TUGAS BAHASA INDONESIA
RESENSI NOVEL
Nama : Muhammad Fawwaz Ghondur
No. Absen : 22
Kelas : XI-Mipa 1
Guru Pembimbing:
Tanti Dwi Nugraheni, [Link].
SMAN 2 PARE
TAHUN PELAJARAN 2023
Resensi dari Google
Novel Dilan
Identitas novel
Judul novel: Dilan, Dia adalah Dilanku Tahun 1990
Penulis: Pidi Baiq
Penerbit: Pastel Books
Tebal buku: 332 halaman
Tahun terbit: 2014
Sinopsis
Novel Dilan, Dia adalah Dilanku Tahun 1990 menceritakan kisah percintaan masa
SMA.
Dua tokoh utama, Dilan dan Milea, memiliki karakter yang bertolak belakang dan pada
akhirnya merajut cinta.
Dilan digambarkan sebagai sosok remaja bengal yang masuk geng motor.
Sementara itu, Milea adalah sosok perempuan yang berkecukupan dan tergolong pintar di
sekolah.
Seiring waktu, Dilan mulai jatuh cinta kepada Milea dan kerap memberikan kejutan-kejutan
yang tidak pernah terpikirkan Milea.
Dengan segala keanehan yang dilakukan Dilan, Milea pun menyukainya, terlebih Dilan lihai
merangkai kata-kata untuk meluluhkan hati Milea.
Kelebihan
Novel Dilan cukup banyak memuat dialog yang mudah dipahami dan relate dengan
apa yang dialami pembaca.
Gaya bahasa yang ringan juga membuat pembaca ikut hanyut dalam kisah yang digambarkan.
Selain itu, Pidi Baiq selaku penulis menyisipkan beberapa fragmen berupa gambar sehingga
pembaca tidak merasa bosan dan pada akhirnya dibuat penasaran hingga akhir cerita.
Kekurangan
Ketika mencapai akhir cerita, tidak terlalu jelas bagaimana kisah ini berujung.
Banyak dari dialog atau beberapa percakapan yang belum terjawab.
Intinya, konflik Dilan dan Milea seolah belum selesai hingga tulisan rampung.
Pembenahan Resensi
“Sang Remaja yang Jatuh
Cinta “
Judul novel: Dilan, Dia adalah Dilanku Tahun 1990
Penulis: Pidi Baiq
Penerbit: Pastel Books
Tebal buku: 332 halaman
Harga buku : Rp.119.000,-
Tahun terbit: 2014
Pidi Baiq lahir 8 Agustus 1972. Dia adalah seniman multitalenta asal Indonesia. Dia adalah
penulis novel dan buku, dosen, ilustrator, komikus, musisi dan pencipta lagu. Namanya mulai
dikenal melalui grup band The Panas Dalam yang didirikan tahun 1995. Pidi Baiq semakin
dikenal para pecinta karya sastra khususnya bergenre humor melalui film Kota Senja, serta
novel Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990 terbit tahun 2014, Dilan Bagian Kedua: Dia
adalah Dilanku Tahun 1991 terbit tahun 2015 dan Milea: Suara dari Dilan terbit tahun 2016.
Pidi Baiq juga penulis naskah film Baracas. Pada tahun 2017 Pidi Baiq menerima
penghargaan dari IKAPI Award kategori Writer of The Year.
Novel Dilan, Dia adalah Dilanku Tahun 1990 menceritakan kisah percintaan masa SMA. Dua
tokoh utama, Dilan dan Milea, memiliki karakter yang bertolak belakang dan pada akhirnya
merajut cinta. Dilan digambarkan sebagai sosok remaja bengal yang masuk geng motor.
Sementara itu, Milea adalah sosok perempuan yang berkecukupan dan tergolong pintar di
sekolah. Seiring waktu, Dilan mulai jatuh cinta kepada Milea dan kerap memberikan kejutan-
kejutan yang tidak pernah terpikirkan Milea. Dengan segala keanehan yang dilakukan Dilan,
Milea pun menyukainya, terlebih Dilan lihai merangkai kata-kata untuk meluluhkan hati
Milea.
Novel Dilan memiliki cover yang menarik, penggunaan jenis font sangat cocok dan tertata
rapi. Di dalamnya cukup banyak memuat dialog yang mudah dipahami dan relate dengan apa
yang dialami pembaca. Gaya bahasa yang ringan juga membuat pembaca ikut hanyut dalam
kisah yang digambarkan. Selain itu, Pidi Baiq selaku penulis menyisipkan beberapa fragmen
berupa gambar sehingga pembaca tidak merasa bosan dan pada akhirnya dibuat penasaran
hingga akhir cerita.
Ketika mencapai akhir cerita, tidak terlalu jelas bagaimana kisah ini berujung. Banyak dari
dialog atau beberapa percakapan yang belum terjawab. Intinya, konflik Dilan dan Milea
seolah belum selesai hingga tulisan rampung.
Cerita pada novel "Dilan : Dia Adalah Dilanku Tahun 1990" cukup ringan dan menyenangkan
untuk dibaca dikala mengisi waktu luang dan juga cocok untuk dibaca berbagai kalangan usia
dari remaja hingga orang dewasa. Novel ini juga memiliki sekuel dengan judul Dilan : Dia
Adalah Dilanku Tahun 1991 dan Milea : Suara dari Dilan dengan kisah yang tidak kalah
menarik. Selain itu, ketiga novel tersebut juga sudah diadaptasi menjadi sebuah film yang bisa
kalian saksikan di berbagai platform menonton yang ada.