Tugasnya : Melakukan pemeliharaan dan mengatur kewenangan sistem dan

database.

 Technical Support

Tugasnya : Melaksanakan kebijakan dan kegiatan administrasi personil untuk

tertib administrasi.

 Data Operator

Tugasnya : Melakukan pengolahan data dan pencetakan sertifikat KPJ, KPK,

SPA, SPI, DUTK, KPJ duplikat, D/P PSJHT, Listing KPJ, Listing KPK,

Daftar Tertanggung.

7. Kepala Bidang Keuangan

Tugasnya :

a. Merencanakan cashflow berdasarkan RKAP yang telah disetujui untuk

digunakan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan Kantor Cabang.

b. Melakukan verifikasi terhadap bukti penerimaan dan pengeluaran

keuangan untuk pengendalian anggaran.


38

c. Memberikan otorisasi pengeluaran kas atau bank sesuai dengan batas

kewenangannya.

d. Mengendalikan Saldo Rekening Koran dan melakukan rekonsiliasi bank

untuk mengendalikan keuangan sesuai dengan perjanjian kerja sama

dengan bank.

e. Melakukan cah opname secara periodik maupun insidentil sebagai badan

pertanggungjawaban.

f. Melakukan investasi sesuai dengan kebijakan perusahaan untuk

mendapatkan hasil investasi yang maksimal.

g. Pengendalian laporan pertanggungjawaban keuangan, pengendalian

anggaran, pajak, cashflow dan investasi.

h. Menerbitkan neraca percobaan secara periodik.

i. Menyelenggarakan dan mengendalikan administrasi keuangan

DPKP/PUKK.

j. Mengendalikan rekening antara untuk tertib administrasi keuangan.

k. Melakukan koordinasi atas tindak lanjut temuan hasil pemeriksaan intern

maupun eksternal.

l. Menyusun laporan kegiatan secara tepat waktu.

Kepala Bidang Keuangan mempunyai 4 (empat) staf yang masing-masing

bertugas :

 Verifikator Akuntansi

Tugasnya : Melaksanakan pencatatan semua transaksi dengan tertib dan benar

guna penerbitan neraca percobaan.


39

 Verifikator Anggaran dan Perpajakan

Tugasnya : Memonitor penggunaan anggaran dan melaksanakan administrasi

perpajakan.

 Pembukuan

Tugasnya : Membukukan, merekapitulasi, dan mengajukan transaksi secara

harian.

 Kasir

Tugasnya : Melaksanakan pembayaran dan penerimaan uang tunai secara

benar dan akurat.

8. Kepala Bidang Umum dan Sumber Daya Manusia

Tugasnya :

a. Merencanakan dan mengusulkan kebutuhan karyawan serta

pengembangannya untuk optimalisasi kegiatan Kantor Cabang.

b. Mempersiapkan pelaksanaan diklat sesuai batas kewenangan untuk

meningkatkan keterampilan dan wawasan karyawan.

c. Melakukan pembinaan terhadap karyawan untuk meningkatkan kualitas

pelayanan dan kinerja karyawan.

d. Memastikan terlaksananya pemberian hukumaan dan usulan penghargaan

untuk menegakkan disiplin karyawan dan meningkatkan motivasi kerja.

e. Memastikan, memonitor dan mengevaluasi kegiatan pengadaan,

pemeliharaan sarana dan prasarana kerja, administrasi aktiva tetap dan

kerumahtanggaan untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

f. Memastikan terlaksananya penghapus bukuan peserta.


40

g. Memastikan tersedianya formulir induk Jamsostek untuk kelancaran

pelayanan peserta.

h. Memastikan dan memantau terlaksananya kegiatan kesekretariatan dan

kearsipan.

i. Mengendalikan pelaksanaan pengumpulan laporan bulanan tiap bidang

guna kelancaran pengiriman ke Kantor Wilayah.

j. Membuat laporan kegiatan tepat waktu.

Kepala Bidang Umum dan SDM mempunyai 6 (enam) staf yang masing-

masing bertugas :

 Petugas Umum

Tugasnya : Menata dan melaksanakan administrasi karyawan, Rumah Tangga

pemeliharaan dan keprotokolan.

 Petugas Pengadaan

Tugasnya : Melaksanakan kegiatan pengadaan serta menata administrasi

aktiva tetap.

 Arsiparis

Tugasnya : memelihara dan mengelola arsip aktif secara baik dan benar

sesuai ketentuan pengapsipan.

 Pengemudi

Tugasnya : Mengemudi dan memelihara kendaraan dinas dalam rangka

kepentingan dinas.
41

 Satpam

Tugasnya : Melaksanakan kegiatan pemeliharaan, pemeriksaan dan menjaga

keamanan gedung kantor, rumah dinas, sarana dan prasarana kerja serta

lingkungan kerja.

 Pesuruh

Tugasnya : Melaksanakan tugas merawat, membersihkan dan menyiapkan

keperluan rumah tangga perusahaan.

D. KEGIATAN USAHA

Program Jaminan Sosial merupakan program perlindungan yang bersifat

dasar bagi tenaga kerja yang bertujuan untuk menjamin adanya keamanan dan

kepastian terhadap risiko-risiko sosial ekonomi, dan merupakan sarana penjamin

arus penerimaan penghasilan bagi tenaga kerja dan keluarganya akibat dari

terjadinya risiko-risiko sosial dengan pembiayaan yang terjangkau oleh pengusaha

dan tenaga kerja.

PT Jamsostek (Persero) memberikan perlindungan 4 (empat) program,

yang mencakup Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian

(JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi

seluruh tenaga kerja dan keluarganya.

1. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) memberikan kompensasi dan

rehabilitasi bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan pada saat dimulai

berangkat bekerja sampai tiba kembali dirumah atau menderita penyakit


42

akibat hubungan kerja. Iuran untuk program JKK ini sepenuhnya dibayarkan

oleh perusahaan.

2. Jaminan Kematian (JKM)

Jaminan Kematian diperuntukkan bagi ahli waris dari peserta program

Jamsostek yang meninggal bukan karena kecelakaan kerja. Jaminan Kematian

diperlukan sebagai upaya meringankan beban keluarga baik dalam bentuk

biaya pemakaman maupun santunan berupa uang.

3. Jaminan Hari Tua (JHT)

Program Jaminan Hari Tua ditujukan sebagai pengganti terputusnya

penghasilan tenaga kerja karena meninggal, cacat, atau hari tua dan

diselenggarakan dengan sistem tabungan hari tua.

4. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK)

Jaminan Pemeliharaan Kesehatan adalah salah satu program

Jamsostek yang membantu tenaga kerja dan keluarganya mengatasi masalah

kesehatan. Mulai dari pencegahan, pelayanan di klinik kesehatan, rumah

sakit, kebutuhan alat bantu peningkatan fungsi organ tubuh, dan pengobatan,

secara efektif dan efisien.


43

BAB V
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. HASIL PENELITIAN

1. Kebijakan Akuntansi yang digunakan dalam Sistem Informasi

Akuntansi - Electronic Data Processing

Dalam mengelola serta menciptakan akuntansi sebagai sistem informasi

yang akurat, relevan serta dapat dipercaya, PT (Jamsostek) Kantor Cabang

Makassar telah memakai komputer sebagai sarana untuk mewujudkan Sistem

Informasi Akuntansi yang akurat, relevan serta dapat dipercaya. Dalam sistem

akuntansi yang dilaksanakan pada PT. Jamsostek (Persero) adalah dimulai dari :

a) Kepesertaan, untuk menangani transaksi-transaksi yang berkaitan dengan

kepesertaan, iuran, klaim dan jaminan sampai informasi dan laporan. Untuk

mengisi data-data yang berhubungan dengan kepesertaan perusahaan

menggunakan program Integrated System.

b) Proses posting disediakan untuk menghubungkan program integrated system

dengan program general ledger. Dengan menjalankan proses ini data transaksi

di integrated system secara otomatis akan diposting ke general ledger

sehingga tidak perlu menginput ulang.

c) Dengan program General Ledger, operator komputer hanya memasukkan

jurnal-jurnal yang bersumber dari bukti asli dan selanjutnya komputer akan

memposting dari jurnal ke buku besar, neraca saldo, neraca lajur, arus kas,

43
44

daftar lampiran dan menyusun laporan keuangan. Dan dalam program ini

digunakan suatu password yang telah ditentukan.

Fungsi yang terkait

 Bagian pelayanan

Customer servise officer tugasnya untuk melakukan verifikasi dokumen

kepesertaan, iuran, jaminan, dan memberikan pelayanan, meliputi

pelayanan kepesertaan, iuran pengajuan jaminan serta memberikan

informasi dalam menangani keluhan peserta.

 Bagian TI

Data Operator tugasnya untuk melakukan pengolahan data dan

pencetakan sertifikat KPJ, KPK, SPA, SPI, DUTK, KPJ duplikat, D/P

PSJHT, Listing KPJ, Listing KPK, Daftar Tertanggung.

 Bagian keuangan

 Verifikator Akuntansi tugasnya untuk melaksanakan pencatatan semua

transaksi dengan tertib dan benar guna penerbitan neraca percobaan.

 Pembukuan tugasnya untuk membukukan, merekapitulasi, dan

mengajukan transaksi secara harian.

Adapun informasi yang dihasilkan oleh PT. Jamsostek (Persero) Kantor

Cabang Makassar adalah informasi yang berkaitan dengan keuangan yakni

laporan keuangan, yaitu : laporan neraca, laporan laba/rugi, laporan perubahan

ekuitas dan laporan arus kas. Selain dari informasi tersebut ada beberapa

informasi yang dihasilkan antara lain : Listing Voucher, Neraca Percobaan, Buku

Harian Rekapitulasi, Rekapitulasi Memorial, Kartu Buku Besar, Naraca Lajur,


45

Realisasi Anggaran, Bunga JHT, Daftar Saldo Deposito, MIS Keuangan,

Akuntansi dan Investasi, Lampiran Laporan.

2. Penerapan Pengolahan Data Elektronik pada PT Jamsostek (Persero)

Kantor Cabang Makassar

Teknologi komputer banyak diminati oleh masyarakat untuk memenuhi

kebutuhan mereka, karena dengan menggunakan komputer para user atau

pengguna dapat menyelesaikan masalah dengan lebih mudah dan efisien.

Adapun perangkat komputer yang digunakan [Link] (Persero)

Kantor Cabang Makassar adalah :

1. Perangkat keras (Hardware)

Sistem pengolahan data elektronik pada PT. Jamsostek (Persero) Kantor

Cabang Makassar menggunakan perangkat keras sekitar 50 unit. Perangkat keras

(hardware) yang digunakan untuk jaringan komputer antara lain : PC (Personal

Computer), media transmisi yang terdiri dari Fiber Optic (serat optik) dan kabel

UTP RJ45, serta menggunakan penghubung (switch).

PT. Jamsostek (Persero) juga menggunankan jaringan LAN dan Internet :

a) Dengan menggunakan teknologi LAN yang digunakan perusahaan maka

pertukaran data dan informasi dalam suatu area yang terbatas pada organisasi

akan lebih cepat dan efisien, seperti penggunaan fasilitas printer, Pertukaran

data Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM),

Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi
46

seluruh tenaga kerja dan keluarganya serta informasi lainnya secara bersama-

sama.

b) Dengan Internet maka kemudahan komunikasi antar cabang PT. Jamsostek

(Persero) lebih mudah, sehingga baik manajemen dan klien dapat lebih mudah

memperoleh informasi dengan cepat dan efisien. Pada akhirnya pihak

manajemen lebih mudah melaksanakan tugasnya dan mendapatkan informasi,

sehingga keputusan-keputusan yang dihasilkannya lebih tepat dan objektif.

PT. Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar pada server

menggunakan Windows server 2003, Windows server 2008 dan Linux, sedangkan

pada Client menggunakan Windows XP dan Windows 7. Sedangkan sistem

keamanan jaringan yang digunakan antara lain menggunakan Firewall, Antivirus

dan Blue Coat.

2. Perangkat lunak (Software)

Adapun program-program yang ada pada PT. Jamsostek (Persero) Kantor

Cabang Makassar adalah :

a. Program General Ledger

General Ledger adalah suatu program yang disusun untuk menangani

transaksi-transaksi akuntansi dalam suatu siklus akuntansi. Operator komputer

hanya memasukkan jurnal-jurnal yang bersumber dari bukti asli dan selanjutya

komputer akan memposting dari jurnal kebuku besar, neraca saldo, neraca

lajur, arus kas, daftar lampiran dan menyusun laporan keuangan. Sistem

aplikasi ini berfungsi di bagian pemasaran dan keuangan.


47

b. Program Integrated System

Integrated System adalah suatu program komputer yang berfungsi menangani

transaksi-transaksi yang berkaitan dengan Kepesertaan, Iyuran, Klaim dan

Jaminan sampai Informasi dan Laporan. Sistem aplikasi ini berfungsi di

bagian pemasaran dan keuangan.

c. SIPT (Sistem Informasi Pelayanan Terpadu) di gunakan khusus yang

berhubungan dengan tenaga kerja dan perusahaan baru. Sistem aplikasi ini

berfungsi di bagian pemasaran dan pelayanan.

d. KBL (Kemitraan Bina Lingkungan) digunakan untuk pembiayaan UKM

(Usaha Kecil Menengah). Sistem aplikasi ini berfungsi di bagian pemasaran

dan bidang khusus.

e. DPKP (Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta) digunakan untuk

pembiayaan-pembiayaan bagi peserta dalam bentuk tunjangan Jamsostek,

beasiswa, pinjaman koperasi dan uang muka perumahan. Sistem aplikasi ini

berfungsi di bagian pemasaran dan bidang khusus.

f. SITKM (Sistem Informasi Tenaga Kerja Mandiri) digunakan khusus untuk

tenaga kerja diluar tenaga kerja (tenaga kerja informal). Sistem aplikasi ini

berfungsi di bagian pemasaran dan bidang khusus.

g. Data Analiger, digunakan untuk melihat rafit balance clean data dan error

data. Sistem aplikasi ini berfungsi di bagian Teknologi informasi.

Berikut adalah beberapa hal yang diketahui mengenai sisten informasi

akuntansi yang digunakan oleh PT. Jamsostek Kantor Cabang Makassar, yaitu :

 Database yang digunakan diperusahaan ini adalah Oracle General Ledger.


48

 Pemasukan data dilakukan dikantor cabang kemudian kantor cabang on line

ke pusat.

 Sistem pengolahan data yang digunakan oleh perusahaan adalah On Line Input

With Batch Processing.

 Sistem jaringan yang dimiliki adalah jaringan yang terhubung dengan jaringan

komunikasi data LAN dan internet.

 Komunikasi antar cabang kepusat berjalan lancar karena memiliki sistem yang

sama.

3. Perangkat manusia (Brainware)

PT. Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar memiliki account

officer dan pada pengolahan data technical informasi untuk menjalankan

komputer serta arsiparis yang bertugas untuk menyimpan setiap dokumen yang

telah selesai.

3. Sistem Pengendalian Intern dalam Suatu Lingkungan EDP pada

PT. Jamsostek

Pengolahan data elektronik pada perusahaan juga memerlukan penanganan

yang baik dengan tidak melupakan pengendalian terhadap sarana dan sistem yang

ada. Dalam perkembangan teknologi informasi, disamping meningkatkan

kepercayaan terhadap komputer maka resiko atas penggunaan alat ini juga

meningkat. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian dalam menggunakan alat ini.

Faktor-faktor yang dapat memperbesar kemungkinan timbulnya resiko tersebut


49

adalah meliputi kesalahan dalam merancang pengendalian informasi oleh orang

yang tidak berwewenang ataupun perencanaan sistem yang tidak tepat.

Pengendalian sistem komputerisasi dalam pengolahan data elektronik yang

dilakukan perusahaan, menurut penulis cukup memadai. Hal ini disebabkan

karena pengendalian tersebut tidak hanya mencakup fisik komputer dan

peralatannya saja tetapi juga terhadap sistem dan personilnya.

Oleh sebab itu fungsi dan peranan pengendalian tidak dapat diabaikan

begitu saja dalam sistem pengolahan data. Secara garis besar usaha-usaha

pengendalian yang dilakukan perusahaan adalah :

a. Pengendalian Umum (General Control)

1) Pengendalian perangkat keras dilaksanakan untuk kegiatan pengolahan

data agar lebih tertib, lancar, tepat waktu, terpadu, dan akurat.

Pengendalian ini bertujuan untuk memastikan apakah peralatan komputer

dapat bekerja dengan semestinya.

 Penempatan komputer dan peralatan (CPU, monitor, keyboard dan

printer) pada ruangan yang bersih dan aman serta dilengkapi alat

pendingin ruangan (AC) dengan maksud menghindari kerusakan,

debu, kotoran dan lain-lain.

 Mengadakan pemeriksaan secara teratur terhadap mesin dan peralatan

pendukung komputer tersebut.

 Menempatkan operator yang menguasai komputer dalam perusahaan.


50

 PT Jamsostek menggunakan UPS (Uninterruptable Power System),

dimana alat ini senantiasa dalam keadaan ready untuk mengatasi

masalah tiba-tiba arus listrik terputus.

2) Pengendalian Akses

Salah satu pengendalian yang dilakukan PT Jamsostek adalah memberikan

password kepada personil yang telah ditetapkan untuk membatasi akses

hanya kepada pemakai yang sah, yang mengetahui password ini hanyalah

koordinator pada setiap bagian.

b. Pengendalian Aplikasi (Application Control)

1) Pengendalian Masukan

Pengendalian ini dibuat untuk mengecek dan mendeteksi kekeliruan pada

saat pemasukan data untuk diproses selanjutnya. Contoh pengendalian ini

adalah semua data yang akan diinput ke dalam komputer harus sudah

diotorisasi, pencatatan jenis bukti transaksi yang akan diproses lengkap

dengan jumlahnya, mencek keseluruhan bukti transaksi dan

membandingkan dengan jumlah yang dientry oleh user.

2) Pengendalian Pemrosesan

Hal ini dilakukan oleh perusahaan untuk menjamin bahwa pemrosesan

telah terjadi sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Misalnya jika

dijumpai kesalahan oleh bagian pemasaran setelah data sampai untuk

diproses di bagian TI maka pihak pemasaran tidak dapat memakai data itu

lagi pada komputer mereka, sebaliknya mereka harus melaporkan ke


51

bagian TI untuk kemudian diganti / dirubah data yang salah tersebut

dengan data yang benar.

3) Pengendalian Pengeluaran

Salah satu bentuk pengendalian pengeluaran pada perusahaan adalah

bahwa laporan (reporting) yang dihasilkan dari proses pengolahan data

secara sistem komputerisasi pada perusahaan, sebelum didistribusikan

kepada user maka akan dicek terlebih dahulu kebenarannya oleh output

control. Salah satu bentuk dari pengendalian pengeluaran ini adalah beban

perusahaan yang belum tercatat dalam buku perusahaan.

B. PEMBAHASAN

1. Penerapan Kebijakan Akuntansi yang digunakan dalam Sistem

Informasi Akuntansi - Electronic Data Processing

Untuk menetapkan suatu kebijakan akuntansi yang digunakan dalam

Sistem Informasi Akuntansi - Electronic Data Processing memerlukan survei

atau perencanaan yang matang, baik dari segi biaya maupun segi prosedur

akuntansi. Seperti yang telah diuraikan sebelumnya untuk mengakomodasikan

kebutuhan manajemen akan informasi yang berkualitas perusahaan menerapkan

software Program General Ledger, Program Integrated System

Menurut penulis, dengan EDP sistem ini kita hanya memasukkan data

jurnal melalui bukti transksi dan untuk proses selanjutnya tinggal menghasilkan
52

laporan keuangan yang akan dilakukan sendiri oleh komputer. Jadi dengan

menggunakan EDP sistem ini kita menjadi lebih efisien dalan menghasilkan

laporan keuangan.

Laporan-laporan yang dihasilkan dari sistem tersebut sangat penting bagi

pimpinan untuk mengetahui sampai sejauh mana aktivitas perusahaan telah

dilaksanakan dan prestasi-prestasi apa saja yang telah dicapai perusahan setiap

periode. Laporan-laporan ini sangat memudahkan para pengambil keputusan

untuk meningkatkan dan memperbaiki hasil usaha setiap periode karena disajikan

secara lengkap dan terperinci.

2. Penerapan Pengolahan Data Elektronik pada PT Jamsostek (Persero)

Kantor Cabang Makassar

Adapun pengolahan data elektronik yang digunakan PT. Jamsostek

(Persero) Kantor Cabang Makassar yaitu :

a) Perangkat keras (Hardware)

Perangkat keras merupakan perlengkapan fisik yang dibutuhkan untuk

mengimplementasikan sistem informasi akuntansi berbasis komputer. Komponen

hardware termasuk seluruh peralatan elektronik yang digunakan dalam proses

memasukkan, menyimpan, dan mengeluarkan data.

Menurut penulis, setelah melakukan riset di bagian perangkat keras sudah

cukup memadai. Yang harus diperhatikan adalah pemeliharaan dan perawatan


53

yang teratur terhadap mesin ini agar terhindar dari kerusakan yang akan

menghabiskan biaya yang sangat besar.

Dimana jalur jaringan LAN didalam PT. Jamsostek (Persero) terbagi

menjadi dua bagian, yaitu server publik gedung Jamsostek dan server lokal

gedung. Server publik gedung disini fungsinya untuk mengatur user atau sebuah

perusahaan yang ada diluar perusahaan Jamsostek (antar cabang atau kanwil pada

Jamsostek) sedangkan server lokal itu sendiri berfungsi untuk mengatur penguna

yang ada didalam gedung jamsostek. PT. Jamsostek (Persero) sendiri terdiri dari 2

lantai, setiap lantainya ada 12 switch (penghubung) 48 port dan 15 PC (personal

komputer), Ruang Teknologi informasi sendiri terdapat pada lantai 2 dimana

dilantai ini merupakan tempat server jamsostek. PT. Jamsostek(Persero)

mengunakan jaringan LAN dengan topologi star. Topologi ini dipilih karena

jaringan LAN pada PT. Jamsostek(Persero) ini adalah jaringan yang besar dimana

ia membutuhkan penghubung yang banyak. Topologi ini mempunyai keuntungan

diantaranya jika ada kabel yang terputus hanya mempengaruhi satu terminal.

Terminal dapat ditambahkan dengan mudah, tanpa mempengaruhi keseluruhan

jaringan.

b) Perangkat lunak (software)

Perangkat lunak terdiri dari program-program komputer baik program-

program yang dibuat oleh perusahaan software maupun program-program yang

dirancang secara khusus oleh System Analyst/Programmer perusahaan.


54

Program-program yang dibuat oleh perusahaan yaitu :

1) General Ledger dan Integrated System. Menurut penulis, sampai saat ini

kedua jenis program tersebut masih relevan dan cocok untuk dipergunakan

karena dirancang khusus untuk dipergunakan pada perusahaan tersebut.

2) Program SIPT, KBL, DPKP, SITKM dan Data Analiger.

Menurut penulis, sampai saat ini kedua jenis program tersebut masih

relevan dan cocok untuk dipergunakan karena dirancang khusus untuk

dipergunakan pada perusahaan tersebut.

c) Perangkat Pelaksana (Brainware)

Semakin tinggi kemampuan manusia sebagai tenaga pelaksana maka

semakin besar pula peranan komputer sebagai alat pengolah data dalam

perusahaan.

Menurut penulis, setelah melakukan riset ke bagian perangkat pelaksana,

terlihat bahwa perusahaan dengan adanya pembagian kerja tersebut maka

pengawasan terhadap EPD System ini menjadi sangat memadai.

3. Penerapan Pengendalian Intern Sistem EDP pada PT. Jamsostek

Pengolahan data elektronik menggunakan komputer pada perusahaan juga

memerlukan penanganan yang baik dengan tidak melupakan pengendalian

terhadap sarana dan sistem yang ada.

Pengendalian sistem EDP yang dilakukan perusahaan, menurut penulis

cukup memadai. Hal ini disebabkan karena pengendalian tersebut tidak hanya
55

mencakup fisik komputer dan peralatannya saja tetapi juga terhadap sistem dan

personilnya.

Pengendalian personil ini dapat dilihat melalui sistem penerimaan

karyawan yang ketat sehingga seseorang tidak akan ditepatkan pada tugas yang

tidak dapat dilakukannya.

Keberadaan pengendalian dalam perusahaan juga dapat di lihat melalui

pengendalian dokumen, penggunaan AC, penggunaan UPS sebagai cadangan

accu untuk mencegah kerusakan komputer dan data-data yang sedang diproses

pada bagian input/output dan penggunaan proteksi file. Kesemuanya ini

merupakan usaha penyelewengan ataupun kesalahan dalam pengolahan data

perusahaan baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Pengendalian ini tentu

tidak terlepas dari pengendalian terhadap perangkat keras yang telah dirancang

oleh pabrik komputer itu sendiri.

Penggunaan password dilakukan untuk mencegah adanya pengaksesan

data yang disimpan oleh karyawan yang tidak berwenang. Penggunaan data back

up dan recovery juga sangat mendukung pengendalian terhadap sistem ini untuk

menjaga jika ternyata file yang ada hilang atau rusak.

Sementara untuk semua pengamanan sistem yang digunakan perusahaan,

maka pengendalian yang dilakukan oleh perusahaan antara lain dengan

melaksanakan tes terhadap program yang digunakan sedemikian rupa sehingga

benar-benar merupakan sistem yang bebas dari kesalahan. Bentuk lain dari

pengendalian ini adalah penggunaan nomor urut yang tercetak pada bukti asli atau
56

penetapan kode rekening yang benar sehingga proses yang dilakukan komputer

juga benar, yaitu berdasarkan sistem yang digunakan perusahaan.

Semua tindakan pengendalian yang ada di PT Jamsostek (Persero) juga

sangat mendukung oleh suasana kerja yang sangat mendukung baik dari segi

tempat maupun segi psikologis. Yang penulis maksud di sini adalah suasana kerja

yang bersifat kekeluargaan dengan tetap dibatasi oleh garis tugas dan tanggung

jawab tiap karyawan sehingga tidak langsung tiap karyawan merasa wajib untuk

melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin. Dengan adanya suasana kerja yang

kondusif ini maka karyawan diharapkan dapat bekerja sebaik mungkin sehingga

informasi yang dihasilkan dari pengolahan data dapat bebas dari kesalahan.

Menurut penulis, pengendalian yang diterapkan atas penggunaan komputer

dalam pengolahan data elektronik adalah cukup memadai walaupun masih

terdapat kekurangan disana sini yang belum dapat ditutupi. Namun, satu hal yang

menjadi tekad perusahaan yaitu terus berupaya meningkatkan efektivitas dan

efisiensi usaha, yang dapat dibuktikan dari tindakan-tindakan yang dilakukan

perusahaan dalam melaksanakan pengendalian terhadap sistem komputerisasi

dalam pengolahan data elektronik, seperti apa yang penulis uraikan sebelumnya.
57

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan uraian-uraian yang dikemukakan pada bab-bab sebelumnya

maka pada bab ini penulis merangkumkan pokok-pokok pemikiran yang telah

dikemukakan tersebut dalam kesimpulan dan saran.

A. Kesimpulan

1. Adapun informasi yang dihasilkan oleh PT. Jamsostek (Persero) Kantor

Cabang Makassar adalah informasi yang berkaitan dengan keuangan yakni

laporan keuangan, yaitu : laporan neraca, laporan laba/rugi, laporan

perubahan ekuitas dan laporan arus kas. Selain dari informasi tersebut ada

beberapa informasi yang dihasilkan antara lain : Listing Voucher, Neraca

Percobaan, Buku Harian Rekapitulasi, Rekapitulasi Memorial, Kartu Buku

Besar, Naraca Lajur, Realisasi Anggaran, Bunga JHT, Daftar Saldo

Deposito, MIS Keuangan, Akuntansi dan Investasi, Lampiran Laporan.

2. Adapun program-program yang ada pada PT. Jamsostek (Persero) Kantor

Cabang Makassar adalah : Program General Ledger, Program Integrated

System, SIPT (Sistem Infomasi Pelayanan Terpadu), KBL (Kemitraan

Bina Lingkungan), DPKP (Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta),

SITKM (Sistem Informasi Tenaga Kerja Mandiri), Data analiger.

3. Pengendalian sistem EDP yang dilakukan perusahaan cukup memadai. Hal

ini disebabkan karena pengendalian tersebut tidak hanya mencakup fisik

57
58

komputer dan peralatannya saja tetapi juga terhadap sistem dan

personilnya.

B. Saran

1. Penggunaan dan pemeliharaan terhadap komputer juga perlu dilakukan

karena jumlah investasi dana untuk teknologi tersebut relatif besar dan

sebaiknya perusahaan harus mempertimbangkan faktor-faktor efektifitas,

efisiensi, manfaat dan biaya terhadap penggunaan komputer.

2. Sumber daya manusia yang ada harus senantiasa mengikuti perkembangan

sistem komputerisasi yang semakin hari semakin maju dan berkembang.

3. Dari sisi jaringan data, diharapkan dapat mengurangi putusnya jaringan

dengan server dan kantor pusat pada saat on-line kegiatan operasional

pengolahan data.
DAFTAR PUSTAKA

Abdul Kadir, 2003, Pengenalan Sistem Informasi, Jogyakarta : Andi

Baridwan, Zaki, 2000, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi Kedua, Cetakan


Kelima, BPFE UGM, Yogyakarta.

Bodnar H, George, William S. Hoppwood dan Amir Abadi Yusuf, 2000 & 2003,
Sistem Informasi Akuntansi, Edisi keenam dan kedelapan. Jakarta:
Penerbit : Salemba Empat.

Cushing, Burry. E, 1998, Sistem Informasi Akuntansi dan Organisasi


Perusahaan, Terjemahan Ruchyat Kosasih, Edisi Ketiga, Jakarta: Penerbit
Erlangga

Diana, Anastasia, Lilis Setiawati, 2011, Sistem Informasi Akuntansi,


Yogyakarta: Andi

Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Makassar, 2012, Pedoman


Penulisan Skripsi, Makassar.

Hall, James A., 2007, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi Keempat, Jakarta:
Salemba Empat.

Horngren, Charles, 2004, Akuntan Di Indonesia, Terjemahan Salemba Empat,


Jakarta.

Mahmud, Ali, 2005, Sistem Informasi Perusahaan, Grasindo, Jakarta.

Mulyadi, 2001, Sistem Akuntansi, Edisi Ketiga, Cetakan Tiga, Jakarta: Penerbit
Salemba Empat.

Riahi-Belkaoui, Ahmed., 2006, Teori Akuntansi, Edisi Kelima, Jakarta : Salemba


Empat.

Reeve Fess, Warren, 2005, Pengantar Akuntansi, Edisi Dua Puluh Satu,
Terjemahan Salemba Empat, Jakarta.

Rochaety, Ety,. Setyowati Tupi, Ridwan, Z, Faisal, 2011, Sistem Informasi


Manajemen, Edisi Pertama, Jakarta : Mitra Wacana Media.

Romney, Marshall B., Steinbart, Paul John, 2006, Sistem Informasi Akuntansi,
Edisi Sembilan, Jakarta: Salemba Empat. Romney, Marshall B, dan Paul J
Steinbart, 2005, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi Sembilan, Terjemahan
Dewi Fitria Sari dan Deny Ainos Kwary, Salemba Empat, Buku Satu dan
Buku Dua, Jakarta.

Sadima dan Syamsuardi, 2006, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Jakarta :


Erlangga.

Setiawan, Agung, 2003, Pengantar Sistem Komputer, Cetakan Pertama, Bandung


Informatika, Bandung.

Siagian, Sondang P., 2011, Sistem Informasi Manajemen, Edisi Kedua,Cetakan


Sembilan, Jakarta : Bumi Aksara

Sugiyono, 2004, Metode Penelitian Bisnis, Cetakan Ketujuh, CV. Alfabeta,


Bandung.

Simamora Henry, 2002, Akuntansi Basis Pengambilan Keputusan Bisnis, Edisi


Kedua, Cetakan Pertama.

Sutabri, Tata, 2004, Sistem Informasi Akuntansi, Yogyakarta: Andi

Syamsi, Ibhu, 2003, Pengambilan Keputusan (Decision Making), Penerbit Bina


Aksara, Jakarta.

Thomson, 2005, Pengantar Akuntansi, Terjemahan Salembah Empat, Edisi Dua


Puluh Satu, Jakarta.

Widjajayanto, Nugroho, 2001, Sistem Informasi Akuntansi, Jakarta: Penerbit


Erlangga.

, 2004, Intermediate Accounting, Edisi Kelima belas, Jakarta :


Salemba Empat

O’Brien, James A., 2006, Pengantar Sistem informasi, Edisi dua belas, Jakarta:
Salemba Empat.
Lampiran 1

STRUKTUR ORGANISASI

Kepala Kantor Cabang

Sekretaris

Kepala Kepala Kepala Kepala Kepala Kepala Kepala


Bidang Bidang Bidang
Bidang Bidang Bidang Bidang
JPK Keuangan Umum dan
Pemasaran Program Pelayanan Teknologi SDM
Khusus Informasi

Account Account Verivikator Provider Data Verifikator Petugas


Officer 1 Officer Jaminan Servicer Adminis Akuntansi Umum
1 Program Officer trator
Khusus
Account
Customer Verifikator Petugas
Officer 2 Anggaran
Service Verifikator Technical Pengadaan
1 Petugas Dan
Jaminan Support
Account Adm. JPK Perpajakan
Officer 3 Pema- Arsiparis
1 saran Data Petugas
Program Operator Pembukuan Umum
Account Khusus Administrator
DNT & Pengemudi
Officer 4
1 Pelaporan
Kasir
Petugas Satpam
Adm.
Pemasar
Pesuruh
1
Petugas
Umum
Lampiran 2

LEMBAR KUESIONER

Pengantar

Kuesioner ini bertujuan untuk mendapatkan data tentang Penerapan

Electronic Data Processing Dalam Sistem Informasi Akuntansi pada PT

Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar, guna penyelesaian skripsi kami di

Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Unismuh Makassar. Untuk itu Bapak/Ibu

diharapkan menjawab pertanyaan dalam kuesioner ini sesuai dengan kenyataan

yang ada.

Informasi yang Bapak/Ibu berikan sangat berharga dalam penelitian

kami. Kesedian Bapak/Ibu untuk meluangkan waktu mengisi kuesioner ini adalah

hal yang sangat berharga bagi kami, olehnya peneliti mengucapkan terima kasih.

Makassar, 2014

Peneliti

Z U H R I A
10573 1043 08
Lampiran 2

PROFIL ANDA

1. Nama responden :

2. Jenis kelamin :

3. Pendidikan terakhir :

4. Masa Kerja :

5. Jabatan :

PERTANYAAN YA TIDAK
NO.
1. Dengan komputerisasi yang canggih akan menghasilkan informasi
yang cepat, tepat, dan akurat ?
2. Apakah sarana dan prasarana yang ada di PT Jamsostek sudah
cukup memadai ?
3. Pengolahan data berperan untuk menunjang kelengkapan informasi
agar lebih efektif dan efisien dalam pengambilan keputusan ?
4. Pengolahan data akuntansi secara elektronik yaitu dengan
menggunakan komputer, mampu meminimalkan kesalahan yang
sering terjadi pada pengolahan secara manual ?
5. Dengan penggolahan data elektronik dapat memproses data dan
menyajikan data dengan cepat dan up to date serta setiap saat
dapat digunakan ?
6. *Aplikasi / program apa saja yang digunakan oleh PT. Jamsostek
(Persero) Kantor Cabang Makassar dalam menjalankan fungsi
akuntansi secara terkomputerisasi ? misalnya menggunakan
General Ledger/ program buku besar ?
7. Perangkat lunak yang digunakan perusahaan dalam fungsi akuntansi
memudahkan input-proses-output ?
8. Dengan system EDP, hanya memasukkan jurnal dari bukti transaksi
untuk proses selanjutnya hingga menghasilkan laporan keuangan
Lampiran 2

secara otomatis komputer yang akan melakukannya ?


8. Setelah menggunakan pengolahan data elektronik, perusahaan
sering kecolongan atau terjadi kelalaian pencacatan ?
9. Pengolahan Data Elektronik (PDE) tersebut, apakah membantu
kinerja anda dalam perusahaan ?
10. Sistem jaringan yang dimiliki adalah jaringan yang terhubung
dengan jaringan komunikasi data misalnya LAN dan internet atau
ada yang lain ?
11. Apakah yang mengelola data menguasai secara maksimal
penggunaan PDE?
12. Sistem keamanan jaringan yang digunakan, contoh : Firewall,
Antivirus dan Blue Coat atau ada yang lain ?
13. EDP mampu mengotorisasi setiap transaksi-transaksi yang masuk ?
14. Pemasukan data dilakukan dikantor cabang kemudian kantor
cabang on line ke pusat ?
15. Software yang ada di perusahaan mudah digunakan (user friendly) ?
16. PDE yang ada diperusahaan dapat digunakan untuk mendukung
pekerjaan anda ?
17. Anda dapat berkomunikasi secara lebih baik dalam hal kualitas
dengan rekan kerja, pelanggan (customer), atau pemasok (suppler)
dengan memanfaatkan fasilitas yang diberikan aplikasi yang
diterapkan perusahaan ?
18. Secara keseluruhan teknologi informasi dapat lebih ditingkatkan
dengan memanfaatkan Pengolahan data yang ada dalam PT
Jamsostek ?
19. Gangguan virus baik melalui media disk dan internet tidak dapat
menyerang aplikasi ?
20. Kemampuan dari operator selalu dapat diandalkan jika sewaktu-
waktu terjadi kerusakan software ?
21. Sumber daya (instruktur, peralatan-peralatan pendukung dan
Lampiran 2

perangkat keras yang dibutuhkan untuk pendidikan dan pelatihan


selalu mudah didapat sesuai dengan kualifikasi yang diharapkan ?
22. Aplikasi yang digunakan jarang mengalami gangguan (crash / hang)
dalam penggunaannya ?
23. Sistem pengolahan data yang digunakan oleh perusahaan adalah On
Line Input With Batch Processing ?
24. Perangkat komputer membutuhkan pemeliharaan yang rutin ?
25. Penempatan komputer dan peralatan pada ruangan yang bersih dan
aman serta dilengkapi alat pendingin ruangan (AC) ?
26. UPS ( Uninterruptable Power System), dimana alat ini senantiasa
dalam keadaan ready untuk mengatasi masalah tiba-tiba arus listrik
terputus ?
27. Memberikan password kepada personil yang telah ditetapkan untuk
membatasi akses hanya kepada pemakai yang sah ?
28. Penggunaan data back up dan recovery sangat mendukung untuk
menjaga jika ternyata file yang ada hilang atau rusak ?
29. Penggunaan nomor urut yang tercetak pada bukti asli atau
penetapan kode rekening yang benar ?
30. Pengendalian personil ini dapat dilihat melalui sistem penerimaan
karyawan yang ketat ?
DAFTAR RIWAYAT HIDUP

ZUHRIA, lahir di Boneoge pada tanggal 08 April 1991,

merupakan anak dari pasangan Masdir [Link] dan Nur’Aini yang

bertempat tinggal di Boneoge Kecamatan Lakudo Kabupaten

Buton, Sulawesi Tenggara.

Penulis menempuh pendidikan dasar sejak tahun 1997 di SD 2 Boneoge

hingga tahun 2002 dan menamatkan pendidikan sekolah lanjutan tingkat pertama

di SLTP 2 Lakudo pada tahun 2005 serta menyelesaikan pendidikan menengah di

MAN Lakudo pada tahun 2008. Kemudian pada tahun yang sama, penulis

terdaftar sebagai mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas

Muhammadiyah Makassar (Unismuh).

Anda mungkin juga menyukai